p-Index From 2021 - 2026
9.664
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Medikora: Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penjaskesrek Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Jurnal Menssana Jurnal Berkarya Pengabdian Masyarakat Jurnal PORKES Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Berajah Journal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Abimanyu: Journal of Community Engagement Journal RESPECS (Research Physical Education and Sports) Jurnal Pengabdian Mandiri SWARNA Jurnal Keolahragaan Jurnal ELTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Intelek Insan Cendikia International Journal of Educational Evaluation and Policy Analysis PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science Laksana Olahraga Abisatya
Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI PEMAHAMAN DAN TES KEBUGARAN JASMANI PELAJAR NUSANTARA (TKPN) PADA PELAJAR SMAN DI KABUPATEN SIDOARJO Wijono; Oce Wiriawan; Del Asri; Sapto Wibowo; Ilo Raditio Wiriawan; Ido Gavrila Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6739

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan komponen krusial dalam mendukung prestasi akademik dan kesehatan pelajar secara menyeluruh. Namun demikian, banyak pelajar SMA, khususnya pelajar putri, memiliki tingkat kebugaran jasmani yang rendah akibat kurangnya pemahaman dan asesmen kebugaran yang terstruktur. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan pemahaman dan pelaksanaan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) pada pelajar putri SMAN di Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan pre-test post-test one group design selama 6 bulan (Juni–November 2025). Partisipan berjumlah 50 orang pelajar putri usia 14–16 tahun dari SMAN 1 Wonoayu, Sidoarjo. Intervensi terdiri dari: (1) sosialisasi di kelas tentang konsep kebugaran jasmani; (2) pendampingan prosedur TKPN; dan (3) asesmen kebugaran menggunakan pacer test (multi-stage fitness test). Hasil menunjukkan bahwa hanya 4 pelajar (8%) yang mencapai kategori kebugaran "baik", 14 pelajar (30%) mencapai kategori "cukup", dan mayoritas sebesar 32 pelajar (62%) masih berada pada kategori "rendah". Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat kebugaran jasmani pelajar putri SMA di wilayah pedesaan masih sangat memprihatinkan dan memerlukan intervensi berkelanjutan. Artikel ini menyajikan refleksi akademik tentang pentingnya asesmen kebugaran rutin dan program aktivitas fisik berkelanjutan di sekolah.
Sosialisasi Model Tes Kebugaran Jasmani Pelajar Nusantara untuk SMPN di Kabupaten NGANJUK Oce Wiriawan; Sapto Wibowo; Arifah Kaharina
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v1i2.27844

Abstract

Abstrak Menjadi pelajar yang profesional merupakan harapan setiap orang tua, guru agar terciptanya proses Pendidikan dan pembelajaran yang kondusif, dan sesuai dengan capaian orang tua dan guru yang diharapkan. Evaluasi kebugaran siswi sangat diperlukan oleh Guru dan orang tua pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Tetapi model evaluasi yang ada tidak menyediakan norma evaluasi yang mencakup semua jenjang usia siswi. Apalagi hasil evaluasi bisa di analisis dan keluaran bisa dilihat dari capaian yang diharapkan agar putri dan anak didiknya hasil dari tingkat kebugaran jasmani memuaskan. Untuk menyikapi permasalahan yang dihadapi oleh Pelajar PJOK yang dikhususkan untuk memberi informasi kepada Pelajar SMPN dalam proses evaluasi kebugaran Pelajar, maka Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini memiliki target memberikan sosialisasi dan edukasi kepada Pelajar SMPN dalam pelaksanaan Tes Kebugaran Jasmani Pelajar nusantara (TKPN) di Sekolah SMPN Wilayah Kabupaten Nganjuk agar tercapainya suatu proses pembelajaran yang diharapkan. Berdasarkan hasil Tes Kebugaran Pelajar Nusantara dapat diketahui hasil tes kebugaran jasmani 8% kategori baik, sedangkan untuk kategori cukup 30%, dan yang paling banyak sebesar 62% adalah rendah. Dengan hasil tes kebugaran jasmani peserta didik putri untuk usia 14 tahun hasilnya rendah.
MODEL AKTIFITAS DALAM MENJAGA KEBUGARAN JASMANI DAN KESEHATAN IBU-IBU PKK MASYARAKAT DESA RANDEGAN Oce Wiriawan; Sapto Wibowo; Arifah Kaharina
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v1i2.27846

Abstract

Abstrak Rendahnya tingkat aktivitas fisik dan screen time menjadi perhatian global saat ini, sehingga menjadi prioritas dalam kebijakan kesehatan masyarakat. Padahal, aktif secara fisik merupakan hal penting yang dapat dilakukan individu dari segala usia karena memiliki banyak manfaat kesehatan. Peneliti lain mengungkapkan bahwa gaya hidup dengan melaksanakan aktivitas fisik secara teratur dapat meningkatkan kesehatan, memberikan efek positif pada perkembangan dan kekuatan tulang, mencegah penyakit cardiovascular, osteoporosis, dan berbagai penyakit lainnya. Di sisi lain seiring dengan adanya perubahan iklim memberikan konsekuensi dramatis bagi kesehatan manusia dan mengancam perilaku aktivitas fisik.. Tes Kebugaran Jasmani dengan menggunakan 30 second chair stand test dapat diketahui hasil tes kebugaran jasmani 7 orang 23% kategori baik, sedangkan untuk kategori cukup 14 orang 47%, dan 9 orang sebesar 30% adalah kurang. Peningkatan kebugaran jasmani ibu-ibu PKK untuk usia 40-50 tahun hasil keseluruhan rata-rata untuk penilaian kebugaran masuk kategori cukup bugar.
Peningkatan Pemahaman Guru PJOK Melalui Tes Dan Pengukuran Olahraga Sapto Wibowo; Ika Jayadi; Shery Iris Zalillah
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i2.27954

Abstract

Kegiatan pembelajaran PJOK pada dasarnya banyak melibatkan bagianbagian tubuh untuk bergerak seperti tubuh bagian atas, tubuh bagian tengah, dan tubuh bagian bawah. Pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung masih banyak ditemui para siswa yang mengalami cedera, terjadinya cedera bisa disebabkan oleh faktor internal (dari dalam diri pelaku) dan faktor eksternal (dari luar diri perilaku). Secara internal, selain kurangnya pemanasan cedera juga bisa disebabkan oleh kelelahan fisik, kelainan fungsi tubuh, kurangnya konsentrasi dan ketidak disiplinan.Sedangkan secara eksternal, cedera bisa dipicu oleh sarana dan prasarana yang kurang memadai dan kegiatan pembelajaran yang terlalu keras. Kedua faktor tersebut perlu mendapat perhatian bagi para guru dansiswa agar bias mengantisipasi danmeminimalisir terjadinya cedera. Agar dapat mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya cedera, maka guru dan siswa harus menyiapkan diri untuk melaksanakankegiatan pembelajaran dengan cara pemanasan yang cukup, memiliki sikap kedisiplinan yang tinggi, dan harus mengatahui kondisi tubuh. Apabila guru dan siswa tidak begitu memperhatikan tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan dalam pembalajaran penjas maka saat pembelajaran kemungkinan terjadinya cedera bisa menjadi sangat tinggi. Jadi sudah selayaknya bahwa pelaksanaan Pelatih Pemahaman Nutrisi, Psikologi dan Pencegahan Cedera Atlet bagi Pelatih dan Guru. Solusi yang di berikan Memberikan pelatihan/coaching clinic Pelatih Pemahaman Nutrisi, Psikologi dan Pencegahan Cedera Atlet bagi Pelatih dan Guru. Melihat permasalahan yang terjadi, target yang di tawarkan kepada para tenaga pegajar ataupun pelatih adalah : Memliki guru yang berkompeten dalam memberikan pembelajaran PJOK, dan pelatih di harapkan mampu memahami situasi dan kondisi atlet maupun siswa dalam hal psikologi, dan mampu memberikan pertolongan pertama pada saat terjadinya cedera olahraga, dan mampu memberikan gambaran nutrisi terhadap siswanya maupun atletnya. Berdasarkan hasil Tes Kebugaran Multistage Beep Test dapat diketahui hasil tes kebugaran jasmani. Dengan hasil tes kebugaran jasmani ibu guru smpn untuk usia 31-40 tahun hasilnya rendah. Average 7 orang 23,3%, Above Average 4 orang 13,3%, Below Average 6 orang 20%, Poor 13 orang 43,6%.
PENINGKATAN KOMPETENSI AKTIVITAS FISIK PENYANDANG DISABILITAS RUNGU KABUPATEN TUBAN MELALUI PELATIHAN INCALCY-DETY Kunjung Ashadi; Hari Setijono; Ima Kurrotun Ainin; Aghus Sifaq; Oce Wiriawan; Sapto Wibowo; Wijono Wijono; Tri Setyo Utami; Tutur Jatmiko
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i2.32672

Abstract

Terbatasnya kegiatan edukasi tentang pentingnya aktivitas fisik membuat para penyandang disabilitas rungu di Kabupaten Tuban belum memiliki pemahaman yang cukup untuk meningkatkan kompetensi fisik melalui kegiatan olahraga dalam rangka mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Masalah tersebut dikarenakan terbatasnya pihak yang memberikan perhatian tentang pola hidup sehat bagi para penyandang disabilitas, baik pemerintah, organisasi, masyarakat, atau pihak keluarga mereka. Hal tersebut menimbulkan dampak yang cukup besar pada kualitas hidup, motivasi, kesehatan, dan kesadaran terhadap pentingnya aktivitas fisik bagi penyandang disabilitas. Kegiatan pelatihan INCALCY-DETY ini diikuti oleh 36 orang yang terdiri dari guru sekolah luar biasa, guru olahraga sekolah inklusif, dan perwakilan NPCI (National Paralympic Comittee of Indonesia) Kabupaten Tuban. Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini yaitu berupa penyampaian materi INCALCY-DETY secara lisan serta kegiatan praktek rangkaian gerakan latihan secara langsung. Bahan yang digunakan pada kegiatan ini merupakan materi berbentuk powerpoint untuk sesi penyampaian materi serta video tutorial yang dapat membantu para penyandang disabilitas untuk melakukan olahraga secara mandiri. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan, para peserta menyatakan jika mereka merasa senang serta mendapatkan ilmu dari materi tersebut sehingga memotivasi mereka untuk melakukan kegiatan olahraga dengan lebih baik lagi.
Hubungan Intensitas Aktivitas Fisik dalam Pembelajaran PJOK dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas XI Heldantara Rifdian Raja; Sapto Wibowo
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 5 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/d7x0k083

Abstract

This study aimed to determine the relationship between physical activity intensity in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning and the physical fitness level of eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Gedangan. This research employed a quantitative method with a descriptive correlational design. The sample consisted of 70 students selected using purposive sampling. Physical activity intensity was measured using a questionnaire, while physical fitness was assessed using the Indonesian Student Fitness Test (Tes Kebugaran Siswa Indonesia/TKSI) Phase F, which includes the T-Test, Beep Test, Vertical Jump, Hand and Eye Coordination Test, Hand Touch Reaction Test, and Dipping Test. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and Pearson Product Moment correlation analysis. The results showed that physical activity intensity was significantly correlated with all components of physical fitness, namely the T-Test (r = -0.446; p < 0.001), Beep Test (r = 0.407; p < 0.001), Vertical Jump (r = 0.568; p < 0.001), Hand and Eye Coordination Test (r = 0.538; p < 0.001), Hand Touch Reaction Test (r = -0.616; p < 0.001), and Dipping Test (r = 0.533; p < 0.001). These findings indicate that higher physical activity intensity is associated with better physical fitness, reflected in improved cardiorespiratory endurance, lower-limb explosive power, coordination, muscular endurance, agility, and reaction speed. Keywords: Physical Activity Intensity, Physical Fitness, Physical Education, High School Students, TKSI
Pengaruh Media Interaktif Terhadap Minat Belajar Keterampilan Dasar Tenis Meja Siswa Sekolah Dasar Fariz Fuad Fadillah; Mochamad Ridwan; Sapto Wibowo
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i1.23224

Abstract

This study aims to determine how the use of interactive media impacts students' learning interest in elementary school. This study used a quantitative one-group pretest-posttest model with a pre-experimental design. Elementary school students who served as the study subjects received interactive learning treatments. Data was gathered using a learning interest questionnaire both before and after the therapy. The data was examined for normality and hypothesis testing using a paired sample t-test. The findings demonstrated that using interactive media raised students' motivation to study. Interactive media can enhance the learning experience, increase student engagement, and foster a positive attitude towards learning activities. During learning, students became more active, engaged, and more attentive. The results of the study concluded that interactive media can increase elementary school children's learning interest and can be utilized as a differentiated teaching strategy to improve the quality of learning.
Effectiveness of Virtual Reality-Based Badminton Simulating In-Game Scenarios on Students' Badminton Performance Sri Wicahyani; Abdul Rachman Syam Tuasika; Sapto Wibowo; Mochamad Ridwan; Supriyono Supriyono; Diva Ristie Valentina; Muchammad Arif Krisna Wijaya; Alvin Afandi; Nandya Rizky Nur Febriana
International Journal of Educational Evaluation and Policy Analysis Vol. 3 No. 3 (2026): July: International Journal of Educational Evaluation and Policy Analysis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijeepa.v3i3.523

Abstract

Badminton instruction in higher education is commonly dominated by isolated technical drills, limiting students' ability to transfer acquired skills into authentic match situations that require tactical awareness and rapid decision-making. This study aimed to develop and evaluate the effectiveness of a Virtual Reality (VR)-Based Badminton Simulating In-Game Scenarios learning model for improving university students' badminton performance. A Research and Development (R&D) approach employing the ADDIE instructional design model was adopted, comprising the phases of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The developed VR application was implemented with 24 undergraduate students enrolled in a badminton course using a one-group pre-test–post-test design. Data were collected through expert validation, badminton skill assessment, observation, and student response questionnaires. The normality of the data was examined using the Shapiro–Wilk test, while differences between pre-test and post-test scores were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results demonstrated statistically significant improvements in player performance (Z = –2.718, p = 0.007) and match-winning performance (Z = –3.051, p = 0.002) following the VR intervention. These findings indicate that the developed learning model effectively enhances badminton performance by providing immersive and representative learning environments that integrate technical execution, tactical awareness, perception–action coupling, and contextual decision-making. This study contributes to technology-enhanced sport education by proposing an innovative VR-based instructional model that extends conventional badminton learning beyond isolated technical practice toward authentic game-based learning experiences.
Implementasi Permainan Pickleball Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Siswa Sekolah Dasar Nofulan Adyani; Anung Priambodo; Sapto Wibowo
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 1 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/aevpwx69

Abstract

This study aimed to analyze the effect of implementing Pickleball on improving students’ gross motor skills in physical education. A quantitative approach with a quasi-experimental one-group pretest–posttest design was used. The research sample consisted of 45 fourth-grade students from SDN Suko 2 Sidoarjo, selected through purposive sampling. The instrument used was a gross motor skill test covering balance, coordination, speed, and large muscle strength. Data were analyzed using descriptive statistics, prerequisite tests, and a Paired Sample t-Test at a 0.05 significance level. The results showed a significant improvement in gross motor skills, with mean scores increasing from 68.24 to 84.67 (t = -11.258; p = 0.000). It was concluded that Pickleball effectively enhances gross motor skills and serves as an engaging, adaptable learning medium in the Merdeka Curriculum. Keywords: Pickleball, physical education, gross motor skills, elementary school students
Implementasi pelampung punggung untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran renang di sekolah dasar Rizal Abrori; Sapto Wibowo
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 25, No 1 (2026): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v25i1.25216

Abstract

Berenang merupakan ketrampilan yang penting dikuasai oleh anak-anak. Namun, dalam prosesnya anak-anak cenderung mengalami hambatan psikologis berupa kepercayaan diri yang rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelampung punggung dalam implementasi pembelajaran renang untuk meningkatkan kepercayaan diri. Metode yang digunakan yakni pendekatan kuantitatif pre-eksperiment dengan design One-Group Pretest-Posttest. Sampel yang terdiri dari siswa laki laki kelas 3 dengan jumlah 25 SDI Raudlatul Jannah. Teknik pengumpulan data dengan purposive sampling yang memiliki kriteria kepercayaan diri rendah. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner kepercayaan diri siswa. Menggunakan analisis uji Paired Sample T-test dan perhitungan Effect Size Cohen’s d. Hasil penelitian terdapat peningkatan skor rata-rata kepercayaan diri dari 64,56 menjadi 80,56 dengan nilai signifikan p < 0,001. Selain itu, hasil menujukkan adanya nilai Cohen’s d sebesar -4,117 yang dikategorikan sebagai efek sangat besar. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan pelampung pungung membuktikan adanya rasa aman bagi siswa serta stabilitas di air sehinggaa pelampung punggung secara signifikan dapat membangun kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran renang. Selain itu, temuan pada penelitian tidak hanya terdapat peningkatan skor, pelampung punggung dapat mengubah persepsi siswa terhadap aktivitas air dari segi psikologis. Peneilitian ini berkontribusi dalam mengembangkan pembelajaran renang yang menempatkan kepercayaan diri sebagai fokus utama. Sehingga memberikan pemahaman bahwa penggunaan pelampung punggung bukan sekedar untuk meningkatan keterampilan.
Co-Authors Abdul Rachman Syam Tuasika Abdullah Nadjib Achmad Reza Firmansyah Advendi Kristiyandaru Aghus Sifaq Alfian Rozaq Yahya Alvin Afandi Anang Thohari Anung Priambodo Anung Priambodo Arifah Kaharina Banih Sakti Adji Binar Surya Gemilang Damayanti, Elok Del Asri Didi Yudha Pranata Dimas Panthoja Diva Ristie Valentina Edi Setiawan Endang Sri Wahjuni Endang Sri Wahjuni Erfan Rohadi Fariz Fuad Fadillah Feri Johanis Hamdani Hamdani Hamdani Hari Setijono Hari Setijono Hari Wisnu Hariyanto, Rudi Eko Heldantara Rifdian Raja Heryanto Nur Muhammad Hetty Dwi Purwaningsih Hijrin Fithroni Ido Gavrila Wiriawan Ika Jayadi Ika Jayadi Ilham Agung Wicaksono Ilo Raditio Wiriawan Ima Kurrotun Ainin Imam Marsudi Imron Ridzki Indrazno Siradjuddin Irma Febriyanti Junaidi Budi Junaidi Budi Prihanto Kholiqulhuda, Richi Awa Kolektus Oky Ristanto Kunjung Ashadi Kunjung Ashadi M Rofi'i Zakaria M. Rofi’i Zakaria M.Rofi’I Zakaria Mahesha Aulia Indriani Marethoo Setyawan Putra, One Mayrullah, Fahriza Miftakhul Jannah Mochamad Ridwan Mochamad Ridwan Moh. Fathur Rohman Mohammad Faruk Mohammad Noor Hidayat Mokhamad Rofi'i Zakaria Muchamad Arif Al Ardha Muchammad Arif Krisna Wijaya Muhammad Kharis Fajar Nadya Ristamida Al Mubarroh Nanang Indriarsa Nanang Indriarsa Nandya Rizky Nur Febriana Nanik Indahwati Niqsanding Sanrijaya Nofulan Adyani Noortje Anita Kumaat Nur Ahmad Arief Nur Ahmad Arief Nurhidatul Fitria Oce Wiriawan Okta Setiawan Radin Purnama Wuni Rahmawati Al Adha Nikmah Ratna Ika Putri Rini Ismalasrari Rizal Abrori Rizki Hasri Putra Romi Fadila Ronilaya, Ferdian Saddani Djulihenanto Sahabul Adri Ar Shery Iris Zalillah Shidqi Hamdi Pratama Putera Sri Wahyuni Dali Sri Wicahyani Sugeng Tri Atmojo Sugiharto Sugiharto Supriyono Supriyono Taufik Hidayat Taufiq Hidayat Taufiq Hidayat Teguh Sholikin Tiyar Edwin Jahya Tri Setyo Utami Tutur Jatmiko Vega Candra Dinata Vega Candra Dinata Veronensi Ermayanti Wijono Wijono Wijono Win Arygayo Agara Winda Nuraisyah Wisnu Wardhana Yanik Lailinas Sakinah Yuri Lolita