Claim Missing Document
Check
Articles

Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat : Peralihan dari Petani Karet Keburuh Tambang Pasir Febriandi Febriandi; Elvawati Elvawati; Erningsih Erningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.736 KB)

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh harga karet yang murah, kondisi ini membuat petani karet tidak bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga petani karet beralih mata pencaharian menjadi buruh tambang pasir. Perubahan mata pencaharian tentunya memberikan dampak terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itu penelitian ini tujuan untuk mendeskripsikan perubahan sosial ekonomi petani karet menjadi buruh tambang pasir Kabupaten Dharmasraya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori perubahan sosial yang di kemungkakan oleh Marvin Harris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik Pengambilan informan dengan cara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 15 orang. Jenis data pada penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan perubahan sosial ekonomi petani karet dan sesudah menjadi buruh tambang pasir yaitu dilihat dari indikator (1) tingkat pendidikan (2) tingkat penghasilan (3) jam kerja (4) interkasi sosial.
Optimalisasi Peran Keluarga Di Panti Sosial Karya Wanita Andam Dewi Sukarami Solok Shelly Fitri Anita; Yenni Melia; Erningsih Erningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.373 KB)

Abstract

Optimalisasi peran keluarga selama kalayan direhabilitasi merupakan upaya yang sangat besar pengaruhnya bagi kalayan baik secara moril dan materil karena keluarga memiliki peran dalam membentuk kepribadian dan karakter semuanya dilihat berdasarkan sisi sosial, etika, moral dan akhlak, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi peran keluarga dalam rehabilitasi perempuan di Panti Sosial Karya Wanita Andam Dewi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif dengan wawancara terhadap beberapa informan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bentuk optimalisasi peran keluarga selama kalayan direhabilitasi adalah 1). Memberikan motivasi dan dukungan, 2). Kunjungan keluarga kalayan, 3). Menjalin komunikasi lebih erat. Jadi peran keluarga perlu di optimalkan selama kalayan direhabilitasi agar bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Faktor Penyebab Rendahnya Hasil Belajar Siswa dan Strategi Guru Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Dio Eka Putra; Hefni Hefni; Erningsih Erningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.528 KB)

Abstract

Afrizal. (2014a). Metode Penelitian Kualitatif. Raja Grafindo Persada. Ainy, C. (2009). Strategi meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan komunikasi matematika. 8(3). Anshori, Endang, I. B., & Yusuf, A. (2016). Analisis faktor-faktor penyebab rendahnya prestasi belajar padasiswa kelas VIII sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 5(10), 1–10. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/16754/14410 Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta. Bungin, B. (2003). Analisa Data Penelitian Kualitatif: Pemahaman Filosofis dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi. Raja Grafindo Persada. Dimyati, & Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. PT. Rineke Cipta. Fatimah, & Sari, dan R. D. K. (n.d.). Strategi belajar & pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan bahasa. 108–113. Harisandy, R. (2015). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Pengendali Daya Tegangan Rendah Smk 1 Sedayu Melalui Model Kooperatif Tipe Gi (Group Investigation). Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta, 27. Hayati, S. (2017). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Cooperative Learning. Magelang: Graha Cendekia, 120. Insriani, H. (2013). Pembelajaran Sosiologi Yang Menggugah Minat Siswa. KOMUNITAS: International Journal of Indonesian Society and Culture, 3(1), 92–102. https://doi.org/10.15294/komunitas.v3i1.2300 Jannah, M., & Junaidi, J. (2020). Faktor Penghambat Guru sebagai Fasilitator dalam Pembelajaran Sosiologi di SMAN 2 Batusangkar. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(3), 191–197. https://doi.org/10.24036/sikola.v1i3.25 Lubis, ari asrun. (2013). Konsep Strategi Belajar Mengajar Bahasa Arab. Jurnal Darul ‘Ilmi, 01(02), 202–216. Moleong, J. L. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya. Morissan. (2012). Metode Penelitian Survei. Kencana. Nabillah, T., & Abadi, A. P. (2019). Faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa. 659–663. Nazir, M. (2013). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Slameto. (2010). Belajar Dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta. Sugiyono. (2013). Metode Peenelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta,cv. Sugiyono. (2014a). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. C.Alfabeta. Sugiyono. (2014b). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D (C. ALFABETA (ed.)). Yuberti. (2014). Teori Pembelajaran dan Pengembangan Bahan Ajar Dalam Pendidikan.
PENDAMPINGAN REMAJA PUTRI DALAM PENINGKATAN PENCEGAHAN KEKERASN SEKSUAL DI JORONG KALUMPANG KABUPATEN SIJUNJUNG Ranti Nazmi; Erningsih Erningsih; Reindy Rudagi; Jamurin Jamurin
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2023.v5i1.6902

Abstract

ABSTRAKKasus-kasus kekerasan seksual pada remaja putri menjadi fenomena tersendiri pada masyarakat modern. Anak-anak, termasuk remaja  putri, rentan untuk menjadi korban kekerasan seksual karena tingkat ketergantungan mereka yang tinggi, sementara kemampuan untuk melindungi diri sendiri terbatas. Masyarakat Jorong Kalumpang Kabupaten Sijunjung khususnya remaja putri serta orang tua dari remaja putri masih belum memiliki pemahaman yang jelas tentang masalah kekerasan seksual  dan cara menanggulanginya. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan solusi dalam rangka mengatasi permasalahan  pada masyarakat jorong Kalumpang Kabupaten Sijunjung. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan untuk memberikan solusi dalam rangka mengatasi permasalah mitra.  Melalui  analisis kebutuhan, rencana kerja, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan terrealisasi dalam pengabdian kepada masyarakat ini diantaranya: pemberian materi tentang kekerasan seksual, pemberian pendampingan. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa dengan meningkatnya pemahaman remja putri  terhadap tindakan kekeras seksual mampu melakukan kegiatan preventif. Disarankan kepada remaja putri untuk ikut terlibat aktif dalam meningkatkan pemahaman tentang tindakan kekerasan seksual. Kata kunci:  Remaja Putri, Kekerasan Seksual, Kegiatan Preventif
PENDAMPINGAN REMAJA PUTRI DALAM PENINGKATAN PENCEGAHAN KEKERASN SEKSUAL DI JORONG KALUMPANG KABUPATEN SIJUNJUNG Ranti Nazmi; Erningsih Erningsih; Reindy Rudagi; Jamurin Jamurin
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.194 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2023.v5i1.6902

Abstract

ABSTRAKKasus-kasus kekerasan seksual pada remaja putri menjadi fenomena tersendiri pada masyarakat modern. Anak-anak, termasuk remaja  putri, rentan untuk menjadi korban kekerasan seksual karena tingkat ketergantungan mereka yang tinggi, sementara kemampuan untuk melindungi diri sendiri terbatas. Masyarakat Jorong Kalumpang Kabupaten Sijunjung khususnya remaja putri serta orang tua dari remaja putri masih belum memiliki pemahaman yang jelas tentang masalah kekerasan seksual  dan cara menanggulanginya. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan solusi dalam rangka mengatasi permasalahan  pada masyarakat jorong Kalumpang Kabupaten Sijunjung. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan untuk memberikan solusi dalam rangka mengatasi permasalah mitra.  Melalui  analisis kebutuhan, rencana kerja, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan terrealisasi dalam pengabdian kepada masyarakat ini diantaranya: pemberian materi tentang kekerasan seksual, pemberian pendampingan. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa dengan meningkatnya pemahaman remja putri  terhadap tindakan kekeras seksual mampu melakukan kegiatan preventif. Disarankan kepada remaja putri untuk ikut terlibat aktif dalam meningkatkan pemahaman tentang tindakan kekerasan seksual. Kata kunci:  Remaja Putri, Kekerasan Seksual, Kegiatan Preventif
MENTORING PROGRAM FOR THE IMPLEMENTATION OF THE LEARNING EVALUATION MODEL IN THE INDEPENDENT CURRICULUM AT SMA 2 GUNUNG TALANG SOLOK DISTRICT Yenni Melia; Waza Karia Akbar; Erningsih Erningsih; M Arifin; Elvawati Elvawati; Irwan Irwan
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2023.v5i2.7517

Abstract

Learning evaluation is carried out so that at each stage in the learning process we can see the strengths and weaknesses that a student has gone through, if the desired results occur then remediation or repetition of the material can be carried out. There are also differences between independent curriculum learning evaluations and curriculum 13, namely: 1) National Standard School Examinations, developed by each school, 2) National Examinations changed to minimum competency assessments and character surveys, 3) freedom of educators to design Learning Implementation Plans (RPPs). ) and 4) flexibility in accepting students.
KENDALA GURU DALAM MENERAPKAN MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DALAM MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS SMAN 2 SOLOK SELATAN Sandra Amelia; Sarbatinil Sarbatinil; Erningsih Erningsih
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2024): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v9i2.50723

Abstract

This research is motivated by the fact that student learning success is always a problem in every subject, especially sociology in class XI IPS at SMAN 2 Solok Selatan, so that teachers must have other learning models that encourage students to work collaboratively in achieving learning goals. The purpose of this study was to identify the constraints and solutions faced by teachers in applying the make a match type of cooperative learning model in sociology class XI IPS at SMAN 2 Solok Selatan. The approach used in this study is a descriptive qualitative approach, with a total of 6 informants which was carried out by means of purposive sampling. The types of data used are primary data and secondary data with data collection methods: observation, interviews and document study. Meanwhile, data collection techniques were carried out by observation, interviews, and document studies. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions.  The results showed that the teacher's constraints in applying the make a match type cooperative learning model in sociology class XI IPS at SMAN 2 Solok Selatan were difficulties in controlling the class, low student motivation, less effective time management and lack of workshops on learning models . As for the solutions made to overcome these obstacles, namely conditioning the class well so that the class atmosphere is not noisy, designing cooperative learning model activities of the make a match type, setting lesson time limits and attending workshops specifically for teachers. 
UPAYA PEMERINTAH NAGARI DALAM MENGATASI PERGAULAN BEBAS (STUDI KASUS PERILAKU BERPACARAN DI NAGARI KOTO BANGUN KECAMATAN KAPUR IX KABUPATEN LIMA PULUH KOTA) Pratiwi, Novita Sari; Sri, Rahmadani; Erningsih, Erningsih
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v13i2.58260

Abstract

This research is motivated by the promiscuity of teenagers at this time has the potential to lead to deviant behavior in terms of socializing. One form of behavior is how to get along with the opposite sex to cause promiscuity in dating such as having premarital sex so that it leads to pregnancy outside of marriage. Of course this is a concern for the nagari government so it is necessary to overcome promiscuity in these teenagers. The purpose of this study is to describe the efforts of the Nagari government in overcoming promiscuity. The approach used in this study is a descriptive qualitative approach. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, and documentation studies. The unit of analysis in this study is the family. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The conclusion of this study is than in overcoming the association of teenagers who are increasingly free in terms of dating, sunch as by conducting socialization and counseling in every school in Koto bangun, then giving advice to teenagers who are found dating in a place which is quiet, giving a warning and a sanction if the teenager who has been given advice still reperats it, namely by notifying the parent at home and will process it at the nagari office of they have deviaded outside the limits. But by doing several ways to overcome this, there are still teenagers eho do deviant behavior, especially in terms of dating. So this is certainly a common concern for both parents at home, the community, and the nagari government.
DAMPAK PEMBERIAN LABEL MISKIN KEPADA KELUARGA PENERIMA BANTUAN PKH DI JORONG TANJUNG DURIAN KEC. SANGIR JUJUAN KAB. SOLOK SELATAN Hidayat, M. Rahmat; Rahmadani, Sri; Erningsih, Erningsih
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v13i2.57580

Abstract

This research examines about The Impact Of Labeling Poor On PKH Recipient Families In Jorong Tanjung Durian, Sangir Jujuan District South Solok Regency. This study aims to describe the impact of labeling poor in Jorong Tanjung Durian Nagari Padang Limau Sundai, South Solok Regency. The approach used in this study is a descriptive qualitative approach. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, and documentation studies. The unit of analysis in this study is PKH recipient family. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study can be concluded that the impact of labeling poor on families receiving PKH assistance in Jorong Tanjung Durian, Sangir Jujuan District, South Solok Regency is (1). PKH recipient families feel awkward in society. (2). PKH recipient families become a byword in society. (3). PKH recipient families are belittled in society. (4).   Have the opportunity for their children to receive scholarships at school. (5). Opportunity to receive assistance again in the future.
FAKTOR PENYEBAB KELUARGA MAMPU MENERIMA BANTUAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI NAGARI ALAHAN NAN TIGOKECAMATAN ASAM JUJUHAN KABUPATEN DHARMASRAYA Parida, Parida; Yuhelna, Yuhelna; Erningsih, Erningsih
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v13i2.57875

Abstract

PKH assistance is one form of assistance aimed at underprivileged communities to be able to help improve their lives, but a lot of this assistance that is obtained is not in accordance with its target. Where people who can afford it also get help. This is of course not in accordance with the applicable provisions relating to the terms of the beneficiary. The purpose of this study was to analyze the factors that cause families to be able to receive the Family Hope Program (PKH) assistance from Nagari Alahan Nan Tigo, Asam Jujuhan District, Dharmasraya Regency. The theory used in this study is the theory of functional structure proposed by Robert K. Merton. The research was conducted in Nagari Alahan Nan Tigo, Asam Jujuhan District, Dharmasraya Regency. This study used qualitative research methods with descriptive research type. Withdrawal of informants is done by purposive sampling technique, with the informants are well-off families who receive assistance. The data collection method in this study begins with observation, interviews, and document studies. Data analysis was carried out in several stages, namely, data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that there were several factors that caused capable families to also receive PKH assistance (Program Keluarga Harapan) in Nagari Alahan Nan Tigo, Asam Jujuhan District, Dharmasraya Regency, including 1) Relationship between PKH recipients and data collection officers 2) lack of understanding of PKH recipients on the use of aid.
Co-Authors Adiyalmon Adiyalmon Akbar, Waza Karia Amrina Rasyada Ananda, Nurgia Anggun Yuhellistya ANNISA, LATIFA Ardila, Ardila Arianti, Willy Arif Sulfian Efendi Armansyah Aulia Hasanah Azzahra, Salsabilla Buchari Nurdin Dasiri, Dasiri Desi Kurnia Ningsih Desy Agustia Dewi Febrina Dian Anggraini Oktavia Dian Kurnia Anggreta Dina Putri Dio Eka Putra Eka Mardiana Eka Putra, Dio Elvawati Elvawati Emi Wahyuni Erianjoni Erianjoni Fachrina Fachrina Faishal Yasin Febriandi Febriandi Febriandi Febriandi, Febriandi Febriansyah Febriansyah Feni Sisla Fitri Anita, Shelly Haikal, Suci Hanafi Saputra, Hanafi Hanivatul Rahmatillah Hefni Hefni Hefni Hefni, Hefni Helda Dira Safitri Herlisa Nola Putri Hidayat, M. Rahmat Husna, Syarifatul Huwaida, Wulan Ariqah Ikhsan Muharma Putra Indah Dwita Melda Indrifa, Silvia Yulianggi Irwan Irwan Irwan Irwan Isnaini Isnaini Isnaini Izzati, Fahira Nur Jamurin Jamurin Jeli Ramanda Liza Husnita M Arifin M. Yogi Riyantama Isjoni Mardatila, Ayunin Mardiana, Eka Marleni Marleni Meiwahyu, Veni Meta, Erza Mona Mustika Sari Nasrul, iwan Nesi Eka Putri Nila Sari Nilda Elfemi Novri Yanti Parida, Parida Pratama, Karel Gusmin Rahmat Pratiwi, Novita Sari PUTRI WULANDARI Putri, Dina Putri, Evita Sabrani Zulkarnain Ramanda, Jeli Ranti nazmi Reindy Rudagi Resti Krimanela Rilla Yestanova Rizki, Nazyra Atika Roshe, Dini Sandra Amelia Sandra Amelia Saputra, Syahrizal Praditya Saputra, Yogiardi Sarbaitinil Sarbaitinil Sarbaitinil Sarbaitinil, Sarbaitinil Sarbatinil Sarbatinil Sarbatinil, Sarbatinil Shelly Fitri Anita Solly Aryza Sri Rahmadalina Putri Sri Rahmadani Sri Rahmadani, Sri Sri Wahyuni, Yanti Sri, Rahmadani Suri, Indah Permata Syahira, Vaura Syamsiar, Syamsiar Syevtiandini, Maulidya Utami, Sonia Pricillia Utami, Suci Febrian Vony Ardira Wahidul Basri Wahyuni, Emi Wibi - Wijaya Wulan Permata Sari Yani, Eka Putri Yanti Sri Wahyuni Yanti Sri Wahyuni Yanti Sri Wahyuni Yatim, Yenita Yenni Melia Yenni Melia Yuhellistya, Anggun Yuhelna . Yuka Fitri Yanti Yulianda, Egi Zafri Zafri