p-Index From 2021 - 2026
6.954
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN ORGANISASI ROHIS DALAM MEMBENTUK PENDIDIKAN AKHLAK SISWA DI SMAN 12 DEPOK Saputra, Eka Wahyu; Irfani, Fahmi; Suhendra, Suhendra
FIKRAH Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v4i2.20546

Abstract

Peran organisasi rohis dalam membentuk pendidikan akhlak siswa di SMAN 12 Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara peran organisasi rohis dalam membentuk pendidikan akhlak siswa di SMAN 12 Depok.Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dan jenis penelitian ini merupakan Studi kasus di SMAN 12 Depok. Populasi berjumlah 80 siswa. Dan penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan tabel kerci sehingga dari 80 populasi menjadi 40 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, teknik pengolahan data dan analisis data yang digunakan yaitu analisis linear, uji normalitas dan uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi regresi, analisis data menggunakan analisis statistic pearson Correlation. Dari hasil uji prasyarat analisis uji normalitas baik peran organisasi rohis atau pendidikan akhlak berada pada kategori normal yaitu nilai sig > 0,05. Dan analisis uji linearitas kedua variabel semuanya linear. Adapun hasil dari uji hipotesisnya yaitu peran organisasi rohis mempuyai hubungan secara signifikan dengan pendidikan akhlak yaitu dengan nilai koefisisen korelasi yang diperoleh antara variable sebesar 0,731. Nilai koefisien determinasi diperoleh nilai 0,534. Nilai ini mengandung arti bahwa hubungan antara peran organisasi rohis dalam membentuk pendidikan akhlak sebesar 53,4%.
TRADISI MAHAR DALAM BUDAYA SUNDA DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Irfani, Fahmi; Hamidah, Hamidah
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 8 No 1 (2020): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/mizan.v8i1.20260

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi lokal dan budaya masyarakat Sunda dalam hal perkawinan. Mahar atau 'Seserahan' dalam budaya Sunda menjadi satu hal yang diwajibkan ada sebelum pasangan pengantin melangsungkan prosesi ijab kabul, begitupun dalam ajaran Islam. Asimilasi budaya dan difusi merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindarkan antara Islam dan kebudayaan lokal di Indonesia, sehingga menampilkan kultur yang khas. Hal ini terlihat di dalam tradisi dan budaya masyarakat Sunda itu sendiri. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan lapangan, yaitu dengan melakukan pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi untuk dapat menganalisa sejauhmana perspektif hukum Islam dan tradisi mahar di dalam budaya masyarakat Sunda tersebut. Lokasi penelitian dilakukan di wilayah Banten dan Jawa Barat. Pemilihan lokasi tersebut dianggap telah merepresentasikan budaya masyarakat Sunda. Adapun hasil penelitian ini adalah mahar atau seserahan dalam tradisi masyarakat Sunda tidak bertentangan dalam hukum Islam, justru terdapat maslahah dan mengandung unsur nafkah.
Gadamer’s Hermeneutics And The Dynamics Of Islamic Democracy: A Study Of The Concept Of Al-Shūrā In Contemporary Contexts Qustulani, Muhamad Qustulani; Murniasih; Fahmi Irfani
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 13 No 1 (2025): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the application of Gadamer’s hermeneutic philosophy to the concept of Islamic democracy, emphasizing core principles such as al-shūrā (consultation), al-‘adālah (justice), al-musāwāh (equality), and al-ḥurriyyah (freedom) as dynamic and evolving meanings rather than fixed doctrines. Through the fusion of horizons, these values are continuously interpreted in dialogue with contemporary social realities, enabling pluralistic societies like Indonesia to foster tolerance, moderation, and inclusive participation. Central to this discourse is the concept of shūrā in the Qur’an, understood as consultation foundational to collective decision-making but not inherently identical to modern secular democracy. While critics reject equating shūrā with democracy due to conflicting views on sovereignty and law, proponents affirm its compatibility with democratic ideals grounded in Islamic values. Gadamer’s approach facilitates a contextual and moderate understanding of shūrā, positioning Islamic democracy as a living process of compassionate ijtihad that reconciles tradition and modernity, prioritizing pluralism and justice for peaceful coexistence.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN AKHLAKUL KARIMAH PESERTA DIDIK Siti Nurmilah; Fahmi Irfani
Rihlah Review: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 02 (2024): Rihlah Review: Jurnal Pendidikan Islam 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/rihlah.v2i02.786

Abstract

This study aims to determine the role of Islamic religious education teachers in improving the akhlakul karimah students at SMA Negeri 05 Bogor City. Based on the author's initial observations, at SMA Negeri 05 Bogor City, symptoms were found in the field, including: 1) There were students who had not applied morals in daily life in accordance with Islamic teachings. 2) There are students who lack discipline and violate school rules. 3) There are students who do not maintain good manners during learning. 4) There are still students who do not carry out Islamic teachings when interacting socially. And 5) there are still students who do not present their identity as good Muslims. The method used in this research is descriptive qualitative. data collection procedures by way of observation, interviews and documentation, then analyzed the data by providing an explanation of the role of Islamic religious education teachers in improving student morals. motivators and evaluators.
Metode Dakwah KH. Didin Hafidhduddin dalam Membangun Kemandirian Umat Hasryah, Fathiya Zakiyah; Irfani, Fahmi; Rivani, Falizar
KOMUNIKA Vol 9 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis metode dakwah yang digunakan oleh KH Didin Haphiduddin dalam mendorong kemandirian umat. Selain itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi pesan-pesan dakwah utama yang disampaikan oleh KH Didin Haphiduddin dalam upayanya membangun komunitas Muslim yang mandiri. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang strategi dakwah KH Didin Haphiduddin dan pengaruhnya terhadap pemberdayaan dan kemandirian masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan KH Didin Haphiduddin sebagai informan utama, serta melalui observasi langsung terhadap khutbah dan kegiatan dakwahnya. Metode-metode ini memungkinkan peneliti untuk menangkap kerangka konseptual dan penerapan praktis dakwah dalam mempromosikan kemandirian umat. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif, dengan fokus pada pola metode dakwah, penyampaian pesan, dan respons masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa konsep kemandirian umat yang dipromosikan oleh KH Didin Haphiduddin bersifat holistik dan tidak terbatas hanya pada pemberdayaan ekonomi. Sebaliknya, dakwah mencakup berbagai dimensi, termasuk penguatan spiritual, pengembangan moral, peningkatan kapasitas intelektual, tanggung jawab sosial, dan kemandirian ekonomi. Metode dakwahnya menekankan integrasi nilai-nilai agama dengan keterampilan hidup praktis, mendorong umat untuk menjadi individu yang proaktif, disiplin, dan sadar sosial. Lebih lanjut, KH Didin Haphiduddin menggunakan pendekatan dakwah yang persuasif dan edukatif yang kontekstual dan responsif terhadap tantangan sosial kontemporer. Melalui metode-metode ini, dakwah berfungsi tidak hanya sebagai media pengajaran agama tetapi juga sebagai katalisator transformasi sosial dan pemberdayaan masyarakat. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode dakwah KH Didin Haphiduddin memainkan peran penting dalam mendorong kemandirian umat secara komprehensif dengan menggabungkan bimbingan spiritual dengan strategi praktis untuk pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Implementasi model think pair share dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Rahmah, Siti Muthia; Irfani, Fahmi; Asmahasanah, Salati
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.20987

Abstract

Islamic Cultural History (SKI) as a subject that contains historical and religious values needs to be delivered through an approach that encourages active student participation. However, observations at MAN 2 Bogor show low student motivation in SKI learning, which is influenced by the dominance of one-way lecture methods. This study aims to describe the implementation of the Think-Pair-Share (TPS) learning model in enhancing students' learning motivation in class XI A and to identify its supporting and hindering factors. The study employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, documentation, and open-ended questionnaires. The results of the study indicate that the TPS model is able to increase students' activity, courage, cooperation, and interest in learning SKI. This model also creates a collaborative and enjoyable classroom atmosphere. Supporting factors include teacher planning and student involvement, while obstacles include time constraints and unequal participation. Therefore, the TPS model is suitable for implementation as an alternative learning strategy to enhance students' learning motivation in Islamic Cultural History lessons at madrasahs. Abstrak Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) sebagai mata pelajaran yang memuat nilai-nilai historis dan religius perlu disampaikan melalui pendekatan yang mendorong partisipasi aktif siswa. Namun, hasil observasi di MAN 2 Bogor menunjukkan rendahnya motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran SKI, yang dipengaruhi oleh dominasi metode ceramah satu arah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI A serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TPS mampu meningkatkan keaktifan, keberanian, kerja sama, dan minat belajar siswa dalam pembelajaran SKI. Model ini juga menciptakan suasana kelas yang kolaboratif dan menyenangkan. Faktor pendukungnya meliputi perencanaan guru dan keterlibatan siswa, sedangkan hambatannya adalah keterbatasan waktu dan ketimpangan partisipasi. Dengan demikian, model TPS layak diterapkan sebagai strategi pembelajaran alternatif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di madrasah.
Analisis pembentukan karakter peserta didik melalui mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Ridho, Sayyid Rosyid; Irfani, Fahmi; Yono
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.21001

Abstract

This research explores the role of Islamic Cultural History (SKI) in shaping students' character at MAN 2 Bogor. Employing a qualitative phenomenological approach, data were collected through observations, interviews, and documentation. The findings revealed that SKI plays a significant role in forming students' religious, moral, and social characters. Teachers implement reflective methods, character modeling, and value-based storytelling to instill honesty, responsibility, discipline, and nationalism. The study also discovered students’ positive engagement and internalization of Islamic values in their daily behavior. The study contributes to developing effective character education strategies based on Islamic values and offers a reference for further research in Islamic educational settings. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dalam pembentukan karakter peserta didik di MAN 2 Bogor. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajaran SKI berkontribusi besar dalam membentuk karakter religius, moral, dan sosial siswa. Guru menggunakan metode reflektif, keteladanan, dan narasi berbasis nilai untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan nasionalisme. Siswa juga menunjukkan keterlibatan positif serta menginternalisasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dan menjadi referensi dalam penelitian pendidikan Islam selanjutnya.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KEMAMPUAN PERENCANAAN KARIR PESERTA DIDIK KELAS XI MA CAHAYA INSANI AL UM Rizki Nur Fitriani; Putri Ria Angelina; Fahmi Irfani
CONS-IEDU: Jurnal Program Studi Bimbingan Dan Konseling Islam Vol 5 No 2 (2025): CONS IEDU
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/cons.v5i2.2285

Abstract

One of the developmental tasks of high school students is readiness to organize their future as their role as adults. Therefore, careful career planning is needed so that students can plan their careers according to the students' strengths, weaknesses and abilities. One of the factors that can influence thorough career planning is belief in one's own abilities or what is called self-efficacy. This research aims to determine the relationship between self-efficacy in class XI students at MA Cahaya Insani Al UM. The hypothesis proposed in this research is that there is a positive relationship between self-efficacy and career planning abilities. The subjects in this research were 34 MA Cahaya Insani Al Um students. The sampling technique used is non-probability sampling technique. (Saturated Sampling). Research data was collected using two scales, namely the self-efficacy scale and the career planning ability scale. Data collection techniques use primary data and secondary data. The results of the research show that there is a positive relationship between self-efficacy and career planning abilities as indicated by a significance result of 0.606. This shows that there is a very significant positive relationship between self-efficacy and the career planning abilities of class XI students at MA Cahaya Insani Al Um.
Co-Authors Abdul Rosyid Adawiyah, Arobiatul Ahmad Mulyadi Kosim Ahmad Wildan, Ahmad Aly, Fahmi Amran Amran Amran Amran Ana Kassyifa Azkia Muharom Albantani Bahagia Bahagia Basri Tanjung, Hasan Bilqis, Mariatul Chodidjah Makarim Derajat, Agung Dzikri, Ebnu Zaini Ecep Ishak Fariduddin Eka Wahyu Saputra, Eka Wahyu Fachruddin Mangunjaya, Fachruddin Falah Sungkar, Rania Fani Fadilah Fauziah, Nunik Syifa Fifi Amelia Firman Maulana Hafizhah Masnin Hambari, Hambari Hamidah . Hamidah Hamidah Hamidah, Rizka Nur Hasanatunnisa, Luluwatul Hasryah, Fathiya Zakiyah Hayyu Rasyiida Hildayanti, Nur Hsubky, Badruddin Ibdalsyah Ibdalsyah Ikhwan Hamdani Imam Nafiudin Jamaluddin, Wan Kamalludin Kamaluddin Kamaluddin Khaidir Fadil L. Latifah Laila Syifa Makbula, Muhamad Hajan Manurung, Nirwan Syafrin Muflihah, Siti Nur Inayah Muhammad Fahri, Muhammad Muhammad Wildan Murniasih Nabila El Atikah Nafiudin, Imam Najibah, Saffana Nawawi, M Kholil Nirwan Syafrin Noneng Rosidah Noor Fadhiilah, Muhammad Novi Novi Novi Novi Novi Novia Alfany Nunik Syifa Fauziah Nurfajrin, Ahmad Nurkholis Imam Ikhsan Nurman Hakim Paisal, Pahmi Putri Ria Angelina Qustulani, Muhamad Qustulani Rahmah, Siti Muthia Rahmatul Husni Randi Sutandi Redha Mawaddah Retno Triwoelandari Ridho, Sayyid Rosyid Rimun Wibowo Rivani, Falizar Rizki Nur Fitriani Rusma Yuni Salati Asmahasanah Salsabila, Inas Yamina Sartika Komalasari Siti Homsyah Siti Nurmilah Siti Sumiati Suhendra Suhendra Suhendra, Ahmad Sutisna Sutisna Sutisna Suyud, Suyud Titin Titin Wan Jamaluddin Z Yono Yuni, Rusma Zamzamy, Muawwin Bihac