Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA SMAN 1 TALAMAU Ariska, Listia; Trisna, Silvi; Helendra, Helendra
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.554 KB) | DOI: 10.22202/jrfes.2017.v4i1.2498

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran fisika di sekolah. Pembelajaran konvensional seperti metode ceramah dan diskusi lebih membuat siswa menjadi cepat bosan sehingga menyebabkan hasil belajar fisika rendah. Solusi yang diberikan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model pmbelajaran koopetif tipe snowball throwing.Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment, dengan desain penelitian posstest only control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada dua kelas sampel yaitu kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol XI IPA 3 SMAN 1 Talamau. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah pada ranah kognitif berupa tes akhir dan ranah afektif berupa lembar observasi. Pada kelas eksperimen diperoleh persentase aktivitas siswa yaitu 82 sedangkan kelas kontrol yaitu 78.Pada ranah kognitif dari hasil pengujian hipotesis menggunakan uji t didapat thitung = 5,44 dan ttabel = 1,67, dimana jika thitung > ttabel maka hipotesis diterima. Sehingga hipotesis tentang penggunaan model kooperatif tipe snowball throwing lebih baik dari model pembelajaran konvensional bisa diterima.Kata kunci : Pembelajaran Fisika,  Pembelajaran Kooperatif, Snowball throwing,
Rancangan Pembelajaran Gerak Makhluk Hidup Melalui Model Pembelajaran Inkuiri dan Literasi Sains Alberida, Heffi; Arsih, Fitri; Helendra, Helendra; Fadilah, Muhyiatl
JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Vol 1 No 1 (2017): JEP : Jurnal Eksakta Pendidikan
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.373 KB) | DOI: 10.24036/jep/vol1-iss1/30

Abstract

The aims of this research are to result valid and practice student texs book bases on inquiry and science literate for junior High School. This research used Plomp Models: a preliminary investi-gation (preliminary research), stage of development or prototype creation stage (development or pro-totyping phase), and the stage of assessment (assessment phase). The subject research were thirty stu-dents from Juniorr High School 12 Padang. Data is primary data collected directly from validation and practicality questionnaires. Data analyze descriptively statistic. The result shows that student texs book have 89,29%, in validity and 86,57% in practicality by teachers and 83,72% in practicality by students. It can conclude that student texs book bases on inquiry and science literate have valid and practice to use in learning. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KIRTIS MAHASISWA DI STKIP PGRI SUMATERA BARAT Helendra, Helendra
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.187 KB) | DOI: 10.22202/jrfes.2017.v3i2.2866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir mahasiswa pada mata kuliah Fisika Statistik Model pembelajaran yang digunakan adalah Cooerative Model . Sebagai sebuah model pengajaran, pembelajaran kooperatif dapat diterapkan pada Pembelajaran di semua level. Pada model pembelajaran ini, kelas diatur ke dalam kelompok-kelompok kecil dan dosen memberikan petunjuk berkenaan dengan tujuan yang hendak dicapai. Kelompok kecil ini bekerja melalui tugas hingga semua kelompok berhasil memahami dan menyelesaikan tugas tersebut. Pembelajaran kooperatif dapat diterapkan pada semua tugas dalam berbagai macam bentuk kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang dapat dikembangkan pada model pembelajaran ini adalah: mengklasifikasi, mengasumsi, memprediksi, menghipotesis, mengevaluasi, menganalisis, dan membuat kesimpulan. Dengan nilai rata-rata tiap siklus I, siklus II dan siklus III, berturut-turut: 77,06; 81,54; dan 83,64. Peningkatan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa yang termasuk kategori lebih kritis dalam hierarki kategori kemampuan berpikir kritis.
PEMANFAATAN CARBON AMPAS TEBU SEBAGAI CAMPURAN PENGUAT BATA BETON DITINJAU TERHADAP UJI KUAT TEKAN Putra, Ronaldo Surya; Helendra, Helendra; Anaperta, Megasyani
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.881 KB) | DOI: 10.22202/jrfes.2018.v5i1.2770

Abstract

Bata beton adalah alternatif konstruksi bangunan penting sebagai penutup tanah. Digunakan ampas tebu karbon sebagai agregat campuran bata beton. Ampas tebu menggunakan mesin tungku pada 500 ° C selama 30 menit. Batu bata beton dibuat dengan rasio 1: 2: 1. Bagasi karbon agregat menggunakan variasi 0%, 5%, 10%, 15%, dari volume semen. Hasil uji kuat tekan menunjukkan semakin besar variasi ampas tebu, semakin kecil kekuatan tekannya. Kekuatan tekan sampel paling besar dalam sampel 5%, sedangkan nilai terkecil dalam sampel adalah 15%. Nilai kuat tekan yang diperoleh dari penelitian ini sebesar 10% agregat agregat tebu menunjukkan bata beton memenuhi persyaratan mutu IV (Mutu Bata Beton Pejal B2), sesuai standar SNI 03-0349-1989 (1989).
PENINGKATAN KOMPETENSI KOGNITIF MAHASISWA BIOLOGI DALAM MATAKULIAH EVOLUSI MELALUI BUKU AJAR BERBASIS METAKOGNISI Arsih, Fitri; Helendra, Helendra; Fadilah, Muhyiatul
Sainstek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.707 KB) | DOI: 10.31958/js.v8i1.442

Abstract

This study aims to improve the cognitive competence of students majoring in biology University of Padang in the course of evolution melalaui use metacognition-based textbook evolution. This research is a class act that is performed in 2 cycles. Subjects in this study were students of biology education courses that take the course of evolution in the second semester of the 2015/2016 academic year. Research instrument used in the form of a booklet role in testing the cognitive competencies. From this research it is known that metacognition-based textbooks can improve cognitive competencies of students, the first cycle of the average cognitive competencies 75.46 with the percentage of achievement criteria of completeness 59.37% increase in cycle 2 with an average of 77.72 with cognitive competencies percentage achieved 81.25% completeness criteria. It can be concluded that through the use of metacognition-based textbook evolution can improve cognitive competence of students.Key words; Compettence, conitive, metaconitive 
TINJAUAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI SUMATERA BARAT (1996-2010) Helendra, Helendra
jurnal ekonomi Vol 16, No 2 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi H. Agus Salim Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.422 KB)

Abstract

Obyek Penelitian ini adalah penduduk sumatera barat untuk menilai dan mengevaluasi hasil indicator pendidikan yang telah dicapai serta sebagai acuan untuk memperbaiki kinerja pendidikan pada masa mendatang, pembahasan mengenai perkembangan pendidikan penduduk Sumatera Barat menurut AMH penduduk 15 tahun ke atas di daerah pedesaan ( 93,84 persen) lebih rendah di bandingkan daerah perkotaan (98,11 persen). Rendahnya AMH penduduk usia 15 tahun ke atas di sebabkan oleh rendahnya AMH penduduk usia 45 tahun ke atas. AMH penduduk usia 45 tahun ke atas sebesar 90,23 persen. AMH penduduk usia 45 tahun ke atas perempuan (87,04 persen) lebih rendah di bandingkan laki-laki (93,86 persen). Berdasarkan jenis masalah yang diteliti peningkatan pendidikan penduduk tiap daerah di Sumatera Barat dengan cara melihat AMH dari tahun ke tahun agar dapat memenuhi tuntutan dasar pembangunan di era globalisasi
Pengaruh Efektivitas Pembelajaran Bertukar Pasangan Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Kognitif IPA-Fisika Peserta Didik Zulva, Rahmi; Helendra, Helendra; Fauziah, Nurul
Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.705 KB) | DOI: 10.22202/jrfes.2020.v7i1.4018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya pengaruh pembelajaran bertukar pasangan dibandingkan dengan metode ceramah dalam pembelajaran.Perbedaan dari hasil belajar peserta didik antara dua sampel dapat dilihat efektif dan besarnya pengaruh sebuah model terhadap hasil belajar Besarnya pengaruh model pembelajaran dilihat menggunakan uji effect size. Penelitian ini menggunakan dua kelassampelyaitu kelas eksperimendan kelas kontrol.di salah satu SMP di Kota Padang.Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimentdengan desain randomized pretest-posttest control group design.Hasil penelitian menunjukkan bahwapenerapan pembelajaran bertukar pasangan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.Dilihat dari perbandingan peningkatan hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol, dapat dikatakan bahwasanya pembelajaran bertukar pasangan lebih efektif dibandingkan pembelajaran ceramah. Hasil analisis pengaruh atau dampak sebuah metode dapat dilihat sebesar 76% proses pembelajaran bertukar pasangan ini mempengaruhi hasil belajar.
Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa yang Diajar Dengan Model Problem Based Learning dan Discovery Learning Pasaribu, Surya Elita; Helendra, Helendra; Ristiono, Ristiono; Atifah, Yusni
Mimbar Ilmu Vol 25, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28918

Abstract

Berpikir kritis adalah kemampuan menalar seseorang dalam menilai, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan ilmiah. Berpikir kritis merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan dalam implementasi Kurikulum 2013 dan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat digunakan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Hasil observasi peneliti menunjukkan bahwa di SMPN 5 Panyabungan belum menerapkan penilaian kemampuan berpikir kritis siswa dan cenderung menggunakan model pembelajaran yang monoton sehingga minat peserta didik dalam mengikuti kagiatan belajar masih rendah, yang dimana tergambar dari nilai rata-rata ujian akhir peserta didik. penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan menggunakan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian The Statistic Group Comparison yang dimodifikasi karena tidak menggunakan kelas kontrol, tetapi menggunakan dua kelas sampel yaitu Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling sebanyak dua kelas berdasarkan selisih nilai rata-rata terkecil. Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II ditentukan secara acak. Kemudian diperoleh VIII1 sebagai Kelas Eksperimen I dan VIII2 sebagai Kelas Eksperimen II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbandingan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Kelas Eksperimen I yang menggunakan model Problem Based Learning memiliki nilai rata-rata 77,9 dan Kelas Eksperimen II yang menggunakan model Discovery Learning memiliki nilai rata-rata 63,3.
Pengembangan Instrumen Asesmen Berbasis Literasi Sains tentang Materi Sistem Ekskresi dan Sistem Pernapasan Helendra, Helendra; Sari, D. Ratna
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i1.29860

Abstract

Dalam kurikulum 2013 yang berfokus pada peningkatan literasi sains, asesmen merupakan bagian integral dari proses pembelajaran sains. Namun berdasarkan hasill pengukuran yang dilakukan PISA (Programme for International Student Assessment), literasi sains Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini berkaitan erat dengan aspek yang diukur dalam pembelajaran sains yang masih terbatas pada kemampuan kognitif dan belum mengarah pada penguasaan literasi sains. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen asesmen berbasis literasi sains pada materi sistem ekskresi dan sistem pernapasan. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari tahap investigasi awal, tahap pengembangan atau tahap pembuatan prototipe, dan tahap penilaian. Subjek uji produk penelitian skala kecil adalah 9 orang siswa, dan uji coba lapangan adalah 32 orang siswa. Validitas logis dan kepraktisan dianalisis secara deskriftif kuantitatif. Sedangkan validitas empiris, dan butir soal dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai validitas logis instrumen sebesar 87.23% dinyatakan sangat valid dan nilai validitas empiris sebesar 80.00%. Hasil uji praktikalitas instrumen asesmen oleh guru memperoleh nilai 89.52% dan oleh siswa 88.43%. Reliabilitas instrumen asesmen berbasis literasi sains menunjukkan kategori sangat tinggi dengan nilai reliabilitas 0.93. Terdapat 80.00% soal dengan kriteria tingkat kesukaran sedang, dan 66.00% soal dengan daya pembeda baik. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen asesmen berbasis literasi sains materi sistem ekskresi dan sistem pernapasan dapat dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan reliabilitas soal sangat tinggi.  Kata Kunci: Asesmen, Literasi SainsDalam kurikulum 2013 yang berfokus pada peningkatan literasi sains, asesmen merupakan bagian integral dari proses pembelajaran sains. Namun berdasarkan hasill pengukuran yang dilakukan PISA (Programme for International Student Assessment), literasi sains Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini berkaitan erat dengan aspek yang diukur dalam pembelajaran sains yang masih terbatas pada kemampuan kognitif dan belum mengarah pada penguasaan literasi sains. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen asesmen berbasis literasi sains pada materi sistem ekskresi dan sistem pernapasan. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari tahap investigasi awal, tahap pengembangan atau tahap pembuatan prototipe, dan tahap penilaian. Subjek uji produk penelitian skala kecil adalah 9 orang siswa, dan uji coba lapangan adalah 32 orang siswa. Validitas logis dan kepraktisan dianalisis secara deskriftif kuantitatif. Sedangkan validitas empiris, dan butir soal dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai validitas logis instrumen sebesar 87.23% dinyatakan sangat valid dan nilai validitas empiris sebesar 80.00%. Hasil uji praktikalitas instrumen asesmen oleh guru memperoleh nilai 89.52% dan oleh siswa 88.43%. Reliabilitas instrumen asesmen berbasis literasi sains menunjukkan kategori sangat tinggi dengan nilai reliabilitas 0.93. Terdapat 80.00% soal dengan kriteria tingkat kesukaran sedang, dan 66.00% soal dengan daya pembeda baik. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen asesmen berbasis literasi sains materi sistem ekskresi dan sistem pernapasan dapat dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan reliabilitas soal sangat tinggi[A1] [H2] . [A1]Secara umum abstrak terdapat masalah penelitian, tujuan penelitian, tujuan penelitian, subjek penelitian, metode pengumpulan data, metode analisis data, hasil penelitian dan simpulan.Dalam absatrak hindari adanya tempat penelitian hanya menggabrakan penelitian anda dalam lingkup sempit [H2]Sudah diperbaiki
Instrumen Asesmen Berbasis Literasi Sains Tentang Materi Keanekaragaman Hayati Alti, Rizka Putri; Lufri, Lufri; Helendra, Helendra; Yogica, Relsas
Journal for Lesson and Learning Studies Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i1.34270

Abstract

Hasil penelusuran data penelitian PISA menunjukkan bahwa posisi literasi sains siswa Indonesia masih berada di peringkat 10 terakhir dibandingkan negara lainnya. Hal tersebut menunjukkan kurangnya keterampilan peserta didik Indonesia menyelesaikan soal PISA. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen berbasis literasi sains tentang materi keanekaragaman hayat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D. Subjek penelitian terdiri dari 36 orang peserta didik kelas X dan validator terdiri dari 3 orang dosen dan 1 orang guru. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validasi. Jenis data dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Dalam penelitian pengembangan ini metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen asesmen berbasis literasi sains yang sangat valid secara logis dengan persentase 90,54% dan valid secara empiris dengan rentangan 0,33-0,75 untuk soal pilihan ganda, rentangan 0,42-0,80 untuk uraian. Hasil penilaian kepraktisan oleh guru dengan persentase 93,88% dan oleh peserta didik dengan persentase 92,31%. Hasil reliabilitas tinggi dengan rentangan 0,69) ntuk soal pilihan ganda dan reliabilitas sangat tinggi dengan rentangan 0,86 untuk soal uraian. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa instrumen asesmen berbasis literasi sains tentang materi keanekaragaman hayati kelas dapat dikatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Co-Authors Abizar Abizar Afrilliana, Friska Agus Rino, Agus Alti, Rizka Putri Anggriyani, Ria Anisha, Reysha Fadzilah Annika Maizeli Ardi Ardi Arfianti, Fina Aripin, Nurul Ariska, Listia Armi Bakar, Udayat Udayat , Asrizal Atifah, Yusni Attifah, Yusni Az zahra, Firda Berliana, Tovana Naswa Budiharto Budiharto Darussyamsu, Rahmawati Defni, Syafira Diana Roza Ellizar ellizar Elvi Yuliana Manalu Elviana, Ratu Endela, Elifia Zulfa Enggia Pradipta Fadilah, Muhyiatl FAJRINA, SUCI Farahani, Narulita Festiyed finsi, chintia yola Fitri Arsih Fitri, Rahmadhani Fuadiyah, Sa’adiyah Gita Pebriani Haderah, Haderah Hanejohan, Hanejohan Hayyu Yumna Heffi Alberida Helsa Rahmatika Hijrah Selaras, Ganda Ilyasmadi, Ilyasmadi Indah, Zuraedah Jalilah Azizah Lubis johan, hane Junil Adri Lailatur Rahmi Lili Dasa Putri Liza Yulia Sari Liza Yulia Sari Lufri Lufri M. Haviz Megasyani Anaperta, Megasyani Meliya Wati Muhyiatul Fadilah Novi Rian Silvina Nurfazlin, Nurfazlin Nurliza M, Nazifa Nurul Fauziah Pasaribu, Surya Elita Putra, Ronaldo Surya Putri, Pezzy Eka Rahmawati, Rahmawati Rahmi Zulva, Rahmi Rahmi, Fitri Olvia Ramadhan Sumarmin Ramadina, Mutia Ramayani, Mia Relsas Yogica, Relsas Reuni, Putri Risa Kurnia Fajri Riski, Shintia Putri Ristiono Ristiono Safitri, Tatia Salsabila, Mutiara Ratu Sari, D. Ratna Silvi Trisna Siska Nerita Skunda Diliarosta Suri, Natia Afriana Syamsurizal - - Syofianti Syofianti Tuti Kurniati Yahdiyani, Yahdiyani Yesa, Meira Yosi Laila Rahmi Yudistira, Olla Krisliani