Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Ibu untuk Tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) di Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan: Factors Related to Mother's Participation for Visual Acetic Acid Test (Viva Test) at Pintu Padang Health Center, Tapanuli Selatan Regency Titiek Fatmawaty; Haslinah Ahmad; Owildan Wisudawan B
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4305

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks adalah jenis kanker yang terjadi di leher rahim, organ reproduksi perempuan yang merupakan pintu masuk ke arah vagina. Kanker ini umumnya disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Di Vietnam, kanker serviks merupakan penyebab kematian perempuan terbanyak, sementara di Indonesia dan Filipina, kanker serviks menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian pada wanita. Di Thailand dan Malaysia, kanker serviks merupakan penyebab kematian perempuan ketiga terbanyak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait dengan keikutsertaan ibu dalam tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) di Puskesmas Pintu Padang, Kabupaten Tapanuli Selatan pada tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi potong lintang (cross-sectional study). Populasi penelitian terdiri dari seluruh ibu yang berkunjung ke Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan, yang memenuhi syarat untuk menjalani tes IVA sebanyak 384 ibu. Sampel penelitian sebanyak 195 ibu dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), dukungan suami (p=0,002), dukungan petugas pelayanan kesehatan (p=0,011), dan faktor budaya (p=0,003) berhubungan dengan keikutsertaan ibu dalam tes IVA. Namun, akses menuju layanan kesehatan (p=0,923) tidak menunjukkan adanya hubungan dengan keikutsertaan ibu dalam tes IVA. Variabel yang paling berpengaruh adalah pengetahuan, dengan nilai p-value sebesar 0,000 dan nilai Koefisien sebesar 14.771. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dukungan suami, dukungan petugas kesehatan, dan faktor budaya berhubungan dengan partisipasi ibu dalam tes IVA di Puskesmas Pintu Padang, Tapanuli Selatan. Akses ke layanan kesehatan tidak berhubungan secara signifikan. Meningkatkan penyuluhan melalui media menarik dan dukungan keluarga diperlukan untuk meningkatkan partisipasi. Perlunya program kesehatan yang mencakup budaya lokal untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya tes IVA guna pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.
Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Pencegahan Keputihan (Fluor Albus) pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan: Factors Influencing the Prevention of Leucorrhoea (Fluor Albus) in Adolescents in the Work Area of Pintu Padang Health Center Tapanuli Selatan Regency Mas Sri Wahyuni Harahap; Owildan Wisudawan B; Haslinah Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4306

Abstract

Latar belakang: Keputihan (fluor albus) sering dialami oleh wanita jika keputihan tersebut bersifat fisiologis, tetapi akan menjadi berisiko jika yang dialami adalah patologis ditandai dengan cairan berwarna kekuningan sampai kehijauan, jumlahnya berlebihan, kental, berbau tak sedap, terasa gatal atau panas dan menimbulkan luka sehingga perlu dilakukan pencegahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pencegahan keputihan (fluor albus) pada remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian sebanyak sebanyak 100 remaja putri. Penarikan sampel dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan analisis multivariat. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pencegahan keputihan (fluor albus) yaitu pengetahuan (p=<0,001), keterpaparan informasi (p=0,002), dukungan keluarga (ibu) (p=0,002). Variabel pengetahuan merupakan variabel yang paling besar berpengaruh dengan nilai Exp(B)/OR = 7,926 (95%, CI= 2,706- 23,218. Kesimpulan: Kesimpulan remaja putri yang berpengetahuan baik, terpapar informasi tentang keputihan dan pencegahannya, mendapatkan dukungan dari keluarga (ibu) akan mampu melakukan pencegahan keputihan (fluor albus) sebesar 94,16%.
Mask-Wearing Behavior towards COVID-19 Prevention Erni Yetti Riman; Zadrak Tombeg; Anto J Hadi; Haslinah Ahmad; Fahrizal Alwi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2: June 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.388 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i2.1788

Abstract

COVID-19 is an infectious disease caused by a coronavirus that occurs in the digitalization era and has become a global pandemic that can attack various age groups and hinder various types of activities. This study was to analyze the relationship between the behavior of wearing masks and the prevention of COVID-19. This study was a quantitative correlation with a cross-sectional design approach. 58 were applied and selected using accidental sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the chi-square and logistic regression. The results showed that knowledge (p=0.003), attitude (p=0.and 001), duration of eating at food stalls (p=0.021), personal protective equipment (p=0.041), health checks (p=0.041), behavior using masks (p=0.003) associated with the prevention of COVID-19, and of the four variables the most related is knowledge with a value of Exp (B)=11.466, p=0.033. The conclusion was obtained that the behavior of using masks is related to the prevention of COVID-19. It is hoped that the use of masks by health workers and the public in a disciplined manner during activities in public facilities or crowded places must be followed by other actions such as maintaining distance in crowded places and diligently washing hands with antiseptic soap to reduce the rate of spread and prevent transmission of the deadly virus. Abstrak: COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang terjadi di era digitalisasi dan telah menjadi pandemi global yang dapat menyerang berbagai kelompok umur dan menghambat berbagai jenis aktivitas. Penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara perilaku memakai masker dengan pencegahan COVID-19. Penelitian ini bersifat kuantitatif korelasional dengan pendekatan desain cross sectional. 58 diterapkan dan dipilih menggunakan sampling aksidental. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan (p=0.003), sikap (p=0.dan 001), lama makan di warung makan (p=0.021), alat pelindung diri (p=0.041), pemeriksaan kesehatan (p=0.041), perilaku menggunakan masker (p=0,003) berhubungan dengan pencegahan COVID-19, dan dari keempat variabel yang paling berhubungan adalah pengetahuan dengan nilai Exp (B) = 11,466, p = 0,033. Didapatkan kesimpulan bahwa perilaku penggunaan masker berhubungan dengan pencegahan COVID-19. Diharapkan penggunaan masker oleh tenaga kesehatan dan masyarakat secara disiplin saat beraktivitas di fasilitas umum atau tempat keramaian harus diikuti dengan tindakan lain seperti menjaga jarak di tempat keramaian dan rajin mencuci tangan dengan sabun antiseptik sehingga dapat mengurangi laju penyebaran dan mencegah penularan virus mematikan tersebut.
Demographic factors and open defecation practices: A cross-sectional study in Gunungtua Jae Village, Padang Lawas Utara Lubis, Rini Khofifah; Wisudawan B, Owildan; Ahmad, Haslinah
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 6 No. 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v6i1.5281

Abstract

Open defecation (OD) remains a significant public health concern, particularly in rural areas of developing countries. This study aimed to investigate the association between demographic factors and OD practices in Gunungtua Jae Village, Padang Lawas Utara, Indonesia. A cross-sectional study was conducted involving 82 households. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using Chi-square test and logistic regression. The findings revealed a significant association between several demographic factors and OD practices. These factors included household head knowledge (p = 0.000), occupation (p = 0.002), attitude (p = 0.000), education level (p = 0.000), and income level (p = 0.000). The study highlights the importance of considering demographic factors when addressing OD practices in public health interventions. Comprehensive efforts are needed to enhance community knowledge, particularly among household heads, regarding the significance of adequate sanitation and the detrimental impacts of OD practices. Collaboration between community health centers (puskesmas) and various stakeholders is essential for the sustainable implementation of the Total Sanitation Based on Community Approach (STBM) program. This program can effectively raise awareness and promote positive behavioral changes towards environmental hygiene and personal health, with a primary focus on encouraging proper sanitation practices and preventing environmental pollution.
Structural Model for Preparing Safe and Hygienic Complementary Food in Indonesia Widasari, Lucy; J. Hadi, Anto; Ahmad, Haslinah; Setyalaksana, Wirawan; Damayanti, Lusy; Sutrisni, Elly
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 4 No. 2: JULY 2024
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v4i2.5556

Abstract

Introduction: Early childhood nutrition is a fundamental determinant of optimal growth and development. The study aimed to evaluate how mothers provide complementary feeding (CF) to infants and young children aged 6–23 months. It explored factors influencing the adoption of safe and hygienic CF practices recommended by the WHO and Infant and Child Feeding Guidelines. Methods: A non-experimental quantitative approach surveyed 1125 mothers across 28 districts/cities. Reliability was assessed using composite reliability (?_c), ensuring reliability threshold (?0.7) was met. Although most constructs comprised single items, they were deemed reliable. Results: Findings indicated that being the first child didn't significantly impact maternal understanding of CF (?=0.034, p=0.215) or adherence to safe CF practices (?=-0.001, p=0.307). Maternal employment status also showed no significant influence on CF knowledge (?=0.022, p=0.492) or safe CF practices (?=-0.01, p=0.568). However, maternal education significantly affected CF knowledge (?=0.060, p<.001) and safe CF practices (?=-0.030, p=0.004). Conclusion: In essence, higher maternal education levels correlated with better understanding of CF, thereby indirectly promoting safe and hygienic CF preparation.
Faktor yang Mempengaruhi Kesadaran Melakukan Pemeriksaan Kehamilan di Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan Harahap, Yanna Wari; Suryati, Suryati; Ahmad, Haslinah; Nurlaila, Nurlaila; Gusdita, Rahmi
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Periode Februari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v4i01.3654

Abstract

Pemeriksaan antenatalcare (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Cakupan K4 Padangsidimpuan tahun 2018 sebesar67%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, umur dan paritas dengan kesadaran melakukan K4 di Puskesmas Pijorkoling kota Padangsidimpuan tahun 2019. Desain penelitian adalah crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Trimester III dengan usia kehamilan 36 minggu atau lebih sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total population sehingga jumlah sampel adalah 40 orang. Data diperoleh dari Puskesmas Pijorkoling Padangsidimpuan dan melalui hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner. Metode analisa data dianalisis secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji Chisquare dengan nilai ? sebesar 95%. Hasil penelitian didapatkan bahwa da hubungan antara pengetahuan (0,038), umur (0,037), status paritas (0,028) dengan kesadaran melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Pijorkoling Tahun 2019. Diharapkan kepada Puskesmas Pijorkoling melakukan inovasi baru seperti kelompok belajar ibu hamil, senam ibu hamil agar ibu hamil ramai berkunjung dan menginformasikan ke lintas sektor agar dapat memberikan perubahan perilaku masyarakat khususnya ibu hamil.
The Influence of Internal Factors of Utilization of Posyandu Toddlers in the Working Area of the Sipiongot Health Center, Padang Lawas Utara Regency Diana Siregar, Elli; J. Hadi, Anto; Harahap, Alprida; Ahmad, Haslinah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 11: NOVEMBER 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i11.6343

Abstract

Background: Posyandu is an important means of disease prevention and monitoring of the growth of toddlers. However, the level of community participation in Posyandu still varies, which is allegedly influenced by several internal factors. Objective: This study aims to analyze the influence of internal factors on the utilization of Posyandu for toddlers in the working area of the Sipiongot Health Center, Padang Lawas Utara Regency. Methods: This study used a cross-sectional study design on mothers under five who used Posyandu Madya and Purnama services in the working area of the Sipiongot Health Center. The sample was taken by accidental sampling technique for 60 days, involving 81 mothers under five. Data was collected through a questionnaire distributed to mothers of toddlers who came to the Posyandu. Data analysis was carried out using the chi-square method and logistic regression. Results: This study showed that internal factors such as education (p = 0.001), occupation (p = 0.001), and knowledge (p = 0.001) had a positive relationship with the utilization of Posyandu for toddlers. Of the three variables, knowledge shows the strongest influence on the utilization of Posyandu with an Exp(B) = 15.312 value. Conclusion: Internal factors have an important role in encouraging the use of Posyandu for toddlers. Therefore, increasing public knowledge and awareness about the benefits of Posyandu is urgently needed to ensure the optimization of sustainable health services for toddlers.
Factors Affecting the Pattern of Health Service Receipt in Patients with Diabetes Mellitus at the Pangirkiran Health Center, Padang Lawas Utara Regency Marlina Harahap, Enta; Ahmad, Haslinah; J. Hadi, Anto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 11: NOVEMBER 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i11.6345

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a global health problem, with an increasing prevalence rate. In Padang Lawas Utara Regency, especially at the Pangirkiran Health Center, DM sufferers face various obstacles in receiving optimal health services. Objective: The study aims to analyze the factors that affect the pattern of receiving health services for people with diabetes mellitus. Methods: This type of quantitative research with a cross sectional study design was conducted at the Pangirkiran Health Center, Padang Lawas Utara Regency. The population and sample were all 136 patients with diabetes mellate with an exhaustive sampling technique. Data collection using a research questionnaire. The data was processed and analyzed using chi-square tests and logistic regression as well as the presentation of data with tables accompanied by explanations. Results: The results of the study prove that knowledge (p=0.007) and socio-cultural (p=0.008) have a significant effect on the pattern of receiving health services for people with diabetes mellitus. The most influential variable is Exp knowledge (B)=4.942. Conclusion: The conclusion was obtained that knowledge factors about diabetes mellitus and socio-culture play a significant role in determining the pattern of health service receipt. Therefore, it is important for the Pangirkiran Health Center to improve health education programs, improve access to services, and involve families in the process of managing diabetes mellitus. This research is expected to provide policy recommendations to improve the quality of health services for people with diabetes mellitus in the region.
Evaluation of Nutritional Interventions in Overcoming Chronic Energy Deficiency in Pregnant Women: A Case Study Feprina, Yuni; J. Hadi, Anto; Ahmad, Haslinah
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2: DECEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i2.6627

Abstract

Introduction: Chronic Energy Deficiency in pregnant women is one of the public health problems that can hurt the health of the mother and fetus. This study aims to evaluate the effectiveness of nutritional interventions in overcoming Chronic Energy Deficiency in pregnant women through a case study in one of the health centers in the Padangsidimpuan City area. Methods: A qualitative study with a case study design involving pregnant women with nutritional status with Chronic Energy Deficiency who received nutritional interventions over three months. This data was collected at the Padangmatinggi Health Center through in-depth interviews involving four primary informants and seven triangulation informants, which included document analysis and data analysis. Results: This study proves that the input aspects, namely sources of funds, infrastructure, forms of services, and supplementary feeding materials, are by the instructions, while the goals and human resources are not by the Supplementary Feeding Guidelines. It is appropriate for the planning, implementation, and recording process, but there are obstacles due to the uncertain dropping from the center. The increase in the size of the upper arm circumference is an output of the supplementary feeding program for pregnant women, but in reality, the cases of Chronic Energy Deficiency are still high. Conclusion: It can be concluded that the administration of supplementary feeding can only be monitored until distribution to pregnant women with Chronic Energy Deficiency, but consumption monitoring has not been carried out. This study suggests the importance of nutrition intervention programs integrated with health services at the health center level to reduce the prevalence of chronic energy deficiency in pregnant women and encourage healthier diets.
Iptek bagi Masyarakat: Pemberian Edukasi Kesehatan Berbasis Aplikasi Pelacak Mood untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja Antoni, Adi; Harahap, Alprida; Ahmad, Haslinah; AA, Abdullah; J. Hadi, Anto; Andriani Rangkuti, Juni; Nafratilova Ritonga, Nevo
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i2.932

Abstract

Masalah kesehatan mental remaja perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya seks bebas pada remaja. Edukasi kesehatan remaja menjadi hal penting dalam kondisi saat ini. Tujuan edukasi ini adalah memberikan pengetahuan pada remaja tentang penggunaan aplikasi pelacak mood untuk meningkatkan kesehatan mental remaja dalam mencegah perilaku seks bebas serta pemanfaatan aplikasi pelacak mood dalam meningkatkan kesehatan remaja. Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi pelacak mood yang dapat di download di playstore yang mudah di akses oleh pengguna smartphone. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan pada tanggal 16 Agustus 2024 dengan sasaran kegiatan ini adalah remaja SMA sederajat Se Kota Padangsidimpuan sebanyak 19 orang. Metode edukasi yang digunakan adalah ceramah dan diskusi serta demontrasi memanfaatkan aplikasi pelacak mood untuk meningkatkan kesehatan mental remaja serta dilakukan pretes dan posttest terkait kesehatan mental remaja. Hasil sebelum edukasi diperoleh kesehatan mental remaja diperoleh rendah 15 orang (78,94%) dan pengetahuan kesehatan mental tinggi 4 orang (21,06%). Setelah edukasi diperoleh kesehatan mental remaja diperoleh tinggi 19 orang (100%). Edukasi  kesehatan berbasis aplikasi pelacak mood dapat meningkatkan kesehatan mental remaja agar selalu bertindak positif dan mencegah perilaku negative seperti seks bebas.
Co-Authors A.A, Abdullah AA, Abdullah Abdul Madjid Abdul Majid Abdullah AA Achmad Indra Awaluddin Ade Lisna Harahap Adelfia Soleman Adi Antoni Adi Antoni Adi Antoni Ahmad Safii Hasibuan Alprida Harahap Alprida Harahap Alprida Harahap Alwi, Fahrizal Aminuyati Anto J Hadi Anto J. Hadi Anto J. Hadi Anton J. Hadi Antoni, Adi Arisyah Siregar, Yuli Aritonang, Syharuddin Aulia Putri Ayus - Diningsih batubara, nurhalimah Damayanti, Lusy Diana Siregar, Elli Eli Kusuma Daulay Erni Yetti Riman Erni Yetti Riman Eva Khoiriyah Harahap Eva Rahayu Fahrizal Alwi Feprina, Yuni Gusdita, Rahmi Hadi, Anto J Hadi, Anto J. harahap, yana wari Harahap, Yanna Wari Hasibuan, Ahmad Safii Hasni Yaturramadhan Hasni Yaturramadhan Ida Hannum Idris Lubis Ikrima Daulay Indra Martua Nasution Intan Yusvita Sari Nasution Ismayanti Harahap J. Hadi, Anto J.Hadi, Anto Karlina Sari Liana Lin Khariyetni Lase Lindawati Lubis, Arisa Harfa Said Lubis, Rini Khofifah Lucy Widasari Lucy Widasari Lucy Widasari Marlina Harahap, Enta Mas Sri Wahyuni Harahap Masnawati Masnilam Hasibuan Masroini Ritonga Masroini Ritonga Megawati Megawati Mhd. Idris Lubis Muhammad Amin Ritonga Muhammad Djohan Mutia, Fatma Nafratilova Ritonga, Nevo Najamuddin Nanda Masraini Daulay Napitupulu, Mastiur Napitupulu, Natar Fitri Nasution, Nur Arfah Nazaruddin Nasution Nefonavratilova Ritonga Nur Aliyah Rangkuti nur arfah nasution Nur Hamdani Nur Nur Hamima Harahap Nurarfah Nasution Nurhalimah Batubara Nurlaila Nurlaila Owilda Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan B Owildan Wisudawan B Permayasa, Nayodi Rabiul Marzuki Siregar Rahimudin Mufti Lubis Rangkuti, Juni Andriani Regina Junisna Waldani Ridwan Amiruddin Rizky Syahriani Putri Rosmini Siahaan Rusdiyah Sudirman Made Ali Rusdyah Rusdyah Setialaksana, Wirawan - Siregar , Yuli Arisyah St.Nurmiati Aminuddin Suryati Suryati Sutrisni, Elly Titiek Fatmawaty Wisudawan B, Owildan Wisudawan, Owilda Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Zadrak Tombeg Zuraidah Nasution