p-Index From 2021 - 2026
7.262
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Humaniora Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Language Circle : Journal of Language and Literature TEFLIN Journal: A publication on the teaching and learning of English Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Englisia Journal English Review: Journal of English Education Abjadia, International Journal of Education Journal on English as a Foreign Language (JEFL) JEES (Journal of English Educators Society) Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Journal of Language and Literature Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Wiralodra English Journal (WEJ) Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Voices of English Language Education Society Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Linguistik Indonesia Journal of English Language Teaching and Linguistics Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Journal of Language and Health Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya International journal of education and learning Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies) Studies in English Language and Education Jurnal Pendidikan Progresif Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDENTS’ WILLINGNESS TO COMMUNICATE IN ENGLISH THROUGH VIRTUAL CLASSROOM Chotmaniyah Chotmaniyah; Yazid Basthomi; Mirjam Anugerahwati
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 8, No 4: DECEMBER 2020
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The aim of this study is to describe students’ willingness to communicate in English through virtual classroom during Covids-19 Pandemic. This study used descriptive qualitative research design, conducted at SMK Negeri 8 Malang. Data collection methods were obtained from students’ responses on questionnaires and compiled with transcripts of the virtual interview result. The finding showed the students preferred to communicate in English written rather than English spoken.Keywords: student's willingness, English communication, virtual classroomAbstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesiapan para siswa untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif yang telah dilakukan di satuan pendidikan SMK Negeri 8 Malang. Adapun pengambilan data dilakukan berdasarkan hasil tanggapan para siswa dalam mengisi kuisioner dan dikonfirmasikan dengan hasil wawancara antara peneliti dengan siswa yang terlibat dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya para siswa lebih memilih berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris secara tertulis.Kata kunci: keinginan siswa, komunikasi Bahasa Inggris, kelas virtual
Improving Student’s Speaking Fluency Through Small Group Discussion Strategy Achmad Komaruddin; Yazid Basthomi; Roekhan Roekhan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i8.14957

Abstract

Abstract: This study discusses how the implementation of small group discussion (SGD) improved the student’s speaking fluency in intermediate class at Ma’had Al-Jami’ah UIN Maliki Malang. This was done based on the learning problems found in the preliminary study that the student’s speaking fluency was 3.5 in communication and 3.53 in explanation. They were not active in speaking fluency either communication or explanation. Furthermore, they did not totally involve in the learning process. This study used classroom action research of Kemmis and Mc Taggart Model with the procedures: planning, implementing, observing, and reflecting the action. The findings show that in cycle I, they got 3.70 in communication and 3.78 in explanation. Finally in cycle 2, their communication in fluency was 4.16 and 4.08 in explanation. This was done by revising the materials to support the discussion. This means that SGD can improve their speaking fluency.Abstrak: Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana implementasi strategi diskusi kelompok kecil meningkatkan kemampuan kelancaran berbicara siswa kelas intermediate di Ma’had Al-Jami’ah UIN Maliki Malang. Penelitian ini dilakukan karena ditemukannya masalah pembelajaran pada pra penelitian, yakni kelancaran berbicara mereka masih 3.5 di dalam komunikasi dan 3.53 dalam menjelaskan. Mereka belum aktif dalam komunikasi dan menjelaskan sesuatu. Selain itu, mereka belum semuanya berpartisipasi selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan penelitan tindakan kelas menggunakan model teori Kemmis dan Mc Taggart dengan tahapan : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa di siklus 1, kelancara berbicara mereka menjadi 3.70 di dalam komunikasi dan 3.78 dalam presentasi. Di siklus 2, kelancaran mereka meningkat menjadi 4.16 dalam komunikasi dan 4.08 dalam mejelaskan sesuatu. Hal demikian dilakukakan dengan memperbaiki materi untuk mendukung jalannya diskusi. Ini menunjukkan bahwa diskusi kelompok kecil bisa meningkatkan kelancaran berbicara mereka.
Verbalphrase mit Präposition dan Präpositionalphrase: Persprektif Mahasiswa terhadap Kategori Frasa Amalina Rachmi Fatina; Herri Akhmad Bukhori; Yazid Basthomi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 10: OKTOBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i10.15033

Abstract

Abstract: The aim of this study was to find out the comprehension of students, analysis, and reasons students who did not understand prepositional verb phrases and prepositional phrases. The research method used in this study was a mixed method with an explanatory research design. The data in this study were Verbalphrase mit Prposition and Präpositionalphrase which were described in the form of tree diagrams by students and the results of interviews with students who did not understand the use of Verbalphrase mit Prposition and Präpositionalphrase. The finding indicated that students still did not understand about Verbalphrase mit Präposition and Präpositionalphrase, students made mistakes in phrase and word categories, and students experienced difficulties in analyzing Verbalphrase mit Präposition and Präpositionalphrase.Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa, penganalisisan, serta alasan mahasiswa tidak memahami frasa verba berpreposisi dan frasa preposisi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran dengan rancangan penelitian explanatory. Data dalam penelitian ini berupa Verbalphrase mit Präposition dan Präpositionalphrase yang dijabarkan dalam bentuk diagam pohon oleh mahasiswa dan hasil wawancara terhadap mahasiswa yang belum memahami penggunaan Verbalphrase mit Präposition dan Präpositionalphrase. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa kurang memahami Verbalphrase mit Präposition dan Präpositionalphrase, mahasiswa melakukan kesalahan kategori frasa dan kata, dan mahasiswa mengalami kesulitan-kesulitan dalam penganalisisan Verbalphrase mit Präposition dan Präpositionalphrase.
BENTUK KARAKTER ANAK MELALUI DOKUMENTASI FOLKLOR LISAN KEBUDAYAAN LOKAL Ranggi Ramadhani Ilminisa; Wahyudi Siswanto; Yazid Basthomi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.6, Juni 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.337 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i6.6353

Abstract

This research aims to documented the myth, legend, and fairy tale in Jombang and developing the oral folklore to be child story which contain of character education. In this case, used qualitative method. Based on results study getting nine story’s from a few of data site interpretation which include north Jombang, west, south, and middle. From the nine story’s, then documented and described on result study. Thus, it is can be reference of giving character education for kid. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan mite, legenda, dan dongeng di Jombang dan mengemas folklor lisan tersebut menjadi cerita anak bermuatan pendidikan karakter. Dalam hal ini metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sembilan cerita dari beberapa lokasi pengambilan data yang meliputi Jombang utara, barat, selatan dan tengah. Dari sembilan cerita tersebut didokumentasikan dan dideskripsikan pada temuan hasil penelitian. Dengan demikian, folklor lisan tersebut dapat dijadikan rujukan untuk membentuk pendidikan karakter anak.
Teachers Talking in Very Young Learners Immersion Class: How They Did It Farouq Aji Subroto; Yazid Basthomi; Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 12: DESEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i12.14210

Abstract

Abstract: This research aimed to describe the language used by the teachers namely teacher talk in VYL English Immersion class whose students’ age ranges from three to six years old and to describe how the language was used effectively in the class. The results showed that there were four types of teacher talk used frequently to help the teachers teach effectively in the class namely (1) giving directions, (2) giving information, (3) asking questions, and (4) praising and encouraging. Those four talks did not work alone in the class; the teachers also use gesture and demonstration to accompany the talks.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe-tipe bahasa Inggris yang digunakan guru dalam konteks pengajaran bahasa Inggris pada kelas imersi dengan siswa berusia antara tiga sampai enam tahun dan menjelaskan bagaimana tipe-tipe bahasa tersebut digunakan secara efektif di kelas. Hasilnya, terdapat empat tipe bahasa yang sering digunakan guru untuk menyampaikan materi, yakni (1) pemberian arahan, (2) pemberian informasi, (3) pertanyaan, dan (4) pujian dan dorongan. Keempat tipe bahasa tersebut tidak digunakan secara independen di kelas. Guru juga menggunakan bahasa tubuh serta demonstrasi kegiatan saat menggunakan keempat tipe bahasa tersebut.
DEVELOPING READING MATERIALS FOR PHYSICAL EDUCATION STUDENTS Dina Ayu Puspita Wardani; Yazid Basthomi; Sunaryo Sunaryo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.2, Februari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.387 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i2.8546

Abstract

This present study intends to develop reading materials for physical education students’ of STKIP PGRI Jombang as an effort in improving students’ English ability especially on reading skill. The research and development procedures of this present study are obtained by adaptation the combination models of Borg and Gall (1983), Dick and Carey (2001) and Hyland (2003). It is adapted simplifier into four stages, those are: (1) need analysis; (2) developing material; (3) validation; (4) revisions. The material developed was based on the real field condition which is suited to the students’ and the lecturer’s need. It is also considered by the syllabus used by the lecturer.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi reading untuk mahasiswa jurusan pendidikan jasmani dan kesehatan di STKIP PGRI Jombang sebagi salah satu usaha untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa khususnya pada reading skill. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian diadaptasi dari Borg and Gall (1983), Dick and Carey (2001) and Hyland (2003) yang dikombinasikan dan disederhanakan menjadi empat langkah, meliputi (1) analisis kebutuhan; (2) pengembangan materi; (3) validasi; (4) revisi. Materi yang dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa dan dosen. Pengembangan materi juga didasarkan pada silabus yang digunakan oleh dosen.
The Analysis of Proceeding Papers’ Coherence through Thematic Progression Manifestation Imroati Istibsyaroh Ar Ruhimat; Yazid Basthomi; Anik Nunuk Wulyani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i11.14163

Abstract

Abstract: Twenty research papers published in international conference proceedings are analyzed in terms of its thematic progression manifestation to know the coherence built within the papers. The analysis obtained that among the three thematic progression manifest, zig-zag pattern is the most frequent pattern manifest by 388 patterns, followed by theme reiteration by 317 patterns and multiple rheme by only 8 patterns. This indicates that although the writers are lack of information regarding thematic progression, their unconscious manifestation of thematic progression allows the coherence built within the text, making the readers able to comprehend and understand the papers easily. Abstrak: Sebanyak 20 artikel yang telah publikasi di prosiding konferensi internasional dianalisis berdasarkan manifestasi Pola Great Tema untuk mengetahui koherensi yang dikembangkan dalam artikel. Diketahui berdasarkan analisis tersebut, dari tiga Pola Gerak Tema yang dimanifestasi, pola zig-zag adalah yang banyak dengan 388 pola, diikuti dengan theme reiteration dengan 317 pola, dan pola multiple-rheme dengan 8 pola. Hasil ini mengindikasikan bahwa, walaupun penulis kurang mendapatkan informasi mengenai Pola Gerak Tema, namun mereka dapat menggunakan Pola Gerak Tema tersebut secara tidak sadar sehingga koherensi dalam artikel terbentuk, dan pembaca dapat mengerti isi artikel tersebut.
The Common Move and Step in Research Article Abstracts Mei Relawati; Yazid Basthomi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 4: APRIL 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i4.14730

Abstract

Abstract: Move and step are components that can provide effective contribution to overall communicative purpose in research article. This study aims to investigate the moves and steps in 48 abstracts publication from cross-disciplinary study under UM journal website. The design of this study is qualitative research. Swales et.al (2014) and Hyland’s (2000) models are used to identify moves and steps occurrence. The result shows that the majority of abstracts use M3 (46 abstracts), M4 (44 abstracts), M2 (40 abstracts). Authors mostly apply step 1 in M2 (40 times), step 1 in M4 (42 times), and step 3 in M3 (35 times).Abstrak: Moves and Steps adalah komponen yang dapat memberikan kontribusi efektif untuk keseluruhan tujuan komunikasi dalam artikel penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki langkah-langkah dan langkah-langkah dalam 48 publikasi abstrak dari studi lintas disiplin di situs web jurnal UM. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Model Swales et.al (2014) dan Hyland (2000) digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan moves dan steps. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas abstrak menggunakan M3 (46 abstrak), M4 (44 abstrak), M2 (40 abstrak). Penulis kebanyakan menerapkan step 1 di M2 (40 kali), step 1 di M4 (42 kali), dan step 3 di M3 (35 kali).
DEVELOPING ENGLISH COURSE BOOK FOR SECOND GRADE KINDERGARTENERS Lely Silia Wardhani; Mohammad Adnan Latief; Yazid Basthomi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 6: Juni 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.629 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i6.9483

Abstract

This study is aimed to develop English course-book for second grade of kindergarten. The method used in this study is Research and Development (R&D). The steps of this study consist of needs analysis, material development, expert validation, first revision, try out, second revision, and final product. The result of this study indicates that the developed product is applicable for young learners. Additionally, the product is attractive and fun to be used.Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku pelajaran Bahasa Inggris bagi siswa tingkat dua Taman Kanak-kanak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini melingkupi analisis kebutuhan, pengembangan materi, validasi ahli, revisi pertama, uji coba, revisi kedua, dan hasil produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk yang telah dikembangkan mudah digunakan oleh pembelajar usia dini. Sebagai tambahan, produk ini juga menarik dan menyenangkan.
ON DIRTY WORDS: AN ATTEMPT TO INTIMATE THE CONUNDRUM OF THE SIN Yazid Basthomi
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 38, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.533 KB)

Abstract

This article analyzes the use of dirty words with reference to sociolinguis- tic and Saussurean conceptual frameworks. It starts with a personal-anecdotal ac- count on the difficulties in dealing with didactic issues in relation to the use of dirty words. In the guise of tackling the problem, sociolinguistic explanation is pursued, which, in the end, shows that sociolinguistic explanation is not really adequate to handle  the  issue.  This  relates  to  the  possible  notion  that  dirty  words  might  be enacted as a (very) personal expression, devoid of any physical addressees. Saussu- rean linguistic concepts are also explored, and, yet, similar to the sociolinguistic ex- planation, also lacks explanatory rigor in that the Saussurean materiality approach affirms that dirty words are neutral in their very materiality. A hypothetical proposi- tion to deal with dirty words will conclude the article
Co-Authors A. Effendi Kadarisman Abdullah, Dwi Yumna Abourahim, Nawras B M Achmad Komaruddin Adianto Restu Wicaksono Afrianto Aji, Aulia Adilla Amalina Rachmi Fatina Aminatun, Dyah Andi Rusgandi, Muhammad Andita Eka Wahyuni Anik Nunuk Wulyani Anjarwati, Dhini Ar Ruhimat, Imroati Istibsyaroh Arif Subianto Asih Santi Hastuti Aulia Adilla Aji Aulia Adilla Aji Aulia Apriana Bambang Yudi Cahyono Chotmaniyah Chotmaniyah Dian Arihasta Diba Ramadhana Dina Ayu Puspita Wardani Dwi Yumna Abdullah Dwiana, Nadya Rezkhita Edi Suharyadi El Khoiri, Niamika Enny Irawati Esti Esti Mediastini Esti Mediastini Evynurul Laily Zen Faizatul Istiqomah Farouq Aji Subroto Firdausi, Maulidina Marlita Flora Debora Floris Ghozali Rusyid Affandi Gusti Nyoman Ayu Sukerti Harimurti, Keke Febrian Herri Akhmad Bukhori Hieronimus Canggung Darong Imraatu Salichah Indawan Syahri Intan Hamzah Ismail, Dalia Abbas Ibrahim Johannes Ananto Prayogo Khafshoh, Adira Lizaria khoirunnisa, dinda Kustyasari , Dian Kusumastuti, Purbo Lely Silia Wardhani Livana PH livana ph Lulu Laela Amalia Mafulah, Siti Mandasari, Berlinda Maula Khoirunnisa Mei Relawati Metaria, Metaria Mirjam Anigerahwati Mirjam Anugerahwati Moch. Sabrowi Mohammad Adnan Latief Mohammad Adnan Latief Mohammad Fatkhul Mubin Nadya Rezkhita Dwiana Naima Khairunisa Nanang Zubaidi Nunung Suryati Nur Azizah Nur Mukminatien Nurenzia Yannuar Nurfitriana, Latifah Nurisma, Radina Anggun Parnawati, Tantry Ajeng Purbo Kusumastuti Puspandari, Lusia Eni Ranggi Ramadhani Ilminisa Relawati, Mei Renandya, Willy Ardian Roekhan Roekhan Rofiqoh Rofiqoh Saiful Marhaban Santi Erliana, Santi Santoso, Dian Rahma Santoso, Dona Yanuar agus Sari Karmina Sari, Ardiana Sayid Ma’rifatulloh Shabrina, Dinda Bunga Suci, Dewi Nur Suharmanto Suharyadi Sunaryo Sunaryo Syahirul Alim Syahirul Alim Syamdianita Syamdianita, Syamdianita Teguh Sulistyo Tommy Hastomo Ulil Fitriyah Ulya, Muflikhah Utami Widiati Utaminingrum, Fitri Utari Praba Astuti Wahyudi Siswanto Windy Wahju Purnomo Yunita Puspitasari Yusnita Febrianti Zen, Evynurul Lailiy