p-Index From 2021 - 2026
8.068
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Jurnal Diskursus Islam AL-Fikr Inspiratif Pendidikan AT TA´DIB JURNAL IQTISAD: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab PALITA: Journal of Social - Religion Research AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Jurnal Mirai Management Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam qolamuna : Jurnal studi islam FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman al-Afkar, Journal For Islamic Studies Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law SEIKO : Journal of Management & Business Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Paedagogia: Jurnal Pendidikan IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah Nizham Journal of Islamic Studies Journal Of Management Science (JMAS) Jurnal Ekonomika Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL Al-MAIYYAH : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Adz Dzahab : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan Economics and Digital Business Review Jurnal Ekonomika JURNAL KEISLAMAN Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Jurnal Cakrawala Ilmiah Tafahus: Jurnal Pengkajian Islam International Journal of Management and Business Economics Innovative: Journal Of Social Science Research Economos : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jurnal Intelek Insan Cendikia Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam J-CEKI
Claim Missing Document
Check
Articles

Praktik Penyaluran Modal dari Rentenir ke Pedagang (Studi pada Pasar Induk Wonomulyo Kecamatan Wonomulyo) Fauziah; Achmad Abubakar; Halimah Basri
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 1 (2022): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2022.vol5(1).9524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik dari distribusi modal usaha dari rentenir ke pedagang, pandangan pedagang terhadap praktik penyakuran modal usaha dari rentenir, dan faktor-faktor peminjaman modal kepada rentenir. Penelitian deskriptif merupakan jenis penelitian yang digunakan, dimana pendekatannya adalah fenomenologi dan empiris, jenis data yaitu data primer dan sekunder. Teknik dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya uji keabsahan data dengan triangulasi. Kemudian dianalisis dengan model interaksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendistribusian modal usaha dari rentenir ke pedagang yang ada di pasar induk Wonomulyo, ada tiga model penyaluran dilakukan pertama pihak rentenir ke pasar tempat pedagang berjualan, kedua pihak rentenir mendatangi rumah pedagang yang mengeluh kekurangan modal dan menawarkan pinjaman kepada pedagang dengan tidak menggunakan jaminan dan ketiga pihak pedagang yang mendatangi alamat tempat tinggal rumah rentenir skarena mengenal rentenir tersebut (2) pandangan pedagang terbagi 2 ada yang menganggap bahwa meminjam uang kerentenir sangat membantu usaha mereka karena dengan bantuan modal yang ada tanpa jaminan dan ada juga mengatakan bahwa meminjam kerentenir uang sama saja meminjam uang di bank karena sama-sama menetapkan bunga pengembalian. Selain pedagang lain menggangap meminjam kerentenir adalah dosa sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS. Ar Ruum:39, QS An Nisaa:160-161, QS Ali Imran:130 dan QS Al Baqarah:278 dan juga jebakan yang dibuat oleh rentenir seolah-olah membantu padahal menjerat orang-orang yang mendapatkan kesusahaan untuk diri sendiri; dan (3) peminjaman modal ke rentenir karena kondisi yang memaksa dimana pedagang membutuhkan modal dan faktor selanjutnya kemudahan dalam memberikan pinjaman.
Wawasan Al-Qur’an Tentang Ekonomi Islam Saleh Al Hadad; Rusydi Khalid; Achmad Abubakar
Jurnal Ekonomika Vol 6 No 2 (2022): JURNAL EKONOMIKA - AGUSTUS
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX - Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37541/ekonomika.v6i2.789

Abstract

Secara bahasa ekonomi berasal dari bahasa Yunani kuno (Greek) yaitu Oikos (rumah tangga) dan nomos (aturan). Jadi secara bahasa ekonomi berarti aturan rumah tangga. Menurut istilah konvensional ekonomi berarti aturan-aturan untuk menyelenggarakan kebutuhan hidup manusia dalam rumah tangga baik rumah tangga rakyat maupun rumah tangga Negara. Filosofi ekonomi memberikan ruh pemikiran dengan nilai-nilai Islami dan batasan syraiah, sedangkan ilmu ekonomi berisi alat-alat analisis yang dapat digunakan. Dalam pendekatan ekonomi Islam bukan hanya sekedar ilmu tetapi sebuah system kehidupan yang didalamnya juga berbicara ilmu. Proses integrasi doktrin dan ilmu ini didasari pada paradigma hidup yang tidak hanya berhenti di dunia, tetapi berlanjut pada kehidupan akhirat. Ditinjau secara filsafat ekonomi Islam menggunakan dasar petunjuk Allah berupa wahyu (Al-Qur’an). Dalam Islam yang menjadi pendorong adalah kehendak Allah SWT (God Interest) yaitu dalam rangka mengabdi dan mencari ridha Allah SWTHasil studi ini mengungkapkan bahwa Berdasarkan garis-garis besar yang terdapat dalam Al-Qur’an umat Islam wajib menjadikan kitab suci Al-Qur’an sebagai sumber utama untuk membahas segala hal yang diperlukan oleh manusia dalam menjalani kehidupan termasuk salah satunya adalah perekonomian. Sistem ekonomi Islam yang telah digariskan oleh ketentuan syari’at tersebutlah yang menjadi pegangan utama bagi manusia, jika ketentuan tersebut ditaati dengan penuh keimanan dan konsistensi maka akan tercapai kesejahteraan dan kebahagian hidup ummat manusia di dunia maupun di akherat. Jika tidak ditaati maka akan selalu terjadi berbagai masalah kedholiman dan ketidakadilan dalam bidang ekonomi. Bahwa sistem ekonomi Islam memiliki peluang besar untuk maju dan berkembang bahkan memimpin ekonomi dunia jika dijalankan dengan teknik dan metode yang profesional, canggih dan terus dikembangkan sesuai jamannya. Tidak hanya bersifat filosofis, idiologis dan normatif, yang lebih penting adalah berjalannya sistem ekonomi Islam secara riil di tengah masyarakat dan memberi solusi berbagai kedholiman dan ketidakadilan yang tidak bisa disolusi oleh sistem ekonomi non-Islam. Kesatuan pandangan para ulama, ilmuwan, ekonom dan pengusaha muslim sangat penting diupayakan dalam rangka mempercepat perkembangan ekonomi Islam.
Wawasan Al-Qur’an Tentang Ekonomi Islam Saleh Al Hadad; Rusydi Khalid; Achmad Abubakar
Jurnal Ekonomika Vol 6 No 2 (2022): JURNAL EKONOMIKA - AGUSTUS
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX - Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37541/ekonomika.v6i2.789

Abstract

Secara bahasa ekonomi berasal dari bahasa Yunani kuno (Greek) yaitu Oikos (rumah tangga) dan nomos (aturan). Jadi secara bahasa ekonomi berarti aturan rumah tangga. Menurut istilah konvensional ekonomi berarti aturan-aturan untuk menyelenggarakan kebutuhan hidup manusia dalam rumah tangga baik rumah tangga rakyat maupun rumah tangga Negara. Filosofi ekonomi memberikan ruh pemikiran dengan nilai-nilai Islami dan batasan syraiah, sedangkan ilmu ekonomi berisi alat-alat analisis yang dapat digunakan. Dalam pendekatan ekonomi Islam bukan hanya sekedar ilmu tetapi sebuah system kehidupan yang didalamnya juga berbicara ilmu. Proses integrasi doktrin dan ilmu ini didasari pada paradigma hidup yang tidak hanya berhenti di dunia, tetapi berlanjut pada kehidupan akhirat. Ditinjau secara filsafat ekonomi Islam menggunakan dasar petunjuk Allah berupa wahyu (Al-Qur’an). Dalam Islam yang menjadi pendorong adalah kehendak Allah SWT (God Interest) yaitu dalam rangka mengabdi dan mencari ridha Allah SWTHasil studi ini mengungkapkan bahwa Berdasarkan garis-garis besar yang terdapat dalam Al-Qur’an umat Islam wajib menjadikan kitab suci Al-Qur’an sebagai sumber utama untuk membahas segala hal yang diperlukan oleh manusia dalam menjalani kehidupan termasuk salah satunya adalah perekonomian. Sistem ekonomi Islam yang telah digariskan oleh ketentuan syari’at tersebutlah yang menjadi pegangan utama bagi manusia, jika ketentuan tersebut ditaati dengan penuh keimanan dan konsistensi maka akan tercapai kesejahteraan dan kebahagian hidup ummat manusia di dunia maupun di akherat. Jika tidak ditaati maka akan selalu terjadi berbagai masalah kedholiman dan ketidakadilan dalam bidang ekonomi. Bahwa sistem ekonomi Islam memiliki peluang besar untuk maju dan berkembang bahkan memimpin ekonomi dunia jika dijalankan dengan teknik dan metode yang profesional, canggih dan terus dikembangkan sesuai jamannya. Tidak hanya bersifat filosofis, idiologis dan normatif, yang lebih penting adalah berjalannya sistem ekonomi Islam secara riil di tengah masyarakat dan memberi solusi berbagai kedholiman dan ketidakadilan yang tidak bisa disolusi oleh sistem ekonomi non-Islam. Kesatuan pandangan para ulama, ilmuwan, ekonom dan pengusaha muslim sangat penting diupayakan dalam rangka mempercepat perkembangan ekonomi Islam.
Analisis Pembiayaan Mudharabah Terhadap Tingkat Profitabilitas (Profit Margin) PT. Bank Negara Indonesia Syariah Makassar Muhammad Baedawi; Achmad Abubakar; Halimah Basri
Jurnal Mirai Management Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v7i2.2014

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui produktifitas pembiayaan mudharabah, musyarakah, dan murabahah apabila diukur dari total pembiayaan sebesar 100% pada PT. Bank Negara Indoensia (BNI) Syariah Makassar dan pengaruh Pembiayaan mudharabah, musyarakah, dan murabahah Terhadap Tingkat Profitabilitasa (Profit Margin) pada PT. Bank Negara Indoensia (BNI) Syariah Makassar. populasi dalam penelitian ini adalah jumlah pembiayaan mudharabah, musyarakah, dan murabahah, perenam bulan dari januari 2016 sampai Desember 2018. metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Analisis Pembiayaan Menurut Yuliana (Keuanagan), mengemukakan bahwa standarisasi suatu pembiayaan dapat dikatakan produktif apabila konstribusi pembiayaan dan Analisis Keuangan (Net Profit Margin). Analisis menggunakan alat statistik SPSS dengan menggunakan metode analisis regresi berganda. Selanjutnya utuk membuktikan hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini akan dilihat melalui uji koefisien determinasi, uji parsial (uji-t). Konstribusi pembiayaan mudharabah berada di bawah standar produktifitas yang ditentukanKon, stribusi pembiayaan musyarakah melawati standarisasi yang di tentukan produktifitas, Konstribusi pembiayaan murabahah berada di bawah standar produktifitas yang ditentukan, Mudharabah, Musyarakah, dan Murabahah, tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas. Keywords: Pembiayaan Mudharabah, Profitabilitas
Analisis Penerapan Prinsip Akuntansi Berdasarkan Surah Al-Baqarah Ayat 282 Sahrullah Sahrullah; Achmad Abubakar; Rusydi Khalid
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 5, No 1 (2022): January - Juny
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v5i1.2024

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjudul Analisis Penerapan Prinsip Akuntansi Berdasarkan Surah Al-baqarah Ayat 282. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Prinsip akuntansi berdasarkan Surah Al-Baqarah Ayat 282?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Prinsip akuntansi berdasarkan Surah Al-Baqarah Ayat 282. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis literatur review. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa, secara umum, definisi akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak, dan pengambil keputusan lainnya dalam membuat keputusan mengenai alokasi sumber daya dalam bisnis, organisasi, dan entitas pemerintah. Jika dilihat dari perspektif Islam, akuntansi dapat digambarkan sebagai kumpulan aturan hukum yang konstan dan standar yang diterapkan oleh akuntan dalam pekerjaannya, termasuk pembukuan, analisis, pengukuran, dan paparan publik dari suatu peristiwa atau peristiwa. Aturan-aturan ini berasal dari sumber-sumber syariah Islam. Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 282, yang membahas topik muamalah, memberikan bukti akuntansi dalam Islam. Ayat ini menjelaskan bahwa ada perintah dalam Islam untuk menerapkan sistem pencatatan yang sangat menekankan pada akurasi, kejelasan, transparansi, dan keadilan antara dua pihak yang memiliki hubungan muamalah. Hal ini lebih sering dikenal dengan istilah akuntabilitas dalam dunia akuntansi. Argumentasi ini mengarah pada kesimpulan bahwa surat Al-Baqarah ayat 282 mengandung tiga prinsip yang terkait dengan akuntansi syariah; prinsip akuntabilitas, kewajaran, dan kebenaran Kata Kunci: Persepsi Terhadap Al-Baqarah Ayat 282, Prinsip Pertanggungjawaban, Prinsip Keadilan Dan Prinsip Kebenaran Abstract This study is entitled Analysis of the Application of Accounting Principles Based on Surah Al-Baqarah Verse 282. The formulation of the problem in this study is how the accounting principles are based on Surah Al-Baqarah Verse 282?. The purpose of this study was to determine the accounting principles based on Surah Al-Baqarah verse 282. This research is a type of qualitative research using literature review analysis method. The findings of this study indicate that, in general, the definition of accounting is the measurement, elaboration, or provision of assurance regarding information that will assist managers, investors, tax authorities, and other decision makers in making decisions regarding the allocation of resources in businesses, organizations, and government entities. . When viewed from an Islamic perspective, accounting can be described as a constant collection of legal rules and standards applied by accountants in their work, including bookkeeping, analysis, measurement, and public exposure of an event or events. These rules are derived from Islamic sharia sources. The Qur'an sura Al-Baqarah verse 282, which deals with the topic of muamalah, provides evidence of accounting in Islam. This verse explains that there is an order in Islam to implement a recording system that places great emphasis on accuracy, clarity, transparency, and justice between two parties who have a muamalah relationship. This is more often known as accountability in the world of accounting. This argument leads to the conclusion that Surah Al-Baqarah verse 282 contains three principles related to sharia accounting: the principles of accountability, fairness, and truth. Keywords: Perception Of Al-Baqarah Verse 282, The Principle Of Accountability, The Principle Of Justice And The Principle Of Truth.
IMPLEMENTASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN DI ERA SOCIETY 5.0 Ansani; Achmad Abubakar; Muhsin Mahfudz
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.651 KB) | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.618

Abstract

This article aims to examine the implementation of the value of religious moderation in the perspective of the Al-Quran in the era of era society 5.0. Religious moderation in the era Society 5.0. era provides religious narratives that are free of access through technology that is often used by certain groups to make religion an aspiration by imposing that is far from tolerant and fair. Therefore, religious moderation is the basis for strengthening religious understanding in era society 5.0, which needs to have characteristics in accordance with the values ​​of the Al-Quran by strengthen religious understanding that is moderate, tolerant and compassionate. The method used in this research is a qualitative method that uses library research as its approach. The research sources used were obtained from various scientific sources, namely books, journal articles, and various other sources related with research studies. Furthermore, with data analysis techniques in the form of descriptive-analytic, the researcher will analyze the data encounters before presenting it. Readers in the midst of a multicultural society. From the results of the study it was found that there are several moderating values ​​in Al The Al-Quran as a reference that needs to be implemented in the era society 5.0. era to create peace in life in the era society 5.0, era, namely a. fostering the value of balance and justice, b. maintain the value of religious tolerance c . maintain the value of religious harmony d. Spread the value of love.
Manajemen Sabar Menghadapi Musibah dalam Perspektif Al Qur’an Asri Jaya; Achmad Abubakar; Rusydi Khalid
Jurnal Mirai Management Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v6i3.2095

Abstract

Manajemen sabar secara bathiniah tercermin dalam sikap penahanan emosi dan pengendalian keinginan dari suatu kebutuhan, karena itu dalam Islam kekuatan aqidah dan iman berpengaruh dalam implementasi kesabaran seseorang. Dan Islam memuliakan seseorang yang mampu bersikap sabar dalam pengendalian hawa nafsunya dan berserah diri kepada Allah SWT, yang akan memberikan impact meningkatnya harkat dan martabat seseorang. Sebagai ummat Islam, dianjurkan untuk selalu tunduk pada ajaran Al-Qur’an, karena konsep sabar tersirat didalam Al Qur’an surah Al-Baqarah ayat 153 yang memaknai bahwa Allah menyerukan kepada hambanya untuk sholat dan sabar karena hal tersebut dapat menolongnya, juga Allah SWT senantiasa bersama orang yang sabar. Pendekatan penelitian dalam kajian ini menggunakan metode deskriptif dan studi Pustaka. Hasil kajian ini menyimpulkan, bahwa sifat sabar wajib dimiliki sebagai umat Islam, termasuk dalam menghadapi penyakit dengan upaya seperti meningkatkan penggerak agama, dan memperlemah atau menurunkan tingkat pergerakan hawa nafsu. Karena implikasi sabar bagi keberadaan dan hidup manusia tersirat pada aktivitas keberagamaannya dan aktivitas sosialnya. Ini menunjukkan bahwa tingkat kesabaran mempunyai potensi menjadikan aktivitas beragama dan kehidupan sosial memberikan efek lebih baik. Jadi, terimplementasinya dengan baik manajemen sabar akan memberikan manfaat yang lebih besar karena dapat memberikan ketenangan baik jasmani maupun rohani, sehingga semua bentuk permasalahan dapat tertangani dengan baik. Keywords: Pemanfaatan, Manajemen Sabar, QS. Al-Baqarah ayat 53
INVESTASI PERSPEKTIF AL-QUR’AN (STUDI MENGGUNAKAN METODE MAUDHU’I) Nurlina Nurlina; Achmad Abubakar; Rusydi Khalid
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 1 (2022): EQIEN- JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dr Kh Ez Mutaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.588 KB) | DOI: 10.34308/eqien.v11i1.832

Abstract

No one can know what will happen in the future, so we must make preparations to meet the needs of life in the future. Efforts that can be made to meet the needs of life for sustainability and to maintain life is to invest. Investment is an effort to develop assets owned as allowed in Islamic teachings. The purpose of this study is to determine the perception of investment in the perspective of the Qur'an. In this study using qualitative methods through library research. The study of interpretation uses the maudhu'i approach. According to the research that has been done, it can be stated that the investment listed in the Qur'an and Hadith is a muamalah activity that is allowed as long as there is no violation in accordance with the rules of Islamic law. The findings show that there are several verses of the Qur'an relating to investment. The existence of investment activity means delaying consuming or using assets that are currently owned by developing and managing these assets in preparation for meeting future needs. As stated in the holy verse of the Qur'an Surah Yusuf/12:47-49, that the wealth we have should not be spent but the wealth must be managed again in order to prepare for life in the future. The existence of investment activity means delaying consuming or using assets that are currently owned by developing and managing these assets in preparation for meeting future needs. As stated in the holy verse of the Qur'an Surah Yusuf/12:47-49, that the wealth we have should not be spent but the wealth must be managed again in order to prepare for life in the future. The existence of investment activity means delaying consuming or using assets that are currently owned by developing and managing these assets in preparation for meeting future needs. As stated in the holy verse of the Qur'an Surah Yusuf/12:47-49, that the wealth we have should not be spent, but the wealth must be managed again in order to prepare for life in the future.
AL-QARDH (PINJAM-MEMINJAM) DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Kahar Kahar; Achmad Abubakar; Rusydi Khalid
Jurnal Adz-Dzahab: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 7 No 2 (2022): Adz-Dzahab Volume 7 Nomor 2 Oktober 2022
Publisher : IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/adz-dzahab.v7i2.1075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hakikat Al-Qardh secara etimologi, terminology dan penggunaan kata Al-Qardh di dalam Al-Qur’an dan kajian tafsir, penggunaan kata Al-Qardh dalam Hadits, serta Ijma’ para ulama terkait dengan Al-Qardh. Penelitian tentang Al-Qardh dalam Alqur’an sudah banyak dilakukan oleh para pengkaji Al-Qur’an baik dari segi maknanya secara bahasa atau istilah maupun dari segi pengaplikasiannya atas satu tema tertentu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-analisis dan book research. Hasil penelitian ini adalah bahwa kata Al-Qardh terdapat di dalam Al-Qur’an sebanyak 4 kali yakni dalam Surah Surah Al-Baqarah ayat 245, Surah Al Hadiid ayat 11, surah At-Taghabun ayat 17, dan surah Al-Muzzammil ayat 20, semua kata dalam ayat tersebut bermakna pinjaman yang baik.
INTERCESSION IN THE QUR'AN CRITICAL ANALYSIS INTERPRETATION OF AL-MARAGHI Mahfudz Kazuba; M. Ghalib M.; Achmad Abubakar; Firdaus
Jurnal Diskursus Islam Vol 10 No 2 (2022): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v10i2.30689

Abstract

Man will not be separated from intercession because in human life, even until death, he still needs intercession. People who genuinely have faith in Allah swt. Submit and obey the sharia to Him. Islam sets the standard of morality based on the provisions of Allah and His Messenger. Therefore, what is seen as good by Allah and His Messenger, must be good. Moreover, vice versa, it cannot be Allah swt. He was judging falsehood as good behavior because the falsehood of its essence must be immoral. Thus in every explanation relating to intercession," at be it those who give and get intercession" at, or whether those who are hindered from it are clear that the cause is the scientific dimension related to faith in Allah swt. and sharia according to the provisions of Allah swt. and akhlakul karimah in doing the good of others.
Co-Authors A. Niken Ayu N.F A. Qadir Gassing HT Aan Parhani Abd Rahim Abdul Azis Abdul Chadjib Halik Abdul Ghany Abdul Haris Nasution Zakariah Abdul Khaliq Khaliq Abdullah AF Ahmad Fauzan Ahmad Karim Ahmad Yani Ahmad Zabidi Albahri Albahri Alinurdin, M. Almutawakkil Alallah Amiruddin, Muhammad Majdy Amrah Kasim Amrah Kasim Andi Aderus Andi Aderus Andi Bahri S Ansani Arafah, Muh Asmin Asmin Asri Jaya Asriyana Asriyana Atika Rizki Atika Baso Pallawagau Citra Andanari. M Daming, Darna Darhan Sutradi Hukpar Djafar Fathul Mujahidin Al-Anshary Fauziah Firdaus Firdaus Dahlan Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Fitra Analia Ghazali Awaluddin Halimah Basri Halimah Basri Halimah Basri Halimah Basri Halimah Basri Hamka Ilyas Hasyim Hadade Hasyim Haddade Hasyim Haddade Hasyim Haddade Hasyim Haddade Idah Suaidah Idha Fadhilah Sofyan Januardy, Uray Juraeri Tahir Kafrawi Kahar Kahar Kamaluddin Abu Nawas Kamaluddin Abunawas Kamaluddin Abunawas Kasjim Salenda Kasmah Usman Kurniati La Ode Muhamad Syaifuddin M Galib M Ilham M. Galib M. Galib M M. Galib M M. Ghalib M. M. Sabir Umar M. Taufiq Hidayat Pabbajah Mahfudz Kazuba Mahfudz, Muhsin Mahsyar Idris Mardan Mardan Mardatillah Yakub Mariani Idris Mikdar Rusdi Muammar Bakry Muh. Azka Fazaka Rif’ah Muh. Khumaidi Ali Muh. Khumaidi Ali Muhammad Alwi Muhammad Baedawi Muhammad Fadel Muhammad Irham Muhammad Nawir Faried Muhammad Saddang Muhammad Sadiq Sabri Muhammad Yusuf Muhsin Mahfudz Muhsin Mahfudz Mukhtar Mas’ud Mukhtar Yunus Mundzir, Chaerul Munir Munir Munir Munir Musafir Pabbabari Muslimah Muslimah Musya Rifah Muzakkir Muzakkir Muzdalifah Muhammadun Nadila Nadila Nahdhiyah Nahdhiyah Nazarudin Nazarudin Nurlina Nurlina Nurmiati Nurmiati Panggih Widodo Parhani, Aan Rahmat Ali Rahmi Damis Ramdani Nur Ria Renita Abbas ridwan, hardiyanti Risnawati Risnawati Rosmiyati . Rusydi Khalid Rusydi Khalid Rusydi Khalid Rusydi Khalid Rusydi Khalid Sahrullah Sahrullah Saifullah Rusmin Saleh Al Hadad Samsuriadi Samsuriadi Sohrah Sohrah St. Aminah Suharmin Syukur Suharmin Syukur Suryaningrat, Dani Syaiful Muhyidin Syamsuddin Syamsuddin Syatar, Abdul Tammulis Tammulis Tammulis Tammulis Tammulis, Tammulis Tita Rosalina Trisno Wardy Putra Umar, Akbar YULIANSYAH Yusuf Rahim