Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kualitas Hidup Lansia di Desa Sadar Tengah, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto Djuari, Lilik; Robbani , Tazkia Nafs; Rahman, Hamzah Rafly; Untono, Ravell Hansen; Rahmanda, Anisa Firdausi; Rachkutho , Tutus; Pratama , Moh. Hamzah Raka; Surya Romansyah, Alexa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2056

Abstract

Jumlah lansia meningkat secara signifikan setiap tahun. Diproyeksikan mencapai 63,3 juta di tahun 2045. Indonesia menempati peringkat empat besar negara di dunia dengan jumlah lansia tertinggi. Lansia akan mengalami banyak perubahan dan masalah seiring proses penuaan, seperti penurunan fungsi biologis, psikologis, sosial, ataupun ekonomi. Proses penuaan memberi dampak kompleks pada aspek kesehatan dan pada berbagai aspek kehidupan. Tujuan penelitian ini untuk mengukur tingkat kualitas hidup terkait kesehatan pada lansia. Analisa situasi dengan survei kuesioner, data demografi meliputi usia, pendidikan terakhir, pekerjaan, status pernikahan, riwayat penyakit serta kuisioner WHOQOL- OLD untuk mengukur kualitas hidup lansia, di Desa Sadar Tengah, Mojoanyar, wilayah kerja Puskesmas Gayaman, Mojokerto. Teknik purposive sampling, dengan besar sampel 32 orang. Sebagian besar pada rentang usia 60 – 69 tahun, semuanya perempuan. Pekerjaan mayoritas sebagai ibu rumah tangga (69%), tingkat pendidikan terakhir mayoritas lulusan SD (59%). Seluruh responden sudah menikah dan 9% cerai mati. Hampir semua responden memiliki penghasilan dibawah Upah Minimal Kabupaten Mojokerto (97%). Riwayat penyakit pada lansia, tertinggi yaitu hipertensi (21,9%), dan diabetes mellitus (18.2%). Survei WHOQOL-OLD, terhadap 6 aspek yaitu kemampuan sensorik; kematian; aktivitas masa lalu, masa kini dan masa depan; partisipasi sosial; otonomi dan kedekatan. Nilai terendah pada aspek kemampuan sensorik dengan rentang skor 4-15 dan rerata 6.66. Nilai tertinggi pada aspek kedekatan dengan rentang skor 13 - 20, dan rerata 17.28. Tingkat kualitas hidup lansia yang terendah adalah kemampuan sensorik sehingga diberikan edukasi terkait penyakit indera degeneratif yang sering diderita serta pencegahan dan solusi dengan memanfaatkan kemitraan
RELATIONSHIP BETWEEN POST SECTIO CAESAREA MATERNAL PAIN AND BREASTFEEDING AT MGR.GABRIEL MANEK SVD HOSPITAL ATAMBUA Ngatwati, Ngatwati; Ningtyas, Woro Setia; Sampurna, Mahendra Tri arif; Djuari, Lilik
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v14i1.7640

Abstract

The pain experienced by the mother can result in the mother being reluctant to breastfeed her baby as soon as possible and preferring to focus on herself. This study aims to analyze the relationship between post sectio caesarea pain and breastfeeding at MGR.Gabriel Manek SVD Hospital Atambua. The method used a cross sectional approach. The  population in this study were post Sectio Caesarea mothers in the Anggrek room at MGR. Gabriel Manek SVD Hospital Atambua from May to June 2023. Based on existing criteria, sampling was carried out using a purposive sampling technique, a sample of 85 data were obtained. Data collection techniques were carried out using a questionnaire. Data analysis used univariate analysis was used to describe post-sectio caesarea maternal pain and to describe breastfeeding, while bivariate analysis used the Spearman correlation test to look for the relationship between pain and breastfeeding. The results of statistical analysis using the spearman correlation test, obtained a p value 0,001 (p value 0,05), which means there is a significant relationship between maternal pain after caesarean section and breastfeeding. The result of the correlation coefficient are 0,771, which shows that maternal pain after caesarean section and breastfeeding has a strong relationship.
Pengabdian Masyarakat Lintas Stakeholder Di Kawasan RW 10 Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Simokerto Kota Surabaya Djuari, Lilik; Prajitno, Subur; Diarsvitri, Wienta; Nurida, Annisa; Wartiningsih, Minarni; Silitonga, Hanna Tabita Hasianna; Saleh, Maya Syahria; Sincihu, Yudhiakuari; Dewi, Dewa Ayu Liona
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i1.2133

Abstract

Pengabdian masyarakat lintas stakeholder di kawasan RW 10 kelurahan Tambakrejo melibatkan beberapa stakeholder yang mempunyai tujuan yang sama yaitu memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat yang tinggal di sekitar rel kereta api secara gratis. Stakeholder yang terlibat yaitu PDK3MI, Puskesmas Tambakrejo, Gereja Bethel Indonesia, Kelurahan Tambakrejo beserta jajarannya termasuk kader kesehatan. Masing-masing stakeholder mempunyai peran yang berbeda dan saling menguntungkan. Jumlah masyarakat yang dilayani sebanyak 151 orang (75,5% dari target). Masyarakat yang datang sebagian besar wanita dan lansia dengan penyakit terbanyak adalah infeksi saluran pernafasan atas Pengadaan obat sebesar Rp. 2. 489.895,- dan yang digunakan sebesar 67,49%. Perlu pengadaan obat yang lebih maksimal dalam pengabdian masyarakat tersebut.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo Dengan Perilaku Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Lazar, Maria Januaria; Djuari, Lilik; Jayanti, Ratna Dwi
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 8 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i9.2087

Abstract

Secara global kanker serviks menempati urutan kedelapan yang paling sering menyerang wanita dengan insiden sebesar 662.301 kasus, dan penyebab kematian kesembilan dengan angka 348.874 kasus. Menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap Wanita Usia Subur (WUS) di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo dengan perilaku pemeriksaan inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Penelitian ini menggnakan analitik observasional, dengan rancangan cross sectional. Dengan populasi sebanyak 234 orang dan sampel berjumlah 90 responden yang diambil menggunakan Teknik simple random sampling. Analisis yangdigunakan adalah chi-square, Berdasarkan uji analisis chi-square didapatkan hubungan yang signifikan antara faktor tingkat pengetahuan dengan perilaku pemeriksaan IVA dengan p= 0,017, sedangkan faktor sikap merupakan factor yang tidak berhubungan dengan perilaku pemeriksaan IVA dengan nilai p=0,086. Probabilitas WUS untuk melakukan pemeriksaan IVA adalah bila memiliki memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Diharapkan tenaga kesehatan dalam melakukan penyuluhan agar lebih kreatif dan menarik, serta WUS lebih aktif mencari informasi tentang pentingnya pemeriksaan IVA.
Risk Factors, Level of Knowledge, and Scabies Transmission Prevention Behavior Among Students at the Ar-Rahmah Islamic Boarding School, Golokan, Sidayu, Gresik, Indonesia Ramadhan, Rizaldy; Salsabila, Fatimah; Putri, Valensia; Shabirah, Fadhilah; Ramadhiansyah, Ghulam; Putri, Shafa; Malikulsaleh; Farhana, Hanan; Pratiwi, Cahya; Hefrida, Andriani; Djuari, Lilik
Journal of Community Medicine and Public Health Research Vol. 6 No. 1 (2025): Journal Community Medicine and Public Health Research
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jcmphr.v6i1.56779

Abstract

Scabies is an infectious skin disease caused by the parasite Sarcoptes scabiei var. hominis and its products. Although the prevalence has decreased, scabies remains a public health problem in Indonesia. In the Sidayu District of Gresik, there has been an increase in scabies cases, particularly in densely populated communities such as Islamic boarding schools. Factors contributing to the high incidence of scabies are related to poverty, resulting in low levels of personal hygiene, limited access to water, and high population density. This study aims to determine the risk factors, level of knowledge, and scabies transmission prevention behavior among students at the Ar-Rahmah Islamic boarding school, Golokan Village, Sidayu District, Gresik, Indonesia in 2024. This research is a descriptive study, with data collected using a questionnaire. The sample comprises 88 respondents, selected through non-probability purposive sampling. Results showed that all respondents were male, 40.9% were 14 years old, 35.2% were in grade 8, and 34.1% had lived in an Islamic boarding school for 1-2 years. Additionally, all respondents had a level of housing density not meeting health standards, 79.5% had experienced scabies symptoms, and 56.8% had suffered from scabies. Furthermore, 55.7% of respondents demonstrated good knowledge about scabies, while 85.2% exhibited poor behavior in preventing scabies transmission, with 63.6% showing negative results when screened for scabies via questionnaire. Overall, most students exhibit high-risk factors for scabies, possess a good level of knowledge about the disease, yet demonstrate poor preventive behaviors against its transmission.
Peran Petugas Puskesmas dalam Deteksi Risiko Jatuh pada Lansia di Layanan Primer Djuari, Lilik; Thalib, Hasan; Wibowo, Anisa Firda; Zahra, Sophia; Muljo, Vanessa Vania; Muhammad, Raihan Akbar; Adimasto, Titus; Salsabila, Jihan Varah; Firdausintika, Lavely Rakhmatan; Syahputri, Syafa Arini Indah; Ismail, Ahmad Zaidul Fikri; Zahidah, Fathimah Syifa’; Rudianto, Nanang; Wardhani, Ovarry Riza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2302

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan, salah satunya adalah risiko jatuh. Kejadian jatuh pada lansia dapat menyebabkan cedera serius, penurunan mobilitas, bahkan kematian, serta berdampak pada peningkatan biaya perawatan dan beban bagi keluarga. Puskesmas memiliki peran penting dalam upaya promotif dan preventif, termasuk deteksi dini risiko jatuh pada lansia. Puskesmas Bungah memiliki beberapa program kesehatan terkait lansia seperti deteksi dini terhadap risiko jatuh sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Namun, peran petugas Puskesmas dalam deteksi risiko jatuh pada lansia belum optimal. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat pengetahuan petugas puskesmas mengenai deteksi dini risiko jatuh pada lansia,  mengidentifikasi masalah tingkat pengetahuan petugas puskesmas mengenai deteksi dini risko jatuh pada lansia, serta mencari solusi atas masalah pengetahuan petugas puskesmas mengenai deteksi dini risiko jatuh pada lansia. Desain penelitian menggunakan mixed method, terdiri dari 2 tahap. Tahap pertama merupakan penelitian deskriptif kuantitatif desain crosssectional dengan jumlah sampel 17 petugas puskesmas mengunakan instrument kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan mengenai deteksi dini risiko jatuh pada lansia. Tahap kedua merupakan penelitian deskriptif semikualitatif dengan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) dilanjutkan Nominal Group Technique (NGT) untuk mengidentifikasi masalah serta mencari solusi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan terhadap pengetahuan mengenai deteksi risiko jatuh pada lansia. Sebelum penyuluhan, nilai rata-rata 52,66 nilai median 60, setelah kegiatan penyuluhan dilakukan, nilai rata-rata meningkat menjadi 87,27 dengan nilai median 90.
Pengukuran Status Gizi dan Penyakit Tidak Menular pada Lansia Menggunakan Buku Kesehatan Lansia di Desa Berbek, Waru, Sidoarjo Djuari, Lilik; Primariayu, Maretha; Sitompul, Kurnia Agustina; Yuliantama, Muhammad Izhar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.3006

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di Indonesia berdampak pada meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan dislipidemia. Obesitas sentral dan status gizi berlebih diketahui berperan penting sebagai faktor risiko PTM. Buku Kesehatan Lansia merupakan instrumen penting untuk pencatatan status kesehatan lansia secara berkesinambungan, namun pemanfaatan datanya di tingkat posyandu masih terbatas. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk  mengukur status gizi dan PTM pada lansia berdasarkan data Buku Kesehatan Lansia di Desa Berbek. Pengabdian masyarakat ini dilakukan bersama Kader Kesehatan di Posyandu Dahlia 7 Desa Berbek. Lansia yang hadir sejumlah 70 orang.  Pemeriksaan meliputi indeks massa tubuh (IMT), lingkar pinggang, tekanan darah, kadar gula darah acak, asam urat, dan kolesterol. Data ditampilkan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, persentase, rerata, dan simpangan baku. Sebagian besar lansia memiliki status gizi normal (57,14%), namun terdapat 31,43% overweight dan 11,43% obesitas. Sebanyak 81,43% responden mengalami obesitas sentral. Prevalensi hipertensi mencapai 64,29%. Rerata gula darah acak adalah 174,65 ± 83,38 mg/dL, asam urat 6,19 ± 1,76 mg/dL, dan kolesterol total 214,38 ± 45,33 mg/dL. Berdasarkan kategorisasi, 77,42% mengalami hiperglikemia, 52,38% hiperurisemia, dan 66,67% hiperkolesterolemia. Mayoritas lansia di Desa Berbek memiliki obesitas sentral dan prevalensi tinggi PTM, khususnya hipertensi, hiperglikemia, dan hiperkolesterolemia. Buku Kesehatan Lansia terbukti bermanfaat sebagai sumber data untuk memantau status gizi dan PTM lansia, serta dapat menjadi dasar dalam perencanaan intervensi promotif dan preventif di posyandu lansia.
Peran Penyuluhan PHBS dalam Membentuk Kebiasaan Cuci Tangan yang Benar pada Anak Usia Sekolah Djuari, Lilik; Hamda, Endanova Nur; Octavi, Ziba Naila; Mutiara, Alyssa Mutia; Fauziah, Najma; Rifqi, Muhammad Andika; Akhbar, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.3133

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan strategi penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, salah satunya melalui kebiasaan mencuci tangan yang benar. Anak usia sekolah menjadi sasaran utama karena berada pada fase pembentukan perilaku dan berisiko tinggi terhadap penyakit menular. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluhan PHBS dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk kebiasaan mencuci tangan yang benar pada siswa sekolah dasar. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di SDS Kurnia Indah pada tanggal 7 Agustus 2025 dengan melibatkan 65 siswa kelas 5. Metode yang digunakan meliputi pre-test dan post-test, presentasi materi dengan media visual, serta demonstrasi praktik cuci tangan menggunakan media akrilik. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan nilai rata-rata pre-test dan post-test. Rata-rata nilai pre-test siswa sebesar 2,82 meningkat menjadi 4,38 pada post-test. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Pendekatan edukasi yang interaktif dan disertai praktik langsung terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman siswa mengenai pentingnya mencuci tangan dengan benar. Penyuluhan PHBS berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk kebiasaan mencuci tangan yang benar pada anak usia sekolah. Dukungan guru, orang tua, serta sarana prasarana yang memadai di sekolah diperlukan agar kebiasaan sehat ini dapat berkelanjutan.
Pengalaman Perempuan Dalam Asuhan Kebidanan Masa Kehamilan: Studi Kualitatif Sri Wilujeng, Anik; Izzati, Dwi; Frety, Endyka Erye; Djuari, Lilik
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1829

Abstract

A positive pregnancy experience is a condition in which the mother feels supported physically, emotionally, and socially. It is closely related to the model of midwifery care provided. The midwifery care model will influence the effectiveness of the services delivered. One of the recommended models of care is the Midwifery-Led Continuity Model of Care. The aim of this study is to analyze women’s experiences in receiving midwifery care during pregnancy. Methods: This was a qualitative study with a phenomenological design. The research subjects consisted of eight participants selected using a purposive sampling technique. Data were collected through in-depth interviews. Results: The pregnancy experience was perceived as pleasant, which was attributed to the care programs offered, including the incorporation of complementary care. Conclusion: All forms of care provided were essential and continuous, taking into account the physical, psychological, social, and cultural backgrounds of pregnant women. Through a comprehensive approach and appropriate empowerment, midwifery services are expected to foster better understanding, enhance satisfaction, and provide a positive and meaningful pregnancy experience for every woman.
Hubungan antara Status Pekerjaan, Tingkat Pengetahuan, dan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Hipertensi di Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang: The Relationship between Employment Status, Level of Knowledge, and Family Support on Medication Adherence in Hypertensive Patients in Ardimulyo Village, Singosari District, Malang Regency Elnabila, Yasyviena Za’ima; Sari, Een Permata; Michelle, Michelle; Putra, Rifqi Alamsyah; Taqiyyuddin, Zaki; Zahra, Sophia; Muljo, Vanessa Vania; Muhammad, Raihan Akbar; Sumiati, Sumiati; Rahmatullah, Ivan; Djuari, Lilik
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2025): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v7i5.2534

Abstract

Hypertension is a chronic disease that can lead to severe complications if not properly managed. Medication adherence plays a crucial role in controlling blood pressure in hypertensive patients. Various factors affect patients' adherence to medication, including employment status, knowledge levels, and family support. This study analyzes the relationship between these factors and medication adherence among hypertensive patients in Ardimulyo Village, Malang Regency, using a cross-sectional design. Data were gathered through structured interviews and analyzed using the Chi-Square test. The results indicated no significant relationship between employment status (p=0.877) or knowledge level (p=0.181) and medication adherence. However, there was a significant relationship between family support and medication adherence (=0.047), with a weak to moderate correlation strength (contingency coefficient=0.240). However, family support plays a crucial role. Consequently, strategies aimed at improving medication adherence should focus on boosting family involvement and support systems to enhance health outcomes for patients with hypertension. Keywords:          hypertension, medication adherence, employment status, level of knowledge, family support   Abstrak Hipertensi merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Kepatuhan dalam minum obat menjadi faktor penting dalam pengendalian tekanan darah penderita hipertensi. Beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan ini antara lain status pekerjaan, tingkat pengetahuan, dan dukungan keluarga. Penelitian ini menganalisis hubungan antara faktor-faktor tesebut terhadap kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Desa Ardimulyo, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan kuesioner yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan koefisien kontingensi untuk menilai hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (p=0,047) dengan kekuatan hubungan lemah hingga sedang (koefisien kontingensi=0,240). Sedangkan status pekerjaan dan tingkat pengetahuan tidak terbukti berhubungan dengan kepatuhan minum obat. Oleh karena itu, upaya peningkatan kepatuhan minum obat dapat difokuskan pada peningkatan dukungan keluarga terhadap penderita hipertensi. Kata Kunci:         hipertensi, kepatuhan minum obat, status pekerjaan, tingkat pengetahuan, dukungan keluarga
Co-Authors , Sulistiawati Adimasto, Titus Adinda Sandya Poernomo Aflahudin, M Ahda Naufal Ahmad Cholifa Fahruddin Ahmad Cholifa Fahruddin Ahmad Suryawan Ahyandi, Syarif Syamsi Akhbar, Muhammad Andre, Laurentius Andriyanti, Andriyanti Annas, Jimmy Yanuar Annisa Nurida Aprilawati, Dwi Arief, Yuni Sufyanti Arinda Putri Auna Vanadia1 Arya Ivan Mahendra Arya Ivan Mahendra atika Bachtiar, Daffa Ardhi Brilianti, Natasya Nurvita Budi Prasetyo Budi Prasetyo Bulqis Inas Sakinah1 Cahya Ardian Damayanti Debora Berelaka Desnantyo, Andre Triadi Dewi, Dewa Ayu Liona Dhira Salsabila Dian, Teuku Arief Dominicus Husada Eka Candra Setyawan1 Eka Mustika, Afrisa Elnabila, Yasyviena Za’ima Endyka Erye Frety Euvangelia Dwilda Euvanggelia Dwilda F., Euvanggelia Dwilda Fahruddin, Ahmad Cholifa Farah Azwinda Farhan Nurdiansyah Farhana, Hanan Fauziah, Najma Febriyana, Nining Firdausintika, Lavely Rakhmatan Gatot Soegiarto Gatut Hardianto, Gatut Hamda, Endanova Nur Hanna Tabita Hasianna Silitonga Hasna, Iffa Halimah Hefrida, Andriani Hera, Renata Evania Hesta Yuniartanti Putri Ika Nur Fauziah Ika Nur Fauziah, Ika Nur Ismahendra, Naufal Agus Ismail, Ahmad Zaidul Fikri Isyroqiyyah, Nur Moya italoka, Ervina Dyah Ivon Diah Wittiarika Izzati, Dwi Izzati, Nabila Izzatul Fithriyah Jayanti, Ratna Dwi Kamaroekmi, Maya Sri Karim, Yustika Ayoustira Karimah, Azimatul Kartika, Dian Shalma Katharina Laurentia Monika Nago Adja Khairina Khairina Khairina Khairina Khoirun Nada Salsabila Lazar, Maria Januaria Linda Dewanti Liong, Andryano Lukas Widhiyanto M. Fata Fatihuddin made sukma putra Mahendra, Arya Ivan Mahrus, Muhammad Hammam Malikulsaleh Manaf, Hafizh Al Ghifari Maretha Primariayu Margarita Maramis, Margarita Marwati, Indah Shofie Maulina, Nathania Maura Tuzzahrah Maya Syahria Saleh Maynura Kharismansha Melati, Akilla Nathania Michelle, Michelle Miftahul Khoirul Insan Minarni Wartiningsih Muhammad Bagus Fidiandra1 Muhammad, Raihan Akbar Mukarini, Mukarini Muljo, Vanessa Vania Muntia Rizki Alzahra Mutiara, Alyssa Mutia Naimatuningsih, Nanning Natasya Nurvita Brilianti Ngatwati, Ngatwati Ni Luh Ade Kusuma Ernawati Ningrum, Astika Gita Nujum, Nurun Nuniek Nugraheni Nurdiansyah, Farhan Nursalam, Nursalam Nurvita, Rani Nyimas Vira Gafira Octavi, Ziba Naila Oktaviana, Lydia Oktiningsih, Oktiningsih Paulina Upa, Nekha Helsa Perdanakusuma, David Sontani Prajitno, Subur Prananda Surya Airlangga Pratama , Moh. Hamzah Raka Pratiwi, Cahya Purwanta, Marijam Putra, Muhammad Rifqi Arya Putra, Rifqi Alamsyah Putri, Niamita Eka Puspita Putri, Shafa Putri, Valensia Qurnianingsih, Ema Rachkutho , Tutus Rahadiyan Rheza Dewanto Rahmadhani, Herin Setyaning Rahman, Andi Lestari Rahman, Hamzah Rafly Rahmanda, Anisa Firdausi Rahmatullah, Ivan Ramadhan, Rizaldy Ramadhiansyah, Ghulam Rambu Yublina Ratna Sofaria Razaan, Muhammad Farras Reka Elvia Dirda Prasasta Ribka Brillyand Angeli Mboe Ridwan, Endy Novryan Rifqi, Muhammad Andika RINA YUDIWATI BM, RINA Rizal Rizwani, Achmad Ilham Robbani , Tazkia Nafs Romadhon, Pradana Zaky Rosita, Primadita Esther Roswita Rugaya Handayani Sebleku Rudianto, Nanang Rusmawati, Venny Sabrina, Annisa Maya Salma Asri, Hanifa Irfani Salsabila, Fatimah Salsabila, Jihan Varah Sampurna, Mahendra Tri Arif Samsriyaningsih Handayani Saputra, Pandit Bagus Tri Sari, Een Permata Savitri, Natasha Hana Setyowati Dewi Shabirah, Fadhilah Sincihu, Yudhiakuari Sitompul, Kurnia Agustina Soediono, Mochammad Ridhwan Sofia Al Farizi Sri Umijati Sri Wilujeng, Anik Subur Prajitno Sugianto, Julius Albert Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sumiati Sumiati Surya Romansyah, Alexa Susilowati Andajani, Susilowati Sutatik, Yuning Syahputri, Syafa Arini Indah Taqiyyuddin, Zaki Thalib, Hasan Trilistyoati, Desy Untono, Ravell Hansen Wardhani, Ovarry Riza Wibowo, Anisa Firda Wibowo, Suwaspodo Henry Widati Fatmaningrum Widyaningrum, Dwi Wienta Diarsvitri Woro Setia Ningtyas Yuliana, Sitti Khofifah Yuliantama, Muhammad Izhar Yulianti, Erikavitri Zahidah, Fathimah Syifa’ Zahra, Sophia