p-Index From 2021 - 2026
7.507
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Konselor Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Madaniyah: Terciptanya Insan Akademis Berkualitas Dan Berakhlak Mulia Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal Neo Konseling Jurnal Ners FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Journal of Counseling and Educational Technology Distilat: Jurnal Teknologi Separasi G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan PRIMA : Portal Riset dan Inovasi Pengabdian Masyarakat YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Counseling and Humanities Review Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Consilium Current Issues In Counseling CERATA Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU MENYONTEK SISWA DI SMA NEGERI 1 LUBUK BASUNG Sari, Indah Permata; Sukma, Dina; Sukmawati, Indah; Fikri, Miftahul
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 16, No 1 (2026): Al Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v16i1.28460

Abstract

Religiusitas diyakini sebagai salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perilaku manusia. dalam konteks ini adalah perilaku menyontek siswa.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat religiusitas dengan perilaku menyontek siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 1 Lubuk Basung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 705 siswa, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 255 siswa. Instrumen penelitian berupa angket religiusitas dan angket perilaku menyontek. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa skala tingkat religiusitas memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,940 dan skala perilaku menyontek sebesar 0,942 yang berarti kedua instrumen memiliki reliabilitas sangat tinggi. Teknik analisis data yang digunakan korelasi pearson product moment dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,598 dan taraf signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat hubungan negatif signifikan antara tingkat religiusitas dengan perilaku menyontek siswa. Artinya semakin tinggi tingkat religiusitas maka semakin rendah perilaku menyontek siswa dan begitu juga sebaliknya.
ANALISIS SELF-REGULATED LEARNING SISWA DITINJAU DARI PERBEDAAN JENIS KELAMIN Apri, Intan Zulian; Sukmawati, Indah; Hariko, Rezki; Putriani, Lisa
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Vol 9, No 1 Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i1.30455

Abstract

The research is based on the importance of self-regulated learning (SRL) in supporting students' academic success, as they can set goals and evaluate their own learning process. However, in reality, a number of studies show that many students still have low SRL abilities. Furthermore, there are also indications of differences in SRL between males and females that need to be studied further, namely several findings that show significant differences, while other studies do not. Therefore, this study was conducted to identify differences in SRL based on gender at SMA Negeri 7 Padang. This study used a quantitative approach with a comparative method, involving 298 students as respondents, including 130 males and 168 females. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The findings of this study indicate that there is a significant difference between male and female students in terms of SRL, with female students scoring higher than male students (mean difference = -14.369). This shows that female students are better able to manage their own learning processes and are more responsible for their learning outcomes. These findings have important implications for guidance and counseling services in schools, especially in designing intervention strategies that are more suited to students' needs.
Gambaran Komunikasi Interpersonal Anak Broken Home Afdhal Zikra; Indah Sukmawati
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/4.111137

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena siswa broken home keterampilan komunikasi interpersonalnya masih belum efektif. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan komunikasi interpersonal ditinjau dari aspek keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian yaitu kelas X dan XI dengan jumlah 618 siswa. Sampel penelitian ini adalah 41 siswa broken home yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan memberikan instrumen penelitian berupa kuesioner komunikasi interpersonal anak broken home yang sudah uji validitas dengan rumus pearson correlation (0.361) dan uji reliabilitas dengan rumus cronbach’s alfa (0.954), kemudian diolah menggunakan metode statistik deskriptif. Hasilnya menunjukkan komunikasi interpersonal siswa broken home umumnya rendah (50,9%), dengan aspek keterbukaan (49,8%), sikap positif (43,8%), dan kesetaraan (43,6%) rendah, sementara empati (51,1%) dan sikap mendukung (53,9%) berada di kategori sedang. Konselor atau Guru BK disarankan memberikan layanan informasi, bimbingan kelompok, dan konseling kelompok
Perbedaan Konsep Diri Siswa SMK Ditinjau Berdasarkan Keutuhan Keluarga dan Jenis Kelamin Farah Putri Ilham; Indah Sukmawati
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/4.111136

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi pada siswa yang tidak mampu memandang diri sendiri secara positif. Pembentukan konsep diri siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya orang tua dan jenis kelamin. Kehadiran orang tua mengajarkan bagaimana menilai diri sendiri serta kerangka dasar untuk membentuk konsep diri. Sama halnya perbedaan jenis kelamin mampu memberi pengaruh pada konsep diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan konsep diri siswa ditinjau dari keutuhan keluarga dan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian deskriptif komparatif dengan desain model faktorial. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Analysis of Variance (ANOVA). Pengambilan data secara sampling dengan jumlah sampel 260 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara keseluruhan konsep diri siswa ditinjau dari keutuhan keluarga dan jenis kelamin berada pada kategori sedang (45,4%). (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara konsep diri siswa berdasarkan keutuhan keluarga. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara konsep diri siswa berdasarkan jenis kelamin. (4) Tidak terdapat interaksi antara keutuhan keluarga dan jenis kelamin dalam menjelaskan konsep diri siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, konselor atau guru BK dapat menyediakan sarana untuk mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa atau wali murid guna bekerja sama dalam mendukung pengembangan konsep diri siswa.
Perbedaan Self-Esteem Remaja Panti Asuhan ditinjau Berdasarkan Jenis Kelamin Wahdinni Gota Afifisma; Indah Sukmawati
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/4.111138

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi pada remaja panti asuhan yang belum mampu mengenali diri sendiri, tidak menerima diri apa adanya, dan memandang diri sendiri tidak berharga. Salah satu faktor yang mempengaruhi self-esteem adalah jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan self-esteem remaja laki-laki; (2) mendeskripsikan self-esteem remaja perempuan; dan (3) menguji apakah terdapat perbedaan self-esteem remaja ditinjau berdasarkan jenis kelamin. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif. Responden penelitian adalah remaja Panti Asuhan Muhammadiyah Padang dan Panti Asuhan Aisyiyah Padang sebanyak 67 remaja yang dipilih dengan teknik total sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan skala self-esteem yang disusun berpedoman pada model Skala Likert. Data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis uji beda (T-test) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) self-esteem remaja laki-laki tinggi (57,58%); (2) self-esteem remaja perempuan sedang (52,94%); dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan tingkat self-esteem antara remaja laki-laki dan perempuan dengan sig. (2-tailed) 0,002 < 0,05, yaitu tingkat self-esteem remaja laki-laki lebih tinggi dibandingkan remaja perempuan. Pembahasan fokus kepada aspek-aspek self-esteem dan impilkasi terhadap layanan Bimbingan dan Konseling.
Co-Authors A. Muri Yusuf Abdullah, Muhammad Iqbal Adelya, Bunga Adzkia, Naufal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdhal Zikra Afidati, Fariha Afla Khairani Al Hakim, Ibrahim Alizamar Alizamar Amanda Lucya Marneta Ananda, Arrivalona Rahma Anita Agustina, Anita Annisa Azkia Rahmi Apri, Intan Zulian Arafani, Adnan Ari Khusumadewi Ariani Ariani Astri Tanjung Mutia Azhara, Aninda Azrul Said Cusinia, Azahra Hardi Daharnis Daharnis Deprina Fajaria Engku Kamarudin, Engku Mardiah Farah Putri Ilham Febri Wandha Putra Febriani, Rahmi Dwi Febrina . Sanderi Fikri, Miftahul Fikri, Miftahul Firman Firman Frischa Meivilona Yendi Hakim, Firdha Ainil Hariko, Rezki Hendriani, Yuliza Herman Nirwana hestyana aziza Ifdil Ifdil Imaddudin, Imaddudin Irda Yani Br Purba Irna Farikhah Irni Rahmayani Johan Joko Siswanto Kamil Pardomuan Hts Khairani Khairani Khairani Syafitri Kharina Viola Maharani, Violanisa Marjohan Marjohan Mega Iswari Mega Novita Sari Meivilona Yendi, Frischa Melisa Adriani Mharchelya, Mharchelya Miftahul Fikri Nandang Budiman Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Niken Debora Nilma Zola Nofriani, Nur Azilla Nurfarhanah Nurfarhanah Nurhastuti Nurhastuti Nurwijayanti Parastika, Suci Puji Gusri Handayani Purba, Irda Yani Putra, Ade Herdian Putra, Aidul Putri Melinda, Putri Putri, Anisa Dwi Putri, Mutiara Eka Putri, Yeli Dwi Putriani, Lisa Rahmi, Yola Zaitul Ramadhan, Fatia Wina Ramadhani, Syukri Ranisa Putri Kemala Rati, Gustina Pelita Rezki Hariko Purba Rina Suryani Rizka Srinadila Ronella, Tiara Ruhamah, Ulya Saputra, Randa Mahda Sari, Azmatul Khairiah Sari, Indah Permata Savira, Meri Devi Devi Sentika, Hake Ramalia Sofia, Siti Srinadila, Rizka Sukma, Dina Suryanef Suryanef Sutaryono Taufik Taufik Taufik Taufik Tjeriawan, Chenrika Arabella Tjung Hauw Sin, Tjung Hauw Triana, Melani Putri TRIAVE NUZILA ZAHRI Ulfa Sari Neli Ulfa Ulfa Undriani, Yulia Vrida Apriliani Wahdinni Gota Afifisma Wandha Putra, Febri Wetnawati Wetnawati Winda Permata Sari Winda, Rahma Yeni Karneli Yoanda Novenaida, Suci Yusri Yusri Yusri Yusri Zadrian Ardi Zharfa, Amalia Ratu Zikra Zikra Zikra Zikra Zikra