Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP PENINGKATAN SELF EFFICACY MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR
Jaswandi, Lalu;
Anam, M. Chairul;
Sukarma, I Ketut
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47165/jpin.v4i1.170
Matematika merupakan salah satu disiplin ilmu yang selalu dikaitkan dengan dunia pendidikan terutama dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain memiliki peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, matematika juga memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. self efficacy matematika siswa masih tergolong rendah. Guru telah berusaha menguranginya dengan cara memberikan soal yang berbeda pada siswa, akan tetapi usaha guru tersebut belum dapat meningkatkan self efficacy siswa. Hal ini dapat terlihat dari masih banyak siswa yang mengerjakan PR di sekolah dan menyontek PR teman.Banyak siswa yang menyontek kepada temannya yang dianggap lebih pintar ketika ujian. Siswa lebih meyakini jawaban yang dikerjakan oleh temannya. Siswa yang mempunyai self efficacy yang tinggi merupakan siswa yang mempunyai keyakinan, ketegasan, dan bersedia mengambil resiko dalam proses pembelajaran demi tercapainya tujuan pembelajaran. Mereka yakin dalam mengerjakan tugas yang dianggap lebih sulit dan yakin dengan hasil pekerjaannya. Berbeda dengan siswa yang memiliki self efficacy rendah, mereka takut untuk mengerjakan tugas karena tidak yakin dengan hasil pekerjaannya sehingga menimbulkan keinginan untuk menyontek pekerjaan temannya. Peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen dikarenakan dalam pembelajaran di kelas menggunakan modul matematika. Modul matematika merupakan bahan ajar yang sistematis, menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan dapat meningkatkan kemandirian siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS XI
Sukarma, I Ketut
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa kelas XI IPS MA NW Mengkuru. Rumusan masalah yang diajukan yaitu Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS MA NW Mengkuru Tahun Pelajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS MA NW Mengkuru Tahun Pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan, pertemuan pertama penyampaian materi dan pertemuan kedua evaluasi. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil observasi siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI.C IPS MA NW Mengkuru yang berjumlah 22 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dan lembar observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah sumber data, jenis data dan cara pengumpulan data. Teknik analisis data menggunakan aktivitas mengajar guru dan data hasil belajar siswa. Hasil penelitian yang diperoleh siklus I pada persentase ketuntasan klasikal sebesar 66,66%, sedangkan pada siklus II hasil tes tindakan meningkat. Siklus II diperoleh persentase ketuntasan klasikal sebesar 90%. Peningkaan keberhasilan dari siklus I dan siklus II adalah 23,34%. Berdasarkan hasil tindakan siklus I dan II dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas XI.C IPS MA NW Mengkuru.
Pengembangan Komunitas Belajar pada Sekolah Penggerak di Kabupaten Sumbawa
Isnawan, Muhamad Galang;
Alsulami, Naif Mastoo;
Syarifuddin, Syarifuddin;
Samsuriadi, Samsuriadi;
Sukarma, I Ketut
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 5 No 2 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/jaltn.v5i2.2163
Pembentukan komunitas belajar adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh Sekolah Penggerak untuk mengoptimalkan Implementasi Kurikulum Merdeka. Belum banyak kegiatan pengabdian yang fokus pada pengembangan komunitas belajar sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengembangkan komunitas belajar pada Sekolah Penggerak Angkatan 2 di Kabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah in-service training program dengan menggunakan pendekatan asset-based community development. Alur pembelajaran yang digunakan adalah MERRDEKA. Hasil pengabdian mengungkapkan bahwa komunitas belajar sudah mampu berjalan dengan baik dan berkembang secara optimal. Selain itu, komunitas belajar memperoleh pemahaman baru tentang konsep empat pilar dalam mengembangkan komunitas belajar, yaitu visi, misi, nilai, dan tujuan bersama.
Analisis Kemampuan Calon Guru dalam Menyusun Lembar Kerja Peserta Didik yang Membangun Keterampilan Abad 21
Sridana, Nyoman;
Sukarma, I Ketut;
Samsuri, Taufik;
Gunawan, Rendi
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/bioscientist.v12i2.12472
Students who are prospective teachers must adapt to the development of digital technology, especially its use in education. They are taught teaching practices with their peers before going directly into the field, as well as how to create learning tools. This research aims to analyze the ability of prospective teachers to develop student worksheets (LKPD) that foster 21st-century skills. This study is a qualitative descriptive research involving 14 student teachers as subjects. Data collection was conducted using assessment sheets. The results of the study indicate that (1) the LKPD created by the prospective teachers had an average score of 3.28, categorized as high; (2) the critical thinking aspect had an average score of 3.32, categorized as high; communication had an average score of 3.41, categorized as high; collaboration had an average score of 3.45, categorized as high; and creativity and innovation had an average score of 2.95, categorized as moderate. This shows that the prospective teachers are quite proficient in developing LKPD that build 21st-century skills.
Exploration of Student Thinking Systems Through STEM-PjBL Project Based Learning in the Science Field
Sukarma, I Ketut;
Hulyadi, Hulyadi;
Muhali, Muhali;
Azmi, Irham
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 12 No. 3 (2024): June-July 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/hjkk.v12i3.12273
The complexity of science concepts which are interrelated with each other requires the competence to think systematically. Complex thinking which is the basis for critical, analytical, creative and metacognitive thinking is very important to master in responding to the challenges of the 21st century. The aim of this research is to explore students' thinking systems taught using the STEM-PjBL model. This research is quantitative descriptive research. The variables studied are students' thinking systems based on the ability to determine components that influence each other in the bioethanol synthesis and dehydrator processes. The population in the study was 17 students. Students are distributed in two semesters, namely semesters II and IV. The research uses pre-test and post-test systematic thinking ability tests as data collection techniques and tools. The test consists of 5 essay questions that assess students' systematic thinking competence, and the test used is analyzed for validity, discrimination power, and level of difficulty before use. This test was developed based on indicators of systematic thinking competency. Tests were given to students before and after carrying out project activities for making and dehydrating bioethanol. After carrying out the project, students strengthen their competence through computational simulations related to the project being carried out. The data obtained is then presented in a communicative graph. The research results showed that 35.2% had high system thinking, 29% medium, 35.6% low. These results show that the application of the STEM-PjBL model is able to foster students' systematic thinking competency.
Application of Indigenous Knowledge in Building Resilience: A Case Study of the Construction of Bayan Traditional Houses in Lombok
Sariadi, Sariadi;
Kurnia, Nova;
Sukarma, I Ketut;
Herayanti, Lovy;
Habibi, Habibi;
Azmi, Irham
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 11 No. 6 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/hjkk.v11i6.14691
The Bayan traditional house in Lombok, West Nusa Tenggara, exemplifies traditional architecture that integrates Indigenous Knowledge (IK) in building construction. This study aims to analyze the construction techniques of the Bayan traditional house in enhancing earthquake resistance and environmental adaptation while exploring its potential application in sustainable modern architecture. A qualitative research approach with a case study design was employed, incorporating participant observation, in-depth interviews with key informants, and document and visual analysis. Findings reveal that Bayan traditional houses utilize distinctive construction techniques such as nail-free wooden joinery, flexible local materials like bamboo and hardwood, and thatched roofs that adapt to tropical climates. These techniques enhance structural flexibility in absorbing seismic shocks while providing optimal thermal efficiency and natural ventilation. These findings align with previous studies indicating that IK-based structures demonstrate greater resilience compared to modern concrete buildings. This study asserts that IK principles in Bayan traditional houses can be integrated into contemporary architectural design to create more environmentally friendly and disaster-resilient buildings. Therefore, policies promoting the adoption of IK-based construction techniques in modern housing and infrastructure development are essential to enhance sustainability and disaster preparedness in the future.
Optimizing students’ mathematical problem-solving abilities through geoboard-assisted didactic design on triangular number pattern material
Isnawan, Muhamad Galang;
Sudirman, Sudirman;
Sukarma, I Ketut;
Wahyuni, Fitry;
Alsulami, Naif Mastoor
Journal of Didactic Mathematics Vol 4, No 3 (2023): December
Publisher : Mahesa Research Center
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34007/jdm.v4i3.2073
The research aimed to optimize students’ mathematical solving abilities through the implementation of a didactic design developed based on lesson study activities on triangular number patterns. The research design used was didactical design research. Participants in the study were 10 students (12–15 years old) at a junior high school in Mataram, Indonesia. The researcher was the main instrument, with several additional instruments, one of which was the didactic hypothesis design. The data were analyzed using qualitative analysis. The research results revealed an increase in students’ mathematical problem-solving abilities during the implementation of didactic design on triangular number pattern material. However, the increase that occurred was less than optimal. This increase resulted from the didactic design encouraging students to use Quizizz, geoboards, and inspirational videos to solve problems. However, when watching inspirational videos and Quizizz, there were problems, such as an unstable internet connection, so activities that should have been done in groups were done collectively for one class.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING DI SMAN 1 SEKONGKANG
Sri Yuliyanti;
I Ketut Sukarma;
Sabriadi
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/madu.v2i1.106
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya minat belajar dan pemahaman matematis siswa yang ada di SMAN 1 Sekongkang oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar dan pemahaman matematis siswa dengan menggunakan model discovery learning di SMAN 1 Sekongkang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus yang mana setiap siklus terdiri atas empat tahapan diantaranya tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X2 di SMAN 1 Sekongkang. Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian angket minat belajar disetiap akhir siklus dan pemberian tes kemampuan pemahaman matematis siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan minat belajar siswa dari siklus I dengan kategori cukup dan pada siklus II meningkat menjadi kategori baik. Serta meningkatnya persentase ketuntasan hasil belajar siswa yang mana pada siklus I persentase ketuntasan hasil belajar siswa hanya 51,61% dan meningkat pada siklus II menjadi 88,57%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model discovery learning dapat meningkatkan minat belajar dan pemahaman matematis siswa di SMAN 1 Sekongkang. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dapat membantu guru pada proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan minat belajar dan pemahaman matematis siswa menjadi lebih baik lagi
PENERAPAN PBL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA: STUDI KUALITATIF PADA SISWA SMPN 6 KOPANG
Nurrasyid, Aldi;
I Ketut Sukarma;
Sanapiah
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 3 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/madu.v3i1.226
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika serta dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII A SMPN 6 Kopang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 26 siswa (14 laki-laki dan 12 perempuan). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket motivasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil observasi menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran sebesar 73,21%. Angket motivasi menunjukkan respons positif dengan skor 78,5% untuk pernyataan positif dan 75% untuk pernyataan negatif. Hasil tes menunjukkan seluruh siswa mencapai KKTP dengan rata-rata skor 3,32 untuk menjelaskan sifat dan perbedaan persegi, serta 3,28 untuk menghitung keliling dan luas persegi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, terutama dalam pembelajaran matematika kontekstual