Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR TORSI MOTOR INDUKSI 3 FASA BERBASIS ARDUINO Muhammad Syukri Abdul Jalil; Rini Nur Hasanah; Lunde Ardhenta
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 6 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini menguraikan tentang perancangan alat pengukur torsi motor induksi 3 fasa dengan menggunakan arduino. Alat yang dirancang mengukur torsi motor induksi dengan menggunakan metode torsi induksi. Metode torsi induksi dapat mengukur torsi motor pada saat sedang beroperasi dan terhubung ke beban. Metode ini membutuhakan data parameter motor induksi yang didapatkan dari hasil pengujian DC, pengujian tanpa beban, dan pengujian rotor ditahan. Nilai parameter tersebut diinput menggunakan keypad ke dalam program arduino. Pada perancangan alat digunakan sensor tegangan dan sensor kecepatan untuk membaca tegangan terminal motor dan kecepatan motor. Arduino digunakan untuk menghitung torsi motor induksi dengan menggunakan data parameter motor dan data hasil pembacaan sensor tegangan dan kecepatan. Hasil perhitungan torsi kemudian ditampilkan ke LCD. Pengujian alat dilakukan pada lima nilai tegangan motor yaitu 380V, 370V, 360V, 350V, dan 340V. Pada setiap nilai tegangan tersebut dilakukan pengambilan data pada kecepatan yang bervariasi yaitu 2750rpm, 2800rpm, 2850rpm, dan 2900rpm. Hasil pengukuran torsi dari alat dibandingkan dengan hasil pengukuran torsi dengan menggunakan metode IEEE standar 112. Metode IEEE standar 112 menggunakan generator DC untuk mengukur torsi motor dengan menjumlahkan daya rugi-rugi dan daya keluaran generator kemudian dibagi dengan kecepatan sudut motor. Dari hasil pengujian didapatkan nilai kesalahan rata-rata terbesar terdapat pada pengujian dengan tegangan 360V yaitu dengan nilai kesalahan rata-rata sebesar 5.29%, sedangkan nilai kesalahan rata-rata terkecil terdapat pada pengujian dengan tegangan 370V yaitu dengan nilai kesalahan rata-rata sebesar 0.77%. Kata kunci: Motor Induksi, Torsi, Parameter Motor, Tegangan, Kecepatan, Arduino.   ABSTRACT This paper describes the design of a 3-phase induction motor torque measuring device using Arduino. Tool designed to measure the induction motor torque using the induction torque method. The induction torque method can measure the torque of the motor when it is operating and is connected to the load. This method requires induction motor parameter data obtained from DC test, no-load testing, and rotor testing withheld result. The parameter values ​​are inputted using the keypad into the Arduino program. In the design of tools used voltage sensors and speed sensors to read motor terminal voltage and motor speed. Arduino is used to calculating the induction motor torque by using motor parameter data and reading data of voltage and speed sensor. The results of the torque calculation then displayed on the LCD. Tool testing is carried out at five motor voltage values, that are 380V, 370V, 360V, 350V, and 340V. The data collected  of each voltage value is given at various speeds of 2750rpm, 2800rpm, 2850rpm, and 2900rpm. The results of torque measurements from the tool are compared with the results of torque measurements using the 112 standard IEEE method. The 112 IEEE standard method  uses a DC generator to measure motor torque by adding up the power losses and the generator output power then divided by the motor angular velocity. From the test results, the largest average error value in testing obtained at the voltage of 360V, with an average error value of 5.29%, while the smallest average error value is found at the voltage of 370V, with an average error value of 0.77%. Keywords: Induction Motor, Torque, Motor Paraemeters, Voltage, Speed, Arduino.
PERENCANAAN LAMPU PENERANGAN JALAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Ahmad Fajar Robiyanto; Hadi Suyono; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampu penerangan jalan adalah lampu penerangan yang bersifat publik dan biasanya sengaja dipasang diruas jalan maupun tempat-tempat tertentu seperti taman dan tempat umum lainnya. Fungsi dari penerangan jalan adalah menghasilkan kekontrasan antara obyek dan permukaan jalan, sebagai alat bantu navigasi pengguna jalan, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari serta memberikan keindahan lingkungan. Beberapa jalan di Universitas Brawijaya masih belum memiliki lampu penerangan jalan umum yang sesuai dengan standar SNI yang telah ditetapkan. Berdasarkan masalah tersebut maka perlu perencanaan penerangan jalan umum di lingkungan Universitas Brawijaya. Dari hasil perhitungan, maka tinggi tiang untuk jalan lokal adalah 7 meter dengan sudut kemiringan stang ornamen 19,65˚ dan jenis lampu LED 70 watt sebanyak 106 unit. Pada beberapa titik menggunakan panel surya sebagai sumber listrik dengan menggunakan lampu LED 50 watt 2 baterai 100 AH dan 3 panel surya (2 penel surya 200Wp dan 1 panel surya 100 Wp) untuk setiap lampu yang menggunakan panel surya. Panel surya tidak dapat digunakan pada semua LPJU karena gedung-gedung di Universitas yang setiap tahunnya mengalami perkembangan. Sehingga panel surya hanya di tempatkan pada tempat-tempat yang mendapatkan cahaya matahari secara maksimal. Kata Kunci - lampu penerangan jalan, panel surya, daya
Economic Dispatch pada Pembangkit Termal Sistem 500 kV Jawa-Bali dengan Metode Quantum-behaved Particle Swarm Optimization Muhammad Syarifuddin Anshor; Hadi Suyono; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 6 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Industri-industri baru banyak bermunculan di Indonesia khususnya di Pulau Jawa, mengakibatkan jumlah konsumsi energi listrik semakin meningkat. Energi listrik yang disalurkan kepada pelanggan harus terjaga baik kuantitas ataupun kualitas, tetapi dengan harga jual listrik yang wajar. Harga jual listrik kepada pelanggan sangat dipengaruhi oleh harga biaya bahan bakar sehingga perlu dilakukan upaya opmtimalisasi biaya bahan bakar pembangkit yang sering disebut dengan Economic Dispatch (ED). Economic Dispatch merupakan pembagian daya yang harus dibangkitkan oleh generator dalam suatu sistem tenaga listrik sehingga diperoleh kombinasi unit pembangkit yang dapat memenuhi kebutuhan beban dengan biaya yang optimum. Tujuan utama ED adalah meminimalkan konsumsi bahan bakar generator untuk memperoleh kondisi optimal. Pada artikel ini, dilakukan analisis Economic Dispatch pada sistem 500kV Jawa-Bali. Perhitungan Economic Dispatch ini menggunakan metode Quantum-behaved Particle Swarm Optimization (QPSO) yang kemudian akan dibandingkan dengan metode lainnya untuk mendapatkan nilai daya output maksimum dengan biaya pembangkitan minimum. Tujuan akhir yang ingin dicapai pada artikel ini adalah bagaimana biaya pembangkitan, maupun daya yang dihasilkan oleh masing-masing unit pembangkit pada setiap metode untuk mendapatkan biaya termurah.   Abstract - Rapid industrial development resulted in the increase of electrical energy consumption. Electrical energy supplied to customers must be maintained either quantity or quality, but with a reasonable price of electricity. The selling price of electricity to customers is strongly influenced by the price of fuel costs. To minimize the cost of producing electric fuel the need for a study to minimize fuel costs in the production process is often referred to as Economic Disptach. Economic Dispatch (ED) is a division of power that must be generated by a generator in a power system so that the combination of generating units can meet the load requirements with optimum cost. The main purpose of ED is to minimize the fuel consumption of the generator to obtain optimal conditions. In this article, an Economic Dispatch analysis was conducted on the Java-Bali 500kV system. This Economic Dispatch calculation uses the Quantum-behaved Particle Swarm Optimization (QPSO) method which will then be compared with other methods to obtain maximum output power value with minimum generation cost. The final goal to be achieved in this article is how the cost of generation, as well as the power generated by each generating unit on each method to get the cheapest cost.
ANALISIS GELOMBANG CORONA MENGGUNAKAN FAST FOURIER TRANSFORM (FFT) Arif Resnu Putra; Moch. Dhofir; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa gelombang arus corona menggunakan metode Fast Fourier Trasnform (FFT) serta pengaruhnya terhadap harmonisa. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil dari Laboratorium Tegangan Tinggi Jurusan Teknik Elektro, Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan sangkar corona sebagai objek uji. Sangkar corona memiliki bentuk susunan silinder koaksial dengan tinggi 24 cm, diameter silinder luar 10 cm, dan diameter silinder dalam 0.2 cm. Hasil FFT gelombang arus corona memiliki amplitudo tertinggi pada frekuensi 50 Hz (fundamental) dan tertinggi kedua pada frekuensi 150 Hz. Gelombang arus corona menimbulkan harmonisa, dengan nilai THD yang dapat mencapai 32.185%. Kata kunci : Arus corona, sangkar corona, Fast fourier Transform, harmonisa.
RANCANGAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HYBRID 3- IN-1 LABORATORIUM ENERGI TERBARUKAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS BRAWIJAYA DENGAN PENAMBAHAN PUMPED-STORAGE HYDROPOWER Muhammad Fadillah Kurniawan; Rini Nur Hasanah; Hadi Suyono
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 5 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKOperasi Hybrid telah lama dikenal sebagai solusi untuk meningkatkan besar daya pembangkitan dari pembangkit energi terbarukan. Kombinasi PLTS-PLTB di Laboratorium Energi Terbarukan Universitas Brawijaya, sama seperti operasi hybrid lainnya, memiliki karakteristik yang sama, yaitu karakteristiknya yang acak. Ini menyebabkan tantangan dalam hal keseimbangan antara supply dan demand. Maka, teknolog ipenyimpanan energi adalah kunci untuk menyelesaikan masalah ini. Teknologi penyimpanan energi yang diusulkan dalam penelitian ini adalah pumped-storage hydropower. Hasil penelitian menunjukan: 1) Rata-ratadaya output dari PLTS untuk harian, bulanan, dan tahunan berturut-turut adalah 47,26 kW, 1437,62 kW, dan17251,47 kW; 2) Rata-rata daya output dari PLTB untuk harian, bulanan, dan tahunan berturut-turut adalah 1,42kW, 43,07 kW, dan 516,85 kW; 3) rata-rata daya output dari PLTS-PLTB untuk harian, bulanan, dan tahunan berturut-turut adalah 48,68 kW, 1480,69 kW, dan 17768,32 kW; 4) Dengan debit air yang direncanakan senilai0,1 m 3 /s dan ketinggian efektifnya (h eff ) senilai 14,345 m, maka perkiraan potensi pumped-storage hydropower adalah sebesar 11,3 kW; 5) hasil perhitungan biaya charge dan discharge didapatkan hasilnya berturut-turutsebesar Rp dan Rp maka selisihnya adalah Rp ;Kata kunci: Operasi Hybrid, Perhitungan, Radiasi matahari, Kecepatan angin, Pumped-Storage Hydropower,Biaya listrik.ABSTRACTHybrid operation has long been recognized as a solution to increase the generating power of renewableenergy plants. The combination of PV-Wind Turbine in the Renewable Energy Laboratory of BrawijayaUniversity, like other hybrid operations, has the same characteristic, namely its randomness. This causeschallenges in terms of the balance between supply and demand Thus, energy storage technology is the key tosolving this problem. The energy storage technology proposed in this study is the pumped-storage hydropower.The results showed: 1) The average output power of PV for daily, monthly, and yearly respectively were 47.26kW, 1437.62 kW, and 17251.47 kW; 2) The average output power of Wind Turbine for daily, monthly, andyearly are 1.42 kW, 43.07 kW, and 516.85 kW, respectively; 3) the average output power of PV-Wind Turbinefor daily, monthly, and yearly respectively is 48.68 kW, 1480.69 kW, and 17768.32 kW; 4) With designed waterdischarge of 0.1 m 3 /s and an effective height (heff) of 14,345 m, the estimated potential for pumped-storagehydropower is 11.3 kW; 5) the results of the calculation of charge and discharge costs are obtained respectivelyRp. 1,625.29 and Rp. 1.358.02, so the difference is Rp. 267.27;Keywords: Hybrid operation, calculation, Solar radiation, Wind speed, Pumped-Storage Hydropower,Electricity costs.
STUDI POTENSI ENERGI LISTRIK PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH (PLTSa) DENGAN PEMANFAATAN GAS METANA DI BENOWO Rachman Shandy Pratama; Teguh Utomo; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi pengolahan sampah menjadi sumber energi terbarukan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Kota Surabaya merupakan kota padat penduduk yang memproduksi sampah cukup besar. Menurut catatan TPA, pada tahun 2019 sampah paling banyak terkumpul sebesar 616.425 ton/tahun dan akan terus meningkat. Sampah organik yangditimbun akan mengalami proses dekomposisi secara anaerobik sehingga menghasilkan gas yangdi sebut dengan gas landfill yang dapat di konversikan menjadi energi listrik. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah sampah yang masuk ke TPA Benowo, prinsip kerja Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dan potensi energi sampah di PLTSa Benowo. Objekdalam penelitian ini adalah sistem pengolahan sampah organik yang ada di Kota Surabaya dengan menggunakan sistem pengolahan sampah zero waste. Sistem pengolahan sampah organik zero waste adalah sistem pengolahan sampah yang tidak menghasilkan sampah kembali. Jadi, diharapkan jumlah sampah organik akan berkurang secara bertahap. Sampah organik dapat dirubah menjadi biogas melalui proses fermentasi yang dibantu oleh bakteri secara anaerobik. Biogas tersebut ditampung di dalam tempat penampungan untuk kemudian didistribusikan kedalam genset biogas sebagau bahan bakar pembangkit listrik. Sisa pengolahan biogas dapat dirubah menjadi pupuk cair dan pupuk kompos yang bernilai ekonomis.Kata kunci : Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), Sistem pengolahan sampah, Pengolahan sampah organik di Kota Surabaya, TPA Benowo.ABSTRACTThe development of waste processing technology into a renewable energy source, namelythe Waste Power Plant (PLTSa). The city of Surabaya is a densely populated city that producesquite a large amount of waste. According to TPA records, in 2019 the most waste collected was616,425 tons/year and will continue to increase. The landfilled waste will undergo an anaerobicdecomposition process to produce gas called landfill gas which can be converted into electricalenergy. The purpose of this study was to determine the amount of waste that enters the BenowoTPA, the working principle of the Waste Power Plant and the energy potential of the waste inBenowo PLTSa. The object of this research is the organic waste processing system in the city ofSurabaya using a zero waste waste processing system. Zero waste organic waste processing systemis a waste processing system that does not produce waste again. So, it is hoped that the amount oforganic waste will gradually decrease. Organic waste can be converted into biogas through afermentation process assisted by anaerobic bacteria. The biogas is stored in a shelter and thendeveloped into a biogas generator as fuel for power generation. The rest of the biogas processingcan be converted into liquid fertilizer and compost which are economically feasible.Keyword : Waste Power Plant, Waste Management System, Organic Waste Processing inSurabaya City, TPA Benowo.
PENGURANGAN NILAI THD PADA KONTROL KECEPATAN MOTOR BLDC MENGGUNAKAN CUK CONVERTER MUHAMMAD ASYROF; Rini Nur Hasanah; Tri Nurwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMotor brushless DC merupakan salah satu jenis motor DC yang tidak memiliki sikat. Motor BLDC memiliki beberapa kelebihan diantaranya, yaitu efisiensi yang tinggi, tiding bising, perawatan lebih murah dan dapat berputar dengan kecepatan tinggi. Dalam umumnya pengoperasian motor BLDC menggunakan sumber tegangan AC satu fasa, kemudian pada umumnya membutuhkan full wave rectifier, kapasitor filter, serta inverter di mana kontrol dilakukan melalui switching pada inverter menggunakan Pulse Widt Modulation (PWM). Namun, penyearahaan pada rectifier dan proses switching pada inverter dapat menghasilkan harmonisa yang akan memengaruhi faktor daya pada sumber. Salah satu solusi dari permasalah tersebut dapat digunakan DC-DC Converter dengan jenis cuk converter. Cuk converter memiliki tegangan keluaran yang dapat dikendalikan dan memiliki ripple arus masukan yang rendah, sehingga dapat digunakan untuk kontrol kecepatan motor BLDC dan sebagai power factor correction. Penelitian kali ini akan membahas tentang pengaruh pemasangan cuk converter pada rangkaian kontrol kecepatan motor BLDC untuk mengurangi nilai Total Harmonic Distortion (THD) dan memperbaiki faktor daya pada sumber.Kata Kunci : Motor BLDC, Cuk Converter, Total Harmonic Distortion, Faktor DayaABSTRACTBrushless DC motor is a type of DC motor that does not have a brush. BLDC motors have several advantages including high efficiency, quiet noise, cheaper maintenance and can rotate at high speeds. In general, the operation of a BLDC motor uses a single-phase AC voltage source, then generally requires a full-wave rectifier, filter selection, and inverter control where control is carried out through switching on the inverter using Pulse Widt Modulation (PWM). However, the rectifier rectifier and the switching process in the inverter can produce harmonics which will affect the power factor of the source. One solution to this problem can be used a DC-DC converter with a choke converter. The Cuk converter has a controllable output voltage and low input ripple, so it can be used to control BLDC motor 3 speed and as power factor correction. This study will discuss the effect of installing a choke converter on a BLDC motor speed control circuit to reduce the Total Harmonic Distortion (THD) value and improve the power factor at the source.Keywords: BLDC Motor, Cuk Converter, Total Harmonic Distortion, Power Factor
Rancang Bangun Sistem Pengendalian Putaran Dua Kuadran Motor Arus Searah Magnet Permanen Menggunakan DC Chopper Harfin Pratama; Rini Nur Hasanah; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Tujuan dari operasi multi kuadran pada pengendalian motor listrik adalah untuk meningkatkan efisiensi energi listrik. Salah satu operasi multi kuadran tersebut adalah operasi dua kuadran. Operasi dua kuadran adalah mode operasi motor listrik pada saat motoring dan braking yang diaplikasikan menggunakan komponen listrik. Hasil yang diinginkan dari penelitian ini adalah terciptanya suatu alat dalam pengendalian dua kuadran untuk motor dc magnet permanen dengan menggunakan dc chopper. DC chopper yang digunakan pada penelitian ini adalah buck converter dan boost converter. Pada saat motor mode motoring, dc chopper yang digunakan adalah buck converter. Pada saat motor mode braking, dc chopper yang digunakan adalah boost converter. Dengan meningkatnya duty cycle pada saat mode motoring, maka putaran pun akan meningkat. Pada mode braking, digunakan pengereman regeneratif dengan prinsip pengecasan baterai yang digunakan adalah constant voltage dan sensor yang digunakan adalah sensor tegangan berupa pembagi tegangan. Pada penelitian ini akan dicari karakteristik pengaruh perubahan duty cycle pada putaran motor ketika mode motoring dan juga daya yang dihasilkan pada pengereman regeneratif. Daya regeneratif tidak dapat konstan dengan menggunakan skema ini, sebaliknya daya regeratif meningkat dengan meningkatnya putaran tepat sebelum pengereman. Buck converter ini memiliki efisiensi tertinggi pada duty cycle 60% sebesar 99,89% dan efisiensi terendah pada duty cycle 15% sebesar 89,93%, sedangkan boost converter memiliki efisiensi tertinggi sebesar 89,09% pada duty cycle sebesar 60% dan efisiensi terendah sebesar 69,96% pada duty cycle sebesar 90%.Kata kunci— motor arus searah magnet permanen, operasi dua kuadran, buck converter, boost converter, pengereman regeneratif
PENGARUH PENYISIPAN MIKA TERHADAP TINGKAT ARUS BOCOR PADA SUSUNAN ELEKTRODA KOAKSIAL Sintha Dwiferma Br Sinurat; Moch. Dhofir; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Isolasi merupakan komponen penting di dalam sistem tenaga listrik. Isolasi dibutuhkan untuk memisahkan dua atau lebih elektroda listrik yang bertegangan sehingga di antara elektroda-elektroda tersebut tidak terjadi lompatan atau percikan listrik. Kenyataan yang terjadi, dalam isolator tersebut masih terdapat sedikit elektron bebas. Untuk pembebanan tegangan tinggi arus bolak-balik, kehadiran elektron bebas dapat menyebabkan mengalirnya arus pada isolator. Dalam penelitian ini di bahas analisis pengaruh penyisipan kertas mika terhadap tingkat arus bocor pada susunan elektroda koaksial. Data yang didapat dari pengujian berupa nilai arus bocor pada masing-masing variabel pengamatan. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai arus bocor tanpa sisipan mika terbesar pada nilai tegangan 25 kV sebesar 210.84 μA untuk elektroda 1.5 mm2 dan 205.01 μA untuk elektroda 6 mm2. Pada pengujian arus bocor di dapatkan data berupa nilai arus bocor pada tiap variabel pengamatan dengan variasi tegangan 3 kV, 6 kV, 10 kV, 15 kV, 20 kV dan 25 kV. Semakin besar tegangan yang diberikan maka nilai arus bocornya akan semakin besar pula. Nilai arus bocor dengan sisipan kertas mika 0.015 mm dengan diameter 3 cm lebih besar daripada dengan diameter 4 cm dan 5 cm yaitu masing-masing sebesar 78.70 μA, 76.67 μA, dan 71.34 μA menggunakan elektroda 1.5 mm2 pada tegangan 20 kV. Ketebalan kertas mika juga memengaruhi tingkat arus bocor pada susunan elektroda. Pada tegangan yang sama 20 kV dengan diameter sisipan 4 cm dan elektroda 6 mm2, arus bocor pada susunan elektroda koaksial dengan sisipan dielektrik mika setebal 0.015 mm dan 0.030 masing-masing sebesar 89.61 μA dan 77.54 μA. Kata kunci : arus bocor, elektroda koaksial. ABSTRACT Isolation is an important component in the power system. Isolation is required to separate two or more tensioned electrodes so that between the electrodes no jumps or electric sparks occur. The fact that, in the isolator there are still few free electrons. For the high-voltage loading of alternating current, the presence of free electrons may cause the flow of current to the insulator. This study discussed the effect of insertion of mica paper on the level of leakage current on the coaxial electrode arrangement. The data obtained from the test is the value of leakage current in each observation variable. From the test results indicate that the value of leakage current without the mica inset at a 25 kV voltage are 210.84 μA for 1.5 mm2 and 205.01 μA electrodes for 6 mm2 electrodes. In the leakage current test the data obtained in the form of the value of leakage current on each variable of observation with variations of voltage 3 kV, 6 kV, 10 kV, 15 kV, 20 kV and 25 kV. The greater the voltage given, the value of leakage current will be even greater. The leakage current value with 0.05 mm mica paper inserts with a diameter of 3 cm is larger than the 4 cm and 5 cm diameters are 78.70 μA, 76.67 μA, and 71.34 μA respectively using 1.5 mm2 electrodes at 20 kV voltage. The thickness of the mica paper also affects the level of leakage current on the electrode arrangement. At a same voltage 20 kV with a diameter of 4 cm insert and 6 mm2 electrode, the leakage current in the coaxial electrode arrangement with 0.05 mm and 0.030 mica dielectric inserts respectively of 89.61 μA and 77.54 μA. Keywords: leakage current, coaxial electrode.
PENGARUH MEDAN LISTRIK DC HOMOGEN TERHADAP TETESAN AIR DALAM MINYAK KELAPA SAWIT Erya Septy Dwi Wardhani; Mochammad Dhofir; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator membutuhkan minyak trafo sebagai minyak isolasi. Minyak isolasi ada dua jenis yaitu minyak mineral dan minyak nabati. Seiring bertambahnya waktu minyak trafo (minyak mineral) berkurang sehingga diperlukan alternatif lain sebagai pengganti. Minyak kelapa sawit merupakan minyak nabati yang dapat menjadi penggati alternatif.Selain itu di dalam transformator terdapar air yang merupakan sebuah pengotor yang dapat menyebabkan kegagalan isolasi. Penelitian ini menguji sifat listrik dari minyak kelapa sawit dan mengamati pengaruh medan listrik DC homogen terhadap tetesan air dalam minyak kelapa sawit. Objek uji yang digunakan adalah minyak kelapa sawit yang ditempatkan pada chamber yang terdapat dua elektroda plat dan air yang akan disuntikkan kedalam minyak kelapa sawit. Pengujian ini dilakukan di Laboratorium Tegangan Tinggi Teknik Elektro Universitas Brawijaya. Hasil dari penelitian ini menunjukan : 1) Perubahan bentuk tetesan air dalam pengaruh medan listrik dengan diameter suntik 3 mm dan 2 mm mengalami perubahan bentuk diameter a dan b ketika diberi variasi kuat medan listrik searah mengalami perubahan awal diameter a lebih kecil pada diameter b sedangkan ketika tetesan air melewati bagian elektroda yang dihubungkan dengan tegangan tetesan air akan mengalami perubahan bentuk dimana diameter a dan b bernilai sama dan akan berubah ketika mendekati ujung bawah elektroda dimana diameter a lebih besar daripada diameter b. 2) Kecepatan rata-rata tetesan air dengan diameter suntik 3 mm dan diameter suntik 2 mm semakin besar kuat medan listrik yang diberikan maka kecepatan jatuh rata-rata tiap posisi relatif semakin turun. 3) Gaya-gaya yang bekerja saat medium minyak kelapa sawit dengan pengaruh medan listrik DC homogen dapat diuraikan pada sumbu kartesian. Gaya yang mempengaruhi pada sumbu y yaitu gaya berat, gaya angkat dan gaya gesek tetesan memiliki nilai yang berubah-ubah pada setiap posisi. Sedangkan gaya yang mempengaruhi sumbu x yaitu gaya coulomb yang besarnya sebanding dengan kenaikan medan listrik yang diberikan. Kata Kunci : Minyak kelapa sawit, tetesan air, medan listrik DC, Kecepatan, dan perubahan bentuk. ABSTRACT Transformer requires oil transformer as insulating oil. Oil insulation There are two types namely mineral oil and vegetable oil. As the oil transformer time (mineral oil) is reduced so another alternative is required as a substitute. Palm oil is a vegetable oil that can become an alternative grinder. In addition, in the transformer there is water that is an impurities that can cause isolation failure. This research examines the electrical nature of palm oil and observes the influence of the homogeneous DC electric field against water droplets in palm oil. The test object used is palm oil that is placed in the chamber that there are two plate electrodes and water that will be injected into the oil palm. This research in the High Voltage Electrical Engineering Laboratory of Brawijaya University. The results of the research shows : 1) changes in the form of water droplets in the influence of electric fields with an injectable diameter of 3 mm and 2 mm are undergoing a change in diameter a and b form when given strong variations of the electric field in the initial changes diameter a is smaller at diameter b whereas when water droplets pass through the electrode associated with the water droplet tension will undergo a change in shape where diameter a and b are equal and will change when approaching the lower end electrode where diameter a is bigger than the diameter of B. 2) The average speed of water droplets with an injectable diameter of 3 mm and an injectable diameter of 2 mm the larger the power field is given then the average falling speed of each position is increasingly Down. 3) The force acting on the water droplets in palm oil medium under the DC electric field uniform on the Cartesian axis. The force affecting the y-axis is the weight force, the buoyant force and the friction force has a varying value in each drops position. While the force affecting the x-axis is a Coulomb force that is comparable to the increase in the electric field. Keyword : Palm oil, Sedimenting water drops,  DC Electric Field, Velocity, and Deformation.
Co-Authors Abdi Pandu Kusuma Abdurrasyid Jahdan ABDURROHIM, MOHAMMAD SALMAN Achmad Basuki Achmad Yahya Chasanuddin Adi, Hari Purnomo Aditya Bagus Setyawan Aditya Dwi Putranto Adityara, Farrel Billy Ahmad Fajar Robiyanto Ahsein Jomaa Alshibani Ainul Hayat Akbar, Alif Aulia Al Fawwaz, Muhammad Ghozi Alief Aulia Pradika Wijaya Alief Nasruddin Allaam, Hisyam Ghozi Alsabah, Mus Ali Altajim, Fauzan Aiman Amir Fahmi Ananda, Andhika Dwi Andreyanto, Tegar Setyo Andrian Dwiputro Andy Surya Adi Angkasa, Aulia Anik Nur Handayani Ansyaruddin Rahmatdiansyah Anthony Wijoyo Ardiansyah, Muhammad Doni Ardiansyah, Rendy Ardiansyah, Rizky Ariefianto, Rizki Mendung Arif Resnu Putra Aripriharta - Ariq Kusuma Wardana Arizky Erwinsyah H. Armeyelia, Bulan Assariy, Muhammad Faiz Astuti, Khairina Noor Avrizal Riva Belan Ayob, Shahrin Md. Azmi, Azralmukmin Banu Hermawan Yuditya Basuki Winarno Basuki Winarno, Basuki Bernadus Blasio Arsoni Berry Bustan Bastian Bimo Ardiansyah Bobby Pratama Budiono Mismail Censa Widianing Mulya Baskara Chandra Wiharya Chandra, Aulia Adi Cita Rahiim Tama Claudio Bryllian Adam Z. Corina Martineac Danang Dwi Andaru Dandhi Tri Laksono David Suban Koten Derry Putranugraha Devanda Antonius Y. R. Dhofir, Mochammad Dicky Indratama Didik Rahadi Santoso Dimas Diar Aidi Ditza Pasca Irwangsa Dodit Suprianto Duta Narendratama Dzikrullah, Hafeeza Rinn Edypoerwa, Mugni Labib Edypoerwa, Mugni Labib Eka Maulana Eko Kuncoro Erwan Aryanto Erya Septy Dwi Wardhani Fadhil Ilma Fairuz Milkiy Kuswa Faiz Yusky Ahlian Fariz Aulia Rifqi Fauzi, Zulfa Anang Fianto, Aulia Ramadhan Fitra Rahmat Indyanto Frediawan Yuniar Galuh Prawestri Citra Handani Gatut Yulisusianto Goegoes Dwi Nusantoro Gwo-Jiun Horng Gymnastiar, Muhammad Ilham Habibah, Nisrina Rania Habriansyah Basta Nugraha Hadi Suyono Hadi Suyono Hadi Suyono Hadi Suyono Hadi Suyono Handani, Galuh Prawestri Citra Handari, Yosi Dwi Handoyono, Tito Tri Harfin Pratama Hari Santoso Hari Santoso Haris Altamira Harry Soekotjo Dachlan Hatorangan, Orlando Hazlie Mokhlis Hendrik Kenedy Tupan Heru Purnomo Hery Aprianto Hery Purnomo Hidayat, Ryan Mevi Hikam, Aldi Lutfil Himam, Fanisha Laila Himawan, Achmad Faisal I Nyoman Gde Wardana Ihza Aulia Rahman Ilham Ramadhan Maulana Imam Prakoso Indah Permata Sari Safti Indra Setyawan Irfan Aditya Primanto Irvan, Muh. Zulvi Islam, Muhammad Gul E. Ismail Musirin Ismail Musirin Ivan Pascal Al Ghafiky Izzul Islam Putra Nusantara Jacob Jonas Rikumahu Jeki Saputra Johanis Tupalessy Khairudin Syah Khoirul Herman Pambudi Khusnul Hidayat Koko Sasmito Kristo Radion Purba Kurniawan, Muh Alif Deby Lalu Riza Aliyan Lalu Riza Aliyan Latif, Nabila Fauziah Lestariyanto, Arthur Rahmad Lilik J. Awalin Lintang Gadis Ratu Rachellya Liza Putri Dafroni Lunde Ardhenta Luthfan Akbar Azizan Firdaos M Fauzan Edy Purnomo M. Arie Hendro Tri Hartomo M. Azis Muslim M. Aziz Muslim M. Aziz Muslim M. Aziz Muslim M. Dhia Ul Falah Mahfudz Shidiq Mamdouh Abdel-Akher Mardotillah, Nanda Azizah Markus D. Letik Maulana, Eka Maynaki, Erlangga Rizky Moch Dhofir Moch Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Mochammad Muchlis Triwahyudi Moh. Farid Rahman Mohamad Najib Priyo Prakoso Mohamed Zellagui Mohammad Salman Abdurrohim Mokhammad Hasyim Asy’ari Mu'ammar Faris L. Muchammad Ali Mudjirahardjo, Panca Muhamad Hazim Lokman Muhammad Amienullah Nisful Habibie MUHAMMAD ASYROF Muhammad Aziz Muslim Muhammad Aziz Muslim Muhammad Fadillah Kurniawan Muhammad Fauzan Edy Purnomo Muhammad Ghilmanuddin S. Muhammad Rahmatullah Al-Qaedi Muhammad Ridho Ansyari Muhammad Rifqi Nur Sabilillah Muhammad Rizky Wira Utomo Muhammad Sholikhin Muhammad Syarifuddin Anshor Muhammad Syukri Abdul Jalil Muharrama Ahsani Taqwim Mukti Friyan Aditama Musa Khairul Umam Musirin, Ismail Bin Muslimin Muslimin Mutia Tsari n/a Hariyono n/a Nurussa'adah n/a Soeprapto n/a Wijono n/a Wijono Nadhea Primasetya Nanang Sulistiyanto Nico Gautama Ginting Nisrina Rania Habibah Norzanah Rosmin Nur Rahma Dona Nur Sabilillah, Muhammad Rifqi Nur Vidya Ramadhani Nurhakiki, Mauludiya Annisa Nurizza Salsa Alafia Nurussa'adah, n/a Nurussa’adah, n/a Nurwati, Tri Onny Setyawati Paramita Dwi Putri Pranyata Pausta Yugianus Pegy Lestari Pieter S. Tatipikalawan Prabowo, Muhamad Romadhani Pradipta, Doni Prasetyanto, Andi Wahyu Purnomo Budi S. Purnomo, Purnomo Putera, R. P. Ravie O. Mucheyz Putra, Ade Mahendra Darma Putra, Hari Widagdo Putra, I Made Alit Antara Putri P., Paramita Dwi R. A. Setyawan Rachman Shandy Pratama Rahardjo, Muhammad Farid Rakhmad Ramadhan Ramadhan Khansa Akbari Ramadhani Kurniawan Subroto Raymond Abdul Aziz Ash Shidiq WR Rendy Ardiansyah Resi Dwi Jayanti Kartika Sari Ridhwan Athaya P. Ridlwan, Asfarur Rifka Agustina Kusuma Pratiwi Rifki, Mohammad Ya’kub Rizal Riko Nur Akbar Risnugroho, Brian Rizki Mendung Ariefianto Rizki Mendung Ariefianto Rizki Tirta Nugraha Rizki, Fahrina Novia Rizky Adhiputra Wallad Rizky Ardiansyah Rizqi Taufiqurrahman Rizqi Wahyu Rahmariadi Rizqiyatullah, Muhammad Rafli Rosihan Arby Harahap Rudi Hariyanto Rusli, Mochammad Saiful Izwan Suliman Salim, Mohammad Agus Santoso, Asfari Hariz Saputra, Didit Sugeng Septi Uliyani Septian Kevin Aditama Setiawan, Aditya Bagus Sharifah Azma Syed Mustafa Shidqi, Fahruddin Shufinah, Syahla Siagian, Alfandri Sidik Nurcahyo Sigi Syah Wibowo Sintha Dwiferma Br Sinurat Siswandi, Wawan Soeprapto - Soeprapto Soeprapto Sofiatus Solihah Soleman Sesa Soleman Sesa, Soleman Subroto, Ramadhani Kurniawan Suci Imani Putri Suparman Suparman Surya Adi Purwanto SUTEJA, RAI PRAMESTI Suyono, Hadi Syarif, Habib Tajuddin, Mohammad Faridun Naim Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Teguh Utomo Teguh Utomo teub elektro teub Tole Sutikno Tri Nurwati Tri Nurwati Tri Wahyu Prabowo Tumpak Samosir Ullin Dwi Fajri A. Unggul Wibawa Unggul Wibawa Victor Andrean Vita Kusumasari Wahyu Nur Firdausy Wardani, Alya Kusuma Wardhana, Anak Agung Sagung Gede Paramitha Waru Djuriatno Waru Djuriatno Welly Hagata Kembaren Widyananda, Eka Putra Widyananda., Putra Wijaya, Rizki Adi Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono Wijono, n/a Wijono, n/a Wildan Alfi Syahri Wiwied Putra Perdana Yosep Agus Pranoto Yosi Dwi Handari Zainul Abidin ZAINUL ABIDIN Zainuri, Akhmad Zamrud Kurnia Prasetyo Zuhdi, Fadhil Ariq