Claim Missing Document
Check
Articles

Artificial Intelligence untuk pendidikan keguruan perspektif mahasiswa internasional dan implikasi untuk Pendidikan Islam Muthohar, Sofa; Filasofa, Lilif Muallifatul Khorida; Azzahra, Hilyatul Karimah; Nasikhin; Nabila, Annisa Fara
TA`DIBUNA Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v14i1.18019

Abstract

This research explores the opportunities and challenges of developing artificial intelligence (AI) for teacher education programs from the perspective of international students in Indonesia, the Philippines, and Japan. This study uses a narrative inquiry approach through in-depth interviews with 15 students. The results reveal differing dynamics in AI implementation across these three archipelagic countries. In Indonesia, information technology and the drive to improve educational quality motivate AI adoption, although infrastructure limitations pose a barrier. Filipino students support AI adoption due to the importance of technology in education, but financial and training aspects remain obstacles. Meanwhile, Japanese students are driven by technological advancement and an innovative culture but express concerns about human workforce replacement and the ethical aspects of AI. These findings highlight the need for effective policies tailored to each country's unique characteristics to optimize AI in teacher trainings AbstrakPenelitian ini mengeksplorasi peluang dan tantangan pengembangan teknologi informasi berbantantun kecerdasan buatan (AI) untuk program pendidikan guru dari perspektif mahasiswa internasional di Indonesia, Filipina, dan Jepang. Studi ini menggunakan pendekatan naratif inkuiri melalui wawancara mendalam dengan 15 mahasiswa. Hasilnya menunjukkan dinamika yang berbeda dalam penerapan AI di tiga negara kepulauan ini. Di Indonesia, teknologi informasi dan peningkatan kualitas pendidikan memotivasi penerapan AI, meskipun keterbatasan infrastruktur menjadi hambatan. Mahasiswa Filipina mendukung adopsi AI karena pentingnya teknologi dalam pendidikan, namun terkendala aspek finansial dan pelatihan. Sementara itu, mahasiswa Jepang terdorong oleh kemajuan teknologi dan budaya inovatif, tetapi khawatir tentang penggantian tenaga manusia dan aspek etika AI. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan efektif yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing negara dalam mengoptimalkan AI untuk pendidikan keguruan.
Analysis of the Implementation of PBL (Problem-Based Learning) in Stimulating Religious and Ethical Aspects in Early Childhood: Analisis Penerapan PBL (Problem Based Learning) Dalam Menstimulasi Kemampuan Aspek Agama Dan Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini Maulida Pramashella, Anggun; Muthohar, Sofa; Fatmawati, Nilal Muna
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1284

Abstract

Abstract The application of religious and moral aspects is important to be stimulated in early childhood, by using the PBL (Problem Based Learning) learning method. This study aims to analyze teacher strategies in stimulating the ability of religious and moral aspects in early childhood at TK TA Suwawal Timur 06. The research method uses the planning, socialization and implementation stages. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The place of this research was carried out at TK TA Suwawal Timur 06 in October 2024. The object of this research is about teacher strategies in building religious and moral values in children. From this study, it was obtained that the application of PBL by teachers at TK TA Suwawal Timur 06 applies a learning method by accustoming students to greetings, eating or drinking while sitting, and using polite words. The habit of praying, maintaining cleanliness is also part of this learning strategy. This study shows that consistent habituation and support from parents are effective in shaping the character and morals of early childhood. The implementation of PBL is an important model in religious and moral values education at TK TA Suwawal Timur 06.   Abstrak Penerapan aspek agama dan budi pekerti penting untuk distimulasi pada anak usia dini, dengan mwnggunakan metode belajar PBL (Problem Based Learning). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menstimulasi kemampuan aspek agama dan budi pekerti pada anak usia dini di TK TA Suwawal Timur 06. Metode penelitian menggunakaan tahap perencanaan, sosialisai dan pelaksanaan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tempat penelitian ini dilaksanakan di TK TA Suwawal Timur 06 pada Oktober 2024. Objek penelitian ini tentang strategi guru dalam membangun nilai agama dan budi pekerti pada anak. Dari penelitian ini diperoleh bahwa penerapan PBL oleh guru di TK TA Suwawal Timur 06 menerapkan metode pembelajaran dengan  membiasakan peserta didik dengan salam, makan atau minum sambil duduk, dan menggunakan kata-kata sopan. Pembiasaan berdoa, menjaga kebersihan juga menjadi bagian dari strategi pembelajaran ini. Penelitian ini  menunjukkan bahwa pembiasaan yang konsisten dan dukungan dari orang tua efektif dalam membentuk karakter dan budi pekerti anak usia dini. Penerapan PBL menjadi model penting dalam pendidikan nilai agama dan budi pekerti di TK TA Suwawal Timur 06. Kata kunci: Penerapan PBL; Aspek Agama; Aspek Budi Pekerti
Implementation of Interactive Storytelling Method to Develop Speaking Skills in Early Childhood Children: Implementasi Metode Bercerita Interaktif untuk Mengembangkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Usia Dini Sari, Dian Mayang; Muthohar, Sofa; Mursid
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 2 Periode Maret-Mei
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i2.1573

Abstract

Abstract Speaking ability is one of the important aspects in the physical and psychological development of early childhood. Therefore, children's speaking ability should be further developed from an early age. This study aims to determine the implementation of interactive storytelling methods to develop speaking ability in early childhood at RA Al Hidayah UIN Walisongo Semarang which consists of 16 children in class B1. This research uses qualitative descriptive methods. Data collection was done by observation, documentation and interview. The results of this study indicate that the implementation of interactive storytelling methods to develop children's speaking skills includes the pronunciation of sounds, language to express or convey thoughts, ideas or feelings orally. Before this method was applied, children tended to speak in less clear articulation. After the application of interactive storytelling method is applied, children are able to speak with clear articulation. Thus, the interactive storytelling method in developing children's speaking ability in class B1 at RA Al Hidayah UIN Walisongo Semarang proved to be successful in its implementation.   Abstrak Kemampuan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan fisik dan psikologis anak usia dini. Oleh karena itu, kemampuan berbicara anak seharusnya semakin dikembangkan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode bercerita interaktif untuk mengembangkan kemampuan berbicara pada anak usia dini di RA Al Hidayah UIN Walisongo Semarang yang terdiri dari 16 anak di kelas B1. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi metode bercerita interaktif untuk mengembangkan kemampuan berbicara pada anak meliputi pengucapan bunyi-bunyi, bahasa untuk mengekspresikan atau menyampaikan pikiran gagasan atau perasaan secara lisan. Sebelum metode ini diterapkan, anak cenderung berbicara dalam pengucapan artikulasi yang kurang jelas. Setelah penerapan metode bercerita interaktif diterapkan anak sudah mampu berbicara dengan artikulasi yang jelas. Dengan demikian, metode bercerita interaktif dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak pada kelas B1 di RA Al Hidayah UIN Walisongo Semarang terbukti berhasil dalam pelaksanaannya Kata kunci: Metode Bercerita Interaktif; Kemampuan Berbicara; Anak Usia Dini
Strategi Stimulasi Literasi Membaca melalui Kegiatan Bermain Plastisin Aesti, Sifa Nur; Muthohar, Sofa; Mustakimah, Mustakimah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.961

Abstract

Literasi membaca diajarkan kepada anak untuk mengetahui kemampuan membaca anak dari segi melatih kemampuan bahasa yang nantinya anak sudah siap memasuki jenjang sekolah yang lebih tinggi, sehingga peran guru harus menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam memberikan stimulasi literasi membaca kepada anak-anak. Responden penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas, wali murid dan 18 orang anak. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi guru dalam memberikan stimulasi melalui kegiatan bermain plastisin dengan empat strategi pembelajaran yaitu strategi pembelajaran aktif, pembelajaran melalui bermain, pembelajaran berbasis cerita, dan metode demonstrasi. Berdasarkan hasil penelitian dilakukan bahwa kegiatan bermain plastisin dapat  menstimulasi literasi membaca anak. Sepuluh dari delapan belas anak yang mengikuti kegiatan bermain plastisin mengalami peningkatan kemampuan literasi membaca.
Implementasi Pembentukan Karakter Anak melalui Lagu “4 kata ajaib” Alfan Said; Uput Purwaningrum; Meydina Hikmah Tuzzahro; Sofa Muthohar
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/spbrn750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membentuk karakter sejak dini dengan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak melalui lagu “4 kata ajaib” di RA IT Nurul Islam Ngaliyan Semarang. Implementasi ini dilakukan guru karena untuk membentuk akhlak yang mulia pada anak dan menciptakan generasi muda yang berkualitas. Salah satu guru untuk membentuk karakter dapat dilakukan melalui lagu anak-anak. Karena dengan bernyanyi anak-anak lebih suka dan senang. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menggambarkan secara sistematis mengenai fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Pengumpulan data pada penelitian ini berupa observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini untuk memberikan bekal kepada anak berupa karakter positif melalui pembiaasaan lagu 4 kata ajaib dari kata (maaf, terima kasih, tolong, dan permisi) dengan versi “KALAU KAU SUKA HATI”. Tujuannya untuk mempermudah guru dalam mendidik anak dalam membentuk karakter yang baik dan mempunyai akhlak yang mulia yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan bekal hidupnya ketika dewasa kelak.
Strategi Game Based Learning Dalam Pembelajaran PAI Untuk Meningkatkan Keterampilan 4C+S Siswa Aulia Ainis Lisa; Sofa Muthohar
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerapan Game-Based Learning dalam meningkatkan keterampilan 4C+S (Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration, dan Spirituality) pada siswa di SMPN 35 Semarang. Game-Based Learning diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penggunaan game Team Game Tournament (TGT), Snowball, Scramble, dan Quizizz, yang disesuaikan dengan materi salat dan zikir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik yang bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan melaporkan pola atau tema dalam data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penerapan Game-Based Learning di SMPN 35 Semarang meliputi integrasi permainan dengan materi PAI makna salat dan zikir, pembentukan kelompok kerja dinamis dan interaksi positif, serta refleksi dan diskusi terpandu. Dengan demikian, Game-Based Learning mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis dimana siswa didorong untuk menganalisis dan mengevaluasi materi secara mendalam. Kreativitas menunjukkan bahwa siswa mampu menyampaikan ide-ide inovatif dalam memecahkan masalah. Komunikasi menunjukkan siswa mampu menyampaikan pendapat dengan percaya diri serta aktif dalam bertanya. Kolaborasi siswa mampu bekerja sama dan saling memberi masukan kepada temannya. Dari aspek spiritual, siswa merasa lebih sering teringat untuk dekat dengan Allah Swt setelah strategi ini diterapkan.
Implementasi Pembelajaran Etika Pergaulan Islami untuk Meningkatkan Resiliensi Sosial Siswa Korban Bullying Lailani Fauzia; Sofa Muthohar; Aang Kunaepi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1831

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan serius yang berdampak negatif pada perkembangan psikososial siswa, terutama bagi mereka yang menjadi korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran etika pergaulan Islami untuk meningkatkan resiliensi sosial siswa korban bullying di SMP Negeri 35 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data kuesioner dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan siswa korban bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran etika pergaulan Islami meliputi etika berinteraksi dengan orang yang lebih tua, etika terhadap yang lebih muda, etika dengan teman sebaya, serta etika dalam berhubungan dengan lawan jenis. Hal tersebut telah meningkatkan resiliensi sosial dalam tiga aspek yaitu: self reliance sebesar 24%, social support sebesar 32%, dan self control sebesar 33%. Hasil ini menunjukkan pentingnya pembelajaran etika pergaulan Islami dalam meningkatkan resiliensi sosial dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman sehingga siswa memiliki kemampuan lebih baik dalam mengelola emosi dan merespons tekanan secara bijak.
Analisis Penerapan PBL (Problem Based Learning) Dalam Menstimulasi Kemampuan Aspek Agama Dan Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini Maulida Pramashella, Anggun; Muthohar, Sofa; Fatmawati, Nilal Muna
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari 2025
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1284

Abstract

The application of religious and moral aspects is important to be stimulated in early childhood, by using the PBL (Problem Based Learning) learning method. This study aims to analyze teacher strategies in stimulating the ability of religious and moral aspects in early childhood at TK TA Suwawal Timur 06. The research method uses the planning, socialization and implementation stages. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The place of this research was carried out at TK TA Suwawal Timur 06 in October 2024. The object of this research is about teacher strategies in building religious and moral values in children. From this study, it was obtained that the application of PBL by teachers at TK TA Suwawal Timur 06 applies a learning method by accustoming students to greetings, eating or drinking while sitting, and using polite words. The habit of praying, maintaining cleanliness is also part of this learning strategy. This study shows that consistent habituation and support from parents are effective in shaping the character and morals of early childhood. The implementation of PBL is an important model in religious and moral values education at TK TA Suwawal Timur 06.
Implementasi Metode Bercerita Interaktif untuk Mengembangkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Usia Dini Sari, Dian Mayang; Muthohar, Sofa; Mursid
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 2 Periode Maret-Mei 2025
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i2.1573

Abstract

Speaking ability is one of the important aspects in the physical and psychological development of early childhood. Therefore, children's speaking ability should be further developed from an early age. This study aims to determine the implementation of interactive storytelling methods to develop speaking ability in early childhood at RA Al Hidayah UIN Walisongo Semarang which consists of 16 children in class B1. This research uses qualitative descriptive methods. Data collection was done by observation, documentation and interview. The results of this study indicate that the implementation of interactive storytelling methods to develop children's speaking skills includes the pronunciation of sounds, language to express or convey thoughts, ideas or feelings orally. Before this method was applied, children tended to speak in less clear articulation. After the application of interactive storytelling method is applied, children are able to speak with clear articulation. Thus, the interactive storytelling method in developing children's speaking ability in class B1 at RA Al Hidayah UIN Walisongo Semarang proved to be successful in its implementation.
Implementasi Pembentukan Karakter Anak melalui Lagu “4 kata ajaib” Said, Alfan; Purwaningrum, Uput; Tuzzahro, Meydina Hikmah; Muthohar, Sofa
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/spbrn750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membentuk karakter sejak dini dengan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak melalui lagu “4 kata ajaib” di RA IT Nurul Islam Ngaliyan Semarang. Implementasi ini dilakukan guru karena untuk membentuk akhlak yang mulia pada anak dan menciptakan generasi muda yang berkualitas. Salah satu guru untuk membentuk karakter dapat dilakukan melalui lagu anak-anak. Karena dengan bernyanyi anak-anak lebih suka dan senang. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menggambarkan secara sistematis mengenai fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Pengumpulan data pada penelitian ini berupa observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini untuk memberikan bekal kepada anak berupa karakter positif melalui pembiaasaan lagu 4 kata ajaib dari kata (maaf, terima kasih, tolong, dan permisi) dengan versi “KALAU KAU SUKA HATI”. Tujuannya untuk mempermudah guru dalam mendidik anak dalam membentuk karakter yang baik dan mempunyai akhlak yang mulia yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan bekal hidupnya ketika dewasa kelak.