Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Penggunaan Teknologi Drone dalam Meminimalisir Potensi Unjuk Rasa Eskalasi Tinggi terhadap Pelaksanaan Tupoksi Polri (Studi Kasus Unjuk Rasa Penolakan RUU Pilkada 2024) Prayoga, Muhmmad Zulpani; Nurwati; Ma'arif, Rizal Syamsul
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21746

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan teknologi Drone dalam meminimalisir potensi unjuk rasa dengan eskalasi tinggi terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Polri. Studi ini mengambil studi kasus pada unjuk rasa penolakan RUU Pilkada 2024. Tujuan penelitian adalah untuk menilai efektivitas Drone dalam pemantauan situasi, mencegah provokasi, serta meningkatkan pengambilan keputusan yang tepat oleh Brimob. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara dengan personel Resimen I Pasukan Pelopor dan Squad Drone TIK Korbrimob Polri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Drone secara signifikan membantu Polri dalam memetakan pergerakan massa, mengidentifikasi provokator, dan mengurangi potensi bentrokan fisik. Hambatan utama yang ditemui adalah keterbatasan regulasi internal Polri dan kendala teknis seperti cuaca dan gangguan sinyal. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyusunan regulasi yang jelas dan peningkatan pelatihan operator Drone untuk mendukung tugas Polri. Korps Brimob Polri memiliki peran penting dalam menangani gangguan Kamtibmas berintensitas tinggi, termasuk pengamanan unjuk rasa. Seiring perkembangan zaman dan teknologi, Resimen I Pasukan Pelopor mulai memanfaatkan Drone sebagai alat bantu pengawasan untuk meminimalisir potensi unjuk rasa anarkis. Penggunaan Drone terbukti efektif karena mampu memberikan informasi visual secara realtime, membantu pengambilan keputusan, serta mengurangi risiko benturan langsung antara aparat dan massa. Namun, hingga kini belum terdapat regulasi internal yang secara khusus mengatur penggunaan Drone oleh Brimob, sehingga menimbulkan kendala hukum dan operasional di lapangan. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk menganalisis peran Brimob dalam penggunaan teknologi Drone serta urgensi pembentukan regulasi yang mendukung pelaksanaannya, khususnya dalam konteks pengamanan unjuk rasa berskala tinggi seperti penolakan RUU Pilkada 2024.
Pengaruh Pemberian Pangan Fungsional Gracillaria sp dan Kopi Terhadap Penurunan Berat Badan pada Mencit Rosidah, Nuraedi; Fera, Melly; Nurwati
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1340

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian formula rumput laut Gracillaria sp dan kopi terhadap penurun berat badan pada mencit serta untuk mengetahui mana formula pangan fungsional antara Gracillaria sp dan kopi yang lebih berpengaruh terhadap penurunan berat badan pada mencit. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kuantitatif True Eksperimental Post Test Only Control Group Design dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Hasil uji menunjukkan perbedaan bermakna antara BB mencit pre-test dan post-test, Hasil uji one way ANOVA menunjukkan formula terbaik yang paling berpengaruh adalah P3 Gracillaria sp 32ml/hari+ Kopi 1,08ml/40gram BB dapat menurunkan BB mencit obesitas 31,41gram menjadi 20,83gram dengan nilai p < 0,05 hampir setara dengan pembanding orlistat (K+) dari berat 32,12gram menjadi 21,46gram. Hasil uji Kruskal-Wallis p > 0,05, menunjukkan perbedaan tidak bermakna dan tidak berpengaruh terhadap konsumsi mencit. Kandungan serat, flavonoid, dan asam klorogenat mengurangi pemecahan glukosa, serta berperan menghambat aktivitas enzim lipase menghidrolisis lemak penyebab kegemukan.
Peningkatan Hasil Belajar Akidah Akhlak Dengan Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa Kelas VI MIS Luqman Al-Hakim Nurwati
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 3 No 6 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v3i6.740

Abstract

Media audio visual adalah salah satu media pembelajaran yang populer digunakan di sekolah. Salah satu kelebihan menggunakan media pembelajaran audio visual antara lain meminimalisir kegiatan belajar mengajar yang didominasi secara verbal dan semua peserta didik diharapkan mendapat pengalaman yang sama dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Akidah Akhlak peserta didik dengan menggunakan media audio visual. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Luqman Al-Hakim dengan jumlah peserta didik sebanyak 25 orang, terdiri dari 11 orang laki-laki dan 14 orang perempuan. Proses Penelitian ini terdiri dari Tes awal, Siklus 1 dan Siklus 2. Pada saat melakukan tes awal diketahui hanya 11 orang peserta didik yang nilainya mencapai KKM 70. Sehingga perlu diadakan perbaikan kembali. Maka pada siklus I menunjukkan hasil belajar meningkat akan tetapi masih memerlukan perbaikan pada siklus ke II. Setelah dilakukan pembelajaran selama 2 siklus, telah dicapai ketuntasan belajar karena nilai rata-rata peserta didik telah mencapai diatas nilai KKM. Dari hasil penelitian ini maka diketahui bahwa penggunan audio visual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Aqidah Akhlak.
Peningkatan Pemahaman Hukum dan Psikologis Bullying pada Siswa SMA: Dari Bystander Menjadi Upstander Dian Wulandari; Hosna, Asmakul; Nuraeny, Henny; Nurwati
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.4515

Abstract

Peningkatan bullying di sekolah salah satu pemicunya adalah lebih banyak siswa pasif dan diam dalam menghadapi tindakan bullying, hal ini disebabkan siswa belum paham mengenai bagaimana bertindak efektif menghadapi bullying. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMA mengenai aspek hukum dan psikologis dari tindakan bullying. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 1 Garut pada bulan Mei 2025 dengan melibatkan 30 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif, berbagi pengalaman dari pelaku dan korban bullying, dan diskusi untuk memperdalam pemahaman. Tujuan utama PKM adalah meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak psikologis dan konsekuensi hukum dari bullying, sekaligus memotivasi mereka untuk berperan aktif dalam mencegah bullying dengan menjadi upstander—individu yang berani melawan atau melaporkan tindakan bullying. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman secara umum sebesar 29,78%, dengan rincian, pemahaman aspek hukum meningkat 17,78%, pemahaman psikologis bullying meningkat 21,9%, pemahaman tentang peran upstander meningkat signifikan sebesar 48%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan interaktif dan penyampaian materi berbasis pengalaman nyata efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa. Kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap dari pasif (bystander) menjadi aktif (upstander), yang diharapkan dapat mengurangi kasus bullying di lingkungan sekolah
Workshop Pemanfaatan Tools Artificial Intelligence Dalam Pembelajaran Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru SMK Di Era Digital William Ramdhan; Nurwati; Andrew Ramadhani
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 4 No. 1 (2026): JISS - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v4i1.633

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Namun, hasil identifikasi awal di SMK Al-Ma’asum Kisaran menunjukkan bahwa sebagian guru masih memiliki keterbatasan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan tools AI untuk mendukung pembelajaran mendalam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan tools AI sebagai pendukung perancangan pembelajaran, pengembangan media, dan asesmen adaptif. Solusi yang ditawarkan berupa kegiatan workshop berbasis praktik langsung yang dilaksanakan secara tatap muka pada Jumat, 21 November 2025, dengan melibatkan 28 guru SMK Al-Ma’asum Kisaran. Workshop memfokuskan pada pemanfaatan ChatGPT untuk penyusunan skenario pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) dan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS), Canva untuk perancangan media visual, Quizizz dan Kahoot untuk asesmen adaptif, serta PhET Interactive Simulations untuk visualisasi pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman pembelajaran mendalam dari 56% menjadi 82%, pemanfaatan AI dari 61% menjadi 87%, serta kemampuan menyusun modul ajar dari 58% menjadi 81%. Tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, menunjukkan bahwa workshop efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan mendukung inovasi pembelajaran berbasis AI.
Legal Protection for Women as Victims of Online Gender-Based Violence Through Deepfake Pornography Using Artificial Intelligence (AI) Annisa Rachmasari; Nurwati; J. Jopie Gilalo
DE'RECHTSSTAAT Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL HUKUM DE' RECHTSSTAAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jhd.v12i1.17614

Abstract

The rapid development of technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 has led to the emergence of Artificial Intelligence (AI), which offers various benefits in facilitating human activities. However, the misuse of AI technology has also created new legal challenges, particularly in the form of cybercrime. One emerging form of cybercrime is the use of deepfake technology to manipulate voices, faces, and personal data for pornographic purposes. This phenomenon has significantly contributed to the rise of online gender-based violence (GBV), in which women constitute the majority of victims. Such crimes pose serious challenges for governments and law enforcement agencies in providing adequate legal protection for victims. Considering that law must be dynamic and responsive to technological developments, it is necessary to strengthen legal frameworks addressing these issues. This study employs a normative juridical method using a statutory approach by examining relevant laws and regulations related to the legal issues under study. The findings indicate that the government is obliged to provide preventive legal protection through public education and the formulation of specific regulations governing Artificial Intelligence more comprehensively. In addition, repressive legal protection must be ensured through effective law enforcement, victim-oriented judicial processes, and strict punishment for perpetrators. Furthermore, victims should receive adequate rehabilitation and restitution due to the psychological, emotional, and social harms caused by such crimes.
Co-Authors -, Riki Nova Nugraha Aal Lukmanul Hakim Achmad, Qorie Claudi Agus Setiya Alam, Ryan Saputra Alidin, La Ode Asfahyadin Amalia, Nadia Amelia, Mira Aminulloh, Muhammad Aminuloh, Muhamad Amrizal Anang Setiawan Andrew Ramadhani Annisa Pertiwi Annisa Rachmasari Aridhayand, M. Rendi Aridhayandi , M. Rendi ARIFUDDIN Arrafi, Adham Azzulyo Astuti, Aprianti Azzahra, Melani Bilqis, Renata Farha Buana, Gilang Cakra Dadang Suprijatna Darmansyah Devi, Sylvia Haura Carolina Diah Eka Maulina DIAN WULANDARI Eko Nursalim, Eko Endeh Suhartini Erbiana, Nyi Mas Gianti B. Faelasup, Faelasup Fatimah Syamsul Fauzi Mukhtar, Ahmad Rafi Fera, Melly Ferdiyansyah Fery Ramadhan, Muhamad FH, Ilham Agung Nugroho Ginung Pratidina Gustini, Rucita Hananto, Dwi Handayani, Rizky Hariyamoko, Nanda Pungkas Tri Haryanda Putra, Bima Hasannah, Baiq Uswatun Henny Nuraeny Hidayat, Husain Rahmat Hosna, Asmakul Husin Husna, Lenny Ilham Ramadhan Ilyanawati , Yuniar Anisa Ilyanawati, R. Yuniar Anisa Juharsah Kelutur, Suparlan Khunaepi, Rivay Lingga, Dwi Wantoro M Rendi Aridhayandi M. Rendi Aridhayandi Ma'arif, Rizal Syamsul Mahrani, Sri Wiyati Maricar, Yasmin Muhamad Aminulloh Muhamad Hasdar Muhammad Nabil MULYADI Muslim, Adib Syaiful Mutmainah, Syahidah Nur hidayat, Rizki Nur hidayat Patwayati Prasja, Teguh Rama Pratama, Satria Cipta Agung Prayoga, Muhmmad Zulpani Puspita, Sasi Kirana Putri, Putri Noviyanti Qolyubi, Asep Thobibudin Raden Djuniarsono Rahayu, Elly Ramadhan, Mochamad Bayu Randi, Mohammad Jusuf Ridho, Muhammad Sayyid Rasyid Riswanih, Ira Rosidah, Nuraedi Rumatiga, Hidayat Saepudin Saputra, Fitrio Eko Satriya, Yanuar Hary Setiaji, Krisna Setyaningsih, Sulasyi Shiddiq, Rahmat Sihotang, Sudiman Silitonga, Perdy Sunarko Suryani, Danu Syafitri, Sulistiani Syawalina, Ratri Tantri Maya Leni Teguh Permana , Muhammad Teguh Rama Prasja Tianto, Aditya Dellis Tri Surya, Bagiyo Tulloh, David Wahyuniati Hamid William Ramdhan Wiwin Handoko Yumarni, Ani Yunika Purwanti