Claim Missing Document
Check
Articles

TERAPI BERMAIN MENGGUNAKAN KERTAS ORIGAMI DALAM PENINGKATKAN KEAHLIAN MOTORIK HALUS ANAK PRE SCHOOL RA AMANAH HUTAIMBARU KOTA PADANG SIDEMPUAN antoni, adi; AA, Abdullah; J.Hadi, Anto; Ahmad, Haslinah; Mutia, Fatma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1301

Abstract

Terapi bermain merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan memampuan anak dalam kualitas motorik halus anak. Bermain origami dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak sehingga kemampuan gerak anak dapat dimaksimalkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melatih kemampuan anak usia pre school dalam meningkatkan motorik halus dalam membuat kerajinan berbahan dasar kertas origami. Metode kegiatan ini meliputi kegiatan terapi bermain di sekolah RA Amanah Hutaimbaru menggunakan kertas origami yang dibuat berbagai bentuk, kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu, 6 Maret 2024. Kegiatan dilakukan selama 2 jam dilakukan kepada 25 anak RA/TK. Hasil pengabdian ini diperoleh anak terlihat senang mengikuti bermain, 4% anak mampu memanfaatkan kertas origami dalam membuat kerajinan sedangkan 96 % anak (24 orang) masih kurang bisa membuat kerajinan secara mandiri. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bahwa melakukan terapi stimulasi motorik halus penting bagi anak dalam meningkatkan kemampuan motorik anak.
HUBUNGAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG STROKE DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN STROKE TAHUN 2021 napitupulu, mastiur; Ahmad, Haslinah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i2.496

Abstract

ABSTRAK Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Prevalensi penderita hipertensi di Indonesia meningkat dimana pada tahun 2013 mencapai (25,8 %) dan pada tahun 2018 (34,1%). Peningkatan penderita hipertensi pada lansia di Puskesmas Labuhan Rasoki juga meningkat yaitu pada tahun 2019 sebanyak 264 meningkat pada tahun 2020 menjadi 326 orang.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan penderita hipertensi pada lansia tentang stroke dengan tindakan pencegahan stroke di wilayah kerja puskesmas labuhan rasoki. Jenis penelitian ialah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah polulasi sebanyak 326 orang .Teknik penetapan sampel ialah simple random sampling dengan jumlah sebanyak 76 orang. Alat pengumpulan sampel ialah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas berpengetahuan kurang (42,9%) dan dari segi tindakan pencegahan mayoritas tidak melakukan pencegahan (67,5%). Hasil uji Chi- square menunjukkan nilai dan p = 0,000 (p < 0,005 )sehingga hasilnya adanya hubungan pengetahuan penderita hipertensi pada lansia tentang stroke dengan pencegahan stroke di wilayah kerja puskesmas labuhan rasoki tahun 2020. Saran penelitian di harapkan adanya peningkatan pengetahuan dan tindakan pencegahan stroke bagi penderita hipertensi lansia melalui penyuluhan kesehatan. Stroke is a condition that happened when supply blood to the brain is disturbed or less due to blockage or rupture of a blood vessel. Prevalence of patients with hypertension in Indonesia is increasing where in 2013 reached (25.8%) and in 2018 (34.1%). Increased patients with hypertension in the elderly at Wilayah Kerja Puskesmas Labuhan Rasoki also increased that is in 2019 as much as 264 increase in 2020 to 326 people. Purpose of this Research to know knowledge relationship hypertension sufferers in the elderly about stroke with stroke prevention in Wilayah Kerja Puskesmas Labuhan Rasoki. The type of research is quantitative research with a cross sectional design. The total population is 326 people . The sampling technique is simple random sampling with a total of 76 people. Sample collection tool is a questionnaire. The results of the study show majority have less knowledge (42.9%) and in terms of action majority prevention did not do prevention (67.5%). Chi-square test results show the value and p = 0.000 ( p < 0.005) so that the result is knowledge relationship hypertension sufferers in the elderly about stroke with stroke prevention in Wilayah Kerja Puskesmas Labuhan Rasoki 2020. The Research advice hope there is knowledge improvement and stroke prevention for elderly hypertensive patients through health education. Keywords : Stroke, Knowledge, Action, Hypertension, Elderly
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN INSOMNIA PADA LANSIA DI PANTI JOMPO MAJELIS TA’LIM BASSILAM BARU TAPANULI SELATAN TAHUN 2021 napitupulu, mastiur; Ahmad, Haslinah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i2.545

Abstract

ABSTRAK Insomnia adalah suatu kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk jatuh tidur atau tidak cukup tidur. Kecemasan adalah kekhawatiran dan rasa takut yang intens, berlebihan dan terus-menerus sehubungan dengan sutuasi sehari-hari. Rasa cemas dapat bersifat normal jika terjadi dalam situasi yang dianggap meneganggkan oleh seseorang. Lansia merupakan tahap terjadinya penurunan berbagai fungsi tubuh, sebagian besar lansia mengalami kemunduran fisik sedikit demi sedikit sampai tidak dapat melakukan aktivtas sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dengan insomnia pada lansia di Panti jompo Majelis Ta’lim Bassilambaru Tapanuli Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi yaitu penelitian yang diarahkan mencari hubungan antara variabel independent yaitu tingkat kecemasan dan dependent yaitu insomnia. Responden dipilih melalui teknik Probability Sampling dengan teknik Total Sampling, yaitu seluruh anggota populasi diambil untuk dijadikan sampel penelitian. Hubungan tingkat kecemasan dengan tingkat insomnia di uji menggunakan computer dengan uji Pearson Product Moment. Uji analitik ini menggunakan Korelasi Pearson Product Moment, didapatkan hasil p value= 0,000 yaitu p<0,05 dengan Pearson Correlation 0.605 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara tingkat kecemasan pada lansia dengan kejadian insomnia pada lansia di Panti Jompo Majelis Ta’lim Bassilam Baru Tapanuli Selatan. ABSTRACT Insomnia is a condition when someone is having trouble to fall asleep or not enough sleep. Anxiety is worry and intense fear, excessive and persistent relation to everyday situation. Anxiety can be normal if: happen in situation that someone finds outrageous. The elderly are stage of decline various body function most of the elderly experiencing physical decline little by little until they are unnable to carry out their daily activities. The purpose of this research to find out the correlation between anxiety and insomnia in the elderly in The Bassilam Baru Ta’lim Assembly Nursing Home in South Tapanuli. This type of research is quantitative research with research design used in this study is descriptive correlation that is research directed look for the relation between the independent is anxiety levels and dependent variable is insomnia. Respondent are selected trough the Probability Sampling technique with the Total Sampling technique, is all member of the population taken to be used as research samples. Correlation of anxiety and insomnia tested using a computer the Pearson Product Moment Test. This analytical test used Pearson Product Moment Test obtained test value p=0.000 this significant value p<0.05, with Pearson Correlation 0.605so it can be concluded that there was correlation between anxiety levels of elderly with the severity insomnia in elderly. Keywords: Anxiety, Insomnia, Elderly
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS MANGASA KOTA MAKASSAR Ahmad, haslinah; Napitupulu, Mastiur
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i2.546

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu merupakan faktor yang penting dalam mencapai kepuasaan pasien. Kepuasaan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya (Pohan, 2017).Diketahuinya hubungan Mutu pelayanan kesehatan terhadap tingkat kepuasan pasien rawat jalan di puskesmas Mangasa Kota Makassar. Jenis penelitan ini adalahDeskriptif Analisis dengan menggunakan Desain penelitian cross sectional untuk melihat Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Mangasa Kota Makassar. Penelitian telah dilaksanakan Di Puskesmas Mangasa Kota Makassar pada tanggal 27 mei sampai dengan tanggal 27 Juli. . Hasil penilitian ini dengan menggunakan analisis statistik dengan menggunakan Uji Chi-square diperoleh nilai p=0,00. Karena nilai p < α=0,05 maka hipotesis alternatif diterima. Hal ini menandakan ada hubungan antara keberwujudan, kehandalan, ketanggapan Jaminan dan empati terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Mangasa Kota Makassar. Pelayanan kesehatan yang bermutu merupakan faktor yang penting dalam mencapai kepuasaan pasien. Kepuasaan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya (Pohan, 2017).Diketahuinya hubungan Mutu pelayanan kesehatan terhadap tingkat kepuasan pasien rawat jalan di puskesmas Mangasa Kota Makassar. Jenis penelitan ini adalahDeskriptif Analisis dengan menggunakan Desain penelitian cross sectional untuk melihat Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Mangasa Kota Makassar. Penelitian telah dilaksanakan Di Puskesmas Mangasa Kota Makassar pada tanggal 27 mei sampai dengan tanggal 27 Juli. . Hasil penilitian ini dengan menggunakan analisis statistik dengan menggunakan Uji Chi-square diperoleh nilai p=0,00. Karena nilai p < α=0,05 maka hipotesis alternatif diterima. Hal ini menandakan ada hubungan antara keberwujudan, kehandalan, ketanggapan Jaminan dan empati terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Mangasa Kota Makassar. ABSTRACT Quality health services are an important factor in achieving patient satisfaction. Patient satisfaction is a level of patient's feelings that arises as a result of the performance of health services obtained after the patient compares it with what he expected (Pohan, 2017). Knowing the relationship between the quality of health services to the level of satisfaction of outpatients at the Health Center Mangasa, Makassar City. This type of research is Descriptive Analysis using a cross sectional study design to see the relationship between the quality of health services to the level of outpatient satisfaction at the Public Health Center Mangasa, Makassar. Research has been carried out at the Health Center Mangasa, Makassar on May 27 to July 27. . The results of this study using statistical analysis using the Chi-square test obtained a value of p = 0.00. Because the value of p <α = 0.05, the alternative hypothesis is accepted. This indicates there is a relationship between reality, reliability, assurance of responsiveness and empathy for outpatient satisfaction at the Health Center Mangasa, Makassar Keywords : Manifestation, Reliability, Stamina, Guarantee, Empathy
Analyzing the Sociodemographic and Psychological Factors Influencing the Intention to Consume Single-Use Plastics Among University Students: A Cross-Sectional Quantitative Study  Harahap, Alprida; Adi Antoni; Haslinah Ahmad; Anton J. Hadi; Nanda Masraini Daulay
Jurnal Teknokes Vol. 18 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Teknik Elektromedik, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/jteknokes.v18i4.116

Abstract

The rising use of disposable plastics among Indonesian university students contributes to the growing problem of plastic waste, making it essential to understand the factors shaping their intentions to use single-use plastics. This research aims to determine the impact of sociodemographic factors (age, education level, and economic status) and psychological factors (subjective norms, emotional motivation, and beliefs) on the intention to use disposable plastic among university students. The study contributes by integrating the Theory of Planned Behaviour (TPB) and the Value-Belief-Norm (VBN) Theory to explain the intention to consume single-use plastics in the Indonesian context, identifying the belief variable as the most dominant factor influencing behavioral intention. The research employed a quantitative descriptive-analytical approach with a cross-sectional design, conducted from April to June 2024. A total of 125 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires developed based on the TPB and VBN frameworks, then analyzed using descriptive statistical tests and multivariate logistic regression to identify significant predictors of behavioral intention. The results show that sociodemographic factors, age (p = 0.002), education level (p = 0.000), and economic status (p = 0.000), significantly influence the intention to consume disposable plastics. Likewise, psychological factors, subjective norms (p = 0.001), emotional motivation (p = 0.000), and beliefs (p = 0.000), also have a significant effect, with beliefs emerging as the most dominant factor (Exp(B) = 10.234). The study implies that efforts to reduce single-use plastic consumption among university students should focus on strengthening environmental education and transforming social norms to foster sustainable behaviors. Furthermore, future research with longitudinal designs and broader populations is recommended to enhance the generalizability of these findings.
Pemanfaatan Pelayanan Puskesmas dalam Pencegahan Covid-19 di Puskesmas Batunadua Kota Padangsidimpuan : Utilization of Health Center Services in Preventing Covid-19 at Batunadua Health Center Padangsidimpuan City Hasibuan, Ahmad Safii; Hasni Yaturramadhan; Anto J. Hadi; Haslinah Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.015 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1905

Abstract

Saat ini, Indonesia telah memasuki fase baru dalam penanganan covid 19, berbagai protokol menyambut era new normal telah dipersiapkan oleh pemerintah, termasuk dalam tatanan kesehatan guna memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat di era Covid-19 ini membuat tenaga kesehatan harus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, informasi dan komunikasi dalam segala hal di sektor pelayanan kesehatan masyarakat. Akibat terbatasnya ruang gerak karena mengikuti protokol kesehatan, masyarakat tetap diberikan haknya sebagai warga negara untuk dilayani melalui layanan elektronik. Kedudukan Puskesmas dalam sistem kesehatan adalah sebagai sarana pelayanan keberhasilan pembangunan kesehatan, sangat ditentukan oleh dukungan sistem nilai dan budaya masyarakat yang secara bersama terhimpun dalam berbagai sistem kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menilai faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan puskesmas dalam pencegahan covid 19. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Batunadua Kota Padangsidimpuan. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang berdomisili di Puskesmas Batunadua dan teknik pengambilan sampel purphosive sampling, yaitu dengan syarat: penduduk atau masyarakat yang berdomisili Kecamatan Padangsidimpuan dan ada anggota keluarga yang sakit dalam tiga bulan terakhir. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan menggunakan kuesioner penelitian serta analisis data multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian di peroleh bahwa ada hubungan pendidikan (p=0,000), persepsi (p=0,004), karakteristik masyarakat (p=0,004), sikap petugas (p=0,000) berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan puskesmas dalam pencegahan covid 19. Kesimpulan bahwa pemanfaatan pelayanan puskesmas dalam pencegahan covid 19 dipengaruhi oleh faktor pendidikan, persepsi, karakteristik masyarakat, dan sikap petugas sehingga diperlukan peran aktif petugas kesehatan dalam mensosialisasikan pentingnya memeriksakan kesehatan pada pelayanan primer pada Puskesmas setempat.
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku K3 pada Sopir Angkutan Umum di Kota Padangsidimpuan: Factors Associated with K3 Behavior in Public Transport Drivers in the City of Padangsidimpuan Hadi, Anto J.; Haslinah Ahmad; Nayodi Permayasa; Nazaruddin Nasution
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.3027

Abstract

Latar belakang: Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah keselamatan kerja yang serius di seluruh dunia, demikian juga dihadapi Indonesi. Data dari Kemenkes RI (2020) menunjukkan bahwa kejadian kecelakaan angkutan darat masuk ke dalam 10 besar penyakit penyebab rawat jalan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku K3 pada sopir angkutan umum di Kota Padangsidimpuan. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study di area Terminal Penumpang Kota Padangsidimpuan selama bulan Juni-Oktober 2022. Populasi dan sampel adalah seluruh sopir angkutan umum dengan pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 112 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner penelitian. Data dianalisis dengan analisis univariat, bivariat, multivariat dengan program SPSS dan uji regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,015), tindakan (p=0,032), persepsi (p=0,025) < 0,05 berhubungan dengan perilaku K3. Selain itu variabel yang paling berhubungan dengan perilaku K3 adalah pengetahuan dengan nilai p=0,007 dan nilai Exp. B=5,112. Kesimpulan: Kesimpulan diperoleh bahwa perilaku K3 berkendaraan sangat dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, tindakan dan persepsi. Sehingga perlu dilakukan upaya meningkatkan promosi bahaya kecelakaan dan edukasi safety campaign penggunaan sabuk keselamatan bagi pengemudi.
Implementasi Total Quality Management di Rumah Sakit X Makassar: Implementation of Total Quality Management at Hospital X Makassar Najamuddin; Achmad Indra Awaluddin; Haslinah Ahmad; St.Nurmiati Aminuddin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.3289

Abstract

Latar Belakang: Total Quality Management adalah penggambaran cara hidup, sikap dan organisasi perusahaan yang berusaha untuk menyediakan kepada pelanggan dengan barang dan jasa yang memenuhi kebutuhan mereka. Budaya membutuhkan kualitas di semua bagian operasi organisasi, dengan prosedur dilakukan dengan benar sejak pertama kali, dan kekurangan serta pemborosan diberantas dari kegiatan pelayanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Total Quality Management dengan menggunakan kriteria MBNQA di RS X Makassar. Metode: Jenis penelitian merupakan mix method dengan menggunakan studi observasional dengan desain studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara, dan Observasi Dokument. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh staf dan pimpinan di Rumah Sakit X Makassar, sebanyak 258 responden. Hasil: Studi ini menunjukkan, berdasarkan Perhitungan MNQA, RS X Makassar berada pada level Kinerja baik dengan nilai 738 dari skor maksimal 1000. Kesimpulan akhir pengukuran kinerja Rumah Sakit X Makassar dengan skor tersebut menggambarkan kinerja masih kurang baik. Oleh karena itu, perencanaan proaktif perlu dibuat dan dilaksanakan, tidak hanya reaktif terhadap masalah. Saran: Disarankan kepada pihak manajemen rumah sakit agar perlu dilakukan evaluasi yang teratur, Jadi itu itu strategis rencana itu memiliki pernah dibuat Bisa menjadi telah membawa keluar secara efektif.
Determinan Stunting pada Balita di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan : Determinants of Stunting in Toddlers in South Padangsidimpuan District, Padangsidimpuan City Rangkuti, Juni Andriani; J. Hadi, Anto; Ahmad, Haslinah; Ridwan Amiruddin; Owildan Wisudawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3381

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan salah satu masalah gizi dan kesehatan secara global baik di negara maju maupun negara berkembang. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebanyak 24,2% dan Sumatera Utara 25,8% serta Kota Padangsidimpuan 32,1%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan stunting pada balita di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan Metode: Kecamatan Padangsidimpuan Selatan pada bulan November sampai dengan Desember 2022. Populasi pada penelitian ini seluruh balita yang ada di kecamatan Padangsidimpuan Selatan sebanyak 6.120 balita dan sampel adalah sebagian balita yang ada di kecamatan Padangsidimpuan Selatan yang ditentutakan dengan menggunakan rumus besar sampel Yamane sebanyak 375 balita dengan teknik pengambilan sampel secara Quota Sampling dan simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh bahwa Panjang badan lahir (p=0,001), berat badan lahir (p=0,020), status ekonomi (p=0,001) berhubungan kejadian stunting pada balita dan variabel yang paling berhubungan adalah panjang badan lahir dengan Exp (B) =7,371. Kesimpulan: Ditemukan bahwa kejadian stunting pada balita disebabkan oleh faktor panjang badan lahir, berat badan lahir jarak kelahiran dan status ekonomi. Sehingga diperlukan upaya pencegahan stunting yang proaktif dengan menggerakkan keluarga balita untuk aktif memanfaatkan posyandu.
Faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Kader dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Pargarutan Kabupaten Tapanuli Selatan : Factors Related to the Activeness of Cadres in Stunting Prevention in Pargarutan Health Center Working Area Tapanuli Selatan District Indra Martua Nasution; Anto J. Hadi; Haslinah Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3445

Abstract

Latar belakang: Masalah stunting salah satunya dipengaruhi oleh peran aktif kader. Untuk memastikan layanan tersedia di desa dan dimanfaatkan oleh masyarakat diperlukan adanya tenaga yang berasal dari masyarakat sendiri terutama yang peduli dengan pencegahan dan penanggulangan stunting di Desa maka dibutuhkanlah keaktifan kader. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader dalam pencegahan stunting. Metode: Jenis penelitian bersifat observasional dengan menggunakan desain cross sectional study yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pargarutan Kabupaten Tapanuli Selatan. Populasi adalah seluruh kader yang terdapat diwilayah kerja Puskesmas Pargarutan sebanyak 200 kader dan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian kader yang ditentukan dengan rumus Slovin sebanyak 133 kader serta pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner penelitian, data diolah dan dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,001), insentif kader (p=0,005), lama kerja sebagai kader (p=0,001), pelatihan kader (p=0,001) berhubungan dengan keaktifan kader dalam pencegahan stunting dan status perkawinan (p=0,287) tidak berhubungan serta yang paling berhubungan adalah variabel pelatihan dengan Exp (B)=5,702. Kesimpulan: Keaktifan kader dalam pencegahan stunting disebabkan oleh factor pengetahuan, insentif kader, lama kerja sebagai kader, dan pelatihan kader, sehingga diperlukan dukungan dan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam memberdayakan kader sebagai petugas kesehatan.
Co-Authors A.A, Abdullah AA, Abdullah Abdul Madjid Abdul Majid Abdullah AA Achmad Indra Awaluddin Ade Lisna Harahap Adelfia Soleman Adi Antoni Adi Antoni Adi Antoni Alprida Harahap Alprida Harahap Alwi, Fahrizal Aminuyati Anto J Hadi Anto J. Hadi Anto J. Hadi Anton J. Hadi Antoni, Adi Arisyah Siregar, Yuli Aritonang, Syharuddin Aulia Putri Ayus - Diningsih batubara, nurhalimah Damayanti, Lusy Diana Siregar, Elli Eli Kusuma Daulay Erni Yetti Riman Erni Yetti Riman Eva Khoiriyah Harahap Eva Rahayu Fahrizal Alwi Feprina, Yuni Gusdita, Rahmi Hadi, Anto J Hadi, Anto J. Hadi, Anto J. harahap, yana wari Harahap, Yanna Wari Hasibuan, Ahmad Safii Hasni Yaturramadhan Ida Hannum Idris Lubis Ikrima Daulay Indra Martua Nasution Intan Yusvita Sari Nasution Ismayanti Harahap J. Hadi, Anto J.Hadi, Anto Karlina Sari Liana Lin Khariyetni Lase LINDAWATI Lubis, Arisa Harfa Said Lubis, Rini Khofifah Lucy Widasari Lucy Widasari M. Yogi Riyantama Isjoni Marlina Harahap, Enta Mas Sri Wahyuni Harahap Masnawati Masnilam Hasibuan Masroini Ritonga Masroini Ritonga Megawati Mhd. Idris Lubis Muhammad Amin Ritonga Muhammad Djohan Mutia, Fatma Nafratilova Ritonga, Nevo Nanda Masraini Daulay Napitupulu, Mastiur Napitupulu, Natar Fitri Nasution, Nur Arfah Nazaruddin Nasution Nefonavratilova Ritonga Nur Aliyah Rangkuti nur arfah nasution Nur Hamdani Nur Nur Hamima Harahap Nurarfah Nasution Nurhalimah Batubara Nurhalimah Batubara Owilda Wisudawan Owildan Wisudawan Owildan Wisudawan B Permayasa, Nayodi Primastuti, Hannisa Rabiul Marzuki Siregar Rahimudin Mufti Lubis Rangkuti, Juni Andriani Regina Junisna Waldani Ridwan Amiruddin Rizky Syahriani Putri Rosmini Siahaan Rusdiyah Sudirman Made Ali Rusdyah Rusdyah Setialaksana, Wirawan - Siregar , Yuli Arisyah St.Nurmiati Aminuddin Suryati Suryati Sutrisni, Elly Titiek Fatmawaty Wisudawan B, Owildan Wisudawan, Owilda Yuli Arisyah Siregar Zadrak Tombeg Zuraidah Nasution