Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Edukasi Anti Bullying dan Penyebaran Hoaks Berbasis Perspektif Islam Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi; Muhammad Fajar B.; Syahrul; Nurul Mukhlisah Abdal
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 1 (Februari 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v3i1.633

Abstract

Fenomena bullying dan penyebaran hoaks menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan, khususnya di era digital yang memungkinkan informasi tersebar secara cepat tanpa verifikasi. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menangkal dampak negatif tersebut melalui pendidikan akhlak dan literasi nilai keislaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru-guru PAI terhadap isu perundungan dan hoaks, serta membekali mereka dengan pendekatan pembelajaran berbasis perspektif Islam. Kegiatan dilaksanakan di Balai Pelatihan Keagamaan Provinsi dengan melibatkan 40 guru PAI sebagai peserta. Metode yang digunakan berupa pelatihan interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan refleksi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman tentang bentuk-bentuk bullying, prinsip ukhuwah Islamiyah, serta konsep tabayyun dalam menyikapi informasi digital. Sebagian besar guru juga menyatakan komitmennya untuk mengintegrasikan materi pelatihan ke dalam RPP dan aktivitas pembelajaran. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi sosial berbasis nilai Islam mampu menjadi pendekatan yang efektif dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan era informasi.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Mental Mahasiswa Melalui Workshop Keperempuanan “Empower Mind & Mental Health” Ayu Tri Wardani; Alifyah NFH; Shabrina Syntha Dewi; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Nurul Mukhlisah Abdal
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 2 (May 2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/a3tc2z55

Abstract

Permasalahan kesehatan mental pada mahasiswa menjadi isu yang semakin penting karena dapat memengaruhi proses belajar, hubungan sosial, dan kualitas hidup. Kondisi ini semakin kompleks pada mahasiswa perempuan yang rentan mengalami tekanan psikologis akibat faktor akademik, sosial, dan personal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan mental mahasiswa melalui Workshop Keperempuanan “Empower Mind & Mental Health”. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan 78 mahasiswa di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan meliputi ceramah, refleksi diri, dan diskusi interaktif yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta dan refleksi tertulis pada akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan mental, faktor-faktor yang memengaruhi kondisi psikologis, serta pentingnya penerapan self-care dan self-compassion dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi berbagai sumber tekanan psikologis yang dialami dan menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan diri. Keterlibatan aktif peserta selama sesi refleksi dan diskusi menunjukkan bahwa workshop menjadi sarana edukasi yang mendukung terbentuknya kesadaran kesehatan mental serta mendorong penerapan strategi sederhana dalam menjaga kesejahteraan psikologis. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan mental mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Development of an Interactive E-Module for the Learner Development Course in the Informatics and Computer Engineering Education Study Program at Makassar State University Mustari S. Lamada; Nurul Mukhlisah Abdal; Sri Reski Amaliah
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 2, No 1 (2026): June 2026
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/jepsi.v2i1.99

Abstract

The availability of interactive digital teaching materials is needed to support the Learner Development course so that learning becomes more effective and accessible. This study evaluated the validity, practicality, and effectiveness of an interactive e-module developed for the Informatics and Computer Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Makassar. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4-D model (define, design, develop, disseminate). Data were collected through expert validation sheets (content and media), a student response questionnaire, and learning achievement tests, and were analyzed using descriptive statistics. The results indicated that the e-module demonstrated very high validity, with scores of 96% from the content expert and 92% from the media expert. Practicality based on student responses reached 90%, categorized as very practical. Effectiveness was evidenced by an 87% learning mastery rate in the very good category, indicating that the e-module effectively supported learning. Therefore, the developed interactive e-module meets the criteria of being valid, practical, and effective, and is feasible for use both in classroom instruction and for independent study.
Pengaruh Mentoring terhadap Emotional Wellbeing Mahasiswa Tahun Pertama Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Nurul Mukhlisah Abdal; Wirawan Setialaksana
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 1, Januari (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i1.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mentoring terhadap emotional wellbeing mahasiswa tahun pertama. Sampel penelitian terdiri dari 121 mahasiswa angkatan 2022 yang telah mengikuti kegiatan mentoring di Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat emotional wellbeing mahasiswa. Metode analisis yang digunakan, yaitu regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh variabel mentoring terhadap emotional wellbeing, dengan mengontrol faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hasilnya. Nilai signifikansi (Sig.) sebesar .000 yang mana lebih kecil dari probabilitas 0,05. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya, ada pengaruh sikap terhadap mentoring dengan emotional wellbeing pada mahasiswa tahun pertama. Hal tersebut, membuktikan bahwa pentingnya program mentoring dalam meningkatkan emotional wellbeing mahasiswa tahun pertama. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kepada institusi pendidikan untuk memberikan perhatian lebih pada implementasi program mentoring yang efektif guna mendukung emotional wellbeing mahasiswa tahun pertama. Studi lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi hubungan antara mentoring dan emotional wellbeing dengan menggunakan metode analisis regresi yang lebih kompleks.
Pengembangan Instrumen Efikasi Diri dalam Matematika: Studi Validasi dengan Analisis Faktor Eksploratori Nurul Mukhlisah Abdal; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Wirawan Setialaksana
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 2, Mei (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i2.1409

Abstract

Salah satu faktor afektif yang dapat mempengaruhi proses belajar siswa adalah efikasi diri. Efikasi diri berpengaruh ketika siswa melakukan proses investigasi yang tercermin dari tindakan, usaha, kegigihan, fleksibilitas dalam perbedaan, dan realisasi tujuan. Efikasi diri matematika mencakup interpretasi mahasiswa terhadap pencapaian mereka sebelumnya, penilaian diri terhadap kemampuan mereka, dan estimasi pribadi terhadap kinerja selanjutnya pada tugas matematika yang diberikan. Terlepas dari relevansi efikasi diri matematika dengan minat dan motivasi siswa untuk menyelesaikan studi secara profesional, sebagian besar penelitian yang menganalisis efikasi diri siswa dalam matematika menggunakan instrumen yang tidak dapat diandalkan atau kurang disesuaikan dengan konteks mahasiswa dan kebahasaan. Penelitian sebelumnya dalam literatur efikasi diri matematis kemudian menyesuaikannya dengan konteks dan bahasa yang baru, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Spanyol, dan Bahasa Mexico. Penelitian ini yang akan menjadi pelopor instrumen efikasi diri dalam matematika dengan menggunakan Bahasa Indonesia Betz dan Hackett. Partisipan dalam penelitian ini adalah 620 oarng mahasiswa fakultas teknik tahun pertama hingga tahun ketiga. Survei dalam bentuk digital dikirimkan kepada mahasiswa melalui ketua tingkat masing-masing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kuesioner Source-of Self-Efficacy in Mathematics (SOSEM-24) menunjukkan sifat psikometri yang baik. Perbedaan mendasar dari hasil uji coba SOSEM-24 di mahasiswa Indonesia berdasarkan EFA yang dilakukan adalah faktor-faktor sumber efikasi diri dalam matematika menjadi lebih sedikit dalam konteks Indonesia.
Peran Program Kampus Mengajar dalam Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Kota Makassar Nurul Mukhlisah Abdal
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.2891

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan keterampilan penting yang secara signifikan mempengaruhi lanskap pendidikan di Indonesia, terutama di kalangan siswa sekolah menengah pertama. Hal ini menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kualitas pengajaran untuk meningkatkan tingkat literasi dan numerasi siswa. Tantangan yang dihadapi oleh siswa dan guru dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi di Indonesia sangatlah beragam dan kompleks. Program Kampus Mengajar diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan literasi dan numerasi yang diluncurkan oleh Kemendikbudristekdikti. Mengingat bahwa keterampilan literasi dan numerasi merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi perkembangan akademis siswa, memahami dampak dari intervensi seperti Program Kampus Mengajar sangatlah krusial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang diperlukan untuk menilai keberhasilan program Kampus Mengajar dalam meningkatkan keterampilan literasi numerasi. Selain itu, hasil penelitian ini dapat memberikan informasi berharga bagi pembuat kebijakan pendidikan, sekolah, dan pihak terkait lainnya untuk memperbaiki dan mengoptimalkan program di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian campuran (mixed methods) yang mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian ini terdiri dari siswa Sekolah Menengah Pertama yang berpartisipasi dalam Program Kampus MengajarSampel diambil menggunakan metode purposive sampling untuk memastikan representasi yang baik di Kota Makassar. Jumlah sampel yang diambil mencakup 35 siswa di salah satu sekolah SMP di Kota Makassar. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa program Kampus Mengajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas VIII di SMP Negeri 52 Makassar. Dengan demikian, Program Kampus Mengajar dapat dianggap sebagai salah satu solusi potensial untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.