p-Index From 2021 - 2026
6.951
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL MAGISTER HUKUM UDAYANA JOURNAL OF COASTAL DEVELOPMENT AGRIKA DE JURE Pandecta Maspari Journal Veritas et Justitia Jurnal Media Hukum AJIE (Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship) Jurnal Hukum Novelty Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Jurnal Konstitusi Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology Jurnal Ius Constituendum Substantive Justice International Journal of Law Aquasains : Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Undang: Jurnal Hukum Bina Hukum Lingkungan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Yudisial Journal of Tropical Marine Science Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis JURNAL USM LAW REVIEW Discovery : Jurnal Ilmu Pengetahuan Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Jurnal Pengabdian Nasional International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Jurnal Konstitusi International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Yuridika Mudabbir: Journal Research and Education Studies Bina Hukum Lingkungan Trunojoyo Law Review Lex Publica Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs NGARSA: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Prosiding Pengabdian Ekonomi dan Keuangan Syariah Dinamis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bioconsortium : Biological Research and Education Contemporary Issues on Interfaith Law and Society Inovate : Jurnal Ilmiah Inovasi Teknologi Informasi
Claim Missing Document
Check
Articles

CONSTITUTIONAL RIGHT TO HOUSING FOR POOR PEOPLE IN INDONESIA Erwiningsih, Winahyu; Ali, Mahrus
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 3 No. 1 (2023): January
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v3i1.611

Abstract

Many poor people in Yogyakarta lack proper housing as well as adequate government assistance and facilities. Therefore, this study aimed to develop a legal framework for fulfilling the constitutional right to housing for the poor by a) discovering the principles underlying the constitutional right to housing for the poor, b) elaborating on the laws and regulations on the matter, and c) finding the reality of implementation in Yogyakarta. This normative legal study was conducted using a philosophical dogmatic analysis with a statutory regulation approach. The results showed that 1) the arrangement of constitutional rights to housing for the poor was based on a rule of law, protection of human rights, and social justice. These principles prioritized non-discrimination to lead a decent life, which required proper assistance and accommodation. 2) The constitutional right to housing for the poor had not been fully accommodated by laws and regional regulations in Yogyakarta. 3) During the study period, the poor could only receive housing repair assistance suggested by local citizens. These findings implied that the central and regional governments should make regulations which accommodate the housing needs of all citizens. Additionally, technical matters and substance content should be regulated in line with the 1945 Constitution and Pancasila as the soul of the nation to fulfill the constitutional rights of the poor.
APPLYING RESTORATIVE JUSTICE FOR THE SETTLEMENT OF TRAFFIC ACCIDENT BY THE POLICE: AN EMPIRICAL STUDY Kurnia, Satya; Ali, Mahrus
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 3 No. 2 (2023): March
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v3i2.745

Abstract

The Head of the National Police of the Republic of Indonesia is now promoting law enforcement at the police level by prioritizing restorative justice in the framework of great service to the community. The efforts of the Head of the National Police of the Republic of Indonesia, who stipulated National Police Chief Regulation Number 8 of 2021 about the Handling of Crimes Based on Restorative Justice, further support this. The National Police Chief's Regulations clarify how law enforcement should prioritize restorative justice in several situations, including those involving traffic accidents. This restorative justice procedure should be used to settle cases involving traffic accidents since it is a positive step toward reform. According to Friedman's view, legal content, legal organization, and legal culture all have an impact on how well law enforcement works. Nevertheless, in practice, these three requirements have not been met in the law enforcement system by restorative justice, preventing the optimal operation of the restorative justice system for the settlement of traffic accident cases.
Faktor-Faktor Pembentuk Budaya Organisasi: Kepemimpinan, Tata Nilai dan Motivasi Ali, Mahrus; Ali, Hapzi
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (November - Desember 2023)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v5i3.1691

Abstract

Salah satu faktor penting dalam upaya mewujudkan keberhasilan bagi suatu organisasi adalah adanya budaya organisasi yang baik, tidak terkecuali bagi organisasi bisnis, organisasi sosial, organisasi pendidikan, maupun organisasi lainnya. Pentingnya budaya organisasi karena budaya organisasi itu menjadi pedoman dan panduan bagi persepsi, sikap dan perilaku dalam bertindak dan dalam membuat keputusan oleh anggota organisasi. Ada banyak faktor yang telah dijelaskan oleh para ahli mengenai faktor, penyebab yang dapat membentuk dan berpengaruh terhadap budaya organisasi, diantaranya berupa faktor kepemimpinan, faktor tata nilai dan faktor motivasi. Faktor kepemimpinan penting dalam proses membentuk dan mempengaruhi budaya organisasi karena sifat pemimpin yang mengarahkan, memutuskan dan menetapkan arah dan tujuan organisasi, demikian pula faktor tata nilai juga penting dalam membentuk dan mempengaruhi budaya organisasi, karena tata nilai merupakan pedoman dan panduan bagi anggota-anggota organisasi dalam bersikap dan bertindak terhadap persoalan-persoalan internal dan eksternal yang dihadapi oleh organisasi, demikan pula faktor motivasi penting bagi proses pembentukan budaya organisasi, karena motivasi timbul dari keinginan dan kesediaan anggota organisasi untuk melakukan usaha-usaha terbaiknya dalam mewujudkan tujuan-tujuan yang dimiliki oleh organisasi. Penelitian terhadap literatur yang menggunakan metode deskriptif kualitatif ini menemukan kesimpulan bahwa faktor kepemimpinan, tata nilai dan motivasi menunjukan pengaruh positif dan signifikan menjadi faktor pembentuk dan berpengaruh terhadap budaya yang ada di dalam organisasi.
STUDY HABIT ANAK HEBAT: STRATEGI MENGATASI LOSS LEARNING PASCA PANDEMI PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Muthmainah, Faliha; Amin Barokah, Nur; Shaumia, Resi; Ali, Mahrus
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.1051-1056

Abstract

Pandemi covid 19 selama 2 tahun ini memiliki dampak yang luar biasa termasuk dunia pendidikan. Termasuk MI Mifathul Ulum Kedawong Jombang proses pembelajaran dilakukan secara online. Pembelajaran secara online ini memiliki beberapa tantangan dan permasalahan sendiri yang mana belum ada persiapan sebelumnya. Beberapa permasalahan muncul di MI Miftahul Ulum Kedawong Jombang seperti banyak siswa mengalami yaitu ketertinggalan kemampuan dan pengetahuan yang seharusnya dikuuasai namun, belum dikuasai oleh siswa. Hal ini disebabkan karena keterbatasan saat pembelajaran online seperti keterbatasan media belajar, keterbatasan sarana pra sarana seperti jaringan internet, computer atau laptop; keterbatasan dalam penyampaian pembelajaran, kurang kontrolnya guru dan orang tua. Ada banyak hal keterbatasan proses yang mendukung pada masa pandemic membuat siswa mengalihkan kejenuhan dan kebosanannya dengan hal-hal yang bersifat rekreatif seperti main game, menjelajah sosmed, menonton youtube, dll. Kebiasan-kebiasaan ini dibawa sampai pasca pandemi. Siswa tidak bersemangat lagi belajar, kurang bisa mengatur dirinya dalam belajar dan sudah kecanduan hal-hal yang bersifat rekreatif tersebut. Sehingga, hal ini harus mendapat dukungan dan intervensi agar bisa membangun kembali kebiasaan belajar yang baik untuk mengatasi learning loss yang sudah dialami selama ini. Dukungan dan intervensi tersebut berupa pelatihan self regulated learming (SRL) agar siswa mampu mengatur dirinya dalm hal belajar serta orang tua dan guru mampu bekerja sama dalam memonitoring pengaturan diri siswa.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Seksual siswa Pra Pubertas Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Humamy, Raudhoh Fitra; Kamelia, Alfina; Ali, Mahrus; Wicaksono, Dirgantara
PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs Vol. 8 No. 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Krisnadwipayana Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61332/ijpa.v8i2.360

Abstract

Pre-puberty age of elementary students grade 4-6 is a transitional age where children started to be attracted to the opposite sex and experience puberty. Unfortunately, lack of sexual education awareness remains a problem among parents, the school environment and the community nowadays. This results in children's lack of understanding towards their body changes, healthy relationships, and self-protection ability. Increase the risk for them being exposed with sexual violence and misinformation. This article aims to analyze the development of a sexual education curriculum for pre-pubertal elementary school students using a Systematic Literature Review (SLR) approach. Sexual education at an early age is a preventative effort to shape healthy understanding, attitudes, and behaviors related to reproduction, the body, and social interactions that align with moral and religious values. This research methodology uses systematic literature review by searching, selecting, analyzing and synthesizing articles under inclusion criteria that is published between 2015-2025 through reputable databases. The result shows that the curriculum development of sexual education for pre-pubertal students emphasizes more on the body anatomy, personal hygiene, interaction boundaries for opposite sex, as well as instilling the politeness and self-protection from sexual violence and harrasment and values. Holistic approach based curriculum, which combines cognitive, affective and psychomotor aspects is considered effective in improving sexual literacy of children. Support from teachers, parents, and school policies are highly required. This study recommends the need of curriculum design which is sensitive to culture and religion context as well as teacher training for appropriate learning implementation. Further research is expected to develop a comprehensive character-focused curriculum model
Money Laundering through Cryptocurrency and Its Arrangements in Money Laundering Act Andhira Wardani; Mahrus Ali; Jaco Barkhuizen
Lex Publica Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : APPTHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58829/lp.9.2.2022.49-66

Abstract

The development of the modus operandi of money laundering become a major concern. Cryptocurrency technology has the potential to become a new media for money laundering because law enforcement officials still use to this technology, this technology which has a pseudonymous and even anonymous character is a new means for money laundering perpetrators to disguise their crimes. This study aims to examine how cryptocurrency is used as the modus operandi of money laundering and how is the readiness of regulations in Indonesia, especially Law No. 8 of 2010 in prosecuting money laundering offenders with the cryptocurrency modus operandi. This study uses a normative juridical method with legal materials from literature studies and uses a statutory regulation approach. The results of this study are the use of crypto as a mode of money laundering due to peer-to-peer networks, namely the absence of third parties to supervise crypto transactions, high user privacy, and transaction flexibility. Abstrak. Berkembangnya modus operandi pencucian uang menjadi perhatian utama. Teknologi cryptocurrency berpotensi menjadi media baru TPPU dikarenakan masih awamnya teknologi tersebut oleh aparat penegak hukum, teknologi yang memiliki karakter pseudonymous bahkan anonymous ini menjadi sarana baru bagi pelaku TPPU untuk menyamarkan kejahatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan cryptocurrency sebagai modus operandi TPPU dan bagaimana kesiapan regulasi di Indonesia khususnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 dalam menjerat pelaku TPPU dengan modus operandi cryptocurrency. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan bahan hukum studi kepustakaan dan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian ini adalah pemanfaatan kripto sebagai modus pencucian uang dikarenakan jaringan peer-to-peer yaitu tidak adanya pihak ketiga yang melakukan pengawasan transaksi kripto, privasi pengguna yang tinggi, dan fleksibilitas transaksi. Kata kunci: Modus Operandi, Cryptocurrency, Pencucian Uang, Indonesia
Compliance of the Subjective Terms of Detention in Criminal Procedure with International Covenant on Civil and Political Rights Awalia Safinatunnajah; Mahrus Ali; Papontee Teeraphan
Lex Publica Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : APPTHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58829/lp.9.2.2022.88-101

Abstract

The development of the modus operandi of money laundering become a major concern. Cryptocurrency technology has the potential to become a new media for money laundering because law enforcement officials still use to this technology, this technology which has a pseudonymous and even anonymous character is a new means for money laundering perpetrators to disguise their crimes. This study aims to examine how cryptocurrency is used as the modus operandi of money laundering and how is the readiness of regulations in Indonesia, especially Law No. 8 of 2010 in prosecuting money laundering offenders with the cryptocurrency modus operandi. This study uses a normative juridical method with legal materials from literature studies and uses a statutory regulation approach. The results of this study are the use of crypto as a mode of money laundering due to peer-to-peer networks, namely the absence of third parties to supervise crypto transactions, high user privacy, and transaction flexibility. Keywords: Modus Operandi, Cryptocurrency, Money Laundering, Indonesia Abstrak Berkembangnya modus operandi pencucian uang menjadi perhatian utama. Teknologi cryptocurrency berpotensi menjadi media baru TPPU dikarenakan masih awamnya teknologi tersebut oleh aparat penegak hukum, teknologi yang memiliki karakter pseudonymous bahkan anonymous ini menjadi sarana baru bagi pelaku TPPU untuk menyamarkan kejahatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan cryptocurrency sebagai modus operandi TPPU dan bagaimana kesiapan regulasi di Indonesia khususnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 dalam menjerat pelaku TPPU dengan modus operandi cryptocurrency. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan bahan hukum studi kepustakaan dan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian ini adalah pemanfaatan kripto sebagai modus pencucian uang dikarenakan jaringan peer-to-peer yaitu tidak adanya pihak ketiga yang melakukan pengawasan transaksi kripto, privasi pengguna yang tinggi, dan fleksibilitas transaksi.Kata kunci: Modus Operandi, Cryptocurrency, Pencucian Uang, Indonesia
Philosophical Foundation, Application, and Controversies of Judicial Pardon in Islamic Criminal Law, Indonesian Penal Code, and the Criminal Justice System of Kuwait Ali, Mahrus; Al-Fahad, Hamad F.; Maulana, Wasikh
De Jure: Jurnal Hukum dan Syari'ah Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : Shariah Faculty UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/j-fsh.v17i2.32629

Abstract

This article explores the philosophical foundation and scope of application of al-‘afwu ‘anil ‘uqubah in Islamic criminal law, judicial pardon in the Indonesian Penal Code, and pardon and reconciliation under the criminal justice systems of Kuwait. Adopting philosophical, statutory, conceptual and comparative approaches, it employs the judicial-normative research method to analyse legal principles, legal concepts, and legislation relevant to the subject matter and to the topic. The findings indicate that the philosophical rationale of al-‘afwu ‘anil ‘uqubah in Islamic criminal law is grounded in restorative and theological aims, limiting its application to specific offences such as qishash, certain hudud, and ta’zir. In contrast, the Indonesian Penal Code uses rechterlijke pardon to soften the rigidity of legalistic punishment, granting judges discretionary authority to withhold penalties in trivial cases, taking into account the offender’s circumstances and contextual factors. Meanwhile, the Kuwaiti criminal justice system, though influenced by Sharia principles, employs pardon and reconciliation primarily to control crime, granting extensive powers to the Amir, victims, and investigative bodies to commute or withdraw penalties in exchange for cooperation.
PENGENDALIAN MUTU DAN VALIDASI PROSES PRODUKSI MINUMAN POCARI SWEAT STUDI KASUS PT AMERTA INDAH OTSUKA PASURUAN Azizi, Irfan; Kadir, Abdul; Hidayah, Isbatul; Anam, Khoirul; Riskiadi Zain, M; Ali, Mahrus
Prosiding Pengabdian Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 2 (2025): Prospeks
Publisher : LP2M IAI AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tahapan proses produksi serta penerapan sistem pengendalian mutu pada minuman Pocari Sweat di PT Amerta Indah Otsuka. Dengan menggunakan pendekatan (penelitian…… (pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif )……) mendeskripsikan PT Amerta Indah Otsuka, sebagai produsen minuman isotonik pertama di Indonesia, menerapkan proses manufaktur yang terintegrasi, mulai dari pengolahan bahan baku air, formulasi larutan, hingga pembentukan kemasan primer berupa botol Polyethylene Terephthalate (PET) secara in-house. Proses produksi ini mencakup tahapan krusial seperti demineralisasi air, pasteurisasi larutan, proses resin to preform dan blowing molding botol, pengisian aseptik, serta rangkaian Quality Control (QC) yang ketat, termasuk pengecekan tutup botol, tekanan, dan pengujian laboratorium. Penerapan sistem manajemen mutu, termasuk sertifikasi ISO dan kepatuhan terhadap Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB), menjadi kunci dalam menjamin produk yang steril, aman, dan berkualitas tinggi, serta mendukung posisi kompetitif perusahaan dalam industri minuman kesehatan di Indonesia.
Mengolah Potensi Jagung Lokal: Pelatihan Nugget Jagung untuk Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Nurhidayati, Titin; Priyan, Muhammad Febriyansah Satriyo; Farid, Luvena Azzahra; Dani, Putri Ulan; Sari, Putri Maula; Maretha, Putri Fransiska Dina; Kholifah, Nur; Prabowo, Dwi Agus; Himaya, Sidqi Aqdam; Nada, Nabila Uzzah Qithrotun; Ismawati, Rina; Ali, Mahrus; Budi, Ahmad Setya
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 5 No. 2 (2025): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vzbgtj04

Abstract

Food security is a strategic issue in sustainable rural development. Cakru Village, Kencong District, Jember Regency, has abundant corn production, yet its utilization is largely limited to fresh consumption and animal feed, resulting in low value added and limited food diversification. This community service program aimed to enhance residents’ skills in processing corn into corn nuggets, a nutritious, marketable local food innovation. Using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, the program involved stages of discovery, dream, design, and destiny. The results demonstrated an improvement in participants’ knowledge and skills in processing corn into nuggets, as indicated by increased pre-test and post-test scores and the ability to independently carry out the production process in accordance with procedural and hygienic standards. Participants also applied simple marketing strategies, including product packaging, pricing, and marketing simulations. In addition, the establishment of a corn-based joint business group supported program sustainability and showed potential to strengthen food security and increase the value added of local corn. Keywords: Food Security; Corn; Corn Nuggets; Local Food Innovation Abstrak: Ketahanan pangan merupakan isu strategis dalam pembangunan berkelanjungan di wilayah pedesaan. Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, memiliki potensi produksi jagung yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi segar dan pakan ternak, sehingga nilai tambah dan diversifikasi pangan lokal belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan warga dalam mengolah jagung menjadi nugget jagung sebagai inovasi pangan lokal yang bergizi dan bernilai jual. Program ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan discovery, dream, design, dan destiny. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan jagung menjadi nugget, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor pre-test dan post-test serta kemampuan mempraktikkan proses produksi secara mandiri sesuai prosedur dan prinsip higienitas. Peserta juga mampu menerapkan strategi pemasaran sederhana melalui penentuan kemasan, harga jual, dan simulasi pemasaran. Selain itu, terbentuk kelompok usaha bersama berbasis olahan jagung sebagai upaya keberlanjutan program, yang berpotensi memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah jagung lokal. Kata kunci: Ketahanan Pangan, Jagung, Nugget Jagung, Inovasi Pangan Lokal
Co-Authors ,, Nurlina Abda Abda Abdul Kadir Abrori, M. Sayyidul Ach Tahir Ach. Tahir Achmad Imam Agung Akhmad Ferdiansyah, Akhmad Al-Fahad, Hamad F. Al-Fahad, Hamad Faisal Alien Meilani Suharti Amin Barokah, Nur Aminuyati Andhira Wardani Andriawan, Hilman Anita Andriani ANITA ANDRIANI, ANITA Argus Argus, Argus Ari Wibowo Arief Hidayatullah Khamainy Aries Dwi Indriyanti, Aries Dwi Aulia, Muhammad Zulfa Awalia Safinatunnajah Azizi, Irfan BAMBANG SUJATMIKO Beniharmoni Harefa Berta Putri Bimo Fajar Hantoro Budi Warsito Budi, Ahmad Setya Chairul Huda, Chairul Da Silva, Eugenia Brandao Dani, Putri Ulan Dedy Rahman Prehanto Dewi Seswita Zilda Dike Fransiska, Dike DIRGANTARA WICAKSONO Dwi Puji Hartono Dwi Saputra, Septian Eko Efendi eko efendi Ekowati Chasanah Ekowati Chasanah Faliha Muthmainah Farid, Luvena Azzahra Fernando, Zico Junius Firmanda Himawan, Ahmad Ghufron, Hammam Mustofa Gintung Patantis Hadi Sucipto Hadi Sucipto, Hadi Hafid, Irwan Hapzi Ali Hariyadi, Bambang Wicaksono Henni Wijayanti Maharani Hermawan Fornando, Hermawan Hidayah, Isbatul Himaya, Sidqi Aqdam Humamy, Raudhoh Fitra I Kadek Dwi Nuryana I Putu Sastra Wibawa Imania, Dina Indriawan, Fani Irhamudin, Irhamudin Irwan Hafid Ismawati, Rina Jaco Barkhuizen Jawahir Thontowi Kamelia, Alfina KHOIRUL ANAM Kristianto, Hery Kurnia Dewi Anggraeny Kurnia, Satya Laili, Elisa Nurul Limin Santoso M. Arif Setiawan Mahmutarom, Mahmutarom Maretha, Putri Fransiska Dina Mashuri, Chamdan Maulana, Wasikh Miftahul Ilmi, Miftahul Moh Muhaemin Muhammad Abdul Kholiq Muhammad Arif Setiawan Mujianto, Ahmad Heru Nada, Nabila Uzzah Qithrotun Nisa, Afifatun Nisak, Fauziatun Nooraini Dyah Rahmawati Nuning Mahmudah Noor NUR KHOLIFAH Nurhidayati, Titin Nurlina Nurlina Nurul Huda Nyoman Serikat Putra Jaya Oktarinaldi Irawan Papontee Teeraphan Pasa, Zelang Prabowo, Dwi Agus Prabowo, Galuh Prabowo, M Shidqon Prasetiyo, Rinto Pratiwi, Yeni Ika Pratiwi, Yeni Ika Priyan, Muhammad Febriyansah Satriyo Pujiyono Rachmania, Faridatul Rahmat Gernowo Rama Agus Mulyadi Reza Augusta Jannatul Firdaus Riskiadi Zain, M Rohman, Khabib Syaikhu Sakinah, Ummu Sanjaya, Aditya Wiguna SANJAYA, WAWAN Sari, Putri Maula Shaumia, Resi Siti Aimah Siti Basiroh, Siti Siti Hudaidah Soma Romadoni Sri Hastuti Puspitasari Sulthan, M Burhanis Supriyanto Supriyanto Syafiqah, Lu’luatus Syahrul Mubarok, Ahmad Taufik Hidayat Verdian, Aldi Huda Wahyudi, Dicki Wandik, Elsi Wicaksono Hariyadi, Bambang Widoyoningrum, Sri Wildan Syahamata Ady Winahyu Erwiningsih Yenny Risjani Zein Vitadiar, Tanhella