Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Penyebab Rendahnya Hasil Belajar Siswa dan Strategi Guru Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Dio Eka Putra; Hefni, Erningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4776

Abstract

Hasil penelitianfactor internal penyebab rendahnya nilai hasil belajar siswa sosiologi yaitu rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi, sikap negative siswa yang dapat menimbulkan kesulitan belajar, dan adanya faktor eksternal penyebab rendahnya nilai hasil belajar siswa sosiologi yaitu lingkungan keluarga kurang disiplin dan kurang perhatian dari orangtua, lingkungan pergaulan atau teman sebaya (salah pergaulan). Sehingga strategi guru dalam meningkatkan pemahaman konsep dalam pembelajaran sosiologi yaitu guru menggunkan model pembelajaran yang bervariasi seperti guru menggunkan model pembelajaran pembelajaran kontekstual (contextual teaching and learning) atau CTL, model pembelajaran pembelajaran kooperatif, dan model pembelajaran pembelajaran ekspositori.
UPAYA ORANGTUA DALAM MENGONTROL KEBIASAAN BERMAIN GAME ONLINE REMAJA DI KELURAHAN ALAI PARAK KOPI KOTA PADANG Arif Sulfian Efendi; Erningsih Erningsih; Sri Rahmadani
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i2.38928

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan meningkatnya perkembangan teknologi, yang merambah ke segala bidang kehidupan, baik dunia industry, pendidikan hingga ekonomi, dari maraknya perkembangan teknologi saat ini menyebabkan setiap orang tak terkecuali anak remaja di Alai Parak Kopi memiliki Hanphone yang mengakibatkan anak menggunakan Hp untuk bermain game online, dan penggunaannya menjadi lewat batas yang mengakibatkan kecanduan, dari sinilah upaya orang tua dalam mengawasi anak remaja bermain game online sangan di perlukan. Pendekatan penelitian adalahkualitatif dengan tipe Deskriptif, pemilihan informan dengan teknik porpusive sampling, dengan informan penelitian 20 Orang, jenis data yaitu data primer dan sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara mendalam, observasi dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan analisis interaktif Milles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kontrol sosioal yang dipelopori oleh Travis Hirsch. Teori kontrol sosial berangkat dari asumsi atau anggapan bahwa individu di masyarakat mempunyai kecenderungan yang sama kemungkinannya, menjadi “baik” atau “jahat”. Baik jahatnya seseorang sepenuhnya tergantung pada masyarakatnya. Hasil penelitianya menunjukan bahwa Upaya orang tua dalam mengatasi anak yang kecanduan Game Online di Alai Parak Kopi yaitu memiliki beberapa cara yaitu memberikan pengawasan saat bermain game online, memberikan batasi waktu jika anak remaja bermain sendiri untuk mencegah anak agar tidak kecanduan game online, tegas terhadap anak remaja, mengajak anak remaja untuk melakukan hal-hal yang positif misalnya mengajak bermain di taman atau membersihkan rumah. Hasil pendampingan orang tua dalam mengatasi anak remaja kecanduan game online di Alai Parak Kopi adalah anak menjadi lebih fokus dalam belajar, anak menjadi lebih patuh ketika orang tuanya memberikan arahan, terhindar dari radiasi yang disebabkan oleh bermain game online, anak menjadi terkontrol dengan baik dan tidak menjadi pecandu game online.      
IMPLEMENTASI PROGRAM PELAYANAN REHABILITASI ANAK JALANAN OLEH LEMBAGA PENYELENGGARAAN KESEJAHTERAAN SOSIAL (LPKS) KASIH IBU KOTA PADANG Sri Rahmadalina Putri; Ikhsan Muharma Putra; Erningsih Erningsih
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 24 No 2 (2022): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v24i2.354

Abstract

Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) berperan penting dalam membantu pelayanan kesejahteraan sosial anak yang mengedepankan hak dan perlindungan yang seharusnya anak dapatkan. salah satu hal yang dilakukan yaitu memberikan pelayanan rehabilitasi terhadap anak jalanan dengan memberikan program-program yang berdampak baik bagi perubahan kehidupan anak. Tujuan dari penelitian adalah untuk Menganalisis implementasi program pelayanan rehabilitas anak jalanan oleh Lembaga Penyelenggaran Kesejahteraan sosial (LPKS) Kasih Ibu Kota Padang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Struktural Fungsional yang dikemukakan oleh Talcot Parson. Penelitian dilakukan di LPKS Kasih Ibu Balai Gadang, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskripstif. Penarikan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, Metode pengumpulan data dalam penelitian ini diawali dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian dapat dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pelayanan rehabilitasi anak jalanan yang dilakukan oleh Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) Kasih Ibu Kota Padang sudah dilakukan dengan baik dan dikatakan berhasil. Dengan adanya program rehabilitasi untuk anak jalanan itu bisa membuat anak jalanan berubah menjadi lebih baik. Bentuk program rehabilitasi anak jalanan yang ada di LPKS Kasih Ibu diantaranya: 1) Program Pendidikan, 2) Program keterampilan dasar, 3) Program keagamaan. dan 4) Program kebersihan.
Sosialisasi Penanggulangan Kenakalan Remaja: Upaya Preventif pada Remaja Awal Nilda Elfemi; Yuhelna Yuhelna; Dian Kurnia Anggreta; Isnaini Isnaini; Erningsih Erningsih; Sarbaitinil Sarbaitinil
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.430

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan sasaran kegiatan siswa SMP (remaja awal) tentang upaya penanggulangan kenakalan remaja. Fenomena kenakalan remaja yang terjadi di Sumatera Barat juga tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi di Kota-kota besar. Kenakalan remaja saat ini beragam, mulai dari membolos sekolah, kebut-kebutan di jalan, penyalahgunaan narkoba, perilaku seksual pranikah, perkelahian antar pelajar, dan lainnya. Persoalan kenakalan remaja sulit di akomodir oleh pihak sekolah karena tuntutan remaja yang begitu kompleks. Dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak (sinergi keluarga inti, keluarga luas, lembaga pendidikan, pemerintah, perguruan tinggi) dalam mengatasi kenakalan tersebut. Berbagai studi menunjukkan secara struktur, pihak tersebut berkontribusi dalam upaya preventif. Namun dalam artikel ini dinyatakan perlu pelibatan peer group memperkuat upaya preventif kenakalan remaja. Atas dasar ini, kami tim pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat memberikan pemahaman kepada siswa tentang kenakalan remaja, sebagai upaya penyadaran untuk menghindari kenakalan remaja, serta membentuk remaja yang menjalankan fungsi kontrol dalam mencegah kenakalan remaja yang berpotensi dilakukan oleh kelompok sebaya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memfokuskan pada siswa SMP N 2 Mungka, Kabupaten 50 Kota. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa kelas 1, kelas 2, serta guru.
Cosplay Adolescent Community in Padang City(Case Study: White Raven Community) Erningsih Erningsih
Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 3 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 30E/KPT/201
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.613 KB) | DOI: 10.22202/mamangan.v8i1.4149

Abstract

Individuals become part of the community by following the rules in the community so that it is inherent inthemselves. One of the popular cultural communities in the city of Padang is a Cosplay community whose members consist of teenagers. One of them is the White Raven Cosplay community. The research aims to describe the Cosplay community in Padang City (Case study: White Raven Community). Data in this study were conducted and collected through interviews, observations and document studies. This study found that adolescents who joined in the community, despite having a busy schedule both at home and school, but they remained actively in this community. Moreover this cosplay community is a place to carve achievements and make many new friends, become the center of attention, increase self-confidence, and become an arena of creativity for them.
ANALISIS KONTROL MASYARAKAT TERHADAP KEBIASAAN KONSUMSI MIRAS DI KALANGAN REMAJA PADA PESTA PERNIKAHAN JORONG RANAH JAYA NAGARI KOTO GADANG KEC. KOTO BESAR KAB. DHARMASRAYA Yenita Yatim; Emi Wahyuni; Erningsih Erningsih
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 8 (2023): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah (Special Issues)
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v8i2.44991

Abstract

The abuse of liquor in today's world is no longer limited to adults, but teenagers are not immune from the bad effects of drinking. The phenomenon of alcohol abuse by teenagers should not be taken lightly, because teenagers have a very important role for the survival of a nation. The purpose of this study is to describe the phenomenon of adolescents consuming liquor at a wedding in Jorong Ranah Jaya Nagari Koto Gadang, Koto Besar District, Dharmasraya Regency. The theory used in this study is the theory of social Kontrol  according to Petter L Berger. This research is a qualitative research using descriptive method. Data collection methods are through interviews and observation. Interviews were conducted with 20 informants, the informants in this study were taken using a purposive sampling technique. The data analysis model is through the stages of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. From the results of the research it was revealed that, First, the activity of consuming liquor at weddings in Jorong Ranah Jaya is a common thing, because the existence of liquor has been provided by the residents who have the event and have even been entrusted to the youth chairman and the Jorong chairman to make this happen. which gives freedom to anyone to consume liquor including teenagers. Second, the community's social Kontrol  is carried out on teenagers who consume liquor, namely a) through parental supervision. Parents of children, even the head of Jorong and youth leaders must be actively involved in Kontrol ling the activities of teenagers who like to gather and drink alcohol at weddings. b) giving a warning, the community starting with the family and the social environment will try to measure every child's actions, both those who behave positively and even those who behave negatively, c) supervision of the environment in which they live. The social environment of children is closely related to the behavior they show and d) Witness/Punishment.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK PADA PERUBAHAN PERILAKU SISWA SEKOLAH DASAR DI JORONG PASAR SIJUNJUNG NAGARI SIJUNJUNG Dina Putri; Erningsih Erningsih; Yenni Melia
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 8 (2023): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah (Special Issues)
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v8i2.44995

Abstract

Behavior change is a process of change experienced by a person based on what is obtained and learned through various sources such as family, friends, environment or himself. The process of change in a person is determined by his conditions and needs. The use of the tiktok application in elementary school-age children will definitely have an impact on changing children's behavior because basically children have the trait of imitating. The formulation of the problem in this research is how to change the behavior of elementary school-aged children using the tiktok application in Jorong Pasar Sijunjung Nagari Sijunjung, and the purpose of this study is to describe changes in the behavior of elementary school-age children as users of the tiktok application in Jorong Pasar Sijunjung Nagari Sijunjung. The theory used in this study is the social action theory proposed by Max Weber. This research is a qualitative research using descriptive method. Data collection methods are through interviews and observation. Interviews were conducted with 22 informants, the informants in this study were taken using a purposive sampling technique. The data analysis model is through the stages of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. From the results of the study it was revealed that elementary school-age children first recognized the tiktok application from their closest environment such as parents, siblings or even peers. The tiktok application has an impact on changing children's behavior, changes that occur in children can be positive and negative changes. The impact of positive behavior changes such as increasing children's creativity in making a work, increasing children's self-confidence, increasing children's interest in learning. Negative behavior changes such as a child's lack of interest in doing homework, changes in speech, and the child's timing is not effective. It can be concluded that the impact of changing the behavior of elementary school-age children in using the tiktok application has not only positive but also negative impacts, so parental supervision is needed. 
IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG KB DI JORONG HARAPAN MULYA KECAMATAN TIUMANG KABUPATEN DHARMASRAYA Eka Mardiana; Sri Rahmadani; Erningsih Erningsih
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 8 (2023): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah (Special Issues)
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v8i2.45022

Abstract

The Dharmasraya Regency Government has designated Jorong Harapan Mulya as one of the Quality Family Villages (KB Village). KB Village services in Jorong Harapan Mulya cover several sectors such as health and community social. However, the phenomenon that occurs is that this program has not run as expected, many people do not know about the benefits of KB Village, then there is a lack of human resources to run it. The purpose of this study was to describe the implementation and constraints of implementing the KB Village program in Jorong Harapan Mulya, Tiumang District, Dharmasraya Regency.The theory used in this study is the theory of Structural Functionalism by Robert K, Merton. This research is a qualitative research using descriptive method. Data collection methods are through interviews and observation. Interviews were conducted with 11 informants, the informants in this study were taken using a purposive sampling technique. The data analysis model is through the stages of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions.From the results of the study it was explained that the implementation of the KB Village program in Jorong Harapan Mulya had not been able to run optimally. This is because of the 7 KB village programs, only 4 were implemented. Implementing the KB Kampug program in Jorong Harapan Mulya is still having problems or experiencing obstacles. Such as a lack of understanding or response from the community. In addition, the resources used are still inadequate. The resources in question are in the form of funds, facilities and infrastructure. For example, funds for carrying out activities are available from the district and also from jorong. In addition to funds, there are also infrastructure facilities, for example, Jorong itself provides a place when socialization or meetings take place in Jorong, using the house of the cadres and the working group alternately. Should have a KB village program house that is settled without having to move around
Peran Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) Sebagai Agen Sosialisasi Terhadap Anak Pada Usia Golden Age Anggun Yuhellistya; Marleni; Erningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.15 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran PAUD sebagai agen sosialisasi terhadap anak usia golden age di Subarang Batuang, Kota Payakumbuh Kec. Payakumbuh Barat. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk untuk menganalisis peran PAUD sebagai agen sosialisasi terhadap anak usia golden age dan juga menggambarkan peran PAUD sebagai agen sosialisasi pada anak usia golden age. Teori yang telah digunakan dalam penelitian ini adalah menurut Khantz dan Kahn ia menyatakan perilaku individu dalam organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pemilihan informan dilakukandengan mengunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan wawancara mendalam (indepti interview). Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini mengunakan interaktif yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman yaitu: (1) Pengumpulan data, (2) Reduksi data, (3) Penyajian data dan (4) Penarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) menganalisis dan menggambarkan peran PAUD (a) membantu perkembangan motorik pada anak, (b) membantu perkembangan sosial emosi pada anak, (c) membantu perkembangan kognitif pada anak, (d) membantu perkembangan bahasa pada anak, (e) membantu perkembangan efektif pada anak.
Keterampilan Komunikasi Siswa Melalui Metode Diskusi Kelompok Di Kelas XI IPS 2 Taruna SMA N 1 Sungai Rumbai Kabupaten Jeli Ramanda; Yanti Sri Wahyuni; Erningsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.552 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan komunikasi siswa walaupun guru sudah menjelaskan materi pembelajaran baik dari awal pembelajaran maupun diakhir pembelajaran, disebabkan oleh metode pembelajaran yang digunakan membuat siswa cendrung fasif. Hal ini terjadi pada siswa di Kelas XI IPS 2 Taruna SMA N 1 Sungai Rumbai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola keterampilan komunikasi siswa melalui metode diskusi kelompok di kelas XI IPS 2 Taruna SMA N 1 Sungai Rumbai. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori belajar sosial Albert Bandura. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Jenis data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Informan pada penelitian ini sebanyak 18 orang. Metode pengumpulan data digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketika pembelajaran tidak menggunakan metode diskusi kelompok, maka belm terlihat adanya pola keterampilan komunikasi siswa kelas XI Taruna SMA N 1 Sungai Rumbai, sedangkan pembelajaran telah menggunakan metode diskusi kelompok, maka adanya terlihat pola keterampilan komunikasi siswa, berarti keterampilan komunikasi siswa melalui metode diskusi kelompok memperlihatkan timbulnya pola berkomunikasi siswa saat pembelajaran.
Co-Authors Adiyalmon Adiyalmon Akbar, Waza Karia Amrina Rasyada Ananda, Nurgia Anggun Yuhellistya ANNISA, LATIFA Ardila, Ardila Arianti, Willy Arif Sulfian Efendi Armansyah Aulia Hasanah Azzahra, Salsabilla Buchari Nurdin Dasiri, Dasiri Desi Kurnia Ningsih Desy Agustia Dewi Febrina Dian Anggraini Oktavia Dian Kurnia Anggreta Dina Putri Dio Eka Putra Eka Mardiana Eka Putra, Dio Elvawati Elvawati Emi Wahyuni Erianjoni Erianjoni Fachrina Fachrina Faishal Yasin Febriandi Febriandi Febriandi Febriandi, Febriandi Febriansyah Febriansyah Feni Sisla Fitri Anita, Shelly Haikal, Suci Hanafi Saputra, Hanafi Hanivatul Rahmatillah Hefni Hefni Hefni Hefni, Hefni Helda Dira Safitri Herlisa Nola Putri Hidayat, M. Rahmat Husna, Syarifatul Huwaida, Wulan Ariqah Ikhsan Muharma Putra Indah Dwita Melda Indrifa, Silvia Yulianggi Irwan Irwan Irwan Irwan Isnaini Isnaini Isnaini Isnaini Izzati, Fahira Nur Jamurin Jamurin Jeli Ramanda Liza Husnita M Arifin Mardatila, Ayunin Mardiana, Eka Marleni Marleni Meiwahyu, Veni Meta, Erza Mona Mustika Sari Nasrul, iwan Nesi Eka Putri Nila Sari Nilda Elfemi Novri Yanti Parida, Parida Pratama, Karel Gusmin Rahmat Pratiwi, Novita Sari PUTRI WULANDARI Putri, Dina Putri, Evita Sabrani Zulkarnain Ramanda, Jeli Ranti nazmi Reindy Rudagi Resti Krimanela Rilla Yestanova Rizki, Nazyra Atika Roshe, Dini Sandra Amelia Sandra Amelia Saputra, Syahrizal Praditya Saputra, Yogiardi Sarbaitinil Sarbaitinil Sarbaitinil Sarbaitinil, Sarbaitinil Sarbatinil Sarbatinil Sarbatinil, Sarbatinil Shelly Fitri Anita Solly Aryza Sri Rahmadalina Putri Sri Rahmadani Sri Rahmadani, Sri Sri Wahyuni, Yanti Sri, Rahmadani Suri, Indah Permata Syahira, Vaura Syamsiar, Syamsiar Syevtiandini, Maulidya Utami, Sonia Pricillia Utami, Suci Febrian Vony Ardira Wahidul Basri Wahyuni, Emi Wibi - Wijaya Wulan Permata Sari Yani, Eka Putri Yanti Sri Wahyuni Yanti Sri Wahyuni Yanti Sri Wahyuni Yatim, Yenita Yenni Melia Yenni Melia Yuhellistya, Anggun Yuhelna . Yuka Fitri Yanti Yulianda, Egi Zafri Zafri