Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Power Point Interaktif Berbasis Canva Materi Minuman Dingin untuk Siswa Kuliner Kelas XI SMKN 8 Surabaya Azizah, Nastiti Nur; Handajani, Sri; Pangesthi, Lucia Tri; Ahmi, Hanif Naufal
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i2.7601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media power point interaktif Canva pada mata pelajaran Kompetensi Keahlian Kuliner Tata Hidang materi minuman dingin, kelayakan materi power point interaktif Canva pada mata pelajaran Kompetensi Keahlian Kuliner Tata Hidang materi minuman dingin, respon siswa terhadap power point interaktif Canva yang dikembangkan peneliti pada mata pelajaran Kompetensi Keahlian Kuliner Tata Hidang  materi minuman dingin. Peneliti menggunakan metode R&D dengan model pengembangan 4D (Four-D) dengan 4 tahapan yaitu define, design, develop dan disseminate, namun karena keterbatasan waktu penelitian, maka peneliti hanya melaksanakan sampai tahap ke 3 yaitu develop. Peneliti juga melakukan validasi yang melibatkan 3 ahli media, 3 ahli materi dan 3 validator lembar respon siswa dari dosen maupun guru. Penelitian dilakukan di SMKN 8 Surabaya kepada siswa kelas XI Kuliner 5 mata pelajaran Konsentrasi Keahlian Kuliner Tata Hidang materi minuman dingin.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Power Point interaktif berbasis Canva dinyatakan sangat layak digunakan dengan perolehan skor kelayakan media sebesar 94,117% dari ahli media dan skor kelayakan materi sebesar 91,33% dari ahli materi, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat layak. Sementara itu, respon siswa terhadap media yang dikembangkan memperoleh skor rata-rata sebesar 84,23% yang termasuk dalam kategori sangat baik.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Power Point interaktif berbasis Canva pada materi minuman dingin sangat layak digunakan sebagai media penunjang pembelajaran dan mendapatkan respon positif dari siswa. Media ini direkomendasikan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di jurusan kuliner.
PHYSICAL CHARACTERISTICS OF WHITE BREAD WITH VARIOUS LEVELS OF PURPLE SWEET POTATO FLOUR SUBSTITUTION Ifadah, Raida Amelia; Putri, Diwyacitta Antya; Lukitasari, Febriani; Handajani, Sri; Nurlaela, Luthfiyah; Nugraheni, Fitriana
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 1 (2026): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v10i1.7731

Abstract

This study evaluated the effect of wheat flour substitution with purple sweet potato flour on the physical characteristics of white bread. The experiment was conducted using a Completely Randomized Design with a single factor, namely the level of purple sweet potato flour substitution at 0%, 15%, 30%, 45%, and 60%. The physical parameters analyzed included color (L*, a*, b*), texture (firmness), porosity, and dough expansion.The results showed that increasing levels of purple sweet potato flour substitution significantly affected all physical parameters of the bread (p < 0.05). Higher substitution levels resulted in a decrease in lightness (L*) and an increase in a* values, indicating darker crumb and crust color due to the presence of anthocyanin pigments. Bread firmness increased from 6.45 ± 0.13 N in the control sample to 50.16 ± 2.90 N at 60% substitution, while porosity and dough expansion decreased markedly from 45.34 ± 0.42% to 22.13 ± 1.19% and from 89.09 ± 0.02% to 15.71 ± 3.24%, respectively.Substitution of purple sweet potato flour at 30% produced bread with acceptable physical characteristics, characterized by a balanced texture, porosity, and dough expansion. Substitution levels above this threshold resulted in a significant decline in bread quality. These findings indicate that purple sweet potato flour has strong potential as a functional ingredient in white bread formulation. Keywords: flour substitution; physical characteristics; purple sweet potato flour; white bread. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi tepung terigu dengan tepung ubi jalar ungu terhadap karakteristik fisik roti putih. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yaitu tingkat substitusi tepung ubi ungu sebesar 0%, 15%, 30%, 45%, dan 60%. Parameter yang dianalisis meliputi warna (L*, a*, b*), tekstur, porositas, serta daya kembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tingkat substitusi tepung ubi ungu berpengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap seluruh parameter fisik roti. Peningkatan substitusi menyebabkan penurunan nilai kecerahan (L*) pada serta peningkatan nilai a*, yang menunjukkan penggelapan warna akibat keberadaan pigmen antosianin. Nilai tekstur meningkat dari 6,45 ± 0,13 N pada roti kontrol menjadi 50,16 ± 2,90 N pada substitusi 60%, sedangkan porositas dan pengembangan adonan mengalami penurunan berturut-turut dari 45,34 ± 0,42% menjadi 22,13 ± 1,19% dan dari 89,09 ± 0,02% menjadi 15,71 ± 3,24%. Substitusi tepung ubi ungu 30% menghasilkan roti dengan karakteristik fisik yang masih dapat diterima, ditandai dengan keseimbangan antara tekstur, porositas, dan daya kembang. Substitusi di atas tingkat tersebut menyebabkan penurunan kualitas fisik roti yang signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa tepung ubi ungu berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan fungsional dalam formulasi roti putih. Kata kunci: karakteristik fisik; roti tawar; substitusi tepung; tepung ubi jalar ungu.  
Pengaruh Variasi Bumbu terhadap Tingkat Kesukaan Abon Ayam Quthbiyah, Nafha Bahya; Handajani, Sri; Rizkiyah, Nurul Farikhatir; Sutiadiningsih, Any
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5924

Abstract

Abon ayam merupakan salah satu varian abon yang bergizi, mudah didapatkan, serta memiliki harga yang terjangkau. Sayangnya, penjualan dan pemanfaatan abon di masyarakat belum optimal karena konsumen menilai profil rasa abon ayam kurang kuat dibandingkan abon sapi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penjualan dan pemanfaatan abon ayam ialah dengan memvariasikan bumbu yang digunakan dengan sejumlah bumbu khas Indonesia. Adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi bumbu terhadap tingkat kesukaan panelis pada abon ayam serta menentukan jenis bumbu yang paling disukai berdasarkan parameter sensori. Adapun bumbu yang digunakan meliputi bumbu rendang, bumbu taliwang, dan bumbu bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan pengujian hedonik. Sebanyak 40 panelis yang terdiri atas 20 panelis terlatih dan 20 panelis semi terlatih diminta tanggapan kesukaannya terhadap sampel yang disajikan dengan parameter pengujian yakni uji warna, rasa, aroma, dan tekstur menggunakan skala hedonik lima tingkat. Data yang didapat dianalisis menggunakan uji anova one way dan uji Duncan bilamana terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh variasi bumbu pada parameter aroma, namun tidak berpengaruh pada parameter warna, rasa, dan tekstur. Rerata tingkat kesukaan panelis pada seluruh parameter dikategorikan suka. Adapun sampel abon ayam yang paling disukai oleh panelis berdasarkan rerata kesukaan seluruh parameter ialah sampel abon taliwang dengan kategori suka.
Development Of Higher Order Thinking Skills (Hots) Questions On Leaf Folding Material For Culinary Vocational School Students Phase E Rosyida, Shofi Ulfa; Lukitasari, Febriani; Handajani, Sri; Sari, Fitri Komala
Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi Vol 7, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptbt.v7i1.27085

Abstract

Learning evaluation in culinary basics subject on leaf folding material at vocational high school is still dominated by questions that measure low-level thinking skills, so that students' critical thinking skills have not developed optimally. This research aims to develop and test the quality of This study aims to develop and test the quality of Higher Order Thinking Skills (HOTS) questions in category C3-C5 on leaf folding material for vocational high school culinary students in Phase E. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model limited to the development stage. The product developed consists of 30 multiple-choice questions based on HOTS. The content validity of the instrument was conducted through expert judgment by three validators consisting of subject matter experts and evaluation experts, with a suitability percentage of 98.6% and classified as very suitable. Empirical testing was conducted on 32 students in the 10th grade of the Culinary Skills Program. Of the 30 questions tested, 22 were declared valid and 8 were not valid. The reliability test results showed a coefficient of 0.825, which is in the very high category. The difficulty level analysis showed that the questions were in the moderate category, the discriminating power was in the fair to good category, and the distractors functioned effectively. Thus, the HOTS questions that were developed were declared suitable for use as learning evaluation tool for leaf folding material.
Peningkatan Keterampilan Pembuatan Olahan Pisang Siswa Madrasah Aliyah 2 Madiun Dalam Penyelenggaran Kurikulum Merdeka widagdo, andika kunocro; Handajani, Sri; Astuti, Nugrahani; Nur Aini, Annisa; Yuliana, Siti; bahar, asrul
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 8 No. 1 (2026): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v8n1.p26-33

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang mendeskripsikan tentang proses dan hasil pelatihan membuat olahan pisang  pisang melalui penerapan metode demonstrasi di MAN 2 Madiun. Penelitian ini memiliki tujuan 1) untuk mengetahui aktivitas  instruktur, 2) untuk mengetahui aktivitas peserta, 3) untuk mengetahui hasil belajar peserta, 4) untuk mengetahui respon peserta pada pelatihan membuat olahan pisang melalui penerapan metode demonstrasi di MAN 2 Madiun. Penelitian ini menggunakan  metode eksperimen dengan desain penelitian pre-experimental design model one-shot case study, Teknik pengumpulan data  menggunakan observasi, tes pengetahuan dan keterampilan, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu 1) Aktivitas pelatihan mencakup tiga aspek yaitu aspek kegiatan pendahuluan, aspek kegiatan inti, aspek kegiatan penutup dengan hasil persentase  95%masuk dalam kategori sangat baik. 2) Aktivitas peserta mencakup tiga aspek yaitu aspek kegiatan pendahuluan, aspek kegiatan  inti, aspek kegiatan penutup, dengan hasil persentase 90,5% masuk dalam kategori sangat baik. 3) Hasil belajar dalam penerapan metode demonstrasi pada pelatihan membuat olahan pisang masuk pada kategori sangat baik dengan persentase mencapai 100%. 4) Respon peserta pelatihan mencakup tiga aspek yaitu aspek pelatih, aspek materi, aspek kegiatan, dengan hasil 91% masuk dalam kategori sangat baik.   This research is a study that describes the process and results of training in making processed bananas through the application of demonstration methods at MAN 2 Madiun. This study aims 1) to determine the activities of instructors, 2) to determine the activities of participants, 3) to determine the learning outcomes of participants, 4) to determine the response of participants in the training of making processed bananas through the application of demonstration methods at MAN 2 Madiun. This study uses an experimental method with a pre-experimental design research design one-shot case study model, data collection techniques using observation, knowledge and skills tests, and documentation. The results of this study are 1) The trainer's activity includes three aspects, namely aspects of introductory activities, aspects of core activities, aspects of closing activities with a percentage result of 95% included in the very good category. 2) Participant activities include three aspects, namely aspects of introductory activities, aspects of core activities, aspects of closing activities, with a percentage result of 90.5% in the very good category. 3) Learning outcomes in the application of the demonstration method in training to make processed bananas fall into the excellent category with a percentage reaching 100%. 4) The response of the trainees includes three aspects, namely aspects of the trainer, aspects of the material, aspects of the activity, with the results of 91% in the very good category.
Co-Authors Ach. Yasin Afifani, Arih Nur Agung Prijo Budijono Ahmad Ajib Ridlwan Ahmi, Hanif Naufal Akbar, Calvin Novaldo Ilham Angel, Vera Anggia, Forza Annisa Nur Aini Annisa, Rosalina Nur Any Sutiadiningsih Aprianto, Mochammad Wahyu Apriliyanti, Nur Annisa ARIES DWI INDRIYANTI, ARIES Arif, Muamar Zainul Asrul Bahar Aviriani, Setyaningrum Azizah, Nastiti Nur AZKA DALILA, AIMEE Baharuddin, Muhammad Sulthon Bidya Nur Habib Chairunnisa A.H.P, Vanya Choiroel Anam Dasining, Dasining Derrydamawati, Carisha Cecil DEWANTO Dewi, Ila Huda Puspita Dian Rachmawanti Affandi, Dian Rachmawanti Dinillah, Fikka Izza Diwyacitta Antya Putri, Diwyacitta Antya Dodik Prakoso Eko Hery Suwandojo Endang Listyaningsih Estiningtyas, Indri Wasa F, Septina Nur Laili Farikhatir Rizkiyah, Nurul Fatkhur Romadhoni, Ita Fikri, Muhammad Dhiyaul Fitriana Nugraheni, Fitriana Fitriani, Salsabila Gita Miranti, Mauren Gita Miranti4 Hariono, Talitha Intan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Iskandar Iskandar Ismet Basuki Ita Fatkhur Romadhoni Kamila, Wardah Chabibah Kurniawan, Muhammad Ridho Hafid Lebdoyono, Rendra lilis Sulandari LUCIA TRI PANGESTHI Lukitasari, Febriani Luthfiyah Nurlaela Maharani, Nindi Putri Mahendika, Devin Mahmuda, Uzlifatul Maria Monica Sianita Basukiwardojo Marniati Marniati, Marniati Marsanda, Diva Dwi MASPIYAH MEIN KHARNOLIS Mellya Vidya Savitri, Divo Miranti , Mauren Gita Miranti , Mauren Gitta Miranti, Mauren Miranti, Mauren Gita Mochammad Imron Awalludin Muthmainnah, Erna NANIK INDAHWATI NIken Purwidiani Nita Kusumawati Novi Sukma Drastiawati Nugrahani Astuti NUR AINI, ANNISA Nurfatimah, Ratna Palupi Nurjannatin, Rizke Tajrin Nur’Aini, Annisa P.D, Illa Huda Pangesthi, Lucia Tri Pembayun, Sekar Ayu Retno Pramestia, Vivin Indira Prasetiyo, Annisa Alya Safira Putri Prasetya, Rizky Nova Pujiastuti, Novia Quthbiyah, Nafha Bahya Rahayu, Nunik Tri Rahma Aprilianti Putri, Ihda Raida Amelia Ifadah Ramadhani, Talitha Tiara RESNANTYA, ADIBA Rita Ismawati Rizkita, Linggar Rizkiyah, Nurul Farikhatir Rosyida, Shofi Ulfa Santoso, Moh Moehandias Sari, Fitri Komala Sayyidah Rutbatul Aliyyah SITI YULIANA Situmorang, Grace Rodo Sulandari , Lilis Supari Muslim SUPARJI Sutidianingsih, Any Suyanto, Vannesa Apriliana Syafitri, Yustina Tambunan, Alisha Nismara Kalish Tjahyaningtijas, Raden Roro Hapsari Peni Agustin Tri Rijanto Umar, Ernawati Umaroh, Susi Tri Wahyu Dwi Kurniawan Wahyuningtyas, Aisyah Irani Wawan Kurniawan Weraman, Pius Widagdo , Andika Kuncoro Widagdo, Andika Kuncoro widagdo, andika kunocro Yunitasari, Bellina