Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Flyover

Pengaruh Penggunaan Minyak Pelumas Bekas Terhadap Lapisan Aspal Beton dan Prediksi Sisa Umur Perkerasan Jalan Menggunakan Metode Mekanistik Empirik Program Kenpave Natsir, Khofifah; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 5 No. 1 (2025): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v5i1.2160

Abstract

Minyak pelumas bekas (MPB) merupakan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan tambah dalam campuran aspal beton untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan MPB terhadap karakteristik campuran aspal beton dan memprediksi sisa umur perkerasan dengan pendekatan mekanistik-empirik menggunakan program Kenpave.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan eksperimental laboratorium dan simulasi numerik. Campuran aspal beton diuji dengan variasi kadar MPB sebesar 0%, 2%, 4%, dan 6% terhadap berat aspal. Pengujian meliputi uji Marshall, Indirect Tensile Strength (ITS), dan analisis modulus elastitas. Hasil pengujian digunakan sebagai input dalam program Kenpave untuk memodelkan tegangan-regangan dan memprediksi umur sisa perkerasan berdasarkan metode Asphalt Institute 1999. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan MPB mempengaruhi nilai stabilitas campuran pada 2% sebesar 1.024 kg. Namun semakin bertambahnnya persentase MPB maka stabilitas mengalami penurunan namun masih memenuhi spesifikasi, modulus elastisitas , dan umur teknis perkerasan. %. Nilai modulus elastisitas tertinggi juga terdapat pada campuran 2% MPB sebesar 13137000.01 KPa. nilai ini dapat mempengaruhi pada Program Kenpave Menghasilkan nilai regangan horizontal sebesar 310.90 microstain dan regangan vertical sebesar 441.10 microstain. Dengan prediksi umur perkerasan jalan dari 5 tahun sampai 7.5 tahun. Kesimpulannya, meskipun MPB dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah dalam campuran aspal beton, penggunaannya perlu dibatasi pada kadar tertentu untuk menjaga performa struktural dan memperpanjang umur layanan perkerasan jalan.
Penggunaan Asbuton Berbutir sebagai Bahan Subtitusi Parsial Agregat Halus pada Campuran Aspal Beton Lapis Antara (AC-BC) Fitra, Adi; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 5 No. 1 (2025): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v5i1.2161

Abstract

Infrastruktur jalan di Indonesia sering mengalami kerusakan akibat beban lalu lintas berat dan iklim tropis, sehingga memerlukan material berkualitas tinggi untuk daya tahan dan keselamatan. Keterbatasan agregat halus konvensional dan dampak negatif penambangannya menjadi tantangan signifikan. Selain itu, penelitian mengenai variasi suhu pemadatan optimal untuk campuran aspal beton yang menggunakan Asbuton berbutir masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Asbuton berbutir B 5/20 sebagai substitusi agregat halus pada campuran aspal beton lapis antara (AC-BC). Bahan yang digunakan meliputi aspal minyak penetrasi 60/70, agregat kasar, abu batu, dan Asbuton Buton Granular Asphalt (BGA) tipe B 5/20 sebagai substitusi agregat halus. Variasi substitusi Asbuton berbutir B 5/20 yang digunakan adalah 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% terhadap total agregat halus. Suhu pemadatan yang divariasikan adalah 110°C, 120°C, 130°C, 140°C, dan 150°C. Pengujian Marshall dilakukan untuk mengukur stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA, Density, dan Marshall Quotient. Analisis data dilakukan menggunakan regresi dan korelasi untuk mendapatkan persamaan yang menggambarkan perilaku hasil pengujian. Penggunaan Asbuton B 5/20 sebagai substitusi agregat halus pada campuran AC-BC dapat meningkatkan nilai stabilitas. Variasi optimum penggunaan Asbuton B 5/20 adalah 6%, yang meningkatkan stabilitas dari 1259,23 Kg (2% substitusi) menjadi 1433,37 Kg (6% substitusi), sebelum akhirnya menurun pada variasi 10%. Suhu pemadatan optimal untuk campuran AC-BC dengan substitusi Asbuton B 5/20 adalah 140°C, menghasilkan stabilitas puncak 1398,70 Kg
Kajian Tebal Lapis Permukaan dengan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan dan Metode AASTHO: Perkerasan Preservasi Jalan Ruas Maros Pangkep S, Supriadi; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2194

Abstract

Jalan poros Maros - Pangkep yang merupakan salah satu jalan nasional yang menghubungkan antara kabupaten maros dan kabupaten Pangkep dan bagian dari jalan yang sangat vital untuk mendukung mobilisasi barang dan orang antara wilayah di Sulawesi Selatan, selain sebagai penghubung antara kota dan kabupaten jalan juga ini sangat penting bagi sector ekonomi lokal, terutama dalam distribusi barang hasil pertanian, industrI, dan komoditas lainnya dari kawasan maros dan pangkep keberbagai daerah lainnya.Peningkatan volume pada ruas ini mengakibatkan kerusakan pada lapis permukaan perkerasan sehingga menurunkan tingkat pelayanannya.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perencanaan dan komparasi tebal lapis permukaan perkerasan lentur dengan metode manual desain perkerasan jalan mdp 2024 dengan metode AASTHO 1993 mulai dari km 35+500 hingga km 37+500 pada preservasi jalan ruas Maros-Pangkap dengan panjang segmen 2.0 km. Dalam menentukan ketebalan lapis permukaan perkerasan lentur terdapat beberapa metode yang digunakan,termaksud pada penelitian ini menggunakan metode Manual desain perkerasan jalan 2024 dan American Assocation of state Highway And Trasportation Officials (AASTHO 1993).Hasil penelitian didapatkan perencanaan tebal lapis permukaan dengan metode manual desain perkerasan jalan mdp 2024 diperoleh ketebalan AC WC 50 mm sedangkan dengan metode AASTHO 1993 diperoleh ketebalan Aspal 100 mm. Kmparasi dari kedua metode sangat signifikan perbedaan ketebalan yang diperoleh dan adanya perbedaan perameter yang digunakan dalam penetuan tebal lapis perkerasan permukaaan jalan.
Kajian Prioritas Penanganan Jalan Menggunakan Aplikasi PKRMS Kombinasi dengan Metode AHP: Studi Kasus Ruas Jalan di Kabupaten Buton Selatan Kota Bau-Bau Raharja, Farid; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2195

Abstract

Prasarana transportasi darat berupa infrastruktur jalan dan jembatan merupakan faktor utama yang mendukung perkembangan ekonomi, sosial, dan budaya suatu wilayah. Mengingat keterbatasan anggaran dalam penanganan jalan di Provinsi Sulawesi Tenggara, penentuan urutan prioritas menjadi sangat penting agar penanganan jalan lebih tepat sasaran, efisien, dan efektif.Penelitian ini bertujuan menentukan bobot kriteria urutan prioritas penanganan jalan di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan menggunakan aplikasi Provincial/Kabupaten Road Management System (PKRMS) versi 1.4.5, yang dikombinasikan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian dilakukan terhadap lima ruas jalan di Kabupaten Buton Selatan, Kota Bau-Bau. Penentuan prioritas didasarkan pada enam kriteria utama: kondisi jalan, volume lalu lintas, konektivitas jalan, pengembangan kawasan, penghubung kawasan ekonomi dan pertanian, serta penghubung sarana pelayanan umum.Hasil penelitian menunjukkan urutan bobot kriteria sebagai berikut: penghubung sarana pelayanan umum (25%), penghubung kawasan ekonomi dan pertanian (19.5%), kondisi jalan (13%), konektivitas jalan (21%), pengembangan kawasan (19.5%), dan volume lalu lintas (10%). Urutan prioritas penanganan ruas jalan ditentukan dengan tiga alternatif analisis: menggunakan aplikasi PKRMS, metode AHP, dan kombinasi keduanya, sehingga memberikan rekomendasi prioritas yang mempertimbangkan aspek teknis maupun non-teknis. Pendekatan gabungan ini mendukung pemerintah dalam pengambilan keputusan prioritas penanganan jalan secara lebih optimal dan berkelanjutan
Pemodelan Bidang Gelincir Tanah Menggunakan Plaxis 2D pada Penanganan Pascabencana Ruas Salaonro-Pompanua Kabupaten Soppeng Mahmud, Andi Idham; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1345

Abstract

Guna memperoleh pendekatan penanganan pada kegagalan subgrade (subgrade failure) yang terjadi khususnya pada ruas-ruas jalan dengan karakteristik tanah ekspansif, maka tanah dengan stabilitasnya menjadi lapisan yang berada di bawah permukaan jalan karena dapat meningkatkan sifat teknik tanah seperti kekuatan dan volume stabilitas. Stabilisasi dilakukan dengan menambahkan bahan tertentu untuk meningkatkan kohesi antar gradasi dan memberikan ketahanan terhadap air dan bahan kimia berbahaya lainnya. Beberapa kerusakan yang terjadi pada Ruas Jalan ruas Salaonro-Pompanua (Jalan Ruas Provinsi) yang memiliki total panjang 22,2 km, dimulai dari STA 169+400 – 191+600 disebabkan oleh berlebihnya beban kendaraan, campuran aspal tidak sesuai spesifikasi, pemadatan kurang maksimal , material lapis pondasi kurang berkualitas dan kurangnya daya dukung tanah dasar. PLAXIS 2D adalah program elemen hingga dua-dimensi, yang dikembangkan untuk analisis deformasi, stabilitas dan aliran air tanah dalam rekayasa geoteknik. Analisis bidang gelincir tanah dasar menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan program Plaxis 2D Seri 8.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai extreme displacements, angka pori, dan fsktor keamanan lereng (SF) dikategorikan memiliki kerentanan gerakan tanah yang rendah, artinya gerakan tanah akan jarang terjadi.
Analisis Uji Ketahanan Deformasi pada Campuran Aspal Beton dengan Bahan Tambah Anti Stripping Astive-05 terhadap Variasi Temperatur Alwi, Almayana; Said, Lambang Basri; Alifuddin, Andi
Jurnal Flyover Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v2i2.1348

Abstract

Deformasi permanen pada perkerasan jalan lentur yang biasa disebut rutting dan geser, Alur biasanya terdiri dari lendutan memanjang yang terjadi pada jalur roda kendaraan, merupakan akumulasi dalam jumlah kecil terjadi deformasi disebabkan oleh adanya peningkatan beban. Kerusakan bisa berkembang lebih parah karena permukaan jalan tidak kedap air lagi sehingga air bisa melemahkan ikatan antara batuan dan aspal. Untuk mencegah terjadinya kurangnya ikatan antara batuan dan aspal maka perlu di tambahkan zat aditif berupa Anti Stripping (ASTIVE-05) Anti stripping agent merupakan salah satu zat aditif yang dapat meningkatkan daya lekat dan ikatan, serta mengurangi efek negatif yang disebabkan oleh air sehingga menghasilkan campuran aspal yang berdaya lekat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penambahan astive-05 sebagai anti stripping terhadap karakteristik campuran aspal beton dan untuk menganalisis tingkat ketahanan campuran aspal beton yang menggunakan bahan tambah astive-05 sebagai anti stripping terhadap deformasi permanen. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi untuk mendapatkan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) menggunakan Marshall Test, Sedangkan data untuk deformasi permanen dengan menggunakan bahan tambah Anti Stripping Agent astive-05 diproses dengan perbandingan presentasi kenaikan ataupun penurunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan astive-05 sebagai bahan tambah dapat meningkatkan nilai stabilitas. Hubungan prilaku rutting terhadap anti stripping dengan 4 variasi penambahan kadar astive-05 yaitu 0.1%, 0.2%, 0.3% dan 0.4 % dari berat aspal pada campuran, yang memiliki nilai baik adalah pada penambahan kadar astive-05 sebesar 0.2%
Karakteristik Kekuatan Geser Tanah Terhadap Perubahan Nilai Kepadatan Tanah Karim, Arifuddin; Supardi, Sudarman; Alifuddin, Andi; Maruddin, Mukti
Jurnal Flyover Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v3i2.1532

Abstract

Tanah memiliki kerapatan sangat bervariasi pada lapisan kerak bumi, baik yang ada di permukaan maupun di bawah permukaan. Nilai kerapatan (γ) dari 1,1 gr/cm3 hingga 2,3 gr/cm3. Pada perencanaan konstruksi di keteknik sipilan nilai kerapatan lapisan tanah sangat penting diketahui untuk menetapkan daya dukung tanah.. Daya dukung tanah pada kerapatan (γ) dan kuat geser tanah. Parameter kuat geser tanah terdiri dari nilai kohesi (c) dan sudut keruntuhan dalam (????). Jika nilai kerapatan pada perencanaan sudah sesuai dengan nilai pada lokasi yang ditetapkan, maka perlu dilakukan pemadatan. Pemadatan dilakukan agar dapat meningkatkan daya dukung tanah, seiring dengan nilai kepadatan (γd) apakah seiring dengan nilai kuat geser tanah (S). Dengan dasar inilah maka dilakukan penelitian sejauh mana pengaruh nilai kepadatan terhadap nilai parameter kuat geser langsung pada tanah yaitu nilai kohesi (c) dan sudut keruntuhan dalam (????). Tanah yang digunakan pada kondisi terganggu (disturbed). Jenis tanah tergolong SM atau Pasir Berlanau (Silty Sands). Dari hasil penelitian nilai kepadatan meningkat seiring dengan meningkatnya nilai kohesi (c), sudut keruntuhan dalam (????), dan kuat geser tanah (S) diakibatkan oleh kadar air dan angka pori terhadap derajat kejenuhan tanah tersebut. Pada saat kepadatan (γd) maksimal 1,436 gr/cm3, kohesi (c) 0,706 kg/cm2, sudut keruntuhan dalam (????) 63,13°, dan kuat geser (S) 1,621 kg/cm3. Pada saat kepadatan minimum 1,241 gr/cm3, kohesi (c) 0,320 kg/cm2, sudut keruntuhan dalam (????) 46,63°, dan kuat geser (S) 0,811 kg/cm3. Ini menandakan meningkatnya nilai kepadatan (γd) akan meningkatkan nilai kuat geser tanah.
Co-Authors A, Reza Syavira Aurannisa Putri. ADI FITRA Afandi Muhammad Afdhal, Fuad Ahmad Firdaus, Ahmad Alamsyah Alamsyah Alawiah, Armadianti Ananda Alifuddin, Andi Nurfadillah Alwi, Almayana Amri, Andi Andi Amri Andi Baso Gunawan Andi Mitra Andiman Andiman, Andi Mitra Angela, Kiki Anies, Muh Kasim Aries Yunus Arifin, Winarno Armadianti Ananda Alawiah Arsandi, Irsan Ashar, Indrian Salsabila Ashari, Syafha Saqhila Asma Massara Asmidar B, Muh Syarif Badaron, St Fauziah Badaron, St. Fauziah Basri, Lambang Bausad, Alief Abdi Putra Bea, Liliyan Bontong, Fitrahalia Bulgis Chatima, Husnul Dandy Lagaligo Dewi, Nirwana Djoeddawi, Andi Arufia Dwi Suci Ramadhani Fadel Muhammad, Fadel Felayati, Ismail Akbar Fitrahalia Bontong Gatot Hariyanto Gecong, Alimin Hadi, Abd Karim Hafram, St Maryam Hairuddin, Akhmad Hamdi, Al Hilal Hanafi Ashad Hariyanto, Gatot Hasan, Muh Tsabit Hasan, Nur Halifa Hasrianti Ibrahim, Zulfadli Ikhsan , Achmad Ijlal Ilham Yunus Imam Ahmad Ghozaly Iskandar, Rima Melati Kadir, Melda Abd Karim, Arifuddin Kholifah , Nurul Kurniawan Masri La Harudu La Ode Amaluddin, La Ode Lambang B. Said Lambang Basri Said Lambang Basri Said Lambang Basri Said Magfirah, Putri Wirautami Mahmud, Andi Idham Malinda, Iin Mardin, Nurul Ihsani Maricar, Muh Husni Maricar, Muh. Husni Maricar, Muhammad Husni Maruddin, Mukti Maryam H Masri, Kurniawan Massara , Asma Massara, Asma Masyita Miftahulkhair, Muh. Muh Ismail Syafar Muh Kasim Anies Muh. Tsabit Hasan Muha, Muhamad Zainuddin Muhammad Fahrul Ramadhan MUHAMMAD HARIS Muhammad Hidayat Muhammad Ridha Kasim Muhammad Syakir Muhammad Taufiq Muhammad, Vadhel Muhlis, Muhammad Ridwan Muliana , Andi Mulka, Riska Mulyana, Andi Rizki Musa, Nurfilia Natsir, Khofifah Nunung Nur, Siska Utami Nurfadhilah, Jihan Nurhalizah, Siti Pahlawan, Adriyan Paneo, Sri Oktaviani Priliana, Wa Ode Putri Putra, Gali Sefrian Adi Raharja, Farid Rahman, Samarkandy Rahmansyah, Ahmad Raihan Ramadhani, Dwi Suci Rani Bastari Alkam Rani Bastari Alkam, Rani Bastari Ridha Dharmawan Nurdin Riska Sakti, Agung Surya Salim Salim Setiawan, Prayudhi Trisda Shabrina, Salma Dastia Sri Mulyani Muchtar St Maryam Hafran St. Maryam Hafram Sudarman Supardi Supardi, Sudarman Supriadi S Syaharuddin Syahruddin Syahrul, Nufahril Syarkawi, Mukhtar Tahir Syarkawi, Mukhtar Thahir Uco, Isra Utina, Toni Warid, Rizwan Adhar Winarno Arifin Winarno Arifin Wulandari , Anastasia Yunus , Arhamudin Hi. Yunus, Ilham Yusuf, Andi Ainul Muftiyah Zaifuddin Zulfadli Zulfikar Ahmad