p-Index From 2021 - 2026
6.951
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EKONOBIS (JURNAL EKONOMI DAN BISNIS) LEGITIMASI: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum Jurnal Florea Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Media Ilmu Kesehatan JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains YUSTISI Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam Elastisitas Jurnal Ekonomi Pembangunan IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Dwija Inspira: Jurnal Pendidikan Multi Perspektif Unram Journal of Community Service (UJCS) International Journal of Progressive Mathematics Education Pengabdian Kampus: Jurnal Informasi Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat J.Pelastek DELICTUM : Jurnal Hukum Pidana Islam Civic Education Perspective Journal Jurnal Ilmu Ekonomi Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan Jurnal Ilmu Pekerjaan Sosial JRIIN :Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Buletin Ilmiah Ilmu Komputer dan Multimedia (BIIKMA) APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Influence: International Journal of Science Review An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Al-Ibnor : Jurnal Kependidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Radisi RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Edukasiana : Journal of Islamic Education ENDLESS : International Journal of Future Studies AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran Oleh Siswa Selama Kegiatan Belajar Daring Di SMA 3 Kuala Kapuas Wahidin
An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 4 No. 2 (2025): Published in October of 2025
Publisher : STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information technology has driven changes in the learning system, including at the secondary school level. The use of learning applications has become a primary alternative to support the online learning process, particularly to accommodate the needs for access to materials, communication, and evaluation. This study focused on the use of learning applications by students at Kuala Kapuas 3 High School during online learning activities. The purpose of this study was to determine the types of applications used, the frequency and duration of their use, how students utilize them, the obstacles encountered, and the strategies they use to overcome these obstacles. This study used a qualitative approach with descriptive methods. The subjects were 11th and 12th grade students, while the objects were students' activities in using learning applications. Data collection techniques were conducted through interviews, observation, and documentation, followed by analysis through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that students actively use various applications such as Google Classroom, WhatsApp, and Zoom. Application use provides benefits in terms of learning flexibility, increased independence, and effective communication. Obstacles encountered included network disruptions, limited devices, and learning boredom. Students developed various strategies such as sharing devices, finding locations with stable signal, and forming online study groups.
Analisis Pola Dan Struktur Pertumbuhan Sektor Ekonomi Kota Mataram Dan Hubungan Kota Mataram Dengan Kabupaten Sekitarnya Di Pulau Lombok Propinsi Nusa Tenggara Barat Wahidin; M. Firmansyah; Astuti, Endang
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 3 No. 1 (2021): Elastisitas, Maret 2021
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini menganalisis Pola dan Struktur Pertumbuhan Sektor Ekonomi Kota Mataram Propinsi Nusa Tenggara Barat. Tujuannya: 1) untuk mengetahui sektor ekonomi Mataram yang prima dan potensial. 2) untuk mengetahui kabupaten mana yang mempunyai keterkaitan/interaksi yang kuat dengan Kota Mataram. Variabel penelitian: pertumbuhan ekonomi, PDRB Kota Mataram dan Propinsi NTB, jumlah penduduk, dan jarak antar kabupaten. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi. Analisis data menggunakan: 1) Tipologi Klassen, 2) Model Gravitasi. Hasil penelitian: sektor ekonomi Kota Mataram yang prima dan potensial adalah: sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan dan asuransi, dan sektor jasa Pendidikan. Kabupaten yang mempunyai keterkaitan yang kuat dengan Kota Mataram adalah kabupaten Lombok Barat dan kabupaten Lombok Tengah.
ANALISISS KAPASITAS PAJAK DAERAH KABUPATEN DAN KOTA PROPINSI NUSA TENGGARA BARAT Wahidin; Mustain; Yusuf Hasbullah
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 3 No. 2 (2021): Elastisitas, September 2021
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini menganalisis pengaruh pendapatan per kapita, dan sektor-sektor ekonomi terhadap kapasitas pajak daerah. Tujuannya: untuk menganalisis pengaruh pendapatan per kapita, sektor industri, sektor perdagangan, sektor akomodasi dan penyedia makanan minuman, dan sektor informasi dan komunikasi terhadap kapasitas Pajak Daerah. Variabel penelitian yaitu: pendapatan per kapita, PDRB sektor industri, PDRB sektor perdagangan, PDRB sektor akomodasi dan penyedia makanan minuman, PDRB sektor informasi dan komunikasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Analisi data dilakukan dengan menggunakan analisis Regresi berganda data panel. Metode data panel yang dipakai adalah metode Random Effect. Hasil penelitian: pendapatan per kapita dan sektor industri berpengaruh secara tidak signifikansi terhadap pajak daerah. Sektor perdagangan, sektor akomodasi dan penyedia makanan minuman dan sektor informasi dan komunikasi berpengaruh secara signifikansi terhadap pajak daerah. Sektor perdagangan walaupun pengaruhnya secara signifikansi, namun berpengaruh negatif.
KAJIAN TINGKAT KEMAJUAN DAERAH KABUPATEN/KOTA DAN KETIMPANGAN WILAYAH ANTAR KABUPATEN/KOTA DI PULAU LOMBOK PROPINSI NUSA TENGGARA BARAT Wahidin; Yuniarti, Titi; Astuti, Endang
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 4 No. 1 (2022): Elastisitas, Maret 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang lingkup penelitian ini mengkaji kemajuan pembangunan ekonomi yang dicapai oleh kabupaten/kota dan ketimpangan antar wilayah kabupaten/kota di pulau Lombok. Tujuannya: untuk mengetahui tingkat kemajuan kabupaten/kota di Propinsi Nusa Tenggara Barat dari hasil pembangunan ekonomi selama sepuluh tahun terakhir dan untuk mengetahui tingkat ketimpangan pendapatan antar kabupaten/kota di pulau Lombok Propinsi Nusa Tenggara Barat. Variabel penelitian yaitu: pertumbuhan ekonomi, pendapatan per kapita, jumlah penduduk. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data dengan mengali data dari laporan, buku-buku dan catatan-catatan yang terkait dengan masalah penelitian Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis analisi Tipologi Klassen. Hasil analisis Tipologi Klassen diklasifikasikan dalam empat klasifikasi, yaitu: (1) Daerah Maju dan Tumbuh Cepat (High Growth and high Income), adalah daerah yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita yang lebih tinggi dari tingkat pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita propinsi.(2) Daerah Potensial Maju (High Income but Low Growth), adalah daerah yang memiliki pendapatan per kapita yang lebih tinggi tetapi tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah dari propinsi. (3) Daerah Berkembang cepat (High Growth but Low Income), adalah daerah yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tetapi pendapatan per kapita yang lebih rendah dari propinsi.(4) Daerah Relatif Tertinggal (Low Growth and Low Income), adalah daerah yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita yang lebih rendah dari propinsi. Hasil penelitian: 1) Daerah Kota Mataram adalah daerah maju dan tumbuh cepat, karena Kota Mataram menunjukkan rata-rata laju pertumbuhan ekonominya selama lima tahun terakhir lebih tinggi dari rata-rata laju pertumbuhan ekonomi Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dan rata-rata PDRB per kapita Kota Mataram selama lima tahun terakhir lebih tinggi dari rata-rata PDRB per kapita Propinsi NTB. Daerah Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Utara, adalah Daerah Relatif Tertinggal. Keempat daerah kabupaten ini mempunyai rata-rata laju pertumbuhan ekonomi selama lima tahun terakhir lebih rendah dari rata-rata laju pertumbuhan ekonomi Propinsi NTB. Dan memiliki rata-rata PDRB per kapita selama lima tahun terakhir lebih rendah dari rata-rata PDRB per kapita Propinsi NTB. 2) tingkat ketimpangan pendapatan antar kabupaten/kota di pulau Lombok Propinsi Nusa Tenggara Barat adalah ketimpangan sedang. Hal tersebut diindikasikan oleh angka Indeks Williamson yang mencapai angka 0,281 dimana angka ini masuk pada kategori ketimpangan sedang. Kata kunci: maju dan tumbuh cepat, potensi maju, berkembang cepat, relatif tertinggal, ketimpangan tinggi, sedang, dan rendah.
OPTIMALISASI PERAN STRATEGIS MANAJEMEN HUMAS DALAM MENINGKATKAN RESPONSIVITAS LAYANAN PUBLIK SEKOLAH DASAR: STUDI KUANTITATIF DI KOTA KARAWANG Wahidin; Achmad Taufik Ismail; Chairil Fajar Hadiansyah; Fatimah Az Zahro
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26139

Abstract

As the vanguard of public education services, elementary schools play a vital role in responding to community demands. The responsiveness of public services is a crucial aspect in assessing school performance, and public relations management plays a strategic role in bridging communication between schools and the community. This study aims to analyze the influence of public relations management on the responsiveness of public services in elementary schools in Karawang Regency. This study uses a quantitative approach with a survey method of 93 respondents from a total population of 120, calculated using the Slovin formula with a margin of error of 5%. The research instrument is a questionnaire processed using SmartPLS. The results of the study indicate that public relations management has a significant effect on the responsiveness of public services. The implications of this study emphasize the importance of strengthening the public relations structure in elementary schools to improve the quality of education services.
IMPLEMENTASI SISTEM KEARSIPAN DIGITAL DI MADRASAH TSANAWIYAH: STUDI KASUS ADAPTASI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENGELOLAAN DOKUMEN PENDIDIKAN Az Zahro, Fatimah; Wahidin; Taufik Ismail, Achmad; Fajar Hadiansyah, Charil
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26818

Abstract

This study examines the transformation of digital archiving systems in Madrasah Tsanawiyah in Cirebon City, as well as analyzing the obstacles and opportunities in the implementation of digital archiving management in Islamic educational institutions. This research was conducted using a qualitative case study approach, supplemented with in-depth interviews, to uncover current practices and challenges in archiving related to digital transformation, as well as projected solutions. It was found that the madrasah has a hybrid system, combining physical and digital archives, with several issues related to document organization/arrangement, storage location, and digital storage security. The madrasah has organized a structured folder system and uses cloud-based storage, and has begun the process of document scanning. The challenges faced include limitations in technological infrastructure and concerns regarding the security of electronically stored data. This study concludes that successful digital archive transformation requires a robust backup system and a phased transition strategy with technological innovation. The study provides insights into digital transformation patterns in Islamic educational institutions and practical recommendations for similar institutions aiming to modernize their archives.
Building an Organizational Culture to Improve the Quality of Education at Dian Didaktika Islamic Middle School - Depok Akbar, Akbar; Wahidin
Edukasiana: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2025): Edukasiana: Journal of Islamic Education
Publisher : Universitas Darunnajah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/edukasiana.v4i2.682

Abstract

Building an organizational culture is something that must be done seriously, because if not, the organization cannot run effectively. To improve the quality of education, it is necessary to start by building an organizational culture, because organizational culture is a system of values and beliefs of an organization that becomes a guideline for the organization in carrying out activities and solving the problems it faces. The purpose of this paper is to find out how building organizational culture impacts the quality of education in schools. This study uses qualitative descriptive research. This approach produces relevant concepts and interpretations of meaning, reality, and facts. The research results illustrate that building an organizational culture is one way for schools to improve the quality of education in schools.
Dakwah Berbasis Komunitas Digital: Strategi Shift Pemuda Hijrah dalam Membangun Komunitas Online yang Aktif dan Produktif Yoga Agus Yulianto; Wahidin; Canra Krisna Jaya
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed Islamic preaching in Indonesia from a conventional activity into a dynamic and participatory practice within the digital sphere. This study aims to analyze the strategies of Shift Pemuda Hijrah in building and managing an active and productive digital-based da’wah community. Using a qualitative descriptive approach through content analysis of social media and documentation of community activities, this research identifies three key strategies underlying Shift’s success: personal branding, emotional narrative, and multiplatform optimization. Strong personal branding creates an authentic and relatable image of preachers among urban youth. Emotional narratives emphasizing spiritual experiences and affective connections strengthen emotional bonds between preachers and audiences. Meanwhile, multiplatform strategies enable broader outreach to diverse audience segments through adaptive content formats. The findings demonstrate that the combination of these three strategies forms a model of digital community-based da’wah that enhances participation, interaction, and sustainability of Islamic propagation in the digital age. This study contributes theoretically to the development of digital da’wah literacy and offers practical insights for Islamic organizations in managing online communities effectively and sustainably. Keywords: Digital da’wah, online community, personal branding, emotional narrative, multiplatform strategy, Shift Pemuda Hijrah
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI REVITALISASI POJOK BACA CERIA SEBAGAI RUANG SOSIAL-EDUKATIF INOVATIF Sri, Wage; Desi Aryani; Muslim Ansori; Wahidin; Feby Virzinia Dwiftra
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3736

Abstract

Abstract Community empowerment is an essential effort to improve human resource quality and foster community independence. Limited access to literacy resources and educational interaction spaces remains a significant challenge in many regions, including the location of this program. This activity aims to revitalize Pojok Baca Ceria as an innovative social-educational space to enhance reading habits, broaden information access, and encourage active community participation. The method applied a participatory approach involving the provision of reading facilities, literacy training, community mentoring, and optimizing the use of social spaces. The results indicate a significant improvement in reading interest, digital literacy skills, and community involvement in managing the reading corner independently. The program’s implication demonstrates that integrating education, literacy, and social spaces can create a sustainable empowerment ecosystem. In conclusion, the revitalization of the reading corner through innovation and collaboration effectively strengthens community literacy levels and fosters more productive social interactions. Keywords: community empowerment, reading corner, literacy, social space
Pendampingan Rumah Dataku dan Penyusunan Program Kerja Masyarakat di Kampung KB Pejeruk Abian Kelurahan Pejeruk Kecamatan Ampenan Kota Mataram Fuadi, Helmy; Astuti, Endang; Wahidin; Daeng, Akung
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13606

Abstract

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengubah nomenklatur Kampung Keluarga Berencana (KB) menjadi Kampung Keluarga Berkualitas (KKB). Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan “rebranding” dengan tujuan memperbaharui semangat dan image program KB di tengah masyarakat terutama kelompok kerja Kampung KB yang sudah terbentuk. Salah satunya adalah penggantian Kepanjangan Kampung KB (Keluarga Berencana) menjadi Kampung KB (Keluarga Berkualitas) supaya tidak terkesan eksklusif Dinas KB saja yang bekerja, karena pembangunan kampung KB integral dan semua sektor bisa masuk dan keberhasilan suatu dusun yang masuk kategori kampung KB sejatinya hasil kemitraan antar OPD terkait serta stake holder yang tergabung dalam kelompok kerja. Setelah 9 tahun setelah pencanangan Kampung KB di NTB (2016), beberapa Kampung KB telah menunjukkan berbagai kemajuan, namun sebagian besar pelaksanaan di lapangan masih belum seperti yang diharapkan. Dari sekian banyak lokasi kampung KB yang telah dicanangkan, terdapat variasi yang sangat besar dalam pelaksanaannya di lapangan. Permasalahan utama yang ditemui di lapangan adalah tidak adanya kegiatan lanjutan setelah pencanangan. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, misalnya kurangnya pemahaman pemangku kepentingan di setiap level akan konsep Kampung KB, tidak adanya penggerak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Kampung KB, kurangnya dukungan lintas sektor, dan sebagainya. Persoalan yang dihadapi di Kampung KB Di NTB pada dasarnya adalah belum adanya perencanaan yang akurat dari bawah (bottom up). Kesulitan yang dihadapi Kampung KB dalam membuat perencanaan yang sesuai dengan persoalan dan kebutuhan mereka adalah tidak tersedianya data. Di Setiap Kampung KB telah diinisiasi Rumah Dataku, namun ketersediaan data disini yang sangat minim bahkan belum tersedia sehingga memerlukan pendampingan. Rumah data kependudukan yang disingkat Rumah Dataku adalah tempat yang difungsikan sebagai pusat data dan intervensi permasalahan kependudukan yang mencakup sistem pengelolaan dan pemanfaatan data kependudukan di tingkat mikro mulai dari mengidentifikasi, mengumpulkan, memverifikasi dan memanfaatkan data kependudukan yang bersumber dari, oleh Penduduk Selama ini masyarakat merasa dijadikan obyek pengumpulan data, baik sensus maupun survei. Masyarakat belum sepenuhnya memahami bahwa data yang dikumpulkan tersebut, digunakan untuk perencanaan pembangunan nasional, pembangunan daerah maupun pembangunan sektoral. Mereka juga belum semua menyadari bahwa program-program pembangunan yang dilaksanakan itu merupakan hasil dari data-data yang telah dikumpulkan darinya. Oleh karena itu, berbagai upaya untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat, atau menciptakan masyarakat “sadar data” perlu terus dilakukan.
Co-Authors Abdul Azis, Muhamad Ziad Abdullah Muhajir Achmad Taufik Ismail Adawiyah, Siti Zulpa Ade Yusuf Ferudyn Adrian Mutu Afifa, Niswatun Afrilia, Eka Mardiana Agus Muchsin ahmad habibi Aji Muhammad Galih Akbar Akbar Akung Daeng Alhawari, LL. Muh. Zulhaqqi Amelia Wulandari Amelia, Tasya Anggraeni, Yulia Anhapia, Baiq Anita Anisa Nur Azizah Ardini, Wina Arif Rahman Azis Arisman Aulia Aulia Aulia Putri Az Zahro, Fatimah Aza, Elsa Azhrina Canra Krisna Jaya Chairil Fajar Hadiansyah Daiadin, Muhammad Darlan, Saiffullah Daryana Desi Aryani Dewi Kartika Dinda Diniyati, Indah Amanah Dwi Andryansyah Dwiki Aldiansyah Ekadiarsi, Aisyah Nurwulan Endah Yusma Pratiwi Endang Astuti Fajar Hadiansyah, Charil Fashia F, Yauma Fatimah Az Zahro Fatmawati Fatmawati Feby Virzinia Dwiftra Fuadi, Helmy Galaxy Andi Putra Pratama Gemilang, Arria Gustina, Yuka Hamid, Rabiatul Adawiyah Hartini, Suci Hendrowanto Nibel Hera Saputri, Riana Herdianti, Ika Akmalia Herva Heri Usmanto Hidayat, Ali Akbar Husni, Vici Handalusia I Nyoman Adi Putra Ika Kartika Ilma Nur Rizqi Iqbal Zaka Firdana Islamul Haq Isnada Jati F, Lalu Zuhdi Jayadi, Muh Indra Juliansyah Saputra Kartika Kartika Khoirudin, Ahmad Kusnida Indrajaya Laila F, Baiq Indira LALU ZULKIFLI Lestari, Murni Linggua Sanjaya Usop Lisnawati M. Firmansyah M. Umar Faqieh MAHMUDI MARDIANA Marlina, Andi Marni Nining Meylani, Nadia Muammar Muhamad Affandi Muhamad Kosim Muhamad Yunus Muhamad Zen Muhammad Arief Tri Faturachman Muslim Ansori Mustain Najiha Asrindayu Norfazilah NUR FAJRINA Nurazizah Nurdin Rohendi, Muh Nurjannah Olis Palentina Picicia, Nora Praptiwi, Septiana Dwi Purnama Sari Purnomo Aji, Dwiki Putri Rahayu Putri Suprapti , Ida Ayu Rahmawati, Diyah Tepi Ramdayani, Lisa Rasna Rifqy Hafizh Priandy Riskia, Alya RONI Rosidin Fahmi Abdillah Rudi Erwandi Saifulloh Darlan Sains Kharisma, Anisa Salsabila Samuel Agus Triyanto Santika, Lisa Saprudin Satrio Nugroho, Dimas SETH MIKO Shaka Anargya Gita Shalihah, Aghnia Amaliatus Siti Mardhatillah Musa Siti Nurkomaryah Siti Saadah Soegianto Soelistiono Sri, Wage subhan, ah. subahn Supriadi, Edi Susan Daniel Syaeful Anwar tanjung, rona Taufik Ismail, Achmad Titi Yuniarti, Titi Trilaksana, Herry Vina Agustiana wahyunadi Widyarsini, Ni Yayang Sulistyawati Yesninopy Yoga Agus Yulianto Yulia, Sri Yulithalia Sianturi, Yulithalia Yusuf Hasbullah Zamzamy, Genta Aditya