Claim Missing Document
Check
Articles

Lebih dari Bermain di Lantai: Penerapan Pendekatan DIR/Floortime untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi pada Anak dengan Autism Spectrum Disorder Ardiya, Priyanka; Hapsari, Indri
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 5, No 1 (2025): JURNAL SOCIAL LIBRARY
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v5i1.414

Abstract

Interaksi sosial merupakan fondasi bagi berbagai area perkembangan anak. Meskipun begitu, untuk anak-anak dengan kondisi perkembangan yang berbeda seperti anak-anak dengan autism spectrum disorder (ASD), interaksi sosial justru dapat menjadi hal yang menantang karena keunikan yang mereka miliki dalam berkomunikasi dan berinteraksi. Oleh karena itu, penanganan yang tepat bagi individu dengan ASD sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan yang optimal. Salah satu intervensi yang telah terbukti efektif dalam mendukung perkembangan anak dengan ASD adalah intervensi dengan pendekatan DIR/Floortime. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian single-case design yang bertujuan untuk melihat efektivitas DIR/Floortime dalam meningkatkan komunikasi dua arah. Partisipan dalam penelitian ini adalah seorang anak perempuan berusia 5 tahun 8 bulan yang terdiagnosa ASD dan ibu yang merupakan pengasuh utama dari anak. Pengukuran dilakukan dengan melihat lingkar komunikasi anak-ibu, inisiasi komunikasi anak, dan fungsi emosi berdasarkan Functional-Emotional Assesment Scale (FEAS). selama kegiatan bermain Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada kemampuan komunikasi anak serta fungsi emosi anak dan ibu setelah intervensi dilakukan. 
Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pemilihan Jenis Makanan Siswa di Sekolah Bola ASIFA (Aji Santoso International Football Academy) Kota Malang Khairunnisa, Nadhira Hasna; Nurmayanti, Rani; Hapsari, Indri
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v11i2.1219

Abstract

Specialized food services cater to specialized training centers or institutions, such as sports training centers. ASIFA is a sports training center with an average age of 13 - 18 years old that provides dormitories and organizes food with 1 day feeding 3 times. Food presentation is done in a buffet so that students can choose and take according to taste. Preliminary studies conducted at ASIFA obtained from the results of interviews with 30 students, it was found that students still consumed food according to their habits and preferences so that food intake did not meet balanced nutrition. This study aims to determine the effect of balanced nutrition education on the level of knowledge and attitude towards choosing the type of food of students. Pre-experimental research with a one group pre-post test design was conducted. The sampling used was purposive sampling as many as students who were in the ASIFA Ball School dormitory, Malang City. The results of the paired sample t-test statistical test at the 95% confidence level, obtained a Sig value. (2-tailed) is 0.000 (<0.05). The results of the Wilcoxon statistical test, obtained a Z value of -3.677 and a Sig value. (2-tailed) 0.000 (<0.05). The results showed that there was an effect of balanced nutrition education on the level of knowledge and attitude towards choosing the type of food for students at the ASIFA (Aji Santoso International Football Academy) soccer school in Malang City.
Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pemilihan Jenis Makanan Siswa di Sekolah Bola ASIFA (Aji Santoso International Football Academy) Kota Malang Khairunnisa, Nadhira Hasna; Nurmayanti, Rani; Hapsari, Indri
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v11i2.1219

Abstract

Specialized food services cater to specialized training centers or institutions, such as sports training centers. ASIFA is a sports training center with an average age of 13 - 18 years old that provides dormitories and organizes food with 1 day feeding 3 times. Food presentation is done in a buffet so that students can choose and take according to taste. Preliminary studies conducted at ASIFA obtained from the results of interviews with 30 students, it was found that students still consumed food according to their habits and preferences so that food intake did not meet balanced nutrition. This study aims to determine the effect of balanced nutrition education on the level of knowledge and attitude towards choosing the type of food of students. Pre-experimental research with a one group pre-post test design was conducted. The sampling used was purposive sampling as many as students who were in the ASIFA Ball School dormitory, Malang City. The results of the paired sample t-test statistical test at the 95% confidence level, obtained a Sig value. (2-tailed) is 0.000 (<0.05). The results of the Wilcoxon statistical test, obtained a Z value of -3.677 and a Sig value. (2-tailed) 0.000 (<0.05). The results showed that there was an effect of balanced nutrition education on the level of knowledge and attitude towards choosing the type of food for students at the ASIFA (Aji Santoso International Football Academy) soccer school in Malang City.
Analisis Biaya dan Kualitas Hidup Pasien Kanker Paru Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) Mutasi Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) Eliyanti, Uzma; Tyas, Rafi Setyoning; Hapsari, Indri; Setiawan, Didik
Jurnal Ilmiah Farmasi Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jif.vol21.iss1.art3

Abstract

Introduction: Lung cancer remains a leading cause of death worldwide, with non-small cell lung cancer (NSCLC) carrying the highest incidence among lung cancer types, particularly in patients with epidermal growth factor receptor (EGFR) mutations. The first-line therapy for NSCLC lung cancer patients with EGFR mutations typically involves the tyrosine kinase inhibitor (TKI) group.Objective: The study aimed to compare the cost utility of the two TKI groups (afatinib and erlotinib) for NSCLC patients with EGFR mutations.Methods: This pharmacoeconomic study was conducted using the Cost Utility Analysis (CUA) method from the patient’s perspective. The study included 33 patients receiving afatinib and 12 patients receiving erlotinib, conducted in 2022-2023 at Kariadi Hospital, Semarang, and Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital, Purwokerto. Therapeutic outcomes were measured using Quality Adjusted Life Year (QALY), and cost components included actual costs and estimated costs based on clinical pathways. CUA was presented in the form of an Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER).Results: The cost of afatinib was greater than that of erlotinib (IDR 174.395.847 vs. IDR 138.672.688). The quality of life of afatinib was better than that of erlotinib (0.397 vs. 0.161, p-value 0.016). The ICER of afatinib was IDR 151.369.318 per QALY when compared to erlotinib.Conclusion: This study demonstrates that afatinib is a cost-effective treatment option for NSCLC patients with EGFR mutations.
Eksplorasi Objek Wisata Desa yang Unik dan Potensial untuk Pengembangan Kecamatan Wisata dengan Pendekatan Participatory Action Research: Studi Kasus di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto Gunawan, Gunawan; Parung, Joniarto; Santoso, Amelia; Hapsari, Indri; Arlianto, Jerry Agus; Novawanda, Olyvia; Paah, Nemuel Daniel
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 9, No 1 (2025): Mei
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2025.v9i1.7554

Abstract

Destinasi wisata yang menarik, unik, atau baru, seperti yang ditampilkan di media sosial, mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung. Pengembangan objek wisata baru oleh desa perlu dikemas menjadi objek yang unik dan menarik. Studi eksplorasi dalam rangka pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mendapatkan destinasi wisata yang unik dan potensial yang dikembangkan oleh desa untuk mengembangkan kawasan wisata di suatu kecamatan. Objek kajian ini adalah desa-desa di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Metode kajian yang digunakan adalah metode aksi partisipatif dengan melibatkan tim peneliti bersama camat, perangkat desa, dan pengelola objek wisata. Identifikasi potensi wisata di seluruh tiga belas desa dilakukan dengan data yang diperoleh dari wawancara semi terstruktur atau focus group discussion dan observasi objek wisata. Sebanyak lima objek wisata unik telah dikaji dan diusulkan sebagai objek wisata yang perlu dikembangkan. Kajian ini memberikan kontribusi ilmiah dengan memperkaya literatur pengembangan desa wisata dalam konteks kecamatan pariwisata. Hasil kajian dapat digunakan oleh kecamatan dan desa untuk mengembangkan objek wisata baru. Kajian ini menyarankan bahwa pengembangan desa wisata perlu dikoordinasikan pada tingkat kecamatan sehingga terjadi sinergi yang saling meningkatkan kualitas dan jumlah kunjungan.
Gender Symbolism in Sampur and Samparan of Surakarta-Style Javanese Dance Costume Design Sriyadi, Sriyadi; Hartanto, Hartanto; Syahrial, Syahrial; Hapsari, Indri
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2025): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNE 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v9i1.64720

Abstract

Sampur and samparan are essential elements in the costume design of Surakarta-style female dance, serving as primary visual markers that distinguish the aesthetic characteristics of this dance style. Their presence extends beyond mere costume design in court dances such as bedhaya and srimpi; they also function as properties that must be animated by the dancer to harmonize with the movement patterns employed. This study aims to describe the form, meaning, and characteristics of sampur and samparan in the costume design of Surakarta-style female dance and to analyze their significance in the cultural expression of Javanese society. The research employs an ethnocoreological approach with qualitative methods. Primary data were obtained through participatory observation, in which the researcher was directly involved as a Javanese dancer. The findings reveal that sampur and samparan not only enhance the expressive quality of dance movements through distinctive accentuations but also reflect the cultural values and identity of Javanese society. Specifically, samparan is exclusively used in female dances due to its association with the ideal concept of womanhood in Javanese culture. Thus, sampur and samparan function not only in the visual and technical aspects of performance but also as symbolic elements that reinforce the identity of Javanese dance as an art form rich in philosophical and cultural meanings.
Pengaruh Work Life Balance, Burnout, Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Apoteker Rumah Sakit Purwaningsih, Dini Ayu; Hapsari, Indri; Galistiani , Githa Fungie
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i2.3295

Abstract

Hospital pharmacists play a vital role in ensuring safe and effective healthcare services. Their performance can be influenced by various psychosocial factors, including work-life balance, burnout, and job satisfaction. This narrative review aims to examine the relationship between work-life balance, burnout, and job satisfaction in relation to the performance of hospital pharmacists. Relevant literature was retrieved through academic database searches and analyzed descriptively. Findings indicate that poor work-life balance and high burnout contribute to lower job satisfaction, which in turn negatively affects performance. Conversely, good work-life balance and high job satisfaction are positively correlated with improved performance. This review highlights the importance of organizational support in managing the work environment of pharmacists to maintain productivity and pharmaceutical service quality.
PERAN SOSIO DEMOGRAFI SEBAGAI FAKTOR UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS: TINJAUAN NARATIF Mubarok, Mubarok; Galistiani, Githa Fungie; Hapsari, Indri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47122

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) masih menjadi permasalahan kesehatan global dengan angka insidensi dan mortalitas yang tinggi, termasuk di Indonesia. Faktor sosiodemografi diketahui berperan penting dalam menentukan keberhasilan pengobatan TB. Tujuan: Kajian ini bertujuan untuk meninjau secara naratif tentang pengaruh berbagai faktor sosiodemografi terhadap tingkat kepatuhan dan keberhasilan pengobatan tuberkulosis. Metode: Tinjauan ini dilakukan dengan menelusuri artikel ilmiah dari database PubMed menggunakan kata kunci "tuberculosis" dan "socioeconomic factors", dengan periode publikasi tahun 2021–2025. Total tujuh artikel yang sesuai kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan status ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalani terapi TB. Pasien dengan tingkat pendidikan rendah, pekerjaan tidak tetap, serta penghasilan minim cenderung tidak patuh terhadap pengobatan. Selain itu, pengetahuan yang kurang tentang penyakit TB serta lamanya durasi pengobatan turut menjadi faktor penyebab putus terapi. Simpulan: Faktor sosiodemografi memiliki kontribusi besar dalam keberhasilan pengobatan TB. Pasien dengan tingkat pendidikan rendah, pekerjaan tidak tetap, serta penghasilan minim cenderung tidak patuh. Selain itu juga perlu adanya penelusuran lebih lanjut tentang metode peningkatan kepatuhan pasien di era digital. Kata Kunci: Tuberkulosis, Sosiodemografi, Kepatuhan, Pengobatan
Pengaruh Konseling Apoteker pada Pasien Prolanis Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah dan Kepatuhan Minum Obat Setyaningsih, Ike Budi; Hapsari, Indri; Genatrika, Erza
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61490

Abstract

Penyakit hipertensi di provinsi Jawa Tengah menempati proporsi terbesar yaitu 76,5% kasus baru dan menjadi prioritas utama dalam pengendalian penyakit tidak menular, di tambah dengan ketidakpatuhan pasien terhadap modifikasi gaya hidup dan pengobatan menjadi hambatan yang menyebabkan tidak efektifnya pengelolaan hipertensi sehingga berrisiko pada kejadian kardiovaskular dan stroke. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konseling apoteker terhadap penurunan tekanan darah dan peningkatan kepatuhan minum obat pasien Prolanis hipertensi di Puskesmas Kabupaten Pemalang. Metode penelitian ini dengan pendekatan kuatitatif jenis Quasi Experimental control group design with pretest and posttest dengan kuesioner (MARS-5). Sampel penelitian berjumlah 50 dari dua perlakuan. Analisis data uji univariat, bivariat, validitas dan reliabilitas, dengan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling apoteker efektif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien Prolanis hipertensi di Puskesmas Kabupaten Pemalang. Edukasi dari apoteker berperan penting dalam mendorong perubahan perilaku pasien, sehingga mendukung pengendalian hipertensi dan keberhasilan terapi secara berkelanjutan. Penelitian ini mendukung teori edukasi kefarmasian dan menyarankan pelibatan aktif apoteker dalam konseling Prolanis secara berkelanjutan.
FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI LOTION MINYAK ATSIRI BUAH ADAS (Foeniculum vulgare Mill) Caesar, Rahma Yuanita; Hapsari, Indri; Dhiani, Binar Asrining
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 11 No. 1: Maret 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v11i1.1396

Abstract

Buah  adas  mengandung  minyak  atsiri  antara  lain  anethole,  fenchone  dan  metil chavicol. Senyawa anethole dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri  pada bakteri Gram  Positif  dan  Gram  Negatif.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  membuat  lotion minyak  atsiri  dari  buah  adas  dan  menentukan  aktivitas  antibakterinya  terhadap Staphylococcus  aureus  dan  Pseudomonas  aeruginosa.  Penelitian  ini  dilakukan untuk membuat lotion menggunakan minyak atsiri buah adas yang diperoleh dari destilasi  uap  air  dengan  konsentrasi  1,  5,   dan  10%  (Formula  I,  II  dan III). Kemudian  lotion  tersebut  diuji  parameter  fisik  dan  ditentukan  aktivitas antibakterinya.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  semakin  tinggi  konsentrasi minyak  atsiri,  sediaan  lotion  yang  dibuat  memiliki  daya  lekat  dan  viskositas semakin  rendah.  Variasi  konsentrasi  minyak  atsiri  tidak  memberikan  pengaruh pada  sifat organoleptis, pH dan  kestabilan lotion.  Diketahui pula bahwa semakin tinggi  konsentrasi  minyak  atsiri  pada  sediaan  lotion  maka  semakin  tinggi  daya sebar dan diameter zona hambatnya terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureusdan  Pseudomonas  aeruginosa. Minyak  atsiri  buah  adas  memiliki  aktifitas antibakteri  setelah  dibuat  dalam  sediaan  lotion  meskipun  lemah.  Formula  yang menunjukkan  aktivitas  antibakteri  yang  paling  tinggi  adalah  formula  III dengan konsentrasi 10% minyak atsiri.
Co-Authors Afifah, Nursita Agus Sarono, Agus Agus Siswanto Al Habshe, Azizah Amelia Santoso Anis Kusumawati Anjar Kusuma, Anjar Anjar Mahardian Kusuma Ardiya, Priyanka Arif Budiman Arlianto, Jerry Agus Atuzzaqiyah, Rifa Ayuningtyas, Aradewi Laksmi Az Zahra, Nursyifa Binar Asrining Dhiani Bugis, Hairudin Cahyadewi, Amira Indriani Cahyadi, Yosvaldo Ongko Catur Siwi Handayani, Catur Siwi Dewi, Nurhandini Eka Didik Setiawan Dina Anggraeni, Dina Djoko Wahyono Dwi Hartanti Eko Pranoto Eliyanti, Uzma Emi Rahma Wulandari, Emi Rahma Faesol Amin, Faesol Faiza Chairan i Suwarno Galistiani , Githa Fungie Genatrika, Erza Githa Fungie Galistiani Guguh Sujatmiko Gunawan Gunawan hartanto hartanto Hasan Wattiheluw, Muhammad Havivah Nur Alam, Havivah Nur Heni Sumanti, Heni Husain, Herdiyanto Hutasoit, Diella Gracia Martauli Ika Yuni Astuti Iskandar Soedirman, Iskandar Iskandar Sudirman Iswadi, Hazrul Joniarto Parung Jurumai, La Pande Juwita Kartikasari Kartikasari, Kartikasari Karuniawaty, Titi Pambudi Khairunnisa, Nadhira Hasna Kumalasari, Linda Dewi Kusniati, Putri Lampasa, Yunitawati Linda Kurniawati, Linda MARJANI MARJANI, MARJANI Markus Hartono Marselius Sampe Tondok Mubarok Mubarok Mudzakir Setiawan, Amsari Mufidah, Laily Murini, Murini Nadhifa, Jihan Farah Nailul, Nur Nasrul Nasrul Nova Astrit Natalia, Nova Astrit Nur Aini Budiyanti Nurafiah Aswawi Nuraliyah Nuraliyah, Nuraliyah Nurhidayati, Friska Suci Nurmayanti, Rani Olyvia Novawanda P. Perdinan Paah, Nemuel Daniel Palupi, Fitria Dhenok Pradnyawati, Ni Kadek Sri Wahyuni Pratiwi, Yunita Eka Pudjiati, Sri Redatin Retno Puji Lestari Suharso Purwaningsih, Dini Ayu Putri, Hesti Nursari Putri, Irsalina Nurul Putu Aditya Wiguna Rahma Yuanita Caesar Rahmad Madjid Rani, Cut Athika Rayhanah, Salsabila Aurelia Riani Ahmad Roslan, Astil Harli rosmawati, eva rosmawati, eva S Sriyadi S., Nursaban Rommy Sabaruddin Sondeng Sangadi, Kyana Salapani Sari, Linda Silvana Saril, Lenny Puspita Setyaningsih, Ike Budi Sudarso Sudarso Sulaksmana, Wayan Sandhi Susanti Susanti Susmiatun Susmiatun, Susmiatun SYAHRIAL SYAHRIAL Syifa Peresia, Syifa Tjahjoanggoro, Antonius Johanes Tri Dara Aprilya, Tri Dara Tyas, Rafi Setyoning Wahyu Utaminingrum Wattiheluw, Muhammad Hasan Weningsari, Noridha zulaikha, yusni ulfiani zulaikha, yusni ulfiani _, Sustiawati