Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus (L) Merr.) SEBAGAI MINUMAN PENCERNAAN PROBIOTIK Fadhli, Haiyul; Suhery, Wira Noviana; Agustini, Tiara Tri; Ningsih, Yozi Fiedya
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 11 No 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v11i2.6784

Abstract

Conventional fruit processing for food and beverage production often ignores the potential benefits of fruit peels, resulting in the presence of useless waste. Pineapple peel (Ananas comosus L. Merr) is one of the most underutilized by-products, even though it contains valuable compounds such as bromelain, flavonoids, tannins, oxalates, and phytates that have antibacterial and probiotic properties. The purpose of this community service is to provide education to increase the knowledge of the Kualu Nenas Village community about the utilization of pineapple peel waste as a prebiotic drink. The method used is counseling with colored brochure media and a demonstration of making probiotic drinks. The results obtained from 50 respondents were 48 (96%) respondents with low knowledge level, 1 (2%) respondent with sufficient knowledge level, and 1 (2%) respondent with high knowledge level. The bivariate test was carried out using the Wilcoxon method, where the test obtained the results of the p value = 0.000, which can be concluded that there is a difference or there is an effect of giving brochures on public knowledge because the p value <0.005.
Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Swamedikasi Diare Melalui Edukasi Interaktif Fadhli, Haiyul; Wulandari, Venny; Sandra Tsalsabila Ananto, Deswita; Putri Pratiwi, Amanda; Arif Arsaf, Mohammad
Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jurnalempathy.v5i2.277

Abstract

Background: The practice of self-medication for diarrhea remains irrationally performed by the community, including students. The lack of health education in schools contributes to students' lack of knowledge about self-medication of diarrhea. The purpose of this activity is to improve students' understanding of diarrhea self-medication through an interactive educational approach. Methods: This community service utilized a descriptive observational method, incorporating a pretest and posttest approach. Interventions were conducted through interactive discussions and question-and-answer sessions. They are encouraging active student participation. Results: Before the intervention, only three students could correctly answer questions regarding self-medication for diarrhea. After interactive education, the level of understanding increased significantly to 80%. Conclusion: Interactive education has proven effective in enhancing students' knowledge of self-medication for diarrhea. This approach holds potential for sustainable implementation in school health education programs, aiming to raise students' awareness and understanding.
Meningkatkan potensi kreatif dan motorik halus anak usia dini dengan kolase bahan alam Fadhli, Haiyul; Fellysya, Nadya Safha; Alfayutia, Windi; Putri, Rusnita; Arsaf, Muhammad Arif
Jurnal Anugerah Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i2.7006

Abstract

Komponen utama dari pendidikan anak usia dini adalah pengembangan kreativitas dan keterampilan motorik halus, karena sifat-sifat ini memengaruhi kapasitas kognitif dan sosial pada masa depan. Melalui kegiatan kolase, program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus dan kreativitas anak-anak di TK Permata Ibu dan RA Mutiara Hati. Kegiatan kolase dipilih karena memungkinkan eksplorasi bahan alam yang merangsang imajinasi dan keterampilan motorik halus. Peserta dalam pengabdian ini adalah 57 peserta didik berusia 4-6 tahun. Teknik pengumpulan data mencakup observasi yang dinilai berdasarkan ketepatan, koordinasi tangan-mata, dan kreativitas dalam menata bahan kolase dan analisis hasil kerapian dalam penempelan bahan alam pada kolase. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif untuk mengevaluasi peningkatan keterampilan motorik halus dan kreativitas anak. Anak-anak dapat mengembangkan keterampilan koordinasi tangan-mata, ketepatan dalam menempel bahan, dan kreativitas saat menata kolase. Hasil ini menegaskan bahwa kegiatan kolase dapat menjadi metode pembelajaran efektif untuk pengembangan kreativitas dan motorik halus anak usia dini. Kegiatan ini juga menunjukkan potensi untuk diperluas dengan melibatkan variasi bahan alam yang lebih beragam.
Isolation and Antibacterial Activity Isolate of The Endophytic Fungi of Shallot Tubers (Allium cepa L.) Against Pathogen Bacteria Octaviani, Melzi; Jannah, Miftahul; Wulandari, Rizki; Utami, Rahayu; Fadhli, Haiyul
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 14, NUMBER 2, AUGUST 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shallots (Allium cepa L.) are widely known by the public as a kitchen spice and traditional medicine. Shallots have antibacterial activity. Compounds that have antibacterial properties can be obtained by isolating endophytic microbes. Endophytic microbes are microbes that live in plant tissue, are able to form colonies in plant tissue without having detrimental effects on the host, and can produce secondary metabolites like the host. Phytochemical screening of shallot tubers showed that they contained alkaloids, flavonoids, and phenolics. This research aims to isolate and identify endophytic fungi from shallot tubers and determine the antibacterial activity of these endophytic fungal isolates. Endophytic fungi were isolated using the direct planting method, and then pure isolates were identified macroscopically and microscopically. Antibacterial activity testing was carried out using the agar diffusion method against the bacteria Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Bacillus cereus, Escherichia coli, Salmonella typhi, and Shigella dysenteriae. There were 4 isolates of endophytic fungi produced during the isolation process, namely FEAC-U1 (Aspergillus), FEAC-U2 (Penicillium), FEAC-U3 (Trichophyton), and FEAC-U4 (Rhizopus). FEAC-U1 isolate showed the highest activity against Staphylococcus epidermidis, Bacillus cereus, and Shigella dysenteriae. FEAC-U2 isolate showed the highest activity against Salmonella typhi. FEAC-U3 isolate showed the highest activity against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. The results of antibacterial activity testing on four isolates of shallot tuber endophytic fungi were able to inhibit the growth of the test bacteria.
Penguatan Kesehatan Warga Desa Sungai Petai melalui Inovasi Jamu Instan, Infused Water dan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terpadu Noviana Suhery, Wira; Iskandar, Benni; Anggraini, Silvana; Sajja Wanda, Taqqia; Maspat, Rinta; Sandra Tsalsabila Ananto, deswita; Alfayutia, windi; Fadhli, Haiyul
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2025): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.11.3.594-602

Abstract

Degenerative diseases such as hypertension, diabetes mellitus, and gout have developed and threaten the quality of life of the community, especially in rural areas. This community service aims to enhance awareness among the residents of Sungai Petai Village about the benefits of instant herbal medicine, infused water, and health education for early detection and maintaining a healthy lifestyle. The method used is service learning with health counseling, demonstration of instant herbal medicine and infused water, and health checks (blood pressure, blood sugar, and uric acid), followed by a pretest and posttest to assess the improvement of health education, with a pretest and posttest to determine the improvement of knowledge. The results showed that the education significantly improved participants' understanding of diseases and health products, with a considerable and sizable overall increase in knowledge at the posttest (80.83). The health check also showed that some participants had health conditions that required further attention.
Aktivitas Antioksidan dan Profil Fitokimia Ekstrak Metanol Daun Bauhinia purpurea L. dari Pekanbaru Fadhli, Haiyul; Putri, Hefriza
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 18 No. 1 (2026): Jurnal Farmasi Indonesia (inpress)
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antioksidan merupakan komponen bioaktif penting yang berperan dalam menetralkan radikal bebas dan mencegah kerusakan oksidatif pada sel. Tanaman Bauhinia purpurea L., yang dikenal secara lokal sebagai daun kupu-kupu, telah dilaporkan mengandung berbagai senyawa fenolik dan flavonoid dengan potensi aktivitas antioksidan yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak metanol daun Bauhinia purpurea L. yang dikumpulkan dari Pekanbaru. Skrining fitokimia menunjukkan keberadaan flavonoid, fenolik, terpenoid, steroid, dan alkaloid. Kadar total fenolik dan flavonoid masing-masing sebesar 50,79 ± 1,82 mg GAE/g dan 59,10 ± 13,03 mg QE/g ekstrak. Aktivitas antioksidan diukur menggunakan metode DPPH menghasilkan nilai IC₅₀ sebesar 67,58 µg/mL, menunjukkan aktivitas antioksidan sedang. Hasil ini mengindikasikan bahwa daun Bauhinia purpurea dari Pekanbaru memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan produk herbal dan farmasi. Faktor geografis dan metode ekstraksi berperan penting dalam menentukan kandungan bioaktif dan aktivitas antioksidan ekstrak.
Pencegahan anemia melalui edukasi dan pemberian suplemen di SMPN 1 kampar kiri hilir Fadhli, Haiyul; Pratiwi, Amanda Putri; Khoiriah, Anisah; Wulandari, Venny; Maspat, Rinta; Ananto, Deswita Sandra Tsalsabila
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): September
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i1.3702

Abstract

Purpose: The objective of this program is to improve adolescents' knowledge about anemia and raise awareness about the importance of a healthy lifestyle, particularly focusing on preventing stunted growth in the future. Methodology: The program was conducted at SMPN 1 Kampar Kiri Hilir. The methods used included lectures and discussions, with the support of leaflets for information dissemination. Additionally, pretest and posttest evaluations were conducted to measure the change in knowledge among the participants. A total of 94 students took part in the activity. Results: The program resulted in a significant improvement in students' knowledge about anemia, as shown by the increase in the average posttest score (85.11%) compared to the pretest score (61.7%). The socialization also raised awareness about the importance of taking blood supplement tablets to prevent stunting. Conclusion The socialization program was effective in improving adolescents' understanding of anemia, including its symptoms, causes, and prevention methods. Limitation: This study is limited to a single school with a homogeneous sample, without evaluating external factors or the long-term impact on behavioral changes and students' health status. Contribution: This program successfully improved students' knowledge about anemia through a school-based educational approach and supported efforts to prevent anemia and stunting among adolescent girls.
Pengolahan Sampah dalam Mendukung Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Sekolah Dasar Fadhli, Haiyul; Putri, Rusnita; Wanda, Taqqia Sajja; Maspat, Rinta; Asraf, Muhammad Arif
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.420

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak usia sekolah dasar merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam pencegahan risiko kesehatan akibat lingkungan yang tidak sehat. Program pengabdian masyarakat di sekolah dasar ini bertujuan mendukung penerapan PHBS dengan mengedukasi siswa tentang pengelolaan sampah yang efektif. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah interaktif dan diskusi, melibatkan 25 siswa kelas VI. Keberhasilan program peningkatan pengetahuan dievaluasi melalui pemberian pre-test dan post-test secara lisan. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai klasifikasi sampah, strategi pengelolaan sampah organik dan anorganik, serta dampaknya terhadap kesehatan lingkungan. Keberhasilan dari upaya ini tidak terlepas dari antusiasme para siswa dan relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari mereka, sedangkan keterbatasan waktu menjadi kendala dalam mendalami materi lebih lanjut. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan serta membentuk mereka sebagai agen perubahan di sekolah. Ke depannya, program serupa diharapkan dapat diintegrasikan secara rutin di sekolah untuk memperkuat budaya PHBS serta didukung dengan fasilitas daur ulang guna memperkuat pembelajaran praktis.
Conveyor Performance Analysis In Secondary Packaging Using the Time and Motion Study Method: Analisis Kinerja Conveyor pada Pengemasan Sekunder dengan Metode Time And Motion Study Fadhli, Haiyul; Anggraeni, Ica Winanda; Mudia, Whulan; Kamil, Marshal M.
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.26423

Abstract

To avoid a shortage of drug stocks in the market with the high number of market demands, PT. Trifa Raya Laboratories always evaluates to achieve good product quality, one of which is in the field of packaging by optimizing the amount of labor and time needed using conveyor tools. The purpose of this study is to determine the optimal amount of manpower needs in the secondary packaging process at PT. Trifa Raya Laboratories using the Time and Motion Study method. This method was chosen to measure the time and efficiency of worker movements in each packaging activity, so that it can increase productivity. Data were collected through direct observation in the field with variations in the number of workers (5, 6, and 7 people) and were carried out three times every 5 minutes at different times. The results showed that the packaging of envelopes and small boxes was optimal with 7 workers, resulting in productivity per person of 21.33 and 52.24 respectively. Meanwhile, the packaging of medium and large boxes is optimal with 5 and 6 workers, resulting in productivity per person of 68.53 and 65.44 respectively. The conclusions of this study emphasize the importance of determining the ideal number of workers to increase efficiency and productivity in the secondary packaging process, as well as the need to pay attention to the level of complexity of packaging and the skills of workers. ABSTRAK (Bahasa Indonesia) Untuk menghindari kekosongan stok obat di pasaran dengan tinggi nya jumlah permintaan pasar, PT. Trifa Raya Laboratories selalu melakukan evaluasi untuk mencapai mutu produk yang baik salah satunya pada bidang pengemasan dengan mengoptimalkan jumlah tenaga kerja dan waktu yang dibutuhkan menggunakan alat conveyor. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan jumlah kebutuhan tenaga kerja yang optimal pada proses pengemasan sekunder di PT. Trifa Raya Laboratories dengan menggunakan metode Time and Motion Study. Metode ini dipilih untuk mengukur waktu dan efisiensi gerakan pekerja dalam setiap aktivitas pengemasan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di lapangan dengan variasi jumlah pekerja (5, 6, dan 7 orang) dan dilakukan sebanyak tiga kali setiap 5 menit pada waktu yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemasan dus amplop dan kecil optimal dengan 7 pekerja, menghasilkan produktivitas per orang masing-masing sebesar 21,33 dan 52,24. Sementara itu, pengemasan dus sedang dan besar optimal dengan 5 dan 6 pekerja, menghasilkan produktivitas per orang masing-masing sebesar 68,53 dan 65,44. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya penentuan jumlah tenaga kerja yang ideal untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses pengemasan sekunder, serta perlunya perhatian terhadap tingkat kerumitan pengemasan dan keterampilan pekerja.
Co-Authors Abdi Wira Septama Adel Zamri Adriani Susanty agistia, nesa Agustini, Tiara Tri Ainun Nurain Nurdin Ainun Nurain Nurdin Alfayutia, Windi Allaya, Regina Alpasiri, Ikhsan Mauludi Ananto, Deswita Sandra Tsalsabila Andika Bharada Rizky Soeharto Anggraeni, Ica Winanda Anggraini, Silvana Anita Lukman Apriko Jauwahir Arif Arsaf, Mohammad Armon Fernando Arsaf, Mohammad Arif Arsaf, Muhammad Arif Asraf, Muhammad Arif Azizah, Wahyu BENNI ISKANDAR Dachriyanus Devi Safitri Dewi, Erna Puspita Difa, Faradini Ramsanjami DINA FITRIYAH Dwi Winarsih Emrizal Enda Mora Erenda Yuneistya Erna Puspita Dewi Fadhila, Qonita Nur Fadillah, Ma’isyatul Fatma Sri Wahyuni Fatmalia, Anggun Fellysya, Nadya Safha Feriansyah, Robby Fina Aryani, Fina Fitriah, Dina Frasesa, Roscha Ulfa Furi, Mustika Ginta Rio Maranti Hazimah Hazimah, Hazimah Husnawati Husnawati Husnawati Ihsan Ikhtiarudin Iriani, Revy Islamia, Elmas Ghalis Nur Jasril Jasril Jumadila, Ikhsal Mukri Kamil, Marshal M. Khoiriah, Anisah Maqfiroh, Wirdarani Mardianti, Tengku Shella Maspat, Rinta Meiriza Djohari, Meiriza Melzi Octaviani Miftahul Jannah Mudia, Whulan Muhtadi, Wildan Khairi Musyirna Rahmah Nst Muti’ah, Try Hadirah Nadilla Alfitri Neni Frimayanti Ningsih, Yozi Fiedya Nofri Hendri Sandi Noveri Rahmawati Nur Fitria Rohmatul Ummah Nurul fadillah, Nurul Pedro Anugrah Aswan Pratiwi, Amanda Putri Pratiwi, Erniza Putra, Diova Yuswidia Putri Lestari Putri Lestari, Putri Putri Pratiwi, Amanda Putri, Hefriza Putri, Rusnita Putri, Sella Hilmalia Nur Al Rahayu Utami Rahayu Utami Rahayu Utami Utami Rahima Rahma Dona Rahma Dona, Rahma Rahmatunnur, Siti Rahmayanı, Wıky Rahmiwati Hilma Ricardo, Nadira Atiqah Rifani, Mhd Rizki Wulandari Robiatun Adawiyah Rodhia Ulfa Ronapadua Musyirna Rahmah Nasution Sahara dan Emma Susanti Ruska, Shinta Liana Sajja Wanda, Taqqia Sandra Tsalsabila Ananto, Deswita Sari, Rinita Septi Muharni Siregar, Lisa Andriyani Sitanggang, Sarah Dianora Sumbarita, Silvia Trihardiyanto, Agus Tyasakti Viryana Ulfa Frasesa, Roscha Veithzal Rivai Zainal Viryana, Tyasakti Wanda, Taqqia Sajja Winda Tria Safitri Winda Yusma Ameliah Windarti Windarti Wira Noviana, Wira Noviana Wulandari, Venny Yanwirasti Yanwirasti Yuneistya, Erenda Yuswidia Putra, Diova Zamri, Wiedya Alfitrya