Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Support Group Therapy on Bullying Victim’s Resiliency in An Islamic Boarding School Setting Rizka Yunita; Widya Addiarto
Babali Nursing Research Vol. 4 No. 4 (2023): October
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2023.44273

Abstract

Introduction: Bullying becomes a subset of intentional aggressive behavior that occurs globally. It allows the invasion of negative experiences, triggering feelings of discouragement, hopelessness, desperation, and insecurity, leaving the victims in powerless and indefensible circumstances toward the vicious bullying attacks. Thus here, we ought to investigate the influence of support group therapy on resilience among bullying victims in an Islamic boarding school setting. Method: This was a quasi-experimental study with a pre-posttest design with the control group. A total of 64 eligible participants that selected by the purposive sampling technique then equally distributed into the experimental and control groups. This research was conducted from May to June 2023 at Islamic Boarding School. Data were collected using the Resilience Scale Questionnaire which consists of 25 question items with answer choices using a Likert scale. Result: The results showed that the difference in resilience before and after the intervention in the control group showed a p value of 0.080, while in the treatment group the difference in resilience showed a p value of 0.000 before and after the intervention. The difference in the resilience scores of the control and treatment by the Wilcoxon test showed the p-value of 0.000, these results show that the significant effect of support group therapy on bullying victims’ resiliency. Conclusion: Support group therapy conclusively concentrates on providing adequate support and reinforcement to the bullying victims, cultivating empathy to restore their confidence and resiliency. Furthermore, this therapy can be implemented in mental health and community nursing settings as an alternative therapy. Keywords: Bullying, Resilience, Support Group Therapy
Hubungan Citra Tubuh Dengan Interaksi Sosial Pada Pasien Ulkus Diabetikum Didesa Sokaan Dan Desa Jatiurip Muhammad Sufyan Hadi; Rizka Yunita; Achmad Kusyairi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 14 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulkus diabetikum adalah penyakit yang berdampak pada keadaan fisik, psikologi, sosial dan ekonomi yang akan terjadi pada fisik yaitu kelainan bentuk pada kaki, nyeri, infeksi pada kaki, bahkan permasalahan psikologis yang akan timbul yaitu gangguan cintra tubuh yang mengakibatkan interaksi sosial yang kurang diakibatkan ulkus diabetikum. Penelitian ini untuk mengatahui hubungan citra tubuh dengan interaksi sosial pada pasien ulkus diabetikum di desa sokaan da jatiurip.Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penderita ulkus diabetikum didesa sokaan dan jatiurip sebanyak 36 responden, penentuan sampling menggunakan teknik Total sampling. Instrumen yang digunakan citra tubuh dan interaksi sosial. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji spearman rank.Hasil menunjukan penelitian hasil citra tubuh negatif sebanyak 20 responden (55,6) dan interaksi tinggi sebanyak 16 responden (44.4%). Hasil uji analisi p value = 0,000 α < 0,05 sehingga dinyatakan bahwa H1 diterima artinya ada hubungan citra tubuh dengan interaksi sosial pada pasien ulkus diabetikum di Desa Sokaan dan Jatiurip.Ulkus diabetikum yang mengakibatkan gangguan citra tubuh terganggu yaitu psikologis pola fikir yang dapat mempengaruhi psikologisnya namun ada beberapa responden juga mengalami citra tubuh positif tapi interaksi sosial negative sebagian responden sudah ada yang menerima terhadap penyakitnya dan lama menderitat ulkus diabetikum.
Pengaruh Peer Group Terhadap Regulasi Diri Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Desa Sepuh Gembol Kecamatan Wonomerto Nurul Afni Oktavilani; Rizka Yunita; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.1991

Abstract

Regulasi diri merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh pasien Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan regulasi diri adalah peer group. Regulasi diri merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh pasien Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peer group terhadap regulasi diri pada pasien DM tipe 2 di Desa Sepuh Gembol Kecamatan Wonomerto. Metode penelitian ini menggunakan desain Pre-experimental dengan pendekatan One group pre-post design dengan menggunakan kuesioner regulasi diri. Populasi penelitian ini sebanyak 50 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi regulasi diri pada pasien dengan kategori rendah sebanyak 20 responden (45,5%). Setelah diberikan intervensi regulasi diri pada pasien meningkat pada kategori tinggi sebanyak 18 responden (40,9%). Hasil analisis Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan ada pengaruh peer group terhadap regulasi diri pada pasien DM tipe 2 dengan nilai p-value = 0,001 < α = 0,05. Peer group efektif meningkatkan regulasi diri pada pasien DM tipe 2. Diharapkan dengan diberikan intervensi peer group pasien dapat menambah pengetahuan dan motivasi sehingga dapat meningkatkan kemampuan regulasi diri dalam menjalani pengelolaan penyakit secara mandiri.
Pengaruh Terapi Hipnotis Lima Jari Terhadap Penurunan Kesepian Pada Lansia Di Desa Alastengah Besuk Ahmad Fauzan; Rizka Yunita; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia sering mengalami perasaan kesepian akibat perubahan sosial dan psikologis, seperti kehilangan pasangan, berkurangnya interaksi sosial, serta keterbatasan fisik. Kesepian yang berkepanjangan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup lansia. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi kesepian adalah terapi hipnotis lima jari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi hipnotis lima jari terhadap penurunan tingkat kesepian pada lansia di Desa Alastengah, Kecamatan Besuk.Penelitian ini menggunakan desain Pre experiment dengan pendekatan pretest-postest desaign. Sampel penelitian terdiri dari 40 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Intervensi berupa terapi hipnotis lima jari diberikan sebanyak 1 sesi selama 3 hari. Pengukuran tingkat kesepian dilakukan menggunakan kuesioner UCLA Loneliness Scale sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian sebelum diberikan terapi hipnotis 5 jari kesepian pada lansia dengan kategori sedang 27 responden (67,5) dan sesudah diberikan terapi hipnotis dengan kategori rendah 29 responden (72,5). Hasil uji analisa menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kesepian setelah diberikan terapi hipnotis lima jari, dengan nilai p = 0,001 < α = 0,05. Terapi hipnotis lima jari efektif dalam menurunkan tingkat kesepian pada lansia. Intervensi ini dapat menjadi salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang sederhana dan aplikatif untuk meningkatkan kesejahteraan emosional lansia di komunitas.
Pengaruh Model Role Playing Dengan Video Terhadap Kesadaran Diri Pelaku Bullying Pada Remaja Di Pondok Putri Hafshawaty Zainul Hasan Genggong Rini Ayu Setia Ningrum; Rizka Yunita; Erna Handayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.1996

Abstract

Bullying merupakan perilaku menyimpang yang umum terjadi di kalangan remaja dan berdampak negatif terhadap pelaku maupun korban. Salah satu penyebab utama perilaku ini adalah rendahnya kesadaran diri pelaku. Kesadaran diri yang rendah dapat menghambat kemampuan individu untuk merefleksikan perilaku serta memahami konsekuensi sosial dan emosionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Role Playing dengan video terhadap peningkatan kesadaran diri pelaku bullying.Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Populasi berjumlah 56 pelaku bullying di Pondok Putri Hafshawaty, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kesadaran diri sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi dilakukan sebanyak empat kali dalam dua minggu dalam bentuk Role Playing dengan video, di mana responde memainkan peran sebagai pelaku, korban, dan pengamat bullying berdasarkan skenario nyata yang divisualisasikan dalam video. Pendekatan ini bertujuan untuk membangun empati, pemahaman, serta refleksi terhadap perilaku yang dilakukan.Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesadaran diri, dengan nilai pre-test rata-rata 94,21 dan post-test rata-rata 123,29 serta nilai signifikansi p = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa model Role Playing dengan video efektif dalam meningkatkan kesadaran diri pelaku bullying.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Self-Stigma Penderita Diabetes Melitus Di Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo Jimmy Lausia; Rizka Yunita; Erna Handayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.2009

Abstract

Dukungan keluarga adalah sikap dan tindakan penerimaan dari anggota keluarga terhadap satu sama lain, yang meliputi dukungan emosional, penghargaan, bantuan praktis dan informasi. Stigma didefinisikan sebagai suatu proses sosial yang diamati saat ada unsur pelebelan, stereotip dan diskriminasi karena ada karakteristik spesifik sebelumnya yang berbeda dan tidak dapat diterima. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan self stigma penderita diabetes mellitus di Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota Probolingggo. Jumlah populasi dan sampel berjumlah 38 responden dan Penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan metode cross sectional. Instrument penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling pada penderita diabetes mellitus inklusi dan eksklusi.Hasil penelitian ini bahwa Dukungan keluarga adalah terbanyak Positif sebanyak 30 responden (78.9%). Sedangkan Self Stigma terbanyak adalah Sedang sebanyak 24 responden (63.2%). Hasil uji Analisis Statistik menggunakan Spearmank Rank didapatkan nilai p Value = 0,004 dengan tingkat nilai p <0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H1 diterima yang artinya ada Hubungan Keluarga Dengan Self-Stigma Penderita Diabetes Melitus Di Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo. Dari hasil Penelitian ini diharapkan Adanya dukungan keluarga dengan self stigma dapat memberikan rasa cinta, kenyamanan, dan dukungan emosional yang diperlukan penderita diabetes untuk menghadapi stigma sosial pada penderita diabetes untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes
HUBUNGAN KESADARAN DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA TAMBELANG Ahmat Maulana Rahima; Rizka Yunita; Alwin Widhiyanto
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.8206

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang sering tidak disadari oleh penderitanya, namun dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak dikendalikan. Salah satu cara penting untuk mengendalikan hipertensi adalah dengan mematuhi diet sehat rendah garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesadaran diri dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi di Desa Tambelang.Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita hipertensi di Desa Tambelang sebanyak 47 responden, penentuan sampel menggunakan total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengumpulan data meliputi coding, editing, tabulating dan kemudian data dianalisis secara manual dan menggunakan SPSS dengan uji Regresi Binary Logistik.Hasil penelitian menunjukkan kesadaran diri penderita hipertensi yang rendah sebanyak 20 responden (42,6%), dukungan keluarga yang diberikan dalam kategori cukup sebanyak 21 responden (44,7%) dan sebagian besar responden tidak patuh sebanyak 31 responden (66,0%). Uji spearman rank menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara kesadaran diri dengan kepatuhan diet (p = 0,000) dan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet (p = 0,000). Analisis multivariat menunjukkan bahwa kesadaran diri merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kepatuhan diet dengan nilai Exp(B) 25,693.Kesadaran diri memiliki hubungan yang signifikan dan merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi kepatuhan diet pada penderita hipertensi. Peningkatan kesadaran diri melalui edukasi kesehatan dan pendekatan individu menjadi strategi penting dalam upaya meningkatkan kepatuhan diet untuk pengendalian hipertensi.
Hubungan Peran Perawat Dan Dukungan Keluarga Dengan Resiliensi Pada Pasien Hipertensi Diruang Rawat Jalan RSUD Dr. H. Koesnadi Bondowoso Mega Dwi Nuriya; Rizka Yunita; Roshinta Sony Anggari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2048

Abstract

Peningkatan jumlah penderita hipertensi di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Bondowoso menjadi perhatian serius dalam bidang pelayanan kesehatan. Hipertensi dikenal sebagai "silent killer" karena dapat menyebabkan komplikasi berat seperti stroke dan gagal ginjal. Pengelolaan hipertensi tidak hanya berfokus pada terapi medis, namun juga harus mempertimbangkan aspek psikososial pasien, termasuk resiliensi atau ketahanan mental. Resiliensi dapat membantu pasien dalam menghadapi tekanan hidup akibat penyakit kronis. Faktor yang memengaruhi resiliensi di antaranya adalah peran perawat dan dukungan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara peran perawat dan dukungan keluarga dengan resiliensi pada pasien hipertensi di RSUD Dr. H. Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang pasien hipertensi yang menjalani perawatan rawat jalan, dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Nilai Cronbach’s Alpha menunjukkan hasil reliabel: peran perawat sebesar 0,815, dukungan keluarga 0,802, dan resiliensi 0,826. Penelitian ini menggunakan uji Spearman Rank dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara peran perawat dengan resiliensi pasien hipertensi (p = 0,018) dan antara dukungan keluarga dengan resiliensi (p = 0,002). Temuan ini menegaskan bahwa semakin baik peran perawat dan semakin kuat dukungan keluarga yang diterima pasien, maka tingkat resiliensi mereka juga akan semakin tinggi. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara peran perawat dan dukungan keluarga itu sendiri karena nilai p > 0,05.
Hubungan Self Efficacy Dan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Stroke Di Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso Mochammad Imaduddin; Rizka Yunita; Hendrik Probo Sasongko
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2049

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di benua Asia dan penyebab perubahan gaya hidup yang signifikan pada pasiennya terkait dengan mobilitas pasien, pola emosi, tingkah laku serta kemampuan komunikasi. Dukungan keluarga juga merupakan salah satu faktor penting dalam kepatuhan pengobatan, dimana anggota keluarganya saling ketergantungan dan saling berhubungan dengan baik untuk mememberikan perhatian dan kasih sayang. Penelitian ini bertujuan menganalisa hubungan self efficacy dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien stroke di Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif yang berjenis penelitian korelational dengan pendekatan penelitian cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden yang memenuhi kreteria inklusi dengan teknik accidental sampling. Kemudian data dianalisis secara komputer dengan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil Self efficacy berkategori sedang, sebagian besar dukungan keluarga tidak baik serta sebagian besar kepatuhan minum obat berkategori sedang pada pasien stroke. Kesimpulan penelitian ada hubungan yang kuat antara Self Eficacy dan dukungan keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pasien stroke di Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso. Saran yang diajukan yaitu agar perawatan untuk pasien stroke sebaiknya melibatkan peran serta keluarga, hal ini dikarenakan fungsi keluarga adalah untuk memberikan perawatan kesehatan untuk mempertahankan keadaan kesehatan anggota keluarga yang sakit
Pengaruh Pola Konsumsi Pangan Dan Asupan Gizi Terhadap Indeks Masa Tubuh Pada Anak Balita Di Desa Bataan Tenggarang Kabupaten Bondowoso Ahmad Zamroni; Nur Hamim; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2056

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa emas pertumbuhan. Salah satu parameter yang sering digunakan untuk menilai status gizi adalah Indeks Massa Tubuh (IMT), yang mencerminkan keseimbangan antara asupan energi dan kebutuhan tubuh anak. Permasalahan gizi pada balita, baik berupa gizi kurang maupun gizi lebih (obesitas), masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia dan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Ketertarikan penulis dalam mengangkat masalah konsumsi pangan dan asupan gizi terhadap indeks masa tubuh pada anak balita. Menurut UNICEF, stunting berdampak pada tingkat kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit, menurunnya produktifitas dan kemudian menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan ketimpangan. Oleh karena itu, peneliti tertarik menganalisis mengenai pengaruh konsumsi pangan dan asupan gizi terhadap indeks masa tubuh pada anak balita di Desa Bataan Tenggarang Kabupaten Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden yang memenuhi kreteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan alat ukur berupa kuesioner. Metode analisis data univariat menggunakan uji distribusi Frekuensi dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konsumsi pangan pada anak stunting tidak tepat sebesar 71,05 %, sebagian besar asupan gizi pada anak balita berkategori menengah sebesar 52,63 %, hampir setengahnya indeks masa tubuh pada anak stunting adalah kurus sebesar 44,74 %. Berdasarkan hasil uji uji Spearman Rho didapatkan ρ = 0,000, dengan tingkat kepercayaan 5%, Sehingga ρ < 0,05, dan nilai rho terletak antara 0,60 – 0,799 artinya ada pengaruh yang kuat konsumsi pangan dan asupan gizi terhadap indeks masa tubuh pada anak balita di desa Bataan Tenggarang Kabupaten Bondowoso.
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Ade Erma Surya Ahmad Dhofirul Huda Ahmad Fauzan Ahmad Wildan Fahrizi Ahmad Zamroni Ahmat Maulana Rahima Ainul Yaqin Ainul Yaqin Salam Alfarizi, Muhammad Alita Octa Ningtias Almeliayanti, Ervina Alwin Widhiyanto Ana Fitria Nusantara Ana Fitria Nusantara Anita Sulistyowati Budi Satrio Brata Deli Indah Lestari Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Sari Indah Dian Indriana Dodik Hartono Dodik Hartono Dodik Hartono Dr. H Nur Hamim Eko Andrian Purwana Elly Mega Wulandari Elok Purnamawati Erna Handayani Fadil Hasan Fajri Hidayatullah Fajriatul Maulidah Febrianti, Ainin Nurohmah Fery Hendy Hermawan Fitria Mulyani Fransiska Imavike Grido Grido Handoko Grido Handoko Sriyono Handoko, Grido Haswita, Haswita Hasyim Asy’ari Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Rochani Isnawati, Iin Aini Isye Eka Purwanti Jamila Jimmy Lausia Karomia Audina Khoiroh, Iswatin KHOIRUN NISAK Laeilatul Mukarromah Leli Febrianti Luluk Munawaroh M Zainul Arifin Marfuah Marfuah Marfuah Marfuah Mariani Mariani Mariani Mega Dwi Nuriya Meigy Dwi Rizka Mimik Aminatur Rohmah Mochammad Imaduddin Muh Dani Sholehuddin Wahid Muhammad Alfarizi Muhammad Dio Alfandi Wahid Muhammad Helmi Mubarok Muhammad Sufyan Hadi Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Ningsih, Yunika Lestaria Nisaul Karimah Noviati Noviati Nur Hamim Nur Hamim Nurul Afni Oktavilani Permatasari, Devita Permatasari, Ema Prasetyanto, Deni Purwito, Heri Qudsiyatul Umniyah R Endro Sulistyono Rahmatullah, Ryan Nur Rifka Yunita Ardiana Rini Ayu Setia Ningrum Rinik Eko Kapti Rinik Eko Kapti, Rinik Eko Risky Kusumawardhani Riswan Ardy Isnanta Roshinta Sony Anggari Ro’isah Salimatul Amalia Sasongko, Hendrik Probo Setyowati Shafia Annisa Sharifah Aini Tika Rachmad Siti Rochma Siti Walidah Dewi Murni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suhari Suhari Suhari Sunanto Titik Suhartini Titik Suhartini Usnia, Rovi W.Q, Al Firdaus Wahyusari, Shinta Widya Addiarto Wisnu Barlianto Wisnu Barlianto Yaqin, Moh. Husyn Ainul Yulia Rahmawati Hasanah Zainal Abidin Zainal Abidin Zakiyah Muslimah