Articles
Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Psikodrama Terhadap Kemandirian Belajar
Annisa Ul Khusna;
Arri Handayani;
Gregorius Rahastono Ajie
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol 15 No 2 (2020): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/pedagogik.v15i2.1695
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemandirian belajar pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik psikodrama terhadap kemandirian belajar siswa kelas X SMK PGRI 2 Taman Pemalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan adalah true experimental, sampel yang diambil sebanyak 20 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Data dalam penelitian diperoleh melalui instrument penelitian skala kemandirian belajar. Dari hasil perhitungan pre-test menunjukan rata-rata kelompok eksperimen sebesar 73,0 sedangkan hasil post-test menunjukan rata-rata kelompok eksperimen sebesar 90,8. Terjadi peningkatan rata-rata kelompok eskperimen sebesar 17,8 poin. Pada perhitungan uji-t diperoleh hasil thitung (2,543) dan ttabel diperoleh pada taraf signifikansi 5% sebesar (2,101). Maka dapat disimpulkan ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik psikodrama terhadap kemandirian belajar siswa kelas XI SMK PGRI 2 Taman Pemalang.
Student Perceptions of PIESQ Management 3.0 Training at the Universitas PGRI Semarang
Sri Suciati;
Arri Handayani;
Dyah Nugrahani;
Siti Musarokah;
Yuli Kurniati Werdaningsih
International Journal of Research in Education Vol 2, No 1 (2022): Issued in January 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/ijre.v2i1.11185
The study aims to find the right PIESQ Training material model to fit the demands of the time while adhering to the Universitas PGRI Semarang’s identity. The goal of the first year is to identify the perception and impact of training on the quality of student’s Physic, Intellectual, Emotional, and Spiritual (PIES). To achieve its goal, the study employs a research and development approach (Research and Development - R & D). The study will be held at the University of PGRI Semarang with a population of all students of the Universitas PGRI Semarang who have participated in the PIESQ Training and the sample was taken purposive sampling. Overall, students' impressions of the PIESQ Management 3.0 training were positive, according to data analysis results. Despite the small sample size, a few people have complained that the training itself is tedious and boring. There were still a few respondents who said that the materials were out of date.
KEEFEKTIFAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTU PENDEKATAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, MATHEMATICS DALAM PENANAMAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF PADA ANAK USIA DINI
Tinarti Tinarti;
Iin Purnamasari;
Arri Handayani
Praniti: Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (492.75 KB)
Anak usia dini harus diupayakan memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang baik dimasa mendatang. Guru TK hendaklah mampu meningkatkan kemampuan dan kreativitas sesuai dengan tahap perkembangan anak salah satunya adalah dalam berbahasa. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih ada anak yang mengalami kesulitan perkembangan Bahasa. Adanya kenyataan tersebut, maka diperlukan suatu strategi belajar yang baru. STEAM adalah metode yang menekankan pada pembelajaran aktif dan mampu merangsang anak-anak untuk memecahkan masalah. Anak dilatih untuk fokus pada solusi, membangun logika dan sistematis cara berpikir dan meningkatkan pemikiran kritis mereka. Experiential Learning adalah suatu model ini,pembelajaran dimana siswa tidak hanya belajar tentang konsep materi belaka, hal ini dikarenakan siswa dilibatkan secara langsung dalam proses pembelajaran untuk dijadikan sebagai suatu pengalaman. Sehingga akan memudahakan anak untuk bisa mendeskripsikan apa yang telah mereka pelajari secara nyata. Karena hal itulah peneliti tertarik untuk meneliti apakah metode eksperential learning berbantu STEAM efektif dalam meningkatkan bahasa ekspresif anak usia dini di TK Merpati Menjangan Kecamatan Subah Kabupaten Batang pada semester 1 Tahun Ajaran 2020/2021. Data diperoleh dari siswa kelompok A yang berjumlah 20 anak dan 1 orang Guru.Data kemudian dianalisis dengan SPPS versi 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperential leraning terbukti efektif dalam meningkat kan kemampuan bahasa ekspresif anak.Kata Kunci: Eksperential Learning, STEAM, Bahasa Ekspresif, Anak Usia Dini
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA N 3 PATI
Hany Muhammad Rifqi;
Arri Handayani;
G. Rohastono Ajie
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/g.couns.v6i2.3465
Permasalahan yang akan dikemukakan dalam penelitian ini adalah apakah ada efektif layanan bimbingan klasikal dengan metode diskusi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA N 3 Pati. Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif layanan bimbingan klasikal metode diskusi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA N 3 Pati. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Metode penelitian ini menggunakan desain true experimental design dengan teknik posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI MIPA 1, XI MIPA 2, XI MIPA 3, XI MIPA 4, XI MIPA 5, XI MIPA 6, XI MIPA 7, XI MIPA 8, XI MIPA 9, XI IPS 1, XI IPS 2 , dan XI IPS 3 dengan jumlah siswa 377 orang. Sampel dalam penelitian ini dipilih secara acak yang kemudian dibagi menjadi 2 kelas yaitu kelas XI MIPA 4 kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 5 kontrol. Pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Hasil analisis penelitian ini diketahui bahwa uji independent sample test diperoleh data post-test dengan nilai sig 0,006 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan peningkatan motivasi belajar siswa pada kelompok yang diberikan perlakuan atau perlakuan. melalui layanan bimbingan klasikal dengan metode diskusi.
Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Kelompok Terhadap Perencanaan Karir Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Bangsri
Aufal Marom;
Arri Handayani;
Venty Venty
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7257
Perencanaan karir merupakan suatu aspek yang penting dalam perkembangan karir individu. Ketepatan memilih serta menentukan sebuah keputusan karir menjadi titik penting bagi seorang individu. Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa yang masih memiliki perencanaan karir yang masih rendah. Hal tersebut disebabkan karena siswa masih mengalami kebingungan dalam perencanaan karir yang di alami. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahu efektifitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok terhadap perencanaan karir siswa kelas XI SMA N 1 Bangsri. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian true experimental design dengan bentuk pretest-posttest control grup design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 360 siswa kelas XI SMA N 1 Bangsri. Sampel didapat dari hasil pemilihan kelas secara acak dengan teknik cluster random sampling dengan jumlah 36 siswa. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu menggunakan skala perencanaan karir. Hasil analisis skala psikologis perencanaan karir peserta didik menunjukan bahwa prosentase layanan bimbingan kelompok teknik diskusi kelompok terdapat keefektifan antara bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok terhadap perencanaan karir siswa kelas XI SMA N 1 Bangsri. Dengan hasil nilai taraf signifikansi 5% (0,05) yaitu 2,032. Dan diperoleh hasil = 10,443 > 2,032 . maka ditolak dan diterima. Sehingga hipotesis berbunyi “Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Efektif Terhadap Perencanaan Karir Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Bangsri”. Dengan adanya penelitian ini diharapkan agar siswa dapat mengambangkan perencanaan karir dengan maksimal. Serta untuk guru BK diharapkan untuk menindak lanjuti permasalahan ini dengan memperkaya assesment dan kegiatan layanan BK di sekolah.
Pegaruh Self Awareness Terhadap Kedisiplinnan Siswa Kelas XII IPS Ketika Pembelajaran Jarak Jauh di SMA N 3 Pemalang
Firyal Afifah;
Arri Handayani;
Agus Setiawan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8386
Di masa pandemi, semua sekolah melakukan pembelajaran dengan sistem jarak jauh atau daring, untuk mengurangi penularan virus covid 19. Alternatif pembelajaran yang sering digunakan selama masa pandemi dilakukan sepenuhnya daring atau jarak jauh maupun campuran, tetapi masih banyak sekolah yang melakukan secara daring atau jarak jauh, diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif, namun kondisi pembelajaran jarak jauh saat ini, terlihat kurang efektif dan kedisiplinan siswa. Kedisiplinan siswa masih tergolong rendah karena kurang adanya kesadaran diri pada siswa untuk mengikuti pembelajaran, sehingga dapat dikatakan self awareness nya masih kurang baik ketika pembelajaran jarak jauh ini diberlakukan. Dalam hal itu Pennelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh self awareness terhadap kedisiplinan siswa ketika pembelajaran jarak jauh. Penelitiann ini dilakukan dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode kausal komperatif. Responden dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XII IPS dengan pengambilan sampel teknik sampling jenuh. Data penelitian ini diperoleh melalui penyebaran skala penelitian. Berdasarkan dari hasil analisis data penelitian dengan menggunakan uji regresi sederhana dapat disimpulkan bahwa data tersebut menunjukan bahwa nilai F hitung 62,122 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 oleh karena itu, uji regresi linier sederhana dapat dipakai untuk memprediksikan variabel self awareness dengan kata lain didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh variabel self awareness terhadap variabel kedisiplinan siswa selama pembelajaran jarak jauh. Untuk dapat melihat seberapa kuat terpengaruhnya antara variabel X dengan variabel Y dapat dilihat dari nilai R square (koefesien determinan) sebesar 0,388 yang artinya pengaruh self awareness terhadap kedisiplinan sebesar 38,8%. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh antara self awareness terhadap kedisiplinan siswa kelas XII IPS di SMA N 3 Pemalang ketika pembelajaran jarak jauh.
Implementasi Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi dalam Meningkatkan Pemahaman Diri Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 6 Pekalongan
Arifianto Astri Nugroho;
Arri Handayani;
Desi Maulia
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8769
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya masalah-masalah yang dihadapi peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 6 Pekalongan, yaitu: 1) peserta didik belum memiliki rasa percaya diri yang tinggi; 2) peserta didik belum mengetahui cara mengeksplorasi bakat yang dimilikinya; 3) sebagain besar peserta didik belum mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya; dan 4) sebagaian besar pemahaman diri peserta didik masih tergolong dalam kriteria rendah. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mendeskripsikan implementasi bimbingan kelompok teknik diskusi dalam meningkatkan pemahaman diri peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 6 Pekalongan; dan 2) untuk mengetahui adanya peningkatan pemahaman diri peserta didik kelas VIII SMP Negeri 6 Pekalongan melalui implementasi bimbingan kelompok teknik diskusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan disain Pre-Experimental Designs tipe One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non tes berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan statistik deskriptif. Uji hipotesis menggunakan uji paired sampel t-test. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan, bahwa implementasi bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dengan topik pemahaman diri peserta didik kelas VIIIB di SMP Negeri 6 Pekalongan, dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu: 1) perencanaan; 2) pelaksanaan; dan 3) penilaian. Hasil uji hipotesis dilakukan dengan uji paired sampel t-test, diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0,05, maka terdapat peningkatan pemahaman diri peserta didik kelas VIII SMP Negeri 6 Pekalongan melalui implementasi bimbingan kelompok teknik diskusi. Peningkatan nilai rata-rata mean pre-test sebesar 71,16 menjadi rata-rata mean post-test sebesar 80,84, maka diperoleh peningkatan rata-rata mean sebesar 9,687 atau 10%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman diri peserta didik kelas VIII SMP Negeri 6 Pekalongan melalui implementasi bimbingan kelompok teknik diskusi. Peningkatan pemahaman diri peserta didik melalui perbedaan rata-rata mean sebesar 10%.
Pengembangan Video Pembelajaran Mengenal Kata Melalui Media Power Point untuk Anak Paud Usia 4-5 Tahun
Rizka Laila Rahmatiningtyas;
Ngatmini Ngatmini;
Arri Handayani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9266
Hasil penelitian adalah: 1) guru membutuhkan media pembelajaran yang inovatif melalui gambar dan suaranya. Hal itu mudah dipahami anak dan dapat memotivasi anak, 2) video Power Point ini dibagi menjadi tiga bagian. Pertama bagian awal terdiri dari video salam pembuka. kedua ini memuat pembelajaran kata dengan mencontohkan beberapa kata benda. dan ketiga adalah penutup. media video berbasis power point ini didesain dengan kombinasi warna dan gerak animasi yang menarik, hasil validator menyimpulkan bahwa pengembangan media video pembelajaran dapat digunakan dengan beberapa revisi untuk penyempurnaan.3) pembelajaran mengenal kata melalui media power point layak digunakan dalam pembelajaran anak dan hasilnya lebih baik, 4) pengembangan video pembelajaran mengenal kata melalui media power point lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal kata pada anak usia 4-5 tahun di RA Taufiqiyah dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Berdasarkan uji independen sampel t-test pada equal variance assumed diperoleh nilai Thitung sebesar 6,495 > Ttabel 2,04523 dan taraf signifikansi 0,000 < 0,05. diperoleh nilai mean kemampuan mengenal kata pada anak dengan menggunakan pengembangan video pembelajaran mengenal kata melalui media power point sebesar 85,4 sedangkan kemampuan mengenal kata pada anak dengan metode konvensional sebesar 60,0 (85,4 > 60).
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROUND ROBIN UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI ANGGOTA ORGANISASI PSHT KARANGMONCOL KABUPATEN PURBALINGGA
Fiki Febriani;
Arri Handayani;
G.Rohastono Ajie
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v7i01.4369
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya keterampilan komunikasi anggota PSHT Karangmoncol. Hal tersebut disebabkan karena anggota kurang terampil dalam berkomunikasi, baik verbal maupun nonverbal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik round robin untuk mengembangkan keterampilan komunikasi anggota organisasi PSHT Karangmoncol Kabupaten Purbalingga? Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Round Robin Untuk Mengembangkan Keterampilan Komunikasi Anggota Organisasi PSHT Karangmoncol Kabupaten Purbalingga dilihat dari hasil hipotesis penelitian eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dalam bentuk one group pre-test post-test design. Populasi penelitian ini adalah anggota PSHT Karangmoncol terdiri pelatih dan siswa yang berjumlah 10 anggota. Sampel yang diambil adalah 10 anggota dengan menggunakan sampel jenuh. Data yang yang diperoleh melalui analisis hasil pre-test. Hasil analisis angket pre-test anggota menunjukkan presentase rata-rata pre-test 51,6 yang termasuk kategori rendah, presentase rata-rata 58,2 termasuk dalam kategori rendah, tetapi meskipun dalam kategori yang sama presentase rata-rata mengalami peningkatan 6,6. Serta berdasarkan hasil uji Wilcoxon diketahui Asymp Sig (2-tailed) 0,032 lebih kecil dari 0,05, kesimpulannya bahwa layanan bimmbingan kelompok dengan teknik round robin berpengaruh untuk mengembangkan keterampilan komunikasi anggota organisasi PSHT Karangmoncol Kabupaten Purbalingga.
MEMBINA KELUARGA SEJAHTERA MELALUI PENERAPAN 8 FUNGSI KELUARGA
Arri Handayani;
Padmi Dhyah Yulianti;
Sukma Nur Ardini
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (769.245 KB)
|
DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i1.162
ABSTRACTProsperous family is the desire for every individual, but many influential factors to achieve the condition. One is how to implement 8 family functions. Many citizens who do not understand and do not even know about the 8 functions of the family itself. This is evidenced by the many problems that people complain about family problems. Whereas if the community can implement these functions, the existence of family problems can be minimized. This condition is known when the devotees conduct the counseling process in the "Pojok Konseling". Therefore, in community service activities conducted by the Team KKN PPM Kampung KB University of PGRI Semarang in the district Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Semarang given counseling about the family function in an effort to foster a prosperous family. This activity was attended by 31 participants of the resident Muktiharjo Kidul Semarang through lecture and discussion methods. The results of the analysis through observation and feedback from the participants showed that the participants pleasured to gain knowledge and understanding to achieve prosperous family through the implementation of 8 family functions.Keywords: prosperous family, 8 family functions.ABSTRAKKeluarga sejahtera adalah dambaan bagi setiap individu, akan tetapi banyak faktor yang berpengaruh untuk dapat mencapai kondisi tersebut. Salah satunya adalah bagaimana menerapkan 8 fungsi keluarga. Banyak warga masyarakat yang belum memahami dan bahkan belum mengetahui tentang 8 fungsi keluarga tersebut. Hal ini terbukti dengan banyaknya masalah yang dikeluhkan masyarakat berkaitan dengan permasalahan keluarga. Padahal jika masyarakat dapat menerapkan fungsi-fungsi tersebut, adanya permasalahan keluarga dapat diminimalkan. Kondisi ini diketahui ketika pengabdi melakukan proses konseling di “Pojok Konselingâ€. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim KKN PPM Kampung KB Universitas PGRI Semarang di Muktiharjo Kidul Kecamatan Pedurungan Semarang diberikan penyuluhan tentang fungsi keluarga dalam upaya membina keluarga sejahtera. Kegiatan ini diikuti oleh 31 peserta warga Muktiharjo Kidul Semarang melalui metode ceramah dan diskusi. Hasil analisis melalui observasi dan umpan balik dari peserta, menunjukkan bahwa peserta menunjukan rasa senang mendapatkan pengetahuan dan pemahaman untuk mencapai keluarga sejahtera melalui penerapan 8 fungsi keluarga.Kata kunci: keluarga sejahtera, 8 fungsi keluarga.