Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAVI ( SOMATIC AUDITORY VISUALIZATION INTELLECTUALY ) BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI PANGKUNG TIBAH Ni Made Dwijayanti; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.936

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri Pangkung Tibah Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan dengan subjek penelitian siswa kelas IV yang berjumlah 22 orang terdiri dari 10 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil belajar IPA dalam materi tumbuhan melalui penerapan pendekatan SAVI ( Somatic Auditory Visualization Intellectualy ). Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes dalam bentuk tes tulis. Data-data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Dari refleksi awal diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa IPA siswa adalah 58 dengan ketuntasan belajar 54,5 %( 12 siswa nilainya memenuhi KKTP). Pada siklus 1 nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 68 dengan ketuntasan belajar 68,2 (15 memenuhi KKTP). Pada siklus 2 terjadi kenaikan nilai menjadi 84 dengan ketuntasan belajar 90,9 %, dari 22 siswa yang mengikuti tes, sudah 21 siswa yang nilainya memenuhi KKTP. Kesimpulan yang dapat diambil dari pelaksanaan penelitian ini adalah dengan penerapan pendekatan SAVI ( Somatic Auditory Visualization Intellectualy ) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas 4 di SD Negeri Pangkung Tibah.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBANTUAN VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 8 DAJAN PEKEN Ni Putu Ratnawati; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Bagaimana Bernapas Membantuku Melakukan Aktivitas Sehari-hari melalui penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan media video. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 8 Dajan Peken yang terdiri dari 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa. Pada pra siklus, hanya 37,5% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Setelah implementasi model pembelajaran Inquiry pada siklus I, angka tersebut meningkat menjadi 75%, meskipun belum mencapai target ketuntasan belajar klasikal sebesar 80%. Perbaikan dilakukan pada siklus II dengan memanfaatkan media video untuk meningkatkan fokus siswa. Hasilnya, persentase siswa yang mencapai KKTP meningkat menjadi 95,8%, melampaui target yang ditetapkan. Kesimpulannya, penerapan model Inquiry berbantuan media video efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Bagaimana Bernapas Membantuku Melakukan Aktivitas Sehari-hari. Penelitian ini juga memberikan manfaat tambahan, seperti mendukung pengembangan profesional guru dan memperbaiki metode pengajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN CANVA DAN QUIZIZZ TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 BANJAR ANYAR Ni Luh Gede Suryatini; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva dan quizizz terhadap motivasi dan hasil belajar IPA siswa SD Negeri 8 Banjar Anyar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen (quasi eksperimen) dengan posttest-only control group design. Sampel yang digunakan yaitu kelas IVA SD Negeri 8 Banjar Anyar sebanyak 36 orang dan kelas IVB sebanyak 34 orang dengan jumlah sampel 70 orang pada semester ganjil Tahun Ajaran 2024/2025. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur motivasi belajar dan tes obyektif pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar IPA siswa. Analisis data menggunakan MANOVA berbantuan IBM SPSS Statistic 26.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh motivasi belajar dan hasil belajar IPAS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva dan quizizz dengan siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva dan quizizz. Motivasi belajar dan hasil belajar IPAS siswa yang mengikuti dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva dan quizizz lebih baik dari pada siswa yang tidak dibelajarkan dengan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva dan quizizz.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAPAT MENINGKATKAN KERJA SAMA DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 BERABAN Ni Luh Gede Sri Susanthi; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 1 Beraban dalam mata pelajaran IPA, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Metode ceramah yang digunakan sebelumnya, menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa. Kegiatan belajar terlihat monoton dan siswa kurang aktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang di kumpulkan melalui penilaian hasil belajar dan lembar observasi. Ada dua puluh sembilan siswa kelas VI SD Negeri 1 Beraban yang dijadikan subjek peneltian. Pada siklus I hanya 55% (16 orang siswa) yang mencapai KKTP(Kriteria Keterampilan Tujuan Pembelajaran), dan hal tersebut belum menunjukkan nilai ketuntasan belajar klasikal. Pada siklus II mencapai 93% (27 orang siswa) yang mencapai KKTP sehingga hal tersebut sudah menunjukkan nilai ketuntasan belajar klasikal yaitu sebanyak 27 orang siswa sudah mencapai nilai lebih dari atau sama dengan 60. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terbukti efektif dalam meningkatkan kerja sama dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS 5 SD NEGERI 3 BONGAN I Gde Andika Yudha Pradana; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.940

Abstract

Pendekatan pembelajaran mendalam merupakan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa dengan menekankan eksplorasi, analisis kritis, dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan pembelajaran mendalam dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas 5 SD Negeri 3 Bongan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Guru menggunakan strategi yang mendorong berpikir kritis, seperti diskusi berbasis pertanyaan tingkat tinggi dan kerja kelompok berbasis pemecahan masalah. Namun, terdapat beberapa kendala dalam implementasi, seperti keterbatasan sumber belajar dan kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran yang menuntut analisis mendalam. Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih lanjut dalam hal pengembangan profesional guru dan penyediaan sarana pembelajaran yang lebih memadai. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif di sekolah dasar serta memperkuat pentingnya penerapan pembelajaran mendalam untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
IPAS MELALUI METODE STORYTELLING UNTUK MEMBENTUK KESADARAN SOSIAL DAN LINGKUNGAN SISWA KELAS 4 SD NO. 2 TUBAN I Gede Agus Mahardika; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui metode storytelling guna membentuk kesadaran sosial dan lingkungan siswa kelas 4 SD No. 2 Tuban. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa storytelling secara signifikan meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperdalam pemahaman mereka terhadap konsep IPAS, serta menanamkan nilai-nilai karakter terkait kepedulian sosial dan lingkungan. Siswa menjadi lebih reflektif dan kritis dalam mengaitkan isi cerita dengan fenomena di sekitar mereka. Selain itu, wawancara dengan guru dan siswa mengungkapkan bahwa metode ini meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya storytelling sebagai strategi inovatif dalam pendidikan karakter. Guru disarankan untuk mengintegrasikan metode ini dalam pembelajaran IPAS dengan mempertimbangkan relevansi cerita terhadap konteks sosial dan lingkungan siswa. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur dampak storytelling pada jenjang pendidikan dan mata pelajaran lainnya.
INOVASI PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS OUTDOOR LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERLIBATAN DAN PENGALAMAN BELAJAR SISWA KELAS VI SD NEGERI 2 MENGESTA Luh Ketut Ari Utami; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.942

Abstract

Sosial (IPAS) berbasis outdoor learning dalam meningkatkan keterlibatan dan pengalaman belajar siswa kelas VI di SD Negeri 2 Mengesta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode outdoor learning mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Siswa lebih aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi, dan mengeksplorasi lingkungan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Selain itu, pengalaman belajar siswa menjadi lebih bermakna karena mereka dapat melihat langsung fenomena yang dipelajari di kelas. Pembelajaran berbasis pengalaman ini juga berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa. Studi ini merekomendasikan penerapan outdoor learning sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
PERAN PENDEKATAN SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY (SETS) DALAM PEMBELAJARAN IPAS UNTUK ME NINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA KELAS 6 SD NEGERI 2 BUWIT Ni Kadek Ari Sugiani; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.943

Abstract

Pendekatan Science, Environment, Technology, and Society (SETS) merupakan strategi pembelajaran yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan isu-isu lingkungan, perkembangan teknologi, dan dampaknya terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pendekatan SETS dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa kelas 6 SD Negeri 2 Buwit. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan SETS mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep lingkungan, mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta menumbuhkan perilaku ramah lingkungan, seperti memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pendekatan SETS dalam pembelajaran IPAS dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk kesadaran lingkungan siswa sejak dini. Oleh karena itu, diharapkan para pendidik dapat mengimplementasikan pendekatan ini secara lebih luas dalam kurikulum sekolah dasar guna mendukung pendidikan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPAS SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 PANGKUNG KARUNG Ni Komang Sri Wahyu Tistari; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.944

Abstract

Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL) merupakan model pembelajaran inovatif yang menekankan keterlibatan aktif siswa dalam penyelesaian proyek yang autentik dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi PjBL dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), menganalisis dampaknya terhadap pemahaman konsep siswa, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapannya di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di SD Negeri 1 Pangkung Karung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL mampu meningkatkan pemahaman konsep IPAS siswa secara signifikan, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, serta memperkuat kolaborasi antar siswa. Tantangan utama dalam implementasi PjBL meliputi kesiapan guru, keterbatasan sumber daya, serta kebutuhan akan waktu yang lebih fleksibel dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, rekomendasi penelitian ini menekankan pada pentingnya pelatihan bagi guru, penyediaan sarana pembelajaran yang mendukung, serta fleksibilitas dalam penyusunan kurikulum guna mengoptimalkan efektivitas PjBL dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
DAMPAK PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS LITERASI DIGITAL TER- HADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PROBLEM SOLVING SISWA KELAS 4 SD NEGERI 1 NYAMBU Ni Luh Putu Nurtini; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.945

Abstract

Pembelajaran berbasis literasi digital telah menjadi pendekatan inovatif dalam dunia pendidikan, terutama dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa kelas 4 SD Negeri 1 Nyambu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi literasi digital dalam pembelajaran IPAS mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat kemampuan analitis mereka dalam memahami permasalahan, serta mendorong mereka untuk mengembangkan solusi yang lebih kreatif dan sistematis. Selain itu, penggunaan teknologi dalam pembelajaran juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan kolaboratif, sehingga siswa lebih termotivasi dalam menyelesaikan tugas akademik mereka. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital bukan hanya alat bantu pembelajaran, tetapi juga strategi yang efektif dalam membentuk pola pikir kritis dan kemampuan problem solving yang lebih baik bagi siswa sekolah dasar.
Co-Authors ., Komang Surya Adnyana Bagus Bayu Budiarsa Desak Kade Puspita Dewi Devi, Luh Putu Sherly Arima Diarini, I Gusti A. A. Sinta Gusti Ayu Made Ariwimarsi Gusti Ayu Putu Alit Wistari Hariyantini, Made Rian I Dewa Ayu Agung Paramitha I Gde Andika Yudha Pradana I Gede Agus Mahardika I Gede Bayu Indrawan I Gede Bayu Indrawan I Gede Dodik Sanjiartha I Gede Nyoman Sutiawan I Gede Suwindia I Gede Suwindia I Gede Yuda Permana I Gusti Gede Ariana I Gusti Putu Sudiarsana I Kadek Sutrisna I Ketut Dipayana I Ketut Suparya I Komang Edi Santosa I Komang Edi Santosa I Komang Surantika I Komang Wahyu Wiguna I Made Putrayasa I PUTU PRANATHA SENTOSA I Putu Suardipa I Wayan Eka Mahardika I Wayan Sadia I Wayan Suastra IG Agung Jaya Suryawan Ketut Sudiatmika Komang Suparmini KOMANG SUPARMINI Komang Surya Adnyana Komang Suryaninsih L. Heny Nirmayani Luh Candra Dewi Luh Desy Widyantari Luh Ketut Ari Utami Luh Putu Parwika Luh Putu Parwika Luh Putu Sherly Arima Devi Luh Tri Utami Made Adi Nugraha Tristaningrat Made Adi Nugraha Tristaningrat MADE ARTAMA Made Suriadi Made Sutawan Made Sutrisna Maha Terianita Made Wiradana Made Yanthi Sudarmi Nana Samvara Ni Kadek Ari Sugiani Ni Kadek Ayu Winiati Ni Kadek Mirah Dwipayanti Ni Kadek Rina Widianti Ni Kadek Tresna Ayu Ratnadi Ni Komang Sri Polih Ni Komang Sri Wahyu Tistari Ni Luh Gede Sri Susanthi Ni Luh Gede Suryatini Ni Luh Kade Dwi Aryani Ni Luh Putu Karina Dewi Ni Luh Putu Nurtini Ni Made Ari Purwati Ni Made Budianti Ni Made Dwijayanti Ni Made Erpia Ordani Astuti Ni Made Yuliartini Ni Ny. Sri Suryadnyani Ni Nyoman Dian Trisna Dewi Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Lisna Handayani Ni Putu Candra Prastya Dewi Ni Putu Gina Widaswara Ni Putu Meldania Bestari Ni Putu Ratnawati Ni Putu Sri Utami Ni Wayan Erni Sukanti Ni Wayan Juli Artini Ni Wayan Novitayanti Ni Wayan Ratnadi Ni Wayan Sani Artini Putu Ayu Widiari Suseni Putu Budi Adnyana Saifudin Zuhri Saifudin Zuhri Sanjiartha, I Gede Dodik Santosa, I Komang Edi Sudiami, Ketut Sugiantari, Ni Komang Sri Surini, Ketut Tristaningrat, Made Adi Nugraha Uina Pertiwi Widiantini, Vina Winaastari, Ni Putu Ayu Yeni Angumasanita kusumawati Yudha Pradana, I Gde Andika