p-Index From 2021 - 2026
7.949
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam AL-Fikr AT TA´DIB JURNAL IQTISAD: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab PALITA: Journal of Social - Religion Research AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Jurnal Mirai Management Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam qolamuna : Jurnal studi islam FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman al-Afkar, Journal For Islamic Studies Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law SEIKO : Journal of Management & Business Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Paedagogia: Jurnal Pendidikan IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah Nizham Journal of Islamic Studies Journal Of Management Science (JMAS) Jurnal Ekonomika Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL Al-MAIYYAH : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Adz Dzahab : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan Economics and Digital Business Review Jurnal Ekonomika JURNAL KEISLAMAN Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Jurnal Cakrawala Ilmiah Tafahus: Jurnal Pengkajian Islam International Journal of Management and Business Economics Innovative: Journal Of Social Science Research Economos : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Journal of Innovative and Creativity Jurnal Intelek Insan Cendikia Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Cendekia Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Nikah Sirri dan Problematikanya Nazarudin Nazarudin; Achmad Abubakar; Halimah Basri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2215

Abstract

Menemukan pasangan hidup adalah keunggulan yang melekat pada setiap individu. Keinginan untuk memiliki pasangan menjadi kebutuhan yang sulit ditahan, terutama ketika seseorang memasuki usia dewasa. Meskipun tidak banyak, praktik pernikahan siri di Indonesia tidaklah asing. Praktik ini melibatkan berbagai kalangan, termasuk artis, ulama, dan pejabat negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami hukum pernikahan sirri dalam Islam dan undang-undang yang berlaku. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur, dengan mengumpulkan data dari jurnal-jurnal nasional dan internasional, serta penelusuran dokumen pernikahan siri di Kantor Urusan Agama. Pernikahan sirri dilakukan tanpa adanya wali yang sah, dan penelitian ini juga membahas pandangan ulama tentang hukum pernikahan sirri, hukum negara terkait pernikahan tersebut, serta dampak negatif yang dapat timbul akibat pernikahan sirri. Pernikahan sirri yang dilakukan oleh seseorang dapat menimbulkan banyak masalah di masa depan, terutama terkait administrasi, hak nafkah bagi anak dan istri, serta hak waris dan hak wali untuk anak yang dilahirkan dari pernikahan tersebut.
ANALISIS KONSEP PERILAKU PRODUSEN DALAM HUKUM EKONOMI ISLAM (Tijauan Q.S Al – Maidah Ayat 87) Nadila Nadila; Achmad Abubakar; Halimah Basri
Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol 8, No 2 (2023): Al-Amwal : JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMIC LAW
Publisher : Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/alw.v8i2.3831

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konsep perilaku produsen dalam ekonomi islam berdasarkan tinjauan Q.S Al – Maidah ayat 87. Studi ini didasarkan pada apa yang telah ditulis dan menggunakan sumber informasi sekunder. Metode deskriptif kualitatif dan pendekatan interpretasi maudhu'i (tematik) digunakan untuk mendeskripsikan dan mengkaji data. Metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data kajian, dan analisis isi digunakan untuk mengetahui apa maksud dari data tersebut. Data yang terkumpul disatukan dan dianalisis untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produsen dalam ekonomi Islam bertindak dengan cara yang memenuhi standar kejujuran dan moralitas tertinggi. Hal ini karena dalam ekonomi Islam, manusia bekerja tidak hanya untuk menjadikan dunia ini lebih baik dan sejahtera, tetapi juga untuk mendatangkan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya. Alasan mengapa para pendiri Islam melakukan apa yang mereka lakukan harus selalu melakukan hal yang sama dan hasil yang mereka inginkan. Jika tujuan produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan fisik dan mental agar maslahah dapat dibuat, maka tujuan pembuat adalah membuat maslahah.
ETIKA BISNIS PERJALANAN WISATA MENURUT PANDANGAN AL-QUR’AN Tita Rosalina; Achmad Abubakar; Hasyim Haddade
Nizham Jurnal Studi Keislaman Vol 11 No 01 (2023): Nizham: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/nizham.v11i01.6467

Abstract

Penelitian ini didorong oleh beberapa persoalan dalam usaha perjalanan wisata yaitu adanya pendapat yang melarang berwisata ke negara kafir atau tempat-tempat bekas kaum yang terlaknat dan adanya praktik penipuan yang dilakukan oleh pihak penyedia jasa perjalanan wisata yang tidak bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan aktifitas pariwisata dan menelaah secara umum etika usaha perjalanan wisata yang harus dilakukan oleh biro perjalanan agar sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Penelitian ini menggunaan pendekatan kualitatif dengan sumber data sekunder yang berasal dari ayat-ayat Al-Qur’an dan berbagai literatur hasil kajian sebelumnya. Analisis datanya dilakukan menggunakan analisis deskriptif normatif dan induktif. Berdasarkan penelitian ini, diperoleh bahwa Al-Qur’an melalui ayat-ayatnya telah memberikan landasan secara garis besar bagaimana menjalankan usaha perjalanan pariwisata. Adapun etika bisnis dalam menjalankan usaha perjalanan wisata menurut pandangan Al-Qur’an antara lain: harus bebas dari praktik riba dan gharar, bersikap jujur dan terbuka, harus memfasilitasi wisatawan yang menjadi konsumennya untuk memerhatikan waktu pelaksanaan ibadah salat, menghindari kunjungan ke tempat-temat maksiat, dan memastikan bahwa mitranya menyediakan makanan halal bagi wisatawan yang menjadi konsumennya.
Hak Kebebasan Jual Beli Online Berbasis Media Sosial Dalam Pandangan Al-Qur’an (Problematika Tiktok Shop Di Indonesia) Asriyana Asriyana; Achmad Abubakar; Muhsin Mahfudz
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.908

Abstract

Artikel ini membahas dimana realitas maraknya berjualan di media sosial kini mendisrupsi peran pasar di tengah kecanggihan teknologi dan cepatnya arus media sosial dan kedepannya akan lebih masif sehingga menimbulkan satu fenomena baru yakni kegagapan pada penjualan konvensional. Pemerintah Indonesia resmi mengambil langkah tegas dengan melarang social commerce Tiktok Shop untuk melakukan transaksi jual beli. Social commerce Tiktok hanya diperbolehkan untuk mempromosikan produk. Hal ini imbas dari banyaknya platform bisnis dan e-commerce yang menjadi ladang berjualan di tanah air sehingga berdampak kepada bisnis UMKM dan usaha tradisional yang mengalami penurunan secara drastis. Atas dasar tersebut, maka tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana Hak kebebasan transaksi jual beli online berbasis media sosial dalam pandangan ekonomi Islam yang dalam hal ini mengutip problematika Tiktok Shop. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah menafsirkan dan menuturkan data yang bersangkutan dengan situasi yang sedang terjadi, sikap/pandangan yang terjadi didalam masyarakat, pertentangan dua keadaaan atau lebih, pengaruh terhadap suatu kondisi ataupun hal lainnya. Regulasi atau aturan yang dibuat pemerintah menjadi hal yang baik, namun hal ini tentunya tidak hanya sebatas larangan dan diberhentikan. Pemerintah harus menyiapkan alternatif-alternatif lain seperti edukasi kepada penjual, bagaimana pola pendampingan penjual konvensional. Pemerintah juga penting melakukan evaluasi terkait keberadaan usaha UMKM hingga pusat-pusat perbelanjaan tradisional yang usianya bertahun tahun. Pemerintah juga harus mulai mengkaji ulang konsep hingga melakukan revitalisasi sehingga keberadaan usaha menjadi daya tarik para pembeli lokal maupun internasional.
Islamic Social Finance And Poverty Alleviation Efforts (Contextual Al-Qur'an Tafsir Study) Trisno Wardy Putra; Achmad Abubakar; Muhammad Irham
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 6 No. 2 (2024): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v6i2.5082

Abstract

Poverty is a crucial problem in human life. The Qur'an also explains some of the causes of poverty. This research aims to examine the role of Islamic social finance as an effort to alleviate poverty from the perspective of Qur'anic interpretation. This research uses a qualitative approach with a literature study approach, which examines sources related to the theme raised. This method also uses the science of interpretation by examining the verses of the Qur'an contextually. The results showed that in the Qur'an, poverty can occur due to several causes, whether it comes from oneself, the environment, and the state. In the implementation of the role of Islamic social finance as an effort to alleviate poverty, it has made a major contribution even though it has not been significant. This is due to management that has not been maximized. However, it has been proven in history that Islamic social finance is able to alleviate poverty.
Konsep Perilaku Produsen dan Produksi Dalam Al-Qur’an (Kajian Penafsiran Surah Al-Maidah/5:87) Idha Fadhilah Sofyan; Halimah Basri; Achmad Abubakar; Muh. Azka Fazaka Rif’ah
Ecopreneur : Journal of Sharia Economics Study Program Vol 5 No 01 (2024): Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institute of Research and Community Service at Islamic University of Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humans were created to need other people, as well as to fulfill their needs, of course we need people around us to exchange information and help each other and to be able to communicate well.This research aims to examine producers behavior and production concepts in an overview of the interpretation of Q.S al-Maidah verse 87. This research includes a qualitative approach where it is necessary to deepen understanding focusing on the object of research, after which understanding is obtained, reasoning is carried out and meaning is explained in detail. The approach used in this research is the tafsir science approach using the tahlili method. The results of this research show that Q.S al-Maidah verse 87 which means that Allah swt. has determined things that are haram and halal and does not like excessive things, therefore this surah can be used as a basic guideline in production activities and producer behavior. Keywords: Tafsir Surah al-Maidah/5:87, Concept of Producer Behavior, Production in Qur’an Manusia diciptakan dengan memerlukan orang lain, begitupun dalam pemenuhan kebutuhannya tentu kita memerlukan orang sekitar untuk saling menukar informasi dan saling membantu serta dapat berkomunikasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang perilaku produsen serta konsep produksi dalam overview terhadap tafsiran Q.S al-Maidah ayat 87. Pendekatan kualitatif yang digunakan dengan metode studi pustaka yang dapat dilakukan dengan menelaah buku-buku, jurnal, karya tulis ilmiah, serta sumber lainnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan ilmu tafsir dengan metode tahlili. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Q.S al-Maidah ayat 87 yang memiliki makna bahwa Allah swt. telah menetapkan hal-hal yang haram dan halal dan tidak menyukai hal yang berlebihan untuk itu surah ini dapat dijadikan pedoman dasar dalam aktivitas produksi dan perilaku produsen. Kata Kunci: Tafsir Surah al-Maidah/5:87, Konsep Perilaku Produsen, Produksi Dalam Al-Qur’an
Mewujudkan Etos Kerja Islami: Implementasi Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Budaya Organisasi Modern Abdul Chadjib Halik; Achmad Abubakar; Muhammad Irham
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.5061

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam budaya organisasi modern untuk mempromosikan etos kerja Islami. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab sosial, dan penghargaan terhadap karyawan diterapkan dan tercermin dalam kebijakan serta praktik kerja organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap 20 responden dari berbagai sektor industri. Temuan utama menunjukkan bahwa organisasi yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an cenderung memiliki lingkungan kerja yang lebih berintegritas, adil, dan berorientasi pada kebaikan sosial. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya adaptasi nilai-nilai agama dalam konteks modern untuk memperkuat budaya organisasi yang harmonis dan produktif. Rekomendasi praktis disarankan untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi nilai-nilai Al-Qur'an melalui pelatihan karyawan dan pengembangan kebijakan yang mendukung nilai-nilai tersebut. Studi ini memberikan kontribusi pada literatur mengenai manajemen organisasi yang berbasis nilai-nilai moral dan spiritual, serta memberikan landasan bagi penelitian lebih lanjut dalam bidang ini.
MAKKIYAH MADANIYAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENAFSIRAN AL-QUR’AN Ramdani Nur; Achmad Abubakar; Abdul Ghany
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Turunnya al-Qur’an kepada nabi Muhammad secara berangsur-angsur menyiratkan makna khusus yang terkandung di dalamnya. Periodesasi ini sesuai dengan perjalanan dakwah Rasulullah selama di kota Mekah dan Madinah dalam kurun waktu lebih kurang 23 tahun. Artikel ini akan mengkaji dan menganalisa salah satu pisau analisis dalam menafsirkan al Qur’an, yaitu signifikansi Makkiyah dan Madaniyah. Melaui artikel ini penulis ingin membuktikan bahwa kajian ulumul qur’an tidak hanya berputar pada wilayah normatif dengan kajian yang cenderung stagnan akan tetapi kajian ulumul qur’an berkembang dinamis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Melalui signifikansi Makkiyah dan Madaniyah ini terlihat bahwa al-Qur’an menerapkan hukum terhadap sesuatu secara gradual sesuai dengan mukhatab yang dihadapi oleh Rasulullah. Khamr pada mulanya dalam ayat Makkiyah tidak disebutkan pengharamannya secara tegas. Namun pada ayat Madaniyah khamr secara tegas diharamkan.
“Dari Langit Turun Ke Hati” : Perbedaan Pendapat Ulama Tentang Mekanisme Turunnya Wahyu Nurhidayat Nurhidayat; Achmad Abubakar; Hamka Ilyas
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.853

Abstract

Proses turunnya Al-Qur’an merupakan salah satu topik penting dalam kajian Ulumul Qur’an yang telah menjadi bahan perdebatan di kalangan ulama sejak masa klasik hingga kontemporer. Terdapat beragam pendapat mengenai bagaimana wahyu diturunkan dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Mayoritas ulama berpendapat bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam dua tahap: dari Lauh al-Mahfuz ke Bait al-‘Izzah di langit dunia, kemudian secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Namun, sebagian ulama menolak tahap pertama ini dan menyatakan bahwa wahyu langsung diturunkan kepada Nabi. Selain itu, pendekatan spiritual dan filosofis juga muncul dari kalangan sufi dan pemikir modern yang melihat wahyu sebagai fenomena ruhani yang berproses dalam jiwa Nabi. Artikel ini bertujuan menguraikan ragam pandangan tersebut, menganalisis dalil-dalil yang digunakan, serta mengeksplorasi implikasi epistemologis dari masing-masing pendekatan. Studi ini menunjukkan bahwa perbedaan pendapat ini mencerminkan kekayaan tradisi intelektual Islam dalam memahami wahyu, baik dari sisi tekstual, spiritual, maupun historis.
Ayat-Ayat Imajinasi dalam Al-Qur’an: Sebuah Tafsir Tematik Muh. Asyraf Syakur; Achmad Abubakar; Muhsin Mahfudz
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4699

Abstract

This study aims to explore the Qur’anic conception of imagination by analyzing the terms khayala (خيل) and ṣawwara (صوّر). The research seeks to determine whether these expressions are related to Allah SWT, to human beings, or to the nature of reality as a whole. The research employs a qualitative approach using the methods of tafsir (Qur’anic interpretation) and philosophy. These approaches serve as the main analytical tools to uncover the essence of imagination within the Qur’an. The analysis is further supported by contemporary philosophical theories that help strengthen and contextualize the interpretation. Results. The study finds that the Qur’an presents imagination as a hierarchical concept encompassing divine, cosmic, and human dimensions. Allah SWT, as al-Muṣawwir (ٱلْمُصَوِّر), is depicted as engaging in an act of divine imagination that manifests all of creation, reflected in the term ṣawwara (صوّر). The Qur’an also portrays reality as multilayered and ever-evolving, represented by ṣuwar (صوَر) and yuṣawwiru (يصوّر), encompassing both physical-biological and social-psychological realms. Furthermore, through the use of yukhayyalu (يخيل), human imagination is shown to operate within the vast expanse of Divine imagination, suggesting that all human creativity exists within God’s greater imaginative reality. The Qur’an views imagination not as a mere mental faculty but as a fundamental ontological principle that structures existence. Divine, cosmic, and human imaginations are interrelated in a continuous process of creation and re-creation. Thus, imagination in the Qur’anic perspective reflects the dynamic interplay between the Divine act of creation and human participation within that imaginative reality.
Co-Authors A. Niken Ayu N.F Aan Parhani Abd Rahim Abdul Azis Abdul Chadjib Halik Abdul Ghany Abdul Khaliq Khaliq Abdullah AF Ahmad Fauzan Ahmad Yani Alinurdin, M. Almutawakkil Alallah Amiruddin, Muhammad Majdy Andi Aderus Andi Aderus Andi Bahri S Ansani Arafah, Muh Asmin Asmin Asri Jaya Asriyana Asriyana Atika Rizki Atika Baso Pallawagau Citra Andanari. M Daming, Darna Darhan Sutradi Hukpar Djafar Fathul Mujahidin Al-Anshary Fauziah Firdaus Dahlan Fitra Analia Ghazali Awaluddin Halimah Basri Halimah Basri Halimah Basri Halimah Basri Halimah Basri Hamka Ilyas Hasyim Hadade Hasyim Haddade Hasyim Haddade Hasyim Haddade Hasyim Haddade Idha Fadhilah Sofyan Januardy, Uray Kafrawi Kahar Kahar Kasmah Usman Kurniati M Ilham M. Galib M M. Galib M M. Taufiq Hidayat Pabbajah Mahfudz, Muhsin Mahsyar Idris Mardan Mardan Mardatillah Yakub Mariani Idris Mikdar Rusdi Muammar Bakry Muh. Asyraf Syakur Muh. Azka Fazaka Rif’ah Muh. Khumaidi Ali Muh. Khumaidi Ali Muhammad Alwi Muhammad Baedawi Muhammad Fadel Muhammad Irham Muhammad Nawir Faried Muhammad Sadiq Sabri Muhammad Yusuf Muhsin Mahfudz Muhsin Mahfudz Mukhtar Yunus Mundzir, Chaerul Muslimah Muslimah Musya Rifah Muzdalifah Muhammadun Nadila Nadila Nahdhiyah Nahdhiyah Nazarudin Nazarudin Nurhidayat Nurhidayat Nurlina Nurlina Nurmiati Nurmiati Panggih Widodo Parhani, Aan Rahmat Ali Rahmi Damis Ramdani Nur Ria Renita Abbas ridwan, hardiyanti Risnawati Risnawati Rusydi Khalid Rusydi Khalid Rusydi Khalid Rusydi Khalid Sahrullah Sahrullah Saleh Al Hadad Samsuriadi Samsuriadi St. Aminah Suharmin Syukur Suharmin Syukur Suryaningrat, Dani Syatar, Abdul Tammulis Tammulis Tammulis Tammulis Tammulis, Tammulis Tita Rosalina Trisno Wardy Putra Umar, Akbar YULIANSYAH Yusuf Rahim