Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Pola Makan dan Skrining Status Gizi Anak Sekolah di SDN 129 Palembang Febry, Fatmalina; Misnaniarti, Misnaniarti; Ainy, Asmaripa; Etrawati, Fenny; Maulina Sari, Desri
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.13205

Abstract

Background: Primary school children need adequate nutrition to avoid deviations in growth and development. The imbalance between intake and nutritional adequacy will cause nutritional problems. This activity aims to determine elementary school children's diet, nutritional status, and knowledge about balanced nutrition. Methods: This service activity is integrated with the Food Consumption Assessment course of Nutrition Study Program students of the Faculty of Public Health Semester V. This activity participants were 5th-grade students of State Elementary School 129 Palembang, totaling 53 people. This activity was carried out in 3 stages: nutritional status screening, interviews related to food intake, and nutrition education. Results: Most of the students had underweight status 81.1% (weight-for-age) and normal nutritional status 69.8% (height-for-age) and 62.3% (BMI-for-age). Most students consumed incomplete meals (79.2%) and a deficit energy adequacy level (67.9%). There was an increase in knowledge at pretest (28.3%) and posttest (56.6%). Conclusion: There is an increase in student knowledge after being given education in the form of lectures and educational games with an additional average score of 8.49 points.
ENHANCING EMPLOYEE HEALTH THROUGH THE SEBUSE PROGRAM: AN EVALUATION AT PERTAMINA REFINERY UNIT III PLAJU Rafiqy, Muhammad; Novrikasari, Novrikasari; Zulkarnain, Mohammad; Misnaniarti, Misnaniarti; Mutahar, Rini; Febry, Fatmalina
International Journal of Health Science & Medical Research Vol 4, No 2 (2025): August 2025
Publisher : UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ijhsmr.v4i2.35245

Abstract

Since 2021, Pertamina has implemented the SeBuSe (Healthy, Fit, and Happy) program as a corporate health and wellness initiative that operationalizes Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) standards. The novelty of this study lies in its strategic integration of the HSSE perspective in evaluating an employee wellness program, its comprehensive application of the SWOT framework for organizational analysis, and its inclusion of participant spouses to capture broader behavioral and motivational dynamics. The program emphasizes holistic well-being through structured activities such as Fat Loss and Move More, designed to support sustained lifestyle improvements. Based on these considerations, this study aims to identify and analyze internal and external factors influencing SeBuSe's effectiveness in improving employee health outcomes using the SWOT analytical approach. Data were collected through Focus Group Discussions (FGDs) involving 30 participants and complemented by in-depth interviews with two program managers and four participant spouses to ensure a multi-perspective understanding of program implementation. The SWOT analysis positions SeBuSe in Quadrant I (Aggressive/Growth Strategy), supported by an internal factor score of 3.10 and an external factor score of 3.46, indicating strong institutional capacity and significant opportunities for further development. Overall, the findings generate strategic insights that can strengthen health promotion efforts and reinforce a proactive safety and wellness culture within Pertamina’s industrial environment.Keywords: Health; Improvement; Productivity; Strategy; SeBuSe; Work.
Gerakan Sekolah Sehat: Sehat Bergizi, Sehat Fisik dan Sehat Lingkungan di SDN 072 Palembang Febry, Fatmalina; Ainy, Asmaripa; Camelia, Anita; Mutahar, Rini
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.17081

Abstract

Background: Permasalahan kesehatan anak sekolah masih harus mendapatkan perhatian penuh seperti status gizi, konsumsi makanan beresiko serta kebersihan diri dan aktivitas fisik. Peran sekolah dalam bentuk sekolah sehat dapat dimanfaatkan bagi pihak sekolah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesehatan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk menginisiasi program sekolah sehat dan meningkatkan pengetahuan anak sekolah mengenai sehat bergizi, sehat fisik dan sehat lingkungan. Metode: Kegiatan pengabdian ini terintegrasi dengan mata kuliah Gizi Olahraga mahasiswa Prodi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Semester V. Peserta kegiatan ini merupakan siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 072 Palembang yang berjumlah 62 orang. Kegiatan ini dilakukan selama 2 minggu yaitu minggu ke-1 edukasi dan game edukasi mengenai sehat bergizi yang dilaksanakan selama 2 jam dan minggu ke-2 edukasi dan game edukasi mengenai sehat fisik dan sehat lingkungan yang berlangsung selama 3 jam. Evaluasi kegiatan ini adalah melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan siswa mengenai sehat bergizi (p=<0,001) dan pengetahuan mengenai sehat fisik sehat lingkungan (p=<0,001) setelah diberikan edukasi berupa ceramah dan juga games edukasi. Kesimpulan: Edukasi yang dilakukan dengan metode penyuluhan dan game edukasi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak mengenai sehat bergizi, sehat fisik dan sehat lingkungan.
Hubungan antara Pemberian Susu Formula dengan Kejadian Diare pada Anak Usia 0-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Balai Agung Sekayu Cucu Suherna; Fatmalina Febry; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Diare merupakan salah satu penyakit utama pada bayi di Indonesia sampai saat ini dan menempati urutan ke tiga penyebab kematian bayi. Salah satu penyebabnya adalah perilaku ibu dalam pemberian susu formula yang tidak benar. Hal ini disebabkan karena susu formula merupakan media yang baik bagi pertumbuhan bakteri, sehingga kontaminasi mudah terjadi terutama jika perilaku ibu dalam pemberian susu formula yang tidak benar dan dapat menyebabkan diare pada anak.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitiannya adalah anak usia 0-24 bulan yang paling muda dalam keluarganya dan diberi susu formula di Wilayah Kerja Puskesmas Balai Agung Sekayu dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling.Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kejadian diare pada anak usia 0-24 bulan yaitu sebesar 52,9%. Secara statistik hasil penelitian ini adalah penggunaan air untuk mengencerkan susu, cara membersihkan botol susu, kebiasaan cuci tangan sebelum mengencerkan susu dan jenis susu formula masing-masing mempunyai hubungan dengan kejadian diare pada anak.Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan air untuk mengencerkan susu, cara membersihkan botol susu, kebiasaan cuci tangan sebelum mengencerkan susu dan jenis susu formula dengan kejadian diare pada anak usia 0-24 bulan.Kata kunci : diare, susu formula, anak usia 0-24 bulan
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Implan di Desa Parit Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Medias Imroni; Nur Alam Fajar; Fatmalina Febry
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Indonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) di Indonesia pada tahun 2000 tercatat sebesar 1,49% dan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk tersebut maka pemerintah mengupayakan program Keluarga Berencana (KB). Salah satu kebijakan dari program KB ialah meningkatkan penggunaan kontrasepsi yang lebih efektif, efisien, dan berjangka waktu panjang. Implan merupakan jenis kontrasepsi yang sangat efektif dengan tingkat efektivitas 97-99% dengan jangka waktu pemakaian lima tahun. Meskipun efektivitas implant sangat tinggi tapi penggunaannya masih cukup rendah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi (implan) di Desa Parit Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.Metode : Penelitian ini merupakan survei yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Dimana variabel independen dan dependen diobservasi sekaligus pada saat bersamaan. Data dikumpulkan menggunakan data sekunder dan alat bantu kuesioner berupa data primer. Selanjutnya data tersebut diolah dengan menggunakan program SPSS dan dilakukan analisis univariat dan bivariat. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu-ibu akseptor KB di Desa Parit Kecamatan Indralaya Utara yaitu sebanyak 87 orang.Hasil penelitian : Didapatkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan implan adalah sikap ibu mengenai implan (X2 0,03) dan peran suami mengenai implan (X2 0,03). Sedangkan variabel tingkat pendidikan, pengetahuan tentang implan, dan pelayanan konseling KB tidak berhubungan dengan penggunaan implan.Kesimpulan : Diharapkan bagi pasangan usia subur meminta penjelasan lebih lanjut kepada petugas kesehatan pada saat pelayanan konseling berlangsung. Bagi tenaga kesehatan, perlu ditingkatkanya pelaksanaan penyuluhan tentang KB dan meningkatkan kinerja para PLKB dalam memberikan penjelasan tentang isu-isu kontroversial yang berkembang di masyarakat terhadap efek samping yang ditimbulkan dari pemakaian alat kontrasepsi terutama implan.Kata kunci : Penggunaan implan, akseptor KB
Kebiasaan Jajan pada Anak Fatmalina Febry
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan jajan pada anak sudah menjadi kebiasaan yang umum dan dapat ditemui di berbagai tingkat social ekonomi masyarakat. Makanan jajanan kebanyakan tidak memenuhi syarat kesehatan dan sangat beresiko terhadap cemaran biologis atau kimiawi. Tetapi ternyata makanan jajanan juga dapat menyumbangkan zat gizi apabila pemilihan makanan jajanan tepat. Oleh karena itu perlu peran serta orang tua dan pihak sekolah untuk memberikan pengetahuan kepada anak agar anak dapat mengurangi kebiasaan jajan dan dapat memilih makanan jajanan yang memenuhi syarat kesehatan dan mempunyai nilai gizi yang baik.Kata kunci: kebiasaan jajan, nutrisi, anak
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu dan Pemberian Makanan Pendamping ASI pada Anak Usia 6-24 Bulan di Kelurahan Kuto Batu Kota Palembang Rizki Nurmaliani; Fatmalina Febry; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Makanan pendamping ASI (MP-ASI) memiliki peranan penting dalam memenuhi dan melengkapi kebutuhan zat-zat gizi anak usia 6-24 bulan karena ASI sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal. Pengetahuan ibu yang rendah tentang pemberian MP-ASI dan pemberian MP-ASI yang dilakukan secara tidak tepat dan benar dapat menyebabkan masalah gizi seperti gangguan pertumbuhan dan perkembangan serta gizi kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu dan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-24 bulan di Kelurahan Kuto Batu Kecamatan Ilir Timur II Palembang tahun 2009.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% responden memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang pemberian MP-ASI, 55% responden memberikan MP-ASI secara dini, 57% responden memberikan MPASI dengan cara kurang baik, dan 72% responden memberikan MP-ASI dengan frekuensi makan yang sesuai dengan tahapan pertumbuhan dan perkembangan.Kesimpulan: Pemerintah setempat perlu mengadakan penyuluhan tentang makanan pendamping ASI pada para ibu yang memiliki anak usia 0-24 bulan dan para ibu diharapkan memberikan makanan pendamping ASI pada anak dimulai pada saat anak berusia 6 bulan sampai anak berusia 24 bulan dengan frekuensi makan dan macam MP-ASI yang sesuai dengan tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak.Kata kunci: makanan pendamping ASI, MP-ASI, pengetahuan ibu
Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Rumah Tangga dalam Penggunaan Minyak Goreng Sawit di Kelurahan Indralaya Indah Indah Purnama Sari; Nazly Hanim; Fatmalina Febry
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Minyak goreng merupakan salah satu dari sembilan kebutuhan pokok di Indonesia. Pengetahuan para ibu rumah tangga tentang minyak goreng yang minim dapat menimbulkan kerugian. Selain itu, minyak goreng yang digunakan berkali-kali (lebih dari 4 kali) akan mengalami oksidasi (reaksi dengan udara). Hal ini bisa menyebabkan iritasi saluran pencernaan, diare dan kanker.Metode: Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan minyak goreng sawit yang baik dan benar agar bermanfaat bagi kesehatan ibu rumah tangga dan keluarga di Kelurahan Indralaya Indah. Penelitian ini menggunakan kuesioner dalam mengumpulkan data primer.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu rumah tangga tertinggi adalah pengetahuan cukup (60,0%), sikap baik (95,3%) dan perilaku baik (62,4%) dengan karakteristik ibu rumah tangga berumur > 40 tahun, tamat SLTA/Sederajat, tidak bekerja, membeli minyak goreng sawit di supermarket dan di toko dan memperoleh sumber-sumber informasi minyak goreng sawit kemasan dari kelompok acuan dan media massa elektronik.Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan minyak goreng sawit yang baik dan benar belum dilaksanakan seluruhnya oleh ibu rumah tangga. Saran penelitian ini adalah perlunya dilakukan penyuluhan yang intensif kepada kelompok acuan dan produsen diharapkan mampu memberikan informasi (anjuran cara pemakaian minyak goreng) yang lebih lengkap dan rinci dalam label produk.Kata kunci : pengetahuan, sikap, perilaku, minyak goreng sawit
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal dengan Lama Menyusui pada Ibu di Kelurahan 30 Ilir Maria Fatrin; Fatmalina Febry; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : ASI merupakan makanan bayi yang paling sempurna. Pemberian ASI secara eksklusif sampai enam bulan harus diteruskan dengan durasi hingga dua tahun. Hal ini berkaitan dengan periode tumbuh pesat sel-sel otak bayi yang pertama dan tidak akan terulang selama masa pertumbuhan. Pentingnya ASI bagi bayi/balita sebaiknya tidak terhambat akibat bekurangnya produksi ASI yang berdampak pada kurun waktu menyusui menjadi singkat akibat penggunaan kontrasepsi hormonal pada ibu menyusui.Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian dilakukan pada 80 orang ibu menyusui yang memiliki balita usia 2-5 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara menggunakan kuesioner yang selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivariat.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan lama menyusui (p value = 0,526, 95% CI 0,498-7,902).Kesimpulan : Penggunaan kontrasepsi hormonal tidak berpengaruh terhadap lama menyusuiKeywords : Kontrasepsi, Hormonal, Lama Menyusui, ASI Ekslusif, Cross Sectional
Determinan Kejadian Tuberkulosis pada Orang Dewasa di Wilayah Kerja Puskesmas Boom Baru Palembang Felly Happy Hardini; Rini Mutahar; Fatmalina Febry
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis merupakan penyakit yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Untuk Kota Palembang, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota diketahui bahwa Puskesmas Boom Baru merupakan salah satu puskesmas penyumbang angka kejadian TB terbanyak setiap tahunnya. Namun, belum ada penelitian mengenai determinan kejadian tuberkulosis pada orang dewasa di wilayah kerja Puskesmas Boom Baru ini.Metode : Penelitian ini termasuk penelitian analitik dengan menggunakan studi kasus kontrol. Sampel yang dibutuhkan sebanyak 24 kasus dan 48 kontrol dengan perbandingan 1:2. Selanjutnya, data diolah dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square dengan = 0,05.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara umur (p-value = 0,031; CI 95%: 1,279<OR< 13,797), tingkat pendidikan (p-value = 0,020; CI 95%: 1,367<OR<15,484), tingkat pendapatan keluarga (p-value = 0,031; CI 95%: 1,279<OR<13,797), status gizi (p-value = 0,000; CI 95%: 3,200<OR<37,818), ventilasi rumah (p-value = 0,013; CI 95%: 1,472<OR<12,755), dan riwayat kontak penularan (p-value = 0,037; CI 95%: 1,079<OR<33,962) dengan kejadian tuberkulosis pada orang dewasa.Kata kunci : Determinan, Tuberkulosis, Dewasa, Puskesmas, Kasus Kontrol
Co-Authors Ahjah, Nur Fadhilah Ahmad Adi Suhendra Ahmad Sadiq Anita Camelia Anita Rahmiwati Appulembang, Yeni Anna Aprilia Arieska Fajri K Arisanti arisanti, maya Asmaripa Ainy Ayun, Ayatussholikhah Qurrota Bingsih, Windi Indah Fajar Cristi Andika Cristi Andika, Cristi Cucu Suherna Cucu Suherna Delia Yusfarani Des Mery Des Mery, Des Desi Winda Wati Desi Winda Wati, Desi Winda Desri Maulina Sari Dewi Handayani Dewi Sartika DEWI SARTIKA Diah Ayu Cahyaningtyas Dian Safriantini Dian Safriantini, Dian Dwi Fatmawati Dwi Fatmawati, Dwi Dwi Inda Sari, Dwi Inda Ellis Sepianessi Elvi Sunarsih Emalia Emalia Emalia Fajar Ningsih, Windi Indah Fajri, Aprilia Arieska Fatria Harwanto Fauziyah Fauziyah Fauziyah Febria Agustina Felly Happy Hardini Felly Happy Hardini, Felly Happy Fenny Etrawati Fitri Agustriani Fitri Ibtiah Fitri Ibtiah, Fitri Fitriani Fontani, Bernardin Dwi Hanim, Nazly Hapzi Ali Hardianti Herpandi . Icha Damayanti Iis Susanti Iis Susanti, Iis Inda Karyani Inda Karyani, Inda Indah Margarethy Indah Purnama Sari Indah Purnama Sari Indah Purnamasari Indah Yuliana Indah Yuliana Indah Yuliana Indah Yuliana Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Iwan Setia Budi Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Laili Yosi AS Lasmini Lasmini Lasmini, Lasmini Laura Dwi Pratiwi Lionita, Widya M Misnaniarti Maretalinia, Maretalinia Maria Fatrin Maria Fatrin, Maria Maulina Sari, Desri Medias Imroni Medias Imroni Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Muhammad Amin Arigo Saci Muhammad Nizar Nabilah, Defa Nuzul Nadia Purnama Sari Nadia Purnama Sari Nazly Hanim Nazly Hanim Nazly Hanim, Nazly Ningsih, Ellis Nurjuliasti Ningsih, Windi Indah Fajar Novitasari Novitasari Novitasari Novitasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurleka Yulastri Nurleka Yulastri, Nurleka Prautami, Erike Septa Purnama Sari, Indah Putri Sabila, Virgina Rafiqy, Muhammad Ramdika, Sari Bema Rindit Pambayun Rindit Pambayun Rini Anggraini, Rini Rini Angraini Rini Mutahar Rismawati Rismawati Rismawati Rizki Nurmaliani Rizki Nurmaliani, Rizki Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rozirwan . Rully Mufarika S Sa’udah Salsabila, Indah Listari Salsabila, Salsabila Sari Bema Ramdika Sariana Sariana Sariana, Sariana Sartono Sartono Sepianessi, Ellis Siti Rachmi Indahsari Suci Destriatania Suci Destriatania Susyani Susyani Sutrisni Sutrisni Sutrisni Syarif Husin Syarif Husin Syarif Husin Syarif Husin Tanwirotun Ni’mah Usi Lanita Virlita Virlita Virlita, Virlita Widyawati Widyawati Widyawati Widyawati Windi Indah Fajar Ningsih Windi Indah Fajar Ningsih Windi Indah Fajar Ningsih Y Yeni Yeni Yeni Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Zulkarnain, Mohammad