p-Index From 2021 - 2026
4.601
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Transportasi Sinergi Religio : Jurnal Studi Agama-agama Teras Jurnal Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Vocatech : Vocational Education and Technology Journal Jurnal Sosial Humaniora Sigli Journal of Community Service and Empowerment International Journal of Engineering, Science and Information Technology International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Malikussaleh Journal of Mechanical Science Technology International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Transparansi Publik (JTP) Malikussaleh Social and Political Reviews Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Journal of Accounting Research, Utility Finance and Digital Assets (JARUDA) Aceh International Journal of Science and Technology HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies Jurnal Penelitian Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU (SEMNASTEK) Journal of Planning and Research in Civil Engineering Hikmatuna Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Edusight International Journal of Multidisciplinary Studies (EIJOMS) Proceedings of International Conference on Multidisciplinary Engineering (ICOMDEN)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Teras Jurnal

KARAKTERISTIK CAMPURAN PERKERASAN SEMI LENTUR YANG DITINJAU DARI UJI DURABILITAS Herman Fithra; Burhanuddin Burhanuddin
TERAS JURNAL Vol 4, No 2 (2014): TERAS JURNAL, VOL.4, NO.2, SEPTEMBER 2014
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.236 KB) | DOI: 10.29103/tj.v4i2.23

Abstract

Perkerasan semi lentur adalah perkerasan yang dirancang dengan gradasi terbuka yang memiliki rongga udara (air void) yang kemudian diisi dengan mortar semen, dengan modulus mendekati perkerasan kaku namun memiliki kelenturan. Perkerasan semi lentur memiliki stabilitas yang tinggi untuk memikul beban lalulintas, oleh karena itu perkerasan semi lentur merupakan jenis perkerasan jalan yang sangat baik untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan durabilitas perkerasan semi lentur dengan pengujian durabilitas. Penelitian ini dilakukan dengan mempersiapkan benda uji aspal porus dengan gradasi aspal yang terbuka (OGA) sehingga mempunyai rongga yang besar yang dapat diisi dengan mortar Benda uji aspal porus dibuat sebanyak 3 buah berbentuk slinder dengan ukuran diameter 4”(10 cm) dan tinggi 3”(7.5 cm) yang kemudian di uji Marshall. Hasil dari kadar rongga pada pengujian ini adalah 25.31%. Selanjutnya dilakukan pencampuran terhadap mortar yang kemudian dituangkan pada benda uji. Kemudian masing-masing benda uji di rendam pada waterbath selama 30 menit dan 24 jam dengan suhu 60°C. Selanjutnya dilakukan pengujian Marshall untuk mengetahui stabilitas. Dari hasil penelitian ini telah didapatkan nilai IKS pada perkerasan semi lentur sebesar 80%. Hasil dari pengujian durabilitas pada perkerasan semi lentur telah memenuhi syarat dari Bina Marga dengan nilai IKS minimum 75%. Maka perkerasan semi lentur tahan terhadap kerusakan yang ditimbulkan oleh pengaruh air.Kata Kunci : Perkerasan Semi Lentur, Aspal Porus, OGAPerkerasan semi lentur adalah perkerasan yang dirancang dengan gradasi terbuka yang memiliki rongga udara (air void) yang kemudian diisi dengan mortar semen, dengan modulus mendekati perkerasan kaku namun memiliki kelenturan. Perkerasan semi lentur memiliki stabilitas yang tinggi untuk memikul beban lalulintas, oleh karena itu perkerasan semi lentur merupakan jenis perkerasan jalan yang sangat baik untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan durabilitas perkerasan semi lentur dengan pengujian durabilitas. Penelitian ini dilakukan dengan mempersiapkan benda uji aspal porus dengan gradasi aspal yang terbuka (OGA) sehingga mempunyai rongga yang besar yang dapat diisi dengan mortar Benda uji aspal porus dibuat sebanyak 3 buah berbentuk slinder dengan ukuran diameter 4”(10 cm) dan tinggi 3”(7.5 cm) yang kemudian di uji Marshall. Hasil dari kadar rongga pada pengujian ini adalah 25.31%. Selanjutnya dilakukan pencampuran terhadap mortar yang kemudian dituangkan pada benda uji. Kemudian masing-masing benda uji di rendam pada waterbath selama 30 menit dan 24 jam dengan suhu 60°C. Selanjutnya dilakukan pengujian Marshall untuk mengetahui stabilitas. Dari hasil penelitian ini telah didapatkan nilai IKS pada perkerasan semi lentur sebesar 80%. Hasil dari pengujian durabilitas pada perkerasan semi lentur telah memenuhi syarat dari Bina Marga dengan nilai IKS minimum 75%. Maka perkerasan semi lentur tahan terhadap kerusakan yang ditimbulkan oleh pengaruh air.Kata Kunci : Perkerasan Semi Lentur, Aspal Porus, OGA
PENURUNAN PELAYANAN JALAN AKIBAT DISINTEGRATION, UTILITY CUT DEPRESSION, BLEEDING, DAN POLISHED AGGREGATE PADA PERKERASAN LENTUR Muhammad Fauzan; Herman Fithra; Said Jalalul Akbar; Muhammad Kabir Ikhsan
TERAS JURNAL Vol 1, No 1 (2011): Teras Jurnal, Vol.1, No.1, Maret 2011
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.244 KB) | DOI: 10.29103/tj.v1i1.62

Abstract

Umur pelayanan jalan sangat ditentukan oleh kondisi permukaan perkerasan didasari pada profil permukaan yang diukur dengan hasil indek permukaannya. Indek permukaan diperkenalkan oleh AASHTO berdasarkan pengamatan kondisi perkerasan berupa retakan, distorsi, cacat permukaan, lubang dan tambalan. Konstruksi jalan yang rata, kuat dan terpelihara akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi transportasi dan perkembangan ekonomi. Tujuan penelitian untuk mengetahui penurunan pelayanan jalan akibat cacat permukaan, penurunan pada bekas penanaman utilitas, kegemukan dan pengausan di jalan dengan menggunakan metode indek kondisi perkerasan. Penelitian berdasarkan kerusakan disintegration, utility cut depression, bleeding dan polished aggregate. Total nilai indek dari kerusakan-kerusakan akan dikurangi 100% yang berati sisa pelayanan jalan. Asumsi tingkat kerusakan setiap jenis kerusakan adalah berat. Menggunakan kurva yang disiapkan PCI dapat diketahui besarnya penurunan indek permukaan. Kerusakan jenis disintegration yang berupa stripping dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturut-turut sebesar 91, 89, dan 85, ravelling dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturut-turut sebesar 91, 89, dan 85, serta potholes dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturutturut sebesar 85, 78, dan 75. Kerusakan jenis utility cut depression dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturut-turut sebesar 84, 83, dan 82. Kerusakan jenis bleeding dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturut-turut sebesar 98, 96, dan 84. Kerusakan jenis polished aggregate dengan luas kerusakan 30%, 60% dan 90% menghasilkan nilai PCI berturut-turut sebesar 99, 98, dan 97.Kata-kata kunci: Pelayanan, Kondisi Permukaan Jalan
ANALISA PROBABILITAS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA SEPEDA MOTOR DENGAN ANGKUTAN UMUM DI KOTA LHOKSEUMAWE Herman Fithra; Burhanuddin Burhanuddin; fauzan Fauzan; cut ayu lizar
TERAS JURNAL Vol 4, No 1 (2014): TERAS JURNAL, VOL.4, NO.1, MARET 2014
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.254 KB) | DOI: 10.29103/tj.v4i1.31

Abstract

Aktivitas pergerakan dapat menyebabkan proses pemilihan moda. Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai pusat pendidikan yang berada pada Kota Lhokseumawe menjadi salah satu pusat pergerakan bagi Mahasiswa. Dasar penelitian ini bertujuan untuk mengamati perilaku mahasiswa pengguna sepeda motor dan mikrolet serta menganalisis apakah pemilihan moda dipengaruhi oleh perubahan biaya dan waktu perjalanan. Penelitian ini dilakukan dengan data hasil pendekatan observasi, hasil kuisioner, kajian literatur dan pengolahan data dengan program SPSS dalam menggambarkan situasi perjalanan terhadap kedua moda tersebut. Gambaran komposisi karakteristik pelaku perjalanan dari data survei, diketahui karakteristik umum pengguna dalam pemilihan moda adalah responden pengguna sepeda motor sebesar 67,21% sedangkan responden pengguna mikrolet 32,79%. Berdasarkan jenis kelamin, sepeda motor lebih dipilih oleh pria sebesar 50,82% dan wanita sebesar 16,39% sedangkan mikrolet lebih dipilih oleh wanita sebesar 21,31% dan pria 11,48%. Alasan pemilihan moda untuk sepeda motor adalah pertimbangan waktu sebesar 54,10% dan pertimbangan biaya sebesar 13,11% sedangkan alasan pemilihan moda untuk mikrolet adalah pertimbangan biaya sebesar 22,95% dan pertimbangan waktu 9,84%. Model pemilihan moda antara sepeda motor dan mikrolet yang diperoleh (Usm –Umk) = -0,223 - 0,002C - 0,078T. Pada saat kondisi selisih atribut sama dengan nol didapatkan nilai probabilitas sepeda motor lebih besar dari probabilitas mikrolet (Prsm > Prmk) untuk atribut biaya dan waktu perjalanan. Model yang diperoleh dari analisa regresi terhadap semua data mempunyai harga R2 yang paling tinggi yakni 0,22 atau 22% yaitu pengaruh kedua faktor atribut yang dipertimbangkan dan sisanya 78% dipengaruhi oleh atribut yang belum dipertimbangkan. Selain 2 atribut perjalanan yang termasuk dalam penelitian ini, beberapa atribut lain juga bisa dipertimbangkan untuk diuji, seperti faktor keamanan, kenyamanan dan faktor lain yang mempengaruhiKata Kunci: Pemilihan Moda, Biaya, Waktu
Efektivitas Pembangunan Infrastruktur Perdesaan Melalui Program Dana Desa Kabupaten Pidie Jaya Radhi, Fadlon -; Maizuar, Maizuar; Wesli, Wesli; Fithra, Herman; Jalil, Abdul
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1215

Abstract

Abstrak Pembangunan infrastruktur perdesaan yang efektif merupakan prasarana desa yang diharapkan oleh masyarakat desa untuk dapat meningkatkan taraf hidupnya, maka pembangunan infrastruktur yang efektif dan berkualitas melalui program dana desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan desa. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi dengan cara menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Pidie Jaya dengan menganalisis data dari tahun 2019-2023. Hasil dari analisis adalah efektivitas pembangunan infrastruktur perdesaan melalui program dana desa ditinjau dari aspek waktu sebesar 75,63% dengan kategori Cukup Efektif, dan ditijau dari aspek biaya yaitu 98,82% dengan kategori Efektif, sedangkan tinggi kualitas infrastruktur pada pembangunannya ditinjau dari aspek kualitas mutu beton dengan hasil berkualitas Baik, ditinjau dari aspek arsitektur/estetika dengan hasil berkualitas Baik, dan tinjau dari aspek dimensi proyek dengan hasil juga berkualitas Baik sehingga dapat disimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur perdesaan melalui program dana desa di Kabupaten Pidie Jaya sudah Efektif dan berkualitas Baik. Kata kunci: Efektivitas, Kualitas, Pembangunan infarstruktur, Dana desa. Abstract Effective rural infrastructure development is a village infrastructure that is expected by rural communities to be able to improve their standard of living. Therefore, effective and quality infrastructure development through the village fund program is the spearhead in village development. This study uses a combination method by combining quantitative and qualitative methods. This study is located in Pidie Jaya Regency by analyzing data from 2019-2023. The results of the analysis in this study are the effectiveness of rural infrastructure development through the village fund program in terms of time aspect of 75.63% with the category of Quite Effective, and in terms of cost aspect of 98.82% with the category Effective. While the high quality of infrastructure in its development is reviewed from the aspect of concrete quality with good quality results, reviewed from the aspect of architecture/aesthetics with good quality results, and reviewed from the aspect of project dimensions with results also of Good quality so it can be concluded that rural infrastructure development through the village fund program in Pidie Jaya Regency is Effective and of Good quality Keywords: Effectiveness, Quality, Infrastructure development, Village funds.
PENGARUH JUMLAH TUMBUKAN PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC-WC) TAMBAHAN LATEKS TERHADAP SIFAT MARSHALL herman, herman fithra
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2017): Vol 7 No 1 Maret 2017
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.598 KB) | DOI: 10.29103/tj.v7i1.121

Abstract

Salah satu fungsi dari lapisan Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) adalah sebagai lapisan penutup (kedap air) untuk mencegah masuknya air kedalam campuran aspal, yang dapat merusak struktur aspal. Resapan air yang berasal dari limpasan air hujan maupun luapan air selokan dapat masuk kedalam aspal, bila lapisan permukaannya tidak sangat kedap. Oleh karenanya perlu campuran AC-WC yang kedap air, yang dapat diperoleh dengan berbagai modifikasi. Salah satu modifikasi tersebut adalah tambahan lateks dalam campuran AC-WC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari jumlah tumbukan dengan tambahan bahan lateks terhadap campuran AC-WC dilihat dari sifat Marshall. Penelitian ini dilakukan dengan membuat rancangan benda uji standar di laboratorium, dilanjutkan dengan pencarian nilai Kadar Aspal Optimum (KAO). Nilai KAO ditambahkan lateks 2% dengan jumlah tumbukan 2x75, 2x100, 2x125 dan 2x150. Hasil dari jumlah tumbukan untuk benda uji tersebut dilakukan uji Marshall untuk mengetahui sifat Marshal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan jumlah tumbukan 2x75, 2x100, 2x125 dan 2x150 menghasilkan stabiltas berurutan sebesar 2027 kg, 1751 kg, 1672 kg dan 1760 kg. Nilai flow yang dihasilkan beurutan sebesar 3,3 mm, 1,9 mm, 1,6 mm dan 1,3 mm. Hasil penelitian tersebut menujukkan bahwa dengan jumlah tumbukan lebih dari 2x75 semua benda uji campuran AC-WC dengan tambahan lateks 2% dari KAO tidak memenuhi spesifikasi Bina Marga 2010.   
STRATEGI PENGELOLAAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KABUPATEN ACEH UTARA herman, herman fithra; tantawi, tantawi
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2017): Vol 7 No 1 Maret 2017
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.944 KB) | DOI: 10.29103/tj.v7i1.122

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu sektor untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang pada dasarnya merupakan sektor utama yang menghubungkan berbagai macam aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya. Ketersediaan jalan yang baik dan stabil berpengaruh terhadap kelancaran lalulintas. Pengelolaan yang baik serta pemeliharaan jalan yang terus menerus mampu mempertahankan umur rencana jalan. Mengingat dana yang sangat terbatas yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara setiap tahunnya untuk pemeliharaan jalan, maka perlu dilakukan skala prioritas pelaksanaan pemeliharaan jalan yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui urutan prioritas penanganan pemeliharaan jalan, berdasarkan data survei yang dianalisis dengan skala Likert. Parameter yang diperhitungkan meliputi kondisi permukaan jalan, lalulintas harian rata-rata, kapasitas jalan dan tingkat pelayanan jalan. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan pengumpulan data di lapangan. Selanjutnya melakukan analisa data untuk dapat mengetahui nilai urutan prioritas berdasarkan parameter yang telah ditentukan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada jalan jalan di kabupaten Aceh Utara, skala prioritas pemeliharaan jalan dilakukan berdasarkan kondisi permukaan jalan dan lalulintas harian rata-rata. Urutan dari skala prioritas pemeliharaan jalan adalah ruas jalan Krueng Mane - Sawang 14 poin (1), ruas jalan Sawang - Riseh Tunong 11 poin (2), ruas jalan Mane Tunong - Pinto Makmur 10 poin (3), ruast jalan Kuta Meuligo - Blang Reuleung 9 poin (4), ruas jalan Menasah Pulo - Teupin Reuseup 8 poin (5), dan ruas jalan Krueng Mane - Bungkah 7 poin (6). Urutan 1-3 masuk dalam peningkatan jalan dan urutan 4-6 merupakan pemeliharaan berkala.
Co-Authors Abdul jalil Adnan Adnan Ahmad Fauzul Hakim Hasibuan Aiyuni Maulia Akmal, M. Al Farizi, Reza Alpaslan DURMUŞ Arnawan Hasibuan Asrianda Asrianda Baehaqi Baidhawi Baidhawi Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Cindenia Puspasari cut ayu lizar, cut ayu Darmawati David Sarana Dea Amanda Deassy Siska Desky, Muhammad Aulia Fadhilati, Nyak Intan Faradilla, Cut Meutia Fasdarsyah Haekal, Muhammad Harris Fakhrial Hasibuan, Muhammad Rafif Fadhlurrahman I Made Ari Nrartha Ibrahim Qamarius Isa, Muzamir Jullimursyida Julsena Kasman Krismiyanto Laksamana, Harry Lisa Aulia Liza Afra M Fauzan M IRFAN, M M Sayuti Maizuar Maizuar Marbawi, Marbawi Mariyudi Mariyudi Mariyudi Maulana Ikhsan Maya Safitri Meutia Mochammad Imron Awalludin Mohd. Heikal Muhammad Fazil, Muhammad Muhammad Fikry Muhammad Iqbal Muhammad Kabir Ikhsan Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mulia , Fenny Artha Muthmainnah Muthmainnah Mutthmainah Nanda Savira Ersa Naufal Bachri, Naufal Nur Hafni Nura Usrina Nurdin Nurdin Olivia, Sisca Radhi, Fadlon - Rico Nur Ilham Rizky Almunadiansyah Robi Kurniawan Said Alwi Said Alwi, Said Said Jalalul Akbar Savira , Nanda Ersa Sayuti, Muhammad Siregar, Widyana Verawaty Siregar, Zulfikar Ali Buto Siswoyo Adi wijaya Sofyan M. Saleh Sofyan M. Saleh Sofyan Sofyan Sohheng, Nipon Suci Desna Sugeng Santoso Syibral Malasyi Syukri Syukri T Mudi Hafli Tahara Alsura Taib, Mukhlis Tantawi Tantawi Tessana Rosalia Teuku Ilhami Surya Akbar Teuku Mudi Hafli Teuku Muhammad Azani Teuku Zulkarnaen Tukiyo Tukiyo USWATUN HASANAH Velayati, Sajidah Wesli Wesli Widiyanto Nugroho, Anwar Widyana Verawaty Siregar Yesy Afrillia Yunidar Lestari Yunidar Lestari Zulfadli Zulfadli zulfhazli zulfhazli Zulfikar Ali Buto