Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Nina Nuraeni; Dede Salim Nahdi; Ujiati Cahyaningsih
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 5 No. 1 (2019): June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.022 KB) | DOI: 10.31949/educatio.v5i1.8

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan penalaran matematis siswa kelas V SDN Anggrawati I. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif oleh guru dan peneliti. Tindakan penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua tindakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Anggrawati 1, sebanyak 19 orang siswa terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Alat pengumpul data yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes berupa lembar soal tes kemampuan penalaran matematis, lembar observasi berupa lembar observasi kegiatan siswa dan lembar observasi kinerja guru serta dokumentasi berupa foto kegiatan pelaksanaan pembelajaran. Data yang diperoleh berupa hasil tes, hasil observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk menganalisis hasil tes akhir setiap siklus dan analisis deskriptif kualitatif untuk hasil observasi setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa kelas V SDN Anggrawati I. Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan dari sebelum pemberian tindakan hingga siklus II. Maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa kelas V di SDN Anggrawati I.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA SD BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION YANG BERORIENTASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Ujiati Cahyaningsih; Dede Salim Nahdi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 6 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i2.622

Abstract

Berpikir kritis merupakan keterampilan yang dibutuhkan agar mampu bersaing di abad 21. Oleh karena itulah, sangat penting keterampilan ini ditanamkan pada anak sedini mungkin. Namun keterampilan ini belum sepenuhnya dikembangkan pada anak. Hal ini terungkap dari beberapa studi yang menunjukkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar masih rendah. Upaya yang dapat dilakukan guru adalah dengan mengembangkan bahan ajar yang dapat memfasilitasi peningkatan berpikir kritis serta ditunjang dengan model pembelajaran yang tepat. Atas dasar itulah penulis melakukan penelitian pengembangan bahan ajar matematika untuk siswa sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasil bahan ajar matematika yang valid, praktis dan efektif. Model penelitian pengembangan yang digunakan yaitu model Plomp yang terdiri dari lima fase pengembangan, yaitu (1) fase investigasi awal, (2) fase desain, (3) fase realisasi, (4) fase tes, evaluasi, dan revisi, dan (5) fase implemestasi. Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.
Pre-service elementary teacher’s digital literacy with cognitive style and self-regulated learning Dede Salim Nahdi; Ujiati Cahyaningsih; Mohamad Gilar Jatisunda; Vici Suciawati; Davi Sofyan
International Journal of Educational Innovation and Research Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.648 KB) | DOI: 10.31949/ijeir.v1i1.1862

Abstract

The Covid-19 pandemic has forced many educational institutions to implement online learning through distance learning. However, there are many obstacles that occur in its implementation, one of which is the low level of digital literacy as a mandatory ability in distance learning. This study aims to determine students' digital literacy skills based on factors within students, namely the ability of Cognitive Style and Self-Regulated Learning. This study uses a quantitative approach, with the type of expost facto research. The population in this study were all prospective elementary school teacher students at one of the universities in Majalengka Regency who carried out distance learning, with a sample of 33 respondents. Data were collected using a questionnaire in the form of a digital literacy ability questionnaire, cognitive style and self-regulated learning during distance learning. The results showed that students with cognitive style and self-regulated learning in the high category had better digital literacy skills than the medium and low categories. The conclusion obtained from this study is that Cognitive style and self-regulated learning affect digital literacy skills.
Budaya Literasi Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa di SMPN 3 Leuwimunding Agus Rofii; Royan Fakhrurozi; Dede Salim Nahdi; Ujiati Cahyaningsih; Dadang Sudirno
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.817 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4188

Abstract

Literasi berhubungan dengan kapsitas siswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam mata pelajaran kunci dan menganalisa, mempertimbangkan dan mengkomunikasikan secara efektif seperti yang mereka identifikasi, menafsirkan dan menyelesaikan masalah dalam variasi masalah. Adanya budaya literasi menjadi sebuah upaya dalam menjaga peradaban. Sudah selayaknya sekolah mengaplikasikan sebuah program yang berkaitan dengan budaya literasi. Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan budaya literasi pada siswa agar minat baca mereka dapat meningkat. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 3 Leuwimuncing dengan jumlah peserta sebanyak 284 siswa. Kegiatan pengabdian budaya literasi berjalan baik dan antusias. Dalam kegiatan ini para siswa memberikan sebuah gagasan dan konsep lewat literasi yang sarat akan ide dan inovasi yang luar biasa, diantaranya mereka membuat sebuah konsep yang menarik tentang literasi berupa “Pohon Literasi” kemudian dari kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dilakukan oleh para siswa setiap hari sabtu semakin meningkatkan minat budaya literasi sebagai upaya meningkatkan minat baca.
THE INFLUENCE OF LEARNING MOTIVATION AND LEARNING CONCENTRATION ON UNDERSTANDING OF MATHEMATICS CONCEPTS Yayan; Tarpan Suparman; Sri Wulan Anggraeni; Tika Nurjanah; Mahpudin; Ujiati Cahyaningsih
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i1.4142

Abstract

The background of this research is the common understanding of mathematical concepts caused by several factors, including online learning, less optimal learning, students finding mathematics challenging to understand, lack of student motivation in learning, and low levels of student learning concentration. This study aims to determine the effect of learning motivation and concentration on understanding mathematical concepts. The method used is a survey with multiple correlation techniques. The sample was taken by random sampling technique, which consisted of 84 students of class V elementary schools in the Tanjungpura-Tanjungmekar Karawang cluster. The instruments used were questionnaires to measure learning motivation and concentration and tests to gauge understanding of mathematical concepts. Data analysis used multiple linear regression statistics with the help of the SPSS 25 application. The results showed (1) there was an effect of learning motivation and study concentration simultaneously (simultaneously) on understanding mathematical concepts 114,921, (2) there was an effect of learning motivation on understanding concepts of mathematics of 0.786, (3) there is an effect of learning concentration on understanding mathematical concepts of 0.784. This can be interpreted that the higher the learning motivation and concentration of learning, the better the understanding of mathematical concepts; conversely, the lower the learning motivation and concentration, the less good the understanding of mathematical concepts is. In conclusion, students who have good learning motivation and concentration are expected to be able to provide examples to other students in the learning process, which can improve their understanding of mathematical concepts. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematika yang disebabkan beberapa faktor di antaranya pembelajaran secara daring, pembelajaran kurang maksimal, siswa menganggap matematika sulit untuk dipahami, kurangnya motivasi siswa dalam belajar serta tingkat konsentrasi belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan konsentrasi belajar terhadap pemahaman konsep matematika. Metode yang menggunakan yaitu survei dengan teknik korelasi berganda. Sampel diambil dengan teknik random sampling, yaitu berjumlah 84 orang siswa kelas V sekolah dasar se-gugus Tanjungpura-Tanjungmekar Karawang. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner untuk mengukur motivasi belajar dan konsentrasi belajar dan tes untuk mengukur pemahaman konsep matematika. Analisis data menggunakan statistik regresi linier berganda dengan berbantuan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh motivasi belajar dan konsentrasi belajar secara bersama-sama (simultan) terhadap pemahaman konsep matematika sebesar 114,921, (2) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap pemahaman konsep matematika sebesar 0,786, (3) terdapat pengaruh konsentrasi belajar terhadap pemahaman konsep matematika sebesar 0,784. Hal ini dapat diartikan semakin tinggi motivasi belajar dan konsentrasi belajar maka semakin baik pula pemahaman konsep matematika, sebaliknya motivasi belajar dan konsentrasi belajar rendah maka semakin kurang baik pula pemahaman konsep matematika. Kesimpulan, siswa memiliki motivasi belajar dan konsentrasi belajar yang baik diharapkan dapat memberikan contoh kepada siswa yang lainnya dalam proses pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika.
Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Outbond Kids Lita Lita; Mohamad Gilar Jatisunda; Dede Salim Nahdi; Ira Nurlatifah; Abdur Rasyid; Ujiati Cahyaningsih
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5274

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang menunjukkan bahwa perkembangan motorik kasar anak usia dini di Kelompok Bermain Bunda Balita Desa Kertajati pada umumnya masih sangat rendah. Hal ini ditandai dengan adanya beberapa  anak yang belum mampu melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih kelenturan, keseimbangan dan kelincahan, anak belum mampu melakukan koordinasi gerakan mata-tangan-kaki-kepala dalam menirukan tarian dan senam, anak belum mampu melakukan permainan fisik dengan aturan, anak belum terampil menggunakan tangan kanan dan kiri. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental. Populasi pada penelitian ini adalah 30 orang siswa, dan yang menjadi sampel penelitian berjumlah 15 orang. Hasil penelitian dimana menurut analisis menggunakan statistika deskriptif bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik kasar siswa setelah dilaksankan permaianan outbond kids. Hal tersebut juga diperkuat dengan hasil analisis menggunakan statitika inferensi, dimana hasil yang didapatkan bawha terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata skor pretest dan rata-rata skor posttest siswa.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif Menggunakan Model Pembelajaran PAIKEM Pada Mata Pembelajaran Ips di Sekolah Dasar seka ayu wardani Wardani; Ujiati Cahyaningsih
Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): June
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jipi.v2i1.317

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kreatif siswa khususnya pada siswa Sekolah Dasar yang disebabkan kurangnya model pembelajaran yang memberikan kepada siswa tentang kreaktifitas saat pembelajaran di kelas. Untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa khususnya pada siswa Sekolah Dasar, model yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa yaitu model PAIKEM. PAIKEM merupakan model pembelajaran yang memiliki arti Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. Penerapan pendekatan PAIKEM ini diharapkan permasalahan yang dialami oleh guru maupun siswa dalam pembelajaran dapat diatasi dan membuat pembelajaran yang dilaksanakan lebih bermakna bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan model pembelajaran PAIKEM di Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian Systematic Literature Review (SLR). Berdasarkan pembahasan ini, model PAIKEM efekif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, karena siswa berkesempatan untuk berinteraksi dengan lingkungan, bahan ajar dan sesama peserta didik, utamanya dalam menghadapi tantangan atau tugas-tugas yang harus diselesaikan dalam pembelajaran. Guru dituntut untuk kreatif, yaitu merancang dan melaksanakan PAKEM. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran untuk mengembangkan penelitian selanjutnya mengenai peningkatan keterampilan berpikir kreatif melalui model pembelajaran PAIKEM pada mata pelajaran IPS di Sekolah dasar.
Connected Mathematics Project in Vocational School: A Teaching Quality that Improves student's Mathematical Reasoning and Resilience Silfi Audina; Dede Salim Nahdi; Mohamad Gilar Jatisunda; Ujiati Cahyaningsih
Journal of Education For Sustainable Innovation Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jesi.v1i1.485

Abstract

Mathematical reasoning and resilience are essential skills that students need to master in the process of learning mathematics. Both of these skills can be cultivated through instructional models that stimulate students to construct their own knowledge by connecting learning to the real world. One instructional model characterized by these aspects is the Connected Mathematics Project (CMP). Consequently, the purpose of this study is to analyze the effectiveness of the CMP instructional model in enhancing mathematical reasoning and resilience abilities. This research employs a quantitative approach utilizing a quasi-experimental design, specifically the nonequivalent posttest-only control group design. The study was conducted in one vocational high school in Majalengka. Sample selection was carried out using the cluster random sampling technique, resulting in a total of 18 students in the experimental group and 18 students in the control group. The research instruments comprised a mathematical reasoning ability test consisting of three open-ended test items and a mathematical resilience questionnaire. The findings of this study indicate that: (1) students' mathematical reasoning abilities in the CMP instructional model are higher compared to those in conventional instruction; (2) the average percentage of students' resilience attitudes in the CMP instructional model is higher than those in conventional instruction; and (3) CMP instruction is effective in improving both mathematical reasoning and resilience abilities among vocational high school students.
Budaya Literasi Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa di SMPN 3 Leuwimunding Agus Rofii; Royan Fakhrurozi; Dede Salim Nahdi; Ujiati Cahyaningsih; Dadang Sudirno
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4188

Abstract

Literasi berhubungan dengan kapsitas siswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam mata pelajaran kunci dan menganalisa, mempertimbangkan dan mengkomunikasikan secara efektif seperti yang mereka identifikasi, menafsirkan dan menyelesaikan masalah dalam variasi masalah. Adanya budaya literasi menjadi sebuah upaya dalam menjaga peradaban. Sudah selayaknya sekolah mengaplikasikan sebuah program yang berkaitan dengan budaya literasi. Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan budaya literasi pada siswa agar minat baca mereka dapat meningkat. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 3 Leuwimuncing dengan jumlah peserta sebanyak 284 siswa. Kegiatan pengabdian budaya literasi berjalan baik dan antusias. Dalam kegiatan ini para siswa memberikan sebuah gagasan dan konsep lewat literasi yang sarat akan ide dan inovasi yang luar biasa, diantaranya mereka membuat sebuah konsep yang menarik tentang literasi berupa “Pohon Literasi” kemudian dari kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dilakukan oleh para siswa setiap hari sabtu semakin meningkatkan minat budaya literasi sebagai upaya meningkatkan minat baca.
Pre-service elementary teacher’s digital literacy with cognitive style and self-regulated learning Nahdi, Dede Salim; Cahyaningsih, Ujiati; Jatisunda, Mohamad Gilar; Suciawati, Vici; Sofyan, Davi
International Journal of Educational Innovation and Research Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/ijeir.v1i1.1862

Abstract

The Covid-19 pandemic has forced many educational institutions to implement online learning through distance learning. However, there are many obstacles that occur in its implementation, one of which is the low level of digital literacy as a mandatory ability in distance learning. This study aims to determine students' digital literacy skills based on factors within students, namely the ability of Cognitive Style and Self-Regulated Learning. This study uses a quantitative approach, with the type of expost facto research. The population in this study were all prospective elementary school teacher students at one of the universities in Majalengka Regency who carried out distance learning, with a sample of 33 respondents. Data were collected using a questionnaire in the form of a digital literacy ability questionnaire, cognitive style and self-regulated learning during distance learning. The results showed that students with cognitive style and self-regulated learning in the high category had better digital literacy skills than the medium and low categories. The conclusion obtained from this study is that Cognitive style and self-regulated learning affect digital literacy skills.
Co-Authors Abdillah, Sayyid Abdur Rasyid Abdur Rasyid, Abdur Ade Rianto Afila, Nurul Agus Rofi’i Ahmad, Uswatun Hasanah Alif, Hafiz Ananda, Dhea Syfa Andini, Ina Andreani, Putri Anggi, Muhamad Anik Ghufron Anjelika, Shilpana Ansori, Yoyo Zakaria Apriana, Citra Arum Ratnaningsih Asteka, Pipik Atikah Mumpuni Ayu Herlina Dadang Sudirno Damayanti, Ervina Dede Salim Nahdi Dela Rohimatunnisa Diding Bajuri, Diding Dimas Kusuma Wardhani Erika Noviana Febriyanto, Budi Handayani, Neng Siti Hilda Hani Sri Mulyani Hariri, Dewi Damayanti Hartanto, Ahmad Iqbal Hartoyo, Seika Reyina Haryanti, Yuyun Dwi Heni Herawati Herviani , Silvi Salsabila Ikbal, Mohamad Nasir Ipang Muhammad Sofyan Ipin Aripin Ira Nurlatifah Jatisunda, Gilar Julia, Shintia Hanif Kamilah, Nalisa Rifqi Khoerunnisa, Tiara Khofiyya, Luthfa Nur Linggakusuma, Ayib Sunandi Lita Lita Mahmudah, Hilda Mahpudin Mahpudin Mahpudin Maulana, Iran Moh Salimi Mohamad Gilar Jatisunda Muhammad Sofyan, Ipang Mumpuni, Atikah Nina Nuraeni Nirmala, Vivi Nur Annisa, Syfa Nuraeni, Euis Nurfadilah, Aisah Nurfajriah, Riska Nurfalah, Eni Nurmeidha, Bella Nurudin Araniri Nurul Fazriah, Anisa Nurwidianti, Sinta Padilah, Putri Isna Rahmah Pangestika, Rintis Rizkia Puspitasari, Wina Dwi Rahma, Irma Aulia Rahmah Nurjanah, Sri Ramadan, Candra Sapta Ramadhan, Naufal Fadhli Ratna Hidayah Rintis Rizkia Pangestika Rohani, Putri Ariffa Rohimatunisa, Dela Rosidah, Ani Royan Fakhrurozi Salamah Anisa Amalia, Neng seka ayu wardani Wardani Setiawan , Yusup Silfi Audina Silvia, Della Siti Amallyah Hasanah Sopiyah, Evi Sri Wulan Anggraeni Sudirno, Dadang Suparman, Tarpan Susandi, Ari Sutisna, Kana Syaharani, Ainun Fitria Syahbani, Rozik Akbar Teguh Prasetyo Tika Nurjanah Ubaedillah Utaminingtyas, Siwi Vici Suciawati Wahyuningsih, Asih Wardani, Tiara Kusuma Wulandari, Siti Awah Yanto, Ari Yayan Yeni dwi Kurino Yuliati, Yuyu