Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 3 GOBLEG Samvara, Nana; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.959

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar menghadapi tantangan dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa akibat penerapan metode konvensional yang kurang interaktif. Model Problem Based Learning (PBL) yang dikombinasikan dengan media PowerPoint hadir sebagai pendekatan inovatif guna mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini mengadopsi metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diterapkan dalam dua siklus terhadap 15 siswa kelas IV SD Negeri 3 Gobleg. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan hasil belajar, observasi keterlibatan siswa selama pembelajaran, serta angket yang menggali respons siswa terhadap strategi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan substansial dalam pencapaian akademik siswa, dengan rerata skor post-test mengalami lonjakan sebesar 35% dibandingkan pre-test. Observasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam keaktifan dan partisipasi siswa, sedangkan angket mengungkapkan bahwa 87% siswa merasa lebih termotivasi dalam memahami konsep IPA melalui pendekatan ini. Model PBL berbantuan PowerPoint terbukti mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, memacu keterlibatan aktif siswa, serta mendorong motivasi belajar yang lebih tinggi, sehingga layak diimplementasikan sebagai strategi instruksional yang progresif dan berorientasi pada pemecahan masalah di sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL FLIPPED CLASSROOM DALAM PEMBELAJA- RAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN PEMAHA- MAN KONSEP SISWA KELAS 4 SD NEGERI 2 SELEMADEG Dewi, Ni Luh Putu Karina; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model flipped classroom dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) terhadap peningkatan kemandirian belajar serta pemahaman konsep siswa kelas 4 SD Negeri 2 Selemadeg. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flipped classroom memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa, ditunjukkan dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam mengakses dan memahami materi secara mandiri sebelum sesi pembelajaran di kelas. Selain itu, pemahaman konsep siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan setelah penerapan metode ini. Penerapan flipped classroom memungkinkan siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, serta meningkatkan interaksi dengan guru dan teman sebaya. Dengan demikian, model flipped classroom dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SD NEGERI 5 SENGANAN Sutiawan, I Gede Nyoman; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.966

Abstract

Guru harus memiliki banyak inovasi baru dan menggunakan berbagai model dalam melakukan pembelajaran, termasuk memperluas penggunaan model dan media pembelajaran, untuk mencapai pembelajaran yang optimal dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media video animasi terhadap kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar IPAS kelas V SD Negeri 5 Senganan. Metode Random Sampling digunakan dalam pengambilan sampel untuk mengevaluasi populasi dan sampel tertentu dalam penelitian ini, yang menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 15 orang Data dikumpulkan dengan menguji soal-soal tersebut. Untuk menganalisis data hasil penelitian, peneliti menggunakan uji Validitas, Homogenitas, Normalitas, dan Uji-t yang selanjutnya diinterpertasikan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya terdapat peningkatan skor rata-rata dari 65,67 menjadi 79,33 setelah penerapan PBL. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 5 Senganan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM BERBANTUAN MEDIA GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 4 BUNGKULAN TAHUN AJARAN 2024/2025 Zuhri, Saifudin; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran quantum berbantuan media grafis dalam upaya meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 4 Bungkulan tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN 4 Bungkulan pada mata pelajaran IPA kelas V semester II tahun ajaran 2024/2025. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 4 Bungkulan yang banyaknya 22 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif baik deskriptif kuantitatif maupun kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran quantum berbantuan media grafis pada siswa kelas V SDN 4 Bungkulan, dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Dari skor rata-rata hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan dari pra siklus yang nilai rata-ratanya 56% kemudian dari siklus I ke siklus II yang meningkat. Rata-rata kelas hasil belajar pada siklus I sebesar 68% dan pada siklus II menjadi 83%. Dan ketuntasan klaksikal pada siklus I sebesar 68% dan pada siklus II menjadi 90,9%.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGANPADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 BELALANG Suryadnyani, Ni Ny. Sri; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.989

Abstract

Kesadaran lingkungan merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar untuk membentuk generasi yang peduli terhadap ekosistem sekitarnya. Namun, realitas menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan siswa masih rendah akibat pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif di SD Negeri 2 Belalang, melibatkan siswa kelas V, guru IPAS, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal, seperti praktik pertanian tradisional subak dan gotong royong, mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang ekosistem serta mendorong perilaku pro-lingkungan. Faktor pendukung utama dalam implementasi ini adalah dukungan sekolah dan antusiasme siswa, sedangkan hambatan utama adalah keterbatasan sumber daya dan kurangnya pemahaman guru terhadap integrasi kearifan lokal dalam kurikulum. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru dan penyediaan media pembelajaran berbasis budaya lokal direkomendasikan sebagai strategi efektif untuk menanamkan kesadaran lingkungan pada siswa sejak dini.
EFEKTIVITAS MODEL INTEGRATED LEARNING BERORIENTASI MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS 6 SD NEGERI 4 TISTA Terianita, Made Sutrisna Maha; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.993

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas model Integrated Learning berbasis masalah dalam meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas 6 SD Negeri 4 Tista. Menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan dua siklus, penelitian ini melibatkan 25 siswa selama empat minggu. Instrumen penelitian mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar, observasi untuk menilai keterlibatan siswa, serta angket guna mengetahui respons mereka terhadap model pembelajaran yang diterapkan. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata skor post-test meningkat sebesar 32% dibandingkan pre-test. Selain itu, tingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran meningkat secara substansial, dengan 87% siswa memberikan respons positif terhadap metode ini. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan Integrated Learning berbasis masalah tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik, tetapi juga mendorong kemandirian belajar siswa secara lebih optimal. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
INOVASI PEMBELAJARAN IPA BERBASIS DIGITAL: PENGGUNAAN KAHOOT SEBAGAI MEDIA EVALUASI INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 5 SD NEGERI TITAB Widyantari, Luh Desy; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.995

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar membutuhkan inovasi evaluasi untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Evaluasi interaktif berbasis digital, seperti Kahoot, menjadi solusi yang efektif dan menarik. Penelitian ini menganalisis efektivitas Kahoot sebagai media evaluasi interaktif dalam pembelajaran IPA kelas 5 SD Negeri Titab. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus pada 10 siswa. Data diperoleh melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket respons siswa, yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Kahoot meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 20% dibandingkan metode konvensional serta meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam pembelajaran. Kahoot terbukti sebagai media evaluasi inovatif yang menciptakan pengalaman belajar lebih interaktif dan menyenangkan serta dapat diterapkan lebih luas dalam pembelajaran IPA berbasis teknologi.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS 3 SD NEGERI 3 PENGASTULAN Suryaninsih, Komang; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.996

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas 3 SD Negeri 3 Pengastulan. Rendahnya hasil belajar siswa pada materi sains menjadi latar belakang penelitian ini, karena metode pembelajaran konvensional kurang melibatkan siswa secara aktif. Model CLIS berbasis eksplorasi dan diskusi menawarkan pendekatan inovatif yang mendorong siswa lebih aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar, lembar observasi, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan nilai rata-rata pre-test 60, meningkat menjadi 75 pada siklus I, dan 85 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar mencapai lebih dari 85%. Observasi menunjukkan peningkatan keterlibatan siswa sebesar 40%, dan 90% siswa memberikan respons positif terhadap model CLIS. Model CLIS efektif meningkatkan hasil belajar, keterlibatan aktif, dan pemahaman konsep sains, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 DEPEHA Paramitha, I Dewa Ayu Agung; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.997

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) yang dipadukan dengan pemanfaatan media audiovisual dalam meningkatkan prestasi akademik siswa kelas IV SD Negeri 2 Depeha dalam mata pelajaran IPA. Subjek penelitian terdiri dari 16 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, penerapan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes awal dan tes akhir, pengamatan partisipasi siswa, serta angket mengenai tanggapan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBM yang didukung oleh media audiovisual secara signifikan memperkuat pemahaman konsep, meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, serta menumbuhkan motivasi belajar mereka. Peningkatan rata-rata skor tes akhir dibandingkan dengan tes awal mengindikasikan efektivitas pendekatan ini. Sebagian besar siswa memberikan respons positif terhadap penggunaan media video karena dinilai lebih menarik dan membantu mereka memahami materi dengan lebih mudah. Studi ini memberikan kontribusi terhadap inovasi metode pembelajaran IPA di sekolah dasar, dengan merekomendasikan integrasi media audiovisual dalam PBM sebagai strategi pembelajaran yang interaktif dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS 3 SD NEGERI 4 TUKADSUMAGA Pertiwi, Uina; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.998

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Quizizz dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas 3 SD Negeri 4 Tukadsumaga. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini mengintegrasikan PBL dan media digital dalam pendekatan yang sistematis. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, melibatkan 28 siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai post-test, yaitu 25% lebih tinggi dibandingkan pre-test (dari 65 menjadi 81). Keterlibatan siswa meningkat 40%, dan 85% siswa memberikan respons positif terhadap penggunaan Quizizz sebagai alat evaluasi formatif. Integrasi PBL dengan Quizizz terbukti meningkatkan pemahaman konsep IPA dan motivasi belajar siswa. Model ini direkomendasikan sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar.
Co-Authors ., Komang Surya Adnyana A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Artini, Ni Wayan Sani Aryani, Ni Luh Kade Dwi Ayu Winiati, Ni Kadek Ayu, Putu Eka Sastrika Budiarsa, Bagus Bayu Devi, Luh Putu Sherly Arima Dewi, Desak Kade Puspita Dewi, Ni Luh Putu Karina Dewi, Ni Nyoman Dian Trisna Dewi, Ni Putu Candra Prastya Dipayana, I Ketut Hariyantini, Made Rian I Gde Andika Yudha Pradana I Gede Bayu Indrawan I Gede Bayu Indrawan I Gede Dodik Sanjiartha I Gede Suwindia I Gede Yuda Permana I Kadek Sutrisna I Ketut Ngurah Ardiawan I Ketut Suparya I Komang Edi Santosa I Komang Surantika I Komang Wahyu Wiguna I PUTU PRANATHA SENTOSA I Putu Suardipa I Wayan Eka Mahardika, I Wayan Eka I Wayan Sadia I Wayan Suastra I Wayan Subagia Ketut Suma Komang Suparmini Komang Surya Adnyana kusumawati, Yeni Angumasanita L. Heny Nirmayani Luh Putu Parwika Luh Putu Parwika Luh Putu Sherly Arima Devi Luh Tri Utami Made Adi Nugraha Tristaningrat Made Ariwimarsi, Gusti Ayu Made Suriadi Mahardika, I Gede Agus Ni Luh Gede Sri Susanthi Ni Made Dwijayanti Ni Made Erpia Ordani Astuti Ni Nyoman Lisna Handayani Ni Putu Gina Widaswara Ni Putu Meldania Bestari Ni Putu Ratnawati Ni Putu Sri Utami Ni Wayan Juli Artini Novitayanti, Ni Wayan Nurtini, Ni Luh Putu Paramitha, I Dewa Ayu Agung Pertiwi, Uina Polih, Ni Komang Sri Purwati, Ni Made Ari Putu Ayu Widiari Suseni Putu Budi Adnyana Ratnadi, Ni Wayan Saifudin Zuhri Samvara, Nana Sanjiartha, I Gede Dodik Santosa, I Komang Edi Sedana, I Made Sinta Diarini, I Gusti Ayu Agung Sudarmi, Made Yanthi Sudiarsana, I Gusti Putu Sudiatmika, Ketut Sugiani, Ni Kadek Ari Sukanti, Ni Wayan Erni Surini, Ketut Suryadnyani, Ni Ny. Sri Suryaninsih, Komang Suryatini, Ni Luh Gede Sutawan, Made Sutiawan, I Gede Nyoman Terianita, Made Sutrisna Maha Tistari, Ni Komang Sri Wahyu Tristaningrat, Made Adi Nugraha Utami, Luh Ketut Ari Widyantari, Luh Desy Wiradana, Made Wistari, Gusti Ayu Putu Alit Yudaparmita, Gusti Ngurah Arya Yudha Pradana, I Gde Andika Yuliartini, Ni Made