p-Index From 2021 - 2026
6.388
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Karakter Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Sosial Budaya EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Biomedika Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan SOSIOLOGI NUSANTARA JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis) FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum Perspektif Ilmu Pendidikan Sosio e-kons JUARA : Jurnal Olahraga Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Supremasi Hukum: Jurnal Penelitian Hukum Jurnal Mantik Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Jurnal Pendidikan dan Konseling Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya JESS (Journal of Education on Social Science) Indonesian Journal of Sociology, Education and Development (IJSED) Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kewarganegaraan SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Jurnal Ilmu Hukum Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities International Journal of Health Science and Technology Mamangan Social Science Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Society U-Teach: Journal of Young Physics Education Teacher Edumaspul: Jurnal Pendidikan Sustainable
Claim Missing Document
Check
Articles

PERUBAHAN FUNGSI SENI TRADISI RONTEK PACITAN Tunggul Setyomuryantono; Yosafat Hermawan Trinugraha; Abdul Rahman
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 11 No 1 (2022): Volume 11, Nomor 1, Februari 2022
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v11i1.1143

Abstract

This study aims to analyze the change in the function of the Rontek traditional art in Pacitan Regency, East Java. The changing process is accompanied by the change in the function of rontek art, from being a daily tradition of the people to wake people up during Sahoor in the month of Ramadan formerly into an annual festival. This study also discusses how the process has become a commodification of culture and at the same time describes the influence of cultural commodification process on the preservation of regional arts in the “Festival Rontek Pacitan (Pacitan Rontek Festival)”. This research approach used qualitative research methods. It was conducted in the administrative area of ​​Pacitan Regency, East Java. Data was collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The data analysis technique started with selecting the data and writing it down on a field note, then presenting the data in words in paragraphs and matrices, tables or schematics for easy understanding, and lastly drawing conclusions. Based on the results of the research, the Rontek art that appears in the form of “Festival Rontek Pacitan” presupposes the efforts to preserve the regional arts. The commodification of culture as an effort to preserve the Rontek Pacitan regional art is carried out without reducing the value contained within it.
ANALISIS STIGMA SOSIAL TERHADAP PENYINTAS COVID – 19 DI KABUPATEN KLATEN Veronica Anggun Prastika; Abdul Rahman; Yosafat Hermawan
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 24 No 1 (2022): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v24i1.246

Abstract

Penelitian stigma sosial terhadap penyintas Covid-19 di Kabupaten Klaten bertujuan untuk mengkaji perkembangan stigma dan dampak stigma sosial yang dialami oleh penyintas Covid-19. Dengan pendekatan studi kasus dan metode kualitatif, data dikumpulkan dengan wawancara mendalam dan melibatkan 20 informan yang dipilih secara purposive sampling. Teori stigma Erving Goffman digunakan sebagai pisau analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para penyintas Covid-19 dan keluarganya mengalami variasi bentuk stigma sosial. Pertama, setelah dinyatakan positif covid-19, mereka dilabeli sebagai penyebar dan penular virus Covid-19. Kedua, muncul massive stereotype yang menghakimi mereka sebagai individu berbahaya, menakutkan, dan terus menularkan virus. Ketiga, mereka telah dikucilkan secara terencana dan terpisahkan dalam interaksi sosial. Keempat, berkembang juga tindakan diskriminatif dalam kegiatan sosial dan pekerjaan dalam kehidupan sehari-hari. Kelima, stigma sosial telah menjadi penyebab utama para penyintas Covid-19 telah mengidap stress, cemas, khawatir, sakit hati, emosi tinggi, dan trauma. Tindakan stigma sosial kepada penyintas Covid-19 dan dampaknya perlu segera dihentikan agar masyarakat bangkit menjalani kehidupan keluarga yang harmonis dan interaksi sosial yang normal. Kata Kunci: Stigma Sosial, Penyintas Covid-19, Dampak, Erving Goffman
Integrasi Antaretnis (Studi Kasus di Kampung Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta) Lani Kusuma Yuniati; Sigit Pranawa; Abdul Rahman
Sosial Budaya Vol 17, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sb.v17i2.10755

Abstract

Keberagaman latar belakang budaya dan etnis yang dimiliki oleh masyarakat Kampung Kauman menarik karena keunikannya dalam mencapai kehidupan yang integratif. Ke-6 etnis menunjukkan bentuk kerukunan dalam bermasyarakat. Perbedaan budaya yang dimiliki tidak menimbulkan konflik antaranggota masyarakat. Berdasarkan kondisi tersebut maka penelitian ini berfokus untuk menemukan wujud dan faktor yang melatarbelakangi adanya integrasi antaretnis di Kampung Kauman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui  observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber serta teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa integrasi antaretnis di Kampung Kauman terwujud melalui beberapa aspek yang meliputi aspek sosial, ekonomi, politik, dan budaya serta dilatarbelakangi oleh faktor-faktor sebagai pendukung dari terwujudnya integrasi. Menjunjung tinggi nilai toleransi menjadi faktor utama dalam mewujudkan kehidupan yang integratif antaranggota masyarakat.  Kata Kunci: Integrasi Antaretnis, Masyarakat Heterogen, Kampung Kauman.
Peran Solo Bersimfoni dalam Mengimplentasikan Pendidikan Karakter Generasi Z di Kota Surakarta Elvina Murni Alsuci; Yosafat Hermawan Trinugraha; Abdul Rahman
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 12, No. 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v12i2.42907

Abstract

Abstrak: Fenomena digitalisasi di era revolusi industri 4.0 menjadikan generasi muda terperosok ke dalam nilai-nilai budaya yang tidak sesuai dengan identitas lokal. Berita-berita hoax yang mengandung unsur radikal, ekstrem, dan intoleran semakin marak dikemas dalam platform digital. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Solo Bersimfoni dalam mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis local culture kepada generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus intrinsik kualitatif. Subjek penelitian yaitu pengurus dan relawan Solo Bersimfoni, serta guru pendamping dan pelajar tim media center dari Sekolah Adipangastuti di Kota Surakarta yang menjadi percontohan dalam penerapan nilai Hasthalaku. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa Solo Bersimfoni berperan sebagai agent of change dalam menghidupkan kembali nilai-nilai budaya kearifan lokal yang dinamakan sebagai Hasthalaku. Upaya Solo Bersimfoni dalam menanamkan nilai Hasthalaku pada generasi Z antara lain: (1) turut mendorong regulasi kepemudaan, (2) turut mendorong Gerakan Revolusi Mental, (3) Capacity Building generasi muda, dan (4) meningkatkan literasi digital.
Modal Sosial dan Strategi Kelangsungan Usaha Sektor Informal Pedagang Kaki Lima pada Era Pandemi COVID-19 Tri Uswatun Hasanah; Nurhadi Nurhadi; Abdul Rahman
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 17, No 2 (2020): SOCIA: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v17i2.35754

Abstract

This study aims to explain the social capital of street vendors and its contribution to the business continuity strategies during the Covid-19 pandemic. This research used qualitative research and case study approach. The data obtained in this study are qualitative data collected through in-depth interviews, observation and documentation. Intake of informants using purposive sampling technique. The source of data came from street vendors who trade food or drinks using motorbikes, carts and tents, totaling eight informans. Informants have been trading in this micro business sector for at least two years as their main occupation. Data were analyzed using interactive analysis techniques, through three stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that street vendors build social capital through social relationships with other traders, suppliers, customers, families, parking attendants, local residents, as well as RT and PKK social groups. The Covid-19 pandemic had an impact on drastically decreasing the number of consumers so that it had an effect on sales volume which decreased by 50%. The strategies for maintaining the business continuity of street vendors is related to the continuity of marketing, production and capital. The strategies carried out by street vendors is to strengthen and expand the network of customers, cooperate with other vendors in marketing activities, reduce the amount of production and goods from suppliers, and take advantage of government’s financial aid to help their capital problem
KOMUNITAS JOLI JOLAN MENCEGAH PERILAKU KONSUMTIF MASYARAKAT DI SOLO Sarah Dinar Kurniati; Abdul Rahman; Yosafat Hermawan Trinugraha
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i2.32285

Abstract

Penggunaan teknologi terus meningkat termasuk promosi online dan pasar digital. Keduanya memudahkan berbelanja menuju perilaku konsumtif. Penelitian ini menggunakan teori Pertukaran Sosial karya Peter Blau untuk membahas komunitas Joli Jolan, yang menawarkan transaksi barang, barter, untuk memperkuat peran sosial dalam mencegah perilaku konsumtif. Tujuan penelitian ini membahas komunitas Joli Jolan sebagai pasar alternatif agar masyarakat tidak berperilaku konsumtif di era digital. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini melibatkan dua belas informan, termasuk satu pelopor Joli Jolan, empat anggota tetap, dan tujuh pengunjung. Wawancara, observasi dan dokumentasi telah digunakan dalam mengumpulkan data primer dan sekunder, lalu dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Temuan menegaskan bahwa masyarakat hidup berperilaku konsumtif karena faktor eksternal: pemasaran online, promosi, dan kampanye. Sebagai antitesa baru, komunitas Joli Jolan telah membangkitkan pemasaran konvensional: barter, Food Not Boom, workshop, dan pembagian susu gratis. Pengunjung dan anggota Joli Jolan menikmati suasana kehidupan sosial menyenangkan ini. Mereka menikmati pertukaran barang untuk menghemat uang. Mereka menikmati pembicaraan informal, kesenangan dan makanan gratis dari komunitas Joli Jolan. Mereka juga mengikuti lokakarya untuk memahami perilaku konsumtif dan tata kelola kas keluarga. Anggota Joli Jolan mengapresiasi donasi dari masyarakat dan pengunjung. Dana tersebut kemudian mereka gunakan untuk membina lingkungan masyarakat. Dengan demikian, komunitas Joli Jolan telah menjadi a unique social market yang dipercaya dan berkelanjutan dilakukan oleh dan untuk komunitas.
RELATIONSHIP BETWEEN CDCYNERGY'S SOCIAL MARKETING MODEL WITH INTENTION OF HIV COUNSELING AND TESTING FOR PREGNANT WOMEN IN SURAKARTA INDONESIA Endang Sutisna Sulaeman; Widana Primaningtyas; Heni Hastuti; Anak Agung Alit Kirti Estuti Narendra Putri; Reni Wijayanti; Yeremia Rante Ada; Abdul Rahman
Biomedika Vol 13, No 2 (2021): Biomedika Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v13i2.12734

Abstract

ABSTRACTHIV-AIDS epidemic is still becoming a global public health problem. More than 90% of HIV cases in children caused by transmission from their mother. Recent global efforts have focused on eliminating  HIV infection in children through HIV counseling and testing for pregnant women (pregnant women VCT). The CDCynergy's social marketing model is widely used as a guide to conceiving robust social marketing plans. This study aimed to analyze the relationship between 6 dimensions of CDCynergy's social marketing model with the VCT intention of pregnant women. An observational analytic method with a survey approach is chosen for this research and the sample size was 90 pregnant women. Closed questionnaire was used as a research instrument. The results of logistic regression analysis showed that the strength of the relationship between VCT intention of pregnant women with the variable "conduct market research" was 12,527 units (p= 0.002), respectively. Conduct market research was having the most dominant relationship with the dependent variable compared to the other variables. Market research plays a great role as the base for social marketing program. Hence, it needs stakeholders support to optimize market research, especially in order to increase the engagement of pregnant women to attend VCT.   Keywords: HIV, CDCynergy’s Social Marketing Model, Pregnant Women VCT. ABSTRAKEpidemi HIV-AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global. Lebih dari 90% kasus HIV pada anak-anak karena penularan dari ibu ke anak. Akhir - akhir ini seluruh dunia telah berfokus untuk mengurangi infeksi HIV pada anak-anak melalui konseling dan skrinning HIV untuk wanita hamil (VCT ibu hamil). Model pemasaran sosial CDCynergy secara luas digunakan sebagai panduan untuk skrinning ibu hamil dengan perencanaan pemasaran sosial yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara 6 dimensi model pemasaran sosial CDCynergy pada VCT ibu hamil. Metode penelitian dengan analitik observasional melalui pendekatan survei dengan jumlah sampel 90 orang ibu hamil. Kuesioner tertutup digunakan sebagai instrumen penelitian. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa kekuatan hubungan antara VCT niat ibu hamil dengan variabel "melakukan riset pasar" masing-masing sebesar 12.527 unit (p= 0,002). Melakukan riset pasar memiliki hubungan yang paling dominan dengan variabel dependen dibandingkan dengan variabel lainnya. Riset pasar memainkan peran besar sebagai basis program pemasaran sosial. Oleh karena itu, perlu dukungan pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan riset pasar, terutama dalam rangka meningkatkan keterlibatan ibu hamil untuk menghadiri VCT.   Kata kunci: HIV, Model Pemasaran Sosial CDCynergy, VCT Ibu Hamil 
Revisiting Tradition-Religion Relationship in Javanese Tayub Dance: How Local Community Deals with Dilemmas Devita Wulandari; Okta Hadi Nurcahyono; Abdul Rahman
Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 29, No 1 (2021)
Publisher : LP2M - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ws.29.1.8578

Abstract

Tayub is one of the traditional arts in Indonesia that is still preserved until today. This dance art, for example, is practiced by the Indonesian Islamic Da'wah Institute (LDII) community. Tayub, usually held once a year, is believed to have high values, although many people perceive it negatively. This study aims to reveal why the local religious community still maintains and practices Tayub dance art. The study employs a qualitative approach with a case study on Tayub dance art practiced by the LDII community in Sukoharjo. Data for this study were collected from observations, interviews, and documentation. The study reveals that the socio-religious traditional art practiced by the LDII community brings the community into a dilemma; they should live by either following traditions or carrying out religious tenets. The LDII community continues to maintain and practice the Tayub dance art as an expression of their gratitude. The local community believes that there are noble values contained in Tayub dance art, such as gratitude for God's grace, friendship, and harmony in society. However, many still view this art as a tradition that is not in accordance with religious tenets.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN MINUMAN BERALKOHOL DIKALANGAN REMAJA Ade Fristy Syahara; Nurhadi Nurhadi; Abdul Rahman
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jsn.6.2.173-192

Abstract

The occurrence of increased use of alcoholic beverages in Indonesia. The high use of alcoholic beverages among adolescents is one of the causes of increased use of beverages in Indonesia annually. In 2007 the use of alcoholic beverages among adolescents amounted to 4.9% and a rate of 23% in 2014. This means that as many as 14.4 million Indonesian teenagers are alcoholic beverage users. Therefore, this study aims to understand the causes of alcoholic beverages among adolescents and how the teenagers are using alcoholic beverages. Research is done with qualitative methods by applying in-depth interviews to some informant, observation and document studies. From the research that has been done, it is known that the use of alcoholic beverages is influenced by factors that are inside and outside the individual and the environment have the most important role in the formation of adolescent drinking habits. The use of alcohol at the elementary school level is due to the influence of residential environment while the junior-senior high school level is influenced by social environment. The use of alcoholic beverages is then a ritual that is always done when the youth are gathered and become fleeting shortly when reality is not in accordance with expectationsThe occurrence of increased use of alcoholic beverages in Indonesia. The high use of alcoholic beverages among adolescents is one of the causes of increased use of beverages in Indonesia annually. In 2007 the use of alcoholic beverages among adolescents amounted to 4.9% and a rate of 23% in 2014. This means that as many as 14.4 million Indonesian teenagers are alcoholic beverage users. Therefore, this study aims to understand the causes of alcoholic beverages among adolescents and how the teenagers are using alcoholic beverages. Research is done with qualitative methods by applying in-depth interviews to some informant, observation and document studies. From the research that has been done, it is known that the use of alcoholic beverages is influenced by factors that are inside and outside the individual and the environment have the most important role in the formation of adolescent drinking habits. The use of alcohol at the elementary school level is due to the influence of residential environment while the junior-senior high school level is influenced by social environment. The use of alcoholic beverages is then a ritual that is always done when the youth are gathered and become fleeting shortly when reality is not in accordance with expectations Keywords: Juvenile delinquency, Alcohol consumption, Alcohol abuse, Adolescent association, Deviant behavior.
Proteksi Diri Siswa Sekolah Menengah Atas Dalam Membentengi Diri Dari Kebiasaan Merokok di Pergaulan Remaja Khoirul Anam; Nurhadi Nurhadi; Abdul Rahman
Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um021v5i2p159-167

Abstract

This study aims to determine how adolescents who live in the association of adolescent smokers, in protecting themselves from smoking habits. This research uses qualitative research methods using ethnography. Data collection techniques are done through interviews, observation, and documentation. Data analysis uses domain analysis. Smoking habits have mushroomed in adolescent relationships. Smoking behavior is a learned behavior. Family, peers, and the environment determine the teen's thought process before deciding to act. The family becomes an important early socialization agent in the process of hunting teenagers in the community, including regarding cigarettes. The results of this study indicate that self-protection by adolescents arises on the basis of knowledge about smoking obtained in the initial socialization process in the family. Understanding of families arising from smoking habits, based on the experience of their parents. From the understanding capital obtained is self-protection in adolescents, specifically in the smoker association. In addition, other self-protection is arising from adolescent planning about the future in pursuing a hobby in the field of sports. From this knowledge and experience that arises through social interaction makes it a protection against smoking in adolescent relationships.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana remaja yang hidup dalam pergaulan remaja perokok, dalam memproteksi diri dari kebiasaan merokok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisa domain. Kebiasaan merokok telah menjamur dalam pergaulan remaja. Perilaku merokok merupakan perilaku yang dipelajari. Keluarga, teman sebaya, dan lingkungan berpengaruh dalam proses remaja memahami perilaku merokok sebelum memutuskan untuk bertindak. Keluarga menjadi agen sosialisasi awal yang penting dalam proses remaja memahami perilaku yang ada di masyarakat, termasuk perihal rokok. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proteksi diri yang dilakukan remaja timbul atas dasar pengetahuan tentang rokok yang didapatkan dalam proses sosialisasi awal dalam keluarga. Pemahaman dalam keluarga mengenai akibat yang ditimbulkan dari perilaku merokok, berdasar pengalaman orang tua mereka. Dari modal pemahaman yang didapatkan tersebut menjadi proteksi diri dalam pergaulan remaja, khususnya dalam pergaulan perokok. Selain itu, proteksi diri lainnya adalah timbul dari perencanaan remaja mengenai masa depannya dalam menekuni hobi dalam bidang olahraga. Dari pengetahuan dan pengalam tersebut yang timbul melalui interaksi sosial tersebut menjadikannya melakukan proteksi diri dari perilaku merokok dalam pergaulan remaja.
Co-Authors Ade Fristy Syahara Adistya Indrawan Afifah Thohiroh Aldestina Putri Sarwastuti Anak Agung Alit Kirti Estuti Narendra Putri Anggit Alfi Suyudi Annisa Khusnur Rosyida Asmawati Asmawati Asrowi Asrowi Aulia Sofianora Bagus Aji Pangestu Carissa Dara Ninggar Cucum Alfi Mawarni Danang Purwanto Danis Milania Rasmitasari Devi Ratnawati Devita Wulandari Dwi Aprilia Wati Elvina Murni Alsuci Endang Sutisna Sulaeman Endang Sutisna Sulaeman Fajar Ridho Fatan Faiz Fifi Rachmawati Alfi'ah Fitri Qori Imami Fitriyana Fitriyana Fresthy Astrika Yunita Hardiansyah Ma’sum Hardiningsih Hardiningsih Heni Hastuti Henny Widya Astuti Heru Widoyo Ichsan Ichsan Ilwandri Ilwandri Ilwandri Ilwandri Ilwandri Ilwandri Ilwandri Ilwandri Kartini Marzuki Khoirul Anam Khusniatun Alviyah Lani Kusuma Yuniati Linda Winiasri Mifta Khusnul Nurjanah Mohammad Edy Nurtamam Muhammad Edy Nurtamam Muhammad Isa Anshory Mulya Putra Munawir Yusuf Munir Tubagus Nabila Masruroh Nina Sofiatun Novianty Djafri Nur Afifah Aminudin Nur Syahid Syaifudin Anshori Nurhadi Nurhadi Nurhadi Nurhadi Nurhadi, Nurhadi Nuril Huda Okta Hadi Nurcahyono Primaningtyas, Widana Probo Astikaningtyas Rahman, Arief Aulia Ravik Karsidi Ravik Karsidi Reni Wijayanti Revi Gina Gunawan Revi Gina Gunwan Ringgo Putra Ringgo Putra Rini Werdiningsih Rizki Ananda Ramadhan Saifuddin Zuhri Sanju Aprilisia Sanju Aprilisia Saparyanto Saparyanto Sarah Dinar Kurniati Septina Galih Pudyastuti Siany Indria Liestyasari Sigit Pranawa Sigit Pranawa Siti Aisyah Soedjono sudrajat sudrajat Suhaimi . Syech Idrus Syfa Nuril Auliya Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Santosa Tri Uswatun Hasanah Tunggul Setyomuryantono Upris Yastati Veronica Anggun Prastika Viora Valenzania Wasito Utomo Wazir Ali Yayan Oktiawan Yayat Suharyat Yayat Suharyat Yayat Suharyat Yayat Suhayat Yeremia Rante Ada Yosafat Hermawan Yosafat Hermawan Trinugraha Yosafat Hermawan Trinugraha Yosafat Hermawan Trinugraha Yosafat Hermawan Trinugraha Yuhasitna Yuhastina Yuhastina Yuhastina Yuhastina Yuhastina Yuhastina Yuhastina Yuyun Suprapto Zulaekah Zulaekah Zulkifli Zulkifli Zulyusri, Zulyusri