Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Kelompok Perlindungan Anak Nagari (KPAN) dalam Menangani Masalah Remaja di Nagari Ampalu Kab. 50 Kota Provinsi Sumatera Barat Erningsih, Erningsih; Putri, Evita Sabrani Zulkarnain; Yatim, Yenita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.51 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.548

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program KPAN dalam waktu tiga tahun. KPAN Ampalu telah menjadi salah satu pilot KPAN dan telah berhasil mengatasi masalah remaja di Nagari Ampalu, sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Strategi Kelompok Perlindungan Anak Nagari (KPAN). ) dalam Menangani Masalah Pemuda di Kabupaten Nagari Ampalu, Lima Puluh Kota. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional yang dijelaskan oleh Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan tipe deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non-partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumen. Informan dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data model Milles dan Huberman. yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ada beberapa strategi KPAN Ampalu dalam menangani masalah remaja di Nagari Ampalu, yang pertama untuk menyebarkan informasi tentang KPAN Nagari Ampalu ke semua jorong dan ke semua sekolah di Nagari Ampalu, yang kedua responsif dalam menangani anak-anak masalah, yang ketiga adalah untuk membantu korban yang memiliki masalah. Keempatnya merekrut manajemen KPAN yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Quality Time Keluarga yang Sibuk Bekerja (Studi Kasus : Keluarga Petani di Nagari Tigo Jangko, Kabupaten Tanah Datar) Haikal, Suci; Utami, Suci Febrian; Erningsih, Erningsih; Yatim, Yenita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.823 KB)

Abstract

Quality time juga merupakan serangkaian kegiatan dari yang sangat terencana dan kegiatan dalam jangka waktu panjang hingga kegiatan ritual dan rutin dalam menggunakan waktu untuk berbagi sesuatu dengan orang lain khususnya keluarga, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Quality Time keluarga yang sibuk bekerja. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan terdapat orang tua dan anak menghabiskan waktu yang berkualitas dengan bagian yang paling esensial dalam quality time adalah 1). Kebersamaan atau aktivitas yang dilakukan bersama-sama, Meluangkan waktu, Membantu anak belajar, Bercengkrama, Berlibur Bersama, 2). interaksi satu sama lain, saling mempengaruhi antar keluarga, mengubah/memperbaiki antar keluarga ke arah yang positif. 3). dan juga komunikasi, dengan melakukan komunikasi melalui Keterbukaan (opennes), Empati (empathy), Perilaku Suportif (supportiveness), Perilaku positif (positiveness), Kesetaraan (Equality).
Perubahan Tradisi Saat Manjalang Mintuo dalam Upacara Perkawinan di Nagari Koto Anau Basa IV Balai Kabupaten Pesisir Selatan Yani, Eka Putri; Elfemi, Nilda; Erningsih, Erningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.579 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Perubahan Tradisi saat Manjalang Mintuo dalam Upacara Perkawinan di Nagari Koto Anau Kecamatan Basa Ampek Balai Kabupaten Pesisir Selatan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk perubahan tradisi manjalang mintuo dalam upacara perkawinan di Nagari Koto Anau Kecamatan Basa Ampek Balai Kabupaten Pesisir Selatan.. Teori yang telah digunakan dalam penelitian ini adalah Menurut Neil Smelser ia menyatakan unsur penting dalam teori perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pemilihan informan dilakukandengan mengunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan wawancara mendalam(indepti interview). Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini mengunakan interaktif yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman yaitu: (1) Pengumpulan data, (2) Reduksi data, (3) Penyajian data, dan (4) Penarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk perubahan tradisi manjalang mintuo a) Waktu Pelaksanaan b) jumlah rombongan c) bawaan dalam manjalang mintu dan d) Balasan e) Tempat meletakan bawaan(ayam bulek).
Kendala Perempuan Sebagai Driver Ojek Online di Kota Padang Syevtiandini, Maulidya; Erningsih, Erningsih; Yatim, Yenita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.114 KB)

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan unsur yang sangat penting dalam kehidupan sesuai dengan perkembangan teknologi yang terjadi di bidang transportasi yang dijelaskan dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan transportasi jalan, pekerjaan transportasi juga didominasi oleh dua jenis kelamin, yaitu perempuan dan perempuan. laki-laki. pria. Hal ini tentu saja membuat perbedaan pendapatan dan mempengaruhi masing-masing jenis kelamin. Pekerjaan transportasi yang mudah diakses adalah ojek online (Gojek) sebanyak 2.878 pengemudi di kota Padang yang menggunakan fitur ojek online, pengemudi laki-laki sebanyak 2753 orang dan pengemudi perempuan 105 orang. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah apa saja yang dihadapi selama bekerja dan faktor-faktor yang menyebabkan perempuan bekerja sebagai tukang ojek online di kota Padang. Faktor penyebab: umur (11 orang), latar belakang pendidikan (13 orang), keterbatasan ekonomi, ekonomi yang kurang. Beberapa kendala yang dihadapi oleh pengemudi ojek online wanita adalah: kesulitan bersaing, terkendala kondisi fisik pengemudi, keterbatasan kerja pada malam hari, dan tingkat keamanan yang rendah.
Bentuk Pembinaaan LGBT oleh Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Delima di Desa Cubadak Air Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman Suri, Indah Permata; Erningsih, Erningsih; Yatim, Yenita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.755 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pembinaan LGBT Oleh Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Delima di Desa Cubadak Air Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman. Kasus LGBT di Sumatera Barat semakin marak khususnya di Kota Pariaman. LGBT merupakan perilaku menyimpang karena telah dianggap sebagai perlawanan terhadap agama, nilai-nilai, dan norma-norma yang ada di masyarakat. Hal ini membawa salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bernama Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Delima tertarik untuk melakukan pembinaan terhadap pelaku LGBT tersebut. Tujuan penelitian ini agar dapat mendeskripsikan bentuk-bentuk pembinaan yang dilakukan oleh Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Delima di Desa Cubadak Air Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan teori Fungsional Struktural Robert K. Merton. Merton memperkenalkan konsep fungsi yaitu fungsi yang diharapkan (fungsi manifest) dan fungsi yang tidak diharapkan (fungsilaten). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Cubadak Air Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Jumlah informan pada penelitian ini berjumlah 8 orang. Jenis data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa ada 4 bentuk-bentuk pembinaan yang dilakukan oleh RPSA Delima yaitu (1) Memberikan penyuluhan kepada pelaku LGBT tentang penyakit setelah melakukan hubungan dengan sesama jenis kelamin. (2) Memberikan pemahaman Agama. Sosialisasi ini RPSA bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag). (3) Mendampingi pelaku LGBT ke psikolog. (4) Memberikan motivasi kepada pelaku LGBT.
FAKTOR PENYEBAB REMAJA PUTUS SEKOLAH BERKARAKTER BAIK DI NAGARI PITALAH KABUPATEN TANAH DATAR Wulan Permata Sari; Yenita Yatim; Erningsih Erningsih
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i1.34629

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh remaja putus sekolah dimana  mereka gagal menjalani pendidikan formal dengan alasan-alasan tertentu. Namun demi menyelamatkan masa depan mereka, maka sangat diperlukan perhatian dan kepedulian berbagai pihak, sehingga remaja yang terlantar dan putus sekolah dapat dibina menjadi pemimpin bangsa yang berkualitas memiliki intelektual dan keterampilan dan memiliki karakter yang baik. remaja putus sekolah memiliki karakter yang baik karena adanya faktor dari individu, lingkungan, dan keluarga yang mendukung. Serta adanya cara yang diterapkan orang tua dalam membentuk karakter anak terutama remaja. Fokus penelitian penulis yaitu facktor penyebab remaja putus sekolah berkarakter baik. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan faktor penyebab remaja putus sekolah berkarakter baik di Nagari Pitalah Kabupaten Tanah Datar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengunakan teori interaksionisme simbolik yang dikembangkan oleh George Herbert Blummer. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumen. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang dengan teknik pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan unit analisis data yang digunakan adalah kelompok. berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa faktor penyebab remaja putus sekolah berkarakter baik yaitu, 1) Faktor Sosialisasi yang Baik. 2) Faktor Kontrol Diri. dan 3) Faktor Keluarga yang Menanamkan Nilai-Nilai Moral 
PELAKSANAAN FUNGSI PEMELIHARAAN ORANG TUA LANJUT USIA (LANSIA) OLEH PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA SABAI NAN ALUIH SICINCIN KABUPATEN PADANG PARIAMAN Aulia Hasanah; Yenita Yatim; Erningsih Erningsih
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i1.33536

Abstract

Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) adalah suatu institusi hunian bersama dari para lansia yang secara fisik atau kesehatan masih mandiri, akan tetapi telah mengalami keterbatasan terutama mempunyai keterbatasan di bidang sosial ekonomi. Kebutuhan harian dari para penghuni biasanya disediakan oleh pengurus panti, yang diselenggarakan oleh pemerintah atau swasta. Tinggal di panti sosial bukan berarti keluarga tidak lagi menyanyangi lansia. Beberapa lansia lebih memilih tinggal di panti sosial dengan berbagai alasan, mulai dari keinginan sendiri karena selalu merasa kesepian di rumah, tidak ingin menjadi beban dari keluarga bahkan karena adanya pola perubahan yang terjadi di dalam keluarga sehingga lansia tidak betah untuk tinggal dengan keluarga sendiri. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional yang dikemukakan oleh Talcott Parsons. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pemilihan informan 10 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumen. Sementara itu unit analisis data yang digunakan kelompok dengan analisis data Milles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Pelaksanaan Fungsi Pemeliharaan Orang Tua Lanjut Usia (Lansia) Oleh PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin Kabupaten Padang Pariaman terdapat 4 pelayanan yaitu: 1) Pelayanan Kebutuhan Fisik, 2) Pelayanan Kasih Sayang, 3) Pelayanan Sosial, dan 4) Pelayanan Spiritual.
STRATEGI KELUARGA SINGLE PARENT DALAM PENDIDIKAN KARAKTER REMAJA DI DESA RANTAU PANJANG KELURAHAN KAMPUNG BARUH JAMBI Indah Dwita Melda; Erningsih Erningsih; Sri Rahmadani
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i1.34614

Abstract

Pentingnya pendidikan karakter bagi remaja yang diberikan oleh orang tua dapat menumbuhkan dan mengembangkan dan mengembangkan anak menjadi cerdas secara intelektual, spiritual, dan emosional yang lebih manusiawi dan berkarakter. Pendidikan karakter diarahkan pada penekanan nilai-nilai tertentu seperti rasa horma, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian, dan keadilan serta menbantu siswa untuk memahami memperhatikan, dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupannya sendiri. Dan dengan demikian memunculkan pandangan bahwa karakter adalah pola perilaku individu, keadaan moral seseorang. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan strategi keluarga single parent dalam pendidikan karakter pada anak remaja di Desa Rantau Panjang Desa Kampung Baruh Jambi. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Berdasarkanhasil penelitian, terdapat beberapa strategi keluarga single parent dalam pendidikan karkater remaja, yaitu: 1) Memberikan Pendidikan Agama. 2) Melibatkan Anak dalam Kegiatan Sehari-hari. 3) Membangun Komunikasi dengan Anak.
PERAN PERKUMPULAN KELUARGA BERENCANA INDONESIA (PKBI) DALAM MENGURANGI STIGMA NEGATIF MASYARAKAT TERHADAP ODHA (ORANG DENGAN HIV/AIDS) (Studi Kasus di Kelurahan Seberang Padang Kec. Padang Selatan) Feni Sisla; Yenita Yatim; Erningsih Erningsih
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i1.33564

Abstract

ODHA adalah orang yang mengidap HIV/AIDS. Hal tersebut diketahui melalui gejala fisik dimana seseorang akan mulai kehilangan kekebalan tubuhnya. Orang dengan HIV/AIDS atau yang biasa disingkat dengan ODHA adalah orang yang sedang mengidap penyakit HIV/AIDS. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ynag bergerak dibidang kesehatan reproduksi dan keluaraga berencana. lembaga ini bertujuan untuk mewujudkan keluarga bertanggung jawab dengan nilai dasar kerelawanan, kepeloporan, professional dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan Peran Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Dalam Mengurangi Stigma Negatif Masyarakat Terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan studi dokumen.berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa peran perkumpulan keluarga berencana Indonesia (PKBI) dalam mengurangi stigma negatif masyarakat terhadap ODHA yaitu 1) Memberikan media informasi kepada masyarakat, 2) Memberikan edukasi kepada masyarakat, 3) Memberikan sosialisasi HIV/AIDS kepada masyarakat dan 4) Membentuk warga peduli aids (WPA).
POLA ASUH KEPERAWATAN DALAM TINJUAN SOSIOLOGI (Studi Kasus: Perawat di Ruang Rawat Inap RSJ. Hb. Sa’anin Padang) Erningsih Erningsih
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.649 KB) | DOI: 10.15548/turast.v1i2.483

Abstract

Prior to the establishment of special hospitals for psychiatric problems of people with mental disorders aretreated and handled by the family. Reality found there are still people with mental disorders are deprived anddiscriminated against in social life such patients have undergone unhumanistic treatments. In this relation,sending the patients to psyciatric hospitals may be considered to be a humanistic solution that may becomeimportant in helping such mentally disturbed patients especially to help them return to their normal life. For thatreason, this study focused on social aspects associated with some nursing pattern in psyciatric hospital (sociologicalperspektive). The results indentified that interactions between patients and nurses could be categorized into 3patterns as which 1) the patients needs, 2) time and 3) accomodation or facilities have been focused.
Co-Authors Adiyalmon Adiyalmon Akbar, Waza Karia Amrina Rasyada Ananda, Nurgia Anggun Yuhellistya ANNISA, LATIFA Ardila, Ardila Arianti, Willy Arif Sulfian Efendi Armansyah Aulia Hasanah Azzahra, Salsabilla Buchari Nurdin Dasiri, Dasiri Desi Kurnia Ningsih Desy Agustia Dewi Febrina Dian Anggraini Oktavia Dian Kurnia Anggreta Dina Putri Dio Eka Putra Eka Mardiana Eka Putra, Dio Elvawati Elvawati Emi Wahyuni Erianjoni Erianjoni Fachrina Fachrina Faishal Yasin Febriandi Febriandi Febriandi Febriandi, Febriandi Febriansyah Febriansyah Feni Sisla Fitri Anita, Shelly Haikal, Suci Hanafi Saputra, Hanafi Hanivatul Rahmatillah Hefni Hefni Hefni Hefni, Hefni Helda Dira Safitri Herlisa Nola Putri Hidayat, M. Rahmat Husna, Syarifatul Huwaida, Wulan Ariqah Ikhsan Muharma Putra Indah Dwita Melda Indrifa, Silvia Yulianggi Irwan Irwan Irwan Irwan Isnaini Isnaini Isnaini Isnaini Izzati, Fahira Nur Jamurin Jamurin Jeli Ramanda Liza Husnita M Arifin Mardatila, Ayunin Mardiana, Eka Marleni Marleni Meiwahyu, Veni Meta, Erza Mona Mustika Sari Nasrul, iwan Nesi Eka Putri Nila Sari Nilda Elfemi Novri Yanti Parida, Parida Pratama, Karel Gusmin Rahmat Pratiwi, Novita Sari PUTRI WULANDARI Putri, Dina Putri, Evita Sabrani Zulkarnain Ramanda, Jeli Ranti nazmi Reindy Rudagi Resti Krimanela Rilla Yestanova Rizki, Nazyra Atika Roshe, Dini Sandra Amelia Sandra Amelia Saputra, Syahrizal Praditya Saputra, Yogiardi Sarbaitinil Sarbaitinil Sarbaitinil Sarbaitinil, Sarbaitinil Sarbatinil Sarbatinil Sarbatinil, Sarbatinil Shelly Fitri Anita Solly Aryza Sri Rahmadalina Putri Sri Rahmadani Sri Rahmadani, Sri Sri Wahyuni, Yanti Sri, Rahmadani Suri, Indah Permata Syahira, Vaura Syamsiar, Syamsiar Syevtiandini, Maulidya Utami, Sonia Pricillia Utami, Suci Febrian Vony Ardira Wahidul Basri Wahyuni, Emi Wibi - Wijaya Wulan Permata Sari Yani, Eka Putri Yanti Sri Wahyuni Yanti Sri Wahyuni Yanti Sri Wahyuni Yatim, Yenita Yenni Melia Yenni Melia Yuhellistya, Anggun Yuhelna . Yuka Fitri Yanti Yulianda, Egi Zafri Zafri