Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LOKASI PITA KONDUKSI TERHADAP TINGKAT ARUS BOCOR ISOLATOR SILICONE RUBBER Pegy Lestari; Mochammad Dhofir; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang hasil pengujian pengaruh lokasi pita konduksi terhadap arus bocor yang mengalir pada isolator silicone rubber dengan susunan elektroda plat-plat. Untuk menyamakan kondisi di lapangan, digunakan sebuah pengotor yang berupa larutan natrium klorida untuk merepresentasikan zat polutan yang menempel pada isolator silicone rubber. Pada penelitian ini, larutan natrium klorida (zat polutan) disaputkan pada permukaan isolator silicone rubber dengan menggunakan spons dengan lebar lapisan pita konduksi dan lokasi pita konduksi yang telah ditentukan. Dari hasil pengujian, konduktivitas larutan natrium klorida berpengaruh terhadap arus bocor. Pada tegangan uji 20 kV, lokasi ground, lebar lapisan pita konduksi 50 mm, dan nilai konduktivitas larutan NaCl 34,37 mS/cm, nilai arus bocor sebesar 23,58 μA, sedangkan pada nilai konduktivitas larutan NaCl 171,34 mS/cm, nilai arus bocor sebesar 33,23 μA. Semakin besar konduktivitas larutan natrium klorida maka semakin besar pula nilai arus bocor. Selain itu, lokasi pita konduksi berpengaruh terhadap arus bocor. Pada tegangan uji 20 kV, konduktivitas larutan NaCl 171,34 mS/cm, lebar lapisan pita konduksi 50 mm, nilai arus bocor pada lokasi middle sebesar 12 μA. Sedangkan pada lokasi high voltage, nilai arus bocor sebesar 17,37 μA, dan nilai arus bocor pada lokasi ground sebesar 33,23 μA. Dari ketiga lokasi tersebut, nilai arus bocor yang terbesar adalah pada lokasi ground, kemudian high voltage, dan yang paling kecil pada lokasi middle. Lebar lapisan pita konduksi juga berpengaruh terhadap arus bocor yang permukaan isolator silicone rubber. Pada tegangan uji 20 kV, konduktivitas larutan NaCl 171,34 mS/cm, lokasi ground, nilai arus bocor pada lebar lapisan pita konduksi 30 mm adalah 19,19 μA. Sedangkan pada lebar lapisan pita konduksi 40 mm, nilai arus bocor sebesar 19,52 μA, dan nilai arus bocor pada lebar lapisan pita konduksi 50 mm adalah 133,27 μA. Semakin lebar lapisan pita konduksi maka permukaan isolator semakin bersifat konduktif dan arus bocor yang mengalir pada permukaan isolator silicone rubber juga semkain besar. Kata kunci: konduktivitas larutan natrium klorida, lokasi pita konduksi, arus bocor.   ABSTRACT This study discusses about the testing results from the influence of conduction band location on leakage current flowing on silicone rubber isolator with plate electrode arrangement. To equate the conditions in the field, an impurity is used in the form of liquid sodium chloride to represent the pollutant attached to the silicone rubber insulator. In this study, the liquid sodium chloride (pollutant material) was coated on the surface of the silicone rubber insulator by using a sponge with the specified layer width and location of the conduction band. From the test results, the conductivity of the liquid sodium chloride has an effect on leakage current. At 20 kV test voltage, at the ground location, 50 mm conduction band width, and the conductivity value of liquid NaCl was 34,37 mS / cm, leakage current value equal to 23,58 μA, while at conductivity value of liquid NaCl was 171,34 mS / cm, the leakage current value is 33.23 μA. The greater the conductivity of the liquid sodium chloride, thereby the greater the leakage current value. In addition, the location of the conduction band affects the leakage current. At a test voltage of 20 kV, the conductivity of liquid NaCl was 171,34 mS / cm, the width of the conduction band 50 mm, the leakage current value at the middle location is 12 μA. At high voltage location, the value of leakage current is 17,37 μA, and the leakage current value at ground location is 33,23 μA. From the three locations, the largest value of leakage current is on the ground location, then on the high voltage, and the smallest is on the middle location. The width of the conduction band layer also affects the leakage current of the silicone rubber insulator surface. At 20 kV test voltage, the conductivity of the liquid NaCl was 171.34 mS / cm, at the ground location, the leakage current value at the width of the 30 mm conduction band layer was 19.19 μA. The leakage current value is 19.52 μA  in the width of 40 mm conduction band, and the leakage current value at the width of the 50 mm conduction band layer is 133.27 μA. When the width of the conduction band layer, is larger the insulator's surface becomes more conductive and the leakage current flowing on the surface of the silicone rubber insulator is also larger. Keywords: conductivity of the liquid sodium chloride, conduction band location, leakage current
PERAMALAN BEBAN LISTRIK DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2015-2025 DENGAN METODE EKONOMETRIK Liza Putri Dafroni; Hadi Suyono; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

D.I Yogyakarta merupakan daerah pariwisata terbesar di Indonesia setelah Pulau Bali, sehingga dengan banyaknya wisatawan mendesak para pengembang usaha dan pemerintah untuk menjaga kontinuitas pasokan energi listrik. Energi listrik tidak dapat disimpan dalam jumlah besar, maka kemungkinan terjadinya over capacity maupun under capacity dapat terjadi. Oleh karena itu, dalam upaya menyesuaikan pembangkiatan daya listrik dengan kebutuhan konsumen PT PLN (Persero) melakukan peramalan beban listrik untuk memperkirakan dan merencanakan kebutuhan daya listrik yang harus disalurkan. Berdasarkan data PT PLN (Persero) Area D.I Yogyakarta, total konsumsi energi listrik tahun 2014 mencapai 2370,3 GWh.Dengan menggunakan metode ekonometrik yang memperhitungkan pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), jumlah penduduk, jumlah pelanggan, rasio elektrifikasi, dan tarif tenaga listrik dapat diketahui jumlah konsumsi energi listrik pada tahun yang akan datang. Berdasarkan hasil perhitungan peramalan beban listrik pada tahun 2025, jumlah konsumsi energi listrik telah mencapai 4260,142 GWh yang meningkat 79,8% dari tahun 2014 yang berasal dari empat jenis pelanggan, yaitu rumah tangga, komersial, publik dan industri.Kata Kunci – Over capacity, Under capacity, Metode Ekonometrik, Konsumsi Energi Listrik.
PERANCANGAN KONTROLER MOTOR BLDC MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY BERBASIS PID Musa Khairul Umam; Rini Nur Hasanah; Tri Nurwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Motor BLDC adalah motor magnet permanen tiga fasa yang membutuhkan tegangan DC sebagai suplainya. Motor jenis ini banyak digunakan pada kendaraan listrik karena efisiensi tinggi dan torsi tinggi. Sayangnya, metode sistem kontrol kecepatan motor BLDC masih cukup sulit jika diterapkan pada sistem dengan karakteristik beban dinamis dengan set point yang bervariasi. Penggunaan kontroler PID konvensional tidak dapat diterapkan pada sistem beban dinamis, jika kontroler ini tetap diterapkan maka respon sistem terhadap kondisi steady akan cukup lama dan menyebabkan motor memiliki kinerja yang buruk. Pengembangan kontroler dengan kombinasi PIDfuzzy adalah salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini. Pada penelitian kali ini akan didesain sistem kontrol dari motor BLDC. Pada bagian kontrolernya akan menggunakan modul PWM untuk inverter 3 fasa, serta menggunakan kontroler PID fuzzy sebagai pengendali kecepatan dari motor BLDC. Pengendali logika PID fuzzy banyak digunakan karena mampu mempertahankan nilai yang diharapkan tetap konstan walaupun dihadapkan pada sistem beban dinamisKata Kunci : Motor BLDC, PID controller, PID Fuzzy controller, Fuzzy Logic controller.Abstract-BLDC motor is a three-phase permanent magnet motor that requires DC voltage as its supply. This type of motor is widely used in electric vehicles because of its high efficiency and high torque. Unfortunately, the BLDC motor speed control system method is still quite difficult if applied to systems with dynamic load characteristics with varying set points. The use of a conventional PID controller cannot be applied to a dynamic load system, if this controller is still applied, the system response to steady conditions will be quite long and cause the motor to have poor performance. The development of a controller with a combination of PID fuzzy is one solution to this problem. In this study, a control system for the BLDC motor will be designed. In the controller section, it will use a PWM module for a 3-phase inverter, and use a fuzzy PID controller as a speed controller for the BLDC motor. PID fuzzy logic controller is widely used because it is able to maintain the expected value remains constant even when faced with a dynamic load system.Keywords: BLDC Motor, PID controller, PID Fuzzy controller, Fuzzy Logic controller.
KINERJA STREMAER PENANGKAP PETIR FRANKLIN DENGAN BEBERAPA SUDUT KERUNCINGAN Abdurrasyid Jahdan; Moch Dhofir; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenangkap petir (finial) franklin sudah digunakan secara luas untuk melindungi struktur bangunandari sambaran petir sejak berabad-abad lalu. Pada awalnya, objek logam yang tajam dapat denganmudah terjadi proses ionisasi dengan udara, dan penangkap petir (finial) dengan ujung yang runcingmenjadi pilihan utama sebagai penerima sambaran petir. Namun seiring berkembangnya ilmupengetahuan, diketahui bahwa penangkap petir dengan ujung runcing tidak selalu memiliki kinerjayang paling baik. Finial dengan ujung tumpul dapat menjadi alternatif dalam pemilihan penangkalpetir. Penelitian dilakukan untuk membuktikan bentuk dan diameter penangkap petir apa yang bekerjapaling baik. Kinerja penangkap petir dapat dilihat dari seberapa banyak jumlah muatan elektron yangdiproduksi ketika penangkap petir itu bekerja. Penangkap petir disimulasikan menerima sambaranpetir dengan cara mengalirkan tegangan tinggi hingga didapatkan nilai tegangan korona nya.Kemudian dari tegangan korona tersebut dilakukan pengujian lagi untuk mendapatkan nilai arusstreamer. Perhitungan jumlah muatan elektron yang diproduksi pada konduktor penangkap petirdapat dilihat dari besaran nilai arus streamer yang sudah didapat. Penangkap petir yang digunakanberjumlah 6 buah dengan masing-masing detail ukuran yaitu Rod 1 d=2cm α=300, Rod 2 d=2cm, α=450, Rod 3 d=2cm α=600, Rod 4 d=4cm α=300, , Rod 5 d=4cm α=450, dan Rod 6 d=2cm α=600.Dari pengujian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Rod 4 yang memiliki tingkat kinerjayang paling baik karena dapat memproduksi jumlah muatan elektron paling banyak.Kata kunci: Penangkap Petir Franklin, Streamer, Muatan ElektronABSTRACTFranklin finials have been widely used to protect building structures from lightning strikes forcenturies. At first, sharp metal objects can easily ionize with air, and a lightning catch (finial) with asharp tip is the main choice as a lightning strike receiver. However, as science progressed, it becameknown that lightning catchers with pointed ends did not always have the best performance. Finialswith blunt ends can be an alternative in the selection of lightning rods. Research was conducted toprove which shape and diameter of the lightning catcher worked best. The performance of thelightning catcher can be seen from how much electron charge is produced when the lightning catcherworks. The lightning catcher is simulated to receive a lightning strike by flowing a high voltage untilthe corona voltage value is obtained. Then the corona voltage is tested again to get the value of thestreamer current. The calculation of the number of electron charges produced on the lightning catchconductor can be seen from the value of the streamer current that has been obtained. The lightningcatchers used are 6 pieces with each detail size, namely Rod 1 d=2cm =300, Rod 2 d=2cm =450,Rod 3 d=2cm =600, Rod 4 d=4cm =300, Rod 5 d=4cm =450, and Rod 6 d=2cm =600. From thetests that have been carried out, it can be concluded that Rod 4 has the best level of performancebecause it can produce the largest number of electron charges.Keyword: Franklin Lightning Rod,Streamer, Electrical Charge
PERANCANGAN SISTEM HYBRID PHOTOVOLTAIC ON-GRID DAN OFF- GRID SKALA LABORATORIUM Haris Altamira; n/a Soeprapto; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 6 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sistem fotovoltaik hybrid antara sistem fotovoltaik off grid yang menggunakan inverter bi directional dan on grid yang menggunakan inverter grid tie bertujuan untuk menutupi kekurangan yang dimiliki oleh masing masing sistem fotovoltaik. Dengan menggunakan sistem hybrid maka sistem fotovoltaik on grid akan tetap dapat bekerja walaupun jaringan listrik PLN padam karena sistem fotovoltaik off grid akan menggantikan PLN untuk menyediakan jaringan listrik lokal. Dalam penelitian ini terlebih dahulu membuat simulasi pembangkitan energi dengan fotovoltaik menggunakan data intensitas radiasi matahari yang ada di Kota Malang. Dari hasil simulasi, sistem fotovoltaik hybrid mengalami kelebihan daya terbangkitkan untuk menyuplai beban dalam jam tertentu. Daya berlebih tersebut akan di ekspor ke jaringan listrik PLN pada saat kondisi jaringan listrik PLN terhubung, dan akan digunakan untuk menyuplai inverter bi directional yang nantinya akan melakukan proses charging pada baterai pada saat kondisi jaringan listrik PLN tidak terhubung atau padam. Berdasarkan hasil pengujian, sistem fotovoltaik on grid bertindak sebagai penyuplai beban dasar. Jika daya yang dihasilkan oleh sistem tersebut sama atau lebih besar dari daya yang dibutuhkan oleh beban, maka daya beban akan disuplai 100% oleh sistem fotovoltaik on grid. Pada saat PLN terhubung, daya berlebih yang dihasilkan akan di ekspor ke jaringan listrik PLN. Dan pada saat PLN padam, daya berlebih akan dikirim ke sistem fotovoltaik off grid yang kemudian digunakan untuk pengisian daya baterai menyuplai beban kritis. Sistem fotovoltaik off grid dan jaringan PLN akan membantu menyuplai kekurangan daya jika kebutuhan daya untuk beban lebih besar dari daya yang dihasilkan oleh sistem fotovoltaik on grid. Kata kunci: Fotovoltaik, inveter, inverter grid tie, inverter bi directional, jaringan listrik. ABSTRACT This study discusses hybrid photovoltaic systems between off grid photovoltaic systems that use bi directional and on grid inverters that use an objective grid tie inverter used by each photovoltaic system. By using a hybrid system the photovoltaic system on the network will still be able to work with PLN power grid because the network photovoltaic system will be used to provide local power grid. In this study first make the generation of energy with photovoltaic using existing data in Malang. From the simulation results, the hybrid photovoltaic system is up to more than generated power to supply the load within a certain hour. Excess power will be delivered to the PLN network at the time there is a power grid PLN, and will be used to supply bi directional inverters that will make the charging process on the state of the electricity grid is not connected or off. Based on the test results, the photovoltaic system on the grid is intended as a basic load supplier. If the power generated by the system is equal to or greater than the power required by the load, then the load power will be supplied 100% by the photovoltaic system on the grid. When PLN is connected, the excess power generated will be delivered to the PLN power grid. And when PLN is off, excess power will be sent to the photovoltaic system of the network to be used to supply the critical load. The off grid photovoltaic and PLN networks will help to supply more space if required by grid photovoltaic networks. Keywords: Photovoltaics, inveter, inverter grid tie, bi directional inverter, power grid.
SIMULASI REGULATOR AUTOTRANSFORMER FORWARD-FLYBACK PADA VARIASI BEBAN RESISTIF Nisrina Rania Habibah; Rini Nur Hasanah; Lunde Ardhenta
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKVoltage regulator merupakan salah satu elektronika daya yang memiliki peran penting sebagai penstabil tegangan pada komponen elektronika, seperti power supply. Seiring perkembangan teknologi, banyak dilakukan penelitian untuk meningkatkan efisiensi dari voltage regulator. Salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi ini adalah dengan memodifikasi bagian konverter pada voltage regulator. Pada jurnal ini akan dibahas mengenai konverter Autotransformer Forward-Flyback (AFF) yang digunakan sebagai voltage regulator. Alasan penggunaan autotransformer pada simulasi ini karena efisiensi dari autotransformer lebih tinggi apabila dibandingkan dengan trafo biasa. Simulasi AFF konverter dilakukan dengan memberikan variasi berupa duty cycle dan juga beban resistif. Simulasi ini dilakukan untuk membuktikan perbandingan antara teori dan juga simulasi serta membuktikan efisiensi dari AFF konverter lebih tinggi apabila dibandingkan dengan trafo biasa. Setelah dilakukan pengujian, di dapatkan efisiensi AFF konverter tertinggi sebesar 99,06% saat nilai duty cycle sebesar 0,6.Kata kunci: AFF Konverter, Duty Cycle, Beban Resistif.ABSTRACTVoltage regulator is one of the power electronics that has an important role as a voltage stabilizer in electronic components, such as power supply. Along with the development of technology, a lot of research is carried out to improve the efficiency of voltage regulators. One of the efforts to improve this efficiency is to modify the converter part on the voltage regulator. In this journal will be discussed about the Forward-Flyback Autotransformer converter (AFF) used as voltage regulator. The reason for using autotransformer in this simulation is because the efficiency of autotransformer is higher when compared to ordinary transformers. AFF converter simulation is done by providing variations in the form of duty cycle and also resistive load. This simulation is done to prove the comparison between theory and simulation as well as prove the efficiency of AFF converter is higher when compared to ordinary transformers. After the test, the highest AFF converter efficiency was achieved at 99.06% when the duty cycle value was 0.6.Keywords: AFF Converter, Duty Cycle, Resistive Load.
SLIDING MODE CONTROLLER UNTUK PENGENDALIAN TEGANGAN KELUARAN PADA SEPIC CONVERTER Alief Aulia Pradika Wijaya; Rini Nur Hasanah; Lunde Ardhenta
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SEPIC converter adalah salah satu DC-DC converter yang unik dimana konverter ini dapat mempertahankan keluaran konstan dibawah kondisi masukan yang bervariasi dan berubah-ubah, ripple arus masukan yang kecil, dan polaritas keluaran yang sama dengan inputnya, oleh karena itu konverter ini banyak digunakan pada sistem dengan tegangan masukan yang bervariasi dari tegangan nominalnya seperti pada sistem yang berbasis baterai, dan bidang pembangkitan berbasis renewable energy seperti pada photovoltaic. SEPIC converter juga merupakan sistem nonlinier sehingga diperlukan sebuah pengendali nonlinier. Pengendali yang digunakan adalah sliding mode controller (SMC) yang merupakan salah satu jenis variable structure control system (VSCS) yang termasuk dalam teknik kendali kokoh terutama untuk permasalahan kendali sistem nonlinier. Hasil tegangan keluaran SEPIC converter menggunakan SMC akan dibandingkan dengan hasil tegangan keluaran SEPIC converter tanpa pengendali dan menggunakan pengendali PID yang merupakan pengendali yang sering digunakan untuk sistem linier. Kemudian akan hasilnya dianalisis dengan mengubah nilai beban, tegangan keluaran, dan tegangan referensi. Kata kunci : SEPIC converter, SMC,  PID, deviasi tegangan, waktu pemulihan The SEPIC converter is one of the unique DC-DC converters where this converter can maintain a constant output under varying and changing input conditions, a small input current ripple, and the same output polarity with its input, therefore this converter is widely used in systems with input voltages that vary from nominal voltage such as battery-based systems, and renewable energy-based generation fields such as photovoltaic. SEPIC converter is also a nonlinear system, so a nonlinear controller is needed. The controller used is the sliding mode controller (SMC) which is one type of variable structure control system (VSCS) which is included in the robust control technique, especially for nonlinear system control problems. The results of the SEPIC converter output voltage using the SMC will be compared with the results of the SEPIC converter output voltage without a controller and using a PID controller which is a controller that is often used for linear systems. Then the results will be analyzed by changing the load value, output voltage, and reference voltage.Keywords : SEPIC converter, SMC, PID, voltage deviation, recovery time
Sistem Pengenalan Wajah Secara Real-Time dengan Adaboost, Eigenface PCA & MySQL Dodit Suprianto; Rini Nur Hasanah; Purnomo Budi S.
Jurnal EECCIS Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.093 KB)

Abstract

Aplikasi sistem pengenalan wajah secara real time dapat ditemukan pada sistem pengawasan, identifikasi dan keamanan yang berbasis pada pengenalan wajah. Pengamatan wajah secara langsung oleh manusia mempunyai kelemahan karena kelelahan dan kejenuhan yang mungkin terjadi dapat menyebabkan menurunnya ketelitian. Untuk itu penggunaan komputer dapat menjadi alternatif solusi. Pada penelitian ini pengenalan wajah dilakukan melalui tahap face detection, feature extraction dan face recognition, selanjutnya dicocokkan dengan data profil yang tersimpan di dalam database. Pendeteksian wajah menggunakan metode Adaboost, pengenalan wajah menggunakan metode Eigenface PCA dan database MySQL untuk menyimpan informasi profile. Penggunaan metode tersebut untuk pengenalan wajah pada kondisi real time dengan perbedaan jarak antara sensor dan wajah, posisi wajah, intensitas cahaya yang mengenai wajah, mimik muka dan atribut wajah dalam penelitian ini memberikan tingkat keberhasilan sebesar 80% dalam mengidentifikasi wajah.Kata Kunci—Face detection, Face recognition, Adaboost, Eigenfaces PCA, MySQL.
Optimasi Penempatan Load Break Switch (LBS) pada Penyulang Karpan 2 Ambon menggunakan Metode Algoritma Genetika Hendrik Kenedy Tupan; Rini Nur Hasanah; Wijono Wijono
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.842 KB) | DOI: 10.21776/jeeccis.v11i1.324

Abstract

Seringnya pemadaman listrik di Kota Ambon mengakibatkan kerugian baik pada konsumen maupun PT. PLN sebagai penyedia jasa energi listrik. Kapasitas pembangkit terpasang saat ini adalah 55.072 MW, dengan struktur jaringan distribusi radial 20 kV. Untuk mengurangi dampak tersebut , diperlukan optimasi penempatan titik Load Break Switch (LBS) dengan metode Algoritma Genetika (GA) guna peningkatan  keandalan sistem  pada penyulang  Karpan 2 Ambon. Optimasinya ialah dengan mensimulasikan penempatan titik LBS. Hasil simulasi menunjukkan bahwa posisi LBS setelah optimasi memberikan total nilai daya reaktif (Q) yang lebih kecil dibandingkan sebelumnya. Perbandingan kondisi tingkat keandalan dengan menggunakan indeks SAIDI dan SAIFI juga menunjukkan adanya perbaikan, tetapi belum memenuhi standar yang berlaku di Indonesia (SPLN 68-2:1986) disebabkan karena jumlah gangguannya masih melebihi standar. Setelah optimasinya terjadi penurunan nilai SAIDI dari 27.16 menjadi 25,30 jam/tahun, dan nilai SAIFI dari 4.14  menjadi 3,86 kali/tahun.  
Peramalan Beban Listrik Menggunakan JST Di Kota Ambon Soleman Sesa; Hadi Suyono; Rini Nur Hasanah
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 1 No 3 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan kebutuhan energi listrik di Kota Ambon cenderung terus meningkat karena peningkatan jumlah penduduknya dan pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya yang terus bertambah. Berdasarkan data dari PT PLN (Persero) Wilayah Maluku diketahui bahwa saat ini kota Ambon menggunakan dua sistem pembangkit yang saling terinterkoneksi, yaitu PLTD Poka dan PLTD Hative Kecil (Galala). Pada paper ini disajikan peramalan permintaan beban listrik jangka menengah, yang dapat dimanfaatkan untuk memprediksi kebutuhan pemenuhan beban listrik di kota Ambon dalam jangka beberapa tahun ke depan. Perhitungan dilakukan dengan memanfaatkan jaringan syaraf tiruan. Berdasarkan nilai epoch dan mean square error (MSE) tertentu, arsitektur jaringan syaraf tiruan yang disusun digunakan untuk meramalkan permintaan beban dari tahun 2014 sampai tahun 2020, dengan menggunakan data validasi dari tahun 2007-2013. Sebagai data pembanding digunakan hasil peramalan beban menggunakan metode regresi. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa penggunaan arsitektur jaringan syaraf tiruan hasil prediksi beban listrik pada tahun 2020 sebesar 88,223 MW dan metode regresi sebesar 52,548 MW, dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini metode jaringan syaraf tiruan backpropagation yang lebih masuk akal dibandingkan hasil peramalan menggunakan metode regresi.
Co-Authors Abdi Pandu Kusuma Abdurrasyid Jahdan ABDURROHIM, MOHAMMAD SALMAN Achmad Basuki Achmad Yahya Chasanuddin Adi, Hari Purnomo Aditya Bagus Setyawan Aditya Dwi Putranto Adityara, Farrel Billy Ahmad Fajar Robiyanto Ahsein Jomaa Alshibani Ainul Hayat Akbar, Alif Aulia Al Fawwaz, Muhammad Ghozi Alief Aulia Pradika Wijaya Alief Nasruddin Allaam, Hisyam Ghozi Alsabah, Mus Ali Altajim, Fauzan Aiman Amir Fahmi Ananda, Andhika Dwi Andreyanto, Tegar Setyo Andrian Dwiputro Andy Surya Adi Angkasa, Aulia Anik Nur Handayani Ansyaruddin Rahmatdiansyah Anthony Wijoyo Ardiansyah, Muhammad Doni Ardiansyah, Rendy Ardiansyah, Rizky Ariefianto, Rizki Mendung Arif Resnu Putra Aripriharta - Ariq Kusuma Wardana Arizky Erwinsyah H. Armeyelia, Bulan Assariy, Muhammad Faiz Astuti, Khairina Noor Avrizal Riva Belan Ayob, Shahrin Md. Azmi, Azralmukmin Banu Hermawan Yuditya Basuki Winarno Basuki Winarno, Basuki Bernadus Blasio Arsoni Berry Bustan Bastian Bimo Ardiansyah Bobby Pratama Budiono Mismail Censa Widianing Mulya Baskara Chandra Wiharya Chandra, Aulia Adi Cita Rahiim Tama Claudio Bryllian Adam Z. Corina Martineac Danang Dwi Andaru Dandhi Tri Laksono David Suban Koten Derry Putranugraha Devanda Antonius Y. R. Dhofir, Mochammad Dicky Indratama Didik Rahadi Santoso Dimas Diar Aidi Ditza Pasca Irwangsa Dodit Suprianto Duta Narendratama Dzikrullah, Hafeeza Rinn Edypoerwa, Mugni Labib Edypoerwa, Mugni Labib Eka Maulana Eko Kuncoro Erwan Aryanto Erya Septy Dwi Wardhani Fadhil Ilma Fairuz Milkiy Kuswa Faiz Yusky Ahlian Fariz Aulia Rifqi Fauzi, Zulfa Anang Fianto, Aulia Ramadhan Fitra Rahmat Indyanto Frediawan Yuniar Galuh Prawestri Citra Handani Gatut Yulisusianto Goegoes Dwi Nusantoro Gwo-Jiun Horng Gymnastiar, Muhammad Ilham Habibah, Nisrina Rania Habriansyah Basta Nugraha Hadi Suyono Hadi Suyono Hadi Suyono Hadi Suyono Hadi Suyono Handani, Galuh Prawestri Citra Handari, Yosi Dwi Handoyono, Tito Tri Harfin Pratama Hari Santoso Hari Santoso Haris Altamira Harry Soekotjo Dachlan Hatorangan, Orlando Hazlie Mokhlis Hendrik Kenedy Tupan Heru Purnomo Hery Aprianto Hery Purnomo Hidayat, Ryan Mevi Hikam, Aldi Lutfil Himam, Fanisha Laila Himawan, Achmad Faisal I Nyoman Gde Wardana Ihza Aulia Rahman Ilham Ramadhan Maulana Imam Prakoso Indah Permata Sari Safti Indra Setyawan Irfan Aditya Primanto Irvan, Muh. Zulvi Islam, Muhammad Gul E. Ismail Musirin Ismail Musirin Ivan Pascal Al Ghafiky Izzul Islam Putra Nusantara Jacob Jonas Rikumahu Jeki Saputra Johanis Tupalessy Khairudin Syah Khoirul Herman Pambudi Khusnul Hidayat Koko Sasmito Kristo Radion Purba Kurniawan, Muh Alif Deby Lalu Riza Aliyan Lalu Riza Aliyan Latif, Nabila Fauziah Lestariyanto, Arthur Rahmad Lilik J. Awalin Lintang Gadis Ratu Rachellya Liza Putri Dafroni Lunde Ardhenta Luthfan Akbar Azizan Firdaos M Fauzan Edy Purnomo M. Arie Hendro Tri Hartomo M. Azis Muslim M. Aziz Muslim M. Aziz Muslim M. Aziz Muslim M. Dhia Ul Falah Mahfudz Shidiq Mamdouh Abdel-Akher Mardotillah, Nanda Azizah Markus D. Letik Maulana, Eka Maynaki, Erlangga Rizky Moch Dhofir Moch Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Mochammad Muchlis Triwahyudi Moh. Farid Rahman Mohamad Najib Priyo Prakoso Mohamed Zellagui Mohammad Salman Abdurrohim Mokhammad Hasyim Asy’ari Mu'ammar Faris L. Muchammad Ali Mudjirahardjo, Panca Muhamad Hazim Lokman Muhammad Amienullah Nisful Habibie MUHAMMAD ASYROF Muhammad Aziz Muslim Muhammad Aziz Muslim Muhammad Fadillah Kurniawan Muhammad Fauzan Edy Purnomo Muhammad Ghilmanuddin S. Muhammad Rahmatullah Al-Qaedi Muhammad Ridho Ansyari Muhammad Rifqi Nur Sabilillah Muhammad Rizky Wira Utomo Muhammad Sholikhin Muhammad Syarifuddin Anshor Muhammad Syukri Abdul Jalil Muharrama Ahsani Taqwim Mukti Friyan Aditama Musa Khairul Umam Musirin, Ismail Bin Muslimin Muslimin Mutia Tsari n/a Hariyono n/a Nurussa'adah n/a Soeprapto n/a Wijono n/a Wijono Nadhea Primasetya Nanang Sulistiyanto Nico Gautama Ginting Nisrina Rania Habibah Norzanah Rosmin Nur Rahma Dona Nur Sabilillah, Muhammad Rifqi Nur Vidya Ramadhani Nurhakiki, Mauludiya Annisa Nurizza Salsa Alafia Nurussa'adah, n/a Nurussa’adah, n/a Nurwati, Tri Onny Setyawati Paramita Dwi Putri Pranyata Pausta Yugianus Pegy Lestari Pieter S. Tatipikalawan Prabowo, Muhamad Romadhani Pradipta, Doni Prasetyanto, Andi Wahyu Purnomo Budi S. Purnomo, Purnomo Putera, R. P. Ravie O. Mucheyz Putra, Ade Mahendra Darma Putra, Hari Widagdo Putra, I Made Alit Antara Putri P., Paramita Dwi R. A. Setyawan Rachman Shandy Pratama Rahardjo, Muhammad Farid Rakhmad Ramadhan Ramadhan Khansa Akbari Ramadhani Kurniawan Subroto Raymond Abdul Aziz Ash Shidiq WR Rendy Ardiansyah Resi Dwi Jayanti Kartika Sari Ridhwan Athaya P. Ridlwan, Asfarur Rifka Agustina Kusuma Pratiwi Rifki, Mohammad Ya’kub Rizal Riko Nur Akbar Risnugroho, Brian Rizki Mendung Ariefianto Rizki Mendung Ariefianto Rizki Tirta Nugraha Rizki, Fahrina Novia Rizky Adhiputra Wallad Rizky Ardiansyah Rizqi Taufiqurrahman Rizqi Wahyu Rahmariadi Rizqiyatullah, Muhammad Rafli Rosihan Arby Harahap Rudi Hariyanto Rusli, Mochammad Saiful Izwan Suliman Salim, Mohammad Agus Santoso, Asfari Hariz Saputra, Didit Sugeng Septi Uliyani Septian Kevin Aditama Setiawan, Aditya Bagus Sharifah Azma Syed Mustafa Shidqi, Fahruddin Shufinah, Syahla Siagian, Alfandri Sidik Nurcahyo Sigi Syah Wibowo Sintha Dwiferma Br Sinurat Siswandi, Wawan Soeprapto - Soeprapto Soeprapto Sofiatus Solihah Soleman Sesa Soleman Sesa, Soleman Subroto, Ramadhani Kurniawan Suci Imani Putri Suparman Suparman Surya Adi Purwanto SUTEJA, RAI PRAMESTI Suyono, Hadi Syarif, Habib Tajuddin, Mohammad Faridun Naim Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Teguh Utomo Teguh Utomo teub elektro teub Tole Sutikno Tri Nurwati Tri Nurwati Tri Wahyu Prabowo Tumpak Samosir Ullin Dwi Fajri A. Unggul Wibawa Unggul Wibawa Victor Andrean Vita Kusumasari Wahyu Nur Firdausy Wardani, Alya Kusuma Wardhana, Anak Agung Sagung Gede Paramitha Waru Djuriatno Waru Djuriatno Welly Hagata Kembaren Widyananda, Eka Putra Widyananda., Putra Wijaya, Rizki Adi Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono, n/a Wijono, n/a Wildan Alfi Syahri Wiwied Putra Perdana Yosep Agus Pranoto Yosi Dwi Handari Zainul Abidin ZAINUL ABIDIN Zainuri, Akhmad Zamrud Kurnia Prasetyo Zuhdi, Fadhil Ariq