Claim Missing Document
Check
Articles

KERAGAAN ALAT TANGKAP MINI PURSE SEINE DAN CANTRANG DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) TASIK AGUNG KABUPATEN REMBANG Tiku, Mathius; Krisnafi, Yaser; Arkham, Muhammad Nur
Coastal and Ocean Journal (COJ) Vol 5 No 1 (2021): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.275 KB) | DOI: 10.29244/COJ.5.1.19-27

Abstract

Alat penangkap ikan yang banyak digunakan oleh Nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) TasikAgung, Kabupaten Rembang adalah mini purse seine dan cantrang. Usaha penangkapan denganmenggunakan alat tangkap tersebut memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan nelayan lokal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaan alat tangkap purse seine dan cantrang di PPPTasik Agung, Kabupaten Rembang berdasarkan spesifikasi, daerah penangkapan dan musim penangkapan.Pengumpulan data dilakukan melalui metode survei. Pemilihan nelayan sebagai contoh dilakukan secaraaksidensial (accidential sampling) kepada responden yang dipandang orang tersebut layak diterimasebagai sumber data/informasi. Pengolahan dan analisis datanya dikerjakan dengan menggunakan analisisdeskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan spesifikasi alat tangkap mini purse seine yang biasadigunakan oleh nelayan dengan armada penangkapan kapal motor dengan ukuran 11-20 GT umumnyamemiliki panjang dari ujung sayap kiri sampai ujung sayap kanan sekitar 250 m, sedangkan untuk kapaldengan ukuran 20-30 GT menggunakan alat tangkap mini purse seine dengan panjang 360 m. Jaringcantrang mempunyai bagian-bagian berbeda, dimana setiap bagian memiliki ukuran benang, ukuran mata,jumlah mata jaring, serta ukuran dan panjang tali. Operasi penangkapan ikan di Perairan Laut Jawa sampaiperairan Pulau Bawean (12 mil ke arah barat dan utara dari pantai Bawean dan Karimun Jawa) hinggaperairan Kalimantan. Puncak alat tangkap cantrang dan mini purse seine berbeda.Kata Kunci: Mini purse seine, Cantrang, Musim penangkapan, PPP Tasik Agung
Analysis of long line operation time management on KM Permata 99 in Indian Ocean Roma Yuli Hutapea; Aris Widagdo; Masfial Turobby; Muhammad Nur Arkham
Aurelia Journal Vol 8, No 1 (2026): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v8i1.20091

Abstract

Time efficiency in longline operations is a crucial factor in improving productivity, reducing operational costs, and maintaining the catch quality in tuna fisheries in the Indian Ocean. However, time management at each stage of the fishing operation has not been systematically measured, potentially leading to inefficiencies. This study aims to identify the stages of longline operations on the KM Permata 99 and analyze the time distribution of each activity using the Critical Path Method (CPM). The study was conducted from January–April 2024 in the Indian Ocean waters with a fishing base at Benoa Harbor, Bali. Longline operations consist of 28 activities divided into two main stages: the preparation stage (7 activities) with a total time of 80 minutes and the operation stage (21 activities) with a total time of 1,400 minutes. Based on the Critical Path Method (CPM) analysis, the total time of one operating cycle is 1,480 minutes or equivalent to 24.6 hours per daily trip. All activities are on the critical path with a total float (TF) value of zero, so that delays in one activity will directly impact the entire process. Increasing the number of crew members from an average of 18 to 25 was found to improve operational efficiency. These findings highlight  the importance for Critical Path Method (CPM) based operational time standardization and optimization of the number and division of labor of crew members as part of fishing vessel operational management. This policy has the potential to increase business efficiency, reduce costs, and support sustainable fishing practices.
Pelatihan kewirausahaan pangan lokal: fish chip ikan lomek dan produk inovatif mangrove untuk organisasi ikatan istri karyawan Wilmar Dumai Sumartini Sumartini; Luchiandini Ika Pamaharyani; Nirmala Efri Hasibuan; Kurnia Sada Harahap; Putri Wening Ratrinia; Aulia Azka; Basri Tanjung; Eko Novi Saputra; Muhammad Nur Arkham
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3393

Abstract

Kota Dumai memiliki potensi perikanan dan ekosistem mangrove yang melimpah, salah satunya ikan lomek (Harpadon nehereus) yang kaya protein dan buah pedada (Sonneratia caseolaris) yang mengandung senyawa bioaktif. Namun, pemanfaatannya masih terbatas sehingga nilai tambah ekonominya rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kewirausahaan anggota Ikatan Istri Karyawan Wilmar (IIKW) Dumai melalui pelatihan pengolahan ikan lomek menjadi fish chips serta produk inovatif berbasis mangrove, seperti sirup, dodol, dan kopi. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis workshop dengan tahapan persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan teknis, dan evaluasi. Peserta dilatih dalam pemilihan bahan baku, teknik pengolahan, penerapan standar mutu dan keamanan pangan, serta strategi pengemasan dan pemasaran digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta pengisian kuesioner kepuasan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dengan rata-rata nilai post-test ≥90 pada 88% peserta. Tingkat kepuasan responden juga sangat tinggi, dengan skor rata-rata 97,99% pada aspek relevansi materi, manfaat kegiatan, dan kualitas narasumber. Peserta menilai kegiatan ini bermanfaat untuk pengembangan usaha rumah tangga, meskipun terdapat kendala ketersediaan bahan baku musiman. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan teknis, dan motivasi kewirausahaan perempuan pesisir. Keberhasilan kegiatan ini menegaskan pentingnya dukungan lanjutan berupa pendampingan, akses sarana produksi, dan strategi pemasaran digital agar produk fish chips ikan lomek dan olahan mangrove dapat berdaya saing serta menjadi ikon kuliner khas pesisir Dumai.
Pelatihan inovasi produk odeng ikan tenggiri untuk mendukung pangan biru (blue food) di Kelurahan Tengah Kecamatan Pelayangan Kota Jambi Evi Maya Sari; M. Hariski; Afriani Afriani; Nelwida Nelwida; Olfa Mega; Dyah Muji Rahayu; Wulandari Wulandari; Yoppie Wulanda; Hasanah Hasanah; Muhammad Nur Arkham; Hari Cahyono; Rahma Dini Arbajayanti; Laura Hermala Yunita
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3450

Abstract

Pelatihan inovasi produk berbasis perikanan merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam mengolah sumber daya perairan menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Tengah, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi melalui pelatihan pembuatan odeng ikan tenggiri, yang merupakan produk olahan bernilai gizi tinggi dan mendukung konsep pangan biru (blue food). Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung, yang diikuti oleh 30 peserta dari kelompok PKK, Poklaksar, dan masyarakat umum. Evaluasi pelatihan dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat ketercapaian pelatihan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 39,65%, dari nilai rata-rata pre-test 52,35 menjadi 86,75 pada post-test. Peningkatan yang signifikan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kapasitas peserta dalam pengolahan ikan menjadi produk inovatif. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang berupa penguatan ketahanan pangan lokal, peningkatan pendapatan rumah tangga, serta pengembangan usaha mikro berbasis perikanan yang berkelanjutan.
The financial business characteristics of hand line fisheries in the SAP Area of Raja Ampat Islands and the surrounding sea : Karakteristik finansial usaha perikanan pancing ulur di Kawasan SAP Kepulauan Raja Ampat dan laut sekitarnya Muhammad Nur Arkham; Roma Yuli F. Hutapea; Mathius Tiku; Restu Widayaka; Evi Maya Sari
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v4i2.32660

Abstract

The activities of capture fisheries at The Natural Sanctuary in the Waters (SAP) area of ​​Raja Ampat Regency are mostly small-scale fisheries. The development of business the hand-line fishing gear is very important for the sustainable use of small-scale capture fisheries activities in conservation areas. The purpose of this study is to assess the feasibility of hand-line fishery business from the financial aspect and the risk of its development in the SAP area of ​​the Raja Ampat Islands and the surrounding sea. The types of data needed in this study are primary and secondary data. Data analysis used in this study includes analysis of financial parameters, investment criteria, and business risk analysis. The results showed that handline fishery business in the SAP area of ​​Raja Ampat Regency and the surrounding sea is profitable and feasible to develop. This result is seen from the analysis of the financial feasibility of the business with a profit of Rp. 9,003,171.00, the R / C ratio value of 1.11, and the payback period (PP) value of 2.95 years. In addition, it is also seen from the feasibility of investment that the value of NPV> 0, net B / C> 1, and IRR> the prevailing interest rate is 5.25%. Judging from the risk, the hand-line fishing business is categorized as not at risk to be developed. This result is seen from the value of CV (0.2) ≤ 0.5, then the value of L (8,428,400) ≥ 0, which means that the company will always profit or break even and do not experience the risk of loss.
Co-Authors Abrori, M. Zaki Latif Achmad Fahrudin Afriani Afriani Agus Ramli Agus Ramli Agus Ramli Amal Fatullah Randy Amrullah, Mohd. Yusuf Ananda, Tuah Andan Hamdani Anderson Foresta Anwar, Sony Ari Gunawan Arif Trihandoyo Arif Trihandoyo Arif Trihandoyo Aris Widagdo Arlina Hidayati, Arlina Aulia Azka Ayang Armelita Rosalia Bambang Cahyono Bambang Imawan Basri Basri Basri Tanjung Bobby Demeianto Bobby Demeianto Boby Wisely Ziliwu Boby Wisely Ziliwu Darmawan Darmawan Demeainto, Bobby Dewantara, Esza Cahya Digdo, Akbar A Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Dwihastuty, Leny Dyah Muji Rahayu Eko Novi Saputra EVI MAYA SARI Evi Maya Sari EY, M. Habib Fajar Miftakhul Rizqy Febrianto, Fredi Habib EY., M. Hafiz Ziddin Haidawati, Haidawati Hamdu Azrawi Daulay Hari Cahyono HARIADI, AGUNG Haris, Rangga Bayu Kusuma haryanti, rinrin Hasanah Hasanah Hasibuan, Sony Cristian Helmi Purnama Hutapea, Roma Yuli Hutapea, Roma Yuli F Ikbal Syukroni Iman Teguh, Iman Iskandar Musa Iwed Mulyani Iya Purnama Sari Juniawan Preston Siahaan Kenny Bastian Khairunnisa Khairunnisa Laura Hermala Yunita Lesmana, Dudi Luchiandini Ika Pamaharyani Luky Adrianto M. Hariski Mahipal Mardiah, Ratu Sari Masfial Turobby Mathius Tiku Mathius Tiku Maulana, Muhammad Agung Muhammad Ali Rozaki Muhammad Fiqi Fadillah Muhammad Reza Pahlevi Muhammad Rikardo Febri Nanda Mula Tumpu Nana Anggraini Nasib Sihombing Nelwida Nelwida Nirmala Efri Hasibuan Nirmala Efri Hasibuan Nirmala Efri Hasibuan, Nirmala Efri Olfa Mega Pamaharyani, Luchiandini Ika Perdana Putra Kelana Purnama, Helmi Putri Wening Ratrinia Putriraya, Ami Raini Rahma Dini Arbajayanti Ramli, Agus Randy, Amal Fatullah Rangga Bayu Kusuma Haris Rangga Bayu Kusuma Haris Rangga Bayu Kusuma Haris Ratih Purnama Sari Rejeki, Sri Untari Puji Restu Widayaka Riadi, Septa Rizqi Ilmal Yaqin Rizqi ilmal yaqin, Rizqi ilmal Roma Yuli F Hutapea Roma Yuli F. Hutapea Roma Yuli Hutapea Roma Yuli Hutapea Rudi Efendi Ryan Hidayat Sandra Moerti Oktavian Saputra, Eko Novi Septa Riadi Shiffa F Shalichaty Shiffa Febyarandika Shalichaty Siahaan, Juniawan Preston Soedjatmiko Sri Yenica Roza Sri Yenica Roza Sri Yenica Roza Sri Yenica Roza Suci Asrina Ikhsan Sumartini Sumartini Sumartini, nFN Sumitro, Martinus Robinson Suryono Suryono Suryono, Muh Susanto, Handoko Adi Tiku, Mathius Tri Winarni Agustini Trihandoyo, Arif Tumpu, Mula Tyas Dita Pramesthy Tyas Dita Pramesthy Wahyudin, Adinda Aisyah Puteri Wahyudin, Muhammad Nur Hussein Wahyudin, Muhammad Yuusuf Widagdo, Aris Windri Gunawan Wulandari Wulandari Yaser Krisnafi Yaser Krisnafi, Yaser Yoppie Wulanda Yuda, Ardi Oksa Yudi Wahyudin Yuniar Endri Priharanto Yusli Wardiatno Yusuf, Muhammad Arsjad