Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Praktik Sanitasi dan Higiene Makanan Pada Pengelola Rumah Makan di Kota Padangsidimpuan: Analysis of Food Sanitation and Hygiene Practices to the Manager of the Restaurant in Padangsidimpuan City Eva Khoiriyah Harahap; Owildan Wisudawan; Anto J. Hadi; Haslinah Ahmad; Lucy Widasari; Nayodi Permayasa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i4.5204

Abstract

Latar belakang: Upaya higiene dan sanitasi pengelola rumah makan merupakan kebutuhan utama terhadap terwujudnya makanan dan minuman aman, oleh karena itu keadaan higiene dan sanitasi pengelola rumah makan tidak memenuhi syarat akan memperbesar kemungkinan pencemaran serta kerusakan makanan yang ada sejak dimulai dari proses pengadaan bahan sampai pada penyajian makanan serta berdampak buruk pada kesehatan. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis praktik sanitasi dan higiene makanan pada pengelola rumah makan di Kota Padangsidimpuan. Metode: Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Desember 2023 sampai dengan Januari 2024. Populasi dan sampel adalah seluruh pengelola rumah makan di Kota Padangsidimpuan sebanyak 81 pengelola rumah makan dengan teknik pengambilan sampel secara total sampel. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner terstruktur yang dirancang khusus untuk mengumpulkan data tentang praktik sanitasi dan higiene makanan. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner yang telah disebarkan kepada pengelola rumah makan yang menjadi sampel penelitian. Data dianalisis secara univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan pengelola makanan (p=0,001), kondisi sanitasi (p=0,002), praktik kebersihan dan higiene personal (p=0,001), penyimpanan makanan (0,001) dan penggunaan bahan makanan segar (p=0,004) berpengaruh terhadap praktik sanitasi dan higiene makanan. Sedangkan variabel yang paling berpengaruh adalah penyimpanan makanan dengan nilai Exp.(B)= 17,214. Kesimpulan: Temuan penelitian ini diperoleh bahwa praktik sanitasi dan higine makanan sangat dipengaruhi oleh pengetahuan pengelola makanan dan penyimpanan makanan, sehingga dibutuhkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengelola tentang praktik kebersihan dan higiene personal rumah makan.
Pengaruh Proactive Personality, Professionalism Dan Organizational Comitment Petugas Puskesmas terhadap Penanganan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan: The Influence of Proactive Personality, Professionalism and Organizational Commitment of Puskesmas Staff on Hypertension Working Area of Pijorkoling Puskesmas Padangsimpuan City Intan Yusvita Sari Nasution; Alprida Harahap; Haslinah Ahmad; Owildan Wisudawan B; Anto J. Hadi; Nayodi Permayasa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i5.5298

Abstract

utama penyakit jantung dan pembuluh darah. Penanganan yang efektif terhadap hipertensi memerlukan peran yang kuat dari petugas kesehatan, terutama petugas di puskesmas yang berperan langsung dalam memberikan layanan kesehatan primer kepada masyarakat. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengaruh proactive personality, professionalism dan organizational comitment petugas puskesmas terhadap penanganan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan menggunakan desain cross sectional study. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pijorkoling. Penelitian ini dilaksanakan Januari sampai dengan Februari 2024. Populasi adalah seluruh pegawai Puskesmas Pijorkoling sebanyak 125 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian petugas kesehatan yang bersentuhan langsung dengan penanganan hipertensi sebnayak 41 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria: petugas kesehatan yang bersentuhan langsung dengan penanganan hipertensi, bekerja di Puskesmas Pijorkoling, dan petugas kesehatan bersedia menjadi subyek penelitian dengan menandatangani lembar persetujuan. Instrumen penelitian adalah kuesioner penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data. Data dianalisis secara univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proactive personality (p=0,001), profesionalism (0,004), organization comitmen (0,002) berpengaruh terhadap penaganan hipertensi. Sedangkan variabel yang paling berpengaruh adalah proactive personality dengan nilai Exp (B)=25,876. Kesimpulan: Penanganan hipertensi pada petugas kesehatan sangat dipengaruhi faktor proactive personality, profesionalism, organizational. Diharapkan agar petugas kesehatan khususnya di Puskesmas Pijorkoling untuk meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan keaktifan dalam bekerja.
Determinan Kinerja Tenaga Kesehatan terhadap Akreditasi Puskesmas Sosopan Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas: Determinants of Health Performance on Accreditation of Sosopan Health Center, Sosopan District, Padang Lawas District Ikrima Daulay; Haslinah Ahmad; Owildan Wisudawan B; Anto J. Hadi; Masnilam Hasibuan; Nayodi Permayasa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i5.5299

Abstract

Latar belakang: Akreditasi Puskesmas merupakan suatu proses penting yang menilai dan menjamin mutu layanan kesehatan yang disediakan oleh Puskesmas. Kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas menjadi faktor kunci dalam mencapai standar yang diperlukan untuk memperoleh akreditasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kinerja tenaga kesehatan terhadap akreditasi Puskesmas Sosopan Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas. Metode: Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional study. Penelitian dilakukan di Puskesmas Sosopan Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas selama Desember 2023 sampai dengan Januari 2024. Populasi dan sampel adalah seluruh tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Sosopan sebanyak 65 orang dan pengambilan sampel secara total sampel (exhaustic sampling). Pengumpulan data dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner penelitian yang diberikan kepada sampel serta pengolahan dan analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Penelitian diperoleh bahwa motivasi (p=0,001), insentif (p=0,001), pelatihan (p=0,001), penghargaan (p=0,008), masa kerja (p=0,002), sarana dan prasarana (p=0,006) berpengaruh terhadap akreditasi Puskesmas Sosopan. Sedangkan variabel yang paling berpengaruh adalah insentif dengan nilai Exp (B)= 7,033. Kesimpulan: Akreditasi puskesmas dipengaruhi oleh faktor motivasi, insentif, pelatihan, penghargaan, masa kerja dan sarana prasarana sehingga diperlukan dinas kesehatan memfasilitasi pegawai puskesmas untuk mengikuti pelatihan untuk akreditasi.
Study of work attitudes in terms of the performance of health workers in Pampang Community Health Center, Makassar City Wisudawan B, Owildan; Ahmad, Haslinah; Hasibuan, Ahmad Safii
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal eduHealth, Periode Oktober - December, 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.957 KB)

Abstract

Optimal performance can be obtained if the employee is enthusiastic and enthusiastic in carrying out his work, and can achieve predetermined targets, quality work quality and in accordance with work standards. Improving the performance of employees is also inseparable from several factors related to the existing systems within the organization. The organizational system must be able to create a climate that can lead to the desire for achievement of all employees. This research was conducted inPampang Health Center Makassar City in 2021. The type of research used is observational with a descriptive approach, namely to find out the description of the performance of health workers inPampang Health Center Makassar City in 2021. The sample of this research was health workers with exhaustive sampling of 26 health workers. The results showed that there were health workers who had good motivation who stated good performance as much as 35.3%, Health workers who stated good self-control stated good performance as much as 57.1%, Health workers who stated good teamwork stated good performance good as much as 42.9%. The conclusion is that health workers play an important role in health services so that they are expected to be able to motivate themselves to improve performance in every process of health services.
Faktor yang Mempengaruhi Kesadaran Melakukan Pemeriksaan Kehamilan di Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan Harahap, Yanna Wari; Suryati, Suryati; Ahmad, Haslinah; Nurlaila, Nurlaila; Gusdita, Rahmi
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Periode Februari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v4i01.3654

Abstract

Pemeriksaan antenatalcare (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Cakupan K4 Padangsidimpuan tahun 2018 sebesar67%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, umur dan paritas dengan kesadaran melakukan K4 di Puskesmas Pijorkoling kota Padangsidimpuan tahun 2019. Desain penelitian adalah crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Trimester III dengan usia kehamilan 36 minggu atau lebih sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total population sehingga jumlah sampel adalah 40 orang. Data diperoleh dari Puskesmas Pijorkoling Padangsidimpuan dan melalui hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner. Metode analisa data dianalisis secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji Chisquare dengan nilai ? sebesar 95%. Hasil penelitian didapatkan bahwa da hubungan antara pengetahuan (0,038), umur (0,037), status paritas (0,028) dengan kesadaran melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Pijorkoling Tahun 2019. Diharapkan kepada Puskesmas Pijorkoling melakukan inovasi baru seperti kelompok belajar ibu hamil, senam ibu hamil agar ibu hamil ramai berkunjung dan menginformasikan ke lintas sektor agar dapat memberikan perubahan perilaku masyarakat khususnya ibu hamil.
Iptek bagi Masyarakat: Pemberian Edukasi Kesehatan Berbasis Aplikasi Pelacak Mood untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja Antoni, Adi; Harahap, Alprida; Ahmad, Haslinah; AA, Abdullah; J. Hadi, Anto; Andriani Rangkuti, Juni; Nafratilova Ritonga, Nevo
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i2.932

Abstract

Masalah kesehatan mental remaja perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya seks bebas pada remaja. Edukasi kesehatan remaja menjadi hal penting dalam kondisi saat ini. Tujuan edukasi ini adalah memberikan pengetahuan pada remaja tentang penggunaan aplikasi pelacak mood untuk meningkatkan kesehatan mental remaja dalam mencegah perilaku seks bebas serta pemanfaatan aplikasi pelacak mood dalam meningkatkan kesehatan remaja. Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi pelacak mood yang dapat di download di playstore yang mudah di akses oleh pengguna smartphone. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan pada tanggal 16 Agustus 2024 dengan sasaran kegiatan ini adalah remaja SMA sederajat Se Kota Padangsidimpuan sebanyak 19 orang. Metode edukasi yang digunakan adalah ceramah dan diskusi serta demontrasi memanfaatkan aplikasi pelacak mood untuk meningkatkan kesehatan mental remaja serta dilakukan pretes dan posttest terkait kesehatan mental remaja. Hasil sebelum edukasi diperoleh kesehatan mental remaja diperoleh rendah 15 orang (78,94%) dan pengetahuan kesehatan mental tinggi 4 orang (21,06%). Setelah edukasi diperoleh kesehatan mental remaja diperoleh tinggi 19 orang (100%). Edukasi  kesehatan berbasis aplikasi pelacak mood dapat meningkatkan kesehatan mental remaja agar selalu bertindak positif dan mencegah perilaku negative seperti seks bebas.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE DENGAN METODE PENYULUHAN KESEHATAN PADA ANAK ASRAMA PANTI ASUHAN UJUNGGURAP PADANGSIDIMPUAN napitupulu, mastiur; Ahmad, Haslinah; Napitupulu, Natar Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.685 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.563

Abstract

Personal Hygiene pada anak asrama panti asuhan ujunggurap padangsidimpuan. Personal Hygiene adalah cara perawatan diri manusia untuk memelihara kesehatan mereka. Pemeliharaan hygiene perorangan diperlukan untuk kenyamanan individu, keamanan dan kesehatan. Seseorang yang sakit, biasanya dikarenakan masalah kebersihan yang kurang diperhatikan. Sedangkan kebersihan perorangan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Tujuan Personal Hygiene adalah untuk meningkatkan derajat seseorang, memelihara kebersihan diri seseorang, memperbaiki Personal Hygiene yang kurang dapat mencegah timbulnya penyakit, meningkatkan percaya diri seseorang dan menciptakan keindahan. Asrama biasanya merupakan sebuah bangunan dengan kamar-kamar yang dapat di tempati oleh beberapa penghuni di setiap kamarnya. Para penghuninya menginap di asrama untuk jangka waktu yang lebih lama daripada di hotel atau losmen. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan, tanya-jawab dan diskusi, peserta penyuluhan adalah anak asrama penghuni panti asuhan, evaluasi dilakukan oleh observer dengan menggunakan check list dengan penilaian evaluasi struktur, proses dan hasil. Kata Kunci : Personal Hygiene, penghuni asrama. ABSTRACT Personal Hygiene for boarding children at the Ujung Gurap Padangsidimpuan Orphanage. Personal Hygiene is a way of human self-care to maintain their health. Maintenance of personal hygiene is necessary for individual comfort, safety and health. Someone who is sick, usually due to hygiene problems that are not paid attention to. While personal hygiene is an action taken to maintain the cleanliness and health of a person for physical and psychological well-being. The purpose of Personal Hygiene is to improve one's degree, maintain one's personal hygiene, improve Personal Hygiene which is less able to prevent disease, increase one's confidence and create beauty. Dormitory is usually a building with rooms that can be occupied by several occupants in each room. Its residents stay in dormitories for a longer period of time than in hotels or inns. The activities carried out were counseling, question-answer and discussion, the counseling participants were dorm residents, the evaluation was carried out by observers using a check list with evaluation of the structure, process and results. Keywords : Personal Hygiene, dorm residents
PELAKSANAAN PENYULUHAN TENTANG BENCANA BANJIR DI BATUNADUA JULU KOTA PADANGSIDIMPUAN Antoni, Adi; ahmad, haslinah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.931

Abstract

Bencana adalah kejadian umum di dunia, dan penyebabnya mungkin alami, buatan manusia, teknologi, atau konflik antar kelompok manusia. Edukasi yang kurang mengenai pencegahan terjadinya banjir bandang menjadi salah satu faktor penyebab berisiko. Tujuan kegiatan Penyuluhan ini untuk memberikan edukasi kepada warga di daerah Lingkungan II kelurahan Batunadua Julu Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan tentang pengetahuan terkait bencana banjir. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan aplikasi Leaflet . Kegiatan ini dilakukan selama 2 jam pada Hari Rabu 14 Desember 2022 yang bertempat di daerah Lingkungan II kelurahan Batunadua Julu Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan Sumatera Utara. Hasil yang didapatkan setelah kegiatan penyuluhan ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat di daerah Lingkungan II kelurahan Batunadua Julu Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan Sumatera Utara akan pencegahan terjadinya bencana banjir bandang.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT ISPA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SADABUAN Wisudawan, Owilda; ahmad, haslinah; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.1050

Abstract

ABSTRACT In the GBHN, it is stated that the basic pattern of national development is in essence the complete Indonesian human development and the development of Indonesian society. ISPA is still an important health problem because it causes quite high infant and under-five deaths, which is approximately 1 in 4 deaths. The purpose of this service is for the public to know the danger signs, calcifications, prevention and ways to eradicate ISPA. This service uses lecture, discussion and question and answer methods using leaflets, LCDs, and sound systems. The results of this dedication show that the enthusiasm of the people in the Working Area of ​​the Sadabuan Health Center can take part in counseling with so many questions about the Prevention of ARI Diseases delivered by the speakers. The conclusion from this activity is that residents who take part in this counseling already know the danger signs, calcifications, prevention and ways to eradicate ARI. Dalam GBHN, dinayatakan bahwa pola dasar pembangunan Nasional pada hakekatnya adalah Pembangunan Manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia. ISPA masih merupakan masalah kesehatan yang penting karena menyebabkan kematian bayi dan balita yang cukup tinggi yaitu kira – kira 1 dari 4 kematian terjadi. Tujuan dari pengabdian ini untuk agar masyarakat mengetahui tanda bahaya, kalsifikasi, pencegahan dan cara pemberantasan ISPA. Pengabdian ini menggunkan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan menggunakan leaflet, LCD, serta sound system. Hasil dari pengabdian ini terlihat antusias dari masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sadabuan tersebut dapat mengikuti penyuluhan dengan begitu banyak memberikan pertanyaan seputar Pencegahan Penyakit ISPA yang disampaikan pemateri. Kesimpulan dari kegiatan ini warga yang mengikuti penyuluhan ini sudah mengetahui tanda bahaya, kalsifikasi, pencegahan dan cara pemberantasan ISPA.
EDUKASI CARA PENGGUNAAN OBATHIPERTENSI SECARA BENAR KEPADA LANSIA Di DESA UJUNG GURAP Haslinah Ahmad; Liana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1207

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah merupakan keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Geriatrik (lansia) di Indonesia adalah sekelompok penghuni yang menjadi fokus perhatian karena dari jumlah lansia meningkat, dan membawa berbagai masalah kesehatan. Pengetahuan yang harus dimiliki oleh pasien hipertensi meliputi arti penyakit hipertensi, penyebab hipertensi, gejala yang sering menyertai dan pentingnya melakukan pengobatan yang teratur dan terus-menerus dalam jangka panjang serta mengetahui bahaya yang ditimbulkan jika tidak minum obat. Hipertensi dapat diobati dengan pengobatan dan gaya hidup farmakologis perbaikan dengan berbasis pengetahuan yang benar. Hipertensi akan menjadi masalah jika orang tua tidak dibimbing dan dilengkapi dengan pengetahuan yang tepat tentang kesehatan hipertensi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang hipertensi lansia di Desa Ujung Gurap. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien hipertensi tentang pengobatannya secara benar kepada lansia. Penjelasan kesehatan tentang hipertensi pada lansia dibuat dengan metode ceramah dan diskusi. Dari penyuluhan yang di lakukan di Desa Ujung Gurap pasien hipertensi yang lansia memiliki tingkat pengetahuan cukup sebesar. Dari penyuluhan ini adalah sebagian besar pasien hipertensi di Desa Ujung Gurap memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang penggunaan obat hipertensi yang baik dan benar kepada lansia.
Co-Authors A.A, Abdullah AA, Abdullah Abdul Madjid Abdul Majid Abdullah AA Achmad Indra Awaluddin Ade Lisna Harahap Adelfia Soleman Adi Antoni Adi Antoni Adi Antoni Alprida Harahap Alprida Harahap Alwi, Fahrizal Aminuyati Anto J Hadi Anto J. Hadi Anto J. Hadi Anton J. Hadi Antoni, Adi Arisyah Siregar, Yuli Aritonang, Syharuddin Aulia Putri Ayus - Diningsih batubara, nurhalimah Damayanti, Lusy Diana Siregar, Elli Eli Kusuma Daulay Erni Yetti Riman Erni Yetti Riman Eva Khoiriyah Harahap Eva Rahayu Fahrizal Alwi Feprina, Yuni Gusdita, Rahmi Hadi, Anto J Hadi, Anto J. Hadi, Anto J. harahap, yana wari Harahap, Yanna Wari Hasibuan, Ahmad Safii Hasni Yaturramadhan Ida Hannum Idris Lubis Ikrima Daulay Indra Martua Nasution Intan Yusvita Sari Nasution Ismayanti Harahap J. Hadi, Anto J.Hadi, Anto Karlina Sari Liana Lin Khariyetni Lase LINDAWATI Lubis, Arisa Harfa Said Lubis, Rini Khofifah Lucy Widasari Lucy Widasari M. Yogi Riyantama Isjoni Marlina Harahap, Enta Mas Sri Wahyuni Harahap Masnawati Masnilam Hasibuan Masroini Ritonga Masroini Ritonga Megawati Mhd. Idris Lubis Muhammad Amin Ritonga Muhammad Djohan Mutia, Fatma Nafratilova Ritonga, Nevo Nanda Masraini Daulay Napitupulu, Mastiur Napitupulu, Natar Fitri Nasution, Nur Arfah Nazaruddin Nasution Nefonavratilova Ritonga Nur Aliyah Rangkuti nur arfah nasution Nur Hamdani Nur Nur Hamima Harahap Nurarfah Nasution Nurhalimah Batubara Nurhalimah Batubara Owilda Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan B Permayasa, Nayodi Primastuti, Hannisa Rabiul Marzuki Siregar Rahimudin Mufti Lubis Rangkuti, Juni Andriani Regina Junisna Waldani Ridwan Amiruddin Rizky Syahriani Putri Rosmini Siahaan Rusdiyah Sudirman Made Ali Rusdyah Rusdyah Setialaksana, Wirawan - Siregar , Yuli Arisyah St.Nurmiati Aminuddin Suryati Suryati Sutrisni, Elly Titiek Fatmawaty Wisudawan B, Owildan Wisudawan, Owilda Yuli Arisyah Siregar Zadrak Tombeg Zuraidah Nasution