Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Mantis Journal of Fisheries

ANALISIS HASIL TANGKAPAN IKAN TERI (Stolephorus sp.) BERDASARKAN KEDALAMAN PERENDAMAN BAGAN PERAHU DI PERAIRAN CAROCOK TARUSAN PROVINSI SUMATERA BARAT Armarenti, Armarenti; Lisna, Lisna; Ramdhani, Farhan; Nurhayati, Nurhayati; Ramadan, Fauzan; Gelis, Ester Restiana Endang
Mantis Journal of Fisheries Vol. 1 No. 01 (2024): Agustus 2024
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v1i01.34365

Abstract

Ikan teri (Stolephorus sp) adalah ikan pelagis kecil yang hidup di permukaan laut, Ikan ini memiliki hidup berkoloni dengan membentuk kelompok yang berjumlah ratusan hingga ribuan ekor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah hasil tangkapan ikan teri pada kedalaman yang berada di perairan carocok tarusan menggunakan bagan perahu. Alat tangkap bagan perahu ini digunakan oleh nelayan di perairan carocok tarusan dalam usaha penangkapan ikan teri, alat tangkap ini menggunakan lampu sebagai daya tarik utama mengumpulkan gerombolan ikan teri yang bersifat senang terhadap cahaya (phototaxis). Metode yang digunakan selama penelitian ini yaitu metode survei, dengan pengamatan langsung kelapangan 24 trip dengan total 65 setting hauling.  Jenis ikan yang tertangkap menggunakan alat tangkap bagan perahu yaitu ikan teri (hasil tangkapan utama). IIkan peperek, ikan lemuru, ikan sarden, dan ikan kembung (hasil tangkapan sampingan). Adapun hasil tangkapan buangan yaitu ubur-ubur, ikan buntal, dan ular laut. Hasil dari penelitian ini adalah jumlah hasil tangkapan ikan teri (Stolephorus sp) terbanyak sebesar 2,313 kg dengan persentase 47,50% dan jumlah hasil tangkapan terkecil yaitu ikan kembung (Restrelliger sp) sebesar 470 kg dengan persentase 9,65%. Selang kelas kedalaman pada hasil tangkapan terdapat hasil tangkapan ikan teri terbanyak pada kedalaman 22-26,00 m sebanyak 908 kg dan hasil tangkapan terkecil yaitu pada kedalaman 34-38,3 m sebanyak 94 kg. Kata Kunci: ikan teri (Stolephorus sp), kedalaman perendaman, carocok tarusan
KEANEKARAGAMAN HASIL TANGKAPAN BUBU TEMBILAR DI DANAU TELUK KENALI KOTA JAMBI Pakpahan, Roberyo; Depison, Depison; Gelis, Ester Restiana Endang; Nelwida, Nelwida; Lisna, Lisna; Ramadan, Fauzan
Mantis Journal of Fisheries Vol. 1 No. 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v1i02.35174

Abstract

Danau Teluk Kenali merupakan danau yang terletak di Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Danau Teluk Kenali memiliki luas sekitar 30 Ha. Masyarakat setempat melakukan kegiatan penangkapan ikan umumnya menggunakan alat tangkap seperti tangkul, jaring, jala, tajur, dan beberapa jenis bubu seperti bubu gerugu dan bubu tembilar. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman hasil tangkapan pada alat tangkap bubu tembilar di Danau Teluk Kenali Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipasi mengamati langsung objek penelitian. Data yang dihimpun yaitu: jumlah ikan, berat ikan, jenis hasil tangkapan dan faktor lingkungan. Jumlah alat tangkap bubu tembilar yang digunakan sebanyak 8 buah dioperasikan sebanyak 10 kali ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah komposisi hasil tangkapan, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman serta indeks dominansi. Dari hasil penelitian total ikan yang tertangkap selama penelitian sebanyak 509 ekor dengan berat total keseluruhan 42.992 g terdiri dari 8 spesies yaitu: ikan nila (Oreochromis niloticus), ikan keperas (Cyclochellichthys apogon), ikan beterung (Pristolepis grooti), ikan palau (Osteochilus kappenii), ikan gabus (Channa striata), ikan betutu (Oxyeleotris marmorata), ikan sepat siam (Trichogaster pectoralis), dan ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostomus). Nilai indeks keanekaragaman 1,89, indeks keseragaman 0,91 dan indeks dominansi 0,16. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keanekaragaman hasil tangkapan bubu tembilar termasuk dalam kategori sedang, sedangkan tingkat keseragaman termasuk dalam kategori tinggi dan tingkat dominansi tergolong rendah.
DISTRIBUSI SPASIAL IKAN PEPEREK (Leiognathus equulus) HASIL TANGKAPAN BAGAN PERAHU DI PERAIRAN CAROCOK TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATRA BARAT Irwan, Irwan; Mairizal, Mairizal; Rahayu, Dyah Muji; Lisna, Lisna; Ramadan, Fauzan; Ramdhani, Farhan
Mantis Journal of Fisheries Vol. 1 No. 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v1i02.36395

Abstract

Hasil tangkapan ikan peperek (Leiognathus equulus) di Perairan Carocok cukup fluktuatif dikarenakan lokasi yang berbeda-beda akan mempengaruhi kelimpahan dari hasil tangkapan ikan peperek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak fishing base dan fishing ground serta melihat hasil kelimpahan dari ikan peperek dari lokasi yang berbeda (distribusi spasial) menggunakan alat tangkap bagan perahu. Metode penelitian ini bersifat survei yang dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2023 yang berlokasi di UPTD Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi penangkapan dan suhu perairan tidak berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapandan kelimpahan ikan peperek (Leiognathus equulus). Pada daerah Pamutusan memiliki 20 titik koordinat dengan jumlah hasil tangkapan sebanyak 601 kg ikan peperek. Sedangkan di dekat daerah Pulau Soetan memiliki 8 titik koordinasi dengan jumlah hasil tangkapan sebanyak 228 kg ikan peperek. Jarak terjauh saat melakukan penangkapan ikan peperek (Leiognathus equulus) berada pada angka 12.47 km dengan hasil tangkap sebesar 30 kg dimana jumlah ikan yang diperoleh sebanyak 2.730 ekor. Sedangkan, jarak terdekat berada di angka 3.75 km dengan hasil tangkapan yang diperoleh sebesar 45 kg dan kelimpahan sebanyak 4.140 ekor.
PENGGUNAAN FADs (Fish Aggregating Devices) PADA ALAT TANGKAP TANGKUL DI DANAU TELUK KOTA JAMBI tussadiah, Arifa; Lisna, Lisna; Ramdhani, Farhan; Nelwida, Nelwida; Gelis, Ester Restiana Endang; Ramadan, Fauzan
Mantis Journal of Fisheries Vol. 2 No. 02 (2025): Agustus 2025
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v2i02.40462

Abstract

In Teluk Lake, Jambi City, fishermen face productivity constraints when catching fish. Research on using Fish Aggregating Devices (FADs) is necessary to enhance effectiveness and efficiency. This study, conducted in March 2024 in Teluk Lake, Tanjung Pasir Village, Jambi City waters, examines the use of FADs with liftnet fishing gear. The main findings of the research show that using FADs significantly increases catch yields and reduces fishermen's operational costs. The research methodology involved experimental fishing with a t-test to compare the catch results of liftnet using FADs and without FADs. The research showed the capture of 8 types of fish from two repetitions with two treatments (liftnet with FADs and without FADs). The total catch was 150 fish weighing 9.313 g. Catches using FADs reached 114 fish (7.219 g), while those without FADs were only 36 (2.094 g). Lambak fish showed significant results, with 79 fish (3.910 g) caught using FADs compared to 18 fish (781 g) without FADs. The T-test analysis revealed a significant difference (P<0.01) in catch results between the two treatments, both in terms of quantity (T hit​>T tab​ (2.93 > 2.10) and weight (T hit​>T tab ​ (114.60 > 2.10)). This research has practical implications, as it demonstrates that using FADs can significantly increase the quantity and weight of catches, providing valuable insights for fishery methods.
RASIO DIMENSI UTAMA KAPAL PAYANG DI PERAIRAN BUNGUS SELATAN SUMATERA BARAT Lubis, Samudra Asri; Sumadja, Wiwaha Anas; Yunita, Lauura Hermala; Nurhayati, Nurhayati; Lisna, Lisna; Ramadan, Fauzan
Mantis Journal of Fisheries Vol. 2 No. 02 (2025): Agustus 2025
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v2i02.45441

Abstract

Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar, khususnya di Kelurahan Bungus Selatan. Mayoritas nelayan di wilayah tersebut menggunakan kapal payang dengan alat tangkap sejenis. Penelitian ini mengkaji rasio dimensi kapal utama, yakni Panjang/lebar (L/B), Panjang/dalam (L/D), dan Lebar/dalam (B/D) untuk menentukan kesesuaian kapal dengan standar serta alat tangkap yang digunakan sesuai kondisi perairan setempat. Hasil studi diharapkan mendukung optimalisasi desain kapal yang sesuai untuk meningkatkan efisiensi penangkapan ikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan data dengan sensus seluruh populasi yaitu 7 (tujuh) kapal payang yang ada di Kelurahan Bungus Selatan. Rasio meliputi pengukuran seperti panjang, lebar, tinggi, pengukuran garis air kapal (LWL), daya mesin (HP) dan Gross Tonnage (GT). Hasil perbandingan panjang dan lebar (L/B) berkisar antara 5,78-7,0 dengan nilai rata-rata 6,43. Kisaran nilai L/D kapal payang adalah 6,5-7,33 dengan nilai rata-rata 6,79. Kisaran nilai B/D adalah 1,0-1,26 dengan nilai rata-rata 1,06. Nilai LWL yang diperoleh yaitu 8,67-11,5 m.
Co-Authors A Yani Abdi Vico Sumantri Afriadi, Ahmad Afriani Afriani Afriani H Agape Saragih Agus Mandar, Agus Akmal Akmal Amraini Fitri Ardelia, Icha Dewi Arfiana, BS Monica Arfiana, BSM Arfiana, Monica Armarenti, Armarenti Bagus Pramusintho Bagus Pramusintho Bagus Pramusintho Berliana Berliana Berutu, Sumarjani Citra Noeraini Darlim Darmawi Dea Amelia, Dea Deni Efizon Depison Depison Depison Depison Destiani, Dinda Dini Arbajayanti, Rahma Dodi Devitriano Dyah Muji Rahayu E. Wiyanto Egga Yolanda Eka Anjar Sari Nasution Endang G, Ester Ester Restiana Endang Gelis Fachry Abda El Rahman Farhan Ramadhani, Farhan Farhan Ramdhani Farizal Farizal Farizal Farizal Febrina Rolin Filawati Filawati Filawati Firmansyah Firmansyah Gushairiyanto Gushairiyanto Harahap, Afriani Hariski, M Heru Handoko Heru Handoko Hilman Madian Insani Hutauruk, Tiara Nova Wulandari Hutwan Syarifuddin Indra Sulaksana Irvan Gunawan Irwan Irwan Juni Trisno Mulyo Khairunissa, Ade Krisdianto Wibisono Latif , M. Abdul Leni, Yusyam Lestari, Anggun Lestari, Febi Lisna Lisna Lisna, Lisna Lisna, Lisna Lubis, Abdillah Lubis, Samudra Asri M Abdul Latif M. Abdul Latif M. Ridho Saputra Mairizal Mairizal Mairizal Maryo Tinambunan Miftahudin, Imam Muhammad Farhan Mulawarman Mulawarman Nasution, Annio Indah Lestari Nasution, Eka Anjar Sari Nelwida Nelwida Nelwida Nelwida Noferdiman Noferdiman Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Noverdiman Noverdiman Nur, Puti Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati P Sormin, Abel Luanda Pakpahan, Roberyo Pangentasari, Dwinda Putinur Raguati Raguati Riris Roiska Rizky Janatul Magwa Romie Jhonnerie Saputri, Diah Maulani Saragih, Agape Sarah Angelina Septy Heltria Setiyano, Regi Silaban, Jecky Sitanggang, Earline Margareth Br Suhessy Syarif Suhessy Syarif, Suhessy Sumadja, Wiwaha A Sumantri, Abdi Vico Suratinah Suratinah Syafril Hadi Tampubolon, Nancy Angeline Teja Kaswari Trisno Mulyo, Juni tussadiah, Arifa Wiwaha Anas Sumadja Wontri Erwina Yusniati WULANDARI Yosi Sulastri Br Sihotang Yun Alwi Yun Alwi Yurleni Yurleni Yusniati, Wontri Zafitri, Fadia