Claim Missing Document
Check
Articles

Kemampuan Guru dalam Mengintegrasikan Teknological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Pengajaran Geometri di Sekolah Menengah Pertama Yulianti, Sri; Sukarma, I Ketut; Kurniawan, Ade; Sutarto, Sutarto; Hastuti, Intan Dwi; Wibawa, Restu; Untu, Zainuddin
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 7, No 2: Oktober 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v7i2.583

Abstract

Penelitian ini menyelidiki kemampuan guru matematika sekolah menengah pertama dalam mengintegrasikan Pengetahuan Pedagogis Konten Teknologi (TPACK) ke dalam pengajaran geometri melalui pendekatan deskriptif eksploratif kualitatif yang melibatkan 20 guru. Temuan penelitian mengungkapkan variasi signifikan dalam integrasi TPACK, dengan 20% kategori "Luar Biasa," 50% "Baik," 25% "Cukup," dan 5% "Buruk." Guru dalam kategori "Luar Biasa" memanfaatkan teknologi canggih seperti GeoGebra untuk menciptakan lingkungan pembelajaran interaktif yang meningkatkan pemahaman siswa tentang geometri, sementara guru dalam kategori "Cukup" dan "Buruk" mengandalkan metode tradisional dengan penggunaan teknologi yang minimal, yang mengungkapkan kesenjangan kompetensi yang signifikan. Penelitian ini menekankan potensi transformasional TPACK dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan berpikir kritis, serta merekomendasikan pengembangan profesional yang terarah dan dukungan institusional untuk meningkatkan kompetensi guru dan memajukan pendidikan matematika.
Pelatihan Pemanfaatan Talas Menjadi Kue Bolu Dengan Strategi Penjualan Melalui Pemasaran Tradisional Dan Digital Di Desa Jenggik Utara Ridho Rafqi Ilhamalimy; I Ketut Kusuma Wijaya; I Ketut Sukarma Sukarma; Fermatika Oktavia Hanna; Afrida Nur Chasanah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1505

Abstract

Pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan penolahan talas yang sebelumnya sebagai produk keripik menjadi produk bolu yang akan meningkatkan penghasilan masyarakat di desa Jenggik Utara. Kegiatan ini dihadiri 10 orang staf desa dan masyarakat sekitar. 90 persen masyarakat terbantu dan senang dengan pelatihan ini. Peserta pelatihan berharap dengan produk bolu talas akan menjadi ciri khas dari desa Jenggik Utara. Untuk pemasaran melalu whatss app group atau melalu situs pertemanan. Untuk penjualan langsung melalui penjualan di sekitas masyarakat. Training on the use of taro into sponge cakes with sales strategies through traditional and digital marketing in Jenggik Utara Village This community service aims to improve the taro processing from product chips to other product likes taro sponge that increase income of community North Jenggik Village. This activity attended 10 person consist of staf and other community and has strong desire to learn product of taro sponge. The method is implementing and training. The evaluating activity is 90 % participants are pleasing and helpful for this training. They can practicing for processing taro as a chips to other product likes taro sponge. The participants hope taro product could be special product of North Jenggik. For taro sponge this product can be sold through whats app group or friendship site. For direct sale, taro sponge will be sold through neighbourhood.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP PENINGKATAN SELF EFFICACY MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Jaswandi, Lalu; Anam, M. Chairul; Sukarma, I Ketut
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v4i1.170

Abstract

Matematika merupakan salah satu disiplin ilmu yang selalu dikaitkan dengan dunia pendidikan terutama dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain memiliki peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, matematika juga memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. self efficacy matematika siswa masih tergolong rendah. Guru telah berusaha menguranginya dengan cara memberikan soal yang berbeda pada siswa, akan tetapi usaha guru tersebut belum dapat meningkatkan self efficacy siswa. Hal ini dapat terlihat dari masih banyak siswa yang mengerjakan PR di sekolah dan menyontek PR teman.Banyak siswa yang menyontek kepada temannya yang dianggap lebih pintar ketika ujian. Siswa lebih meyakini jawaban yang dikerjakan oleh temannya. Siswa yang mempunyai self efficacy yang tinggi merupakan siswa yang mempunyai keyakinan, ketegasan, dan bersedia mengambil resiko dalam proses pembelajaran demi tercapainya tujuan pembelajaran. Mereka yakin dalam mengerjakan tugas yang dianggap lebih sulit dan yakin dengan hasil pekerjaannya. Berbeda dengan siswa yang memiliki self efficacy rendah, mereka takut untuk mengerjakan tugas karena tidak yakin dengan hasil pekerjaannya sehingga menimbulkan keinginan untuk menyontek pekerjaan temannya. Peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen dikarenakan dalam pembelajaran di kelas menggunakan modul matematika. Modul matematika merupakan bahan ajar yang sistematis, menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan dapat meningkatkan kemandirian siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS XI Sukarma, I Ketut
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa kelas XI IPS MA NW Mengkuru. Rumusan masalah yang diajukan yaitu Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS MA NW Mengkuru Tahun Pelajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS MA NW Mengkuru Tahun Pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan, pertemuan pertama penyampaian materi dan pertemuan kedua evaluasi. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil observasi siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI.C IPS MA NW Mengkuru yang berjumlah 22 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dan lembar observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah sumber data, jenis data dan cara pengumpulan data. Teknik analisis data menggunakan aktivitas mengajar guru dan data hasil belajar siswa. Hasil penelitian yang diperoleh siklus I pada persentase ketuntasan klasikal sebesar 66,66%, sedangkan pada siklus II hasil tes tindakan meningkat. Siklus II diperoleh persentase ketuntasan klasikal sebesar 90%. Peningkaan keberhasilan dari siklus I dan siklus II adalah 23,34%. Berdasarkan hasil tindakan siklus I dan II dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas XI.C IPS MA NW Mengkuru.
Sosialisasi Pilah Sampah dari Rumah (PILSADAR) di Rukun Tetangga (RT) 06 Lingkungan Sembalun Perumahan Lingkar Permai Kota Mataram Aminullah, Aminullah; Kholisussa’di, Kholisussa’di; Hunaepi, Hunaepi; Samsuri, Taufik; Karmana, I Wayan; Haerazi, Haerazi; Sukarma, I Ketut
Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): July
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.574 KB) | DOI: 10.36312/njpm.v2i3.106

Abstract

The purpose of this service is to provide understanding and awareness to the residents of the Neighborhood Rukun Tetangga (RT) 06 in Sembalun Environment, Lingkar Permai Housing, Mataram City about waste management and processing through the Sorting Garbage from Home (PILSADAR) program. Partners in this activity are residents of the Neighborhood Association (RT) 06 Sembalun neighborhood, Lingkar Permai Housing, Mataram City, totaling 20 residents. The implementation of the service uses the Participatory Rapid Appraisal (PRA) approach with the stages of activities, namely: 1) planning; 2) implementation; and 3) evaluation. The results of these activities have had a positive impact on increasing public understanding and awareness of the community participation-based waste management paradigm through the PILSADAR program. Socialization activities need to be continued with training activities on waste management, both organic and inorganic so that people can manage their own waste from home.
Pengembangan Komunitas Belajar pada Sekolah Penggerak di Kabupaten Sumbawa Isnawan, Muhamad Galang; Alsulami, Naif Mastoo; Syarifuddin, Syarifuddin; Samsuriadi, Samsuriadi; Sukarma, I Ketut
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 5 No 2 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v5i2.2163

Abstract

Pembentukan komunitas belajar adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh Sekolah Penggerak untuk mengoptimalkan Implementasi Kurikulum Merdeka. Belum banyak kegiatan pengabdian yang fokus pada pengembangan komunitas belajar sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengembangkan komunitas belajar pada Sekolah Penggerak Angkatan 2 di Kabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah in-service training program dengan menggunakan pendekatan asset-based community development. Alur pembelajaran yang digunakan adalah MERRDEKA. Hasil pengabdian mengungkapkan bahwa komunitas belajar sudah mampu berjalan dengan baik dan berkembang secara optimal. Selain itu, komunitas belajar memperoleh pemahaman baru tentang konsep empat pilar dalam mengembangkan komunitas belajar, yaitu visi, misi, nilai, dan tujuan bersama.
PENERAPAN METODE EVERYONE IS TEACHER HERE DENGAN DAN PEMAHAMAN KONSEP BENTUK ALJABAR SISWA KELAS VII MTs. NEGERI TALIWANG TAHUN PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Sukarma, I Ketut; Syahrir, Syahrir
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.47 KB) | DOI: 10.58258/jime.v4i1.554

Abstract

Analisis Kemampuan Calon Guru dalam Menyusun Lembar Kerja Peserta Didik yang Membangun Keterampilan Abad 21 Sridana, Nyoman; Sukarma, I Ketut; Samsuri, Taufik; Gunawan, Rendi
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i2.12472

Abstract

Students who are prospective teachers must adapt to the development of digital technology, especially its use in education. They are taught teaching practices with their peers before going directly into the field, as well as how to create learning tools. This research aims to analyze the ability of prospective teachers to develop student worksheets (LKPD) that foster 21st-century skills. This study is a qualitative descriptive research involving 14 student teachers as subjects. Data collection was conducted using assessment sheets. The results of the study indicate that (1) the LKPD created by the prospective teachers had an average score of 3.28, categorized as high; (2) the critical thinking aspect had an average score of 3.32, categorized as high; communication had an average score of 3.41, categorized as high; collaboration had an average score of 3.45, categorized as high; and creativity and innovation had an average score of 2.95, categorized as moderate. This shows that the prospective teachers are quite proficient in developing LKPD that build 21st-century skills.
Exploration of Student Thinking Systems Through STEM-PjBL Project Based Learning in the Science Field Sukarma, I Ketut; Hulyadi, Hulyadi; Muhali, Muhali; Azmi, Irham
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 12 No. 3 (2024): June-July 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v12i3.12273

Abstract

The complexity of science concepts which are interrelated with each other requires the competence to think systematically. Complex thinking which is the basis for critical, analytical, creative and metacognitive thinking is very important to master in responding to the challenges of the 21st century. The aim of this research is to explore students' thinking systems taught using the STEM-PjBL model. This research is quantitative descriptive research. The variables studied are students' thinking systems based on the ability to determine components that influence each other in the bioethanol synthesis and dehydrator processes. The population in the study was 17 students. Students are distributed in two semesters, namely semesters II and IV. The research uses pre-test and post-test systematic thinking ability tests as data collection techniques and tools. The test consists of 5 essay questions that assess students' systematic thinking competence, and the test used is analyzed for validity, discrimination power, and level of difficulty before use. This test was developed based on indicators of systematic thinking competency. Tests were given to students before and after carrying out project activities for making and dehydrating bioethanol. After carrying out the project, students strengthen their competence through computational simulations related to the project being carried out. The data obtained is then presented in a communicative graph. The research results showed that 35.2% had high system thinking, 29% medium, 35.6% low. These results show that the application of the STEM-PjBL model is able to foster students' systematic thinking competency.
Application of Indigenous Knowledge in Building Resilience: A Case Study of the Construction of Bayan Traditional Houses in Lombok Sariadi, Sariadi; Kurnia, Nova; Sukarma, I Ketut; Herayanti, Lovy; Habibi, Habibi; Azmi, Irham
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 11 No. 6 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v11i6.14691

Abstract

The Bayan traditional house in Lombok, West Nusa Tenggara, exemplifies traditional architecture that integrates Indigenous Knowledge (IK) in building construction. This study aims to analyze the construction techniques of the Bayan traditional house in enhancing earthquake resistance and environmental adaptation while exploring its potential application in sustainable modern architecture. A qualitative research approach with a case study design was employed, incorporating participant observation, in-depth interviews with key informants, and document and visual analysis. Findings reveal that Bayan traditional houses utilize distinctive construction techniques such as nail-free wooden joinery, flexible local materials like bamboo and hardwood, and thatched roofs that adapt to tropical climates. These techniques enhance structural flexibility in absorbing seismic shocks while providing optimal thermal efficiency and natural ventilation. These findings align with previous studies indicating that IK-based structures demonstrate greater resilience compared to modern concrete buildings. This study asserts that IK principles in Bayan traditional houses can be integrated into contemporary architectural design to create more environmentally friendly and disaster-resilient buildings. Therefore, policies promoting the adoption of IK-based construction techniques in modern housing and infrastructure development are essential to enhance sustainability and disaster preparedness in the future.
Co-Authors Achmad Abdul Azis Ade Kurniawan Ade Kurniawan Ade Kurniawan AFRIDA NUR CHASANAH Agus Muliadi Agus Muliadi Ahmad Muzaki Ahmad Muzaki Alsulami, Naif Mastoo Alsulami, Naif Mastoor Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah, Aminullah Anam, M. Chairul Anggraini, Astiadika Aris Krisdiyanto Asfahani Asfahani Azmi, Irham Daeng Lauq, Surya Gunawan Dharmawibawa, Iwan Doddy Dharmawibawa, Iwan Dody Dwi Sabda Budi Prasetya Eliska Juliangkary Fahrozi Fahrozi Ferdian Rizki Sani Fermatika Oktavia Hanna Fina Sari Kamaliah Firdaus, Laras Fitriani, Herdiyana Gunawan, Rendi Habibi Habibi Hadi, M. Samsul Haerazi, Haerazi Hasim Hasim Helmi Rahmawati Hidayati, Wahida Hidayati, Wahida Hulyadi, Hulyadi Hunaepi Hunaepi Hunaepi, Hunaepi I KETUT KUSUMA WIJAYA I Wayan Karmana I Wayan Karmana I Wayan Karmana, I Wayan In, Hurul Intan Dwi Hastuti Irma Utu Nganji Isnawan, Muhamad Galang Istin Fitriana Aziza Ita Chairun Nissa Iwan Dody Dharmawibawa Jaswandi, Lalu Juliangkary, Eliska Kemmala Dewi Kholisussa’di, Kholisussa’di Kurnia, Nova Kurniawan Kurniawan Laras Firdaus Laras Firdaus Lestari, Putu Eka Perthiwi Lovy Herayanti M. Muhali Mashur Mashur Masjudin Masjudin Masjudin, Masjudin Mekianus Umma MIFTAKHUL JANNAH Mirawati, Baiq Muhammad Asy'ari Mujiburrahman Mujiburrahman Mustakim Mustakim Najamuddin, M. Nissa, Ita Chairun Nurdin Nurdin Nurrasyid, Aldi Nyoman Sridana Prasetya, Dwi Sabda Budi Prayogi, Saiful Pujilestari Pujilestari Pujilestari, Pujilestari Pujilestari, Pujilestari Ridho Rafqi Ilhamalimy Sabriadi Sabrun Sabrun Sabrun, Sabrun Samsuriadi Samsuriadi Sanapiah Sanapiah, Sanapiah Sanapiah, Sanapiah Sani, Ferdian Rizki Sariadi Sariadi Soemardiawan, Soemardiawan Sri Yulianti Sri Yuliyanti Sri Yuliyanti Sri Yunita Sriyono Sriyono Sudirman Sudirman Sumaryati Fibriana Suriadi Suriadi Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syahrir Syahrir Syarifuddin Syarifuddin Taufik Samsuri Tungga Bhimadi Karyasa Untu, Zainuddin Wanda Nugroho Yanuarto Wibawa, Restu Yuntawati Yuntawati Yuntawati, Yuntawati Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin