p-Index From 2021 - 2026
5.515
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Penerapan Kedisiplinan Kepegawaian Dengan Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Subulussalam Ardhana, Putri Syafira; Teungku Nih Farisni; Mardi Fadillah; Safrizal; Fitriani
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i14
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pegawai ASN merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang paling penting dalam menentukan keberhasilan suatu instansi atau perusahaan. Pegawai ASN harus memiliki sikap kedisiplinan, kinerja yang baik, bertanggung jawab dan taat kepada peraturan yang ada di instansi. Kedisiplinan dapat memberikan dampak positif yaitu pegawai bisa mengatur waktu, lebih produktif dan dapat meningkatkan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kedisiplinan terhadap kinerja pegawai ASN di Dinas Kesehatan Kota Subulussalam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling, dengan mengambil semua populasi sebagai sampel yaitu semua pegawai ASN yang bertugas di Dinas Kesehatan Kota Subulussalam, Aceh. Data diperoleh menggunakan kuesioner terstruktur, wawancara, dan observasi secara langsung. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kedisiplinan progresif (p-value = 0.030) dengan kinerja ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Subulussalam. Sementara itu, tidak terdapat hubungan antara kedisiplinan preventif (p-value=0,931), n kedisiplinan positif (p-value=0,492) dengan kinerja ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Subulussalam. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota Subulussalam untuk dapat memberikan penerapan tugas atau posisi sesuai dengan jurusan tempat kerja, dan membuat peraturan penerapan kedisiplinan yang mendapatkan sanksi bagi beberapa ASN yang kurang disiplin.
HUBUNGAN PANTANGAN MAKANAN DAN BUDAYA SELAMA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 0-59 BULAN DI DESA KOTO MENGGAMAT Hafiza, Jikral; Farisni, Teungku Nih; Muliadi, T. Muliadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40899

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan pantangan makanan dan budaya selama kehamilan dengan kejadian stunting pada balita usia 0-59 bulan di Desa Koto Menggamat, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pantangan makanan dan budaya selana kehamilan dengan kejadian stnting pada anak usia 0-59 bulan di Desa Koto menggamat Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan.Jenis penelitian ini yatu kuantitatif dengan desan penelitian yang digunakan dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 96 ibu kandung balita usia 0-59 bulan dan teknik samplingnya menggunakan total sampling. Variabel independent penelitian ini adalah pantangan makanan dan budaya ibu selama hamil. Sedangkan variabel dependent pada penelitian ini adalah stunting yang diperoleh dari data Puskesmas. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pantangan makanan ibu (p=0,000) dengan status gizi balita pada kuesioner pantangan makanan serta budaya ibu (p=0,003) dengan status gizi balita pada kuesioner kepercayaan dan praktik budaya.Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara pantangan makanan ibu dengan status gizi balita serta budaya ibu dengan status gizi balita. Diharapkan dengan adanya hasil penelitian ini dapat membantu responden dalam meningkatkan pengetahuan terkat masalah gizi pada ibu hamil dan balita serta bagi tenaga gizi dapat terus meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya asupan gizi pada saat hamil dan menyusui dengan memberikan edukasi bak berupa penyuluhan maupun pendampingan mendalam.  
Program Klinik Kesehatan Keliling Berkolaborasi dengan PT. Mifa Bersaudara dan UPTD Puskesmas Meureubo di Desa Peunaga Ujong Kabupaten Aceh Barat Zakiyuddin, Zakiyuddin; Alamsyah, T.; Yarmaliza, Yarmaliza; Fitriani, Fitriani; Farisni, Teungku Nih; Safrizal, Safrizal; Reynaldi, Fitrah; Junaidi, Hasrah; Aniska, Tiara; Rinaldy, Rinaldy; Nurdin, Ambia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2419

Abstract

Visi Indonesia sehat 2025 adalah tercapainya hak hidup sehat bagi seluruh lapisan masyarakat melalui sistem kesehatan yang dapat menjamin hidup dalam lingkungan yang sehat, perilaku masyarakat proaktif memelihara kesehatannya serta mampu melakukan akses dalam pelayanan kesehatan yang bermutu sesuai yang 11 tertera dalam kebijakan pembangunan jangka panjang bidang kesehatan tahun 2005-2025. Keberhasilan pelaksanaan pembangunan kesehatan sangat dipengaruhi oleh pendekatan, kebijakan, dan strategi program yang tepat serta sasaran yang jelas. Klinik Kesehatan Keliling Kolaborasi hadir sebagai solusi dengan menghadirkan layanan kesehatan langsung ke masyarakat, melibatkan tenaga kesehatan lintas profesi, serta berkolaborasi dengan pihak lokal. Akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas merupakan hak dasar setiap individu. Namun, kenyataannya masih banyak masyarakat di daerah terpencil, pedesaan, maupun wilayah pinggiran kota yang menghadapi berbagai kendala dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Program Klinik Kesehatan Keliling Kolaborasi hadir sebagai solusi nyata untuk mengatasi permasalahan tersebut. Melalui program ini, layanan kesehatan dasar dapat dihadirkan langsung ke tengah-tengah masyarakat, dengan melibatkan berbagai pihak seperti tenaga kesehatan lintas profesi, pemerintah daerah, serta organisasi masyarakat. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terkait Program Klinik Kesehatan Keliling Kolaborasi antara Puskesmas dan PT. Mifa meningkatkan akses layanan kesehatan dasar secara langsung ke masyarakat di wilayah kerja terwujudnya komunikasi dan koordinasi yang lebih baik antara Puskesmas dan PT. Mifa sebagai mitra klinik kesehatan keliling, peningkatan mutu dan cakupan pelayanan kesehatan program prioritas melalui kolaborasi yang terstruktur, Peningkatan kesadaran dan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi, penguatan jejaring, terwujudnya pelayanan kesehatan yang responsif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Low Back Pain pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Sawit Ningrum, Purwati; Farisni, Teungku Nih; Nursia, Lili Eky; Fahlevi, Muhammad Iqbal; Murdani, Ihsan; Saputra, Firman Firdauz; Serino
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2025): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2025
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Gangguan yang terjadi pada pekerja salah satunya adalah gangguan  musculoskeletal yang disebabkan oleh disfungsi otot rangka biasanya disebut juga dengan Low Back Pain (LBP). Nyeri ini umumnya terjadi di daerah lumbal atau lumbosakral,  yang  memanjang  dari  tepi  bawah tulang rusuk ke-12 hingga lipatan gluteal. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian LBP Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Sawit Kabupaten Aceh singkil. Jenis penelitian kuantitatif analitik yang dilakukan di PT X Kabupaten Aceh Singkil. Desaian penelitian ini cross-sectional. Populasi dalam penelitian   yaitu pekerja bongkar muat sawit  sebanyak  65  pekerja. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Low Back Pain sedangkan variabel independen yaitu usia, masa kerja, aktivitas fisik, beban kerja, repetisi, waktu istirahat, ergonomi, IMT dan perilaku merokok. Teknik pengumpulan data pada penelitian yaitu wawancara dan observasional. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara LBP dengan usia (p=0,010), IMT (p=0,016), berat sawit (p=0,001), peregangan (p=0,000), durasi peregangan (p=0,019), olahraga (p=0,000), durasi olahraga (p=0,007), repetisi (p=0,001), frekuensi repetisi (p=0,001), durasi istirahat (p=0,004), lembur (p=0,000), frekuensi LBP (p=0,002), desain alat kerja (p=0,017), postur tubuh (p=0,019), dan lingkungan kerja aman (p=0,001), berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar perusahaan menyelenggarakan pelatihan ergonomi, menyediakan alat bantu angkat, melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, mengembangkan program gizi dan aktivitas fisik, menerapkan rotasi kerja dan penyesuaian jadwal, serta memperbaiki desain alat dan lingkungan kerja sesuai standar ergonomi.   Kata kunci: Faktor risiko, Low Back Pain, Pekerja   ABSTRACT One of the disorders that occur in workers is musculoskeletal disorders caused by skeletal muscle dysfunction, commonly known as low back pain (LBP). This pain generally occurs in the lumbar or lumbosacral region,  which  extends  from  the  lower edge  of the 12th rib to the gluteal fold. The objective of this study is to identify factors associated with the occurrence of LBP among palm oil loading and unloading workers in Aceh Singkil District. This is a quantitative analytical study conducted at PT X in Aceh Singkil District. The study design is cross-sectional. The study population consists of 65 palm oil loading and unloading workers. The dependent variable in this study is Low Back Pain, while the independent variables are age, work experience, physical activity, workload, repetition, rest time, ergonomics, BMI, and smoking behavior. The data collection techniques used in this study are interviews and observations. The data collection tool used is a questionnaire. The results of the study showed a significant association between LBP and age (p=0.010), BMI (p=0.016), oil palm weight (p=0.001), stretching (p=0.000), stretching duration (p=0.019), exercise (p=0.000), exercise duration (p=0.007), repetitions (p=0.001), repetition frequency (p=0.001), rest duration (p=0.004), overtime (p=0.000), frequency of LBP (p=0.002), work tool design (p=0.017), body posture (p=0.019), and safe work environment (p=0.001). Based on these findings, it is recommended that companies conduct ergonomics training, provide lifting aids, conduct regular health checks, develop nutrition and physical activity programs, implement work rotation and schedule adjustments, and improve tool and work environment design in accordance with ergonomic standards.   Keywords: Risk factors, Low Back Pain, Workers
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJA BAGIAN KEBUN KELAPA SAWIT PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL 1 KEBUN SEI PUTIH KECAMATAN GALANG KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2024 Afrianti, Afrianti; Yarmaliza, Yarmaliza; Yulizar, Yulizar; Farisni, Teungku Nih; Zakiyuddin, Zakiyuddin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47875

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi persoalan yang cukup serius di sektor perkebunan, termasuk di Provinsi Sumatera Utara, dengan jumlah kasus mencapai 1.272 pada tahun 2021 menurut data BPJS Ketenagakerjaan. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap tingginya angka kecelakaan adalah rendahnya kepatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pengetahuan, sikap, dan ketersediaan APD dengan kepatuhan penggunaannya. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional), melibatkan 30 responden yang dipilih secara acak sederhana dari total populasi sebanyak 225 pekerja. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya, kemudian dianalisis melalui uji univariat dan bivariat menggunakan metode Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap dengan tingkat kepatuhan pekerja dalam menggunakan APD (p = 0,004), sementara pengetahuan (p = 0,825) dan ketersediaan APD (p = 0,727) tidak memiliki hubungan yang bermakna secara statistik. Dapat disimpulkan bahwa sikap merupakan faktor penting yang memengaruhi kepatuhan terhadap penggunaan APD. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat memperkuat upaya edukasi keselamatan kerja melalui pemasangan rambu peringatan serta mendorong terciptanya budaya saling mengingatkan antarpekerja.
FAKTOR PSIKOSOSIAL DAN ORGANISASIONAL YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI K3 PADA PERAWAT: STUDI DI RSUD CUT NYAK DHIEN MEULABOH amenda, siti azizah; Fera, Dian; Jihad, Fikri Faidul; Farisni, Teungku Nih; Fahlevi, Muhammad Iqbal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47916

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja pada perawat di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan keselamatan dan implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor psikososial dan organisasional yang memengaruhi penerapan K3 pada perawat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada Maret 2025 dengan jumlah sampel 145 perawat, dipilih melalui Simple Random Sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah teruji validitas dan reabilitasnya. Variabel yang diukur meliputi pengetahuan, sikap, sosialisasi K3, pengawasan, dan penerapan K3. Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan penerapan K3 (p=0,452), namun sikap (p=0,013), sosialisasi K3 (p=0,002), dan pengawasan (p=0,018) memiliki hubungan yang signifikan. Disimpulkan bahwa intervensi terhadap faktor sikap, sosialisasi K3, dan pengawasan dapat meningkatkan penerapan K3. Temuan ini relevan untuk penguatan kebijakan keselamatan berbasis bukti.
Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Balita Di Desa Jatirejo Humairah, Rauzah; Farisni, Teungku Nih; Alamsyah, Teuku; Fitriani, Fitriani; Putra, Onetusfifsi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan imunisasi dasar pada balita di Desa Jatirejo. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 0–5 tahun sebanyak 184 orang, dengan sampel 64 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin melalui random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kelengkapan imunisasi dengan akses informasi (p = 0,003), dukungan keluarga (p = 0,014), dan kualitas pelayanan kesehatan (p = 0,013). Sementara itu, faktor keyakinan terhadap mitos (p = 0,114), partisipasi posyandu (p = 0,634), status gizi (p = 0,926), dan budaya setempat (p = 0,609) tidak berhubungan secara signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kelengkapan imunisasi dasar balita dipengaruhi oleh akses informasi, dukungan keluarga, dan kualitas pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, intervensi program imunisasi perlu difokuskan pada peningkatan literasi kesehatan ibu, penguatan dukungan keluarga, serta optimalisasi mutu pelayanan kesehatan di masyarakat.
ANALYSIS OF POTENTIAL HAZARDS IN MACHINE MAINTENANCE USING THE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) METHOD : CASE STUDY PT XYZ Arista, Tipani; Fitriani, Fitriani; Fadillah, Mardi; Farisni, Teungku Nih; Siahaan, Perry Boy Chandra
HEARTY Vol 13 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i5.20978

Abstract

The increasing number of work accidents has recently become a global issue, especially in the cement industry. Work accidents occur due to potential hazards and potential risks in the workplace, this is a serious problem that can have an impact on worker safety and health, productivity, and operational efficiency of the company. Therefore, identification of potential hazards and control needs to be done to reduce or even eliminate the potential for work accidents and occupational diseases. This study aims to analyze and identify potential hazards and control potential hazards in machine maintenance work at the Rawmill Unit of PT XYZ using the Job Safety Analysis (JSA) method. This research is a qualitative research with a case study approach using the Job Safety Analysis (JSA) method. By using purposive sampling technique, a total of 4 informants were obtained. The data collection techniques used are observation and interviews. Data analysis used is semi-quantitative based on (AS/NZS 4360: 2004). Based on the results of the study, it is known that each stage of machine maintenance work has varying potential hazards. Through the hazard identification process, five categories of hazard factors were found, namely physical, chemical, biological, ergonomic, and psychological hazards, with a total of 31 identified hazard sources. The risk assessment results show that there are 18 potential risks at a high risk level (High Level) or 58%, 7 potential risks at a medium level (Medium Level) of 23%, and 6 potential risks at a low level (Low Level) of 19%. The most dominant potential hazards in machine maintenance work include the hazards of being pinched, crushed, electrocuted, exposed to welding flares, bumped, exposed to dust, exposed to chemicals, and broken tools that can hit the worker's body. The recommendations for control efforts that can be made are based on the control hierarchy, namely Substitution, Engineering Control, Administrative Control, and Personal Protective Equipment (PPE).
Education About Balanced Nutrition For Pregnant Women In Preventing KEK Lueng Baro village. Kecamatan Suka Makmue, Kabupaten. Nagan Raya Kasmawati; Farisni, Teungku Nih
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal eduHealth, Periode Oktober - December, 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.613 KB)

Abstract

Nutrition is a substance obtained from staple foods that is very necessary in the process of growth as well as body health. Balanced nutrition and nutrition during pregnancy is a very important thing that must be fulfilled during pregnancy, because it greatly impacts the health of the mother as well as the growth and development of the baby during pregnancy and at birth. Communities, especially in Indonesia, nutritional problems in pregnant women are still often found. The cause of deficiency for pregnant women is chronic energy. The purpose of this study was to determine the difference in age with an understanding of the incidence of cake that is experienced by pregnant women located in the village of Leung Baro. Quantitative descriptive research that describes the description of the location. By using observation techniques (observation) to research sites, education and direct interviews with pregnant women in the village of Lueng Baro, Suka Makmue District, Nagan Raya Regency. Based on the results of the Paired Samples Test, it shows that the t value is -5.445 with a significance value of p = 0.000. From these results it can be seen that the significant value is <0.05. From the results obtained it can be stated that there is a significant difference in knowledge about preventing the occurrence of CED in pregnant women after being given education (p <0.05), the difference in knowledge can be seen from the pre-test value of 20.0% and after education the mother's knowledge increases with a value post-test reached 73.3%. Provision of Balanced Nutrition Education in the Prevention and Management of KEK in Pregnant Women, there is a change in the knowledge of pregnant women in Leung Baro Village, Suka Makmue District, Nagan Raya Regency
The Role of Tuha Peut in Optimizing the Nutrition of Pregnant Women and Monitoring Related to the Implementation of the Qanun in Macah Village, Suka Makmue District, Nagan Raya Regency Zuhra, Fatimah; Teungku Nih Farisni
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal eduHealth, Periode Oktober - December, 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.188 KB)

Abstract

Background Pregnancy is a process that begins with conception and continues through the fetus's birth.Poor maternal nutritional status is associated with adverse birth outcomes, and nutrition plays a major and important role in the health of both the mother and the child.However, the connection that exists between maternal nutrition and the outcomes of birth can serve as the foundation for the development of nutrition interventions that will decrease mortality, morbidity, and the cost of health care while also enhancing birth outcomes and long-term quality of life.application of the qanun in Macah Village, District of Suka Makmue, Nagan Raya Regency.This exploration technique utilizes expressive subjective examination, which is a strategy used to answer research issues connected with information as stories starting from meetings, perceptions, and exhuming of reports coming about because of the job of tuha peut in enhancing the nourishment of pregnant ladies and checking connected with the execution of qanuns in Macah Town, Suka Makmue Locale, Nagan Raya Regime, which is very great thinking about that the program is done regularly and improvement has been completed in a reasonable way consistently.The conclusion is that the implementation of qanuns in Macah Village, Suka Makmue District, Nagan Raya Regency, which has been going well and is in accordance with the technical guidelines for preventing KEK in pregnant women, namely Qanun Gampong Macah Village, Suka Makmue District, Nagan Raya Regency, plays a role in optimizing the nutrition of pregnant women.
Co-Authors Afrianti Afrianti, Afrianti Ainun Mardiah Alamsyah, T. Alamsyah, Teuku amenda, siti azizah Aniska, Tiara Arami, Ayu Ardhana, Putri Syafira Arista, Tipani Arundhana, Andi Imam Asmaul Husna Atik Mawarni Ayuning, Dwi Bah, Faatimah Cut Poppy Meutia Darmawan Darmawan Darmawi Darmawi Desi Arisandi, Dedi Dewi Susanna Dian Fera Endah Anisa Rahma, Endah Anisa Ernawati Ernawati Fadillah, Mardi Fahlevi, Muhammad Iqbal Fakhrurradhi Luthfi Fatimah Zuhra Fera, Dian Fikri Faidul Jihad Firman Firdauz Saputra Fitrah Reynaldi Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Giovanni Oktavinanda Gunawan Gunawan Hafiza, Jikral Harith, Sakinah Hasrah Junaidi, Hasrah Humairah, Rauzah Ihsan Murdani Jihad, Fikri Faidul Kasmawati Khotimah Khotimah Kiswanto Kiswanto Lili Eky Nursia N Maiza Duana Maqhfira, Raudhia Mardi Fadillah Mardi Fadillah Mariyani MARNIATI Marniati Marniati, Marniati Martha Irene Kartasurya Muliadi, T. Muliadi Murdani, Ihsan Mursyidin Mursyidin Nabela, Danvil Nellis Mardhiah Ningrum, Purwati Nourmalina Arphi Nurdin, Ambia Nurhayati Nurhayati Nuril Ade Baskila Nurjadidah Nursia, Lili Eky Onetusfifsi Putra Perry Boy Chandra Siahaan Pipi Rahayu Putra, Onetusfifsi Rahayu Indriasari Rahma, Cukri Reynaldi, Fitrah Reynaldi, Fitrah Rinaldy Rinaldy Rinaldy Rinaldy Rinawati Rinawati Rismawati Safrizal Safrizal - Safrizal Safrizal Serino Seventia, Ade Irma Shazia Putri Hazima Siahaan, Perry Boy Chandra Siti Maisyaroh Fitri Siregar Siti Maisyaroh Fitri Siregar Uswatun Hasanah Veni Nella Syahputri, Veni Nella Venni Nella Syahputri Vira Novita Sari Wahyu Gito Putro Yarmaliza Yarmaliza, Yarmaliza Yulizar Yulizar Yusril Mizan Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin Zakiyuddin zakiyuddin, Zakiyuddin Zakiyuddin, Zakiyuddin