Articles
Analisis Pembelajaran Jaring Bangun 3 Dimensi pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar
Arhalifi, Arhalifi;
Witarsa, Ramdhan;
Nurmalina, Nurmalina
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.138
Riset ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa saat membuat bangun tiga dimensi. Beberapa siswa kesulitan dalam membayangkan jaring bangun tiga dimensi tersebut. Tujuan riset ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran jaring bangun tiga dimensi pada siswa kelas lima sekolah dasar. Metode riset yang digunakan metode riset deskriptif kuantitatif. Hasil riset ini menunjukan bahwa pembelajaran jaring bangun lima dimensi yang dilakukan guru di kelas menunjukan hasil belajar dengan kriteria yang tinggi. Penggunaan media pembelajaran jaring bangun tiga dimensi sangat efektif dan efisien digunakan untuk materi jaring yang bersifat abstrak. Penggunaan media jaring tiga dimensi yang digunakan pada riset ini bisa diadopsi oleh guru kelas lainnya agar pemahaman siswa mengenai jaring bangun tiga dimensi bisa maksimal.
Pengaruh Kepala Sekolah terhadap Budaya Siswa Suku Akit di Sekolah Dasar Negeri
Karyawati, Tuti;
Witarsa, Ramdhan;
Daulay, Musnar Indra
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.141
Riset ini dilatarbelakangi oleh budaya siswa suku Akit di sekolah dasar negeri yang menurut periset masih bisa dipertahankan dan relevan dengan kehidupan keseharian saat ini. Tujuan riset ini adalah untuk mengukur seberapa besar pengaruh kepala sekolah terhadap budaya siswa suku Akit di sekolah dasar negeri tujuh belas Kundur. Metode riset yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Hasil riset ini menunjukan bahwa kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap budaya siswa suku Akit di sekolah dasar negeri tujuh belas Kundur. Budaya siswa suku Akit yang masih bisa dipertahankan yaitu budaya siswa yang semakin lama semakin peduli terhadap pendidikan dasar. Semangat tersebut harus disikapi oleh guru agar mereka terus termotivasi untuk menyelesaikan pendidikan dasarnya di sekolah. Peran masyarakat dan orang tua harus terus dipertahankan agar siswa-siswa suku Akit semakin maju dan melek huruf. Periset berikutnya bisa menerapkan metode lain agar budaya siswa suku Akit semakin berkembang terutama pada hal cara berpikirnya.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Guru-guru Sekolah Dasar Negeri 6 Selatpanjang Selatan
Syaripudin, Syaripudin;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.142
Riset ini dilatarbelakangi oleh ketidakdisiplinan guru saat mengikuti workshop online implementasi kurikulum merdeka. Beberapa guru seringkali enggan untuk mengikuti workshop online tersebut. Tujuan riset ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum merdeka pada guru-guru sekolah dasar negeri enam Selat panjang Selatan. Metode riset yang digunakan metode riset deskriptif kuantitatif. Hasil riset ini menunjukan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada guru-guru sekolah dasar negeri enam Selatpanjang Selatan berada pada kategori sedang. Implementasi kurikulum merdeka pada guru-guru sekolah dasar negeri enam Selatpanjang Selatan harus terus dimotivasi oleh kepala sekolah agar capaian kurikulum merdeka tersebut bisa dicapai secara maksimal. Kepala sekolah harus terus melakukan pendampingan secara intensif dan mengawal pelaksanaan kurikulum tersebut agar capaian hasil belajar siswa sesuai dengan apa yang menjadi tujuan kurikulum merdeka.
Penerapan Metode Inkuiri untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar
Wahyuni, Riris;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.148
Riset ini dilatarbelakangi oleh lemahnya kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar. Tujuan riset ini adalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa yang duduk di bangku sekolah dasar dengan menerapkan metode inkuiri terbimbing pada materi mata pelajaran sains agar dapat mengetahui perbedaan yang relevan pada materi sains. Metode riset yang digunakan metode library research dan metode kuantitatif, dengan subjek penelitian adalah siswa yang duduk di bangku sekolah dasar kelas IV Sekolah Dasar Negeri kosong sebelas Ganting Damai. Hasil riset ini menunjukan bahwa pengaruh pada penerapan metode inkuiri terbimbing terhadap pembelajaran sains di sekolah dasar sangat baik dalam proses pembelajaran karena dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan memodifikasikan sesuatu hal yang telah dipelajari untuk menciptakan suatu hal yang baru serta mampu menciptakan sesuatu hal yang inovatif dalam hasil pengalaman belajarnya. Periset selanjutnya bisa meriset pengalaman belajar siswa yang berkaitan dengan kemampuan membuat produk yang baru dan inovatif.
Pengaruh Supervisi Koordinator Wilayah Kecamatan terhadap Mutu Kepala Sekolah Jenjang Pendidikan Dasar
Syafrizal, Syafrizal;
Witarsa, Ramdhan;
Nurmalina, Nurmalina
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.149
Riset ini dilatarbelakangi oleh mutu kepala sekolah yang datanya belum terbarukan di kecamatan setempat. Tujuan riset ini adalah untuk mengukur seberapa besar pengaruh supervisi koordinator wilayah kecamatan terhadap mutu kepala sekolah jenjang pendidikan dasar. Metode riset yang digunakan metode riset kuasi eksperimen. Hasil riset menunjukan bahwa supervisi yang dilakukan koordinator wilayah kecamatan bidang pendidikan secara luring berpengaruh signifikan terhadap mutu kepala sekolah pada jenjang pendidikan dasar. Koordinator wilayah kecamatan bidang pendidikan harus lebih konsisten secara terjadwal untuk melakukan supervisi secara luring daripada daring. Peran koordinator wilayah kecamatan bidang pendidikan yang melakukan supervisi luring lebih menambah penghargaan terhadap peran dan mutu kepala sekolah di masing-masing sekolah. Periset berikutnya bisa melakukan riset tentang peran koordinator wilayah kecamatan terhadap mutu guru yang mau melanjutkan studi lanjut ke magister dibawah supervisi koordinator wilayah kecamatan.
Pengaruh Pendampingan Luring terhadap Keterampilan Membaca Awal Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar
Suryaningsih, Suryaningsih;
Witarsa, Ramdhan;
Daulay, Musnar Indra
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.151
Riset ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa siswa kelas dua sekolah dasar yang belum terampil membaca awal. Tujuan riset ini adalah untuk mengukur seberapa besar pengaruh pendampingan luring terhadap keterampilan membaca awal siswa kelas dua sekolah dasar. Metode riset yang digunakan metode riset kuasi eksperimen. Hasil riset menunjukan bahwa pendampingan luring yang dilakukan guru kelas dua berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca awal siswa sekolah dasar. Pendampingan luring harus terus diberikan pada siswa yang masih belum lancar membaca awal. Pendampingan luring efektif apabila dilakukan secara individu kepada siswa diluar jam sekolah. Keterampilan membaca awal mereka harus terus ditingkatkan sehingga akan berefek kepada hasil belajar literasi dasar lainnya. Periset lainnya bisa melakukan riset tentang efektivitas membaca cepat pada pelaksanaan pendampingan luring agar hasil riset ini bisa lebih komprehensif.
Pengaruh Pembelajaran Kolaborasi terhadap Keterampilan Menirukan Gerak Hewan pada Siswa Sekolah Dasar
Sarah, Tety;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.152
Riset ini dilatarbelakangi oleh minimnya kerjasama yang dilakukan siswa saat berkelompok dalam pembelajaran. Tujuan riset ini adalah untuk mengukur seberapa besar pengaruh pembelajaran kolaborasi terhadap keterampilan menirukan gerak hewan pada siswa SD kelas lima. Metode riset yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Teknik pengumpulan data dengan pretes dan postes. Teknik analisis dengan menggunakan uji statistic sederhana. Hasil riset menunjukan bahwa pembelajaran kolaborasi yang dilakukan guru kelas lima berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menirukan gerak hewan pada siswa sekolah dasar saat pembelajaran tematik sains dilakukan. Pembelajaran kolaborasi harus terus dilakukan guru agar keterampilan psikomotorik siswa semakin berkembang. Pembelajaran kolaborasi merupakan pembelajaran masa kini dan masa depan karena kepandaian seseorang saat ini salah satunya diukur dari kemampuan berkolaborasi atau kerjasama untuk mengerjakan suatu proyek atau bidang tertentu. Pembelajaran kolaborasi menuntut siswa memiliki keterampilan emosi yang baik. Periset berikutnya bisa meriset tentang pentingnya sikap saling menghargai antar teman agar pembelajaran kolaborasi semakin bisa diterapkan pada jenjang berikutnya.
Pengaruh Sosialisasi Berbahasa Santun terhadap Pencegahan Perundungan pada Jenjang Pendidikan Dasar
Kamsiah, Kamsiah;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.155
Latar belakang penelitian ini disebabkan oleh maraknya perundungan pada jenjang pendidikan dasar. Tujuan riset ini untuk mengukur seberapa besar pengaruh sosialisasi berbahasa santun terhadap pencegahan perundungan pada jenjang pendidikan dasar. Metode riset yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Hasil riset menunjukan bahwa sosialisasi berbahasa santun berpengaruh signifikan terhadap pencegahan perundungan pada jenjang pendidikan dasar. Sosialisasi berbahasa santun harus secara continue dilakukan pada jenjang pendidikan dasar baik sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Sosialisasi cara berbahasa santun merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan guru agar perundungan bisa dikurangi. Perundungan terjadi salah satunya diakibatkan oleh penggunaan bahasa yang tidak baik diantara siswa pada jenjang pendidikan dasar. Apabila hal ini dibiarkan, maka akan berkembang di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Perundungan yang dibiarkan akan menjadi semakin besar dan tidak terkendali. Guru dan sekolah-sekolah jenjang pendidikan dasar harus berusaha keras agar perundungan ini bisa diatasi dimasa pendidikan dasar.
Pengaruh Pendampingan Individu terhadap Kemampuan Baca Al-Quran Siswa pada Jenjang Pendidikan Dasar
Asmiyanti, Asmiyanti;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.156
Siswa-siswa pada jenjang pendidikan dasar yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik menjadi latar belakang penelitian. Tujuan riset ini adalah untuk mengukur berapa besar pengaruh pendampingan individu terhadap kemampuan baca Al-Qur’an siswa pada jenjang pendidikan dasar. Metode riset yang digunakan metode riset kuasi eksperimen. Teknik pengumpulan data melalui tes pretes dan postes. Hasil riset menunjukan bahwa pendampingan individu berpengaruh signifikan terhadap kemampuan baca Al-Qur’an siswa pada jenjang pendidikan dasar. Pendampingan individu harus secara rutin dilakukan baik untuk siswa sekolah dasar dan siswa sekolah menengah pertama. Pendampingan individu merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan guru agama agar kemampuan baca Al-Qur’an siswa dapat meningkat. Minimnya kemampuan baca Al-Qur’an siswa jenjang pendidikan dasar terjadi salah satunya diakibatkan oleh pendampingan guru dan/atau orang tua yang tidak maksimal. Apabila hal ini dibiarkan, maka akan timbul keengganan untuk mempelajarinya di jenjang pendidikan lanjut. Guru, orang tua dan sekolah jenjang pendidikan dasar harus berusaha keras agar kemampuan baca Al-Qur’an siswa dapat meningkat.
Analisis Pembelajaran Planet pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar
Saniati, Saniati;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.160
kesulitan siswa saat belajar planet di kelas VI menjadi latar belakang riset. Banyak siswa kelas VI memiliki pengetahuan yang minim tentang planet dalam tata surya. Mendeskripsikan pembelajaran planet pada siswa kelas VI sekolah dasar merupakan tujuan riset ini dilakukan. Metode deskriptif kuantitatif digunakan sebagai prosedur riset pada riset ini. Teknik pengumpulan data dengan Teknik observasi. Pembelajaran planet yang diimplementasikan guru di kelas VI menunjukan hasil pengetahuan siswa tentang planet dengan kriteria yang sangat tinggi. Tidak ada perbedaan signifikan antara pengetahuan planet siswa laki-laki dan perempuan. Penggunaan media tayangan infocus planet sangat efektif dan efisien digunakan untuk materi planet dan tata surya yang abstrak. Penggunaan media infocus dan planet pada sistem tata surya efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang planet dan tata surya di kelas VI.