Claim Missing Document
Check
Articles

Cognitive Offloading dalam Penggunaan Generative Artificial Intelligence (GAI) dan Perannya terhadap Working Memory Mahasiswa: Scoping Review Tiara Nailah Mahmud; Sri Tiatri; Jap Tji Beng; Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha; Rahmiyana Nurkholiza; Tasya Mulia Salsabila; Elga Adhi Bunarwan; Listra Chatalia Silitonga; Cintya Syarah Azzahra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4252

Abstract

Penggunaan artificial intelligence dengan model Generative artificial intelligence (GAI) dalam dalam bidang akademik merupakan bentuk inovasi teknologi yang dapat digunakan oleh mahasiswa. Mahasiswa mengandalkan Generative artificial intelligence (GAI) dalam menyelesaikan tugas, dan kegiatan pembelajaran sehari-hari untuk meringankan beban kognitif atau yang disebut cognitive offloading. Mahasiswa langsung memproses informasi yang diberikan Generative artificial intelligence (GAI) dan dikhawatirkan dapat mengurangi keterlibatan mahasiswa dalam proses kognitif khususnya pada working memory. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan berbagai macam publisher seperti Springer, American Psychology Association (APA), frontiers, taylor & francis, SAGE, MDPI, dan elsevier. Selain itu juga menggunakan database seperti PUBMED dengan rentang tahun maksimal 10 tahun terakhir (2016-2026). Pencarian artikel menggunakan kata kunci seperti cognitive offloading, artificial intelligence (AI), Generative artificial intelligence (GAI), working memory, dan menggunakan terjemahan kata kunci tersebut dalam bahasa Indonesia. Pencarian menghasilkan 55 artikel. Seleksi lebih lanjut berdasarkan inklusi menghasilkan 10 artikel. Hasil kajian menyatakan bahwa Cognitive offloading dalam penggunaan Generative artificial intelligence (GAI) memiliki peran membantu working memory memproses informasi dengan beban kognitif yang lebih ringan. Namun, agar kinerja working memory tetap dapat dilatih dan informasi dapat tersimpan lebih baik di long-term memory mahasiswa perlu menetapkan tujuan belajar.
PENDIDIKAN BERINTEGRITAS SEBAGAI FONDASI GENERASI MASA DEPAN Aurelia Naftali Kalengkongan; Paula Jessica Claudia Sibi; Celine Vandea Anika Tumundo; Susana Febie Sombuk; Vian Stanly Immanuel Rumainum; Jap Tji Beng
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.8331

Abstract

Education plays a crucial role in shaping individuals who are not only intellectually capable but also possess integrity and moral character. Although integrity has become a central focus of national education policy, empirical studies that deeply explore university students’ subjective experiences in interpreting and internalizing integrity within higher education remain limited. This study aims to explore the meaning of integrity from students’ perspectives and to identify the process through which integrity values are internalized in academic life. A qualitative approach with a phenomenological design was employed. Five active university students were purposively selected based on their academic engagement and participation in character education activities. Data were collected through in-depth interviews and non-participant observation and analyzed using a phenomenological analysis method. The findings reveal that integrity is understood as the alignment between thoughts, words, and actions grounded in moral values. The formation of integrity is influenced by educators’ role modeling, a supportive academic environment, reflective experiences in facing moral dilemmas, and self-awareness as part of students’ moral identity. These findings enrich the discourse on integrity-based education in higher education and provide practical implications for developing more contextual and sustainable character development programs. ABSTRAK Pendidikan berperan penting dalam membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan bermoral. Meskipun nilai integritas telah menjadi fokus kebijakan pendidikan nasional, kajian empiris yang menggali secara mendalam pengalaman subjektif mahasiswa dalam memaknai dan menginternalisasi integritas di pendidikan tinggi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna integritas dari perspektif mahasiswa serta mengidentifikasi proses internalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Lima mahasiswa aktif dipilih secara purposive berdasarkan kriteria keterlibatan dalam kegiatan akademik dan pengalaman mengikuti pendidikan karakter. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi non-partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas dimaknai sebagai keselarasan antara pikiran, ucapan, dan tindakan yang berlandaskan nilai moral. Proses pembentukan integritas dipengaruhi oleh keteladanan pendidik, lingkungan akademik yang suportif, pengalaman reflektif dalam menghadapi dilema moral, serta kesadaran diri sebagai bagian dari identitas moral mahasiswa. Temuan ini memperkaya kajian tentang pendidikan berintegritas di pendidikan tinggi dan memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program pembinaan karakter yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.
PERAN BUDAYA SEKOLAH POSITIF DALAM MENCEGAH PERUNDUNGAN DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN : SCOPING REVIEW Justin Samuel Hutabarat; Stephen Stephen; Elbert Tan; Nathanael Darrel Frans; Frisia Mafaza; Jap Tji Beng
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.8339

Abstract

Bullying is a serious problem in educational settings that significantly affects adolescents’ psychological, social, and academic well-being. A preventive approach based on positive school culture is considered more sustainable than reactive interventions that focus solely on case handling. This study aims to map forms of interventions and bullying prevention strategies grounded in positive school culture and to identify factors that support their effectiveness. This study employed a scoping review approach following the PRISMA-ScR guidelines and the PCC (Population, Concept, Context) framework. A literature search was conducted across several scientific databases for articles published between 2020 and 2025 in Indonesian and English. After identification, screening, and full-text review processes, 16 articles met the inclusion criteria and were analysed using a descriptive-thematic approach. The synthesis findings indicate that a positive school culture emphasizing changes in social norms toward aggressive behaviour, strengthening empathy and social responsibility values, active teacher involvement as mediators, consistent anti-bullying policies, and collaboration between schools and parents contributes to reducing bullying prevalence. School-based programs such as KiVa and the Olweus Bullying Prevention Program have proven more effective when implemented comprehensively, supported by teacher training, and accompanied by systematic school supervision. It can be concluded that establishing a positive school culture through the internalization of prosocial values, reinforcement of school policies, enhancement of teacher competence, and transformation of collective student norms represents a systemic and sustainable preventive approach to reducing bullying and fostering a safe and healthy educational environment for all students. ABSTRAK Perundungan (bullying) merupakan permasalahan serius di lingkungan pendidikan yang berdampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, sosial, dan akademik remaja. Pendekatan preventif berbasis budaya sekolah positif dipandang lebih berkelanjutan dibanding intervensi reaktif yang hanya berfokus pada penanganan kasus. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bentuk intervensi dan strategi pencegahan perundungan berbasis budaya sekolah positif serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan scoping review dengan pedoman PRISMA-ScR dan kerangka PCC (Population, Concept, Context). Pencarian literatur dilakukan pada beberapa basis data ilmiah untuk artikel yang diterbitkan pada tahun 2020–2025 dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Setelah melalui tahap identifikasi, penyaringan, dan telaah teks penuh, diperoleh 16 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif-tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa budaya sekolah positif yang menekankan perubahan norma sosial terhadap perilaku agresif, penguatan nilai empati dan tanggung jawab sosial, keterlibatan aktif guru sebagai mediator, kebijakan anti-perundungan yang konsisten, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua berkontribusi dalam menurunkan prevalensi perundungan. Program berbasis sekolah seperti KiVa dan Olweus terbukti lebih efektif ketika diimplementasikan secara menyeluruh, didukung pelatihan guru, dan disertai pengawasan lingkungan sekolah yang sistematis. Dapat disimpulkan bahwa pembentukan budaya sekolah positif melalui internalisasi nilai prososial, penguatan kebijakan sekolah, peningkatan kompetensi guru, dan perubahan norma kolektif siswa merupakan pendekatan preventif yang sistemik dan berkelanjutan dalam mencegah perundungan serta membangun iklim pendidikan yang aman dan sehat bagi seluruh peserta didik.
REVITALISASI NILAI PANCASILA DALAM UPAYA MENGATASI KETIDAKMERATAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Calista Shierly Wijaya; Jap Tji Beng; Veebie Cleodora Valein; Angelica Liefianti; Viola Vincentia
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1126

Abstract

Penelitian ini mengkaji revitalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai kerangka praktis dalam mengatasi ketidakmerataan pendidikan di Indonesia. Sistem pendidikan nasional masih menghadapi kesenjangan akses, mutu, dan infrastruktur, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Dengan menggunakan metode studi literatur kualitatif, data diperoleh dari jurnal akademik, dokumen pemerintah, dan laporan resmi terbitan tahun 2020 ke atas yang relevan dengan tema Pancasila, kebijakan pendidikan, dan keadilan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi guru, fasilitas, dan akses teknologi yang tidak merata memperdalam ketimpangan pendidikan antarwilayah. Namun demikian, Pancasila-khususnya sila kedua dan kelima yang menekankan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial memberikan dasar moral dan filosofis bagi kebijakan pendidikan yang berkeadilan. Analisis menegaskan bahwa revitalisasi nilai-nilai tersebut melalui Kurikulum Merdeka dan proyek Profil Pelajar Pancasila (P5) mampu memperkuat karakter kebangsaan dan solidaritas sosial, meski implementasinya masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur dan pelatihan guru. Oleh karena itu, penguatan kapasitas guru, kolaborasi lintas sektor, dan pembelajaran berbasis literasi digital direkomendasikan untuk mengkontekstualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Designing a Data Mart at the Indonesian Psychological Healthcare Center Using Pentaho Octarifa Angela; Jap Tji Beng; Dedi Trisnawarman; Sri Tiatri; Toong Hai Sam; Rhalf Jayson F. Guanco; Rahmiyana Nurkholiza; Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3153

Abstract

Critical data is essential for organisational success, providing essential information for decision-making. This study focuses on the Indonesian Mental Health Centre (IndoPsyCare), which utilises data to improve service performance. The research aims to design a data mart to support analytical needs by transforming the Online Transaction Processing (OLTP) database into Online Analytical Processing (OLAP). This design follows Kimball's Nine-Step Approach and integrates the Extract, Transform, Load (ETL) process. Data was collected from August 2023 to August 2024 through interviews and electronic documentation. The system was implemented using Microsoft SQL Server Management Studio 18 and Pentaho Data Integration. The resulting data mart uses a star schema with fact and dimension tables tailored to stakeholder needs, particularly in appointment analysis. Findings indicate that the data mart facilitates efficient access, targeted analysis, and improved query performance, thereby supporting IndoPsyCare's decision-making and overall service optimisation. 
Data Warehouse for Study Program Accreditation Data Management at Private University X Tifani Anasya Putri; Jap Tji Beng; Dedi Trisnawarman; Sri Tiatri; Fouad Nagm; Michael S. Naidas; Tasya Mulia Salsabila; Rahmiyana Nurkholiza
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3157

Abstract

Technological advancements in the Fourth Industrial Revolution have transformed higher education, yet accreditation processes often suffer from inefficient data management, causing delays, inconsistencies, and limited monitoring of performance indicators. This study designs a data warehouse integrated with a dashboard and Early Warning System (EWS) to improve accreditation data management at University X, West Jakarta. Using Kimball’s Dimensional Model, data were structured into fact and dimension tables, with collection methods including interviews with the Head of the IT Department and document analysis of accreditation processes. Descriptive statistics were applied to identify trends and patterns. The dashboard enables real-time visualisation of key metrics, while the EWS issues alerts on missing or outdated data. Results show that the snowflake schema enhances data organisation and clarity, reducing manual processing and facilitating proactive monitoring. The system supports more efficient accreditation management and strengthens institutional readiness for assessment. 
Implementasi AI Agent Berbasis RAG untuk Klasifikasi Pelanggan KBLI 2025 Teddy Agustinus; Jap Tji Beng; Rahmiyana Nurkholiza; Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3739

Abstract

The migration of the ERP system from SAP ECC to SAP S/4HANA requires customer master data to have a complete industry classification that complies with the 2025 Indonesian Standard Industrial Classification (KBLI) to support the implementation of the Business Partner model. This research aims to develop an AI Agent based on Retrieval-Augmented Generation (RAG) to automate the customer classification process within the Master Data Management unit at PT X. The research employs an implementational approach by building a RAG system that integrates the KBLI 2025 knowledge base, hybrid search, and a large language model to classify 235 active customers into five-digit KBLI codes. The system’s performance was evaluated based on the accuracy of the classification results. The research findings indicate that the system achieved an accuracy of 98 per cent and successfully mapped 50 customer line-of-business categories into 21 KBLI Level 1 sectors. These findings demonstrate that the AI Agent is capable of generating standardised customer master data and is ready to support the migration to SAP S/4HANA.Keywords: AI Agent; Retrieval-Augmented Generation; Hybrid Search; Customer Classification; KBLI 2025AbstrakMigrasi sistem ERP dari SAP ECC ke SAP S/4HANA menuntut data master pelanggan memiliki klasifikasi industri yang lengkap dan sesuai dengan standar Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 agar mendukung implementasi model Business Partner. Penelitian ini bertujuan mengembangkan AI Agent berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG) untuk mengotomasi proses klasifikasi pelanggan di unit Master Data Management PT X. Penelitian menggunakan pendekatan implementatif dengan membangun sistem RAG yang mengintegrasikan basis pengetahuan KBLI 2025, pencarian hibrida, dan large language model untuk mengklasifikasikan 235 pelanggan aktif ke kode KBLI level lima digit. Kinerja sistem dievaluasi berdasarkan tingkat akurasi hasil klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mencapai akurasi sebesar 98% serta berhasil memetakan 50 kategori line of business pelanggan ke dalam 21 sektor KBLI Level 1. Temuan ini menunjukkan bahwa AI Agent mampu menghasilkan data master pelanggan yang terstandarisasi dan siap mendukung migrasi ke SAP S/4HANA. 
Pengembangan Sistem Reporting Purchasing Berbasis Python dan SQL pada PT. X Leny Marshalina; Jap Tji Beng; Rahmiyana Nurkholiza; Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 3 (2026): Juni 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i3.3738

Abstract

The Purchasing Division of a pharmaceutical company plays a strategic role in inventory control and distribution fulfillment across retail outlets. Previously, the Key Performance Indicator (KPI) reporting system at PT. X was conducted manually using spreadsheets, requiring up to two working days and being prone to calculation errors that affected employee incentive payments. This study aims to design and implement a web-based KPI reporting system using Python, the Django framework, SQL Server with stored procedures, and the OpenPyXL library. The system was developed using the Waterfall methodology with a modified prototyping approach. Eighteen KPI indicators were classified into four categories: procurement efficiency, inventory and expiration management, distribution planning, and data compliance and negotiation. Data processing employed an SQL Server stored-procedure-based ETL pipeline integrated with Pandas and NumPy. The system reduced report generation time from two working days to less than one hour while eliminating incentive calculation errors.Keywords: Key performance indicator; Reporting automation; ETL pipeline; Purchasing; information systems.AbstrakDivisi purchasing pada perusahaan farmasi menjalankan peran strategis dalam pengendalian stok dan pemenuhan distribusi ke jaringan outlet. Sistem pelaporan Key Performance Indicator (KPI) PT. X sebelumnya dilakukan secara manual menggunakan spreadsheet dengan dua hari kerja dan rentan terhadap kesalahan kalkulasi yang berimplikasi pada pembayaran insentif karyawan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pelaporan KPI berbasis web menggunakan Python dan framework Django, SQL server dengan stored procedure, dan library openyxl. Sistem dikembangkan menggunakan metode waterfall dan dimodifikasi dengan pendekatan prototipe. 18 indikator KPI dikelompokkan kedalam empat kategori: efisiensi pengadaan (KPI 1), manajemen stok, dan kedaluwarsa (KPI 2), perencanaan distribusi (KPI 3), serta kepatuhan data dan negosiasi (KPI 4). Pengolahan data dilakukan melalui pipeline ETL berbasis SQL Server Stored Procedure dengan mengintegrasikan data heterogen, kemudian ditransformasi menggunakan pandas dan NumPy. Sistem berhasil mereduksi waktu penyusunan laporan dari rata-rata dua hari kerja menjadi kurang dari satu jam dan mengeliminasi kesalahan kalkulasi insentif. 
Designing a Dashboard for Sales Trends and Analysis at Coventown Glodok Jakarta Tasya Mulia Salsabila; Jap Tji Beng; Dedi Trisnawarman; Sri Tiatri; Toong Hai Sam; Ele Lunzaga; Rahmiyana Nurkholiza; Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3156

Abstract

Coventown is a coffee shop with a Chinese theme located in the Petak Enam Glodok area, Jakarta. The sales dashboard design allows Coventown Glodok Jakarta to identify sales patterns, and predict sales performance through historical data analysis. This study aims to present data in easy-to-understand visualizations to demonstrate the use of dashboards in improving the efficiency of sales monitoring, providing strategic insights into trends, and achieving sales targets to support more precise and effective decision-making. The prototype development iterations were planned quickly, and the data was processed using Microsoft Power BI and the Python programming language. The results of this study show that the sales dashboard at Coventown Glodok Jakarta effectively monitors sales in line with Key Performance Indicators (KPIs) such as time, category, product, price, and quantity. The resulting dashboard improves the efficiency of monitoring sales performance and helps the company display sales trends for best-selling products.  
Design of a Data Mart for Optimizing Product Sales Analysis at PT. X Velline Samantha; Jap Tji Beng; Dedi Trisnawarman; Sri Tiatri; Tasya Mulia Salsabila; Fasia Meta Sefira; Tiara Zahro; Sania Alikha Rahmadira Latupono
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3158

Abstract

With the advancement of technology, companies can now efficiently manage and analyze their data, providing valuable insights that support better business decisions. PT. X is one such company that wants to leverage this capability to optimize its sales data analysis. Therefore, the goal of this study is to design an effective data mart. During the development process, we used Kimbal's Nine-Step Methodology alongside the ETL (extract, transform, load) process to ensure the data was accurately extracted, transformed, and loaded into the data mart. The outcome of this research is a data mart and star schema tailored to PT. X specific needs. Testing results showed that query execution time increased by 40% and data accuracy improved by 80%. Report generation time was also optimized, resulting in a process that was 83% faster. These results demonstrate how a well-structured data mart can improve decision-making efficiency and data reliability. 
Co-Authors Aeda Andianturi Taim Agustin, Dinda Aisya Putri Handayani Alif Fazjrul Caesar Ifmaini Alivia Fitriani Amanto Alivia Fitriani Amanto Alma Silvi Anastasia Rachel Tanuwidjaja Angela, Octarifa Angelica Liefianti Angelina, Ellen Anisa Husnul Khotimah Anthony Bernard Arumsari, Chysanti Arvelia Yoshianne Anggie Aryo Prayogi Aurelia Naftali Kalengkongan Ayesha Desfitrianie Bianca Debby Bryan Riyanto Calista Shierly Wijaya Calvinus, Yohanes Carissa Puteri Caroline, Angeline Celine Vandea Anika Tumundo Cintya Syarah Azzahra Claudia Fiscarina Claudia Fiscarina Claudya Christine Daniel Daniel Daniel Vebrianto Davin Sebastian Dea Auliya Rahmawati Dedi Trisnawarman Dedi Trisnawarman Denis Mathew Dennis Matthew Desella Chandra Desella Chandra Desella Chandra Desi Arisandi Desi Arisandi Desi Arisandi Desi Arisandi Devi Jong Dewi, Ezra Shandra Dhira Francesco Dias Amaliah Kangiden Dinatha, Vienchenzia Oeyta Dwitama Elbert Tan Ele Lunzaga Elga Adhi Bunarwan Elysia Putri Elysia Putri, Elysia Endah Setyaningsih Eoh, Vivin Bolu Ery Dewayani Eugenius Edsel Barito Fasia Meta Sefira Fasia Meta Sefira Fateema, Sabrina Ayesha Febynola Tiara Salsabilla Fedrik Pangestu Felicita Mauli Fernando Edison Firliana, Dira Fitriya, Febby Nurul Fouad Nagm Fransisca I. R. Dewi Fransisca Iriani Roesmala Dewi Fransisca Pranata Fransiska Indra Sulistyawati Frisia Mafaza Gladys Anawai Ohyver Gregorio, Keanen Hansen Han Hartinah Dinata Henry Candra Hervanny Zisli Hetty Karunia Tunjungsari Ho, Stevanie Hutagaol, Alice Shizuka Ikishima, Faura I. Intan Ardiani Putri Ivan Juan Jonathan Jap, Bernard Amadeus Jaya Jennifer Jennifer Jessica Widodo Joselin Sandra Wijaya Juliana, Sarah Gracyntia Juniarto Salim Justin Aaron Ho Justin Samuel Hutabarat Kamila, Nadia N. Kelvin Julian Tannius KENI KENI Kezia Alexandra Emor Khallifa Mubarak Armando Khallifah Mubarak Armando Larasati, Kirey Latupono, Sania A. R. Lauren Kezia Vanessa Lawrence, Valerie Layla Adila Ramadhani Leny Marshalina Limbor, Ellen Gabriel Listra Chatalia Silitonga Lunzaga, Ele Lusiana, Fenny Lygia Teresa Timoria Natan Marcydiaz, Andrew Haikal Margareta Margareth Natalia Margaretha Sabda Djaja Marwahdi, Azahra Putri Matondang, Mikhayla Illyna Mei Ie Mei Ie Melinda Gloria Michael S. Naidas Michelle Friscilia Michelle Friscilia Michellen, Kyren Mikhael Edo Sinambela Mira Bella Mirabella Mirabella Mirabella Muhammad Irfan Pradana Muhammad Nashir Mutiara, Maitri Widya Nadya Aliwarga Nadya Aliwarga, Nadya Nagm, Fouad Nathanael Darrel Frans Nathanael Dennis Gunawan Nathannael Dennis Gunawan Nathasya Kristianti Ferdiana Nina Perlita Nina Perlita Nina Perlita Norita Margareth Berta, Norita Margareth Novario Jaya Perdana Nurkholiza, Rahmiyana Octarifa Angela Octarifa Angela Oeyta, Vienchenzia Ohyver, Daniel Adolf Oktovianus Irvan P. Tommy Y. S. Suyasa P. Tommy, Y. S. Suyasa Pandumpi, Shania Krisan Paula Jessica Claudia Sibi Prajna Paramitha Marhaeni Putri Dewi Zabita Putri, Allychia Nanalingdita Thea Putri, Erika Ardya Mesia Putri, Melzha E. Putri, Tifani Anasya Qadriah, Sekar Aurannisa Ramdhani Rachelle Marvella Narto Atmodjo Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholiza Rahmiyana Nurkholizah Ramadhan, Asya A. P. Rasji Rasji Renshi Yehezkiel Rhalf Jayson F. Guanco Riani Riani Ricky Sanjaya Rita Markus Idulfilastri Rita Markus Idulfilastri Rizky Eka Putra Salsabila, Tasya Mulia Samantha, Velline Sania Alikha Rahmadira Latupono Sania Alikha Rahmadira Latupono Sari, Emilia Sefira, Fasia Meta Setiawati, Winni Shalsa Dea Purnama Sharon Yosephine Sihotang, Fitriana Nursinta Silky Goswara Silky Goswara Solikhah, Nafiah Sri Tiatri Sri Tiatri Sri Tiatri Stefania Morin Stenly Handy Wijaya Stephen Stephen Stivanus, Celvin Sugeng Astanggo Sultan Said Abdul Rahim Sultan Said Abdul Rahman Sumantri, Paramitha Mudita Susana Febie Sombuk Tasya Mulia Salsabila Tasya Mulia Salsabila Tasya Mulia Salsabila Teddy Agustinus Thalia Syahrunia Suci Ardhia Tiara Nailah Mahmud Tiara Zahro Tiara Zahro Tiatri, Sri Tifani Anasya Putri Tony Tony Tony Tony Toong Hai Sam Valencia Valencia Valensia Audrey Rusli Vania Yori Wakano Veebie Cleodora Valein Velline Samantha Vian Stanly Immanuel Rumainum Vienchenzia O. D. Dinatha Vienchenzia O. D. Dinatha Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha Vienchenzia Oeyta Dwitama Dinatha Vincent Suryawidjaja Viola Vincentia Vivien H. Wangi Wasino Wasino Wasino Wasino Wasino Wasino Wasino Whitney Whitney Wijaya, Angeline Carolina William Alexander Winni Setiawati Yuniawati, Elisa Ika Yvonne Chika Junata Zahra Shafira ZAHRO, TIARA Zheng, Margareta