Claim Missing Document
Check
Articles

LATAR DALAM NOVEL PADANG BULAN KARYA ANDREA HIRATA DAN KELAYAKANNYA Sukesi Hermansyah; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.305 KB)

Abstract

The problem of this research was how is the setting in the novel of Padang Bulan written by Andrea Hirata.The aim of this research was to describe the setting in the novel Padang Bulan andits worthiness as a material learning of literature in SMA. This research used qualitative descriptive method.The data resources were taken from the novel Padang Bulan written by Andrea Hirata.It was found that the novel makes use of (1) place setting, (2) time setting, (3) social setting, and (4) the functions of setting as a metaphor and atmosphere. Padang Bulan is worthy to be used as a alternative learning material for students in SMA.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah latar dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan latar dalam novel dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan (1) latar tempat, (2) latar waktu, (3) latar sosial, dan (4) fungsi latar sebagai metafora dan atmosfer. Novel Padang Bulan layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA.Kata kunci: bahan ajar, fungsi latar, latar.
MODUS TINDAK TUTUR PADA MAHASISWA PRODI BATRASIA FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG DAN IMPLIKASINYA Deasy Triyani Saputri; Munaris Munaris; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.921 KB)

Abstract

This research purpose was to describe speech action modes of the students of Indonesian Language and Literature Program FKIP student of Lampung University and its implication on teaching speaking in University. The research design was qualitative design. The results showed that speech action modes of Indonesian Language and Literature Study Program FKIP student of Lampung University are directly speech and indirectly speech which have a communicative purpose. In modes of news, can be used to express the speech action or tell something, command, ask, and reject. Modes of question can be used not only to ask but also to command, offer, and ask. In modes of command can be used to command someone like ask, prohibition, and invitation.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan modus tindak tutur pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lampung dan implikasinya terhadap pembelajaran berbicara di perguruan tinggi. Desain penelitian ini adalah desain kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwamodus tindak tutur pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lampung yang dituturkan secara langsung dan tidak langsung memiliki fungsi komunikatif. Pada modus berita dapat digunakan untuk mengekspresikan tindak tutur memberitakan atau menginformasikan sesuatu, memerintah, meminta, dan menolak. Modus tanya dapat digunakan oleh penutur bukan hanya semata-mata untuk bertanya melainkan dapat digunakan untuk memerintah, menawarkan, dan meminta. Pada modus perintah dapat digunakan untuk memerintah mitra tutur baik berupa permintaan, larangan, dan ajakan.Kata kunci: mahasiswa, modus, tindak tutur.
VERBA PREDIKATIF BAHASA TOKOH WANITA DAN JURU CERITA NOVEL GENDUK Abdul Ageng Firmansyah; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.054 KB)

Abstract

The problem in this study is the use of predicative verbs in the language of female characters and storytellers contained in the novel Genduk by Sundari Mardjuki. The method used in this research is descriptive qualitative method and makes the novel Genduk by Sundari Mardjuki as a data source. Data analysis technique in research is text analysis. The results of the research show that the predicative verbs in the language of women characters and storytellers contained in the novel Genduk by Sundari Mardjuki are using intransitive verbs, monotransitive verbs, and ditransitive verbs. The use of predictive verbs in Sundanese novel Mendjuki's Genduk can be used as an alternative teaching material in high school. Masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan verba predikatif bahasa tokoh wanita dan juru cerita yang terdapat dalam novel Genduk karya Sundari Mardjuki. Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan menjadikan novel Genduk karya Sundari Mardjuki sebagai sumber data. Teknik analisisis data dalam penilitian adalah analisis teks.  Hasil penelitian menunjukan verba predikatif bahasa tokoh wanita dan juru cerita yang terdapat dalam novel Genduk karya Sundari Mardjuki adalah menggunakan verba taktransitif, verba ekatransitif, dan verba dwitransitif. Penggunaan verba predikatif dalam novel Genduk karya Sundari Mardjuki dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar di SMA.Keywords: predicative verbs, novels, teaching materials.
Nilai Religius dalam Novel Assalamulaikum Beijing Karya Asma Nadia dan Implikasinya Nazella Putri Sari; Ali Mustofa; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Jan (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.352 KB)

Abstract

The purpose of this research to described religious value in a novel Assalamualaikum Beijing the work Asma Nadia and implications in learning the Indonesia language in senior high school. This research was used a qualitative descriptive, the analysis techniques data in this study is a technique read-noted. The source of data in this research was a novel of Assalamulaikum Beijing the work Asma Nadia. The value of religious in a novel of Assalamualaikum Beijing drwan throungh the relationship of men to indicators with the lord, the relationship pf men to the people, and men to nature. The result of this research implied in learning the Indonesia language in senior high school.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius dalam novel Assalamulaikum Beijing karya Asma Nadia dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, kemudian teknik penelitian ini adalah teknik membaca-mencatat. Sumber data dalam penelitian ini adalah sebuah novel Assalamualikum Beijing karya Asma Nadia. Nilai religius dalam novel Assalamulaikum Beijing digambarkan melalui indikator hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam. Hasil penelitian ini diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.Kata kunci: novel assalamualaikum beijing, nilai religius, dan implikasi
RELASI WACANA KUMPULAN CERPEN DI ATAS SAJADAH CINTA DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN Windu Budiarta; Edi Suyanto; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.822 KB)

Abstract

Discourse relations have an important role in determining the short stories because stories generated discourse cohesion. Therefore, how the discourse relations in a collection of short stories Di Atas Sajadah Cinta Habiburrahman El Shirazy work is a problem in this study. This study aims to describe the relationship of discourse a collection of short stories Di Atas Sajadah Cinta and its implications in learning in high school. This research method is descriptive qualitative. The source data a collection of short stories Di Atas Sajadah Cinta. The data of this study in the form of text snippets contained discourse relations. Based on data analysis, it was found that the short story includes relations discourse reference and lexical relations. This research has implications in learning in high school because of the relation of discourse helps student generate coherent discourse.Relasi wacana memiliki peran cukup penting dalam cerpen karena menentukan kepaduan wacana cerpen yang dihasilkan. Oleh karena itu, bagaimana relasi dalam wacana kumpulan cerpen Di Atas Sajadah Cinta karya Habiburrahman El Shirazy merupakan masalah dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan relasi dalam wacana kumpulan cerpen Di Atas Sajadah Cinta dan implikasinya dalam pembelajaran di SMA. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber datanya berupa kumpulan cerpen Di Atas Sajadah Cinta. Data penelitian ini berupa cuplikan teks yang terdapat relasi wacana. Berdasarkan analisis data, ditemukan relasi wacana cerpen yang meliputi relasi referensi dan leksikal. Penelitian ini berimplikasi dalam pembelajaran di SMA karena relasi wacana membantu siswa menghasilkan wacana yang padu.Kata kunci: implikasi, kumpulan cerpen, relasi wacana.
PENOKOHAN PADA NOVEL SYAHADAT DARI NEGERI SUTRA KARYA FITRI NURHATI DAN PEMBELAJARANNYA Budi Risnawati; munaris munaris; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 1 Jan (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.318 KB)

Abstract

The aim of the research was to describe the character in the novel of Syahadat dari Negeri Sutra by Fitri Nurhati in senior high school. This research used descriptive method, in which the data were collected by using text analysis technique. The result showed that technique the character in the novel of Syahadat dari Negeri Sutra by Fitri Nurhati based on showing and based telling technique, it was found that (1) seven techniques of showing were capable, attitude, mind setting, feeling, conscious, main character reaction, other charactereaction and describing the background technique, (2) three techniques of telling were characterization using the performance of the character, appearance of characterization performance, and through the author story. The novel can be used in SMA of VII seen from KI in curriculum 2013.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penokohan dalam novel Syahadat dari Negeri Sutra karya Fitri Nurhati dan pembelajarannya di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pengambilan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penokohan yang terdapat dalam novel Syahadat dari Negeri Sutra karya Fitri Nurhati berdasarkan teknik showing dan teknik telling ditemukan (1) enam teknik showing, yaitu teknik cakapan, teknik tingkah laku, teknik pikiran, dan perasaan, teknik arus kesadaran, teknik reaksi tokoh, dan teknik pelukisan latar.; (2) tiga teknik telling, yaitu karakterisasi menggunakan nama tokoh, penampilan tokoh, dan karakterisasi melalui tuturan pengarang. Novel tersebut dapat dibelajarkan di SMA kelas XII dilihat dari KI 3 dalam kurikulum 2013.Kata kunci: novel, pembelajaran sastra, penokohan.
Naskah Drama Aeng Karya Putu Wijaya dan Implikasinya Widyasni Amanda; Munaris Munaris; Ali Mustofa
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.456 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the intrinsic elements in drama 'Aeng' worked by Putu Wijaya as the implication for a literary learning material in senior high school. This research used qualitative method. The results showed that this drama script has intrinsic element that can be used as a literary material in high school. The intrinsic element has theme indicators, characters, characterizations, plots, backgrounds, languages, and commands. The results of the research can be implicated in the Indonesian literary learning in high school on drama material.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dalam naskah drama Aeng karya Putu Wijaya dan implikasinya sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa naskah drama Aeng memiliki unsur intrinsik yang dapat dijadikan bahan ajar sastra di SMA. Unsur intrinsik memiliki indikator tema, tokoh, penokohan, alur, latar, bahasa, dan amanat. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran Sastra Indonesia di SMA pada materi drama.Kata kunci: naskah drama Aeng, unsur-unsur intrinsik, dan implikasi.
PENOKOHAN DALAM NOVEL KALOMPANG KARYA BADRUL MUNIR CHAIR DAN RANCANGAN PEMBELAJARANNYA Lia Annisa; Munaris Munaris; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.826 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the characterization in the novel of Kalompang and to design a lesson plan for Senior High Students. The method used in the research was descriptive qualitative. The result of the research showed that the novel of Kalompang had five kinda of character in which the main characters were played by Mattali and Rofiqah, additional characters were played by Hasan, Hamidi, Qidam, Sonhaji, and Adnan, protagonist was played by Mattali, antagonist was played by Durahman, simple character was played by Durahman and Kiai Karnawi, developing character was played by Mattali, and typical character was played by Sonhaji. The characters were revealed by conversation technique, behaviour technique, mind, and feelings technique, characters' reaction technique, and background description technique. The novel of Kalompang can be used in a lesson plan during Senior High School learning process.Masalah pada penelitian ini yaitu bagaimanakah penokohan dalam novel Kalompang dan rancangan pembelajarannya di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penokohan dan mendeskripsikan rancangan pembelajarannya di SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Kalompang memiliki lima jenis tokoh yaitu tokoh utama diperankan Mattali dan Rofiqah, tokoh tambahan diperankan Hasan, Hamidi, Qidam, Sonhaji, dan Adnan, tokoh protagonis diperankan Mattali, tokoh antagonis diperankan Durahman, tokoh sederhana diperankan Durahman dan Kiai Karnawi, tokoh berkembang diperankan Mattali, dan tokoh tipikal diperankan Sonhaji. Tokoh-tokoh tersebut diungkap dengan teknik cakapan, teknik tingkah laku, teknik pikiran dan perasaan, teknik reaksi tokoh, teknik reaksi tokoh lain, dan teknik pelukisan latar. Novel Kalompang dapat dijadikan rancangan pembelajarannya pada pembelajaran di SMA.Kata kunci: dramatik, tokoh, rancangan.
PEMBELAJARAN MENULIS PUISI LAMA DAN PUISI BARU DI KELAS VII Rika Ridiawati; Munaris Munaris; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.236 KB)

Abstract

This study aimed to describe the planning, implementation, and assessment of learning to write old poems dan new poems. Method which is used in this research is descriptive qualitative. The results showed that the teacher have done three stages of learning there is learning plan, the implementation of learning, and assessment of learning. Activities that teachers doing include three phases of activity, namely preliminary activities, core activities, and closing activities. At the core activity occurs student activity which includes activities to observe, such as the trying activity reasoning activity, and the activity of communicating, in the evaluation of learning outcomes theachers evaluation also fulfill criteria in accordance with the curriculum learning in 2013 that authentic assessment that includes the realm of attitudes, knowledge, and skills.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran menulis puisi lama dan puisi baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahap pembelajaran yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Aktivitas yang dilakukan guru seperti tiga tahap kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada kegiatan inti terjadi aktivitas siswa yang meliputi aktivitas mengamati, aktivitas menanya, aktivitas mencoba, aktivitas menalar, dan aktivitas mengomunikasikan. Dalam kegiatan evaluasi pembelajaran hasil evaluasi yang telah dilaksanakan guru juga telah memenuhi kriteria penilaian pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013 yaitu penilaian autentik yang mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan.Kata kunci: penerapan penilaian, perencanaan, puisi.
Tahapan Alur dalam Kumpulan Cerpen Kaki Langit dan Rancangan Pembelajarannya di SMP Lailatul Rohmah; Munaris Munaris; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.296 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the anthologies plot stages of short story in Horison Magazine 2015 entitled Kaki Langit and to create it’s learning design for Junior High School. This research used qualitative descriptive method and text analysis data collection technique. The result of this research showed that the progressive plot is the mainly used plot. These short stories used regular plot from the situating stage to the ending stage, While the flashback plot is only used in Tembang Canting Kinanti and Lelaki Jagoan Tiban short story, that start from a conflict then back to the situating stage and ending stage.  Findings can be used to create the learning design for the element of literature work materials at the ninth grade that is arranged based on basic Basic Competence 3.5 and 4.5 about instrumental elements of literature in on short story in Indonesian lesson curriculum 2013.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan alur dalam kumpulan cerpen Kaki Langit yang terdapat pada majalah Horison edisi 2015 dan membuat rancangan pembelajarannya di SMP. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar cerpen yang diteliti menggunakan jenis alur lurus (progresif), cerpen-cerpen ini menggunakan tahapan alur yang teratur, mulai dari tahap penyituasian hingga tahap penyelesaian sedangkan penggunaan jenis alur sorot balik (flashback) hanya terdapat pada cerpen yang berjudul Tembang Canting Kinanti dan Lelaki Jagoan Tiban, tahapan alur yang digunakan pada kedua cerpen tersebut dimulai dari konflik kemudian kembali pada tahap penyituasian dan diakhiri dengan tahap penyelesaian. Hasil penelitian ini dapat dibuat rancangan pembelajaran yang disusun berdasarkan Kompetensi Dasar 3.5 dan 4.5 tentang unsur pembangun karya sastra pada teks cerpen pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013.Kata kunci: tahapan alur, cerpen, rancangan pembelajaran.
Co-Authors Abdul Ageng Firmansyah Adiwena, Maria Widhi Majesta Agung Abadi Kiswandono Alamsyah Alamsyah Alben Ambarita Alfanny Pratama Fauzy Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Ana Juwita Andri Ardianto Andri Widiastuti Anggraini, Tia Anggun Fitri Anggun Setiana Annisa Diah Pertiwi Annisa Elvira Apri Yanto Arantika Arvi Arini Wastiti Ariyadi Ariyadi Ayu Atidhira Ayu Setiyo Putri Baiti Kurnia Sari Budi Risnawati Buyung Buyung Chairunnisa Pratami Chythia Andhini Desty N Cindy Agustin Cita Dani Apriyanti Citra Winda Ulvia Cucu Sutarsyah Deasy Triyani Saputri Delvi Iskandar Desembri Desembri Desi Iryanti Desti Wulandari Desyandri Desyandri Deta Kristiana Devi Kusmitha Sari Devitalisa M, Wulan Dewi Kartika Sari Dhini, Maudy Sukma Dian Kurniasari Dwi Satria Yuda Edi Suyanto Edi Suyanto Eka Meliani Eka Sofia Agustina Eka Sofia Agustina Eko Rusminto, Nurlaksana Eli Ermawati Elliyanti Elliyanti Evita Fratiwi Farida Ariyani farida ariyani Fathimah Nurhalimah S Faturrohman, Aji Fauzie Purnomo Sidi Febri Ramadani Febriel Mayangsari Feralisa Usmarianti Fisnia Pratami Fitayah Fatimah Ramadhani Fitri Angraini Fitri Daryanti Fitri Nursilawati Gustira, Yinda Dwi Hana Yakfi Aningsih Heni Siswanto Herda Silviana Herlambang, Agung Putra Herni Idayati Heru Arip Rahman Hakim Heru Prasetyo Heti Kus Endang Hindun Kusuma Dewi Husna, Siti Asmaul I Nyoman Tri Dharma Astika I Wayan Mustika Imam Rejana Indah Yuni Wulandari Indar Agus Susilowati Indri Arnaselis Iqbal Hilal Iqbal Hilal Irma Oktaviani Ismania Triyanova Janie Irma Suryani Joko Setyo Nugroho Julianto Julianto Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Khoirunnisa Khoirunnisa Kukuh Prasetyo Kurnia Ning Tyas Lady Pramesti Handoko Lady Pramesti Handoko Lailatul Rohmah Lela Tri Indriani Lenny Rahmawati Lia Annisa Lida Sari Lilik Sabdaningtyas Linda Ocviliana Lusy Tri Lestari M Ghufroni An’ars Maharani, Salwa Pramesti Margareta Finasehati Mediyansyah Mediyansyah Mei Ariyanti Meiry Susanti Melisa Alwi Merina Tri Rahma Okta Metha Puspita Mita Rilyanti Moulia Mahyu Muhammad Fuad MUHAMMAD FUAD Muhammad Fuad Muhammad Sabilli Mulyanto Widodo Murniati Murniati Nanda Ulvana Nazella Putri Sari Neli Yana Nesiana Imania Neti Herawati Ni Nyoman Wetty Suliani Ningsih, Iraliya Nuning Anggrainingsih Nur Fadilla Nur Laili Nurfeni Nurfeni Nurlaksana Eko Rusminto Nurlaksana Eko Rusminto Nurrokhmah Prabawati Ocha Holida Pramudiyanti Pramudiyanti Puspita Trie Utami Putri Astari Makki Putri Shima Arifani Putri, Risna Estuning Putri, Tiara Rey Putu Debby Yolanda Qonita Afriyani Qori Tri Arviki Rahayu, Putri Shogita Rahmat Prayogi, Rahmat Reffky Reza Darmawan Reny Handayani Riadi, Bambang Rian Andri Prasetya Riana Dwi Putra Rika Ridiawati Rini Susianti Risca Yumithasari Roni Mustofa Rusada, Nia Sahara Anggraini Sandika Ali Seldatri Hairani Shinta Wulandari Siti Nurlaili Siti Samhati Solly Aryza Sudirman Husin Sukesi Hermansyah Sukmawati Sukmawati Sumarti Sumarti Sumarti Sumarti Sumiharni Sumiharni Sumiharni Sumiharni Sunyono Sunyono Supriadi Supriadi Susi Wendhaningsih Susilowati, Indar Agus Takahashi, Tasuku Teguh Teguh Tiara Rey Putri Tika Febi Astuti Tri Adhitya Tri Wahyuni Usmarianti, Feralisa Vemi Puspita Sari Vhica Penida Wahyu Hidayat Wahyu Riyanti Wardani, Okta Adelia Waseso, Dito Jati Wayan Tiadilona Widyasni Amanda Winda Liahani Windi Prawati Windu Budiarta Wira Apri Pratiwi Witono Witono Wulandari, Jesika Yesi Desiana Yesie Lia Dirwanti yoga irawan Yolanda, Putu Debby Yorista Indah Astari Yulia Kusuma Wardani Yulia Kusuma Wardani Zaima Novita