Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) BERBANTUAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DI SMPN 1 LABUHAN DELI Hena Triana; Mukhtar
Journal of Student Research Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v2i1.2085

Abstract

Pada pembelajaran matematika, siswa terlihat kesulitan untuk mengeksplorasi ide – ide dalam memecahkan masalah. Permasalahan tersebut diperlukan adanya tindakan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Atas dasar tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan Komunikasi Matematis siswa dengan menggunakan model Pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan alat peraga pada siswa kelas VII-7 SMPN 1 Labuhan Deli. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-7 yang berjumlah 32 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dikatakan berhasil jika memenuhi indikator keberhasilan, yaitu (1) tingkat kemampuan koneksi matematis siswa meningkat, (2) terdapat 85% siswa yang mengikuti tes telah memiliki kemampuan komunikasi matematis minimal kategori sedang atau cukup, (3) hasil observasi aktivitas guru dan siswa menunjukkan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan awal siswa adalah 1,79. Nilai rata-rata siswa pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 2,30 dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 3,22. Persentase ketuntasan siswa pada siklus I adalah 40,625% dan pada siklus II menjadi 90,625%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan alat peraga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa serta dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar kelas VII-7 SMPN 1 Labuhan Deli. Model pembelajaran ini dapat lebih optimal jika diikuti dengan pengelolaan kelas dan perencanaan yang baik oleh guru.
Kekosongan Hukum dalam Perlindungan Konsumen pada Lembaga Keuangan Syariah: Tinjauan Kritis terhadap Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Kandriana, Muhammad; Rifaid, Muhammad; Wildan, Muhammad; Mukhtar; Iksan
UNES Law Review Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/stjsnk61

Abstract

Kekosongan hukum dalam perlindungan konsumen pada lembaga keuangan syariah menimbulkan berbagai permasalahan terkait kejelasan aturan dan pelaksanaan perlindungan bagi nasabah. Artikel ini bertujuan menganalisis dan mengidentifikasi bentuk kekosongan hukum dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 yang belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan perlindungan konsumen di lembaga keuangan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan analisis peraturan perundang-undangan terkait dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat celah pengaturan yang dapat mengakibatkan lemahnya mekanisme perlindungan konsumen, khususnya terkait produk dan akad syariah yang belum diatur spesifik dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1999. Kesimpulannya, diperlukan revisi atau pembentukan aturan khusus guna menjamin perlindungan konsumen yang adil dan berkeadilan sesuai dengan nilai-nilai syariah dan kebutuhan transaksi keuangan kontemporer.
The The Development of Digital Accounting Information System Implementation among SMEs in Indonesia Mukhtar
Management Science Research Journal Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : PT Larva Wijaya Penerbit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56548/msr.v4i4.189

Abstract

Digital technology development has transformed the business landscape, particularly for Micro and Small Enterprises (MSEs), where Digital Accounting Information Systems (AIS) have become a critical tool. Digital AIS enhances operational efficiency, financial planning, and marketing, ultimately impacting revenue growth, with entrepreneur education being a crucial factor for successful adoption. This descriptive quantitative study aims to analyze the relationship and correlation direction between the implementation of digital AIS and the characteristics of SMEs in Indonesia. It utilizes panel data from the 2011-2023 SME profile surveys issued by Statistics Indonesia (BPS) and data on accounting software available on the Play Store. The indicators for SME characteristics are business capital, revenue, marketing, and education. The indicators for accounting software are rating, reviews, and downloads. The data were analyzed using Spearman's non-parametric statistical test. The results indicate a significant correlation between Digital AIS adoption and business capital and marketing, but no significant correlation with revenue and education. These findings underscore the necessity to develop and promote a holistic, context-based AIS implementation model. This model should be designed with user-friendly, integrated features and support certification programs for SMEs that demonstrate high-quality AIS implementation. Keywords: Business Capital, Marketing Revenue, Education, Digital Accounting Information System (AIS)
Studi Analisis Kesalahan Konsep dalam Buku Kalkulus Multivariabel dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Matematika Suwanto; Pujiono Sihite; Nurul Azmira Pane; Venesya Pitta Rezeki Siburian; Joyce Lidia Patricia Daeli; Mukhtar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36783

Abstract

The precise definition and presentation of concepts play a crucial role in students’ understanding of advanced mathematics. This study aims to analyze the alignment of the content in the Multivariable Calculus textbook with mathematically correct concepts and to identify sections that may lead to misconceptions. The method employed is a qualitative-descriptive analysis through content analysis, focusing on definitions, explanations, and example problems presented in the Multivariable Calculus textbook under study. The analysis results indicate several inaccuracies in the presentation, such as inconsistent use of symbols and unclear explanations of concepts. These inaccuracies have the potential to hinder students’ conceptual understanding. This study recommends a thorough review of the content in the Multivariable Calculus textbook to ensure conformity with mathematical principles and to support the learning process.
Analisis Scaffolding dan Visualisasi dalam Penyajian Materi Vektor 3D pada Modul Matematika Peminatan kelas X KD 3.2 Suwanto; Adam Rafli; Indah Ayu Ramadany; Nabila Azuhra; Nofa Nasywa Ramadhani; Syifa Eriza Nasution; Mukhtar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36839

Abstract

This research was conducted to assess the quality of Scaffolding and visualization in the presentation of the Mathematics Module material for Grade X KD 3.2 regarding 3D vector material. The approach used in this research is a qualitative descriptive approach, which is carried out by analyzing the structure of the material, illustrations, example questions, and exercises provided in the module using content analysis techniques. The focus of the analysis conducted leads to several main aspects, including: (1) The sequence and form of Scaffolding presented as support in understanding the concept gradually, and (2) The effectiveness of visualization to help define and organize spatial vector data in space. This research resulted in a finding that the module has used Scaffolding with a tiered presentation of concepts, starting from the initial stage, namely the introduction of vector material in space to the stage of applying operations on vectors. However, on the other hand, it was also found that there are several stages of this Scaffolding that are not consistent, namely in the transition from examples to exercises which require a higher level of independence. Based on the visualization, the module utilizes spatial coordinate diagrams and vector arrow representations. However, some visuals lack detail in depicting orientation and depth in space, potentially leading to misconceptions among students. Overall, the module provides sufficient support for learning, but further strengthening of conceptual visualizations and more systematic Scaffolding is needed to optimally facilitate students' spatial thinking.
Studi Analitis Miskonsepsi dalam Buku Ajar Kalkulus Peubah Banyak Karya Sumadji serta Strategi Pedagogis untuk Meningkatkan Pemahaman Konseptual Mahasiswa Suwanto; Yolanda Naomi Sagala; Aulia Syahputri; Hiyoshi Friyona Silalahi; Steven Samuel Harianja; Mukhtar; Intan Ria Utami Limbong
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36862

Abstract

Pemahaman konseptual dalam kalkulus peubah banyak sangat bergantung pada ketepatan definisi, struktur penalaran, serta konsistensi penyajian materi dalam sumber belajar. Buku ajar sebagai salah satu rujukan utama pembelajaran harus mampu memberikan representasi konsep yang benar secara matematis agar tidak memunculkan interpretasi yang keliru. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji potensi miskonsepsi yang terdapat dalam buku Kalkulus Peubah Banyak karya Sumadji serta merumuskan strategi pedagogis yang relevan guna mendukung pembelajaran yang lebih konseptual. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi yang difokuskan pada aspek definisi formal, penggunaan notasi, struktur penjelasan konsep, penyajian ilustrasi, dan contoh soal. Sumber data dalam penelitian ini meliputi teks buku ajar, literatur kalkulus standar internasional, serta pemetaan miskonsepsi dari studi terdahulu. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, peninjauan akademik, dan validasi ahli. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui proses kategorisasi dan interpretasi temuan. Melalui pendekatan ini, penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai bagian-bagian materi yang berpotensi menimbulkan miskonsepsi sehingga dapat menjadi dasar evaluasi dan revisi penyajian materi dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga menawarkan alternatif strategi pedagogis berbasis pemahaman konseptual yang dapat digunakan dosen dalam mengoptimalkan proses belajar kalkulus peubah banyak.
ANALISIS KRITIS BUKU CLP-3 MULTIVARIABLE CALCULUS: KEKUATAN PEDAGOGIS, KESALAHAN KONSEPTUAL, DAN IMPLIKASI BAGI PEMBELAJARAN KALKULUS MULTIVARIABEL Suwanto; Samuel Tappin Martua Sitorus; Iren Kurnia Nadapdap; Sergi Br Sembiring; Ester Fransiska Nababan; Mukhtar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36905

Abstract

Artikel ini menyajikan analisis kritis terhadap buku CLP-3 Multivariable Calculus karya Feldman, Rechnitzer, dan Yeager dengan fokus pada kekuatan pedagogis, potensi kesalahan konseptual, dan implikasinya bagi pembelajaran Kalkulus Multivariabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen, dengan menelaah secara sistematis struktur bab, alur penyajian materi, representasi konsep kunci (limit multivariabel, turunan parsial, gradien, optimasi, dan integral lipat), serta konsistensi notasi dan ketepatan rumus. Analisis dilengkapi dengan perbandingan terhadap beberapa buku dan sumber kalkulus multivariabel lain yang diakui secara luas.Hasil kajian menunjukkan bahwa CLP-3 Multivariable Calculus memiliki sejumlah kekuatan utama, antara lain struktur materi yang runtut, keterkaitan yang kuat dengan kalkulus satu variabel melalui strategi daur ulang konsep, penggunaan visualisasi geometris dan alat bantu prosedural (misalnya tree diagrams untuk Chain Rule), serta kelimpahan latihan yang disertai petunjuk dan solusi. Di sisi lain, ditemukan beberapa kelemahan, seperti status buku yang masih bersifat work in progress, ketergantungan pada seri CLP sebelumnya, penempatan konsep penting (misalnya Jacobian dalam koordinat umum) sebagai materi opsional, serta sejumlah ketidaktepatan notasi, rumus, dan penulisan yang berpotensi menimbulkan miskonsepsi. Implikasi dari temuan tersebut adalah bahwa CLP-3 Multivariable Calculus tetap layak digunakan sebagai buku ajar utama pada mata kuliah Kalkulus Multivariabel yang berorientasi pada pemahaman konseptual dan pembuktian, dengan syarat penggunaannya disertai klarifikasi konsep oleh dosen, pemanfaatan lembar errata, serta integrasi dengan bahan pendamping yang menyesuaikan konteks mahasiswa. Selain itu, analisis ini menegaskan pentingnya peninjauan kritis terhadap buku teks matematika sebelum dan selama digunakan dalam proses pembelajaran.