p-Index From 2021 - 2026
6.762
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Sains AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran PAEDAGOGIA Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Journal of Humanities and Social Studies JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI FORUM PAEDAGOGIK Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya Al Basirah Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)
Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK PROSES BERPIKIR ANALITIS SISWA DALAM MEMECAHKAN PERMASALAHAN HIMPUNAN Agus Maqruf; Sudirman Sudirman; Makbul Muksar
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.808 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6266

Abstract

Beberapa penelitian pendidikan matematika menunjukkan, dalam memecahkan masalah matematika, sebagian besar siswa di Indonesia masih memberikan solusi dan langkah pemecahan masalah yang belum tepat. Kemampuan memecahkan masalah ini erat kaitannya dengan bagaimana siswa berpikir analitis sehingga perlu dikaji proses berpikir analitis siswa. Proses berpikir analitis adalah proses berpikir dengan karakteristik memilah-milah informasi atau bagian penting dari materi dan menentukan hubungan dari bagian-bagian materi tersebut dengan materi secara keseluruhan.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik proses berpikir analitis siswa dalam memecahkan permasalahan himpunan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus. Subjek yang dipilih adalah siswa yang telah mempelajari materi himpunan. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes permasalahan himpunan dan pedoman wawancara. Adapun teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan dari 24 subjek penelitian ketika menyelesaikan permasalahan himpunan sudah melalui tahapan berpikir analitis yaitu differentiating, organizing, dan attributing namun terdapat perbedaan berdasarkan sepenuhnya atau belum sepenuhnya subjek melakukan tahapan berpikir analitis. Perbedaan tersebut terdapat dalam 4 karakteristik berpikir berdasarkan kemungkinan jawaban yang terjadi pada siswa. Adapun karakteristik yang ditunjukkan yaitu karakter berpikir benar sungguhan, karakter berpikir pseudo benar, karakter berpikir pseudo salah, dan karakter berpikir salah sungguhan.Kata kunci: Karakteristik Berpikir Analitis, Permasalahan Himpunan Abstract Some research on mathematics education shows that in solving math problems, most students in Indonesia still provide inappropriate solutions and steps to solve problems. The ability to solve this problem is closely related to how students think analytically so it is necessary to examine how the process of students' analytical thinking. The analytical thinking process is a thinking process with the characteristics of sorting out information or important parts of the material and determining the relationship between the parts of the material and the material as a whole. This study aims to analyze the characteristics of students' analytical thinking processes in solving set problems. The type of research used in this study is a case study qualitative research. The selected subjects are students who have studied set material. The instruments in this research were set problem tests and interview guides. The technique of checking the validity of the data in this study was carried out using the triangulation method. The results showed that the 24 research subjects when solving set problems had gone through the stages of analytical thinking, namely differentiating, organizing, and attributing, but there were differences based on wholly or not fully the subjects carried out the stages of analytical thinking. These differences are found in the 4 characteristics of thinking based on possible answers that occur in students. The characteristics shown are real right thinking characters, pseudo right thinking characters, wrong pseudo thinking characters, and real wrong thinking characters.Keywords: Analytical Thinking Characteristics; Set Problems.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS TERTULIS MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PENERAPAN INKLUSI-EKSKLUSI DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Nurma Wahyu Utami; Lathiful Anwar; Makbul Muksar
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.802 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6412

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tertulis mahasiswa dalam menyelesaikan soal penerapan prinsip inklusi-eksklusi ditinjau dari perbedaan gender. Aspek komunikasi matematis tertulis yang digunakan pada penelitian ini antara lain: menulis (writing), menggambar (drawing) dan ekspresi matematika (mathematical expression). Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dimana data yang digunakan berupa jawaban tertulis siswa dan transkrip wawancara. Subyek penelitian terdiri dari satu mahasiswa laki-laki dan satu mahasiswa perempuan yang dipilih berdasarkan kelengkapan jawaban tertulis, kemampuan komunikasi dan kesediaan terlibat dalam penelitian. Kemampuan komunikasi matematis subyek dideskripsikan mengikuti tahap penyelesaian masalah yang dikaitkan dengan aspek komunikasi matematis yang terlibat pada setiap tahap. Mahasiswa laki-laki melibatkan tiga aspek komunikasi matematis tertulis yaitu menulis, menggambar, dan ekspresi matematika. Namun, mahasiswa perempuan hanya memunculkan aspek menulis dan ekspresi matematika. Dibandingkan dengan mahasiswa laki-laki, mahasiswa perempuan lebih detail dalam menuliskan informasi yang diberikan dalam masalah dan mengunakan representasi visual untuk menuliskan ide atau kesimpulannya.
Pengembangan lembar kerja siswa (LKS) berkarakteristik react pokok bahasan barisan dan deret pada siswa SMA kelas XII Arif Hidayatul Khusna; Makbul Muksar
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.584 KB) | DOI: 10.17977/um067v1i10p780-787

Abstract

Ketersediaan LKS matematika untuk siswa SMA yang beredar saat ini sebagian besar hanya berisi ringkasan materi, contoh soal dan kemudian soal sehingga siswa cenderung menghafal dan tidak membangun suatu konsep. Hal ini menyebabkan kurangnya tingkat pemahaman siswa. Oleh karena itu, perlu dikembangkan LKS yang dapat memperdalam pemahaman siswa yaitu dengan mengembangakan LKS yang berkarakteristik REACT. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Plomp yang terdiri dari empat tahap yaitu 1) Tahap Investigasi Awal, 2) Tahap Perancangan, 3) Tahap Realisasi, 4) Tahap Tes, evaluasi, dan Revisi. Berdasarkan hasil uji kevalidan, uji kepraktisan, dan uji keefektifan yang diuraikan pada Bab IV, secara keseluruhan produk LKS yang dikembangkan dinyatakan valid dengan persentase 85,16 persen, praktis dengan persentase 85,6 persen, dan efektif karena semua subjek uji coba mendapatkan nilai lebih dari 75 saat mengerjakan soal evaluasi. Jadi dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan telah memenuhi kriteria baik dan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar matematika pokok bahasan Barisan dan Deret.
Analisis Kesalahan Siswa Tipe Kepribadian Idealist dalam Menyelesaikan Masalah Statistika Berdasarkan Kriteria Watson Nibrisatul Hana; Makbul Muksar; Slamet Slamet
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2668

Abstract

Guru sering menemukan kesalahan siswa dalam proses pembelajaran, seperti kesalahan dalam memahami soal, perhitungan, dan menuliskan kesimpulan. Dengan mengetahui kesalahan setiap siswa, guru akan lebih mudah memperbaiki kesalahan siswa. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar guru dapat membuat rencana untuk menindaklanjuti kesalahan siswa sehingga hasil pembelajaran dapat dicapai semaksimal mungkin. Memahami karakteristik siswa adalah salah satu komponen penting untuk meningkatkan hasil pembelajaran dalam mengembangkan potensi siswa secara optimal. Tipe kepribadian siswa adalah faktor yang dapat memengaruhi kegiatan belajar mereka. Karena tipe kepribadian siswa bervariasi dari satu siswa ke siswa lainnya, kemungkinan kesalahan yang dilakukan oleh siswa juga berbeda. Statistik adalah salah satu mata pelajaran sekolah menengah pertama di mana siswa sering melakukan kesalahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa tipe kepribadian idealist serta penyebab siswa melakukan kesalahan tersebut dalam menyelesaikan masalah statistika berdasarkan kriteria Watson. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di SMP Ar Rohmah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan siswa tipe kepribadian idealist melakukan beberapa kesalahan seperti tidak menuliskan prosedur penyelesaian (ip), tidak menggunakan data yang tersedia untuk menyelesaikan masalah (od), langsung menuliskan kesimpulan tanpa disertai prosedur penyelesaian (rlc), kesalahan dalam perhitungan (shp) serta menuliskan kesimpulan namun tidak tepat (oc). Beberapa faktor yang menyebabkan kesalahan tersebut adalah siswa tidak paham dengan prosedur penyelesaian yang telah dilakukannya, tidak mengetahui prosedur penyelesaian masalah yang diberikan, dan kehabisan waktu dalam mengerjakan soal.
Peningkatan Digital Skills dan Produktifitas Guru Pamong PPL Program PPG UM Melalui Pendampingan Sistem Pembelajaran MOOCS Berbasis Hybrid Learning Makbul Muksar; Andika Bagus Nur Rahma Putra; Prihanto Trihutomo; Herlina Ike Oktaviani; Dedi Tiarno
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i3.280

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk: (1) melakukan pelatihan para guru pamong PPL PPG membuat teknologi MOOC; (2) melakukan pendampingan para guru pamong PPL PPG dalam menggunakan teknologi MOOC; dan (3) melakukan evaluasi perbedaan pemahaman guru pamong PPL PPG sebelum dan setelah pelatihan pembuatan MOOC. Pada pelaksanaan pengabdian ini, metode yang digunakan yaitu metode demonstrasi dengan pendekatan diskusi kelompok dan studi kasus. Berdasarka pelaksanaan kegiatan ini, maka disimpulkan beberapa hal. Pertama, kegaitan pengabdian yang dilaksanakan dilakukan melalui beberapa tahapan pelatihan dengan materi yang bertingkat, hal itu karena sebagai bentuk konsep pelatihan mendalam sesuai dengan tahapan pelatihan terstruktu. Kedua, setelah kegiatan ini behasil dilakukan, terdapat 40 orang guru (peserta kegiatan) mampu menggunakan sistem MOOC dengan mahir. Ketiga, para guru tersebut mampu membuat dan mengembangkan konten dengan sangat cermat sesuai dengan bidang dan kompetensi keahlian masing-masing. Keempat, tingkat pemahaman guru-guru SMP memiliki presentasi di atas 85% sehingga dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan keterampilan guru (peserta) mengalami peningkatan yang signifikan. Kelima, kegiatan diseminasi dan pendampingan sistem pembelajaran moocs berbasis hybrid learning terbukti efektif meningkatkan digital skills dan produktifitas guru pamong PPL program PPG UM.
METACOGNITIVE ACTIVITIES IN GROUP DISCUSSIONS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS MATHEMATICS MULTIPLICATION MATERIAL Dyah Triwahyuningtyas; Cholis Sadijah; Makbul Muksar; Subanji Subanji
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i1.9691

Abstract

Student metacognition only focuses on individuals, not yet associated with student positioning in the group. There are positioning groups whose roles change, so it is necessary to examine more deeply the characterization of students' metacognition in solving multiplication problems in group discussions in terms of student positioning. This study aims to describe students' metacognitive activities, students' roles during the discussion process, and students' metacognitive abilities related to students' roles during group discussions on multiplication material in mathematics of grade 6 students in one of the public elementary schools in Indonesia. Not only knowing the concept so that students can think critically and learn independently from students without teacher assistance, but also students must be trained in solving problems. This study used descriptive qualitative as the research method. It was found that awareness was mainly found in expert and facilitator positions, regulation was found in expert and facilitator students, and evaluation was found in all student roles. The metacognitive characteristics that emerged in group discussions were expert students as triggers (stimulus) and regulators (contribution), facilitator students as regulators (contribution) and followers (passive), and novice students as followers (passive).Metakognitif siswa hanya berfokus terhadap individu, belum dikaitkan dengan pemosisian siswa dalam kelompok. Ada kelompok pemosisian yang perannya berubah, sehingga perlu mengkaji lebih mendalam terkait karakterisasi metakognitif siswa dalam menyelesaikan masalah perkalian pada diskusi kelompok ditinjau dari pemosisian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas metakognitif siswa, peran siswa selama proses diskusi, dan kemampuan metakognitif siswa yang terkait dengan peran siswa selama diskusi kelompok pada materi perkalian matematika siswa kelas 6 di salah satu sekolah dasar negeri di Indonesia. Tidak hanya mengetahui konsep agar siswa dapat berpikir kritis dan belajar secara mandiri dari siswa tanpa bantuan guru, tetapi juga siswa harus dilatih dalam memecahkan masalah. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif sebagai metode penelitian. Ditemukan bahwa kesadaran terutama ditemukan pada posisi ahli dan fasilitator, regulasi ditemukan pada siswa ahli dan fasilitator, dan evaluasi ditemukan pada semua peran siswa. Karakteristik metakognitif yang muncul dalam diskusi kelompok adalah siswa ahli sebagai pemicu (stimulus) dan pengatur (kontribusi), siswa fasilitator sebagai pengatur (kontribusi) dan pengikut (pasif), dan siswa pemula sebagai pengikut (pasif).
PROBLEMATIKA PENERAPAN SOAL BERBASIS NUMERASI PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Ruhil Ismafitri; Makbul Muksar; Syamsul Hadi; Herjan Haryadi
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 9, No 2 (2024): APRIL 2024
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/muallimuna.v9i2.13144

Abstract

Numeracy skills are needed in all aspects of life. Numeracy is the ability to apply number concepts and mathematical skills in everyday life as well as being able to use mathematics practically and have an understanding of information that is expressed mathematically.This study uses a qualitative approach with a multi-case study design. Data were collected through observation, interviews and documentation. The data analysis process is done through single case data analysis and cross case data analysis. The location of the study was conducted at three elementary schools in West Lombok regency, namely SDN 3 Kuripan, SDN 2 Jembatan Kembar Timur and SDN 4 Dasan Geres. The findings from the three schools showed that teachers in constructing numeracy-based problems refer to the components of the numeracy AKM but still in the form of simple questions. In pemanfataanya, numeracy-based questions are not done routinely and according to the needs of ANBK only. The lack of workshops and references as well as the distribution of teaching materials on numeracy in schools is a significant obstacle to the use of numeracy-based problems. While the supporting factor in the form of online sites that discuss examples of numeracy problems and the form of contextualization of the problem in the form of personal, socio-cultural and scientific contexts are still minimal.
Pengembangan Media Interaktif Math Room pada Elemen Geometri Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar Senja Richmasari; Abd. Qohar; Makbul Muksar
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2728

Abstract

Proses pembelajaran saat ini dapat memanfaatkan perkembangan teknologi dengan mengembangkan suatu media interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Materi yang di gunakan yaitu fokus pada keliling dan luas bangun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan dan menganalisis media interaktif Math Room pada Elemen Geometri materi bangun datar Kelas IV Sekolah Dasar dengan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode R&D. Desain model pengembangan dalam penelitian pengembangan ini adalah model Lee & Owens. Lima tahapan pada model ini yaitu (1) Analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Tempat yang dibuat untuk penelitian yaitu SDN 1 Ngijo. Hasil yang diperoleh dari validasi dilakukan pada validasi terhadap produk dan validasi soal tes kognitif yang digunakan sebagai tes untuk mengetahui peningkatan dari hasil belajar. Validasi produk mendapatkan nilai persentase 100% dengan kriteria “Sangat Valid”, sedangkan validasi soal tes kognitif mendapatkan nilai persentase 100% dengan kriteria “Sangat Valid”. Hasil kepraktisan media ini memperoleh nilai rata – rata 97,41% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Uji keefektifan ini memperoleh rata – rata skor pretest 66,90 dan rata – rata skor posttest 89,35 dari nilai maksimal 100. Perolehan hasil skor N-gain yaitu 0,68 termasuk dalam kategori “Sedang” tingkat keefektifannya. Media interaktif berbasis android masuk dalam kriteria “Efektif” untuk digunakan dalam pembelajaran matematika materi keliling dan luas bangun datar. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan maka Pengembangan Media Interaktif Math Room Pada Elemen Geometri Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar dikatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam media pembelajaran.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN NUMERASI PESERTA DIDIK Syafitri, Rafi; Muksar, Makbul; Sudirman, Sudirman
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11 No 4 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v11i4.1429

Abstract

This research is based on the low numeracy ability of grade IV students. The low numeracy ability of students is caused by (1) learning is still centered on the teacher, (2) practice questions are sourced from LKS books purchased from stores, (3) students are still weak in applying mathematical concepts to story problems. Based on these problems, the researcher developed a mathematics learning tool to improve the numeracy skills of grade IV students. The purpose of this study is to produce learning tools to improve the numeracy skills of grade IV students that are valid, effective, and efficient. The research method used in this development is the Plomp model which consists of three stages, namely (1) the initial research stage, (2) the prototype stage, and (3) the assessment stage. Hasil praktikalitas RPP dan LKPD memeroleh 93,8% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan berdasarkan hasil uji skala kecil pada tes kemampuan numerasi diperoleh 92,5 % artinya perangkat pembelajaran matematika sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik kelas IV. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran matematika layak untuk dijadikan rujukan dalam pembelajaran matematika kelas IV SD.
Penyelesaian persamaan diferensial parsial dengan metode dekomposisi adomian Pratiwi, Rima Anissa; Muksar, Makbul
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 9 (2022): September
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i92022p1

Abstract

Metode dekomposisi Adomian adalah salah satu metode alternatif untuk menyelesaikan persamaan diferensial parsial secara analitik. Metode ini dapat menyelesaiakan persamaan diferensial tanpa menggunakan linierisasi atau diskritisasi. Ide dasar dari metode dekomposisi Adomian adalah persamaan diferensial parsial dituliskan dalam bentuk operator linier L_x u+L_t u+Nu=0. Solusi umum dari metode dekomposisi Adomian dinyatakan sebagai u(x,t)=∑_(n=0)^∞▒〖u_n (x,t)〗 dengan suku nonliniernya didefinisikan sebagai Nu=∑_(n=0)^∞▒〖A_n (u_0,u_1,…,u_n 〗) dengan A_n=∑_(v=1)^n▒〖c(v,n) f^((v) ) (u_0)〗,n=0,1,2,… yang merupakan polinomial Adomian. Sehingga didapatkan suku dari u(x,t)=∑_(n=0)^∞▒〖u_n (x,t)〗 adalah u_0=ϕ_x, dengan ϕ_x=ξ_0 (t)+xξ_1 (t) dan u_(n≥1)=-〖L_x〗^(-1) L_t u_(n-1)-〖L_x〗^(-1) A_(n-1) dengan ξ_0 (t) dan ξ_1 (t) merupakan koefisien yang sesuai dengan kondisi batas yang sudah diberikan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdur Rahman As’ari Abdur Rohim, Abdur Adbur Rahman Agus Maqruf Akbar Sutawidjaja Al Afrin Uwais, Tito Aldino, Fals Alhikma, Nur Alaviyah Andika Bagus Nur Rahma Putra, Andika Bagus Nur Rahma Anna Nur Fadillah Annesa Eka Norman Arif Hidayat Arif Hidayatul Khusna Aris Mustofa Ayu Dwi Setyaningtyas Bachriani, Ellsa Natassa Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bensi, Ekarista Indriani Wahyuni Cahyani, Nia Cholis Sa’dijah Dedi Kuswandi Dedi Tiarno Djoko Dwi Kusmayanto, Djoko Dwi Dwi Agus Sudjimat Dwiyana Dwiyana Dyah Triwahyuningtyas Dyah Triwahyuningtyas Eka Resti Wulan Elis Widyo Palupi Elly's Mersina Mursidik Endang Novita Tjiptiany Erry Hidayanto Fakhrur Razi Fals Aldino Fazlur Rahman Addakhil, Muhammad Flavia Aurelia Hidajat, Flavia Aurelia Hajar, Maya Umi Herjan Haryadi Herlina Ike Oktaviani Hery Widijanto I Ketut Suada I Nengah Parta I Wayan Sumberartha Ibrohim Imam Nawawi, Imam Indriati Nurul Hidayah Insih Kawedhar Intan Sari Rufiana Ipung Yuwono Ipung Yuwono Ipung Yuwono Jojor Janni Astuti Sigalingging Khair, Muhammad Sa'duddien Kridha Pusawidjayanti Lathiful Anwar Marni Zulyanty, Marni Mira Amelia Amri, Mira Amelia Nia Cahyani Nibrisatul Hana Nurma Wahyu Utami Nurrahmawati Nurrahmawati Nurrahmawati Oktavia Sulistina Olga Putriana Wati Pratiwi, Enditiyas Pratiwi, Rima Anissa Prihanto Trihutomo Purwanti, Peni Purwanto Purwanto Putri, Reni Albertin Qohar, Abd. Rachmat Wasqita Ratna Sari Dewi Reza Aprilia Resterina Rosyidah, Ana Siti Rudi Prasetyo Ruhil Ismafitri Rustanto Rahardi S Sudirman, S Sa’dijah, Cholis Samuntya, Fitri Senja Richmasari Setiadi, Muhammad Ilham Sisworo Siti Mufidah Slamet Solichin Solichin Subanji Subanji Sudirman Sudirman Sudirman Sukoriyanto Suprianti, Dhia Susiswo Suwanti, Vivi Syafitri, Rafi Syamsiar, Syamsiar Syamsul Hadi Tatik Retno Murniasih Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Utami, Ririn Puji Vita Kusumasari Worowirastri E., Dyah Yulianti, Erni Yuni Rahmawati Yusfa Lestari Yusma Ria Zulaicha Yusma Riza Zulaicha Zahro, Nafi'atuz Zainul Arifin Zukhrufurrohmah, Zukhrufurrohmah