Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemampuan Menyelesaikan Soal HOTS Ditinjau dari Kemampuan Literasi Matematika Septianti, Kirana; Suharti, Suharti; Abrar, Andi Ika Prasasti; Baharuddin, Baharuddin; Kusumayanti, Andi
JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Vol 10, No 2 (2025): JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jkpm.v10i2.28084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas 7 MTsN dalam menyelesaikan soal-soal HOTS berdasarkan tingkat literasi matematika, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi variasi kemampuan tersebut. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan 31 siswa MtsN di Gowa kelas 7 dan guru matematika sebagai sumber data. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan siswa dengan literasi matematika tinggi mampu menyelesaikan soal HOTS dengan struktur jawaban yang tepat. Siswa dengan kemampuan sedang memahami konsep tetapi kurang tepat dalam menyajikan jawaban. Sementara itu, siswa kemampuan rendah belum memahami konsep soal dan tidak berinisiatif dalam mencari solusi. Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan tinggi meliputi pemahaman konsep yang kuat, aktif diskusi, pemanfaatan teknologi, dan minat belajar. Faktor kemampuan sedang dipengaruhi oleh kurangnya komunikasi, dan kurangnya penggunaan teknologi. Sedangkan kemampuan rendah dipengaruhi oleh lemahnya pemahaman konsep, motivasi belajar rendah, kesalahan penggunaan teknologi, dan minimnya minat belajar.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) PADA MATERI ALJABAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP Satriana Nurisyah Endarwati; Fitriani Nur; Mardhiah Mardhiah; Suharti Suharti; Badaruddin Baharuddin
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.21878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul berbasis Realistic Mathematics Education (RME) yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research & Development) dengan menggunakan model ADDIE. Uji coba produk dilakukan pada kelas VII-6 dengan 29 siswa sebagai sampel. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar validasi, observasi keterlaksanaan e-modul, angket respon guru, observasi aktivitas siswa, angket respon siswa, angket minat belajar, dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan analisis kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan  e-modul berbasis RME menggunakan model pengembangan ADDIE dimulai dengan identifikasi masalah siswa, sekolah, dan kurikulum, dilanjutkan dengan desain e-modul sesuai kebutuhan siswa, divalidasi, dan diimplementasikan dalam pembelajaran, serta dievaluasi kualitasnya. Hasil validasi menunjukkan e-modul sangat valid dengan skor 3,8. Kepraktisan e-modul dinilai dari angket respon guru (98%) dan observasi keterlaksanaan (1,75), yang menunjukkan e-modul praktis. Keefektifan e-modul ditunjukkan oleh angket respon siswa (86%), observasi aktivitas siswa (75%), angket minat belajar (85%), dan tes hasil belajar (72,41%), sehingga e-modul dinyatakan efektif. Oleh karena itu e-modul berbasis (RME) dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Kata Kunci: E-Modul, Realistic Mathematics Education, ADDIE, Hasil Belajar Abstract: This study aims to develop an e-module based on Realistic Mathematics Education (RME) that meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness. This research is a development research (Research & Development) using the ADDIE model. The product trial was conducted in grades VII-6 with 29 students as samples. The research instruments used were validation sheets, e-module implementation observations, teacher response questionnaires, student activity observations, student response questionnaires, learning interest questionnaires, and learning outcome tests. Data analysis used validity, practicality, and effectiveness analysis of the e-module. The results of this study indicate that the development of an e-module based on RME using the ADDIE development model begins with the identification of student, school, and curriculum problems, followed by the design of the e-module according to student needs, validated, and implemented in learning, and evaluated for its quality. The validation results show that the e-module is very valid with a score of 3.8. The practicality of the e-module is assessed from the teacher response questionnaire (98%) and implementation observations (1.75), which indicate a practical e-module. The effectiveness of the e-module is demonstrated by the student response questionnaire (86%), student activity observation (75%), learning interest questionnaire (85%), and learning outcome test (72.41%), so that the e-module is declared effective. Therefore, the e-module based on (RME) can be declared valid, practical, and effective. Keywords: E-Module, Realistic Mathematics Education, ADDIE, Learning Outcomes
Children Learning in Science, Direct Instruction, Virtual Laboratory Experiment, Phyphox, Literasi Sains, Digital Sulman; Suarti; Suharti
Unnes Physics Education Journal Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upej.v14i3.43712

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Children Learning in Science (CLIS) model based on virtual laboratory experiments using the Phyphox application and the digital-based Direct Instruction model on students’ science literacy, as well as to compare the differences in effectiveness between the two. This study is a quasi-experimental study using a randomized pretest-posttest control group design. The study population included all seventh-grade students at MTsN 1 Makassar, with a sample of 64 students selected through multistage random sampling. Descriptive analysis results showed that the average science literacy score in the CLIS-Phyphox class was 62.23, while that of the digital-based Direct Instruction class was 53.15. The N-Gain test showed that the CLIS-Phyphox model fell into the “moderately effective” category (61.83%), while the digital-based Direct Instruction model fell into the “less effective” category (53.15%). Hypothesis testing using the Independent Sample T-Test yielded a Sig. (2-tailed) value of 0.026 (< 0.05), indicating a significant difference in effectiveness between the two models. It was concluded that the use of the CLIS model based on the Phyphox application is more effective in improving students’ science literacy compared to the digital-based Direct Instruction model.
Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Platform Alef Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VII MTsN Gowa Andi Afifah Salsabila; Suharti Suharti; Ahmad Farham Majid; Sri Sulasteri; Nur Yuliany
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4080

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pemanfaatan model pembelajaran inovatif dalam meningkatkan hasil belajar matematika, khususnya melalui penerapan blended learning yang memadukan tatap muka dan pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model blended learning menggunakan platform Alef terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design, di mana kelas eksperimen menggunakan blended learning berbasis platform Alef dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran langsung. Data diperoleh melalui tes hasil belajar yang dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test serta uji efisiensi relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik. Temuan ini membuktikan bahwa model blended learning menggunakan platform Alef efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika, khususnya karena memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengakses materi secara fleksibel, melakukan eksplorasi mandiri, serta memperoleh penguatan melalui diskusi tatap muka. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan blended learning menggunakan platform Alef berpengaruh positif dan layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran matematika di sekolah menengah.
The Effect of Mastering Pedagogical Competence on the Prospective Elementary School Teachers Teaching Readiness Muhammad Shabir Umar; Muljono Damopolii; Fitriani Nur; Suharti Suharti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 8 No. 1 (2021): June 2021
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v8i1.7211

Abstract

AbstractThis study aims to determine the description of mastering pedagogical competence, map the teaching readiness, and analyze the significant effect of mastering pedagogical competence on teaching readiness of the prospective elementary school teachers at State Islamic University (UIN) Alauddin Makassar, Indonesia. This research was ex-post-facto quantitative research. The research variables were pedagogical competence and the readiness to be a teacher. The population and sample were all of the final semester students, consisting of 80 students of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Department at UIN Alauddin Makassar who had taken the Field Experience Practice program using simple random sampling. The instrument used was a Likert scale-based questionnaire. A basic linear regression was employed to analyze the data. The following are the results of this study: (1) the mean score of prospective elementary school teachers' pedagogical competence was 70.62, indicating that the pedagogical competency score was in the high category; (2) the mean score of prospective elementary school teachers' teaching readiness mapping was 72.25, indicating that the mapping score of teaching readiness was in the high category; (3) the mean score of prospective elementary school teachers' pedagogical competence was 70.62, indicating that the pedagogical competency score was in the high category.  As a result, prospective elementary school teachers' teaching preparation was influenced by their knowledge of pedagogical competence. Accordingly, prospective elementary school teachers' teaching preparation is needed to be trained by developing pedagogical competency by constructing a learning program in the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Department.Keywords: pedagogical competence, teaching readiness, prospective elementary school teachers.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguasaan kompetensi pedagogik, memetakan realitas kesiapan mengajar, dan mengetahui signifikansi pengaruh penguasaan kompetensi pedagogik terhadap kesiapan mengajar calon guru sekolah dasar di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis ex-post facto. Variabel penelitian yaitu kompetensi pedagogik dan kesiapan menjadi guru. Populasi dan sampel yaitu seluruh mahasiswa semester akhir program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Alauddin Makassar yang telah mengambil program praktik pengenalan lapangan (PPL), dengan sampel random sampling sejumlah 80 orang. Instrumen yang digunakan yaitu angket berbasis skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa: (1) rata-rata skor kompetensi pedagogik calon guru sekolah dasar adalah 70.62 yang berarti secara umum skor kompetensi pedagogik berada pada kategori tinggi, (2) rata-rata pemetaan kesiapan mengajar calon guru sekolah dasar adalah 72.25 yang berarti skor pemetaan kesiapan mengajar berada pada kategori tinggi, dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi pedagogik terhadap kesiapan mengajar calon guru sekolah dasar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penguasaan kompetensi pedagogik mempengaruhi kesiapan mengajar calon guru sekolah dasar. Oleh karena itu, kesiapan mengajar calon guru sekolah dasar perlu dipersiapkan secara matang melalui penguatan kompentesi pedagogik baik melalui penyiapan kurikulum pembelajaran pada jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.Kata kunci: kompetensi pedagogik, kesiapan mengajar, calon guru sekolah dasar.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK Nurul Azmy; Nur Yuliany; Fitriani Nur; Thamri Tayeb; Suharti Suharti
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2026): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v4i1.1680

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis peserta didik masih tergolong rendah akibat proses pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas VIII SMPN 1 Campalagian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design menggunakan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas VIII A sebanyak 33 peserta didik sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung dan kelas VIII B sebanyak 34 peserta didik sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match. Data penelitian dikumpulkan melalui tes kemampuan komunikasi matematis berupa lima soal uraian yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, melalui uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas VIII SMPN 1 Campalagian. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang mampu menciptakan suasana belajar lebih aktif, interaktif, dan kolaboratif untuk mendukung pengembangan kemampuan komunikasi matematis peserta didik.
Peran Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dalam Meningkatkan Kompetensi Calon Pendidik di SMP Negeri 2 Sleman Mirdayanti Mirdayanti; Sutra Sutra; Nurfadillah Nurfadillah; Suharti Suharti; Eni Nurzanah
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dalam meningkatkan kompetensi calon pendidik di SMP Negeri 2 Sleman. PLP merupakan salah satu program penting dalam pendidikan calon guru karena memberikan pengalaman langsung di sekolah sebagai bekal untuk mengintegrasikan teori perkuliahan dengan praktik pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, staf, dan mahasiswa praktikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLP memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kompetensi calon pendidik, baik pada aspek pedagogik, profesional, sosial, maupun kepribadian. Mahasiswa praktikan terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas, penyusunan perangkat ajar, pemanfaatan media berbasis teknologi, serta penyesuaian metode dengan karakteristik siswa. Selain itu, keterlibatan mereka dalam kegiatan ekstrakurikuler, manajemen sekolah, dan layanan khusus membantu mengembangkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta kepedulian sosial. Dengan demikian, PLP tidak hanya memperkuat kesiapan akademik mahasiswa, tetapi juga membentuk mereka menjadi calon guru yang kompeten, adaptif, dan berkarakter.
Peran Mahasiswa PLP dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SMP Negeri 2 Sleman Ananda Nasywa Amrin; Nur Khalisah; Helmi Hananah Rasyidin; Suharti Suharti; Eni Nurzanah
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5713

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMP Negeri 2 Sleman. Metodologi penelitian kualitatif deskriptif digunakan, dan data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Enam mahasiswa PLP, one guru pamong, dan 96 siswa kelas delapan yang tersebar di tiga kelas berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PLP mampu meningkatkan motivasi belajar melalui penerapan model pembelajaran inovatif, penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta penerapan gamifikasi berbasis digital. Kehadiran mahasiswa PLP berdampak positif pada meningkatnya partisipasi, antusiasme, dan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, PLP tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap terciptanya suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan memotivasi di sekolah mitra.
Co-Authors A Mifta Ainun Adin Fitrah Aditya Reinaldo Aedil Akbar Ahmad Afiif Ahmad Farham Majid Ahyani Mirah Liani Aisyah Irawan Alim, Bahrul Ananda Nasywa Amrin Andi Afifah Salsabila Andi Fajrin Syarif Andi Halimah Andi Halimah Andi Ika Prasasti Abrar Andi Kusumayanti Andi Nurul Fadilah Andi Sriyanti Andi Ulmi Asnita Angriani, Andi Dian Arpani Ulang Astuti Sri Dewi Ayu Nurvianti Salam Badaruddin Amin Baharuddin Baharuddin Abbas Baharuddin Baharuddin Baharuddin, Baharuddin Dian Magfirah Edy Arianto Eka Ayu Hastira Eka Damayanti Eni Nurzanah Fadhilah Nur Sa’diyyah Fathu Ridha Fatmariani Fatmariani Feripadli Feripadli Fitriani Nur Fitriani Nur Habibah Ulfayana Hairunnisa Hairunnisa Harsuci Ramadhani Helmi Hananah Rasyidin Ika Nurjannah Ilyas Ilyas Lisnasari Andi Mattoliang M Amin Mar Athul Wazithah T. Mardhiah mardhiah diah Mardhiah Hasan Mardhiah Mardhiah Marwa Marwa Mirdayanti Mirdayanti Muh. Sabar Muhammad Rusydi Rasyid Muhammad Shabir U Muhammad Yaumi Muljono Damopolii Munawarah Munirah Munirah Nur Fakhriyah Syahid Nur Khalisah Nur Khalisah Latuconsina Nur Khalisah Latuconsina Nur Khalisah Latuconsina Nur Yuliani Nur Yuliany Nurfadillah Nurfadillah Nurmala R Nurpaidah Nurpaidah Nursalam . Nursalam Nursalam Nurul Ainun Fajriah Nurul Azmy Nurul Khusnah Rahmasinar Amin Rahmat Hidayat Rahmatia Rahmatia Rara Aprilyanti Rasyid, Mahammad Rusydi Rezkiani Rezkiani Risma Ismail Risnawati Risnawati Rosdiana Ruslimin Satriana Nurisyah Endarwati Satriawati Septianti, Kirana Sitti Fatimah Sitti Mania, Sitti Sri Nensi Roslan St Syamsudduha St. Hartina Anwar Suarti Suarti Sulasteri, Sri Sulhijrah Mustabil Sulman Sutra Sutra Syahratulnisa Syamsuar Syahrida Zaerani Thamri Tayeb Thamrin Tayeb Ulfiani Rahman Ummi Rofika Hasan Usman Yuliany, Nur Zaenal Zaenal Zainal Basri