p-Index From 2021 - 2026
7.616
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran PAEDAGOGIA PRISMA Desimal: Jurnal Matematika Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Journal of Humanities and Social Studies JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI FORUM PAEDAGOGIK IJPD (International Journal Of Public Devotion) Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya Al Basirah Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Jurnal Didaktik Matematika Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesalahan Siswa Tipe Kepribadian Idealist dalam Menyelesaikan Masalah Statistika Berdasarkan Kriteria Watson Nibrisatul Hana; Makbul Muksar; Slamet Slamet
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2668

Abstract

Guru sering menemukan kesalahan siswa dalam proses pembelajaran, seperti kesalahan dalam memahami soal, perhitungan, dan menuliskan kesimpulan. Dengan mengetahui kesalahan setiap siswa, guru akan lebih mudah memperbaiki kesalahan siswa. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar guru dapat membuat rencana untuk menindaklanjuti kesalahan siswa sehingga hasil pembelajaran dapat dicapai semaksimal mungkin. Memahami karakteristik siswa adalah salah satu komponen penting untuk meningkatkan hasil pembelajaran dalam mengembangkan potensi siswa secara optimal. Tipe kepribadian siswa adalah faktor yang dapat memengaruhi kegiatan belajar mereka. Karena tipe kepribadian siswa bervariasi dari satu siswa ke siswa lainnya, kemungkinan kesalahan yang dilakukan oleh siswa juga berbeda. Statistik adalah salah satu mata pelajaran sekolah menengah pertama di mana siswa sering melakukan kesalahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa tipe kepribadian idealist serta penyebab siswa melakukan kesalahan tersebut dalam menyelesaikan masalah statistika berdasarkan kriteria Watson. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di SMP Ar Rohmah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan siswa tipe kepribadian idealist melakukan beberapa kesalahan seperti tidak menuliskan prosedur penyelesaian (ip), tidak menggunakan data yang tersedia untuk menyelesaikan masalah (od), langsung menuliskan kesimpulan tanpa disertai prosedur penyelesaian (rlc), kesalahan dalam perhitungan (shp) serta menuliskan kesimpulan namun tidak tepat (oc). Beberapa faktor yang menyebabkan kesalahan tersebut adalah siswa tidak paham dengan prosedur penyelesaian yang telah dilakukannya, tidak mengetahui prosedur penyelesaian masalah yang diberikan, dan kehabisan waktu dalam mengerjakan soal.
Peningkatan Digital Skills dan Produktifitas Guru Pamong PPL Program PPG UM Melalui Pendampingan Sistem Pembelajaran MOOCS Berbasis Hybrid Learning Makbul Muksar; Andika Bagus Nur Rahma Putra; Prihanto Trihutomo; Herlina Ike Oktaviani; Dedi Tiarno
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i3.280

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk: (1) melakukan pelatihan para guru pamong PPL PPG membuat teknologi MOOC; (2) melakukan pendampingan para guru pamong PPL PPG dalam menggunakan teknologi MOOC; dan (3) melakukan evaluasi perbedaan pemahaman guru pamong PPL PPG sebelum dan setelah pelatihan pembuatan MOOC. Pada pelaksanaan pengabdian ini, metode yang digunakan yaitu metode demonstrasi dengan pendekatan diskusi kelompok dan studi kasus. Berdasarka pelaksanaan kegiatan ini, maka disimpulkan beberapa hal. Pertama, kegaitan pengabdian yang dilaksanakan dilakukan melalui beberapa tahapan pelatihan dengan materi yang bertingkat, hal itu karena sebagai bentuk konsep pelatihan mendalam sesuai dengan tahapan pelatihan terstruktu. Kedua, setelah kegiatan ini behasil dilakukan, terdapat 40 orang guru (peserta kegiatan) mampu menggunakan sistem MOOC dengan mahir. Ketiga, para guru tersebut mampu membuat dan mengembangkan konten dengan sangat cermat sesuai dengan bidang dan kompetensi keahlian masing-masing. Keempat, tingkat pemahaman guru-guru SMP memiliki presentasi di atas 85% sehingga dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan keterampilan guru (peserta) mengalami peningkatan yang signifikan. Kelima, kegiatan diseminasi dan pendampingan sistem pembelajaran moocs berbasis hybrid learning terbukti efektif meningkatkan digital skills dan produktifitas guru pamong PPL program PPG UM.
METACOGNITIVE ACTIVITIES IN GROUP DISCUSSIONS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS MATHEMATICS MULTIPLICATION MATERIAL Dyah Triwahyuningtyas; Cholis Sadijah; Makbul Muksar; Subanji Subanji
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i1.9691

Abstract

Student metacognition only focuses on individuals, not yet associated with student positioning in the group. There are positioning groups whose roles change, so it is necessary to examine more deeply the characterization of students' metacognition in solving multiplication problems in group discussions in terms of student positioning. This study aims to describe students' metacognitive activities, students' roles during the discussion process, and students' metacognitive abilities related to students' roles during group discussions on multiplication material in mathematics of grade 6 students in one of the public elementary schools in Indonesia. Not only knowing the concept so that students can think critically and learn independently from students without teacher assistance, but also students must be trained in solving problems. This study used descriptive qualitative as the research method. It was found that awareness was mainly found in expert and facilitator positions, regulation was found in expert and facilitator students, and evaluation was found in all student roles. The metacognitive characteristics that emerged in group discussions were expert students as triggers (stimulus) and regulators (contribution), facilitator students as regulators (contribution) and followers (passive), and novice students as followers (passive).Metakognitif siswa hanya berfokus terhadap individu, belum dikaitkan dengan pemosisian siswa dalam kelompok. Ada kelompok pemosisian yang perannya berubah, sehingga perlu mengkaji lebih mendalam terkait karakterisasi metakognitif siswa dalam menyelesaikan masalah perkalian pada diskusi kelompok ditinjau dari pemosisian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas metakognitif siswa, peran siswa selama proses diskusi, dan kemampuan metakognitif siswa yang terkait dengan peran siswa selama diskusi kelompok pada materi perkalian matematika siswa kelas 6 di salah satu sekolah dasar negeri di Indonesia. Tidak hanya mengetahui konsep agar siswa dapat berpikir kritis dan belajar secara mandiri dari siswa tanpa bantuan guru, tetapi juga siswa harus dilatih dalam memecahkan masalah. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif sebagai metode penelitian. Ditemukan bahwa kesadaran terutama ditemukan pada posisi ahli dan fasilitator, regulasi ditemukan pada siswa ahli dan fasilitator, dan evaluasi ditemukan pada semua peran siswa. Karakteristik metakognitif yang muncul dalam diskusi kelompok adalah siswa ahli sebagai pemicu (stimulus) dan pengatur (kontribusi), siswa fasilitator sebagai pengatur (kontribusi) dan pengikut (pasif), dan siswa pemula sebagai pengikut (pasif).
PROBLEMATIKA PENERAPAN SOAL BERBASIS NUMERASI PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Ruhil Ismafitri; Makbul Muksar; Syamsul Hadi; Herjan Haryadi
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 9, No 2 (2024): APRIL 2024
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/muallimuna.v9i2.13144

Abstract

Numeracy skills are needed in all aspects of life. Numeracy is the ability to apply number concepts and mathematical skills in everyday life as well as being able to use mathematics practically and have an understanding of information that is expressed mathematically.This study uses a qualitative approach with a multi-case study design. Data were collected through observation, interviews and documentation. The data analysis process is done through single case data analysis and cross case data analysis. The location of the study was conducted at three elementary schools in West Lombok regency, namely SDN 3 Kuripan, SDN 2 Jembatan Kembar Timur and SDN 4 Dasan Geres. The findings from the three schools showed that teachers in constructing numeracy-based problems refer to the components of the numeracy AKM but still in the form of simple questions. In pemanfataanya, numeracy-based questions are not done routinely and according to the needs of ANBK only. The lack of workshops and references as well as the distribution of teaching materials on numeracy in schools is a significant obstacle to the use of numeracy-based problems. While the supporting factor in the form of online sites that discuss examples of numeracy problems and the form of contextualization of the problem in the form of personal, socio-cultural and scientific contexts are still minimal.
Pengembangan Media Interaktif Math Room pada Elemen Geometri Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar Senja Richmasari; Abd. Qohar; Makbul Muksar
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2728

Abstract

Proses pembelajaran saat ini dapat memanfaatkan perkembangan teknologi dengan mengembangkan suatu media interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Materi yang di gunakan yaitu fokus pada keliling dan luas bangun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan dan menganalisis media interaktif Math Room pada Elemen Geometri materi bangun datar Kelas IV Sekolah Dasar dengan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode R&D. Desain model pengembangan dalam penelitian pengembangan ini adalah model Lee & Owens. Lima tahapan pada model ini yaitu (1) Analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Tempat yang dibuat untuk penelitian yaitu SDN 1 Ngijo. Hasil yang diperoleh dari validasi dilakukan pada validasi terhadap produk dan validasi soal tes kognitif yang digunakan sebagai tes untuk mengetahui peningkatan dari hasil belajar. Validasi produk mendapatkan nilai persentase 100% dengan kriteria “Sangat Valid”, sedangkan validasi soal tes kognitif mendapatkan nilai persentase 100% dengan kriteria “Sangat Valid”. Hasil kepraktisan media ini memperoleh nilai rata – rata 97,41% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Uji keefektifan ini memperoleh rata – rata skor pretest 66,90 dan rata – rata skor posttest 89,35 dari nilai maksimal 100. Perolehan hasil skor N-gain yaitu 0,68 termasuk dalam kategori “Sedang” tingkat keefektifannya. Media interaktif berbasis android masuk dalam kriteria “Efektif” untuk digunakan dalam pembelajaran matematika materi keliling dan luas bangun datar. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan maka Pengembangan Media Interaktif Math Room Pada Elemen Geometri Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar dikatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam media pembelajaran.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN NUMERASI PESERTA DIDIK Syafitri, Rafi; Muksar, Makbul; Sudirman, Sudirman
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11 No 4 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v11i4.1429

Abstract

This research is based on the low numeracy ability of grade IV students. The low numeracy ability of students is caused by (1) learning is still centered on the teacher, (2) practice questions are sourced from LKS books purchased from stores, (3) students are still weak in applying mathematical concepts to story problems. Based on these problems, the researcher developed a mathematics learning tool to improve the numeracy skills of grade IV students. The purpose of this study is to produce learning tools to improve the numeracy skills of grade IV students that are valid, effective, and efficient. The research method used in this development is the Plomp model which consists of three stages, namely (1) the initial research stage, (2) the prototype stage, and (3) the assessment stage. Hasil praktikalitas RPP dan LKPD memeroleh 93,8% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan berdasarkan hasil uji skala kecil pada tes kemampuan numerasi diperoleh 92,5 % artinya perangkat pembelajaran matematika sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik kelas IV. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran matematika layak untuk dijadikan rujukan dalam pembelajaran matematika kelas IV SD.
Penyelesaian persamaan diferensial parsial dengan metode dekomposisi adomian Pratiwi, Rima Anissa; Muksar, Makbul
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 9 (2022): September
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i92022p1

Abstract

Metode dekomposisi Adomian adalah salah satu metode alternatif untuk menyelesaikan persamaan diferensial parsial secara analitik. Metode ini dapat menyelesaiakan persamaan diferensial tanpa menggunakan linierisasi atau diskritisasi. Ide dasar dari metode dekomposisi Adomian adalah persamaan diferensial parsial dituliskan dalam bentuk operator linier L_x u+L_t u+Nu=0. Solusi umum dari metode dekomposisi Adomian dinyatakan sebagai u(x,t)=∑_(n=0)^∞▒〖u_n (x,t)〗 dengan suku nonliniernya didefinisikan sebagai Nu=∑_(n=0)^∞▒〖A_n (u_0,u_1,…,u_n 〗) dengan A_n=∑_(v=1)^n▒〖c(v,n) f^((v) ) (u_0)〗,n=0,1,2,… yang merupakan polinomial Adomian. Sehingga didapatkan suku dari u(x,t)=∑_(n=0)^∞▒〖u_n (x,t)〗 adalah u_0=ϕ_x, dengan ϕ_x=ξ_0 (t)+xξ_1 (t) dan u_(n≥1)=-〖L_x〗^(-1) L_t u_(n-1)-〖L_x〗^(-1) A_(n-1) dengan ξ_0 (t) dan ξ_1 (t) merupakan koefisien yang sesuai dengan kondisi batas yang sudah diberikan.
Kemampuan Komunikasi Matematis Tulis Siswa dalam Mengerjakan Soal Cerita Statistika Bachriani, Ellsa Natassa; Sukoriyanto, Sukoriyanto; Muksar, Makbul
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v9i2.8324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi matematis tulis siswa dalam mengerjakan soal cerita statistika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek pada penelitian ini yaitu 20 siswa kelas IX SMPN 4 Pujon yang dipilih melalui hasil siswa mengerjakan soal matematika. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian ini yakni memberikan soal cerita statistika kepada 20 siswa kemudian melakukan analisis data dengan melihat kemampuan komunikasi matematis tulis siswa berdasarkan indikatornya. Kemudian mengelompokkan siswa menjadi tiga yang terdiri dari kemampuan komunikasi matematis tulis tinggi, kemampuan sedang, dan kemampuan rendah. Hasil pada penelitian ini yakni satu siswa mempunyai kemampuan komunikasi kategori sedang yang mana menuliskan jawaban kurang tersruktur. Empat siswa memiliki kemampuan komunikasi matematis kategori rendah yang menjawab soal tidak tersruktur dan menulis notasi matematika secara kurang tepat. Sebanyak 15 siswa memiliki kemampuan komunikasi matematis tulis kategori tinggi yang memenuhi semua indikator komunikasi. This study aims to describe students' written mathematical communication in working on statistical story questions. This research uses qualitative methods with descriptive research type. The subjects in this study were 20 students of class IX at SMPN 4 Pujon who were selected through the results of the students working on math problems. The technique used for data collection in this study was to provide statistical story questions to 20 students then analyze the data by looking at the students' written mathematical communication skills based on the indicators. Then group the students into three which consist of high written mathematical communication skills, moderate abilities, and low abilities. The results of this study were that one student had a moderate category of communication skills which wrote less structured answers. Four students have low category mathematical communication skills who answer unstructured questions and write mathematical notations incorrectly. A total of 15 students have high category written mathematical communication skills that meet all communication indicators.
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal HOTS Geometri Rosyidah, Ana Siti; Hidayanto, Erry; Muksar, Makbul
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i2.8819

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS geometri. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMPN 1 Madiun pada 32 siswa kelas IX H tahun ajaran 2020/2021. Selanjutnya, dipilih satu subjek pada masing-masing kategori yaitu kemampuan penalaran matematis tinggi, kemampuan penalaran matematis sedang, dan kemampuan penalaran matematis rendah untuk dilakukan analisis data dengan melihat kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan indikator; mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, memberikan alasan atau bukti dan menarik kesimpulan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang mempunyai kemampuan penalaran kategori rendahmenuliskan jawaban dengan tidak tepat dan hanya memenuhi indikator penalaran matematis pertama yakni mengajukan dugaan. Siswa yang memiliki kemampuan penalaran matematis kategori sedang menjawab soal kurang lengkap dan memenuhi dua indikator penalaran matematis; mengajukan dugaan dan menarik kesimpulan. Siswa yang memiliki kemampuan penalaran matematis kategori tinggi menuliskan jawaban dengan tepat, lengkap dan memenuhi semua indikator penalaran matematis: mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, memberikan alasan atau bukti dan menarik kesimpulan.Kata kunci: Penalaran matematis; Soal HOTS, GeometriAbstract: This study aims to describe students' mathematical reasoning abilities in solving geometric HOTS problem. The method used is descriptive qualitative. The research was conducted at SMPN 1 Madiun on 32 students of class IX H for the 2020/2021 school year. Furthermore, one subject was selected in each category, namely high mathematical reasoning ability, medium mathematical reasoning ability, and low mathematical reasoning ability for data analysis by looking at students' mathematical reasoning abilities based on indicators; making conjectures, performing mathematical manipulations, providing reasons or evidence and drawing conclusions. Data collection techniques in this study used tests and interviews. The results of this study indicate that students who have low category reasoning abilities write answers incorrectly and only satisfy the first mathematical reasoning indicator, namely making conjectures. Students who have the medium category of mathematical reasoning write answer incomplete and satisfy two indicators of mathematical reasoning; making conjectures and drawing conclusions. Students who have high category mathematical reasoning abilities write answers accurately, completely and satisfy all indicators of mathematical reasoning: making conjectures, performing mathematical manipulations, providing reasons or evidence and drawing conclusions.Key words: Mathematical reasoning; HOTS Problem, Geometry
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Pirie Kieren untuk Mendukung Pertumbuhan Pemahaman Matematis Putri, Reni Albertin; Susiswo, Susiswo; Muksar, Makbul
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i2.19349

Abstract

 Pemahaman matematis merupakan tujuan pembelajaran matematika. Akan tetapi, berdasarkan studi literatur dan observasi lapangan, pemahaman matematis siswa masih rendah. Salah satu faktornya adalah kurangnya pembelajaran yang dapat mendukung pertumbuhan pemahaman matematis. Oleh karena itulah, peneliti melakukan penelitian dengan tujuan mengembangkan modul ajar berbasis Pirie Kieren yang valid, praktis, dan efektif untuk mendukung pertumbuhan pemahaman matematis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Plomp yang meliputi tiga tahap yaitu fase pendahuluan, pengembangan, dan assesmen. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar validasi, lembar observasi pembelajaran, dan soal tes. Teknik analisis rata-rata digunakan untuk menentukan kevalidan dan kepraktisan produk berdasarkan skor pada lembar validasi dan lembar observasi pembelajaran. Sementara itu, uji-t (independent samples) digunakan untuk menentukan keefektifan produk berdasarkan skor tes siswa. Uji coba modul ajar dilakukan kepada 30 siswa kelas X SMAN 08 Malang. Berdasarkan hasil uji coba, diperoleh bahwa modul ajar memenuhi kriteria valid dengan skor validasi diatas 3,7, memenuhi kriteria praktis dengan skor observasi pembelajaran diatas 3,6, dan memenuhi kriteria efektif dengan hasil uji-t independent samples yang menunjukkan adanya kenaikan signifikan antara skor pretest dan posttest. Meskipun demikian tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan modul ajar dengan model/ metode berbeda serta melakukan analisis terhadap proses pertumbuhan pemahaman siswa.   Mathematical understanding is the goal of mathematics learning. However, based on literature studies and field observations, students' mathematical understanding is still low. One factor is the lack of learning that can support the growth of mathematical understanding. Therefore, researchers conducted research with the aim of developing valid, practical and effective Pirie Kieren-based teaching modules to support the growth of mathematical understanding. This research is development research using the Plomp model which includes three stages, namely the preliminary, development and assessment phases. The instruments in this research were validation sheets, learning observation sheets, and test questions. The average analysis technique is used to determine the validity and practicality of the product based on the scores on the validation sheet and learning observation sheet. Meanwhile, t-test (independent samples) is used to determine product effectiveness based on student test scores. The teaching module trial was carried out on 30 class X students of SMAN 08 Malang. Based on the trial results, it was found that the teaching module met the valid criteria with a validation score above 3.7, met the practical criteria with a learning observation score above 3.6, and met the effective criteria with independent sample t-test results showing a significant increase between the pretest and posttest scores. However, further research is still needed to develop teaching modules with different models/methods and to analyze the process of growing student understanding.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdur Rahman As’ari Abdur Rohim, Abdur Adbur Rahman Agus Maqruf Akbar Sutawidjaja Al Afrin Uwais, Tito Aldino, Fals Alhikma, Nur Alaviyah Andi Daniah Pahrany Andika Bagus Nur Rahma Putra, Andika Bagus Nur Rahma Anna Nur Fadillah Annesa Eka Norman Arif Hidayat Arif Hidayatul Khusna Aris Mustofa Asrotul Ula Desy Sa'idah, Nur Ayu Dwi Setyaningtyas Bachriani, Ellsa Natassa Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bensi, Ekarista Indriani Wahyuni Cahyani, Nia Cholis Sa’dijah Dedi Kuswandi Dedi Tiarno Djoko Dwi Kusmayanto Djoko Dwi Kusmayanto, Djoko Dwi Dwi Agus Sudjimat Dwiyana Dwiyana Dyah Triwahyuningtyas Dyah Triwahyuningtyas Eka Resti Wulan Elis Widyo Palupi Elly's Mersina Mursidik Endang Novita Tjiptiany Erni Yulianti Erry Hidayanto Fakhrur Razi Fals Aldino Fazlur Rahman Addakhil, Muhammad Flavia Aurelia Hidajat, Flavia Aurelia Hajar, Maya Umi Herjan Haryadi Herlina Ike Oktaviani Hery Widijanto I Ketut Suada I Nengah Parta I Wayan Sumberartha Ibrohim Imam Nawawi Imam Nawawi, Imam Imam Rofiki Indriati Nurul Hidayah Insih Kawedhar Intan Sari Rufiana Ipung Yuwono Ipung Yuwono Ipung Yuwono Jojor Janni Astuti Sigalingging Khair, Muhammad Sa'duddien Kridha Pusawidjayanti Kurratul Aini Lathiful Anwar Marni Zulyanty, Marni Maya Umi Hajar Mega Fatimah Rosana Mira Amelia Amri Mohammad Nurwahid Nia Cahyani Nibrisatul Hana Nurma Wahyu Utami Nurrahmawati Nurrahmawati Nurrahmawati Oktavia Sulistina Oktavianus Rudi Sutardi Olga Putriana Wati Pratiwi, Enditiyas Pratiwi, Rima Anissa Prihanto Trihutomo Purwanti, Peni Purwanto Purwanto Putri, Reni Albertin Qohar, Abd. Rachmat Wasqita Ratna Sari Dewi Reza Aprilia Resterina Rosyidah, Ana Siti Rudi Prasetyo Ruhil Ismafitri Rustanto Rahardi S Sudirman, S Samuntya, Fitri Senja Richmasari Setiadi, Muhammad Ilham Sisworo Siti Mufidah Slamet Solichin Solichin Solichin Solichin Subanji Subanji Sudirman Sudirman Sudirman Sukoriyanto Sumanto Suprianti, Dhia Susiswo Suwanti, Vivi Syafitri, Rafi Syamsiar, Syamsiar Syamsul Hadi Tatik Retno Murniasih Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Utami, Ririn Puji Vega, Amelia Vita Kusumasari Worowirastri E., Dyah Yulianti, Erni Yuni Rahmawati Yusfa Lestari Yusma Ria Zulaicha Yusma Riza Zulaicha Zahro, Nafi'atuz Zainul Arifin Zukhrufurrohmah, Zukhrufurrohmah