p-Index From 2021 - 2026
7.935
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Al Ishlah Jurnal Pendidikan AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Southeast Asian Journal of Islamic Education Istawa: Jurnal Pendidikan Islam TARBAWI: Journal on Islamic Education Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Potret Pemikiran Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Al-Rabwah : Jurnal Ilmu Pendidikan ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Journal of Instructional and Development Researches Indo-MathEdu Intellectuals Journal Sulawesi Tenggara Educational Journal Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Sultan Idris Journal of Psychology and Education Mauriduna : Journal of Islamic studies DINAMIKA ILMU: Jurnal Pendidikan Fikruna : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Southeast Asian Journal of Islamic Education Addabana: Jurnal Pendidikan Agama Islam Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran FENOMENA: Jurnal Penelitian Journal of Islamic Education and Innovation (JIEI) Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Borneo Journal of Islamic Education Jurnal AL-Muta`aliyah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah SIMAS JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Jurnal Pendidikan Islam Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Abdimas Mahakam
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Cuci Tangan Bersama dalam Menstimulasi Kesabaran Anak Muliyana, Muliyana; Afandi, Nur Kholik
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i1.748

Abstract

This study aims to describe the handwashing strategy in stimulating children's patience implemented at RA Ma'arif NU Plus 001 Samarinda. The social-emotional development of children aged 5-6 has been able to show tolerance and show empathy. Patience is a form of emotional expression that exists in every child, with patience will be able to control emotions, each child will be different in expressing his emotions, with the activities in washing hands together we will understand the values contained in hand washing activities together. This study used a descriptive qualitative approach, as for the data sources, namely teachers and kindergarten B children, and used data collection techniques including observation, interviews, and documentation. And using data analysis techniques, namely data condensation, data presentation, and conclusions. The results of this study show a joint handwashing strategy in stimulating children's patience through several activities, namely providing an understanding of good hand washing procedures before washing hands, then children are directed to queue, then children wash their hands using hand soap to make it cleaner, and after those wiping hands using a tissue so as not to be careless when wiping hands.
Nafs Mutmainah sebagai Dasar dalam Menciptakan Kesejahteraan Spiritual Afandi, Nur Kholik
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 3(2), 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.425 KB) | DOI: 10.21093/el-buhuth.v3i2.3523

Abstract

Spiritual well-being is the ability to develop harmonious relationships with himself, others, the universe (environment), and transcendental aspects. In the Islamic perspective, these values are reflected in the way of view, attitudes and behaviors called morals (akhlak). The implementation of moral values in everyday life, will form a person who has personal piety, social, environmental, ritual and spiritual. This multidimensional piety arises because of the encouragement of the person who has nafs mutaminnah, namely a calm soul, sincerity, and based on the values of faith. 
Erau Festival: Building Religious Moderation Through Education for Generation Alpha in Kutaikartanegara Angranti, Wiwik; Afandi, Nur Kholik; Jannah, Fathul
Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Vol 21 No 2 (2025): JURNAL STUDI AGAMA DAN MASYARAKAT
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jsam.v21i2.10499

Abstract

The Erau Festival in Kutai Kartanegara is a traditional ritual that represents gratitude and the multicultural local wisdom of the community. This festival has the potential to serve as a bridge for strengthening religious moderation, particularly among the younger generation. This study aims to develop teaching materials based on the values of the Erau Festival, which are aligned with the four pillars of religious moderation, and to examine their implications on students' mindsets and cultural awareness. The research employs the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The developed teaching materials were implemented and tested in two multicultural schools. Data was collected through observation and interviews, and then analyzed qualitatively. The results indicate a significant increase in cultural awareness, rising from an initial 28% among participants to 58% post-implementation, and the initiative received support from the schools. Furthermore, an observable improvement occurred in social interactions among students. The study concludes that the local wisdom values within the Erau Festival can be transformed into effective teaching materials to instill religious moderation and multicultural awareness in the Alpha generation. The implication of this research provides a practical model for integrating local wisdom into formal education.
Educational Institution Strategic Plan Model Erna Lutfijah; Nur Kholik Afandi; Husni Idris
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i1.6360

Abstract

The strategic plan model is to explain the actions in the process of achieving the goals to be completed. This study aims to examine the strategic planning model. This study uses the library research method by collecting materials containing content about the strategic planning model. This study describes the meaning of strategic planning models, strategic planning components, and strategic planning models. The strategic planning steps include the following: 1) Set organizational goals and direction; 2) Learn about the environment inside and outside; 3) Formulate strategies; 4) Implement strategies; 5) Evaluate and monitor strategies. The strategic planning models are as follows: 1) "Basic" Strategic Planning Model; 2) Planning model based on problems or objectives; 3) Alignment or Alignment Model; 4) Scenario Planning Model; 5) Organic or Self-Organization Planning Model.
Penguatan Profesionalitas Guru PAUD di Sekitar Wilayah Ibu Kota Negara Kabupaten Penajam Paser Utara melalui Pendampingan Penulisan Karya Ilmiah Nur Kholik Afandi; Muhammad Iswadi; Farah Azizah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3330

Abstract

Pemindahan ibu kota negeri merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan akses pendidikan yang berkualitas. Salah satu lembaga pendidikan yang harus mendapat perhatian secara khusus adalah lembaga pendidikan anak usia dini. Lembaga ini memiliki peran penting dalam menempatkan nilai-nilai dasar karakter peserta didik. Oleh karena itu, guru Pendidikan Anak Usia Dini harus memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk mewujudkan sekolah yang berkualitas. Dinamika di lapangan menujukkan bahwa sebagian besar guru belum memahami pentingnya karya ilmiah untuk mendukung kompetensi diri, rendahnya motivasi dan belum memiliki kemampuan untuk menulis karya ilmiah. Maka perlunya kegiatan pendampingan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru. melalui pendampingan penulisan karya ilmiah. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Parsipatif. Metode pendampingan dilakukan dengan ceramah, diskusi dan praktik. Hasil pendampingan menunjukkan para peserta memahami pentingnya karya ilmiah, memiliki motivasi yang tinggi untuk menulis karya ilmiah. Peserta mampu menulis dan mengirimkan artikel.
Implementasi vicarious learning dalam menanamkan nilai ketaatan beribadah pada siswa berkebutuhan khusus di SD Muhammadiyah 3 Samarinda Nisa, Ummu Khairin; Afandi, Nur Kholik
Journal of Islamic Education and Innovation Vol 6, No.1: January - June 2025 (In Press)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiei.v6i2.12161

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku siswa berkebutuhan khusus yang belum menunjukkan ketaatan dalam proses pembelajaran. Demikian itu ditunjukkan dengan perilaku seperti seperti keluar masuk kelas tanpa izin selama pembelajaran, tidak fokus saat belajar, menggunakan bahasa kasar yang tidak sesuai dengan usianya, berteriak saat proses pembelajaran berlangsung, serta makan ketika teman-temannya sedang sholat. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis  implementasi vicarious learning dalam pembelajaran untuk menanamkan nilai ketaatai pada siswa berkebutuhan khusus di SD Muhammadiyah 3 Samarinda. Metode penelitian yang digunakan ialah jenis penelitian deskriptif. Dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis dengan model analisis dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran di SD Muhammadiyah 3 menggunakan metode vicarious learning. Dari pembelajaran tersebut memuat penanaman nilai ketaatan pada anak berkebutuhan khusus melalui pembiasaan pelaksanaan sholat dhuha dan sholat dzhuhur berjama’ah, pembelajaran al-Qur’an dengan mengaji tilawati, program sedekah jum’at, dan pembiasaan berdo’’a sebelum mengawali kegiatan. Selain itu, siswa dibiasakan untuk meminta maaf ketika melakukan kesalahan. Dari berbagai aktivitas, siswa memiliki nilai dan karakter taat pada saat pembelajaran. Ketaatan menjadi hal yang dibutuhkan oleh guru dari siswa, sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan tercapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.
The Implications of Intimate Relationships on the Balance between Academic Achievement and Religiosity: A Phenomenological Study Fadillah, Anif; Jannah, Fathul; Afandi, Nur Kholik
Jurnal Likhitaprajna Vol 28 No 1 (2026): April 2026
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v28i1.968

Abstract

This study aims to explore students’ subjective experiences in interpreting and managing intimate relationships and their implications for the balance between academic achievement and religiosity. This study employed a qualitative phenomenological approach involving 22 participants selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The findings reveal that intimate relationships are ambivalent in nature. On the one hand, they function as sources of emotional support, academic motivation, and spiritual strengthening. On the other hand, they may lead to psychological stress, academic distraction, and moral conflict. The results indicate that the balance between academic achievement and religiosity is not determined by the presence of the relationship itself, but by self-regulation, emotional maturity, and spiritual awareness. This study contributes to Islamic educational psychology by positioning intimate relationships as an integrative space connecting emotional, academic, and spiritual dimensions.
Peran Tawakkal dan Sabr sebagai Mekanisme Koping (Coping Mechanism) dalam Mengatasi Burnout pada Mahasiswa Tingkat Akhir Rodhiah, Saniatur; Afandi, Nur Kholik; Jannah, Fathul
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4214

Abstract

Fenomena burnout yang meningkat di kalangan mahasiswa, terutama pada tahap penyusunan skripsi, menimbulkan kebutuhan untuk memahami strategi koping berbasis nilai spiritual yang digunakan mahasiswa Muslim dalam menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran tawakkal dan sabr sebagai mekanisme koping religius dalam mengatasi burnout pada mahasiswa tingkat akhir di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif mahasiswa dalam memaknai dan mengimplementasikan tawakkal dan sabr selama proses akademik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi terbatas, dan dokumentasi, dengan partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling sebanyak 8 mahasiswa tingkat akhir dari berbagai fakultas. Hasil analisis tematik menunjukkan empat tema utama: (1) sumber-sumber burnout dam dampaknya (2) pemaknaan tawakkal sebagai stabilisasi emosional melalui sikap berserah diri setelah berusaha; (3) pengamalan sabr sebagai bentuk ketahanan aktif dalam menghadapi hambatan akademik; dan (4) integrasi tawakkal–sabr sebagai mekanisme koping holistik yang memperkuat ketangguhan spiritual dalam menghadapi stres akademik. Temuan ini mengungkap bahwa kedua nilai religius tersebut berfungsi sebagai strategi psikologis yang efektif dan kontekstual dalam membantu mahasiswa mengelola burnout. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa tawakkal dan sabr memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman mekanisme koping religius pada mahasiswa Muslim. Implikasi praktisnya mendorong pengembangan program pendampingan akademik berbasis spiritual di perguruan tinggi Islam. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi perbedaan pengalaman berdasarkan gender, fakultas, atau pendekatan metodologis yang lebih luas.
Upaya Guru dalam Membangun Lingkungan Kelas yang Ramah untuk Anak Berkebutuhan Khusus Waroh, Muna; Jannah, Fathul; Afandi, Nur Kholik
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4290

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingya implementasi pendidikan inklusi sebagai upaya mewujudkan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh peserta didik, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Meskipun kebijakan pendidikan inklusi telah diterapkan di Indonesia, praktik di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menciptakan lingkungan kelas yang ramah dan suportif bagi ABK. Kondisi ini menunjukkan urgensi penelitian untuk mengkaji secara mendalam strategi guru dalam membenangun lingkungan belajar yang inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam membangun lingkungan kelas yang ramah bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SD Islamic Center, Samarinda. Pendidikan inklusi menekankan terciptanya kelas yang aman, suportif, dan menghargai perbedaan agar ABK dapat berpartisipasi optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru kelas dan Guru Pendamping Khusus (GPK). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi preventif melalui edukasi teman sebaya, penerapan aturan partisipatif, pendampingan personal ABK, adaptasi media pembelajaran, serta koordinasi dengan orang tua. Strategi tersebut menciptakan interaksi harmonis, meningkatkan penerimaan sosial, dan mendukung keberhasilan belajar ABK. Kendala utama meliputi keterbatasan kompetensi guru dan kurangnya pelatihan khusus. Penelitian ini menekankan pentingnya peran guru, pendampingan intensif, dan dukungan sekolah untuk menciptakan kelas inklusif, serta merekomendasikan pengembangan profesional guru sebagai upaya optimalisasi pendidikan inklusi. Berdasarkan temuan berikut, penelitian ini merekomendasika agar peneltiaian selanjutnya memperluas cakupan lokasi, melibatkan lebih banyak informan seperti kepala sekolah dan orang tua, serta mengkaji secara lebih mendalam efektivitas strategi pembelajaran inklusif terhadap hasil belajar dan perkembangan prikososial ABK.
Teachers' Strategies in Cultivating Gratitude Character through Islamic Education and Local Cultural Practices in Primary Schools: A Qualitative Approach Nur Kholik Afandi; Zurqoni Zurqoni
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2026): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v9i2.444

Abstract

Fostering the character of gratitude in students often becomes trapped in static doctrinal approaches, failing to reach the affective depth necessary for meaningful transformation. This study aims to explore and analyze pedagogical strategies that synergize the values of Islamic education and indigenous wisdom to nurture gratitude in primary school students. The research adopted a phenomenology design. Data collection techniques included interviews, focus group discussions, and observations. Data analysis in this study utilizes Robert K. Yin's systematic protocol, involving 25 Islamic Religious Education (IRE) teachers as key participants to uncover the essence of their lived experiences in internalizing gratitude values. The findings revealed that cultivating a character is implemented through a comprehensive orchestration of strategies, including systematic habituation, behavioral modeling, reflection through muhasabah (self-introspection), and the application of cooperative and experiential learning methods integrated with local cultural values. These findings asserted that instilling a character of gratitude is not merely an individual theological disposition but a socio-pedagogical construction that requires the fusion of Islamic educational values and indigenous wisdom to establish robust habituation practices. The implications of this study underscore the importance of shifting the paradigm from moralistic instruction to a reflective, contextually aligned pedagogy that resonates with students' spiritual values and sociocultural realities. This study makes a significant contribution to the development of more dynamic and applicable character education curriculum models at the primary school level.