Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Video Tutorial Rias Wajah Pengantin Barat di SMK N 6 Padang Diah, Halimatusak; Astuti, Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.232 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2131

Abstract

Penelitian ini tentang Pengembangan Media Pembelajaran Tutorial Rias Wajah Pengantin Barat yang bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui tingkat kevalidan dan praktikalitas media pembelajaran video tutorial rias wajah pengantin barat di SMKN 6 Padang. Penelitan menggunakan tahapan Reserch and Development yang mengadaptasi model 4D. instrumen penelitian menggunakan angket penilaian yang digunakan untuk menguji validasi media, dan materi, serta uji praktikalitas diperoleh dari respon guru dan siswa. Analisis data menggunakan persentase dengan kategori yang sudah ditetapkan. Subjek dari penelitian ini yaitu 30 orang siswa kelas dua belas. Hasil validasi media video pembelajaran oleh ahli desain media memperoleh nilai 0,87 dan validasi materi memperoleh nilai 0,81 dengan kategori sangat valid. Sedangkan uji praktikalitas respon guru mendapatkan nilai 92,9% dan respon siswa 90,6% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil keseluruhan penilaian dalam kategori sangat valid dan sangat praktis sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran rias wajah pengantin barat di SMKN 6 Padang.
Perbandingan Hasil Jadi Koreksi Bentuk Alis Tebal dengan Menggunakan Lem Bulu Mata dan Pomade Alis pada Rias Pengantin Sumatera Barat Dellia Putri, Manisha; Astuti, Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.35 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan hasil jadi koreksi alis tebal menggunakan lem bulu mata dan pomade alis. Penata rias menemukan calon pengantin memiliki alis tebal,tidak mau alisnya dicukur tetapi menginginkan alis ideal. Penelitian ini menggunakan pre eksperimental dan desain penelitian One Shoot Case Study. Populasi penelitian adalah mahasiswi TRK Universitas Negeri Padang dengan 6 sampel dan 7 panelis.Teknik pengambilan data adalah purposive random sampling.Dari Penelitian yang dilakukan terdapat perbedaan kerapian bentuk alis menggunakan lem bulu mata dan pomade alis pada rias pengantin Sumatera Barat dengan nilai p= 0,000. Terdapat Perbedaan kesukaan observer menggunakan lem bulu mata dan pomadealis pada rias pengantin sumatera barat dengan nilai p= 0,000. Terdapat perbedaan keseluruhan riasan menggunakan lem bulu mata dan pomade alis pada rias pengantin sumatera barat dengan nilai p=0,002 Kesimpulan penelitian ini terdapat perbedaan hasil pengaplikasian lem bulu mata dan pomade alis pada rias Pengantin Sumatra Barat.
Perbandingan Pemilihan Jenis Foundation terhadap Hasil Rias Wajah Cikatri pada Lubang Bekas Jerawat Dwi Wahyuni, Resa; Astuti, Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis tata rias wajah yang dapat digunakan untuk seseorang yang mempunyai kasus jerawat atau lubang bekas jerawat pada kulit wajah adalah tata rias wajah cikatri. Tujuannya untuk menutupi atau menyembunyikan cacat yang ada pada wajah, macam-macam kelainan pada wajah yang sering dijumpai berupa lubang bekas jerawat, bintik hitam bekas jerawat, luka parut, bekas jahitan operasi, pigmentasi, varises, hidung yang penceng, bibir yang asimetris. Penelitian ini bertujuan untuk a) Menganalisis hasil rias wajah cikatri pada lubang bekas dengan menggunakan liquid foundation, b) Menganalisis hasil rias wajah cikatri pada lubang bekas jerawat dengan menggunakan cream foundation, c) Menganalisis hasil rias wajah cikatri pada lubang bekas jerawatdengan menggunakan stick foundation, dan d) Menganalisis perbedaan hasil rias wajah cikatri pada lubang bekas jerawat menggunakan liquid foundation, cream foundation, stick foundation.Jenis penelitian ini adalah pre-experiment. Populasi penelitian ini adalah mahasiswi jurusan tata rias dan kecantikan yang memiliki kulit wajah berlubang bekas jerawat berusia 19-25dengan 3 sampel dan 7 panelis. Teknik pengambilan data adalah metode purposive sampling. Teknik analisa data deskriptif dengan menampilkan statistik dan frekuensi serta uji anova.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh menggunakan foundation liquid dari aspek kehalusan diperoleh rata-rata 3,143 kategori halus, aspek ketahanan diperoleh rata-rata 3,286 kategori tahan, dan aspek kesukaan observer rata-rata 3,286 kategori suka, menggunakan foundation cream dari aspek kehalusan diperoleh rata-rata 3,000 kategori halus, aspek ketahanan diperoleh rata-rata 2,286 kategori kurang tahan, dan aspek kesukaan observer rata-rata 3,143 kategori suka, menggunakan foundation stick dari aspek kehalusan diperoleh rata-rata 4,000 kategori sangat halus, aspek ketahanan diperoleh rata-rata 4,000 kategori sangat tahan, dan aspek kesukaan observer rata-rata 4,000 kategori sangat suka, dan terdapat perbedaan kehalusan hasil rias wajah cikatri pada lubang bekas jerawat menggunakan foundation liquid, cream, dan stick, nilai p = 0,033 (p<0,05), terdapat perbedaan ketahanan hasil rias wajah cikatri pada lubang bekas jerawat menggunakan foundation liquid, cream, dan stick, nilai p = 0,000 (p<0,05), dan terdapat perbedaan kesukaan observer hasil rias wajah cikatri pada lubang bekas jerawat menggunakan foundation liquid, cream, dan stick, nilai p = 0,031 (p<0,05).
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Tutorial Rias Karakter Tiga Dimensi Luka Bakar di SMKN 6 Padang Mardiah, Ainul; Astuti, Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.13 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya inovasi baru berupa media pembelajaran yang tepat untuk proses belajar mengajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4-D. Penelitian ini dilakukan dikarenakan masih banyaknya peserta didik kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII Program Tata Kecantikan 2 di SMKN 6 Padang. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis video tutorial rias karakter tiga dimensi luka bakar yang valid dan praktis. Uji kevalidan media dan materi diperoleh dari lembar validasi berdasarkan para ahli. Uji praktikalitas diperoleh oleh instrumen penelitian berdasarkan respon guru dan siswa. Hasil penilaian validasi media sebesar 0,92 dengan kategori sangat valid dan validasi materi 0,81 dengan kategori sangat valid. Hasil praktikalitas diperoleh dari respon guru sebesar 83,7% dengan kategori sangat praktis dan respon siswa 91,3% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan dari hasil penilaian secara keseluruhan media video pembelajaran rias karakter tiga dimensi luka bakar dikategorikan sangat valid dan praktis. Hal ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan sangat layak digunakan. Implikasi dari penelitian ini adalah dapat dijadikan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Peningkatan Keterampilan Rias Pengantin Muslim, Kreasi Jilbab dan Perawatan Kulit Wajah Pada Guru-Guru Madrasah Aliyah (MA) Plus Ketrampilan Se Sumatera Barat Berbasis Revolusi Industri 4.0 Astuti, Murni; Efrianova, Vivi; Lusiana, Mitra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.87 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2254

Abstract

Permasalahan mitra adalah guru MA Plus belum memiliki ketrampilan Rias Wajah Pengantin Muslim, Kreasi Jilbab, Perawatan Wajah sehingga saat fashion show, guru ketrampilan belum maksimal membantu siswa. Sehingga siswa masih banyak menggunakan jasa salon yang mahal. Solusi permasalahan mitra dengan memberikan pelatihan rias wajah pengantin muslim, kreasi jilbab dan perawatan kulit wajah. Tujuan kegiatan ini adalah: memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam melakukan Rias Pengantin Muslim, Kreasi jilbab dan Perawatan Kulit Wajah. Memberikan pengetahuan menetukan alat, bahan dan kosmetika serta koreksi sesuai dengan bentuk wajah, dan memberikan pengetahuan peluang usaha rias. Sasaran peserta dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat adalah guru ketrampilan dari Madrasah Aliyah Plus Ketrampilan di Sumatera Barat berjumlah 15 orang dilaksanakan di MAN 1 Bukit Tinggi. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasi, video tutorial, praktek, dan bimbingan. Kegitan pelatihan dilakukan secara tatap muka maupun daring. Target luaran yang dicapai adalah jurnal Pendidikan Tambusai , HKI,bahan ajar. Setelah kegiatan ini seluruh peserta dapat melakukan rias pengantin muslim, kreasi jilbab dan perawatan kulit wajah serta memiliki pengetahuan untuk berwirausaha di bidang tata rias. Diharapkan agar ketrampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi siswa dalam kegiatan fashion show untuk pengembangan minat bakatnya.
Kelayakan Masker Daun Nangka dan Tepung Beras Untuk Perawatan Kulit Berjerawat Ghani Hanafiah, Retno; Astuti, Murni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.593 KB)

Abstract

Kandungan flavonoid dan saponin yang terdapat dalam daun nangka dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan timbulnya jerawat. Tepung beras bermanfaat untuk mencerahkan kulit wajah serta berfungsi sebagai perekat sehingga masker dapat menempel pada kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk: a) menganalisis cara pembuatan masker daun nangka dan tepung beras untuk perawatan kulit berjerawat, b) menganalisis kandungan flavonoid dan saponin yang terdapat pada masker daun nangka untuk perawatan kulit berjerawat, dan c) imenganalisis ikelayakan itekstur, iaroma, daya lekat idan ikesukaan ipanelis i(Uji iOrganoleptik). iPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode eksperimen. Objek penelitian ini adalah daun nangka dan tepung beras. Tempat untuk melakukan uji kandungan flavonoid dan saponin yang terkandung dalam masker dilaksakan di iLaboratorium iKimia iFMIPA UNP idan tempat iuji iorganoleptik idilakukan idi iLaboratorium iJurusan iTata iRias dan Kecantikan iFPP iUNP. iBerdasarkan hasil penelitian proses pembuatan masker daun nangka dan tepung beras dalam penelitian ini dibuat berupa bubuk. Kualitas masker daun nangka dan tepung beras berdasarkan uji hasil laboratorium menunjukkan bahwa terdapat kandungan flavonoid sebesar 0,0011% dan saponin sebesar 0.1470%. Berdasarkan uji organoleptik pada aspek penilaian tekstur, daya lekat, dan kesukaan masker dengan perbandingan 20:80 lebih disukai dibandingkan perbandingan 30:70 dan 40:60. Sedangkan pada aspek aroma masker dengan perbandingan 40:60 lebih disukai dibandingkan perbandingan 20:80 dan 30:70. Disarankan iuntuk ipenelitian iselanjutnya mengenai imasker idaun inangka idan itepung iberas iagar idapat ilebih idikembangkan serta idisempurnakan ilagi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA KULIAH PERAWATAN KULIT WAJAH Murni Astuti; Rahmiati Rahmiati; Sri Zulfia Novita; Rahmi Oktarina
Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/tip.v12i2.250

Abstract

Learning Skin Care is one of the compulsory subjects in the Department of Beauty And Cosmetology FPP UNP. The problems encountered in learning Facial Skin Care are students having difficulty in understanding massage tehnic and problematic facial care techniques with technology. This causes student learning outcomes are relatively low. The purpose of this research is to develop interactive multimedia learning media on Facial Skin Care courses that are practical, valid and effective. This research was conducted in the cosmetology and beauty department of FPP UNP. This research uses the Research and Development (R&D) research method. Interactive multimedia validation of Facial Skin Care courses conducted by material validators and media and language display an average of 3.68% with the category "very valid" Whereas the practicality of interactive multimedia seen from the response of lecturers who get an average of 3.60% and students 3.79%. This shows the interactive multimedia Facial Skin Care, including the category "very practical”
Kelayakan Masker Gel Daun Binahong Untuk Perawatan Kulit Wajah anna rahma; Murni Astuti
JURNAL PENDIDIKAN DAN KELUARGA Vol 13 No 02 (2021): Jurnal Pendidikan dan Keluarga
Publisher : Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpk/vol13-iss02/913

Abstract

This study aims to a) analyze how to make binahong and gelatin leaf gel masks for facial skin care, b) analyze the feasibility of binahong and gelatin leaf gel masks judging by the content of flavonoids and vitamin c, c) analyze the feasibility of binahong leaf gel masks and gelatin judging by texture, aroma, and adhesion. This research uses quantitative approach, with experimental research design. The variab1es in this study were free variab1es (x) and bound variab1es (y). This type of data uses primary data with observation data sources, documentation and questionnaires. Data collection techniques are carried out by means of observation, documentation and questionnaires. This study uses questionnaires/ questionnaires. The steps for analyzing data are descriptive analysis techniques and analysis methods. Based on the resu1ts of 1aboratory tests the content of vitamin C contained in binahong leaf gel masks and gelatin amounted to 788 mg, and Positive (+) contains flavonoids. And based on the resu1ts of organoleptic tests, the quality of binahong leaf gel masks and gelatin seen from the texture showed 29% of panelists stated very viscous, 57% expressed viscous, and 14% expressed less viscous. Judging from the aroma of 29% panelists expressed a very distinctive scent binahong leaves, 71% panelists expressed a distinctive scent binahong leaves. Judging from the adhesy of 57% of panelists stated very sticky, 43% stated sticky. And judging from the panelists' liking showed 43% expressed great fondness for binahong and gelatin leaf gel masks, 57% expressed likes on binahong and gelatin leaf gel masks.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN VIDEO MATA KULIAH DASAR TATA RIAS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA RIAS DAN KECANTIKAN FT UNP Murni Astuti
PAKAR Pendidikan Vol 12 No 2 (2014): Published in July 2014
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.469 KB) | DOI: 10.24036/pakar.v12i2.141

Abstract

The problem in this study was college students have difficulty to understanding the basic concepts of makeup and face shape correction in Makeup for Basic Make up course. This is indicated by the low student results obtained by students, and if this continues it feared would undermine the quality of education. The difficulty is thought to occur due to non optimal use of learning media by lecturers.Based on these problems is carried out through research efforts to develop learning media using video for Basic Makeup courses, that can help students understand the concepts and be able to practice in accordance with the concept.This research is the development of research. Model and procedure development using 4-D model (four - D model) consists of stages define, design, develop and disseminate. In the define phase analysis of curriculum and student analysis. In the design phase carried out using a video learning media in Basic Makeup course. At this stage of develop validated expertise and limited testing on students, to find out the practicalities and effectiveness of video media are developed. Phase disseminate not done. Researchers conducted a test of the media to see if the media produced valid, practical, and effective. The results of the data analysis showed that media video for Basic Make up, based learning using three criteria: (1) the terms of didactic 90.62% with very valid category, (2) construct terms 88.28% with very valid category, (3) technical requirements 95% with very valid category, the average percentage of 91.30% with very valid category. This suggests that the validity of the video media is in the category of very valid. Meanwhile, the average percentage of the practicalities of media by rating lecturers are 92.49%, based on test applicability media by students in small groups were 81.66% and based on the test applicability media by all students is 94.59%. Based on the test results of the practicalities of this media has been in the category of very practical. Based on test media effectiveness, student activity increased by 86,10% While the percentage success rate of student results that 88,88% of students have achieved the minimum 75. This means learning to use video media has been valid, practical and effective. It can be concluded that the use of learning media video in Basic Makeup course can be used as a medium of learning in Educational Studies Program Makeup and Beauty Faculty of Engineering, State University of Padang.
KELAYAKAN MASKER TRADISIONAL DAUN KELOR UNTUK PERAWATAN KULIT WAJAH KERING Firsty Madikizella; Murni Astuti
Jurnal Tata Rias dan Kecantikan Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Tata Rias dan Kecantikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.842 KB) | DOI: 10.24036/.v2i3.47

Abstract

Traditional moringa leaf masks can be used as an alternative as a natural facial treatment cosmetic for scaly, rough and dull skin. This study aims to: 1) analyze the feasibility of traditional moringa leaf masks judging by the content of vitamins (labor test), 2) analyze the feasibility of traditional moringa leaf masks judging by texture, aroma, and ness (organoleptic test), 3) analyze the feasibility of traditional moringa leaf masks judging by the panelists' fondness (hedonic test). The type of research used is quantitative descriptive research. The variables in this study are free variables (x) and bound variables (Y). Data retrieval techniques using documentation, observations and tests. Data analysis techniques using presentase formulas. Based on the results of laboratory tests shows that the content of Vitamins B1 and C is still present in the traditional mask of moringa leaves. Based on organoleptic and hedonic testing of the traditional feasibility mask of moringa leaves, judging by the texture, most panelists say that the texture of the moringa leaf mask is smooth, for aroma, most panelists say that the moringa leaf mask is strong, for ness, all panelists say that the moringa leaf mask is attached, and for the fondness of panelists most say like a moringa leaf mask.
Co-Authors Adinda Yulia Salsabela Agraini, T. Rahmilia Ainul Mardiah Alasta, Salsabilla Saqina Putri Alga Ningsih Alifa Sonda, Febiola Altalia, Erin Ambiyar, Ambiyar ANGGUN SURYA NINGSIH anna rahma Armiati Asmar Yulastri Ayuning, Geby , Denada Cecep Kusmana Dellia Putri, Manisha Deny Nofia Destya Yolanda, Febby Dewi, Siska Miga DHIYA PEBRINA PEBRINA Diah, Halimatusak Dianas, Algia Dwi Wahyuni, Resa Eflina, Husnul Efrianova, Vivi Eka Putri, Nela Aprilia Fabitiary, Annisa Rizqa Fadilah, Rahmi Febri Silvia Firsty Madikizella Ganefri Ganefri . Ghani Hanafiah, Retno Giatman Hanif, Amelia Hansi Effendi HANZOLA, GITA FADHILA Hari, Sari Neng Hayati, Annur Fitri Hayatunnufus Hayatunnufus Hidayati, Salsabila Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Parma Dewi Ilmi Fadila Indra Saputra Indra Saputra Jalius, Nizwardi Kamis, Arasinah Karlina, Yana Kartika, Rani Kasmita Kasmita Koto, Rahmat Desman Kusumastuti, Dyah Lara Amelia Putri LV, Yuhendri Maiyana, Efmi Masputri, Hildanis Pebria Mega Selfia Meilinda, Fuji Rahma Melianti, Eka Oktaviani Mitra Lusiana Monysa, Monysa Muhammad Sayuti Mursyida, Lativa Muskhir, Mukhlidi Nildawati, Nildawati Nilmadesri Rosya Niswatuzzaqiah, Niswatuzzaqiah Noveta, Rahyu Novrita, Sri Zulfia Oknaryana, Oknaryana Oktarina, Rahmi Prima Minerva Prima, Nadia Putri Alasta, Salsabilla Saqina Putri Mayang Sari, Putri Mayang Putri, Mutia R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rahmi Gusti Fatimah Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Rahmiati Refdinal, Refdinal Ria Andriani Rima Agustia Utami Ritonga, Mentari Rosalina, Linda Rostamailis Rostamailis Sari, Rika Mailan Sari, Tri Lanna Sayuti, Muhammad Silvia, Febri Simatupang, Astika Simatupang, Wakhinuddin Siti Hajar Thaitami Syah, Nur Hasan Syahril Syaidah, Ummi TATI NURHAYATI Tyas Asih Ummah, Adisty Akhoma Vici Syahril Chairani Waskito Waskito, Waskito Winda Lestari Siregar Yarizqi, Tartila Yasrul Sami Yolanda, Siska Septia Yosa, Efrimai Yulanda, Helfini Yuliana Yuliana