p-Index From 2021 - 2026
5.822
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Ulum AL-Fikr JURNAL SIPAKALEBBI EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam Sulesana JICSA SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah Jurnal Kesehatan Indonesia Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Jurnal Kedokteran: Media Informasi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Pendidikan Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis Jurnal Ners Vox Populi RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan TASAMUH: Jurnal Studi Islam Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan BASHAIR ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Tafsere Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Nirta: Studi Inovasi Socius: Social Sciences Research Journal Journal of Islamic Studies TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam TAFASIR INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam PESHUM Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Jurnal Ilmu Agama Indonesia (JIGAMNA) Contemplate: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : bashair

Fenomena Dunning Kruger Effect Perspektif Al-Qur’an Nur Afni Handayani; Achmad Abubakar; Rahmi Damis
BASHA'IR: JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN TAFSIR Vol 6 No 1 (2026): Basha'ir: Jurnal Studi Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bashair.v6i1.6468

Abstract

Fenomena Dunning-Kruger Effect merupakan bias kognitif yang ditandai oleh kecenderungan individu berpengetahuan rendah untuk melebih-lebihkan kemampuannya, sebuah gejala yang kian marak terjadi dalam diskursus keagamaan di era modern. Al-Qur’an sebagai panduan yang senantiasa relevan (ṣāliḥ li kulli zamān wa makān) memberikan koreksi normatif terhadap ilusi superioritas ini, khususnya melalui penegasan larangan menyucikan diri dalam QS. al-Najm/53:32. Penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) ini bertujuan untuk mengonseptualisasikan bias kognitif tersebut ke dalam dimensi teologis Islam. Metode analisis yang digunakan adalah tafsir taḥlīlī terhadap QS. al-Najm/53:32 dengan mengintegrasikan pendekatan psikologi untuk membedah aspek metakognitif objek kajian. Data primer dan sekunder dihimpun dari ayat al-Qur’an, kitab-kitab tafsir otoritatif, serta literatur psikologi yang relevan. Berbeda dengan kajian terdahulu yang umumnya meninjau fenomena ini sebatas pada ruang lingkup psikologi kognitif dan sosial, penelitian ini menempatkan wahyu sebagai kerangka analisis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dunning-Kruger Effect dalam perspektif al-Qur’an merupakan manifestasi dari kesombongan intelektual (kibr ‘ilmī) dan kebodohan berlapis yang tidak disadari (jahl murakkab). Al-Qur’an menawarkan resolusi metakognitif-etis berupa penguatan kesadaran akan keterbatasan insani dan larangan absolut atas klaim kesucian pribadi, sehingga bias kognitif ini tidak lagi dipandang sekadar sebagai problem psikologis individual, melainkan sebagai problem etik-keilmuan dan spiritual yang membutuhkan intervensi nilai-nilai wahyu.