p-Index From 2021 - 2026
7.616
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Journal of English Language Teaching English Review: Journal of English Education An - Nisa` Acta Pharmaceutica Indonesia Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Insect (Informatics and Security) : Jurnal Teknik Informatika JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni English Language Teaching Educational Journal Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Jurnal Fisika dan Terapannya Maspul Journal of Community Empowerment BJRM (Bongaya Journal of Research in Management) Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat AKMENIKA Ana Bulava Jurnal Pendidikan Anak Omiyage: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies) Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Community Empowerment Studies in English Language and Education Journal of Public Health Concerns E-JRM IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat International Journal of Health Sciences Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Teaching English as a Foreign Language Journal Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry JEBD Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Journal Innovation In Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Idealita: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan DIPANEGARA KOMPUTER SISTEM INFORMASI (DIPAKOMSI) Agency Journal of Management and Business Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Journal Social Engagement: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) Masterpiece Journal Society Service Insight EDUCHILD Journal of Early Childhood Education Study of Scientific and Behavioral Management (SSBM) Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN APLIKASI MARKETPLACE OLEH-OLEH KHAS TORAJA BERBASIS WEB Fatimah, Sitti; Upa, Delma Tandi; Jufri, Jufri; Marlina, Erni
DIPAKOMSI Vol. 17 No. 2 (2023): Jurnal Dipanegara Komputer Sistem Informasi (DIPAKOMSI)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dipa Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36774/dipakomsi.v17i2.1520

Abstract

Bisnis oleh-oleh khas daerah lokal menjadi salah satu bidang bisnis yang cukup popular dikalangan masyarakat hingga ke daerah dan pedesaan. Dengan modal yang tidak terlalu berat dan peluang keuntungan yang tinggi menjadikan banyak masyarakat menggandrunginya. Salah satu daerah yang terkenal dengan budaya dan keindahan alamnya yaitu Toraja, membuat para wisatawan lokal dan mancanegara tertarik untuk datang berkunjung sehingga hal ini membuat peluang bagi masyarakat ikut membuka bisnis oleh-oleh khas lokal salah satu oleh-oleh kuliner yang sangat popular adalah kue tori. Dengan banyaknya bisnis oleh-oleh khas lokal dan ditunjang dengan keindahan alam dan budaya menjadikan modal utama untuk mengembangkan usaha para pelaku bisnis lokal. Namun hal tersebut belum terselesaikan secara khususnya pada penjualan. Proses penjualan oleh-oleh masih menggunakan proses penjualan konvensional. Adanya sebuah platform digital yang dapat menampung dan mengintegrasikan para pelaku bisnis oleh-oleh khas lokal khususnya yang ada di pedesaan sehingga membantu para pelaku bisnis dalam mencapai pemasaran yang tidak hanya terpusat di desa masing-masing. Dengan adanya sebuah platform ini dapat menjadi jalan dan ruang bersama mengenal banyaknya oleh-oleh khas lokal. Dengan penerapan platform ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pelaku bisnis khas lokal serta sebagai tempat mengiklankan produk khas daerah kepada para wisatawan lokal maupun wisatanwan mancanegara.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Frontliner dan Penerapan Nilai-Nilai Islam terhadap Kepuasan Nasabah Bank Syariah Indonesia KCP Makassar Veteran MUH. AFTA NOER; Sitti Fatimah; Nuraeni Gani
Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam
Publisher : ekonomi syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Bank Syariah Indonesia KCP Makassar Veteran, kualitas pelayanan frontliner dan penerapan nilai-nilai Islam adalah dua faktor utama yang mempengaruhi kepuasan nasabah. Dengan meningkatnya ekspektasi nasabah terhadap layanan keuangan, bank syariah harus mengelola kedua aspek ini secara efektif untuk memastikan tingkat kepuasan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kualitas pelayanan Frontliner dan Penerapan Nilai-Nilai Islam terhadap Kepuasan Nasabah pada Bank Syariah Indonesia KCP Makassar Veteran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan asosiatif dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 sampel. Teknik analisis data menggunakan uji koefisien determinasi, uji parsial dan simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan Frontliner berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Nasabah, dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05 dan nilai t-hitung 3,085 > t-tabel 1,982, Penerapan Nilai-Nilai Islam berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Nasabah, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t-hitung 4,484 > t-tabel 1,982, dan Kualitas Pelayanan Frontliner dan Penerapan Nilai-Nilai Islam secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Nasabah, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai F-hitung 40,736 > dari F-tabel 3,090.
Warm Water Compress Can Reduce Primary Dysmenoreal Pain In Midwifery Students Fatimah, Sitti; Musni, Musni
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i12.23747

Abstract

Latar Belakang: Dismenore primer merupakan keluhan menstruasi yang paling umum dialami perempuan usia reproduksi dan sering berdampak pada aktivitas fisik maupun konsentrasi belajar. Kondisi ini muncul akibat peningkatan produksi prostaglandin yang memicu kontraksi uterus berlebihan sehingga menimbulkan nyeri. Penanganan non-farmakologis seperti kompres air hangat diyakini mampu meningkatkan vasodilatasi dan relaksasi otot, sehingga berpotensi menurunkan intensitas nyeri.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian kompres air hangat terhadap penurunan nyeri dismenore primer pada mahasiswa kebidanan.Metode:  Penelitian ini menggunakan desain Pre Experimental a one-group pre-test post-test design, dengan jumlah sampel 22 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks.Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami dismenore kategori sedang (54%). Setelah pemberian kompres air hangat, mayoritas responden menunjukkan penurunan nyeri menjadi kategori ringan (72%). Uji Wilcoxon Signed Ranks memperoleh nilai P = 0,001 yang menunjukkan bahwa kompres air hangat memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri dismenore primer.Kesimpulan: T Kompres air hangat efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore primer pada mahasiswa kebidanan dan dapat direkomendasikan sebagai pilihan terapi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan untuk manajemen nyeri menstruasi.Saran: Mahasiswa disarankan menerapkan kompres air hangat sebagai upaya mandiri dalam mengelola nyeri menstruasi, dan institusi pendidikan dapat mengintegrasikan edukasi manajemen nyeri nonfarmakologis dalam kegiatan promosi kesehatan reproduksi Kata Kunci : dismenore primer, nyeri menstruasi, kompres air hangat, terapi nonfarmakologis ABSTRACT Background: Primary dysmenorrhea is one of the most common menstrual complaints among women of reproductive age and often affects physical activity and learning concentration. This condition arises from increased prostaglandin production, which stimulates excessive uterine contractions and results in pain. Non-pharmacological management, such as warm compress therapy, is believed to promote vasodilation and muscle relaxation, thereby potentially reducing pain intensityPurpose: To determine the effect of warm compress therapy on reducing primary dysmenorrhea pain among midwifery students.Methods:  This study employed a pre-experimental one-group pre-test post-test design with 22 respondents selected using a purposive sampling technique. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks test.Results: Before the intervention, most respondents experienced moderate dysmenorrhea (54%). After receiving warm compress therapy, the majority reported a decrease in pain intensity to the mild category (72%). The Wilcoxon Signed Ranks test showed a p-value of 0.001, indicating that warm compress therapy had a significant effect on reducing primary dysmenorrhea pain.Conclusion: Warm compress therapy is effective in reducing the intensity of primary dysmenorrhea among midwifery students and can be recommended as a simple, safe, and easily applied non-pharmacological option for menstrual pain management.Suggestions; Students are encouraged to use warm compresses as an independent strategy to manage menstrual pain, and educational institutions are advised to integrate non-pharmacological pain management education into reproductive health promotion activities. Keywords: primary dysmenorrhea, menstrual pain, warm compress, non-pharmacological therapy 
PENDIDIKAN ISLAM INTERDISIPLINER Sitti Fatimah
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2025): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Bulan Desember 2025)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v1i6.209

Abstract

An interdisciplinary approach to Islamic education offers a path to integrating Islamic values with general sciences to address the complexity of social, technological, and ethical problems in the modern era. Interdisciplinary Islamic education is a comprehensive approach that integrates various disciplines in understanding, developing, and applying Islamic educational values. This approach emerged in response to the complexity of modern educational problems that can no longer be solved by a single field of study. Interdisciplinarity serves to enrich the perspective of Islamic education by integrating social sciences, humanities, psychology, philosophy, and even natural sciences. This article examines the concept, theoretical and philosophical foundations, scope, implementation models, benefits, and challenges of interdisciplinary Islamic education, as well as its implications for curriculum and learning practices. Policy recommendations are provided for curriculum development, teacher training, and follow-up research. Building Islamic education based on religious moderation through interdisciplinary Islamic studies is an inseparable link. Using library research, this paper is born from in-depth reflection based on the literature review obtained. To realize the interdisciplinary Islamic studies movement and strengthen Islamic education based on religious moderation, it is necessary to take firm steps, with encouragement and cooperation from various parties. The method used is a literature review of a number of recent publications. The results of this study indicate that interdisciplinary Islamic education can produce educational formulations that are more relevant, adaptive, and responsive to the demands of the times.
Application of Material Law in Islamic Banking Disputes Following Constitutional Court Decision No. 93/PUU-X/2012: A Review of Normative-Jurisprudential Literature: Penerapan Hukum Materiil Sengketa Perbankan Syariah Pasca Putusan MK No. 93/PUU-X/2012: Tinjauan Literatur Normatif-Yurisprudensial Fatimah, Sitti; Ludfi, Ludfi
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v6i2.4965

Abstract

This study examines the application of material law in resolving Islamic banking disputes following the Constitutional Court Decision No. 93/PUU-X/2012 through a review of normative-jurisprudential literature. The Constitutional Court's decision affirmed the absolute authority of religious courts in Islamic banking disputes, but the practice of applying material law by judges shows problematic dynamics. The objectives of this study focus on three things: the consistency of judges' normative references, the dominant sources of material law used, and the suitability of their application to the principles of maqashid al-shariah. The method used is normative juridical with a literature approach, which involves a review of laws and regulations, court decisions, DSN-MUI fatwas, the Compilation of Islamic Economic Law (KHES), and relevant academic documents. The results of this study indicate that although the authority for dispute resolution has formally shifted to religious courts, the application of substantive law in practice remains inconsistent with the ideals of Islamic economic law. Judges tend to rely more on the Civil Code as the primary reference, while the KHES and DSN fatwas are used to a limited extent and are more complementary. Furthermore, the substance of decisions still relies heavily on a formalistic approach, so that the values of maqashid al-shariah, such as justice, benefit, and protection of rights, have not been optimally internalized. Theoretically, this study enriches the discourse on the importance of integrating maqashid al-shariah into the practice of Islamic economic jurisprudence. Practically, these findings imply the need to strengthen the capacity of judges through training, the development of more applicable technical guidelines, and the strengthening of the position of KHES and DSN fatwas as primary sources of law, in order to realize a more substantive, just, and beneficial sharia justice system
Harmonisasi Nilai-Nilai Maqāṣid al-Syarīʻah dan Hukum Nasional dalam Penetapan Usia Minimum Perkawinan di Indonesia Sitti Fatimah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4453

Abstract

Penetapan usia minimum perkawinan merupakan isu strategis yang berada pada persimpangan antara tuntutan perlindungan hak-hak anak dan perempuan dengan pemahaman normatif terhadap ajaran agama. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi nilai-nilai maqāṣid al-syarīʻah yang relevan dalam penetapan usia minimum perkawinan; (2) menganalisis sejauh mana kebijakan hukum nasional Indonesia sejalan dengan nilai-nilai maqāṣid al-syarīʻah; dan (3) menawarkan kerangka konseptual harmonisasi antara syariat Islam dan hukum positif dalam isu perlindungan anak dan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan analisis kualitatif, didukung oleh studi dokumen terhadap peraturan perundang-undangan, literatur fikih, serta teori maqāṣid al-syarīʻah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai maqāṣid al-syarīʻah seperti ḥifẓ al-nafs, ḥifẓ al-‘aql, ḥifẓ al-nasl, dan prinsip kemaslahatan umum mendasari pentingnya pembatasan usia minimum perkawinan sebagai upaya melindungi generasi muda dari dampak negatif perkawinan usia dini. Kebijakan hukum nasional dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 terbukti selaras dengan tujuan-tujuan tersebut, karena memperhatikan aspek keselamatan fisik, psikologis, dan sosial calon mempelai. Penelitian ini juga menawarkan kerangka konseptual harmonisasi yang menekankan pada penggunaan maslahah sebagai basis kebijakan, penerapan ijtihād jamā‘ī, peningkatan literasi maqāṣid di kalangan pemangku kepentingan, adaptasi terhadap dinamika sosial, serta penguatan sinergi antara negara, ulama, dan masyarakat
Community Empowerment of Catfish Farming Groups through Processed Product Diversification to Increase Product Value in Balangnipa Village Makmur; Muh. Amar; Sofyang; Mochamad.Nurdin; Nurfadillah; Sitti Fatimah
Masterpiece Journal Society Service Insight Vol. 1 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : www.amertainstitute.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65246/mjssi.v12.485

Abstract

Catfish farming represents a strategic community-based economic activity due to its relatively low production cost, high nutritional value, and adaptability to limited land through tarpaulin pond systems. However, many small-scale catfish farming groups remain constrained by limited technical knowledge, weak market access, and the absence of value-added product diversification. This community empowerment program aimed to enhance the capacity of the Bululasiai Catfish Farming Group in Balangnipa Village, Sinjai Regency, through integrated interventions focusing on cultivation improvement, processed product diversification, packaging, marketing, and business legality. The methodology employed participatory approaches, including field surveys, focus group discussions, training sessions, and continuous mentoring to identify key challenges and local potential. The program outcomes demonstrate a significant improvement in participants’ knowledge and skills related to sustainable catfish cultivation, processed product development such as catfish sticks and nuggets, and attractive packaging techniques. Furthermore, the initiative facilitated greater awareness of market-oriented production and compliance with business legality requirements, including Business Identification Numbers (NIB) and halal certification processes. The diversification of processed catfish products contributed to increased product value and expanded income opportunities for group members and their households. Overall, the program generated positive economic and social impacts, strengthened local entrepreneurial capacity, and provided a replicable model for empowering small-scale aquaculture communities through value-added processing and integrated market-oriented strategies.
Strengthening Community Empowerment Through Business Legalization Assistance for MSMEs: Evidence from Panaikang Village, East Sinjai Makmur; Sitti Fatimah; A. Fitriani; Mochamad Nurdin; Rusdiana; Muhammad Amar; Winadia; Asrul; Nurfadillah; Fajarudddin
Masterpiece Journal Society Service Insight Vol. 2 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : www.amertainstitute.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65246/mjssi.v21.486

Abstract

Business legality is a crucial foundation for strengthening the identity, credibility, and competitiveness of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly in rural areas. Many MSME actors face obstacles in accessing formal legality due to limited knowledge and administrative capacity. This community service program aimed to empower MSMEs in Panaikang Village, East Sinjai District, through assistance in obtaining business legality, specifically the Business Identification Number (NIB) and Halal Certification. The program employed a participatory approach consisting of an initial survey, program socialization, data collection, training sessions, and direct assistance in issuing legal documents. The target group included MSME actors engaged in food processing, snacks, beverages, and local products. The results demonstrate a significant increase in participants’ understanding of the importance of business legality, product packaging, and basic marketing strategies. Most MSME actors successfully obtained their NIB, while several culinary businesses proceeded to the halal certification application stage. This assistance also enhanced entrepreneurs’ confidence and readiness to expand market access, including participation in local MSME exhibitions. The program contributed to strengthening local economic potential and promoting sustainable community-based economic development. Overall, business legality assistance proved to be an effective empowerment strategy for improving MSME resilience, formalization, and competitiveness in rural communities. Continuous collaboration between universities, local governments, and supporting institutions is recommended to ensure sustainability and broader impact.
GAMBARAN PERILAKU SOPAN SANTUN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA RABBANI KECAMATAN TANETE RIATTANG KABUPATEN BONE Detsy Hatmala Citra; Mahmud, Bonita; Sitti Fatimah
EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/educhild.v6i2.6006

Abstract

This thesis investigates the role of teachers in instilling polite behavior among children aged 5–6 years at RA Rabbani, Tanete Riattang District, Bone Regency. The study aims to examine how teachers foster polite behavior and to identify the forms of polite behavior demonstrated by children in early childhood education. A descriptive qualitative research design was employed, drawing on pedagogical and psychological perspectives. Data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate three main forms of polite behavior among children aged 5–6 years: (a) mutual respect, reflected in caring attitudes toward others without undermining one’s own self-esteem; (b) expressing gratitude as a way of appreciating the time and effort of others; and (c) socialization as a process that supports the internalization of values in the development of children’s attitudes and personality.
Edukasi terapi komplementer pada ibu hamil untuk mengurangi nyeri selama kehamilan Fatimah, Sitti; Heriyana, Desi
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 12 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i12.2397

Abstract

Background: Complementary therapy is a form of healing based on various modalities in health practices, supported by theory and belief. This therapy encompasses promotive, preventive, curative, and rehabilitative efforts, although currently, complementary therapy is an option during pregnancy to reduce common complaints or discomforts. Purpose: To provide knowledge and understanding of complementary therapies for health and their benefits to pregnant women during pregnancy. Method: This community service activity was held on October 25, 2025, from 9:30 to 11:00 a.m. WITA (Central Indonesian Time) at the Pajelele Village office, involving eight pregnant women as respondents. The material was delivered through interactive lectures, discussions, and demonstrations, accompanied by visual presentations and leaflets. The education materials covered complementary therapies and their health benefits during pregnancy. The activity was evaluated using pre-test and post-test questionnaires to measure changes in respondents' knowledge and understanding before and after the education. The data obtained were analyzed descriptively to illustrate differences in respondents' knowledge and understanding of complementary therapies from a pregnancy health perspective. The evaluation results are used as an indicator of activity effectiveness. Results: Data obtained on respondents' knowledge levels regarding complementary therapies and their benefits before the educational activity (pre-test) was 25.0% in the good category, 25.0% in the adequate category, and 50.0% in the poor category. Meanwhile, the level of knowledge of respondents after the educational activity (post-test) was 87.5% in the good category and 12.5% ​​in the adequate category. Conclusion: Health interventions that combine education (lectures) with direct demonstrations (practice/simulation) have proven highly effective in increasing pregnant women's knowledge and understanding of complementary therapies and their health benefits, thereby increasing motivation to implement them independently. Suggestion: It is hoped that educational activities accompanied by training on complementary therapies can be conducted regularly and involve health workers so that the public's understanding of the benefits of complementary therapies will be more fully understood based on medical knowledge. Keywords: Back pain; Complementary therapy; Health education; Pregnancy Pendahuluan: Terapi komplementer merupakan bentuk penyembuhan yang bersumber pada berbagai sistem modalitas dalam praktik kesehatan yang didukung oleh teori dan kepercayaan. Terapi tersebut meliputi upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif meskipun saat ini terapi komplementer yang ada menjadi salah satu pilihan selama kehamilan untuk mengurangi keluhan atau ketidaknyamanan yang umum terjadi Tujuan: Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang terapi komplementer untuk kesehatan dan manfaatnya kepada ibu hamil selama menjalani kehamilan. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2025 pada pukul 09.30–11.00 wita di kantor Desa Pajelele dengan melibatkan 8 ibu hamil untuk menjadi responden. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi dan demonstrasi disertai media presentasi visual dan leaflet. Materi penyuluhan meliputi tentang terapi komplementer dan manfaat kesehatan selama masa kehamilan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan dan pemahaman responden sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan perbedaan tingkat pengetahuan dan pemahaman responden tentang terapi komplementer dalam perspektif kesehatan kehamilan. Hasil evaluasi digunakan sebagai indikator efektivitas kegiatan.  Hasil: Mendapatkan data tingkat pengetahuan responden mengenai terapi komplementer dan manfaatnya sebelum kegiatan edukasi (pre-test) adalah sebesar 25.0% dalam kategori baik, sebesar 25.0% dalam kategori cukup, dan sebesar 50.0% dalam kategori kurang. Sedangkan tingkat pengetahuan responden setelah kegiatan edukasi (post-test) menjadi sebesar 87.5% dalam kategori baik dan sebesar 12.5% dalam kategori cukup. Simpulan: Intervensi kesehatan yang menggabungkan edukasi (ceramah) dengan demonstrasi langsung (praktik/simulasi) terbukti sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil mengenai terapi komplementer dan manfaatnya dalam kesehatan, sehingga meningkatkan motivasi untuk menerapkan terapi secara mandiri. Saran: Diharapkan, kegiatan edukasi yang disertai dengan pelatihan tentang terapi komplementer dapat dilakukan secara berkala dan melibatkan tenaga kesehatan sehingga pemahaman tentang manfaat terapi komplementer akan lebih dirasakan oleh masyarakat berdasarkan ilmu pengetahuan medis.
Co-Authors A. Fitriani A. Sri Mardiyanti Syam A. Ulfa Fatmasanti A.Ulfa Fatmasanti Abdul Kadir Abdullah, Salma Abhull Azwad, Nugraha Achmad Amzal Maulana Adek Adhiyati Zulkifli Ajeng Wijayanti, Lumastari Aji, Sulistyani Prabu Alfah, Siti Alfina Baharuddin Aliah Adillah Alif, Rizkan Alisyah Pitri Aminullah Aminullah Amniar, Nurul Hifdziyah Ampauleng Andi Sugiati Arini Fitria Mustapita Aryuliva Adnan Ashari, Yuli Asri Dewi, Asri Asriani alimuddin Asrianti Safitri Muchtar Asrul Aulia Ananda Putri Desi Heriyana Desrianti, Elisa Detsy Hatmala Citra Eka Sarofah ELIHAMI, ELIHAMI Erni Marlina, Erni Fadhilla, Genialita Fadrinasesa, Dinda Fahdilla, Genialita Fajarudddin Fajaruddin firmanda, syauqi agung Fitrawati, Fitrawati - Ginting, Dyah Ayu Lestari Haeran Haeruddin Hafizatul’ Ain Hamzah Hamzah Hanifa, Hanina Liddini Hasan Hasan Hasmiwarni Hasmiwarni Hasna Dewi Hasna, Fadilah Habibul HEMON, M TUFAILA Heriyana, Desi Husnul Khatimah Ilham Gani Indah Fauziah Irfan, Ahmad IRWAN LAKANI Ita Novianti Jamaluddin Ahmad Jannah, Hariratul Jufri Jufri Kamaruddin Arsyad Karmilah, Karmilah Kasmiati Kiki Reski Rahmadani Kurniawan Kusumawati, Anna Leomo, Sitti Lubis, Halimatussakdiyah Ludfi, Ludfi MAHMUD, BONITA Makmur Meiliza Delviyanti Mira, Asri Sekar Mochamad Nurdin Mochamad.Nurdin Muh Fadlyazim Muh. Afta Noer Muh. Amar Muh. Said L Muh. Tamrin Muhammad Amar Muhammad Ikhtiar Muhammad Nur Munir, Wahidah Musni, Musni Mutmainnah Mutmainnah Nilfatri Noor Shodiq Askandar Nur Amin Nur Asmawati Nurdin Nuraeni Gani nuraenigani Nurfadillah Nurliana Sari Nurul fazirah Panitra. A Perkasa, Muh. Alwis Arya Pratiwi Riski Pratiwi, Bhekti Pratiwi, Qurrata Ayuni Putri, Meira Anggia R, Rahmi Rahim, Samsir Ranover, Ranover Ratnawati Ratnawati Reliyanti Retoliah Reza Aril Ahri Rianto, Vegi Harmiana Rosita Rosita Rosmini Rosmini rusdiana Rustam, La Ode Sabriana, Riska Saide, Rusnaeni Salma Abdullah Saputra, Ogie Winas Sari, Revi Nilam Selicha Putri Sima, Yenny Sintha Tresnadewi Sofyang St. Malka Suci Dewi Maharani suci fitra yani Sudarman, Dirman Suleman, Darwis Supriadi Hamid Susi , Susi Syahfitri, Triyana Syamsiah Hasyim SYAMSU ALAM Syamsuddin Syamsuddin Syamwil, Syamwil Tabrani, Achmad Ula, Zumrotul Ulfa Aulia Upa, Delma Tandi Usnidah Umar Wahyunainti, Nur Winadia Y, Yusnia Yenni Rozimela Yoga Yuniadi Yulsa, Fadli Muhamad Yusri, Muhammad Nazipul Yusuf, Dewi Nurhayati