Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PEMENUHAN GIZI PADA IBU HAMIL DI DESA BARUAS KOTA PADANGSIDIMPUIAN: EDUKASI PEMENUHAN GIZI PADA IBU HAMIL DI DESA BARUAS KOTA PADANGSIDIMPUIAN Ahmad, Haslinah; mutia, Fatma; harahap, yana wari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is a time when nutritional needs become higher, and meeting these needs has a positive effect on the health of the mother and the unborn baby. Nutrition deserves special attention during pregnancy and breastfeeding because of the high nutritional needs and the important role of nutrition for the fetus and baby. This community service aims to make the community more aware of the importance of nutrition for pregnant women. The method used in this community service is to increase public knowledge about the meaning of nutrition, nutritional needs and nutritional goals for pregnant women. The number of participants in this activity is 30 people. This activity is carried out in coordination with village officials and their staff which is continued with free examinations and treatment where there is health education with counseling and health examination activities such as measuring blood pressure, checking lila, checking cholesterol and weighing weight carried out by health workers and finally education related to providing nutrition for pregnant women. Conclusion Counseling activities can be carried out more often so that pregnant women provide more nutrition for pregnant women. And counseling activities provide nutrition for pregnant women according to health requirements and can increase knowledge in terms of health.
Pendidikan Kesehatan Tentang Kanker Serviks: Pendidikan Kesehatan Tentang Kanker Serviks siregar, yuli arisyah; ahmad, haslinah; batubara, nurhalimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i3.1771

Abstract

World Health Organization (WHO) pada tahun 2012 menyatakan bahwa kanker merupakan penyakit tidak menular yang mengakibatkan kematian terbanyak di dunia. Dalam hal ini kanker menempati urutan nomor dua penyakit mematikan setelah penyakit jantung dan pembuluh darah. Setiap tahunnya terdapat 12 juta penderita kanker serviks dan 7,6 juta jiwa diantaranya meninggal dunia. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan agar di kegiatan penyuluhan ini mahasiswa dan dosen dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan medis sebagai sarana aktualisasi diri dosen dan mahasiswa untuk menjadi tenaga medis yang profesional. Memberi motivasi kepada kader dan masyarakat tentang pentingnya kesadaran dalam meningkatkan wawasan terutama di bidang kesehatan dan pendidikan, kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Senin 08 Mei 2024 , pada pukul 08.00-12.00 WIB di Desa Pokenjior Yang berperan dalam penyuluhan ini yaitu Ketuai Yuli Arisyahb Siregar ,MKM Bersama mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Sarjana. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan berjalan dengan baik oleh kader posyandu, kegiatan tampak antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan tentang kanker serviks pada kader posyandu. Hal ini dibuktikan dengan antusias masyarakat menjalankan kegiatan dengan teratur dan tertib juga mendengarkan penyuluhan tentang penyuluhan kanker serviks pada kader posyandu. Kegiatan penyuluhan dapat dilakukan lebih sering agar masyarakat khususnya kader posyandulebih mengetahui bagaimana kanker serviks pada kader posyandu. Kegiatan penyuluhan teknik kanker serviks pada kader posyandu yang sesuai dengan syarat kesehatan dan dapat lebih menambah pengetahuan dalam hal kesehatan.
Determinants of Anemia on Pregnant Women in Sitinjak Health Center South Tapanuli District Nur Arfah Nasution; Haslinah Ahmad; Anto J. Hadi
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v6i2.2004

Abstract

Anemia in pregnant women is a health problem during pregnancy that is influenced by low iron consumption. Anemia in pregnancy is a maternal condition where the hemoglobin level is below 11 gr/dl. This research aims to analyze the determinants of the incidence of anemia in pregnant women at the Sitinjak Health Center, South Tapanuli Regency. This type of research is quantitative with a cross-sectional study approach. The population and sample were all pregnant women who visited and underwent antenatal care examinations at the Sitinjak Health Center, South Tapanuli Regency. A total of 68 pregnant women and sampling techniques were carried out for the total sample. The research instrument used a questionnaire and checked the Hb of pregnant women using a Hb meter. Data processing and analysis using chi-square and multiple logistic regression. The results of this study showed that maternal age (p= 0.027), parity (p= 0.027), nutritional status (p= 0.005), ANC frequency (p= 0.012), compliance with Fe tablet consumption (p= 0.002) were significantly related to the incidence of anemia. in pregnant women and the variable most related to the incidence of anemia is nutritional status with a value of Exp (B) = 3.411. The conclusion was obtained that the incidence of anemia in pregnant women is caused by factors such as age, parity, nutritional status, frequency of ANC, and compliance with the consumption of Fe tablets. So it is necessary to increase antenatal care visits in IEC health efforts (communication, information, education) related to anemia in pregnant women.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SEKS BEBAS DAN PENCEGAHANNYA PADA REMAJA DI MAN 2 MODEL PADANGSIDIMPUAN Mutia, Fatma; Masnawati; Lubis, Arisa Harfa Said; Ahmad, Haslinah; Siregar, Yuli Arisyah; Nasution, Nur Arfah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku seks bebas memang bertentangan dengan budaya bangsa. Namun faktanya, berdasarkan beberapa data penelitian menunjukkan bahwa perilaku seks bebas remaja di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Di Indonesia, ada sekitar 4,5% remaja laki-laki dan 0,7% remaja perempuan usia 15- 19 tahun yang mengaku pernah melakukan seksual pranikah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pemberian pendidikan kesehatan melalui penyuluhan kepada remaja tentang perilaku seks bebas. Hasil yang diperoleh dari kegiatan masyarakat ini sebelum dilakukan penyuluhan, pengetahuan peserta mayoritas berada dalam kategori cukup yaitu sebanyak 46%, peserta dengan pengetahuan kurang sebanyak 37% dan hanya 17% peserta yang memiliki pengetahuan baik tentang perilaku seks bebas. Penyuluhan kesehatan tentang seks bebas dilakukan dengan bantuan media power point, selama kegiatan berlangsung peserta terlihat tertarik dalam mendengarkan penyuluhan yang diberikan. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta aktif dan antusias untuk mengikuti kegiatan penyuluhan yang diberikan dan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta paham dengan materi yang disampaikan, hal ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang perilaku seks bebas.yang disampaikan.
Skrining Awal Tanda Diabetes Melitus Di Desa Muara Purba Nauli Antoni, Adi; AA, Abdullah; Ahmad, Haslinah; J. Hadi, Anto; Harahap, Alprida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.2099

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit yang bersifat degeneratif dan jumlah penderitanya terus mengalami kenaikan setiap tahun. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi kepada penduduk Desa Muara Purba Nauli di Kecamatan Angkola Muaratais mengenai cara mendeteksi secara dini penyakit diabetes melitus. Metode yang diterapkan dalam program pengabdian ini melibatkan pengajaran tentang bagaimana menentukan apakah seseorang menderita diabetes menggunakan kuesioner AUSDRISK. Aktivitas ini dilaksanakan selama satu jam pada tanggal 7 November 2024. Target dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Muara Purba Nauli. Hasil yang diperoleh setelah program pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman warga mengenai metode deteksi dini diabetes agar komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit ini dapat dihindari. Dari 17 orang yang diperiksa, ditemukan bahwa 10 individu menunjukkan risiko rendah, 4 individu memiliki risiko sedang, dan 3 individu berada dalam kategori risiko tinggi diabetes. Diharapkan hasil dari pengabdian ini dapat menjadi informasi awal bagi masyarakat untuk mendeteksi diabetes melitus lebih awal agar terhindar dari penyakit tersebut.
Stunting Prevention Behavior for Children Under Five Years of Age Based on Integrated Nutrition Education with Local Culture MARTABE: A Quasi Experiment Arisyah Siregar, Yuli; Batubara, Nurhalimah; J. Hadi, Anto; Ahmad, Haslinah
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v5i3.6675

Abstract

Introduction: Stunting is a serious problem in public health, especially in children under five years old. The nutrition education program integrated with the local culture of MARTABE Batak Angkola Tribe can effectively prevent stunting in children under five years old. This study aims to assess the influence of nutrition education programs integrated with local culture on stunting prevention behavior. Methods: The study was conducted with a quasi-experimental design. Sampling was carried out by purposive sampling. The sample was divided into two groups: the intervention group that will be given the MARTABE local cultural integrated nutrition education program and the control group that did not receive the intervention. The intervention group was given a MARTABE local cultural integrated nutrition education program as a module, while the control group only received ordinary education through a leaflet. The local culture-based nutrition education program was carried out for 6 weeks, which included counseling on balanced nutrition, the benefits of local food, and ways to prevent stunting. Data was collected through questionnaires and observations. Data analysis used statistical techniques such as paired t-test, chi-square, and hoteling test. Results: The results showed that both the intervention and control groups had a significant influence on knowledge (p=0.002), attitude (p=0.000), action (p=0.001), and behavior (p=0.000) after being given nutrition education integrated with MARTABE's local culture. Hotelling's Trace values for overall behavior change showed significant results (F=5794,811, p=0.000). This shows a significant difference in the behavior of caregivers under five between before and after the intervention. In other words, local culture-based nutrition education programs effectively influence changes in the behavior of caregivers under five years old. Conclusion: Nutritional education integrated with local culture improves knowledge, attitudes, actions, and behaviors concerning stunting prevention in children under five. Therefore, this approach can be used as an intervention model in stunting prevention in Indonesia.
Stunting Prevention of Elementary School Children Based on Nutrition Education Peer Group: A Quasy Experimental Batubara, Nurhalimah; Siregar , Yuli Arisyah; J. Hadi, Anto; Ahmad, Haslinah; Antoni, Adi; A.A, Abdullah
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v5i3.6683

Abstract

Introduction: Stunting in elementary school children is a nutritional problem that impacts physical and cognitive development. One of the main factors causing stunting is the lack of knowledge, attitudes, and appropriate actions in maintaining children's nutrition. Objective: This study aims to evaluate the effectiveness of peer group-based nutrition education in preventing stunting in elementary school children. Methods: A type of quantitative research with a quasi-experimental design with experimental and control groups in two primary schools. The sample was selected by purposive sampling consisting of a treatment group and a control group of 30 samples each. The intervention was carried out for three months and was carried out in 6 meeting sessions for 3 weeks. Each session is held for 60 minutes and is guided by a facilitator who is trained through a nutrition education program carried out by peer students with materials that include the importance of nutritious diets, healthy living behaviors, and stunting with the media of nutrition posters and leaflets, every month children are monitored using modified food recalls. Data were analyzed using paired t-test and chi-square test to compare the difference before and after the intervention. Results: This study found a significant improvement in nutrition-related knowledge, attitudes, and actions in the experimental group compared to the control group (p=0.001<0.05). Conclusion: This study proves that peer group-based nutrition education programs effectively increase knowledge, attitudes, and actions that can prevent stunting in elementary school children. Based on these findings, it is recommended to expand the application of similar interventions in schools to reduce the prevalence of stunting.
Edukasi Gizi Seimbang Pada Anak di SD Negeri Pijorkoling Kota Padangsidimpuan Ahmad, Haslinah; Antoni, Adi; Muhamad, Zuriati
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v1i1.2

Abstract

Pengabdian masyarakat adalah suatu kegiatan Pengabdian kepada masyarakat bertujuan pemberian edukasi terkait gizi seimbang pada anak sekolah. Sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini  adalah anak usia sekolah dengan rentang  usia  sekitar 7-12  tahun  berjumlah 11 orang. dilaksanakan   secara luring pada bulan 7 November 2021 di SD Negeri Pijorkoling Kota Padangsidimpuan  dengang metode ceramah Materi yang disampaikan berisi pentingnya penerapan “4 pilar  Gizi Seimbang” dan “Tumpeng Gizi Seimbang”.Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan edukasi ini bertujuan untuk memberikan   pemahaman pada   anak usia sekolah terkait pentingnya kebutuhangizi seimbang pada anak usia sekolah yang divisualisasikan dalam tumpeng Gizi Seimbang (TGS) dan pedoman Gizi  Seimbang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan bantuan media dalam  bentuk  poster  dan adanya permainan tantangan untuk keberanian. Untuk mengevaluasi kegiatan   edukasi, maka   dilakukan pre-test dan post-test sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi seimbang terdapat peningkatan pengetahuan sasaran sebesar 37.2%. Hasil yang diperolah   setelah   diberikan edukasi   yaitu adanya peningkatan pengetahuan pada anaka usia sekolah di SD Negeri Pijorkoling Kota Padangsidimpuan. Edukasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan anak tetapi juga adanya perubahan perilaku sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sekolah di SD Negeri Ujung Gurap Tahun 2022 Harahap, Yanna Wari; Ahmad, Haslinah; Aritonang, Syharuddin; Antoni, Adi
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v1i1.7

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan upaya untuk memperkuat seseorang, kelompok maupun masyarakat agar peduli dan mengutamakan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas. Kegiatan belajar mengajar di tatanan sekolah perlu diperhatikan agar mendapatkan kondisi yang bersih dan nyaman. Untuk mewujudkan hal tersebut peserta didik bersama tenaga pendidik maka penyuluhan penerapan PHBS pada tetanan sekolah perlu dilakukan. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan informasi tentang PHBS agar pengetahuan dan sikap tentang Penerapan PHBS sekolah terwujud. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual tentang indikator perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan sekolah dasar. Pelaksanaan penyuluhan diberikan dengan metode demonstrasi. Sasaran pelaksanaan pengabdian ialah anak SD sebanyak 50 orang di SD Negeri Ujung Gurap tahun 2022 yang dilakukan pada bulan Desember 2022 selama satu hari. Instrumen yang digunakan yaitu kusioner, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis hasil pengabdian masyarakat yaitu analisis univariat berupa gambaran pengetahuan dan sikap tentang PHBS Sekolah. Hasil pengabdian masyarakat diperoleh tingkat pengetahuan siswa tentang PBHS sebelum diberikan penyuluhan mayoritas cukup, dan setelah diberikan penyuluhan PBHS pengetahuan meningkat dimana mayoritas memiliki pengetahuan Baik. Tindakan penerapan PBHS para siswa ditemukan 20% tidak pernah turut serta membersihkan bak mandi sekolah agar terhindar dari jentik nyamuk, dan 16% tidak pernah makan buah dan sayur karena dapat meningkatkan kesehatan. Penerapan PHBS di tatanan sekolah perlu ditingkatkan agar menghasilkan generasi sehat dan cerdas yang dilakukan secara bersama oleh peserta didik dan guru sekolah dan mampu menerapkan indikator PHBS Sekolah.
Contribution of the Role of Health Cadres in the Prevention of Stunting in Toddlers Ahmad, Haslinah; Alwi, Fahrizal; Hadi, Anto J
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 3: September 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i3.2483

Abstract

Stunting in toddlers is still a serious public health problem in Indonesia. Stunting can cause various adverse effects on children's health, such as growth and development problems, impaired cognitive function, and increases risk of disease in adulthood. This study was to analyze the role of health cadres in preventing stunting in toddlers. The study was cross-sectional with a sample of 200 cadres selected by exhaustive sampling. Data were collected by questionnaire and analyzed using the Chi-square test and logistic regression. The results showed that there was a significant relationship between employment status (p=0.001), attitude (p=0.001), perception (p=0.001), marital status (p=0.047), the competence of health cadres and the role of cadres in stunting prevention (p=0.001). The variable that contributes the most to the role of cadres in stunting prevention is the competence of cadres with Exp. (B)=4.914. The study shows that the role of health cadres in preventing stunting is important for improving the nutritional status of toddlers. Therefore, it is necessary to make efforts to improve the competence of health cadres, provide a positive perception of work, and improve the attitude of health cadres towards stunting prevention through training and skills provision for health cadres.
Co-Authors A.A, Abdullah AA, Abdullah Abdul Madjid Abdul Majid Abdullah AA Achmad Indra Awaluddin Ade Lisna Harahap Adelfia Soleman Adi Antoni Adi Antoni Adi Antoni Ahmad Safii Hasibuan Alprida Harahap Alprida Harahap Alprida Harahap Alwi, Fahrizal Aminuyati Anto J Hadi Anto J. Hadi Anto J. Hadi Anton J. Hadi Antoni, Adi Arisyah Siregar, Yuli Aritonang, Syharuddin Aulia Putri Ayus - Diningsih batubara, nurhalimah Damayanti, Lusy Diana Siregar, Elli Eli Kusuma Daulay Erni Yetti Riman Erni Yetti Riman Eva Khoiriyah Harahap Eva Rahayu Fahrizal Alwi Feprina, Yuni Gusdita, Rahmi Hadi, Anto J Hadi, Anto J. harahap, yana wari Harahap, Yanna Wari Hasibuan, Ahmad Safii Hasni Yaturramadhan Hasni Yaturramadhan Ida Hannum Idris Lubis Ikrima Daulay Indra Martua Nasution Intan Yusvita Sari Nasution Ismayanti Harahap J. Hadi, Anto J.Hadi, Anto Karlina Sari Liana Lin Khariyetni Lase Lindawati Lubis, Arisa Harfa Said Lubis, Rini Khofifah Lucy Widasari Lucy Widasari Lucy Widasari Marlina Harahap, Enta Mas Sri Wahyuni Harahap Masnawati Masnilam Hasibuan Masroini Ritonga Masroini Ritonga Megawati Megawati Mhd. Idris Lubis Muhammad Amin Ritonga Muhammad Djohan Mutia, Fatma Nafratilova Ritonga, Nevo Najamuddin Nanda Masraini Daulay Napitupulu, Mastiur Napitupulu, Natar Fitri Nasution, Nur Arfah Nazaruddin Nasution Nefonavratilova Ritonga Nur Aliyah Rangkuti nur arfah nasution Nur Hamdani Nur Nur Hamima Harahap Nurarfah Nasution Nurhalimah Batubara Nurlaila Nurlaila Owilda Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan B Owildan Wisudawan B Permayasa, Nayodi Rabiul Marzuki Siregar Rahimudin Mufti Lubis Rangkuti, Juni Andriani Regina Junisna Waldani Ridwan Amiruddin Rizky Syahriani Putri Rosmini Siahaan Rusdiyah Sudirman Made Ali Rusdyah Rusdyah Setialaksana, Wirawan - Siregar , Yuli Arisyah St.Nurmiati Aminuddin Suryati Suryati Sutrisni, Elly Titiek Fatmawaty Wisudawan B, Owildan Wisudawan, Owilda Yuli Arisyah Siregar Yuli Arisyah Siregar Zadrak Tombeg Zuraidah Nasution