Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KELILING DAN LUAS DAERAH LAYANG-LAYANG DI KELAS VII SMP NEGERI 12 PALU I Putu Nadiat Mika; I Nyoman Murdiana; Sukayasa
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 3 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran Van Hiele yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keliling dan luas daerah layang-layang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini di-laksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Van Hiele dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dengan mengikuti langkah-langkah, yaitu: (1) fase informasi, (2) fase orientasi terarah, (3) fase penegasan, (4) fase orientasi bebas dan (5) fase integrasi. Kata kunci: Model Pembelajaran Van Hiele, Hasil Belajar, Keliling dan Luas Daerah Layang- layang Abstrack: This research aims to obtain a description of the application Van Hiele model of learning can improve student learning outcomes in the material of perimeter and area of kite. Kind of this research was classroom action research. Design of research was refers to the design of study by Kemmis and Mc. Taggart that is (1) planning, (2) action, (3) observation and (4) reflection. This research was conducted in two cycles. The results showed that through the application Van Hiele model of learning can improve student learning outcomes, by following these steps: (1) information, (2) directed orientation, (3) explication, (4) free orientation and (5) integration. Keywords: Van Hiele Model of Learning, Learning Outcomes, Perimeter and Area of Kite.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERSAMAAN LINGKARAN DI KELAS XI TEKNIK SEPEDA MOTOR (TSM) A SMK NEGERI 3 PALU Rajab; Sukayasa; Sutji Rochaminah
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan lingkaran di kelas XI TSM A SMK Negeri 3 Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaa, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan lingkaran di kelas XI TSM A SMK Negeri 3 Palu yaitu dengan mengikuti fase-fase sebagai berikut: (1) fase penyampaian tujuan dan pemotivasian siswa, guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara lisan dan memotivasi siswa untuk bersemangat dan terlibat aktif dalam pembelajaran, (2) fase penyajian informasi, guru mendeskripsikan secara singkat tentang fase-fase model pembelajaran kooperatif tipe NHT, (3) fase pengorganisasian kelompok belajar dan penomoran, siswa dikelompokkan dalam 5 kelompok belajar dan setiap anggota kelompok diberi nomor yaitu 1, 2, 3, 4 dan 5, (4) fase pengajuan pertanyaan atau permasalahan, guru membagikan materi pembelajaran dan LKPD pada masing-masing kelompok, (5) fase berpikir bersama, siswa diminta untuk mengerjakan LKPD dan berdiskusi bersama untuk memperoleh jawaban yang tepat, (6) fase pemberian jawaban, siswa yang nomornya diperoleh dari hasil undian mengacungkan tangan dan maju mempresentasikan hasil kerja kelompoknya. Kata kunci: Numbered Heads Together; Hasil Belajar; Persamaan Lingkaran. Abstract: The purpose of this research was to obtain a description that applying Cooperative Learning Type Numbered Heads Together (NHT) that can improve student’s learning out comes on circle equation material in Class XI Teknik Sepeda Motor (TSM) A SMK Negeri 3 Palu. This research is classroom action research which refers to Kemmis and Mc. Taggart research design that including are planning, doing, observation and reflection. The results of the research showed that the application of Cooperative Learning Type NHT can improve student’s learning outcomes on circle equation material in Class XI TSM A SMK Negeri 3 Palu, it follow the phases: (1) conveying the learning objective and motivating, teachers verbally conveying learning objectives and motivate students to get excited and be actively involved in learning, (2) presenting information, teachers describe briefly about the phases of cooperative learning type, (3) organizing study group and numbering, students were grouped into 5 study groups and each member of the group was given a number is 1, 2, 3, 4 and 5, (4) questioning or probleming, teachers distribute teaching materials and LKPD in each group, (5) heads together, students are asked to do LKPD and discuss together to get the right answer, (6) answering, students whose number obtained from the lottery raised his hand and presented the group's work forward. Keywords: Numbered Heads Together; Learning Out Comes; Circle Equation.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME PRISMA DI KELAS VIII SMP NEGERI 18 PALU Neri Sondek; Sukayasa; Maxinus Djaeng
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume prisma di kelas VIII SMP Negeri 18 Palu. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Palu yang berjumlah 24 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran koopertif tipe think pair share dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume prisma, dengan mengikuti fase-fase sebagai berikut: 1) mempersiapkan siswa dan meyampaikan tujuan pembelajaran, 2) think, 3) pair, 4) share, 5) membuat kesimpulan. Kata kunci: think pair share, hasil belajar, luas permukaan prisma, volume prisma. Abstract: The aim of this research was to obtaining description about Application of the Cooperative learning model type Think Pair Share (TPS) can Improve Learning Outcomes Of Student about surface and volume of Prism at grade VIII SMP Negeri 18 Palu. This research is a classroom action research. The design of this research refers to the study design Kemmis and Mc. Taggart: 1) planning, 2) acting, 3) observing and 4) reflecting. The subject were students of grade VIII SMP Negeri 18 Palu totaling 24 students. This research was conducted in two cycles. Data of this research was collected through observation sheet, interview, nod fields and tes. The results showed that the application of Cooperative learning model type think pair share can Improve Learning Outcomes Of Student about surface and volume of Prism through the phases, namely 1) to preparing students and presents the objectives, 2) think, 3) pair, 4) share, 5) making the conclusion. Keywords: think pair share, learning outcomes, surface prism, volume of prism.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN SOMATIS AUDITORI VISUAL INTELEKTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BALINGGI PADA MATERI MENENTUKAN JARAK DALAM RUANG I Wayan Jati Jaya; Gandung Sugita; Sukayasa
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pem­belajaran kooperatif dengan pendekatan Somatis Auditori Visual Intelektual (SAVI) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Balinggi pada materi menentukan jarak dalam ruang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Balinggi yang jumlah 28 siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan SAVI dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi menentukan jarak dalam ruang dengan mengikuti fase-fase: 1) menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa, 2) menyajikan informasi, 3) mengorganisir siswa ke dalam kelompok belajar, 4) membantu kelompok bekerja dan belajar, 5) mengevaluasi dan 6) memberikan pengakuan atau penghargaan. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, pendekatan SAVI, hasil belajar, jarak dalam ruang. Abstract: This research aim to description about applying cooperative learning models with Somatis Auditori Visual Intelektual (SAVI) approach able to Improve Students Learning Outcomes in grade on X SMA Negeri 1 Balinggi in material of determine the distance in space. This research is a classroom action research which refers to Kemmis and Mc.Taggart research design that including is planning, doing and observation, and reflection. This research was conducted in two cycles. Subject of research is students of grade X SMA Negeri 1 Balinggi the number of 28 students and three students selected as informants. The results showed that through the implementation of cooperative learning model with approach can improve student learning outcomes in the material determines the distance in space by following phases: 1) outlines the objectives and prepare learners, 2) presenting information, 3) organize students into study groups, 4) helping groups work and learn, 5) evaluate and 6) give recognition or appreciation. Keyword: cooperative learning model, SAVI approach, learning outcomes, distance in space.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BENTUK ALJABAR DI KELAS VII SMPN 9 PALU Nening Gumanambo; Sukayasa; Gandung Sugita
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan matematika realistik (PMR), yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljbar di kelas VII SMP Negeri 9 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Desain penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PMR dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIB SMPN 9 Palu pada materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar meningkat, dengan mengikuti tahap-tahap PMR, yaitu: 1) memahami masalah kontekstual, 2) menyelesaikan masalah kontekstual, 3) membandingkan dan mendiskusikan penyelesaian, 4) menyimpulkan. Kata kunci: Pendekatan Matematika Realistik (PMR), hasil belajar, penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar. Abstract: This study aimed to describe the application of Realistic Mathematics Education (RME) approach able to improve students learning outcomes to content addition and reduction form algebra in grade VIIB SMP Negeri 9 Palu. The study design refers to the model Kemmis and Mc. Taggart that is planning, action, observation, and reflection. The results of the study showed that through the application of the approach Realistic Matematics Education (RME) can improve learning autcames graders VIIB SMPN 9 Palu on a material additional and subtraction of algebraic for, with the steps of RME (1) understanding problem, (2) solving problem, (3) comparing and discusing answer, (4) concluding. Keywords: Realistics Mathematics Education student achievment, additional and subtraction of algebra form.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GARIS DAN SUDUT DI KELAS VII SMP KRISTEN BALA KESELAMATAN PALU Desy Katrinatalin Topile; Sukayasa; Ibnu Hadjar
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 3 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi garis dan sudut di kelas VII SMP Kristen Bala Keselamatan Palu. Desain penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc.Taggart yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi garis dan sudut, dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran NHT, yakni: 1) penyampaian tujuan dan pemotivasian siswa, yaitu peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat pembelajaran untuk memotivasi siswa, 2) penyajian informasi, yaitu peneliti mendeskripsikan secara singkat tentang fase-fase model pembelajaran kooperatif tipe NHT, 3) pengorganisasian kelompok belajar dan penomoran, yaitu peneliti mengatur siswa untuk bergabung ke dalam kelompok dengan nomor anggota 1 s.d. 6, 4) fase pengajuan pertanyaan atau permasalahan, yaitu peneliti memberikan soal-soal kepada siswa dalam bentuk LKS, 5) berpikir bersama, yaitu siswa diminta untuk berpikir bersama dalam menyelesaikan soal-soal pada LKS dan peneliti memberikan bimbingan seperlunya, 6) pemberian jawaban, yaitu peneliti mengundi nomor soal yang akan dikerjakan oleh masing-masing kelompok kemudian mengundi nomor anggota siswa untuk menentukan siswa yang akan mewakili kelompok untuk mempresentasekan hasil LKS kelompoknya di depan kelas, 7) pemberian penghargaan, yaitu peneliti memberikan penghargaan kepada setiap kelompok. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe NHT, hasil belajar, garis, sudut. Abstract: The purpose of this study is to obtain a description of the Application of cooperative learning model NHT to improve student learning outcomes in the material lines and angles in class VII SMP Christian Salvation Army Palu. The research design refered to Kemmis’ and Mc.Taggart’s design, that consist of plan, action, observation, and reflection.The result of the research showed that using the cooperative learning model NHT improved. It was followed by NHT steps such as: 1) conveying the learning objective and motivating, researcher convey the learning purpose and benefit to motivate the students, 2) presenting information, researchers describe briefly about the phases of cooperative learning type, 3) numbering, researchers set of students to join the group with the numbers 1 to 6 members, 4) questioning, researcher gave task in worksheet to the students, 5) heads together, the students were asked to think together in doing their worksheet and researcher guided them to do that, 6) answering, researchers about the raffle numbers will be done by each group member students then draw numbers to determine the students who will represent the group in their worksheet in front of the class, 7) giving appreciation, researcher gave appreciation to each group.Keywords: cooperatif learning of NHT, learning result, Line, angle.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH BANGUN RUANG SISI DATAR OLEH SISWA SMP DITINJAU DARI KECERDASAN VISUAL-SPASIAL Nur’aini Jafar; Sukayasa; Rita Lefrida
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah bangun ruang sisi datar oleh siswa SMP yang memiliki kecerdasan visual-spasial. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 1 (satu) orang. Subjek dipilih berdasarkan hasil tes kecerdasan majemuk dengan melihat tingkat kecerdasan visual-spasial yang dominan. Pemecahan masalah pada penelitian ini mengacu pada langkah-langkah pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) profil pada saat memahami masalah, subjek memahami kalimat pada masalah yang berikan. Subjek dapat menemukan informasi mengenai hal-hal yang diketahui dan ditanyakan. (2) Profil pada saat menyusun rencana pemecahan masalah, subjek melihat keterkaitan dari informasi pada masalah yang diberikan untuk mencari informasi baru yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah. (3) Profil pada saat melaksanakan rencana pemecahan masalah, subjek menghubungkan antara informasi-informasi yang diperoleh, pengalaman, serta pengetahuan yang telah dipelajari sebelumnya untuk dapat memecahkan masalah. (4) Profil pada saat memeriksa kembali jawaban, subjek melakukannya dengan cara melihat-lihat serta sesekali menghitung hasil pekerjaannya. Kata kunci : Profil pemecahan masalah, bangun ruang sisi datar, kecerdasan visual-spasial. Abstrac: This study aimed to describe the problem solving polyhedron by junior high school students who have visual-spatial intelligence. The research was conducted in SMP Negeri 5 Palu. This research is a qualitative research. Subjects in this study amounted to 1 (one) person. Subjects were selected based on multiple intelligence test results given the level of visual-spatial intelligence are dominant. Solving the problem in this study refers to measures Polya problem solving. The results showed that (1) profile at the time to understand the problem, the subject understand the sentence on a given problem. The subject can find information about things that are known and questioned. (2) When designing the profile to solving the subject see the interconnectedness of information on a given issues to find new information that could be used to solve the problem. (3) Profiles when implementing plan problem-solving, the subject of linking the information obtained, experience and knowledge that has been previously studied in order to solve the problem. (4) Profile of the time of check answer, subjects do it by sight-seeing and occasional calculate his work. Keywords: Profile problem solving; polyhedron, visual-spatial intelligence.
PROFIL PROSES BERPIKIR SISWA BERKEMAMPUAN MATEMATIKA TINGGI DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA KELILING DAN LUAS PERSEGI PANJANG DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER DI SMP NEGERI 15 PALU Tri Endrawati; Sukayasa; Bakri Mallo
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil proses berpikir siswa berkemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan soal cerita keliling dan luas persegi panjang ditinjau dari perbedaan gender di SMP Negeri 15 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek laki-laki dan perempuan berkemampuan matematika tinggi dalam memahami masalah, melaksanakan rencana penyelesaian masalah dan memeriksa kembali jawaban melakukan proses berpikir asimilasi, sedangkan dalam menyusun rencana penyelesaian masalah melakukan proses berpikir asimilasi dan akomodasi. Kata kunci: profil proses berpikir, penyelesaian masalah, keliling dan luas persegi panjang, gender. Abstrack: This research aim to describe the thinking process of students with high mathematics skill in solving perimeter and area of rectangle problem based on gender differences in SMP Negeri 15 Palu. This is a qualitative research. The result shows that subjects with high mathematics skill male and female in understanding the problem, doing the problem solving plan and rechecking the answer by assimilation thinking process, while making problem solving plan by both assimilation and acommodation thinking process. Keyword: thinking process profile, problem solving, perimeter and area of rectangle, gender.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP KELAS VIII DITINJAU DARI SPIRITUAL QUOTIENT (SQ) TINGGI Surya Prasamyati Tahumang; Muh. Rizal; Sukayasa
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh profil pemecahan masalah matematika siswa SMP kelas VIII ditinjau dari Spiritual Quotient (SQ) tinggi yang dilaksanakan di SMP Karuna Dipa Palu. Peneliti melakukan pemilihan subjek dengan menggunakan tes SQ kepada seluruh siswa kelas VIII Metta. Kemudian menganalisis hasil tes untuk memperoleh skor hasil SQ siswa. Berdasarkan skor tes yang diperoleh, peneliti mengelompokkan siswa yang memiliki SQ tinggi, SQ sedang dan SQ rendah. Selanjutnya memilih satu siswa yang memiliki SQ tinggi untuk dijadikan subjek. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan tahap-tahap pemecahan masalah dari Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pemecahan masalah siswa yang memiliki tingkat SQ Tinggi: a) memahami masalah, pada tahap ini siswa tenang sehingga dapat mengidentifikasi informasi dari masalah. b) membuat rencana pemecahan masalah, pada tahap ini siswa membuat model matematika terlebih dahulu kemudian mencari selesaiannya. c) melaksanakan rencana pemecahan masalah, pada tahap ini siswa konsisten melaksanakan sesuai dengan yang direncanakan. d) memeriksa kembali jawaban, pada tahap ini siswa mengerjakan kembali masalah dengan cara yang sama. Kata kunci: Profil Pemecahan Masalah; Masalah Matematika, Tahap-Tahap Pemecahan Masalah dari Polya, Spiritual Quotient (SQ) Abstract: The aim of the research was to obtain the profile of mathematics problem solving at eight grade students of SMP viewed from high spritual quotient (SQ) level which conducted at Karuna Dipa Junior High School Palu. Researcher did subject choice with SQ test to all student at Metta eight grade. After that analised the test result for got the students SQ result score. Based from the test score, researcher grouped into high SQ level, medium SQ level, and low SQ level. The next, choosing one student who had high SQ level to be a subject. The method used qualitative method with descriptive qualitative approach based on the problem solving phases of Polya. The result of research showed that problem solving profile of students who had high SQ level: a) understanding the problem, in this phase student quieted so that could identify information of the problem. b) devising a plan, in this phase student made mathematics model at first afterwards looking for the completion. c) carrying out the plan, in this phase student consistent implement as planned. d) looking back, in this phase student rechecked the problem with the same way. Keywords: The Profile of Problem Solving; Mathematics Problem, Problem Solving Phases of Polya, Spiritual Quotient (SQ)
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA METERI FUNGSI KOMPOSISI DI KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 9 PALU Guntur Moh. Akbar; Sukayasa; Sutji Rochaminah
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan pendekatan keterampilan proses untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi fungsi komposisi di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Palu. Rancangan penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi fungsi komposisi di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Palu dengan mengikuti tahap-tahap: 1) pemanasan, yaitu kegiatan yang mengarahkan siswa agar siap belajar, meliputi menyampaikan kompetensi dasar, tujuan, apersepsi dan manfaat dari materi yang dipelajari, 2) pengamatan, yaitu kegiatan siswa untuk mengumpulkan informasi, 3) interpretasi hasil pengamatan, yaitu kegiatan siswa untuk menafsirkan informasi yang telah dikumpulkan, 4) peramalan, yaitu siswa menyimpulkan atau memperkirakan berdasarkan hubungan antar informasi dari interpretasi hasil pengamatan, 5) pengkajian, yaitu kegiatan siswa untuk mengetahui hasil peramalan melalui keterampilan menghitung dalam menyelesaikan soal fungsi komposisi, 6) generalisasi penemuan, yaitu kegiatan siswa untuk menyimpulkan rumus fungsi komposisi dari hasil yang telah diperoleh, 7) penerapan, yaitu kegiatan untuk menerapkan rumus fungsi komposisi yang telah diperoleh melalui soal latihan dan 8) komunikasi, yaitu kegiatan siswa dalam kelompok untuk menyampaikan hasil temuan dalam bentuk presentasi. Kata kunci: Pendekatan keterampilan proses; pemahaman siswa; fungsi komposisi. Abstract: The purpose of this research is to give a description of the implementation of approaching skill the process to improve the understanding of students to the subject function of composition in class XI IPA 1 SMA Negeri 9 Palu. The design of this research refers to Kemmis’ and Mc. Taggarts’ design those are planning, action, observation and reflection. The subject of study this is class XI IPA 1 SMA Negeri 9 Palu. The research results show that the implementation of approaching skill the process can be improve the understanding of students to the subject function of composition in class XI IPA 1 SMA Negeri 9 Palu by following these steps: 1) warming, some activities which are direct the students in order to be ready to study, its includes deliver the basic competence, the goal aperseption and the benefit of the subject that has been learned, 2) observation, it is an activity of the students to collect the information, 3) interpretation the result of the observation, is the activity of students to interpret information that has been collected, 4) forecasting, is the concluded or estimate that taken by the students based on the relationship between information of an interpretation from the result of the observation, 5) study, is the activity of the students to know the result of forecasting through skill counting in resolving about function composition, 6) the generalization discovery, is the activity of the students to infer the formula function the composition of the result that has been obtained, 7) the implementation, is the activitiy to implement the formula function of composition that has been obtained through practice problem, and 8) communication, is the activity of students in the group to convey the outcome of the experiment in the form of presentation. Keywords: Process skills approach; student understanding; composition function.
Co-Authors Addini, Indah Roofiqo Adnyana, I Wayan Purwa Guna Agung Wicaksono Akbar, Guntur Moh. Alfisyahra, Alfisyahra Andika Buntu Andini, Desi Putri Anggraini Anggraini Anggraini Angraina, Fitra Anizzar Fazira Arfanuddin, Arfanuddin Asti Perlin Terampe Asyita Asyita Badria, Sitti Hazrah Bago, Kiswanda Baharuddin Baharuddin Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Bakri Bakri Bakri Bakri Bakri M, Bakri M Bakri Mallo Baso Amri Dahniar Dahniar Dasa Ismaimuza Destria Pitaloka Pertiwi Desy Katrinatalin Topile Dewi Puspita Dg. Sute, Hijrah Nur Dwiyanti, Risna Dyantari, Putu Eka Surnyadewi Eka Widhiani, Ni Luh Regita Endrawati, Tri Evie Awuy Evie Awuy Fachry Erick Mohammad, Fachry Erick Fani Isdayanti Fatmawati Fatmawati Fausan Fausan Fausan, Fausan Fauzan, Moh Rizki Fauzan, Moh Rizki Fazira, Anizzar Ferdiawan A. Malidje Gandung Sugita Greskensia, NI Made Vemi Gumanambo, Nening Gumanambo, Nening Guntur Moh. Akbar Hamsiana, Hamsiana Hariyanto Hartina Pertiwi Hasmiati Hasmiati Heri Hermawan Holyness Nurdin Singadimedja I Luh Restini I Made Ariana I Made Saelendra Wiryawan I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana, I Nyoman Murdiana I Putu Nadiat Mika I Wayan Jati Jaya I Wayan Purwa Guna Adnyana I Wayan Sudarsana Ibni Hadjar Ibnu Hadjar Ika Kurniawan Domut Indah Roofiqo Addini Intan Purnama Marzuki Inti Nahdataeni S Jaeng , Maxinus Jaeng, Maxinus Jaeng, Maxinus Jaeng, Maxinus Jaya, I Wayan Jati Juliartini, Ni Kadek K, Olpi Jenli Kadek Widiastuti Karniman, Tegoeh S. Komang Melin Lantang, Nortje D. J Lantang, Nortje D.J Lario, Yovita Cicilia Linawati Linawati Linawati Lowo, Lilis Kartina Lusiana Lusiana M, Bakri M. Nur Yadil M., Bakri Mardia, Ainal Mariana Marinus B. Tandiayuk Marinus B. Tandiayuk Marinus Barra Tandiayuk Maxinus Djaeng Maxinus Jaeng Maxinus Jaeng Meinarni, Welli Melin, Komang Mika, I Putu Nadiat Moh. Habil S. Saleh Mohammad Rizal, Mohammad Mubarik Mubarik Mubarik Muh Hasbi Muh Nursisto Muh. Aditya Adi Putra Muh. Hasbi Muh. Hasbi Muh. Rizal Muh. Rizal Muhaimin Muhaimin Muhaimin Murdiana, I. N. Musdalifa MUSTAMIN IDRIS Muzdalifa, Muzdalifa Nahdataeni S, Inti Nasution, Annio Indah Lestari Nening Gumanambo Neri Sondek Nggau, Margaretta Lisni Alfionita Nubaya, Siti Nufriansyah, Rifki Nur janah, Nur Nurainun Nurainun Nur’aini, Jafar Nurhalisa, Nurhalisa Nurhaliza, Ratih Nurhayadi Nurmala Nurmala Nursupiamin Nursupiamin, Nursupiamin Nurul Hidayah Nurul Mutmainnah Hasmun Nur’aini Jafar Nyamping, I Nyoman Pathuddin Pildayani Pildayani, Pildayani Pratiwi, A. Rezky Puspita, Elfa Putra, Muh. Aditya Adi Putri Vasra Handayani Putri Vasra Handayani Putu Dyantari Rahma Rahman, Afdalul Rahmayani, Risti Raiyan Raiyan Raiyan, Raiyan Rajab Rajab Rajab, Rajab Ramadhani Ramadhani Ramadhani Restini, I Luh Rina Rina Riska Riska Riska Riski Rismah Gaib Rita Lefrida Romu, Siti Nur Janah T.H. Safira Seftianingsih Lamalaka Sartika, Mawar Sasmitha Puri Indah Satriana Satriana Sindi Geby Sintia Siti Nurbaya Sitti Hazrah Badria Sondek, Neri Sri Katon Stela Stela, Stela Suci Ramadhani Sudarman Bennu Sudarman Sudarman Sumampouw, Alex Sumarni Sumarni Surnyadewi, Eka Surya Prasamyati Tahumang Suryadi Suryadi Sutji Rochaminah Syahrial Syahrir Tamauni Syamsudin Syamsudin Syamsudin Syamsudin Tahumang, Surya Prasamyati Tamauni, Syahrial Syahrir Taufik, Moh Terampe, Asti Perlin Topile, Desy Katrinatalin Tri Endrawati Usman H.B Usman H.B, Usman H.B Violita Gracia Gracia Welli Meinarni Welli Meinarni Welli Meinarni Widiastuti, Kadek Yadil, Muh Nur Zahariati