Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Kepolisian dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Eksploitasi Anak pada Praktik Prostitusi Nevy Nashya Berintan; Maroni; Rinaldy Amrullah; Emilia Susanti; Mamanda Syahputra Ginting
Justice Legislation and Crime Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jlc.v2i1.8789

Abstract

Praktik prostitusi online yang melibatkan anak sebagai korban eksploitasi seksual semakin berkembang seiring pemanfaatan media sosial dan platform digital. Kondisi tersebut menimbulkan ancaman terhadap perlindungan hak anak dan menuntut peran aktif kepolisian dalam penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Kepolisian Daerah Lampung dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana eksploitasi anak pada praktik prostitusi online serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris dengan pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan wawancara, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Kepolisian Daerah Lampung telah dilaksanakan melalui peran normatif, ideal, dan faktual. Peran normatif diwujudkan melalui penerapan ketentuan peraturan perundang-undangan, sedangkan peran faktual dilaksanakan melalui penyelidikan, penyidikan, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi dan korban, koordinasi dengan instansi terkait, serta upaya preventif berupa sosialisasi kepada masyarakat. Namun, pelaksanaan peran ideal belum sepenuhnya optimal karena masih dihadapkan pada kendala pembuktian, khususnya terkait bukti elektronik, serta belum optimalnya partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi dan melaporkan tindak pidana. Temuan tersebut menunjukkan bahwa efektivitas penegakan hukum terhadap eksploitasi anak pada praktik prostitusi online masih memerlukan penguatan kapasitas penyidik, dukungan sarana prasarana, dan sinergi antarlembaga serta masyarakat.
Perlindungan Hukum terhadap Anak sebagai Korban Eksploitasi Digital di Era Artificial Intelligence M. Fadel Alfarabi; Ahmad Irzal Fardiansyah; Ria Wierma Putri; Rinaldy Amrullah; Yusdiyanto Yusdiyanto
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 7 No 7 (2026): Tema Hukum Pidana
Publisher : Himpunan Ilmu Hukum dan Ilmu Hukum Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v7i7.3867

Abstract

The development of digital technology and Artificial Intelligence (AI) has increased the risk of digital exploitation of children, such as misuse of personal data, online sexual exploitation, digital identity manipulation, and the distribution of content harmful to children. This study aims to analyze legal protection for children as victims of digital exploitation and efforts to strengthen regulations in the AI era. The research method used is normative juridical with a legislative and conceptual approach. The results show that legal protection for child victims of digital exploitation has been regulated in at least five main legal instruments, namely the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection, Law Number 1 of 2024 concerning Electronic Information and Transactions, Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection, and Law Number 12 of 2022 concerning Criminal Acts of Sexual Violence. However, these regulations do not specifically accommodate forms of AI-based digital exploitation, particularly related to the use of children's data for the creation of synthetic content, deepfakes and the misuse of digital identity. Therefore, it is necessary to harmonize regulations, establish technical rules regarding child protection in AI-based digital spaces, strengthen supervision of digital platforms, and improve coordination between the government, electronic system providers and child protection agencies to ensure effective legal protection for children as victims of digital exploitation.
Co-Authors A Halim Ahmad Rafi Tanjung Aisyah Muda Cemerlang Alfatih, Nanda Karunia Andrisman, Tri Annisa Nanda Selvira Bambang Handoko Becánics, Adrienn Berlian Adinda Syafira Budi Rizki Budi Rizky Husin Deni Achmad Diah Gustiniati Maulani Diana Thusyarifah Soraya Eko Raharjo Eko Raharjo Emilia Susanti Erika Henidar Utami Erna Dewi Erna Dewi . Falielian, Fransiska Fitry Fardiansyah, Ahmad Irzal Fatulloh, M. Rizki Febri Anggraini Ferdinand, Adam Khafi Fristia Berdian Tamza Gumelar, Laksono M. A. Gustiniati, Diah Hafizh Abdul Aziz Heni Siswanto Hieronymus Soerjatisnanta HS Tisnanta Husin, Budi Rizki I Nyoman Gita Semadi inggrid sherly melvindi Keisya Laila Rahma M Damar Fahriza M. Fadel Alfarabi M. Fakih M. Rizki Fatulloh M. Yudhi Guntara Eka Putra Mamanda Syahputra Ginting Mamanda Syahputra Ginting Maroni Maroni - Maroni Maroni Martha Yulisa Maya Shafira Meiza Amanda Pratama Muhammad Dias Haikal Muhammad Fadhil Akbar Muhammad Farid Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Natamiharja, Rudi Nevy Nashya Berintan Nikmah Rosidah Nur Syafitri, Amalia NURMAYANTI, ZENNY Pertiwi, Nyimas Maharani Putri Putri, Abelia Zahara Putri, Ria Wierma Putri, Yunita Maya Rafadhea Fauzia Aydraghifary Rafi Mahendra Muhammad Raza Refi Meidiantama Refi Meidiantama Resannita, Pinkan Ria Wierma Putri Ria Wierma Putri Ria Wierma Putri, Ria Wierma Rini Fathonah Rini Fathonah, Rini Riyantika, Annisa Rizki Perdana Bakri Sepriyadi Adhan S Sihite, Nurul Riskia Safitri Sri Riski Sri Riski Syahputra Ginting, Mamanda Tamza, Fristia Berdian Tri Andrisman Tri Andrisman Wibowo, Dava Prawira Yaser Ariafassa Yohanes Putra Parlindungan Sormin Yusdiyanto Zein Rasheed Khanna Zercy Nurjannah Zulkarnain Ridlwan