Claim Missing Document
Check
Articles

PkM Pemanfaatan Kotoran Kuda untuk Pupuk Kompos sebagai Solusi Ramah Lingkungan dalam Pengelolaan Limbah Kandang Kuda: Community Service Program on the Utilization of Horse Stable Manure for Compost as an Eco-Friendly Solution for Horse Stable Waste Management Santoso, Untung; Saputra, Riza Adrianoor; Diena, Nurin Nisa Farah; Anjardiani, Luki; Rosni, Masyhudah; Budiwati, Nina; Wilda, Kamiliah; Syarbini, Muhammad
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 7 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i7.9220

Abstract

The increasing popularity of equestrian activities today for sports, entertainment, recreation, hobbies, and lifestyles has had a positive impact with the emergence of several horse riding training areas and horse-breeding in South Kalimantan, especially in Banjarbaru City. The horse stables at the horse riding training areas will produce waste in the form of horse manure, both solid (feces) and liquid (urine). Poor waste management of horse manure will hurt the environment. This community service activity aims to provide an eco-friendly solution to the problem of a pile of horse manure in horse stables. Based on the discussions between the community service team and the owner of one of the horse farms in Banjarbaru City, Johnhaus Stable, a solution was provided in the form of training in making compost fertilizer made from horse manure. The training began with a presentation on compost making and was followed by practice in making compost from horse manure. Based on the results of the pre-test and post-test given to participants, there has been a significant increase in the interest and knowledge of the participants regarding compost fertilizer.
Efektivitas Pemanfaatan Bantuan Dana Pasca Banjir Melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Desa Abumbun Jaya Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar (Studi Kasus pada Kelompok Wanita Tani Nusaibanor) Tegar Rosyadi; Nina Budiwati; Muzdalifah Muzdalifah
Frontier Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i4.7853

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan secara tepat sangat berkontribusi pada ketahanan dan kesehatan pangan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan bantuan dana pekarangan rumah lestari P2L. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan melakukan wawancara. Penentuan lokasi secara sengaja di Kabupaten Banjar dengan responden wanita yang tergabung dalam kelompok wanita tani penerima program. Pengambilan sampel secara acak sederhana dengan sampel 30 orang. Hasil penelitian ini yaitu mekanisme penyaluran dana bantuan P2L, faktor penghambat penyaluran bantuan dana P2L, pengawasan terealisasinya bantuan dana P2L, didapatkan (1) untuk mewujudkan kegiatan program P2L terealisasi secara efektif dan baik, (2) Harapan terhadap terealisasinya bantuan dana P2L di kategorikan 100% efektif dan seluruh pelaksanaan kegiatan P2L kategori tinggi. Hasil wawancara memberikan berbagai indikator program prioritas meningkatkan pekerjaanya yaitu memenuhi sarana dan prasarana pelatihan, mengelola rumah bibit, lahan demplot, monitoring evaluasi serta pelatihan pengolahan hasil panen sayuran. data ini berorientasi pada berbagai program yang memiliki kesenjangan signifikan dan prioritas membutuhkan bimbingan serta pelatihan dengan intensif. program tersebut sangat bermanfaat selain pemenuhan ketahanan pangan keluarga, masyarakat juga dapat memperoleh pengalaman, ilmu dan bahan pangan yang bernilai gizi dan ekonomi tinggi. Saran dalam penelitian ini agar program ini dalam dilaksanakan Pemerintah secara menyeluruh kepada masyarakat
Analisis Usahatani Ubi Alabio dan Kontribusinya terhadap Pendapatan Total Petani di Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara Asmawati Asmawati; Hamdani Hamdani; Nina Budiwati
Frontier Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i4.7829

Abstract

Ubi jalar adalah salah satu sumber pangan lokal yang berpotensi dalam mendukung program diversifikasi dan ketahanan pangan. Ubi jalar mengandung karbohidrat, vitamin, pati, protein dan gula. Hulu Sungai Utara merupakan salah satu sentra produksi ubi jalar di Kalimantan Selatan yang dikenal dengan nama ubi alabio. Tahun 2018 sampai 2020 produksi mengalami penurunan sebab adanya serangan hama. Akibatnya, kontribusi ubi alabio terhadap pendapatan petani relatif rendah sehingga belum cukup untuk memenuhi kebutuhan petani. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis usahatani ubi alabio dan kontribusinya terhadap pendapatan total petani. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan metode pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan biaya total sebesar Rp 4.078.996/usahatani atau Rp 86.787.100/Ha. Penerimaan yang diperoleh petani sebesar Rp 6.906.667/usahatani atau Rp 146.950.355/Ha dan pendapatan sebesar Rp 3.581.413/usahatani atau Rp 76.200.291/Ha sehingga keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 2.827.671/usahatani atau Rp 60.163.255/Ha. Sedangkan tingkat kontribusi usahatani ubi alabio terhadap pendapatan total petani sebesar 31,71% (sedang). Tingkat kontribusi yang relatif sedang ini karena usahatani ubi alabio hanya sebagai usaha sampingan. Pendapatan usahatani ubi alabio membantu petani dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Permasalahan yang dihadapi responden yaitu serangan hama ulat, kumbang dan kutu daun serta masih dibudidayakan secara tradisional. Solusi permasalahan tersebut yaitu membentuk atau mengaktifkan kembali kelompok usahatani ubi alabio.
Analisis Pendapatan Petani Padi Sawah di Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Rayyan Reyhan Anwar; Nina Budiwati; Hairi Firmansyah
Frontier Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i4.7867

Abstract

Kecamatan Haruyan merupakan salah satu penghasil produksi padi sawah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Sebagian besar petani padi sawah di Kecamatan Haruyan menggunakan air Irigasi Haruyan Dayak guna memenuhi kebutuhan air untuk penyelenggaraan usahatani padi sawahnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pendapatan petani padi sawah yang menggunakan Irigasi Haruyan Dayak, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani padi sawah yang menggunakan Irigasi Haruyan Dayak dan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi petani padi sawah dalam menggunakan Irigasi Haruyan Dayak di Kecamatan Haruyan. Metode yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel petani dengan metode penarikan contoh secara acak sederhana (simple random sampling). Jumlah sampel yang diambil sebanyak 46 responden. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa biaya total usahatani padi sawah menggunakan Irigasi Haruyan Dayak yang dikeluarkan oleh petani sebesar Rp 7.541.690/usahatani atau Rp 16.670.722/ha. Penerimaan total yang dihasilkan oleh petani sebesar Rp 12.434.043/usahatani atau Rp 27.485.151/ha, sehingga pendapatan petani Rp 8.769.774/usahatani atau Rp 19.385.372/ha. Faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan terhadap produksi sawah yang menggunakan Irigasi Haruyan Dayak, yaitu luas tanam, benih, pupuk, tenaga kerja, lama pengalaman berusahatani dan umur petani, sedangkan fakor produksi pestisida obat-obatan dan tingkat pendidikan petani tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produksi padi sawah. Permasalahan yang dihadapi petani dalam mengelolaan usahatani padi yaitu serangan hama tikus, wereng dan walang sangit.
Pemasaran Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica) di Pasar Agrobisnis Modern Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Ayda Iriani; Luki Anjardiani; Nina Budiwati
Frontier Agribisnis Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i1.14786

Abstract

Kabupaten Hulu Sungai Tengah merupakan kabupaten penghasil pisang terbanyak pertama dibandingkan Kabupaten lainnya. Kabupaten Hulu Sungai Tengah juga dapat memenuhi kebutuhan daerah sendiri hasil produksi pisang juga dapat memenuhi kebutuhan untuk daerah lain, dimana Kabupaten Hulu Sungai tengah menyumbang sebanyak 45% hasil produksi pisang untuk Kalimantan Selatan. Pasar Agribisnis merupakan salah satu tempat yang memiliki pola saluran pemasaran yang cukup baik sehingga penelitian ini dilakukan dengan cara snowball sampling yaitu teknik pengambilan sampel secara bergulir dimulai dari dari petani bergulir ke pedagang besar di Pasar Agrobisnis Modern Kecamatan Barabai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar biaya pemasaran, margin, keuntungan dan farmer's share dari pemasaran pisang kepok, mengetahui saluran pemasaran yang terjadi serta mengidentifikasi permasalahan pemasaran yang seringkali terjadi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, data primer didapatkan secara langsung dari responden petani di Kecamatan Batang Alai Utara untuk selanjutnya bergulir ke pedagang di Pasar Agrobisnis Modern Kecamatan Barabai. Sedangkan data sekunder di dapatkan dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 4 saluran pemasaran, yaitu Saluran I (Petani- konsumen akhir di wilayah Desa Batu Tangga); Saluran II (Petani-Konsumen akhir di Pasar Agrobisnis Modern); Saluran III (Petani-Pedagang Pengumpul-Konsumen akhir); dan saluran IV (Petani-Pedagang Pengumpul-Pedagang Besar-Pedagang Pengecer-Konsumen Akhir). Total biaya pada saluran II sebesar Rp 387,06- ; Saluran III Rp 689,79,-; dan total biaya pada saluran IV sebesar Rp 936,79,-. Margin total saluran II sebesar Rp 1.065,- ; saluran III sebesar Rp 3.815,- ; dan saluran IV sebesar Rp 5.006,-. Keuntungan total saluran II sebesar Rp 677,94,- ; saluran III sebesar Rp 3.125,21,- ; dan saluran IV sebesar Rp 4.069,21,-. Share petani saluran II 100%, selanjutnya saluran III 43,48%, dan saluran IV 36,96%.
PERSEPSI MAHASISWA AGRIBISNIS TERHADAP MINAT PEKERJAAN DI SEKTOR PERTANIAN Leni Anggriani; Nina Budiwati; Yusuf Azis
Frontier Agribisnis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v8i1.12283

Abstract

Persepsi Mahasiswa Agribisnis terhadap minat pekerjaan di sektor pertanian akan menentukan jumlah mahasiswa yang tertarik dan ingin melanjutkan pekerjaan pada sektor pertanian. dengan hubungan yang erat Persepsi Mahasiswa persepsi dan minat Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi dan menganalisis persepsi Mahasiswa Agribisnis angkatan 2020 Faperta ULM terhadap pekerjaan di sektor pertanian. (2) Mengidentifikasi dan menganalisis minat Mahasiswa Agribisnis angkatan 2020 Faperta ULM terhadap pekerjaan di sektor pertanian. (3) Menganalisis hubungan antara persepsi Mahasiswa Agribisnis angkatan 2020 Faperta ULM terhadap pekerjaan di sektor pertanian. Mahasiswa Agribisnis terhadap minat pekerjaan di sektor pertanian, semakin baik persepsi mahasiswa terhadap pekerjaan disektor pertanian maka semakin tertarik Mahasiswa untuk bekerja di sektor pertanian tersebut. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Februari 2023 sampai Juli 2023. Untuk metode pengambilan sampel digunakan Simple Random Sampling yaitu sebanyak 30 orang responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode desktiptif dalam menjawab tujuan pertama dan kedua menggunakan skala likert dengan bantuan skor, sedangkan untuk menjawab tujuan ketiga menggunakan Analisis Korelasi Rank Spearman. Hasil dari penelitian ini persepsi Mahasiswa Agribisnis Angkatan 2020 Faperta ULM terhadap pekerjaan di sektor pertanian dengan skor sebesar 87,78% dengan kategori baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa persepsi mereka terhadap pekerjaan di sektor pertanian baik karena sektor pertanian merupakan pekerjaan yang menjanjikan. Minat Mahasiswa Mahasiswa Agribisnis Angkatan 2020 Faperta ULM terhadap pekerjaan di sektor pertanian dengan skor sebesar 80,39% dengan kategori tertarik, sehingga dapat disimpulkan bahwa mereka tertarik untuk bekerja di sektor pertanian karena sektor pertanian memiliki lapangan pekerjaan yang luas. Hubungan antara persepsi terhadap minat pekerjaan di sektor pertanian menunjukkan skor sbesar 0,69 dimana hal ini termasuk dalam kategori hubungan yang erat, semakin baik persepsi Mahasiswa Agribisnis terhadap pekerjaan di sektor pertanian maka semakin tertarik mahasiswa untuk bekerja di sektor pertanian.
Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Pada Usaha Kebab Yasmin Kota Banjarmasin Amelia Amelia; Nina Budiwati; Yudi Ferrianta
Frontier Agribisnis Vol 8, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v8i4.14590

Abstract

Persaingan yang ketat pada dunia usaha menuntut perusahaan maupun UMKM untuk meningkatkan efisiensi dalam menghitung biaya produksi karena harga pokok produksi merupakan dasar bagi perusahaan untuk menentukan harga jual produknya degan tepat agar menghasilkan keuntungan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi dan bagaimana cara penentuan harga pokok produksi, menganalisis penerimaan dan keuntungan, serta mengidentifikasi permasalahan dan memberikan solusi pada usaha usaha Kebab Yasmin Kota Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus yaitu produsen Kebab Yasmin. Analisis data menggunakan metode garis lurus dan metode full costing yang memperhitungkan semua unsur biaya produksi seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik. Hasil penelitian menunjukkan biaya produksi pada usaha Kebab Yasmin selama bulan Agustus 2024 sebesar Rp 27.502.066 dan harga pokok produksi sebesar Rp 55.181.517, penerimaan pada usaha Kebab Yasmin selama bulan Agustus 2024 sebesar Rp 55.828.000 dan keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 24.325.934 dan permasalahan pada usaha Kebab Yasmin meliputi permasalahan dari segi bahan baku, tenaga kerja, marketing pemasaran maupun pengelompokkan  biaya.
ANALISIS NILAI TAMBAH BIJI KOPI ROBUSTA DI KOTA BANJARBARU (STUDI KASUS PADA KAFE TUJU) Rahmat Rizkianor; Nina Budiwati; Nurmelati Septiana
Frontier Agribisnis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v8i1.12273

Abstract

Penelitian ditujukan untuk menganalisis dan mengidentifikasi keadaan umum Kafe Tuju, nilai tambah dari produk olahan biji kopi robusta di Kafe Tuju dan produk berbahan dasar kopi robusta yang memiliki nilai tambah tertinggi. Penelitian ini dilaksanakan di Kafe Tuju, Jalan Indragiri No.4, Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Februari hingga Oktober 2023. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan langsung melalui pemilik Kafe Tuju, dengan wawancara serta pengamatan di lapangan. Data sekunder didapat melalui instansi terkait seperti Badan Pusat Statistik dan beberapa sumber yang terkait dari penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, Kafe Tuju merupakan Kafe yang mengusung konsep industri garden minimalis dengan arsitektur mengadopsi elemen-elemen industri sekaligus menonjolkan taman yang berada diarea outdoor. Kafe Tuju buka setiap hari dengan memiliki total waktu operasional harian selama 15 jam, terhitung dari opening pada pukul 09.00 WITA hingga closing pukul 23.00 WITA. Produk dengan nilai tambah tertinggi adalah produk Nuansa yang memiliki nilai tambah sebesar Rp 11.726.549 dengan nilai rasio sebesar 71,46%. Produk dengan rasio nilai tambah tertinggi adalah Arah dengan rasio sebesar 76,36% dan nilai tambah sebesar Rp10.544.856
Analisis Produktivitas dan Risiko Usahatani Jagung di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut Dhea Widyasari; Muhammad Husaini; Nina Budiwati
Frontier Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i4.7868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor (benih, pupuk organik dan pupuk anorganik, kapur, pestisida, serta tenaga kerja) terhadap produktivitas usahatani jagung. Dan mengetahui risiko produktivitas dan risiko pendapatan bersih/keuntungan usahatani jagung di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung kepada responden, data sekunder diambil dari dinas atau intansi yang terkait dengan penelitian ini. Sampel penleitian ini diambil sebanyak 40 dari total populasi petani jagung di desa tersebut sebanyak 99 orang dengan teknik propotional random sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usahatani jagung di Desa Tanjung yaitu penggunaan benih, pupuk organik, pupuk anorganik, dan alokasi tenaga kerja, sementara itu kapur dan pestisida tidak berpengaruh secara signifikan. Risiko produktivitas dan risiko pendapatan bersih/keuntungan dalam usahatani jagung di desa tersebut relatif kecil.
Strategi Pengembangan Kerajinan Anyaman Purun di Desa Sungai Rutas Kecamatan Candi Laras Selatan Kabupaten Tapin Nurul Fitriani; Nina Budiwati
Frontier Agribisnis Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v9i2.15128

Abstract

Masyarakat di Desa Sungai Rutas menggunakan purun sebagai bahan baku utama kerajinan anyaman menjadi sumber pendapatan. Produk kerajinan seperti tas, topi, tikar dan bakul dibuat dengan ketelitian dan keterampilan. Walaupun permintaan kerajinan anyaman purun tetap ada, produksi mengalami penurunan bertahap selama tiga bulan yaitu pada Mei, Juni dan Juli 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses produksi dan menganalisis strategi pengembangan kerajinan anyaman purun di Desa Sungai Rutas Kecamatan Candi Laras Selatan Kabupaten Tapin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara dengan 20 responden yang terdiri dari pembeli, pemasok bahan baku, tengkulak, dinas terkait dan seluruh pengrajin anyaman purun di Desa Sungai Rutas. Metode analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan proses produksi kerajinan anyaman purun dimulai dari pengumpulan bahan baku, pembersihan, pengeringan, penumbukan, pewarnaan dan pengayaman purun. Hasil analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan utama adalah harga yang cukup terjangkau dan untuk kelemahan utama adalah keterbatasan modal. Peluang terbesar yaitu meningkatnya minat pada produk ramah lingkungan dan ancaman terbesar adalah keterbatasan bahan baku serta persaingan dengan produk modern. Skor total matriks IFE sebesar 2,80 dan skor total matriks EFE sebesar 2,57 menunjukkan bahwa strategi yang tepat ada di sel V yakni Hold and Maintain (pertahankan dan pelihara) dengan menerapkan strategi pengembangan pasar dan produk serta melakukan penetrasi pasar.
Co-Authors Abdurrahman Abdurrahman Abdussamad Abdussamad Adi Adi Agus Agus Agus Tri Handayani Ahmad Yousuf Kurniawan Amelia Amelia Andri Hidayat Arif Sabila Rosyad Artahnan Aid Aslamiah Aslamiah Asmawati Asmawati Ayda Iriani Ayu Yuli Yanti Bayu Nurkholis Bela Tiara Bella Anggraini Borneo Ayu Apriyani Dhea Widyasari Djoko Santoso Edwin Thomas Ramadhany Eka Husna Aulia Eka Radiah Emy Rahmawati Erma Fuzianti Eva Dwi Suryati Fadhillah Saputra Ferrianta, Yudi Ferry Julianandra Hairi Firmansyah Hairin Fajeri Hamdani I Ketut Gegel Ruci Riasa Insinul Riki Kamiliah Wilda Komariah Komariah Lalan Suprila Leni Anggriani Luki Anjardiani mahdaniah mahdaniah Mahrita Mahrita Marhamah Marhamah Mariana Pebriana Simanjuntak Mariani Mariani Masyhudah Rosni Meidila Mazaya Amajida Mira Yulianti Mochammad Misbakhul Khoiron Mufi Jatur Rahmi Muhammad Amin Badali Muhammad Ariza Fahlefi Alfadillah Muhammad Fauzi Muhammad Firdaus Muhammad Hamdani Muhammad Husaini Muhammad Husaini Muhammad Lutfi Hapiz Muhammad Mubasyir Muhammad Rifani Muzdalifah Muzdalifah Nor Asiyah Nor Latifah Novia Rahmadanti Noviani Wulandari Nur Anisah Nur Rusdi Utami Nurin Nisa Farah Diena Nurlina Ayu Hasanah Nurlina Nurlina Nurmelati Septiana Nurul Fitriani Purnama Sari Rahman Robiansyah Rahmat Rizkianor Rahmatullah Ridhani Raihanah Raihanah Rayyan Reyhan Anwar Reny Wijayanti Rifiana Rifiana Ristiani Ristiani Rita Puspitasari Saputra, Riza Adrianoor Shofia Maulida Sidiq Rahmadi Sriyono Sriyono Suherli Suherli Suprijanto Suprijanto Syarbini, Muhammad Tasya Hulwa Laili Wahyu Putri Tasya Zhara Prillia Tegar Rosyadi Umi Salawati Untung Santoso Usamah Hanafie Widiyas Astuti Winda Sari Auliaturridha Yanti, Nuri Dewi Yusuf Azis Zulkarnain Zulkarnain